NEWS

Slider

AKBP Achmad Gusti Hayono Sik Kapolres Lahat Berikan Reward 12 Personel Polsek Kota Agung dan Polsek Mulak Ulu


LAHAT, DS  Suatu kebangaan tersendiri bagi 12 personil yang menerima Riward dari Kapolres Lahat yang dilaksanakan di halaman Mapolres Lahat dilaksanakan apel upacara pemberian penghargaan (Reward) kepada 12 personel Polsek Kota Agung dan Polsek Mulak Ulu Polres Lahat.


Giat tersebut dilakukan, pada Senin 24 Mei 2021, pukul 08.30 WIB bertempat di halaman Polsek Kota Agung, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.Ik memimpin apel upacara pemberian Reward kepada 12 personel Polsek Kota Agung dan Polsek Mulak Ulu Polres Lahat.


Turut hadir dalam kegiatan itu, Kabag Sumda Polres Lahat Kompol M. Nuh SH, Kasat Bimmas Polres Lahat AKP Herdi Fahrudin SE, Kapolsek Mulak Ulu AKP Romodhon, Kapolsek Kota Agung IPTU Hendri Naldi SH. Mhum, Kasi Propam Polres lahat IPDA Nurkhosim SH.



Untuk rangkaian kegiatan apel upacara pemberian penghargaan sebagai berikut: pada pukul 08.30 WIB, kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.Ik dihalaman Polsek Kota Agung langsung apel upacara pemberian Penghargaan atau Reward kepada 12 personel Polsek Kota Agung dan Polsek Mulak Ulu Polres Lahat.


Sesuai dengan Skep Kapolres Lahat nomor Skep /38/V/2021 tanggal 24 Mei 2021 terdiri:

-Enam (6) anggota SPKT Polsek Kota Agung atas nama:

-AIPDA Bambang Siswanto, AIPDA Martinus, AIPTU Hendri Irawan, AIPTU Hendri Irawan, BRIPKA Feriansyah, BRIPKA Rohadi dan BRIPKA Aleksander.


Sedangkan, untuk enam (6) anggota Polsek Mulak Ulu atas nama AIPDA Anugrah Oksapela, AIPDA Agus Setiawan, AIPDA Deri Setiawan, BRIPKA Disko Zulkarnain, BRIPKA Andi Maulana, dan BRIPTU Ridwan Angga Satria.


Pemberian Reward atau Penghargaan yang rutin laksanakan merupakan bentuk perhatian pimpinan personel yang hebat atas semua Prestasi, Dedikasi, kinerja dan Kedisiplinan serta Loyalitas personel terhadap Institusi khususnya Polres Lahat yang dicintai.


Dengan adanya pemberian Reward atau Penghargaan kepada personel yang berprestasi, diharapkan bisa menimbulkan semangat lebih tinggi dalam melaksanakan tugas bagi personel sesuai dengan wujud implementasi program pioritas Kapolri menuju Polri yang presisi di bidang transpormasi organisasi serta memotivasi prestasi dan kinerja yg baik dibidang operasional maupun di bidang pembinaan sehingga berdampak positif bagi kemajuan institusi Polri khususnya Polres Lahat.


Dalam arahannya, Kapolres Lahat menekankan kepada para kapolsek dan anggotanya untuk lebih giat lagi terjun langsung kelapangan bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa dalam upaya pelaksanan PPKM micro Serbu yang mana giat tersebut merupakan ujung tombak Team Gugus tugas tingkat Kecamatan dan Desa yang langsung terjun kerumah rumah bagi warga yang terindikasi penularan covid 19.


Diharapkan, untuk dapat segera mengevakuasi dan isolasi mandiri bagi penderita dan keluarganya. Polri di tuntut keras untuk menyukseskan program PPKM bekerjasama dengan Kodim, Dinkes dan Pemerintah setempat. Untuk itu, Kapolres Lahat perintahkan kepada seluruh anggota untuk melaksanakan giat tersebut di setiap Desa melalui Babinkamtibmas di Desa masing masing.


Usai dari itu, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang dan kelengkapan surat menyurat yg wajib di miliki oleh seluruh anggota serta dilaksanakan Tes Urine oleh Kasi Propam Polres Lahat sebagai wujud perintah pimpinan bagi seluruh anggota Polri tidak terlibat baik pengguna, pengedar maupun sebagai pelindung bandar Narkoba.


Terakhir sekitar jam 10.00 WIB, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.Ik yang didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Kota Agung serta Danramil Kota Agung meninjau Pos terpadu penyekatan arus mudik Ops ketupat Musi 2021 di simpang desa Air Dingin Kecamatan Tanjung Tebat dan memberikan bantuan Minuman untuk personel yang jaga agar tetap sehat.


“Semua ini, untuk memberikan imun agar seluruh anggota yang jaga dipos terpadu dapat selalu sehat dan bersemangat dalam menjaga Pos demi melaksanakan tugas selaku Abdi Negara,” tutup Kapolres Lahat. ( Ndi)

Akhir Mei TP PKK Muba Bakal Gelar Rakerda


SEKAYU, DS - Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat dalam rangka persiapan teknis untuk mensukseskan beberapa event TP PKK, Senin (24/05/21) di Kantor TP PKK Kabupaten Muba. 


Acara Rapat di buka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza dan diikuti oleh Pengurus dan Anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba.


Pada kesempatan ini Thia Yufada menyampaikan, dalam kurun waktu yang tinggal menghitung bulan ada beberapa event yang harus dipersiapkan secara matang. Adapun kegiatan tersebut diantaranya akan dilaksanakannya rapat kerja daerah (Rakerda) pada Mei mendatang, serta persiapan dalam menyambut kunjungan kerja dari TP PKK Sumsel dan mempersiapkan pelaksanaan jambore yang akan dilaksanakan pada Juli sampai Agustus mendatang. 


"Kegiatan ini tentunya akan dilaksanakan dengan melihat kondisi dan perkembangan COVID-19 saat ini,"ujarnya. 



Lanjut Thia, untuk kegiatan rapat kerja daerah (Rakerda) yang akan diikuti oleh TP-PKK Kecamatan yang ada Muba, akan segera dilaksanakan pada akhir bulan Mei. Dengan tujuan untuk berbagi strategi dalam memadukan persepsi para pengurus dan anggota TP PKK, dalam mensukseskan beberapa event ini. 


"Sehingga dalam melaksanakan fungsi, tugas dan program-programnya di lapangan, akan memiliki kesepahaman dan hasilnya bisa bermanfaat sesuai dengan tujuan dan sasaran TP PKK," bebernya.



Dalam keberlangsungan kegiatan ini nantinya, harus bisa dipastikan semua yang hadir dapat mematuhi protokol kesehatan dengan baik dan saling menjaga. 


"Oleh karena itu kerjasama, tanggung jawabnya dan kekompakan dalam hal ini sangat dibutuhkan. Agar setiap program yang dilaksanakan TP-PKK dapat membuahkan hasil yang bermanfaat untuk masyarakat,"tandasnya.

(Ari/ril)

Idap Dua Kelainan Jantung, RSUD Sekayu Tuntaskan Operasi Rendi


Operasi Jantung ke-15 RSUD Sekayu Habiskan Waktu Lima Jam


SEKAYU- DS - Terhitung sudah 15 pasien kelainan jantung yang telah berhasil dilakukan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu. Pada pasien ke-15 yang dioperasi Sabtu, (22/5/2021) yakni Rendi (15) warga Kecamatan Keluang mengidap dua kelainan sekaligus. 


"Proses operasi kali ini memakan waktu sekitar 5 jam, karena kasus yang ditangani cukup komplit pasalnya memiliki 2 kasus yaitu Atrial Septal Defect + Mitral Regurgitasi Severe (ASD + MR Severe)," jelas Tim Bedah Operasi Jantung Terbuka RSUD Sekayu, dr Bermansyah SpB Sp BTKV (K) FCSI. 


Meski demikian, proses operasi yang komandoi oleh dr Bermansyah SpB Sp BTKV (K) FCSI itu berjalan dengan lancar dan sukses. "Alhamdulillah prosesnya lancar, operasi sudah selesai. Sekarang kita akan melakukan transfer dari kamar operasi ke ruang ICU," urainya.


Dijelaskan, kasus kali ini agak kompleks, sehingga selesai operasi pihaknya belum melepaskan bantuan pernapasan terhadap pasien. "Namun saat ini kondisi pasien masih baik, artinya dia masih diberikan bantuan nafas dulu, hal ini dilakukan supaya dapat mengoptimalkan atas tindakan yang telah di ambil,"bebernya.



Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Jantung RSUD Sekayu dr. Gama Satria SpB SpBTKV, mengungkapkan bahwa operasi yang ke-15 ini merupakan kasus yang memiliki kelainan dari sejak sejak lahir yang akan berefek sampai ke dewasa, yang akhirnya menyebabkan kelainan katup jantung.


"Jadi selain katub nya yang kita perbaiki dengan diganti, jantung yang tadinya bocor dapat ditutupi. 

Alhamdulillah operasi yang dilakukan selama 5 jam ini berjalan dengan lancar dan tidak ada masalah. Hal yang kita takutkan seperti adanya gangguan pada tekanan paru tidak terjadi dan tidak ada masalah selama di ruang operasi,"ulasnya. 


Mudah-mudahan beberapa hari kedepan bantuan nafas atau selang nafas nya bisa segera dicabut dan pasien bisa pulih. "Insyaallah dalam masa pemulihan  5 sampai 6 hari pasien sudah bisa pulang,"ujarnya.


Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba MARS mengungkapkan, untuk yang ke-15 kali RSUD Sekayu melakukan operasi jantung terbuka. Rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan dalam melakukan operasi ini, seakan dapat semakin dekat untuk 

mewujudkan RSUD Sekayu sebagai pusat rujukan jantung Provinsi Sumsel.


"Dengan adanya sarana dan prasarana yang mumpuni serta pemerintah yang sangat peduli, saya yakin operasi ini akan ada part yang terus berlanjut untuk membantu para pasien yang memiliki penyakit jantung,"pungkasnya.


Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA turut mendoakan kesembuhan Rendi pasca operasi. "Semoga Rendi segera pulih dan bisa hidup normal seperti remaja pada umumnya," ucapnya. 


"Semoga dengan kepercayaan warga masyarakat dari Sumsel dan luar Sumsel terhadap pelayanan dan fasilitas RSUD Sekayu ini, RSUD Sekayu akan menjadi RS Pusat Jantung Terpadu," tandasnya. 


Diketahui, track record keberhasilan operasi tersebut, Kabupaten Muba seakan menjadi harapan baru bagi penyintas jantung di Indonesia untuk bisa sembuh dan menjalani kehidupan dengan normal, bahkan baru-baru ini Staf Khusus Kepresidenan RI, Diaz Hendropriyono pun turut menyoroti inisiasi Bupati Dodi Reza dalam menjalankan operasi jantung terbuka di Musi Banyuasin. 


Bahkan, Perhimpunan Dokter Spesialis

Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular Indonesia juga telah memberikan penghargaan ke Bupati Dodi Reza dan RSUD Sekayu yang dengan tulus dan komitmen sangat andil turut memulihkan penyintas jantung di Indonesia dengan pemberian penghargaan ke Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Sebagai

Inisiator Pelayanan Bedah Jantung Terpadu pada

Rumah Sakit Umum Daerah Tingkat Kabupaten Pertama

di Indonesia.(Ari/ril)

Satu dari dua orang pelaku curanmor kembali di aman kan polsek sanga desa


MUBA, DS - Satu dari dua Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), EKO SUSANTO, Warga Dusun I Desa Vanai Kec. Sanga Desa Kab. Muba. Diringkus polisi, Rabu (19/05/2021) pelaku ditangkap Di jembatan Desa Panai kec.sanga desa kab.muba, Rabu, (19/05/21). 


Kapolres Musi Banyuasin Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kapolsek Sanga desa Iptu Yohan Wiranata,SH mengatakan satu dari dua pelaku yang ber hasil diringkus Polsek Sanga desa. 


"Pelaku eko terlebih dahulu kita tangkap. saat pengembangan kerumahnya, pelaku S sudah melarikan diri terlebih dahulu" Kata Kapolsek saat ditemui.


Lanjut Kapolsek, Selasa, (16/03/21) Sore para pelaku mengambil 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam Nomor Polisi B 3926 NGJ milik korban PRAYITNO warga Desa Prabumulih II Kec. Muara Lakitan Kab. musi Rawas yang saat itu di parkirkan korban di pinggir sawah tempatnya bekerja.


Polisi pun segera melakukan penyelidikan dari laporan korban ke mapolsek. 


Alhasil, kurang lebih dua bulan satu dari dua pelaku yang diketahui keberadaannya berhasil ditangkap polisi. 


Saat diintrograsi, pelaku eko mengakui perbuatan yang telah melakukan curanmor. 


"Pelaku menjual di wilayah kec. Muara lakitan kec. Mura seharga Rp. 2.200.000,-  (dua juta dua ratus ribu rupiah). Untuk kerugian korban sebesar Rp.6.000.000,-(enam juta rupiah)" Katanya lagi. 


Untuk mempertanggung jawabkan pelaku pelakuakan dijerat Pasal 363 KUHPidana. (Armin/ril).

Pengedar Narkoba di Ciduk Tim Walet Polres Lahat.


LAHAT, DD - Pidi arianto  bin mirwan umur 32 warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Pajar Bulan  Kabupaten Lahat, yang sehari- hari bekerja sebagai petani kebun terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.


Ternyata orang ini sebagai pengedar Narkotika jenis Sabu seberat1,32 gram kejadian ini berdasarkan info dari masyarakat bahwa TKP ( tempat kejadian perkara) dirumah tersangka sering terjadi transaksi narkoba.


Hal ini dibenarkan Kasat Narkoba AKP Zulfikar mewakili Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SiK.

                                                                                                                                                                                                                                                 Selanjutnya  petugas melakukan  lidik, setelah sasaran tempat dan orang diketahui, selanjutnya pada hari Jum'at tanggal 21 Mei 2021 sekira jam 22.30 Wib dilakukan tangkap tangan terhadap seorang Laki Laki  . PIDI ARIANTO Bin MIRWAN tepatnya di Desa Pulau Panggung  Kecamatan  Pajar Bulan Kabupaten Lahat.

                                                                                                                                                                                                                                                 


Pada saat akan ditangkap tersangka sedang berdiri didalam rumah tersebut, Pada saat petugas  melakukan pencarian barang bukti  ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik klip transparan yang didalamnya berisikan  4 (empat) paket kecil serbuk kristal putih diduga Narkotika jenis Sabu  dan 1 (satu) batang pipet plastik yang dibentuk lancip dibawah kasur didalam kamar  tersangka  dan Petugas Polisi juga mengamankan 1 (satu) unit smartphone merk OPPO A5S  karena diduga erat ada kaitannya dengan peredaran Narkotika dan diakui oleh tersangka bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.


Selanjutnya Tersangka berikut barang bukti yang didapat dibawah ke Sat Narkoba Polres Lahat guna dilakukan pendalaman dan proses hukum yang berlaku.  


Laporan  Nid

Personil polres Muba Menggelar aksi donor darah


Muba.Duta Sumsel - Personil Polres Muba pagi tadi menggelar aksi donor darah di Posko Pelayanan /Penyekatan Terpadu Simpang Empat Polsek Sekayu. Hal ini di Lakukan untuk Membantu Pasien Operasi Jantung. 


Kapolres Musi Banyuasin Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik mengungkapkan Ada 35 Anggota yang mengikuti kegiatan donor darah. Kegiatan tersebut, kata dia, sebagai bentuk kepedulian Polres Muba Membantu Jalan nya warga yang akan Operasi Jantung. 



"Donor darah ini kita Lakukan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap warga yang akan melaksanakan Operasi Jantung terbuka" Katanya Dalam rilis kapolres di Pospam Penyekatan, Jumat, (21/05/21) Sekira Pukul 09.00 Wib. 


Erlin menjelaskan, kegiatan ini juga di gelar dalam rangka Hari Palang Merah International. Diharapkan dengan adanya aksi donor darah ini dapat Membantu meringankan masyarakat yang akan membutuhkan darah. 


"Anggota Pospam juga ikut mendonorkan darah nya, kita mencoba Membantu ketersedian stok darah di rsud. Sehingga pihak rumah Sakit bekerjasama dengan kita untuk Membantu menambah stok darah" Ujar nya. 



Lanjut nya, personil yang akan melakukan pendonoran terlebih dahulu di cek Kesehatan nya, mulai Dari cek suhu tubuh, cek tensi darah. 


Jika hasil pengecekan tersebut baik, maka pendonor dapat melanjutkan pengambilan darahnya oleh Tim Medis. (Armin/ril)

ACT dan MRI Muba Mengalang Dana Untuk Palestina


MUBA, DS – Perang Antara Hamas dan Zionis terus memperparah kondisi warga Palestina yang menjadi korban. Maka dari itu, masyarakat dunia terus menyerukan kemerdekaan untuk rakyat Palestina dan memberikan dukungan, baik materil dan materil untuk warga di sana.



Berbagai dukungan pun terus mengalir dari warga Musi Banyuasin khusus warga Keluang untuk korban kekerasan perang di Palestina. Salah satu yang paling aktif dalam menggalang dukungan adalah organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).



Humas ACT MRI Musi Banyuasin DEFRI SUSANTO mengatakan, ACT/MRI melakukan aksi penggalangan dana bagi warga Palestina. Aksi penggalangan dana ini dilakukan dengan menggandeng komunitas YayasanAl – Fatah, Remaja posiandu mekar jaya, Jowo Sumatra, Qonita Bookstore, Kaira Clothing, Pramuka UPT SMKN 14 Musi Banyuasin dan Cabang Keluang.



 

” Kami melakukan aksi bela Palestina dengan mengadakan kegiatan Penggalangan dana di Bundaran Desa karya maju, kegiatan ini sudah yang kedua kalinya,” Kata Defri Susanto, Jum’at ( 21/05/21 )


Dirinya menjelaskan, dalam kegiatan tahap kedua ini Meraka merangkul dari berbagai komunitas yang ada di wilayah Keluang guna untuk mepersatu persaudaraan antar sesama.


Kemudian uang yang nantinya sudah terkumpul akan langsung disalurkan ke negara Palestina, hal ini karena ACT – MRI memiliki kantor perwakilan,” Kami akan berkordinasi dengan ketua kami sehingg uang yang sudah terkumpul nanti nya langsung di antar ke Palestina, ” Pungkasnya ( ARIYANSYAH ).

Wabup Lahat Lantik pejabat Administrator Pemkab Lahat


LAHAT, DS - Perpindahan dan penempatan jabatan bagi Aparatur Sipil Negara ( ASN) adalah hal biasa, ditengah teriknya mentari diluar ruangan menambah semangat senyum tujuh pejabat Administrator Pemkab Lahat yang dilantik Wabup Lahat H.Haryanto SE, MM,MBA bertempat di Oprom Setda Lahat 21/5.


Prosesi pelantikan berjalan kidmat dan tertib,  Wabup berharap semoga tugas yang baru diemban dengan amanah bisa dipertanggung jawabkan. Tak lupa beliau mengucapkan selamat. Pelantikan ini dihadiri kepala OPD Pemkab Lahat.


Adapun 7 pejabat Administrator yang baru dilantik yaitu


1. Awang Wahyudi S.Sos MM Jabat Sekretaris Kantor Camat Gumay Talang


2. A. Hadiwijaya SE Jabat Camat Merapi Selatan


3. Heri Yulianto S.Sos MM Jabat Camat Jarai


4 .Deki Renaldo ST MSI jabatan Sekretaris Badan Penelitian dan pengembangan kab Lahat


5. Anan Aldilah SAg MSI Jabat Sekretaris Dinas Pemuda dan Olah Raga Kab Lahat


6. Wikmar SH MM Jabat Kabag Adminitrasi Pembangunan Sekretariat daerah kab Lahat


7. Drs Joni Simamora MSi Jabat  Sekretaris Badan kepegawaian dan Pengembangan SDM Kab Lahat .


Laporan NID

Dicegat di BayLen Muba, Penyanyi D'Academy Rizki-Ridho Diserbu Wefie


Bayung Lencir, MUBA-DS. Suasana operasi penyekatan atau Operasi Ketupat Musi Tahun 2021, Kamis (20/5/2021) mendadak heboh. 

Pasalnya ternyata turut diperiksa dan di berhentikan petugas, artis kembar identik Rizki dan Rido, penyanyi Dangdut jebolan  D'Academy.


Petugas awalnya tidak mengetahui siapa mereka, karena menggunakan masker. Bahkan sempat berdialog dengan Camat Bayung Lencir, M Imron SSos MSi bersama Kapolsek Bayung Lencir A Firman SH MH.



Namun setelah keduanya mendaftar untuk dilakukan test swab antigen, karena keduanya menunjukan KTP, petugas sontak heboh mengetahui bahwa keduanya adalah Rizki-Rido. Petugas yang mayoritas kaum hawa bergantian berfoto dengan keduanya.


"Mereka kooperatif. Saat petugas melakukan pemeriksaan dan test swab mereka mau. Saya juga kurang tahu siapa mereka awalnya. Sempat bedialog dengan kami juga,' ujar Camat Bayung Lencir, M Imron.



Lanjut Imron awalnya pihaknya melaksanakan giat penyekatan bersama seluruh stakeholder untuk waktu hingga 24 Mei mendatang. Pihaknya melakukan pemberhentian terhadap kendaraan berplat luar daerah. Termasuklah 4 orang penumpang mobil Mobilio putih berplat seri D.


"Mereka muda-muda kita suruh keluar dan melakukan tes swab,  kendaraannya dipasangi stiker dan diperbolehkan melintas. Kalau ada pemudik yang positif atau reaktif tidak diperbolehkan melintas," ujarnya.


Sementara dari giat hari ini, ada 4 orang yang dinyatakan positif, dan keempatnya dibawa ke RSUD Bayung Lencir untuk dilakukan perawatan. "Mereka dibawa ke RSUD Bayung Lencir dikawal langsung oleh jajaran Polsek Bayung Lencir. Keempatnya  warga pendatang," ungkapnya.



Kapolsek Bayung Lencir, A Firman SH MH mengatakan bahwa Rido-Rizki saat terjaring di pos yang berada di Desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini mengaku dari Padang hendak ke Jakarta. Perpanjangan OPS Ketupat ini berdasarkan surat telegram Polres Musi Banyuasin, tindak lanjut dari surat telegram Kapolri, Operasi sampai 24 Mei 2021.


"Pos sekat Bayung Lencir mendapat 300 rapid antigen, dilaksanakan mulai tanggal 18 mei sampai dengan tanggal 24 mei 2021, antisipasi arus balik dari perbatasan jambi. Dan kami bersama forkopimcam meminta tambahan stik rapid antigen sebanyak 500 stik. Dikarenakan Gelombang arus masih cukup signifikan di jalur batas Provinsi Jambi," ungkap A Firman SH MH.

(ARI/ril)

Diduga Cabuli Adik Ipar Sendiri, Warga Sumber Agung.a2 Coba Bunuh Diri Karna Malu


MUBA.Duta.sumsel - Sungguh perbuatan yang Sangat tidak terpuji apa yang dilakukan Oleh Seorang Laki laki nama Mahmud Hasim (32) Suami dari ibu Narti (25) Warga Blok.B Desa Sumber Agung.a2 Kec.keluang Kab.Muba yang Diduga tega mencabuli Adik kandung istrinya sendiri, inisial 'Y' yang masih dibawah Umur dan masih duduk dibangku salah satu Sekolah menengah yang ada dikec. Keluang Muba. 


Peristiwa pencabulan tersebut terbongkar pada Rabu (19/5/2021). Saat itu sekira pukul 11.00 Wib, istri pelaku yang sudah mengetahui Kedok bejat sang suami, langsung Ribut dengan Suami. Karena merasa malu Kedoknya terbongkar, lantas Sang suami (Mahmud) mencoba Bunuh diri dengan cara menenggak Racun Gulma jenis Set-Up.


Beruntung nyawa pelaku masih bisa di selamatkan. pelaku langsung di bawa kepuskesmas Karya maju.a1. karena fisiknya lemah, lantas pelaku dirujuk ke RSUD Sekayu.


Menurut informasi yang awak media dapat di Lokasi dan keterangan dari berbagai Sumber, diduga perbuatan cabul tersebut sudah berlangsung lama, karena antara pelaku dan korban tinggal satu rumah. Dan Diduga saat ini Korban (Y) sedang berbadan dua.



Saat awak media menyambangi Kediaman pelaku, rumah pelaku tertutup Rapat, dan istri pelaku pulang kerumah ortunya di Bedeng Supat barat. Awak mediapun konfirmasi dengan kepala desa setempat Bpk.Tunarto, beliaipun membenarkan adanya peristiwa tersebut.


"Ya, emang bener mas, itu warga saya, tapi untuk kronologi pastinya saya ngk begitu paham, tau tau di kabari ada kejadian itu. "Terang Tunarto.


Sementara itu, menurut keterangan salah satu tetangga Pelaku yang tak mau disebut namanya, bahwa pelaku sangat tertutup kesehariannya, jarang bergaul, jarang berinteraktif dilingkungan. awak mediapun Sempat menghubungi salah satu keluarga pelaku, Via telepone. Dan membenarkan tentang adanya kejadian yang menimpa keluarga nya.


"Kalu korbannya, dia gadis yang pendiam, Rajin, bahkan dibidang agama dia juga tekun. "Beber tetangga pelaku.


Sampai Berita ini diterbitkan, kondisi pelaku masih dirawat di RS Sekayu, baik istri pelaku ataupun korban belum bisa di hubungi.  (Armin).