NEWS

Slider

Bupati Lahat Serahkan Bantuan Kepada 15 IKM


LAHAT, DS - Penyerahanantuan peralatan dan bahan  produksi Industri Kecil dan menengah ( IKM) tahun 2021 di Kabupaten Lahat oleh Bupati Lahat kepada 15 IKM diberikan secara simbolis, bertempat dihalaman Kantor Disperindag Pemkab Lahat pada 5 Mei 2021.


Kadis Disprindag Fikriansyah SE, MSi  mengawali laporannya bahwa  IKM di Kabupaten berjumlah  1600 IKM terbagi  pada Pangan sandang dan umum, dengan adanya Wabah Pandemi IKM mengharapkan bantuan dapat berkembang dari hasil 14 IKM pangan dan 1 IKM kerajinan yang menerima bantuan. dari 15 IKM ini berasal dari   7  ( tujuh) Kecamatan  diKabupaten Lahat pada tahap pertama yaitu Kecamatan Lahat, Pulau Pinang, Sukamerindu, Merapi Timur dan Kecamatan Tanjung Tebat, Kota Agung, Jarai dan Kecamatan Pajar Bulan. Semoga bantuan ini dapat memulihkan perekonomian ditengah wabah Virus Corona ini" tutup Kadis Disprindag



Sementara itu Bupati Lahat Cik Ujang " Bupati Lahat menyambut positif dengan adanya bantuan ini sehingga dapat memulihkan  perekonomian di Kabupaten Lahat, adapun yang mendapat bantuan  dibidang Industri Kerajinan  jumlah  1IKM dan 14 IKM bidang Pangan " tutur Bupati.


Beliau juga berpesan kepada pelaku IKM  untuk menjaga apa yang telah diberikan dengan baik bila peralatan rusak hendaknya di benari sendiri jangan hanya menunggu berpangku tangan " harap Cik Ujang.


Penyerahan bantuan ini dihadiri 7 ( tujuh) Camat, Pj Sekda, Kepala OPD serta undangan lainnya.


Laporan Doni

Bupati Lantik Kadispora Beni Zainudin


Lahat, DS - Bertempat di Oprom Setda Pemkab Lahat pada Selasa 4 Mei 2021, dipimpin Bupati Lahat Cik Ujang didampingi wakil, Pj Sekda, Asisten serta Kepala OPD dalam rangka melantik 

drs Beni Zainudin MSi Seketaris Dispora menjadi Kadispora Pemkab Lahat


Prosesi pelantikan serta pengukuhan sumpah jabatan ini berlangsung tertib dan khidmat dengan mematuhi protokol kesehatan dimasa Pandemi Covid-19, usai melantik Kadispora yang baru menggantikan Yhon Tito SH memasuki masa pensiunnya. 


Pelantikan hari ini sudah sesuai dengan ketentuan,   saya ucapkan kepada saudara Beni yang baru dilantik. Dinas Pemuda dan Olah Raga hendaknya bisa bersinergi dengan Koni dengan beberapa cabang  Olaraga lainnya melaksanakan amanah  sehingga dapat membangun Kota Lahat yang bercahaya.


 Dengan dilantiknya Kepala Dinas baru diharapkan  tahun depan kita bisa meraih 36 Emas pada Poprov  harap  Bupati pada Porprov kedepaan juga direncanakan akan dilaksanakan di Kabupaten Lahat pada tahun 2023. Untuk itulah percepatan pembangunan  di Kabupaten Lahat akan mendukung serta membantu pembangunan yang ada di Kabupaten Lahat" tandas Cik Ujang. **Donni

PTBA Dukung Program 100 Gerobak Peduli UMKM Terdampak Covid, Kerjasama SMSI Sumsel dan FSPSS


TANJUNGENIM, Duta Sumsel - PT Bukit Asam Tbk yang merupakan perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia kembali menunjukkan komitmen sebagai perusahaan yang memiliki misi Peduli dan Membangun Rakyat dengan mendukung penuh Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid yang diusung Forum Silahturahmi Pemuda Sumatera Selatan (FSPSS) bekerjasama dengan SMSI Sumsel. Komitmen ini dinyatakan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bukit Asam Tbk, Suryo Eko Hadianto ketika menerima audiensi Pengurus FSPSS dan SMSI Sumsel di Ruang Tamu Direksi PT Bukit Asam Tbk Tanjung Enim, Kamis (29/4).

Didampingi  Sekretaris Perusahaan Apollonius Andwie, Dirut PTBA yang baru menjabat di lingkungan perusahaan batubara ini menekankan pada prinsipnya perusahaan milik negara ini selalu memperhatikan dengan ikut andil dalam kegiatan terutama kegiatan sosial kemasyarakatan. "Pada prinsipnya kita sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan apalagi dalam situasi pandemi seperti ini di mana UMKM juga sangat merasakan," ujar Suryo yang juga menyebutkan selama Ramadhan pihaknya sudah melakukan serangkaian kegiatan di antaranya memberi santunan kepada 74 Pengurus Masjid dan 64 Musholla, membagikan masker serta mengadakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan percepatan penanggulangan wabah Covid 19.

Di tempat yang sama, Ketua FSPSS, Ir Deliar Marzukie, MM mengatakan Program 100 Gerobak Peduli UMKM Terdampak Covid 19 ini rencananya akan direalisasikan dengan merangkul SMSI Sumsel sebagai mitra dalam mempromosikan gerakan peduli UMKM di Sumsel ini. "FSPSS mengusung program ini dalam rangka ikut andil membangkitkan kembali perekonomian masyarakat terdampak dalam hal ini UMKM yang terkena imbas pandemi Covid. Kita berharap dengan Program 100 Gerobak ini akan ikut membantu Program yang diusung Pemprov Sumsel, Sumsel Maju untuk Semua," ujar Deliar seraya menambahkan bahwa dalam program ini akan terserap 200 tenaga kerja di mana satu gerobak akan melibatkan 2 orang yang akan mengelola penjualan pisang goreng serta makanan kecil lainnya yang diusung per gerobak.

Diakui Deliar, program ini membutuhkan support banyak pihak karena konsep "Langsung Dorong" yang diusung yaitu per gerobak sudah siap semuanya tinggal jual di mana mulai dari keberadaan fasilitas gerobak yang representatif dengan segala fasilitas mulai dari tenaga operasional, stok pisang dan peralatan seperti minyak goreng dan tepung dan yang lainnya. "Pokoknya tinggal dorong saja. Itu maunya kita. Insya Allah kita berharap program ini akan sangat  mendukung dalam rangka membangkitkan perekonomian di Sumsel," kata Deliar seraya berharap BUMN dan BUMD lain di Sumsel juga ikut peduli dan andil terhadap program ini.

Sementara itu, Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri, S.Sos mengatakan SMSI Sumsel dengan Program Kampung Ekonomi Kreatif Digital yang diusung SMSI secara nasional ikut andil dalam Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid ini. "Kita sinkronkan dengan Program Ekonomi Kreatif Digital di mana dengan kekuatan seluruh anggota SMSI di Sumsel khususnya dan dukungan SMSI secara nasional kita berharap Program 100 Gerobak Peduli UMKM ini dapat dipromosikan gaungnya baik secara regional maupun nasional. Kita berharap SMSI Sumsel juga ikut andil dalam mendukung Program Pemerintah Provinsi Sumsel, Sumsel Maju Untuk Semua," ujar Jon Heri.

Ayam Geprek Sultan Menggugah Selera Murah Meriah.


LAHAT, Duta Sumsel - Ditengah himpitan Ekonomi yang terpuruk karena wabah Virus Corona,  Cik Not  mamanya Nana  warga Blok C Lahat mencoba bangkit dengan membuka Kedai Ayam Geprek  murah meriah dan higenis dengan nama Ayam Geprek Sultan 


Kedai kecil terletak dipinggir jalan ini menyajikan kesegaran dan kualitas menu yang disajikan adalah daya tarik utama, bukan teknik pemasaran yang bombastis dan tanpa isi. Resep Ayam Geprek Istimewa Beserta Bumbu Spesial dan Rahasia Cara Membuat Sambal Ayam Ayam geprek adalah salah satu variasi resep masakan ayam goreng tepung yang dimemarkan.



Ayam geprek pada dasarnya memiliki bahan utama yang sama yakni ayam goreng tepung dengan sambal pedas yang disiramkan ke atasnya. Khusus menyediakan masakan untuk keluarga, selain itu juga Cik Not menyediakan Nila bakar, Lele gprek , lele bakar ,  Nila geprek , Mozarella , es nuoklat dengan harga mulai Rp 10 ribu dan bisa langsung dipesan via WA +62 813-6941-6415 " ujar Cik Not mama Nana.


Menurut Cik Not bermula dari pemutusan hubungan kerja disalah satu Perusahaan tentu saja dia harus nganggur dan bingung mau kerja apa, bermodal kepiawan memasak akhirnya Ciknot membuka Kedai kecil bermodal awal 100 ribu " Alhamdulilah  sekarang sudah banyak pelanggan mencicipi Ayam Gepreknya " tandas Cik Not


Laporan Kerbay Mulak

AKBP Ahmad Gusti Hartono,Sik Kapolres Lahat Pimpin Apel Pasukan OKM 2021


LAHAT, Duta Sumsel - Dilaporkan ke Kapolda Sumsel Polres Lahat melaksanakan giat Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi tahun 2021  Senin 12/5 -2021 dimulai pukul 08.30  wib di lapangan apel polres lahat 



Dalam giat tersebut  Kapolres lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Ops Keselamatan Musi tahun 2021 dengan tema kita wujudkan kamseltibcar lantas yang mantap dan pencegahan penyebaran covid 19 dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan serta tidak melaksanakan mudik lebaran tahun 2021.



2. Adapun yang hadir dalam giat apel ops keselamatan musi 2021 sbb :

- Waka polres lahat Kompol Josy Andrianto ST. MM.

- Pasi Ops kodim 0405 lahat.

- Kasat pol pp pemda kab. Lahat.

- Kepala jasa raharja cabang lahat.

- Kepala DLLAJ kab. Lagat.

- Pejabat utama polres lahat.

- Kasubdenpom lahat.


3. Dalam sambutantanya kapolres lahat membacakan amanat kapolda sumsel Irjen pol prof. Dr.Eko Indra Heri S. M.M pertama2 marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan berkah, Rahmat dan Hidayah kepada kita semua.

- Sesuai amanat Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan diharapkan kita untuk :

A. Mewujudkan dan memelihara keamanan dan keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas.

B. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fasilitas korban kecelakaan.

C. Membangun budaya tertib berlalulintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


4. Ops keselamatan musi 2021 bertujuan menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan berkaitan masih mewabahnya virus covid 19 sesuai denfan karakteristik wilayah masing-masing.


5. Dampak merebaknya virus corona sampai saat ini masih kita rasakan, untuk itu ops keselamatan yang kita laksanakan sekarang menargetkan timbulnya kesadaran masyarakat untuk peduli, turut serta memutus rantai penularan virus corona bagi masyarakat yang sedabg berlaluluntas salah satunya adalah himbauan penggunaan masker terhadap pengguna jalan.



6. Semoga dalam pelaksanaan ops keselamatan musi 2021 Allah SWT, Tuhan yang maha esa memberikan bimbingan, kekuatan dan petunjuk kepada kita semua, sehingga ops keselamatan musi 2021 berjakan dengan aman dan lancar serta sesuai dengan target yang kita inginkan ungkap Kapolres Lahat.(Ndi)

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H Penyebaran Virus Corona Meningkat


# Pemerintah Daerah Harus Waspada #


LAHAT, Duta Sumsel - Semangkin meningkat penyebaran virus Corona menjelang hari kemenangan Umat Islam 1442 H dimana kita ketahui arus balik maupun arus mudik saat sekarang akan meningkat dan perlu diwaspadai oleh berbagai pihak agar kita tidak ikut terinfeksi virus yang mematikan ini.



Walaupun Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat melalui Tim Covid -19 terus berupaya agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan cara memberikan pengarahan dan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mengikuti aturan Prokes dengan rajin mencuci tangan, memakai masker dan menghindari kerumunan ditempat ramai.


Namun tetap ada penyebaran virus Corona terbukti dari Update COVID-19 tanggal 24 April 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat Suspek ( ODP+PDP ) Jumlah  742 orang 

Proses.  1 orang, untuk  Kontak  Erat 

berjumlah. 3196 orang , dalam Proses  70 orang, Probable berjumlah  24 orang.



Sedangkan masyarakat yang terkonfirmasi virus Corona secara keseluruhan berjumlah  729 orang, meninggal 41 orang, Sembuh  658 orang dan dalam  Proses  berjumlah 30 orang..(Ndi)

Warga Muara Maung Akan Lakukan Aksi Damai Dibantaran Sungai Kungkilan, Terkait adanya Pencemaran Limbah Cair Batu Bara


LAHAT, Duta Sumsel - Warga Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, Lahat, akan menggelar aksi damai dibantaran Sungai Kungkilan yang saat ini sudah tercemar limbah cair batu bara.


Aksi damai yang akan didampingi Anak Padi yang merupakan aktivis lingkungan hidup tu menuntut pihak - pihak terkait dan perusahaan untuk peduli terhadap nasib warga Desa Muara Maung.


Ketua Aktivis Lingkungan Hidup Anak Padi, Sahwan menegaskan, aksi damai itu digelar menyusul belum adanya kejelasan dari pihak - pihak terkait maupun pihak perusahaan dari sejumlah tuntutan ganti rugi yang belum terpenuhi.


Padahal lanjut Sahwan, tuntutan ganti rugi yang diminta warga akibat dampak limbah batu bara yang mengalir di Sungai Kungkilan sudah lama dinantikan warga namun nampaknya tidak digubris pihak perusahaan pertambangan.


"Ada 4 perusahaan tambang batu bara yang diduga telah mencemari Sungai Kungkilan yakni PT MAS, BAU, BME dan KKA, " ungkap Sahwan, Rabu (21/04/21) 


Parahnya lagi sambung Sahwan, Sungai Kungkilan saat ini sudah mengalami kedangkalan oleh endapan lumpur bercampur limbah yang mengakibatkan Sungai Kungkilan sepanjang 35 kilo meter sudah tidak bisa dimamfaatkan warga desa untuk aktivitas mandi dan mencuci.


"Selain itu sering terjadinya banjir di Desa Muara Maung karena air Sungai Kungkilan naik akibat terjadinya kedangkalan. tidak hanya itu, perkebunan dan ladang milik warga juga banyak yang mati dibantaran sungai," bebernya. 


Sementara itu hal yang sama juga disampaikan Supran (63) warga Desa Muara Maung. Dia menuturkan, selain dirinya ada 35 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban limbah cair batu bara itu.


"Tanam tumbuh perkebunan milik kami banyak yang mati, bahkan saat ini Desa kami sudah sering banjir pada saat air Sungai Kungkilan meluap karena dangkal. Perabotan rumah kami juga banyak yang rusak. Jadi besok (Rabu -red) kami akan menggelar aksi damai," terangnya. (Ndi)

Kak Wari Rampungkan Masjid Al - Amanah Di Bulan Suci Ramadhon


LAHAT, Duta Sumsel - Bulan suci Ramadhan 1442 H, mantan Bupati Lahat dua Priode terus berupaya rampungkan Masjid Al-Amanah yang berlokasi di Amir Hamzah RT 10 RW 03 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.


Awalnya lahan yang berukuran 90 X 45 Tahun 1993 ini, milik Ir.Sukardi Almarhum dan sebelumnya sudah tempat pengajian anak anak RT 10 RW 03 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Lahat.


Kondisi bangunan yang sudah berumur 1 Abad ini, mengalami ambruk ditahun 2017 dikarenakan faktur usia, dan ditumbur oleh hujan deras sehingga, mengakibatkan bangunan yang ada roboh.


Lantas, melihat bangunan ambruk dari tidak terawat, Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’i SE terpanggil dan berinisiatif membangunnya kembali. Tapi, bukan rumah pengajian melainkan bentuk Masjid baru.


Ustad Tablawi Masjid Al – Amanah membenarkan, bahwasannya sejak tahun 1993 dilokasi tanah berukuran 90 X 45 Meter ini berdiri bangunan pengajian tempat anak anak RT 10 RW 03 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat, namun, dikarenakan sudah termakan usia sehingga, ditahun 2017 silam mengalami ambruk.


“Disini dulunya tempat anak anak pengajian, dikarenakan bangunan sudah tua dan ditambah hujan deras menyebabkan bangunan yang ada ambruk ditahun 2017. Lalu, saya sampaikan kepada pak Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’i SE, dan dibangunlah Masjid Al – Amanah seperti saat ini,” ungkap Ustad Tablawi, pada Selasa (20/04/2021) kemarin.


Untuk ukuran Masjid Al – Amanah diakui Ustad Tablawi, memiliki ukuran 19 X 19 meter, dan sudah dibangun telah mencapai 75 persen rampung. Setelah Masjid rampung nanti, katanya, 1 buah bangunan tua sebelah masjid akan dirobohkan untuk menjadi lahan parkir Jamaah.


“Proses pembangunan telah rampung 75 persen dan sisa lahan 15 X 40 meter akan kita jadikan lahan parkir kendaraan para Jamaah Masjid Al – Amanah. Pembangunan ini juga menggunakan dana pribadi pak Aswari Riva’i,” tutupnya.


Sementara, H.Saifudin Aswari Riva’i SE dibincangi dilokasi pembangunan Masjid Al Amanah mengaku, awalnya tanah milik Ir Sukardi (Almarhum) mengkoordinasikan terkait lahan tersebut, dan saran dari beliau agar dapat dibangun Masjid.


“Tahun 2017 dilokasi Lahan yang ada dijadikan anak anak RT 10 RW 03 Kelurahan Pasar Baru Lahat, tempat pengajian. Karena, pembangunan sudah sangat tua ditambah hujan deras menyirami Lahat mengakibatkan bangunan yang ada ambrol,” ujar mantan Bupati Lahat dua Priode ini.


Diakui Kak Wari, dirinya sempat kecewa dengan dinas terkait Pemkab Lahat, yang mana awalnya didepan Lahan Masjid Al – Amanah sudah sempat ditanam berbagai macam tanaman, tiba tiba dipangkas oleh oknum tak bertanggungjawab.


“Saya betul betul kecewa, karena pohon pohon yang ditanam semasa dirinya Pemimpin Lahat ditebang oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab. Padahal pohon yang ditanam dengan niat baik dan untuk penghijauan Kabupaten Lahat,”urai Kak Wari dengan nada kecewa.


Politisi dari Partai GERINDRA yang saat ini, duduk selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel menambahkan, Alhamdulillah, sesuai dengan amanat Almarhumma agar dapat dibangun Masjid, kini, sudah dilakukan dan telah rampung mencapai 75 persen.


“Saat ini pembangunan sudah mencapai 75 persen, sekarang tinggal pemasangan kremaik 440 kotak dan pemasangan Plafon Sunda dengan ukuran 40 meter. Pembangunan Masjid Al – Amanah ini menggunakan dana Pribadi bukan dari Pemerintahan, apabila rampung nanti Masjid yang ada bisa menampung 600 orang Jamaah,” pungkas Kak Wari.


Rencana dihalaman parkir Masjid Al – Amanah akan dilakukan penanaman atau penghijauan kembali, dikatakan Aswari Riva’i, mulai didepan Masjid sampai dengan samping Masjid yang ada.


“Rencana akan ditambah lagi satu unit bangunan tower untuk digunakan para Jamaah nantinya. Masjid Al – Amanah ini siap menampung sekitar 600 orang Jamaah untuk sholat berjamaah dan akan kita hijaukan kembali,” tegas Kak Wari. (DNI)

Jalin Silaturahmi Berbagai Informasi Dari Lelemen Jurnalis, Advokad dan LSM Terangkum Diduga Tiga Tahun Pimpinan Cik Ujang SH Gagal


LAHAT, Duta Sums - Berbagi berbagai informasi dan wawasan merupakan merupakan suatu hal yang bersifat positif dan jarang terjadi bagi para jurnalis, Pengacara QQ dan Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Lahat.


Hari ini Minggu 18 April pukul 16 wib para pemuda pencari informasi dan pemantau pembangunan yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  menjadi satu berkumpul di salah satu Kafe Wisata Saung Deso di lokasi Benteng kecamatan Lahat Selatan .


Dalam Silaturahmi juga pertemuan yang terjalin dalam berbagai informasi dan masukan terangkum saat sekarang Kabupaten Lahat Semenjak dipimpin Cik Ujang SH dari Tahun 2019-- 2023 yang saat sekarang telah tiga tahun berjalan mulai di sorot berbagai kalangan masyarakat yan menganggap cik Ujang SH sebagai orang nomor satu di Kabupaten Lahat tampaknya sekedar omong besar dan gagal dalam memimpin.


Seperti ada dugaan pemberian Uang kepada Masyarakat perkepala Rp.300 - 500 ribu, begitu juga dugaan janji Politik kemasyarakat  desa yang dikatakannya untuk perdesa akan diberikan Rp.500 Juta sampai  2 Milyar peetahun, berobat gratis, sekolah gratis yang nota benenya dalam aturan akan menjadi Pilar pembangunan Pemerintah Daerah dimasa Pimpinanya namun semua ini hanya berbatas wacana ibarat kata pepatah Tong kosong nyaring bunyinya alias omong besar tanpa bukti nyata.



Hal ini dikatakan Alqomar seorang Alvokat dan pengacara di Kabupaten Lahat yang mengatakan Dengan adanya dugaan kepalsuan dan kebohongan kepada masyarakat Kabupaten Lahat semasa kepemimpinan cik Ujang SH hampir tiga tahun memimpin berimbas Kabupaten Lahat dilanda bencana yang bertubi tubi silih berganti.


Berbagai musibah dan bencana ini juga disampaikan Lakoni Tasti  dimulai dari Kemunculan Harimau . manusia, banjir bandang , terjadi kebakaran hebat dibeberapa wilayah dan bencana Longsor menimpa Kabupaten Lahat tanpa dapat di cegah dan dihalangi.


Semua musibah dan bencana yang telah melanda dibumi Seganti Setungguan menjadi sejarah bisu di saat kepemimpinan cik ujang SH hampir tiga tahun menjabat selain kurangnya pembangunan infrastruktur   , pembagunan akibat musibahpun hanya janji dan belum banyak terealisasi apalagi janji politik saat pilkada hilang tanpa bekas hanya sebatas ingatan bagi masyarakat Kabupaten Lahat.(Ind)

Puluhan Pekerja Cleaning Cervice RUSD Tanjung Senani 4 Bulan Belum Menerima Gaji


OGAN ILIR, Duta Sumsel - Sekitar 37 Orang Cleaning cervice (CE) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Senai Kabuapaten Ogan Ilir. mengeluh, pasalnya hingga kini mereka belum menerima honor gaji Dari bulan Januari 2021 hingga sekarang April 2021, anehnya Tender kegiatan cleaning servis untuk RSUD ini kini menghilang tidak bisa lagi di akses meski awalnya sudah ditenderkan di laman website lpse.oganilirkab.go.id


"Kami akan mengelar unjuk rasa didepan kantor Bupati Ogan Ilir terkait dengan honor gaji  yang hingga kini belum dibayarkan pihak RSUD, dari Januari sampai April 2021 kami sudah bekerja sebagai cleaning servis di RSUD Tanjung Senai, namun hingga kini belum-belum kenjung dibayar, kata salah satu pekerja SL didampingi JW dan IR sembari meminta nama mereka diinisialkan.


Menurutnya, bahwa gaji mereka belum di bayar selama 4 bulan ini, dari Januari s/d April 2021 hingga sampai sekarang, pihak menejemen Rumah Sakit belum bisa memastikan kapan gaji kami akan di bayar, katanya jumat 16-4-2021.


Ditambahkan nya, Kami merasa dimainkan oleh pihak RSUD setiap menayakan gaji. Kami seperti diangapnya bola, di suruh kesana kesini, ngadap sini ngadap sana, hingga sudah masuk 4 bulan ini kami dibuat seperti itu tidak ada kepastian kapan gaji kami akan di bayar"


Sementara itu, PPK-PPTK kegiatan cleaning servis RSUD, Ahyar yang dikonfirmasi wartawan terkait gaji cleaning servis tersebut memberi penjelasan, saat ini kami dari pihak RSUD hanya bisa menunggu hasil tender kegiatan cleaning servis di bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Ogan Ilir, berkas Dokumen untuk lelang sudah kami sampaikan, pada waktu itu lelang sudah ditenderkan ULP namun entah kenapa sekarang lelang kegiatan cleaning servis ini belum ada kejelasan kapan selesai, mengenai lelang yang sudah ditenderkan namun kini hilang tidak bisa di akses saya kurang tau, nanti juga kami pihak RSUD akan menanyakan ke ULP terkait hal ini, kata ahyar via ponsel, jumat 16-42021.


Ditambahkan Ahyar, mengenai gaji cleaning servis, itu akan dibayarkan oleh siapa pemenang tender kegiatan cleaning servis RSUD di ULP, siapa pemenang tender dia yang akan membayar gaji, namun saya tidak bisa memastikan kapan proses tender selesai, pagu dana nya sekitar 1 (Satu) Milyar, mengenai Tender cleaning servis RSUD yang sudah ditayangkan di lpse.oganilirkab.go.id kini hilang, saya benar benar tidak tau dan belum menerima laporan, jelas Ahyar.


Selain itu, berdasarkan data dan informasi dihimpun , tender cleaning servis RSUD Ilir sudah pernah ditayangkan di LPSE, bersamaan dengan tender cleaning servis DPRD Kabupaten Ogan ilir, akan tetapi saat dilansir di halaman website lpse.oganilirkab.go.id pada jumat 16-4-2021 pukul 17.16 wib tidak ditemukan atau tidak dapat di akses judul kegiatan tender cleaning servis RSUD Ogan Ilir ini, tanpa belum diketahui penyebabnya.