NEWS

Slider

Berawal Ditilang, Disabilitas Ini Bekerja di Sat Lantas Muba


Sekayu, DS - Perhatian terhadap disabilitas dilingkungan pemerintahan menjadi isu serius termasuk di tubuh Polisi Republik Indonesia ( Polri).


Seperti yang dilaksanakan oleh Polres Musi Banyuasin (Muba), khsusunya Satuan Lalu Lintas, yang memberdayakan salah satu Disabilitas yang selama ini sulit mencari pekerjaan yang layak.


“Benar kami memperkerjakan salah satu Tuna Rungu (Tuna Wicara ) yang memiliki kemampuan, dan selama ini sulit pekerjaan yang layak,” terangnya Kasat Lantas Polres Muba AKP. Sandi Putra, S.IK, Senin 19 Juli 2021, saat diwawancarai.


Sandi mengatakan, penyandang disabilitas yang akan dipekerjakan bernama Yasa, 50 tahun warga Kampung Ogan, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu. Inisiatif memberdayakan disabilitas, diceritakannya, berawal dari patroli rutin pada Jumat 16 Juli 2021 disekitar Pasar Talang Jawa, melihat salah satu pengendara motor yang tidak menggunakan helm dan melawan arus. Sehingga langsung diberhentikan, kemudian dilaksanakan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan. “Hasil pemeriksaan, ternyata pengendara tidak bisa berbicara dalam memberikan penjelasan, sehingga diberikan sanksi dengan membawa kendaraan ke kantor Satlantas Polres Muba,” bebernya.



Setelah diajak ke Polres, kata Kasat Lantas, pihaknya tidak memberikan sangsi tilang ataupun penahanan melainkan diberikan sosialisasi tentang cara mengendara yang aman dan sesuai aturan. “Kendaraan beliau kami kembalikan dan kami berikan pengertian serta akan diberikan SIM khusus disabilitas,” terangnya.


Mantan Danki Brimob ini juga mengatakan, setelah Yasa pulang, maka timbul ide untuk merangkulnya untuk bekerja di Satlantas Polres Muba. Ditambah dengan informasi bahwa pekerjaan yang saat ini tidak menentu dan terbilang sulit.


“Setelah beliau pulang saya langsung mencari info tentang kesehariannya, sehingga kami langsung mengambil inisiatif untuk mengajak bergabung dan kemungkinan akan menjadi contoh bagi disabilitas lainnya dalam menggunakan kendaraan,” pungkasnya.


Sementara itu Staf Khusus Bupati Muba, Bidang Pemberdayaan Disabilitas Chandra Wijaya, SH mengatakan sangat mengapresiasi langkah yang diambil dan dilaksanakan oleh Satlantas Polres Muba dengan memberdayakan disabilitas.


“Saya mewakili Teman-teman disabilitas sangat mengapresiasi langkah oleh Kasat Lantas Polres Muba, dan diharapkan menjadi contoh bagi instansi lainnya,” katanya.


Bang Candra mengungkapkan, langkah Satlantas Polres Muba akan menjadi atensi khasus dan disampaikan langsung kepada Bupati Muba sebagai pemangku kebjikan. Sehingga nantinya akan ada disabilitas lainnya bisa diberdayakan.


“Saya akan sampaikan langsung dengan bapak Bupati Muba, sehingga mampu memberdayakan Teman-teman disabilitas lainnya,” tutupnya.


Penulis:

*(Ariyansyah)

Idul Adha 1442 Hijriah, Herman Deru Sebar 100 Ekor Sapi Untuk Masyarakat Sumsel


PALEMBANG, DS - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, gencar melakukan berbagai upaya untuk memberikan keprihatinanya kepada masyarakat. Bahkan menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, dirinya berkesempatan untuk menyerahkan langsung sapi kurban di beberapa Pelosok. Langkah itu sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat di momen yang berharga ini.


“Sengaja kita datang ke beberapa tempat ini untuk menyerahkan sapi kurban kepada masyarakat. Ini merupakan langkah kita untuk berbagi di Hari Raya Idul Adha.” kata Herman Deru di sela penyerahan sapi kurban di masjid Agung Palembang, pada hari Senin tanggal 19 Juli 2021.


Dijelaskannya, sedikitnya ada 100 ekor sapi kurban yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk dibagikan ke sejumlah wilayah yang memang sebelumnya telah dilakukan pendataan. “Ada 100 ekor sapi yang terkumpul. Sapi kurban tersebut merupakan hasil dari dana yang dikumpulkan para ASN, pegawai BUMD, dan lainnya. Sapi-sapi tersebut kita sebar di wilayah yang kita data yang benar-benar berhak menerimanya.” ungkapnya


Menurut Abang HD, sapaan akrabnya, Idul Adha 1442 H saat ini memang merupakan momen yang tepat untuk berbagi. Apalagi Idul Adha kali ini, masyarakat juga masih harus berjuang melawan Covid-19. yang belum usai. “Saat ini masyarakat butuh perhatian maksimal, sehingga masyarakat dapat merasakan kebersamaan. Upaya ini diharapkan dapat membangkitkan semangat berkurban.” terangnya.



Pelopor Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz itu juga menyarankan, agar sapi kurban tersebut dapat dibagi rata untuk masyarakat yang berhak menerimanya. “Saya menyarankan daging kurban ini dibagikan untuk seluruh masyarakat. Walaupun pembagiannya sedikit, tapi harus merata, sehingga masyarakat dapat merasakannya.” ujarnya.


Diketahui, penyerahan sapi kurban yang dilakukan, berawal dari Masjid Al Amin di kawasan rumah susun Palembang. Di tempat tersebut, Bang HD menyerahkan sapi kurban atas nama dirinya dan keluarga. Tidak hanya itu, sebanyak 800 kepala keluarga di kawasan padat penduduk tersebut, juga diberikan bantuan berupa beras. Bantuan itu akan langsung didistribusikan oleh Dinas Sosial Provinsi Sumsel.


Lalu, Bang HD menuju masjid Muhajidin di kawasan 5 Ulu Palembang. Seekor sapi kurban diberikan dikawasan itu. Kemudian, dirinya memberikan bantuan hewan kurban di kawasan Jalan KH. H. Balqi Kelurahan 16 Ulu, sebelum akhirnya memberikan bantuan sapi kurban di Masjid Agung Palembang.


Disela-sela penyerahan hewan kurban ini, Bang HD juga mengajak masyarakat Sumsel untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1442 H di rumah, mengingat masih dalam situasi Covid-19. “Hari rayanya dirumah yaa. Termasuk melakukan sholat ied, karena tidak mengurangi hikmadnya. Jadi, kita jangan tinggalkan sholat, tapi dirumah saja, sedangkan untuk motong hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) atau di tempat yang aman.” tegas Abng HD.



Sementara itu, Ketua Masjid Mujahidin, M Idris, mengucapkan terima kasih atas bantuan sapi kurban untuk masyarakat yang telah diserahkan Gubernur Sumsel. Dia menegaskan, daging sapi kurban tersebut akan dibagi rata untuk masyarakat setempat. “Kepedulian pemimpin seperti pak Gubernur ini, yang kami harapkan. Ini wujud kebersamaan dan mudah-mudahan membawa berkah. Tentunya ini akan dibagikan secara merata untuk masyarakat.” 


Penulis: 

*(Ariyansyah)

Polsek Keluang giat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro guna menekan penyebaran virus Covid-19


Keluang.-DS - Polsek keluang yang diwakili oleh AKP. Dwi Rio Andrian. SI.K bersama enam Pers Polsek Keluang. "Melaksanakan Giat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kec.Keluang   guna menekan penyebaran virus Covid-19".


"Kegiatan PPKM mikro ini di laksanakan di wilayah Kec.Keluang pada hari sabtu (17/07/2021) pukul: 09. 30 Wib sd selesai. Tempat pelaksanaan himbauan tentang PPKM dilakukan di depan mapolsek keluang dan sepanjang Jl.Keluang - Mekar Jaya". Ungkap AKP. Dwi Rio Andrian, S.IK".



"Adapun giat yang dilakukan : 

1). Giat binluh dan sosialisasi kepada Pedagang Keliling untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta mengutamakan pola hidup sehat guna memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19. 

2). Memberikan bingkisan, masker dan papan berbicara kepada pedagang keliling yang berjualan di wilayah Kec.Keluang. 

3). Mengajak pedagang Keliling bersama Polri melalui papan bicara

Melakukan himbauan tentang pelaksanaan pola hidup masyarakat yg sehat, disiplin dan produktif serta pemakaian masker tentang PPKM darurat di 

Kec.Keluang. Giat berjalan aman dan kondusif". Pungkasnya.

Penulis,:

**(Ariyansyah).

Ketua Perwosi Sumsel Thia Yufada Kenang Teladan dan Kebaikan Sosok Fien Poerwadi


Sumsel-DS -  Kabar duka kembali menyelimuti Sumatera Selatan, 

Wakil Ketua Umum I/Ketua Harian Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Provinsi Sumatera Selatan yang juga mantan Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel Syarfina atau yang lebih akrab dipanggil Fien Poerwadi meninggal dunia, Jumat pagi di RS Islam Siti Khodijah Palembang, sekitar pukul 09.00 WIB, dalam usia 79 tahun.


Ucapan bela sungkawa baik di media sosial dan whatsapp pun ramai. Ketua Perwosi Sumsel Thia Yufada Dodi Reza pun turut  merasa sangat kehilangan sosok Fien yang dikenal sangat aktif di dunia olahraga dan memberikan tantangan dan amanah kepada dirinya untuk melanjutkan tongkat estafet menahkodai Perwosi Sumsel. 


"Beliau (Fien Poerwadi, baca) sangat humble. Semoga almarhumah Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucap Wanita Inspirasi Sumsel ini ketika dibincangi lewat telepon seluler, Jumat (16/7/2021). 


Thia mengaku, sempat berkirim pesan singkat whatsup dengan Fien Poerwadi pada Kamis (15/7). “Sedih sekali, kemarin saya sempat tanya-tanya keadaan beliau dan direspon langsung via WA olehnya. Ternyata itu menjadi saat terakhir saya berkomunikasi dengannya,” kata Thia.


"Selamat jalan Bu Fien, semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah Swt, dan budi baikmu selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi insan olahraga," tambahnya. 


Istri Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin ini menceritakan, dirinya seringkali berjumpa dan melakukan komunikasi dengan Fien Poerwadi seputar Perempuan dan Olahraga di Sumsel. 


"Saat itu, beliau menjumpai ibu Eliza Alex Noerdin dan meminta agar Perwosi Sumsel diketuai oleh saya. Banyak masukan dan diskusi yang sering kami lakukan, beliau sosok yang sangat peduli dengan perempuan dan olahraga," tuturnya. 


Fien Poerwadi dikenal sebagai sosok yang aktif di bidang olahraga. Istri dari Poerwadi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel ini tidak hanya aktif di PKK Sumsel namun juga aktif dalam organisasi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Provinsi Sumsel dengan sempat menjadi ketua umum selama dua periode. Lalu, jabatan terakhirnya menjadi penasihat sekaligus pembina Pengurus Provinsi Perwosi Sumsel.


Selain itu, beliau juga kerap diminta untuk mengajar kelompok paduan suara sejumlah perusahaan swasta, BUMN dan BUMD di Sumsel.


Ia menjadi atlet anggar pada era tahun 80-an dan sempat mewakili Sumatera Selatan pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa XI.


Tak terhenti hanya sebagai atlet, kemudian kiprahnya beralih menjadi Pengurus Provinsi Ikasi Sumsel sejak akhir tahun 90-an hingga akhir hanyatnya.


Mertua dari Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris ini dikenal merupakan sosok yang sangat penyayang, keibuan dan peduli pada kesejahteraan serta masa depan atlet.

Dinas TPHP Muba Turun ke Lapangan Cek Kesehatan Hewan Kurban


MUBA, DS - Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Muba melakukan inspeksi mendadak (Sidak) disejumlah tempat penjualan hewan kurban. Sidak sendiri bertujuan untuk memastikan kesehatan hewan yang akan menjadi kurban saat Idul Adha.


"Kita sudah lakukan monitoring fan sidak hampir diseluruh tempat penjualan hewan kurban di Muba. Kita lakukan pemeriksaan dan umur hewan apakah sesuai aturan atau syarat sebagai hewan kurban," ujar Kepala Dinas TPHP Muba, Ir Thamrin, didampingi Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Muslimin, Jumat (16/7/2021).



Hasilnya, sambung Thamrin, kesehatan hewan baik itu sapi maupun kambing yang dijual untuk kurban dalam kondisi sehat. Hanya saja, pihaknya menemukan ada beberapa hewan yang belum cukup umur dan telah diminta untuk tidak dijual sebagai hewan kurban.


"Semuanya dalam kondisi sehat, tidak ada yang pilek, cacat atau lainnya. Ada yang belum cukup umur, tapi setelah kita periksa ternyata memang tidak dijual untuk hewan kurban. Sudah kita minta dipisahkan. Kita berterima kasih pada para pedagang hewan kurban yang sudah mentaati aturan dengan baik," jelas dia.


"Kita sangat antisipasi sekali mengenai penyakit hewan ini karena berhubungan erat di kesehatan manusia. Terutama penyakit jembrana yang sangat mematikan. Dahulu kita ada kasus itu, namun setelah ditangani dengan baik, sekarang Muba tidak ada lagi penyakit jembrana pada hewan," sambung dia.




Sementara, salah satu pedagang hewan kurban Wahyu, mengaku pihaknya terus memonitor kesehatan hewan, baik sapi atau kambing yang dijual untuk kurban. Bukan hanya itu, kebersihan kandang dan kualitas makanan juga menjadi konsentrasi pihaknya.


"Semuanya kita lakukan sesuai standar, mulai dari kebersihan kandang, makanan, hingga kesehatan," ungkap *(Ariyansyah)

Kelurahan Pagar Agung Aktifkan Posko PPKM


LAHAT, DS - Melonjaknya jumlah korban  terpapar Virus Corona diberbagai tempat di penjuru Dunia tanpa terkecuali,  Pemerintah Pusat menginstruksikan melakukan PPKM ( pemberlakukan pembatas kegiatan masyarakat) untuk memutus mata rantai Virus Corona.


Hal yang sama juga dilakukan Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Lahat mendirikan Posko PPKM,  adapun Tim Gugus Tugas Kelurahan Pagar Agung terdiri dari Puskesmas Pagar Agung, Kelurahan Pagar Agung  Babinsa dan babin Kamtibmas yang diketuai Lurah Pagar Agung Asransyah.


Update Covid 19 tanggal  14 Juli  2021PKM Pagar Agung menurut Kapus Pagar Agung Elva Yudianti S,ST kepada Awak Media mengatakan " jumlah  Pasien Konfirmasi ada 92 orang


Meninggal dunia 5 orang, Sembuh/Selesai Isolasi : 62 orang  dan Proses 25 orang. Angka ini sudah termasuk tinggi, untuk itulah diharapkan kerjasamanya untuk bersama memutus mata rantai Virus ini dengan mengurangi Mobilitas ( berpergian), Stay Home ( tetap dirumah), bila keluar rumah jangan lupa mengenakan masker, sesering cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. Jangan lupa untu mendapatkan Vitamin D pada pagi hari berjemur  pukul 10 pagi" pesan Kapus.


Senada dikatakan Lurah Pagar Agung Asransyah bahwa " untuk memutus mata rantai peredaran Virus Corona dengan mengedepan kan Protokol Kesehatan dengan 5 M " tandas Asransyah


Laporan Kerbay Mulak

Kasus Covid di Pagar Agung dan Gunung Gajah Melonjak, Pemerintah Tekankan Patuhi Prokes


LAHAT, DS - Tingginya kasus Penyebaran Covid - 19 di tiga Wilayah Pasar Lama , Selawi terkhusus wilayah Kelurahan Pagar Agung yang kian hari kian meningkat.


Dimana dari update covid - 19 tanggal 9/7 PPKM Pagar Agung tercatat untuk Pasien terkonfirmasi positif covid 81Orang, meninggal 3 Orang ,sembuh dan isolasi 53 Orang, proses 25 Orang penambahan ada 16 Orang 


Untuk itu bersama Tim sinergi yang beranggotakan Lurah Pagar Agung, Lurah Gunung Gajah, Kepala Puskesmas Pagar Agung, Babin Kamtibmas Pagar Agung dan Babin Kamtibmas Gunung Gajah, Babinsa Pagar Agung serta RT di wilayah Pagar Agung dan Gunung Gajah secara bersama sama turun kelapangan guna untuk memantau secara langsung Pemberian masker dari B pemberian obat-obatan , pemeriksaan kesehatan

Juga edukasi prokes, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan Prokes dengan memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun , menghindari Kerumunan di tempat keramaian dan menjaga jarak.


Di tempat terpisah, Elva yudianti SST Kepala Puskesmas Pagar Agung mengatakan, saat melakukan kroscek kelapangan, pihaknya secara langsung melakukan eksekusi kelapangan ketempat pasien yang terpapar covid -19 di wilayah Pagar Agung.

Kapolres Lahat Salurkan Bantuan di 3 Zona Merah


LAHAT, DS - Kapolres lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.IK bersama unsur FKPD Pemkab Lahat melaksanakan peninjauan ke posko PPKM di 3 lokasi yang terdiri dari kelurahan Bandar Jaya, kelurahan Pasar Lma dan Desa Slawi lahat yang merupakan Zona Merah Covid 19 Kabupaten Lahat.


Hadir dalam giat tersebut Bupati Lahat yang diwakili Oleh Sekda Lahat Drs H Deswan Irsyad Mpdi. Serta Dandim 4-05 Lahat Letkol Kav. Syawab el-amin SE, Kepala BNPB Drs H Ali Affandi Mpdi Ka Dinkes Lahat Taufik Maryansyah Putra SKM.,MM, Ka Puskes Kelurahan/Desa Zona Merah



Rombongan ini melakukan Pengecekan Posko wilayah Kelurahan/Desa yang terpapar Covid-19 (Zona Merah) secara langsung selain itu jajaran forkopimda lahat juga secara langsung melakukan sosialisasi dan Edukasi kepada Petugas Posko PPKM bersekala Mikro yang ada dizona merah supaya melakukan edukasi kepada warga masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan secara ketat.


Selain meninjau kesiapan setiap posko ppkm mikro forkompimda lahat juga menyerahkan bantuan secara Simbolis dalam bentuk makanan dan minuman serta Vitamin kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri dirumah, dan memberikan bantuan kepada petugas Posko PPKM Mikro serta petugas BKO di 2 kelurahan dan 1 Desa yang ada di Kabupaten Lahat.


Selanjutnya forkopimda lahat menyerahkan Bantuan Sosial (Sembako) Kepada warga yang sedang melaksanakan Isolasi Mandiri di kelurahan bandar jaya, kelurahan pasar Lama dan di desa selawi yang diserahkan secara langsung oleh Sekda, kapolres dan Dandim 0405 , dan Kadinkes Lahat.


Dalam amanatnya kapolres lahat AKBP.Achmad Gusti hartono SIK menekankan penegakan protokol kesehatan secara humanis kepada warga Kabupaten Lahat.


"Kita tidak bisa menganggap remeh penyebaran covid-19 di Kabupaten Lahat, sekarang sama sama kita lihat bukti dari ketidak patuhan sebagian masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan dari pemerintah yang pada akhirnya membawa kita ke zona merah,"ujar Kapolres yang dikenal ramah dan rendah hati itu ketika menyampaikan arahannya di posko posko ppkm mikro zona merah.


Sekarang kita (polri-Red) lanjutnya, mem- BKO-kan puluhan personil polisi dan dibantu aparat TNI dari Kodim 0405 lahat disetiap tempat untuk membantu penegakan protokol kesehatan kepada warga, tindakan tegas akan dilakukan bagi pelanggar protokol kesehatan, yang tidak memakai masker saat melakukan kegiatan diluar rumah, supaya kabupaten lahat bisa secepatnya bisa keluar dari Zona Merah, dan perekonomian bisa segera pulih,"tegasnya.


Dalam Pelaksanaan Kegiatan yang dilakukan diperlukan sinergitas semua unsur yang terkait dalam penanganan dan Penanggulangan covid-19 di Kabupaten Lahat yang melibatkan instansi instansi terkait dengan mengedukasi dan Sosialisasi secara ketat namun humanis kepada warga masyarakat.


Diharapkan dengan adanya kegiatan PPKM keroyok yang ditingkatkan bisa menurunkan penyebaran dan penurunan covid 19 yang mana saat ini Lahat dalam posisi zona merah dan ini butuh kerja keras kita semua baik petugas dan ke Pedulian masyarakat di semua tingkatan agar mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tentukan pemerintah.

TP-PKK Lahat Gelar Pembinaan Program di Desa Geramat Merapi Selatan.


LAHAT, DS - Dalam kegiiatan Pembinaan PKK di Desa Geramat ini saya berharap untuk lebih maju lagi dan Insya Allah, untuk itulah ikuti arahan dan pembinaan dari Tim TP- PKK dari Kabupaten Lahat.' ujar Camat A Hadi Wijaya SE mengawali sambutan nya pada acara kegiatan Evaluasi dan Pembinaan PKK di Desa Geramat Kecamatan Merapi Selatan pada Kamis 8 Juli 2021 bertempat di Aula Gedung Serba Guna Desa Geramat.


Camat juga berpesan bahwa Bukit Besak mengikuti perlombaan tingkat Nasional di Sektor Pariwisata Anugerah Pesona Indonesia ( API) 2021 Bukit Besak Kabupaten Lahat untuk dijadikan Icon Kabupaten Lahat. Dengan cara ketik API 10B SMS ke 99386


Sementara itu Agustia Ningsih SKM ketua Pokja 4 pada arahan mengatakan bahwa " Pada hari ini merupakan Evaluasi pembinaan kedua, tujuan nya kita melihat sejauh mana penerapan dari yang dilakukan pada bulan Februari. Desa Geramat ini merupakan Desa yang terbaik di Kecamatan Merapi Selatan. Alhamdulilah Desa ini merupakan contoh dari Desa lainnya. Selain itu beliau menghimbau untuk tetap mengikuti aturan Pemerintah 5 M

1 memakai masker

2 mencuci tangan

3 menjaga jarak ( social distancing

4 mobilitas ( mengurangi perjalanan

5 menghindari kerumunan.


Dengan kita mengikuti anjuran Prokes diharapkan peredaran virus Corona semakin mengecil, karena saat ini Lahat termasuk Zona Merah " tandas Agustia Ningsih SKM mengakhiri sambutannya.


Sesion selanjutnya Evaluasi dan pembinaan 10 Program PKK


Kegiatan ini dihadiri Kades Geramat Oking Rahandi, Ketua TP-PKK Merapi Selatan Ny Erliah, wakil By Ida Darliana dan Yayan Yeti ketua TP- PKK Desa Geramat serta Kader PKK Desa Geramat.


Laporan NID

Percontohan di Indonesia, Seluruh Perusahaan di Muba Bakal Miliki RP3


SEKAYU- DS. Setelah Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di PT Hindoli diresmikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), kini pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan RP3 ada di seluruh perusahaan perkebunan di Bumi Serasan Sekate. Langkah ini sudah dirembuk bersama Pemkab Muba untuk Pembentukan Days Care Ramah Anak dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).


Rapat pembahasan ini dipimpin oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, Kamis (8/7/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate.


Yudi mengatakan PT Hindoli sudah menjadi contoh dalam pembentukan RP3 di suatu perusahaan. Sekarang tinggal lakukan pengawasan serta evaluasi dalam pengimplementasiannya. 


Yudi menekankan agar langkah ini menjadi perhatian penting yang harus disikapi oleh perusahaan lainnya di Muba. Dirinya meminta agar RP3 dapat ditiru oleh perusahaan swasta lainnya sehingga seluruh pekerja perempuan memiliki tempat yang aman dan efektif untuk menyampaikan keluhan secara terbuka.


Ia melanjutkan, peran perusahaan dalam perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak memiliki andil yang cukup besar serta memiliki dampak lebih komprehensif.


Hal tersebut dilakukan dengan mewujudkan perusahaan layak anak dengan membentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), (RP3) dan Days Care Ramah Anak. 


"Maka secara berkala akan kita pastikan semua perusahaan yang ada di Kabupaten Muba, segera membentuk RP3, Day Care dan APSAI. Hal ini sangat positif dalam pemenuhan hak bagi anak dan perempuan, serta yang paling penting dalam hal ini ialah komitmen,"ungkapnya. 


Selain itu, Yudi menuturkan rasa terima kasih kepada pihak perusahaan yang telah hadir memenuhi undangan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muba. 


"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Muba mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahan yang telah hadir secara virtual mengikuti rapat ini. Kami berharap kepada pihak perusahaan untuk bisa terus saling bersinergi untuk bekerja sama dan menciptakan kepedulian terhadap anak dan perempuan,"ucapnya.


Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Muba Dewi Kartika MSi menyampaikan, dengan adanya rapat ini maka akan menciptakan kerja sama yang baik dengan pihak perusahaan sehingga kedepan hak anak bisa dapat terpenuhi lebih baik lagi. 


Menjadi kabupaten layak anak selama 4 tahun berturut-turut serta menjadi percontohan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3), tentu membuat Kabupaten Muba harus bisa senantiasa memberikan yang terbaik dalam perlindungan dan pemenuhan hak bagi perempuan dan anak.


Dengan akan dibentuknya RP3, Days Care Ramah Anak APSAI di seluruh perusahaan perkebunan Kabupaten Muba, menjadi hal penting yang harus dibahas secara bersama. 


"Karena jika pembentukan secara masif terus dilakukan, maka saya optimis kita dapat mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak yang lebih baik lagi,"ujarnya.  


Lanjutnya, APSAI juga dapat menjadi wadah sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta. 


Kegiatan APSAI juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang Kabupaten Layak Anak dan kelembagaan APSAI, pemenuhan hak anak yang terkait dengan supaya yang harus dilakukan dunia usaha untuk mendukung KLA. Kemudian Produk, bagaimana sebuah perusahaan bisa membuat produk yang ramah anak meskipun bidang mereka tidak berkaitan dengan anak.


"Semoga apa telah dibahas pada hari ini dapat menambah pengetahuan bersama. Tentang pentingnya hak perempuan dan anak di lingkungan kerja. Sehingga dapat segera melakukan pembentukan RP3, Days Care Ramah Anak dan APSAI di seluruh perusahaan perkebunan Kabupaten Muba,"tandasnya.

*(Ariyansyah)