NEWS

Slider

Tidak Mengantongi Izin, Dua Cafe di Lahat Ditutup


LAHAT, DS - Dua Cafe ternama di Lahat secara resmi ditutup siang tadi, Jumat (13/08/2021). Cafe dan Karaoke tersebut ditutup lantaran tidak memiliki izin operasional sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Lahat No 7 Tahun 2000 dan Perda No 7 Tahun 2005 tentang peredaran minuman beralkohol serta Perda No 1 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan, kebersihan, keindahan dan Ketertiban umum.


Pantauan Duta Sumsel di lapangan, dua Cage tersebut adalah Cafe Rahmat dan Cafe Hello Kitty. Penutupan dilakukan buntut dari seringnya terjadi keributan hingga menyebabkan korban jiwa akibat pengaruh alkohol dan lainnya. 


"Penutupan tempat hiburan malam resmi ditutup selamanya demi terciptanya kondisi yang sehat aman dan tentram sesuai motto Lahat bercahaya"ujar Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Lahat Fauzan Khori Denin AP. MM di lokasi.



Penutupan dua Kafe ini juga turut disaksikan Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SiK, Camat Lahat Selatan Isna, Kades Tanjung Payang Sapri alias Icap, Anggota BPD Desa Tanjung Payang, Babinsa, anggota PM, Rahmat pemilik Kafe Rahmat beserta Awak Media dan LSM. Suasana penutupan dua Kafe berlangsung kondusif 


Laporan Donie

Menyambut HUT RI Ke- 76, Lapas Kelas II B Sekayu Gelar Perlombaan Olahraga Bagi Warga Binaan


Muba, DS - Semarak bulan kemerdekaan HUT RI Ke- 76 Tahun 2021, “Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh”. Lapas Kelas II B Sekayu melaksanakan kegiatan Pembukaan Pekan Olahraga Bagi Warga Binaan di Lingkungan Lapas Sekayu.


Kalapas Kelas II B Sekayu Jhonny H. Gultom mengatakan Segenap Panitia penyelengara semarak bulan kemerdekaan dan warga binaan di lingkungan Lapas Sekayu turut bahagia atas penyelenggaraan dalam mengisi kegiatan semarak bulan kemerdekaan HUT RI Ke-76 Tahun 2021


“Hal tersebut juga menajdi icon: “Bangga Melayani Bangsa”, dalam spirit motivasi , yakni : “Kinerja Kumham Lebih pasti” dan sebagai Insan Pengayoman yang Berhak “ (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adatif, Kolaboratif). “ungkap Jhonny, Selasa (10/8/2021)


Dikatakanya, saat ini tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia ditengah masa pandemi covid 19, Jhonny H Gultom menyebut Lapas mendorong terwujudnya sikap optimisme dalam semangat dan harapan

“Bangga Melayani Bangsa”, yang bertujuan, 1) menumbuhkan rasa cinta tanah air. 2)mengenang jasa pahlawan. 3) meningkatkan disiplin dan rasa nasionalisme pegawai di Lingkungan Lapas Kelas IIB Sekayu, Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan. Tutupnya,
*(Ariyansyah)

Warga Desa Tegal Mulyo Ikut Vaksinasi Dosis 2 Dan 1 Oleh UPT Puskesmas Karya Maju


Muba, DS - Vaksinasi Dosis 2 dan 1 yang di gelar oleh pihak puskesmas Karya Maju.a1 kec.keluang Muba bertempat dibalai Desa Tegal Mulyo.a4 pada Senin 9 Agustus 2021 Berjalan Lancar,  warga Antusias, berbondong bondong mengikuti Vaksinasi tersebut.


Kapuskesmas Karya Maju Dr. Sriyulianti Asnita.M.Bmd Saat di temui awak media mengatakan bahwa pihak Puskesmas Karya Maju Telah menyiapkan 30 Vial Vaksin Sinovac untuk Warga Tegal Mulyo.a4.

"Kami sudah Siapkan 30 Vial untuk yang Dosis 1, dan untuk Dosis 2, kami siapkan 10 Vial, Satu Vial itu Untuk Memvaksin 10 orang, jadi total 40 Vial itu bisa untuk 400 orang. "Jelas Dr. Sriyulianti Asnita.


Ditempat yang sama, Kades Tegal Mulyo.a4 Bapak Junali juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh warganya yang telah Antusias mengikuti Vaksinasi Dosis 2 dan 1 tersebut.

"Alhamdulillah, Antusias warga sekarang begitu tinggi dibanding Vaksinasi yang kemarin-kemarin. Dengan begitu berarti tingkat kesadaran warga terhadap kesehatan cukup tinggi. "Ucap Junali.

Dengan tetap mengutamakan Prokes Covid 19, Vaksinasi tersebut juga mendapat pengawasan ketat oleh pihak Polsek Keluang melalui Bhabinkamtibmas nya Aipda.Mulya Hidayat, pihak Pemdes Tegal Mulyo, Tutupnya.
*(Ariyansyah

Site Map

Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat Kunjungi Pasien yang Terpapar Covid-19


LAHAT, DS - Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Tim Gugus Tugas Kabupaten yang di komandoi Wabup Lahat H. Haryanto, SE, MSi. MBA didampingi Kepala BPBD drs Ali Afandi, Kasat Pol PP dan Damkar Fauzan AP, Kadis Kominfo Rudi Darma, Kapus Pagar Agung Elva Yudianti S,ST dan Lurah Pagar Agung Asransyah. 4/8.



Pantauan Awak Media dilapangan Tim Satgas ini mengunjungi pasien yang terpapar Virus Corona, menjalani Isolasi mandiri di Wilayah Kelurahan Pagar Agung di 4 titik yaitu di
Jalan Kenanga RT 5 RW 03 Jalan Sapta Marga  RT 09 RW, Jln Baru RT 13 RW 04 dan Jalam Al Amin RT 07 RW 03 memberikan Bantuan Sembako dan Obat Vitamin. 


Ada yang menarik dari kunjungan ini pada titik terakhir kunjungan di RT 13 RW 04 Pasien bernama Haryanto senama dengan Wabup dan memberikan surat menyatakan sehat dan sudah selesai Isoma atas nama Hajar Nurtias Putra (35) di RT 13 RW 04, usai mengunjungi Pasien Tim Gugus Tugas Kabupaten yang di komandoi oleh Wabup H.Haryanto meninjau  Rumah Isolasi.

" Alhamdulilah berkat kerjasama segala pihak, tingkat kesadaran masyarakat dan angka terpapar Virus Corona menurun dan bagi warga yang melakukan Isoma terus dipantau oleh Tim Puskesmas Pagar Agung serta diberi makan 3 kali sehari oleh petugas bila dinyatakan srhat kita berikan Surat telah selesai Isoma " ujar Wabup.

Sementara itu Kapus Pagar Agung berharap kepada masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Pagar Agung, untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan dimasa Pandemi, jangan takut untuk di Vaksin mari sana- sama memutus mata rantai Virus Corona. Kami dari Nakes terus berupaya menekan peredaran virus ini " pungkas Elva Yudianti S,STP.

Hal Senada dikatakan Lurah Pagar Agung" bahwa Posko PPKM ( pembarlakuan pembatas kegiatan masyarakat) tetap kita aktifkan, dengan hararapan kiranya penyebaran Virus Corona teratasi. Bagi warga kita yang terpapar kita tetap pantau dan didata untuk diberikan bantuan" tandas Lurah.

Laporan Donie

Klarifikasi Mengenai Migrasi PT. MEP Pasca Bayar ke Pra Bayar


MUBA, DS - Perusahaan Terbatas (PT) Muba Electric Power (MEP) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah (Pemkab) Musi Banyuasin yang bergerak di bidang Energi Kelistrikan. Sejauh ini PT. MEP sudah memiliki 48.700 pelanggan yang tersebar hampir seluruh Desa dan Kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin. Dan pemakaian listrik sekitar 6,5 juta kWh sampai dengan 7 juta kWh perbulannya.


Direktur PT. MEP Augie Bunyamin dalam mengklarifikasi    pemberitaan di 18 media online tanggal 31 Juli 2021 tentang pelanggan PT. MEP menjerit akibat tagihan listrik naik karena migrasi meteran dari Pasca Bayar menjadi Pra Bayar. PT. MEP mengundang sebagian wartawan dari 18 wartawan media online yang menerbitkan berita tersebut, di kantor PT. MEP gedung Petro Muba Sekayu. Kamis, (05/08/2021)


Penjelasan dari PT. MEP tentang Peralihan Meteran Listrik yang lama (Pasca Bayar) menjadi (Pra Bayar). Migrasi ini terlaksana sesuai Peraturan Bupati Nomor : 481/KPTS-SETDA/2020 yang di tetapkan pada tanggal 2 September 2020. Untuk para pelanggan PT. MEP mengetahui besaran biaya yang mereka harus bayar. Pihak PT. MEP keluarkan lembar kertas Simulasi Perhitungan Tagihan Rekening Listrik, Khusus Tarif R1/900 VA Pasca Bayar dan Pra Bayar. Ada pun cara menghitungnya sebagai berikut. Seandainya pemakaian pelanggan 97 kWh/bulan, untuk Pasca Bayar (Perbup No.104 Nop 2018) pelanggan harus membayar sebesar Rp 215.863,- perhitungan dari (Biaya Beban + Biaya Pemakaian + Biaya PPJ) Biaya Beban Rp 48.650, Biaya Pemakaian  97 kWh x 1.559 = 151.223 dan Biaya PPJ 48.650 + 151.223 x 8% = 15.990. jadi jika pelanggan memakai 97 kWh/bulan maka besaran tagihan 48.650 + 151.223 + 15.990 = 215.863,-. Untuk Pra Bayar (Perbup No.481 Sept.2020 pelanggan harus bayar sebesar Rp 215.806,- perhitungan dari (Biaya Pemakaian + Biaya PPJ). Biaya Pemakaian 97 kWh  x 2060 = 199.820, Biaya PPJ 199.820 x 8% =15.986. jadi pelanggan pemakaiannya 97 kWh/bulan besaran tagihan 199.820 + 25.986 = 215.806. itu cara menghitung tagihan listrik untuk pelanggan PT. MEP.


Direktur PT. Muba Electric Power Augie Bunyamin saat di konfirmasih melalui pesan WhatsAppnya no 0811 780 xxx Jumat (06/08/2021) mengenai mengapa tidak mengundang ke 18 awak media yang memberitakan persoalan tersebut, dan mengenai besarnya tarif listrik pelanggan PT. MEP jika pemakainnya lebih dari 100 kWh/bulan. Sampai berita ini di terbitkan. 
*(Ariyansyah)

Tim Walet Polres Lahat Berhasil Mengamankan WB Warga Tanjung Beringin


LAHAT, DS - Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa dialamat tersebut diatas sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu, lalu Pada hari Rabu tanggal 04 Agustus 2021 sekira jam 14.30 Wib telah tertangkap tangan 1 (satu) orang tersangka an. WAN BEWO Bin JUHARDI bertempat dirumah miliknya tepatnya di Desa Tanjung Beringin Kecamatan  Kikim Selatan Kabupaten  Lahat.


Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Ha rtono SiK melalui Kasat Narkoba AKP Zulfikar menjelaskan ' Bahwa 
dalam perkara Narkotika jenis Shabu. Pada saat dilakukan penangkapan tersangka sedang duduk di dalam kamarnya tepatnya di TKP tersebut, lalu pada saat petugas melakukan penggeledahan didapatkan barang bukti berupa 1 (satu) buah dompet warna merah putih dibawah tersangka duduk setelah dibuka berisikan 9 (sembilan) paket sedang serbuk kristal putih terbungkus plastik klip transparan diduga narkotika jenis shabu dan 32 (tiga puluh dua) paket kecil serbuk kristal putih terbungkus plastik klip transparan diduga narkotika jenis shabu.
 

Ditemukan di dalam kotak permen warna silver yg juga ada didalam 1 (satu) buah dompet tersebut, lalu petugas menemukan 1 (satu) buah buku warna hijau yang diduga berisikan catatan bon / hutang jual beli narkotika jenis sabu yang ditemukan petugas polisi di lantai dibawah lemari baju yg ada dikamar tsb, kemudian petugas juga mendapatkan uang Tunai sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) di dalam dompet milik tersangka yang diduga hasil penjualan narkotika jenis shabu dan diakui oleh tersangka bahwa barang bukti narkotika jenis shabu tersebut adalah miliknya. Selanjutnya tersangka an. WAN BEWO Bin JUHARDI berikut barang bukti dibawa ke Polres Lahat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut..
 
Laporan dhonie

Gubernur Sumsel Dan Bupati Ogan Ilir Santuni Korban Kebakaran


OGAN ILIR, DS - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang meluluhlantakkan sebanyak 25 rumah di Desa Pemulutan Ilir, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir yang terjadi pada Kamis (22/7/2021) siang.

Gubernur Sumsel dan Bupati Ogan Ilir membawa serta bantuan berupa sandang pangan, pakaian dan peralatan sekolah serta berbagai alat perabotan seperti tikar, sarung dan barang urgen lainya. Terlihat keduanya bergantian mengucapkan belasungkawa kepada ahli musibah. 

Dalam sambutannya, Bupati Ogan Ilir Panca menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada warga yang tertimpa musibah.



Kedatangan kami ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada bapak, Ibu semua dan tetap sabar serta tabah dalam menghadapi cobaan ini," kata Panca di sela kunjungan ke Pemulutan Ilir, Jumat (23/7/2021). 

Selain memberikan dukungan moril, Panca yang mendampingi Gubernur Herman Deru juga memberikan dukungan material dan diharapkan paling tidak dapat meringankan beban korban kebakaran. 

Panca pun meminta kepada Gubernur Herman Deru agar menambah armada mobil pemadam kebakaran di Kabupaten Ogan Ilir.

"Saya memohon kepada Pak Gubernur Sumsel agar menambah armada damkar untuk disiapkan di setiap kecamatan di Ogan Ilir dan peralatan pemadam lainya," ujar Panca.

"Mengingat beberapa waktu belakangan ini kebakaran banyak terjadi baik kebakaran lahan maupun rumah waga," imbuhnya. 


Selain itu, dikatakan Panca, selama satu bulan terakhir tercatat sedikitnya 80 rumah warga di Ogan Ilir terbakar diantaranya di Desa Ibul Besar, Tanjung Raja, Tanjung Atap dan di Desa Pemulutan Ilir.


Panca juga mengimbau kepada warga agar berhati-hati dan selalu waspada ketika menjalani aktivitas terutama yang berhubungan dengan api. (DS)

Polsek Keluang Giat Pantau Posko Terpadu PPKM Level IV di Pasar Tradisional Kelurahan Keluang


MUBA, DS - Menindaklanjuti Instruksi Mendagri dan Bupati Muba Nomor 20 tahun 2021 terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. Kepolisian Resort Polres) Musi Banyuasin Melalui Kepolisian Sektor (Polsek)

Keluang melakukan Giat Pengecekan Posko Terpadu PPKM level IV di pasar tradisional  Kelurahan Keluang, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin. Minggu (01/08/2021).


Giat dimulai dari pemeriksaan posko terpadu yang berada di Pasar Tradisional Kelurahan Keluang, serta memberi himbauan  terhadap para pedagang dan pembeli agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan 5M seperti, Memakai masker jika keluar rumah, Mencuci tangan di air mengalir dengan sabun atau Hand Sanitizer, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan / Jangan berkerumun dan Mengurangi Mobilitas. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian masker kepada masyarakat.



Giat Pengecekan Posko Terpadu PPKM level IV di Pasar Tradisional di Kel. Keluang di Pimpin oleh Kapolsek Keluang AKP Dwi Rio Andrian S.ik yang  diwakili Kanit Intelkam Polsek Keluang IPDA Iwan Susanto bersama Seketaris Kecamatan (Sekcam) Keluang Amir Saripudin dan di ikuti Kepala Pasar Kelurahan Keluang Joko Sutianto, Ps.Kanit Provos AIPTU Hadi Kurniawan, Ps.Kanit Binmas AIPDA Harinata Utama, SH BRIPTU Manda Wijaya (Bhabinkamtibmas), BRIPTU Raldo Andika Mandasia, Staf Kelurahan Keluang Sugito dan anggota SatpoL PP Hardy.


Kapolsek Keluang AKP Dwi Rio Andrian S.ik melalui Kanit Intelkam Polsek Keluang IPDA Iwan Susanto mengatakan,' Giat pengecekan Posko Terpadu PPKM Level IV di Pasar Tradisional Kelurahan Keluang hari ini guna meninjau kesiapan Pasar Tradisional dalam menerapkan Posko Terpadu PPKM Level IV Menindaklanjuti Instruksi Mendagri dan Bupati Muba Nomor 20 tahun 2021 Terkait PPKM level IV. Dilanjutkan dengan himbawan pentingnya mematuhi Prokes sambil membagikan masker," kata Iwan di sela-sela rutinitas Giatnya.



Selanjutnya Iwan juga mengharapkan," giat ini kami lakukan dengan harapan agar pedagang  ditengah PPKM level IV. senantiasa mematuhi anjuran pemerintah dan menerapkan prokes yang ketat dalam upaya pencegahan Penyebaran Covid19. Kami menghimbau agar selalu menerapkan perubahan perilaku melalui 5M seperti Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menjauhi  kerumunan Dan Mengurangi Mobilitas," harapnya. 

**(Ariyansyah)

Polsek Bersama Jajaran Pemerntah Kec. Keluang Giat Bagikan Bansos dan Sosialisasikan PPKM Level 4


Muba, DS - Forum Komunikasi Pemimpin Kecamatan (Forkopimcam) Keluang melaksanakan pembagian bansos kepada masyarakat dimasa PPKM level IV diwilayah Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin. malam ini operasi Forkopimcam Keluang meliputi di berbagai Desa yang di Kec.Keluang, salah satunya Desa Tegal Mulyo, yang di unggulkan sebagai Xesa Tangguh Tangkal Covid-19, yang di resmikan oleh Kepala Polisi Resort (Kapolres) Musi Banyuasin tahun 2020 yang lalu.


Kegiatan pembagian bansos malam ini dipimpin lansung oleh Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Keluang AKP Dwi Rio Andrian SIK diwakilkan kepada Kanit Intelkam IPDA Iwan Susanto. Sedangkan Camat Keluang Debby Heryanto SSTP Msi diwakilkan Sekcam Keluang Amir Saripudin beserta anggota Satpol PP, angoota Polsek Keluang Aipda Akvan Mutaqin, SH, Aipda Mulya Hidayat, SH, Aipda Pansah Sahlan, SH dan Briptu Mardi Bagus  DP (31/07/2021).


Dalam kegiatan menyerahkan bansos, Kanit Intel mengimbau pada warga agar menaati dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Hal itu penting mengingat saat ini Kabupaten Musi Banyuasin masih menjalankan PPKM level IV dimasa pandemi Covid-19. 

" kami harapkan kepada seluruh warga Kecamatan Keluang agar menaati dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat.  itu penting sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus Corona," kata Iwan dalam Himbawannya kepada warga yang di temui.


Sementara di tempat lain Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK melalui Kapolsek Keluang AKP Dwi Rio Andrian SIK menyampaikan, kegiatan bansos diberikan kepada warga yang membutuhkan, dimana pelaksanaan PPKM level IV berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat karena diberlakukan pembatasan dan pengetatan mobilitas masyarakat.

" Walaupun jumlahnya tidak banyak, harapannya semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dimasa PPKM level IV yang masih diperpanjang dan selalu waspada Covid-19 dengan penyebarannya," ujar Rio.

Rio juga menambahkan," kami ingatkan agar warga masyarakat Keluang khususnya, dan warga masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin umumnya agar kiranya selalu mematuhi Protokol Kesehatan. Memakai masker jika keluar rumah, Mencuci tangan di air mengalir dengan sabun atau Hand Sanitizer, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan / Jangan berkerumun dan selalu menerapkan pola hidup sehat dengan 5M," tutupnya. 
**(Ariyansyah)