NEWS

Slider

Bupati Lahat Lantik Pejabat Eselon II dan Pejabat Adminisator


LAHAT, Duta Sumsel- Pelantikan Pejabat Eselon II dan pejabat Admidnisator  merupakan  tindak lanjut kompetensi pratama yang dilakukan beberapa waktu lalu disetujui NKSN dan sesuai dengan undang- undang di Kabupaten Lahat,  serta  penyegaran diruang lingkup Pemkab Lahat. 



Hendaknya yang dilantik bekerja dengan serius, nantinya kami akan mengevaluasi kinerja saudara. Loyalitas saudara secara totalitas, guna mewujudkan Lahat bercahaya. Tak lupa Bupati mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik" ujar Bupati Lahat usai melantik Pejabat Eselon II dan Pejabat Adminisator  .



Bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat pada Jumat 9 April 2021, adapun nama- nama ASN yang dilantik 



Ir Ny Zuairiyah Aini jabatan Kabag Umum sekretariat daerah kabupaten Lahat


Vivi Anggraini S.STP MSI jabatan sekretaris Dinas PM dan PTSP Kab Lahat


Very Arisandy ST MM jabatan Sekretaris Badan perencanaan pembangunan daerah kabupaten Lahat


Yulita SE jabatan Inspektur pembantu wilayah 4 inspektorat kabupaten Lahat


Muhammad Anshori DM SE MSi jabatan Kabid retribusi daerah dan pendapatan asli daerah lainnya badan pendapatan daerah kabupaten Lahat.


Asrol Fansori ST MM jabatan Kabag perencanaan dan keuangan sekretariat daerah kabupaten Lahat .


M.Gufran D SE MM 6 jabatan sekretaris badan pengelolaan keuangan dan Aset daerah kabupaten Lahat .


 Heri Nurdi SE jabatan Kabid pengendalian dan pelaksanaan Dinas PM dan PTSP Kab Lahat.


Ramsi SIP. MM Kadis Ketahanan Pangan

Sapran Seketariat DPRD  

Sri Muliati SH. MM  Kadis Pariwisata

Heri Alkafi AP  Kadis Koperasi

Ekman Mulyadi  S, Sos Kadis Dinsos 

Yahya Edwar Kadis Penanaman Modal satu Pintu 

Darul Efendi DPMD

Eti Listina SP. MM  Kadis Pertanian


Laporan Donie

Taufiq Juru Bicara Covid- 19 Kabupaten Lahat Tidak Berhenti Himbau Masyarakat Ikuti Aturan Prokes.


LAHAT, Duta Sumsel - Walaupun Pemerintah daerah telah melakukan penyuntikan vaksinasi di Kabupaten Lahat guna untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, namun pemerintah daerah tidak dapat menghentikan penyebaranya yang kian hari turun dan naik .


Seperti dari hasil Update COVID-19

tanggal 9 April 2021 Kabupaten Lahat

 tercatat Suspek ( ODP+PDP )

berjumlah  702 orang ,Proses 1  orang 

untuk kontak  erat  berjumlah 3122 orang

dalam Proses 88 orang, probable

berjumlah 24 orang


Sedangkan untuk masyarakat Kabupaten Lahat yang terkonfirmasi positif Corona 

berjumlah  677 orang, Meninggal  40 orang

Sembuh 609 orang dan dalam Proses 28 orang saat ini.


Untuk itu Taufiq juru bicara covid 19 Kabupaten Lahat sekaligus Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat mengatakan 9/4 kita akan terus berusaha dan berkerja keras dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang saat sekarang sedang melanda di Kabupaten Lahat, untuk itu kepada seluruh lapisan masyarakat harus tetap waspada dan ikuti aturan Prokes agar kesehatan kita dapat terjaga virus Corona dapat kita putus penyebaranya himbau Taufiq .(Doni)

Wabup Buka Lomba Balita Sejahtera


LAHAT, Duta Sumsel - Pembukaan Lomba Balita Sejahtera Sekabupaten Lahat yang diikuti seluruh Balita  di 24 Kecamatan Kabupaten Lahat untuk menunjang tumbuh kembang pada Anak Usia Dini ( PAUD) serta  menuju Indonesia Maju dan Sejahtera pada juma'at 9 April 2021 ditempat Hotel Grand Zuri Lahat 


Lomba ini bertujuan untuk Meningkatkan kesejahteraan pada Balita agar dapat meningkatkan Mental maupun Fisik pada Balita untuk menuju Indonesia maju



Sementara Wabup Sekaligus Membuka lomba balita sejahtera "Mengatakan" Lomba ini agar dapat Meningkatkan serta mengurangi Angka kematian pada anak usia Dini dan dapat mensejaterahkan Serta menjaga anak usia dini agar Dapat tumbuh kembang dengan Baik. 


Pemenang Lomba Kategori umur 10 s/d 23 bulan.



Elfina jeli umur 11 bln Kecamatan Tanjung tebat, juara harapan 1 umur 18 bln  Merapi barat, juara harapan 3 elenia sadu Pukesmas Kikim Timur,  harapan 2 ana dwi Kecamatan Tanjung aur Kikim Tengah, juara pertama kalisa tandu Pukesmas Selawi. 


Pemenang Lomba Kategori umur 24 bln.


Juara 3 Aura azia Pukesmas Selawi

Harapan 2 Zona audwi Pukesmas Kota Agung

Harapan 1 dapin hasan alfatar Pukesmas Jarai

Harapan 3 Alifa dwin pukesmas Bandar Jaya

Juara 2 Rania almaira Pukesmas Suka Merindu

Juara 1 Attika amoza p

Pukesmas Merapi Timur


Perlombaan Balita Sejahtera ini  dihadiri oleh Ketua TP-PPK,  Wabup, Seluruh Kepala Pukesmas, Sat Pol PP dan Damkar, Serta unsur undangan lainnya.


Laporan NID

Lurah Lahat Tengah Mengapresiasikan Kinerja Polres Terhadap Penangkapan 10 Orang Bandar dan Kurir Narkoba


LAHAT, Duta Sumsel - Terkait pengebrakan dan pengangkapan Bandar dan pengedar Narkoba oleh Tim Polres Lahat baru- baru ini yang telah meresahkan masyarakat khusus di Kelurahan Lahat Tengah 

7 RT dan  2 RW dan sekitarnya, Menjadi tamparan bagi kita semua. Narkoba adalah momok menakutkan yang merusak generasi penerus  Bangsa


Apalagi saat ini Kapolri menginstruksikan untuk membasmi Narkoba  hingga ke akar- akarnya, terkait terkangkapnya 10 orang tersebut Hasbulah SP selaku Lurah Lahat Tengah kepada Awak Media 9/4 berharap dengan adanya kasus ini beliau mengapresiasikan kinerja Polres Lahat beserta jajarannya  dalam keseriusannya membasmi Narkotika di Kabupaten Lahat 


Menurut Lurah  semoga tidak ada lagi di Kelurahan Lahat Tengah terjadi hal ini, beliau berpesan  memasuki bulan Suci Ramadhan ditengah Wabah Pandemi Virus Corona untuk menjaga ketertiban lingkungan dengan tidak menghidupkan percon,  bila ada hal memcurigakan segera lapor pada Ketua RT setempat, Salat Tarawih diperbolehkan 50% jama'ah saja tentu saja tetap mematuhi prokes." tandas Hasbulah.  


Laporan NID

Pandangan Elan Setiawan salah Satu Aktivis dan Seorang Orator Terkait Aksi Massa Yang Dilakukan LSM..


LAHAT, Duta Sumsel - Melalui YouTube  Bardi Channel saat melakukan wawancara secara langsung ke Elan Setiawan mengapa setiap ada temuan ataupun kesalahan di pemerintah Daerah LSM selalu melakukan Aksi Demo untuk menguak dugaan kesalahan maupun permainan licik yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan jajarannya.


Subardi saat kerkomunikasi untuk diklarifikasi mengatakan mengapa LSM harus aksi apakah tidak ada jalan lain selain melakukan aksi demo dengan mengerahkan massa agar setiap permasalahan dapat terselesaikan dengan aman dan damai.


Dengan adanya wawancara langsung melalui You Tube oleh Bardi Channel Elan Setiawan menjawab 9/4 secara singkat, padat, jelas dan tetap mengutamakan kesederhanaan sebagai pengiat sosial sekaligus sebagai aktivis kami melakukan aksi tentunya dimana ada api pasti ada asap untuk itu setiap LSM lakukan aksi pasti ada dugaan permasalahan yang patut untuk perbaiki demi kepentingan rakyat dan pembangunan daerah . 



Elan juga menambahkan semestinya  Pemerintah Daerah dapat bersinergi  dengan LSM, soalnya LSM Juga sebagai kontrol sosial bagi pemerintah daerah untuk itu apapun bentuknya LSM merupakan mitra kerja dari pemerintah ujarnya.(Idham)

Warga Keluhkan Pelayanan Bidan desa Poskesdes Ulak Kerbau Baru


Ogan ilir. Duta Sumsel -  Warga Desa Ulak Kerbau Baru, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir mengeluhkan pelayanan dan sikap Bidan Desa (Sn) yang tidak manusiawi karna menolak memberi pertolongan terhadap pasien dengan alasan yang tidak masuk akal.


Hal ini mencuat ketika salah seorang warga desa mengalami sakit tiba-tiba. Warga bernama HR itu mendadak sakit dan tidak bisa bicara akibat demam tinggi. Mengingat fasilitas kesehatan di Desa tersebut hanya ada bidan desa, maka warga dan keluarga pasien berinisiatif memanggil bidan desa tersebut untuk sekedar memberikan pertolongan pertama.

Namun sangat disayangkan, harapan pertolongan pertama dari bidan desa terhadap pasien justru sosok yang di anggap " Dewa Penyelamat" menolak memberikan bantuan medis dengan alasan tidak ada yang menjaga rumah dan suami belum pulang.

"Bidan SN tak mau diajak ke rumah pasien dengan alasan sang Suami belum pulang dan tidak berani meninggalkan anaknya di rumah. Kami sangat kecewa karna salah satu sosok yang kami angap dapat memberikan pertolongan menolak memberikan bantuan medis" ujar salah satu keluarga pasien kepada media Duta Sumsel.

Hal senada juga disampaikan oleh pasien HR. Kepada Duta Sumsel ia menceritakan kekecewaannya terhadap bidan SN. Saat itu kata HR ia mendadak mengalami sakit parah sampai tidak sadarkan diri.

"Malam itu, saya mendadak mengalami sakit parah sampai-sampai tidak sadarkan diri hingga berbicara saja saya tidak bisa. Entah sakit apa saat itu saya juga tidak tahu. Mengingat di dusun ini hanya ada fasilitas kesehatan Poskesdes yang ditangani Bidan Desa, keluarga langsung berusaha menjemputnya untuk sekedar memberi pertolongan pertama. Tapi sayangnya bidan desa tersebut tidak mau memberi pertolongan dengan alasan yang tidak masuk akal" ujarnya.

Sebelumnya kata dia, warga sudah memberi tahu kalau bidan tersebut tidak mau diajak ke rumah pasien. Hanya saja mengingat kondisi saya yang mulai agak parah, keluarga mencoba memanggil bidan SN.

"Ternyata omongan warga disini yang menyebut bidan desa susah untuk dimintai pertolongan ke rumah pasien bukan isu belaka melainkan fakta yang sebenarnya karna buktinya sudah saya alami sendiri" ujar HR

Begitu HR meminta Pemerintah atau instansi terkait untuk memberi tindakan kepada tenaga kesehatan yang lalai terhadap tugas dan pengabdiannya terhadap masyarakat dan pasien. 


Ditempat terpisah, Bidan SN saat ditemui membenarkan tidak mau datang ke rumah pasien dengan alasan saat itu sudah larut malam dan sang suami belum pulang ke rumah. Belum lagi anak-anak dan rumah yang harus ditinggalkan.

"Benar saya dijemput keluarga pasien ke rumah untuk memberikan pertolongan. Namun karena waktu sudah larut malam saya tidak ikut. Kebetulan malam itu Suami saya juga belum pulang  ditambah anak-anak yang masih kecil dan tidak mungkin ditinggal di rumah"ujarnya.

Dikatakan, mengingat situasi yang tidak memungkinkan ia hanya bisa menyarakan terhadap keluarga untuk segera membawa pasien ke rumah sakit saja. Begitu sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab ia juga turut memberi obat penahan rasa sakit jika pasien jadi dilarikan ke rumah sakit.

"Informasi yang disampaikan pihak keluarga, kondisi pasien tidak bisa lagi diajak bicara. Kondisi ini sebenarnya harus ditangani oleh rumah sakit. Begitu sebenarnya malam itu langsung kita sarankan agar segera dibawa ke rumah sakit dan memberikan obat penahan sakit sementara jika pasien harus dilarikan ke rumah sakit" ujarnya.


Disinggung soal melanggar kode etik Bidan karna telah menolak pasien, Bidan SN mengaku bahwa selama bekerja sebagai bidan desa sudah sangat maksimal. Hingga saat ini tercatat kata dia sudah kurang  20 tahun di Desa Ulak Kerbau baru mengabdi sebagai bidan desa dan tidak ada masalah.

"Saya sudah Lebih kurang 20 tahun menjadi bidan desa ini. kalau saya tidak benar ngurusin warga yang sakit, ibu yang melahirkan dan pertolongan pada bayi, mungkin saya tidak sampai 20 tahun lebih menjabat  bidan desa ulak kerbau baru." Ini paparnya.


Pengamat Sosial Sumsel Hariono, S.Pd yang dikonfirmasi mengaku sangat menyesalkan tindakan bidan Desa yang menolak pasien. Menurutnya, menolak memberikan pertolongan terhadap warga itu merupakan pelanggaran dan telah mencederai kode etik.

"Apapun itu dan dalam situasi apapun tenaga medis baik bidan desa wajib memberikan pertolongan pertama kepada pasien. Apalagi pasien dengan bidan bertempat di satu desa yang sama. Pertolongan pertama menurut saya wajib diberikan sekiranya pasien pun harus dirujuk ke rumah sakit. Bisa jadi dengan sentuhan bidan tersebut, pasien bisa lebih baik karna sugesti tidak bisa dihindarkan dari ranah kesehatan" pungkasnya. *Rusli

Lanosin Resmi Menahkodai Lamkari Dan Siap Membesarkan Lemkari di Sumsel


MARTAPURA ,Duta Sumsel - Lemkari (Lembaga Karate Indonesia) Sumatera Selatan diproyeksikan dapat berkontribusi dalam berbagai event nasional. Dengan mengasah kemampuan para atlet, sehingga dapat masuk kejuaraan dalam event yang sudah didepan mata, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan  tahun 2021 ini.


Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumsel, Ir Reimar mengatakan, atlet Lemkari Sumsel mempunyai potensi yang cukup mumpuni dalam setiap event olahraga ataupun kejuaraan, terutama dalam cabang karate.

"Saya pernah ketemu dengan atlet Sumsel. Ternyata ada satu anak dari Sumsel dari Lemkari yang ikut kejuaraan,"  terangnya.


Dia menambahkan, dengan kepengurusan yang baru ini, Forki Sumsel berharap ada atlet Sumsel masuk kejuaraan lewat atlet Lemkari. 

"Porprov sudah didepan mata. Kami berharap dari perguruan-perguruan yang ada, terutama Lemkari. Sehingga kita berkontribusi dalam setiap event, bahwa kami punya atlet yang unggul," imbuhnya.



Kadispora Sumsel, Ahmad Yusuf menambahkan, atlet-atlet dari Provinsi Sumatera Selatan telah menunjukan banyak prestasi yang gemilang dalam setiap even olahraga atau kejuaraan, terutama dari cabang karate.

"Hampir setiap event kejurnas meraih medali dari cabang karate. Kami yakin dari OKU Timur, akan dilatih dan dibiayai Pemda, sehingga pemerintah yang mencetak atlet," katanya.


Menurutnya, dengan dilantiknya kepengurusan baru Lemkari Provinsi Sumatera Selatan yang baru akan membawa Lemkari Sumsel dapat melatih dan mengembangkan potensi atlet dalam setiap perguruan.

"Lemkari Sumsel akan maju pesat sesuai perkembangan zaman," harapnya.



Ketua Umum Pengprov Lembaga Karate Indonesia (Lemkari) Sumatera Selatan, H Lanosin ST menegaskan, dirinya siap mengibarkan Lemkari di Sumsel, sesuai dengan potensi yang ada di Sumsel. 

"Hampir setiap masyarakat di OKU Timur harus dibekali bela diri. Saya sangat tertarik dengan lambang harimau, dengan kecepatan dan kekuatan luarbiasa, begitu menyergap langsung mematikan," kata Bupati OKU Timur


Lanosin menambahkan, apabila pemerintah memutuskan OKU Timur menjadi salah satu tuan rumah Porprov di OKU Raya. Pihaknya siap mengirim atlet yang profesional dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). 


"Kalau nanti di Porprov, OKU timur tidak menjuarai, saya siap mengundurkan diri. Saya berharap dengan pengurus baru ini Lemkari lebih solid, dan berkesinambungan, prestasi meningkat, perguruan Lemkari semakin berkibar," tegasnya.(Rilis SMSI OKU Timur)

Residivis dan Bandar Narkoba Wilayah Lahat Tengah di Tangkap Jajaran Sat Narkoba Polres Lahat


LAHAT, Duta Sumsel - Kiprah dan sepak terjang resedivis dan bandar narkoba wilayah Lahat Tengah kini bertekuk lutut dihadapan angggota sat narkoba polres Lahat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang melanggar hukum (6/4)


Dimana proses penangkapan kemarin sekira pukul 16 Wib Wendi Bolang dan kawan kawan hingga pukul 22:00 yang berada di Lahat Tengah berdasarkan lidik kami, TKP berada RT 03 RW 01 berada di rumah Wendi Oktaviansyah alias bolang alias ndik bin Hermansyah. Sering terjadi transaksi Narklba setelah dirasa tepat bersama Tim Polres Lahat berhasil mengaman kan 10 orang terduga pelaku Wendi alias Ndik, Jimi saputra, Megawati, Julianto, M Rozi , Niko, Juliansyah SE, Reza Pahlevi, Kimas Aji dan Rewan Efendi.


Pada saat diamankan pelaku Jimi Iskandar disumur melemparkan dompet pladtik biru dan Paket diduga sabu, dan Petugas melakukan pemeriksaan di Pondok Ndik,Julian, Dimas dan Reza Pahlevi sempat melarikan diri. petugas menemukan Kaleng Pagoda berisikan 7 paket  kecil  diduga sabu dan satu set Alat hisap, satu buah plastik hitam diduga masih berisi serbuk narkoba. Petugas melakukan pemeriksaan kamar  ndik terdapat dalam kamar niko dengan satu set alat hisap dan satu plastik klip dan pada hari ini ditemukan satu kantong dan 2 paket sedang, TSK dan BB diamankan pertama Endik 43 thJimi Saputra seorang residevis 23 th, Megawati 39 th, Julianto 35 th, Rozi 18 th, Riswan Efendi 41 ( Residipis), Niko 37 th, Kimas Aji 22 th, Yuliansyah SE 42 th ( residivis), Reza Pahlevi  28 th ( Residivis ), dari ke 10  orang pasal 114 ayat 2 no 35 th 2009 dan pasal 112 ayat 2   tahun 2009




Saat diwawancarai awak media AKP Zulfikar Kasat Narkoba Polres Lahat usai jumpa pers mengatakan Memang mereka ini target Kami sebelumnya 6 orang  kaki yang sudah kami tangkap dan menunggu P21 dari Kejaksaan " ujar AKP Zulfikar.


Alhamdulilah masyarakat sangat mendukung dan membantu penangkapan ini. kami berharap sehubungan personil sedikit kami mengharapkan kepada masyarakat Kabupaten Lahat bila ada transaksi Narkoba siap 24 jam dalam penanganan serta pemberantasan  Narkoba



Adapun BB satu paket sabu sedang berat 65,5 gram, timbangan digital, paket kecil 15 paket berat 4,0 g, sabu 7 paketberat 2, 06 g, sisa pake kaca pirek, 2 botol mineral dan satu paket kecil berat 0, 17 Gram, Plastik Klip, satu buah dompet besar warna hitam dan hijau. ( Donie

PANCA WIJAYA : SAATNYA OGAN ILIR BANGKIT


OGAN ILIR, DS - Usai dilantik secara resmi oleh Gubernur Sumsel menjadi Bupati Definitif Ogan Ilir periode 2021-2026, Bupati Terpilih Panca Wijaya Akbar Mawardi, SH dan H.Ardani, SH, MH langsung menggelar acara serah terima jabatan dari Plh Bupati Aufa Syahrizal S.P., M.Sc ke Panca Wijaya Akbar, S.H. dan H. Ardani, S.H., M.H. Senin (01/03/2021). Hal ini dilakukan agar Roda Pemerintahan Ogan Ilir dapat berjalan dengan lancar guna mewujudkan visi-misi kedua pasangan.

Acara serahterima jabatan sendiri berjalan dengan lancar, singakt dan padat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Plh Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrizal dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada kedua Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Terpilih. Menurutnya, kedua pasangan Bupati terpilih Panca dan Ardani merupakan gambaran dan harapan masayarakat Ogan Ilir terhadap perubahan dan percapatan pembangunan.




Sertijab sendiri tampak dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, Asisten Pemprov Sumsel, Ketua DPRD Ogan Ili beserta anggota, Forkopimda Ogan Ilir, jajaran KPU dan Bawaslu Ogan Ilir, para kepala SKPD, Camat, lurah dan kepala desa lingkup Pemkab Ogan Ilir.
Kepada wartawan, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya mengatakan serah terima jabatan pada hakekatnya merupakan satu rangkaian tak terpisahkan dengan pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikannya bersama Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani. 

“Acara hari ini menjadi momentum atau titik awal untuk memperkokoh dan memperkuat kerja pemerintah mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. Kemenangan saat pilkada lalu, kata dia dimaknai sebagai cermin besarnya harapan masyarakat untuk melakukan perbaikan dan peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.


Usai cara Sertijab, Pemerintahan Baru Ogan Ilir langsung menuju ruang rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir dalam rangka penyampaian pidato perdana sebagai Bupati Ogan Ilir yang baru dihadapan DPRD Ogan Ilir.
Dalam sambutannya Panca menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas terselenggaranya rapat paripurna sehingga Ia dan wakil bupati dapat bersilaturahmi dengan semua unsur masyarakat yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dalam rangka mengawali tugas dan baktinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Periode 2021-2026.

Panca menjelaskan ada lima visi dan misi yang dibawakan selama kampanye beberapa waktu lalu yakni membangkitkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat secara inovatif, kreatif, berbudaya, dan bertanggung jawab.

“Kedua, membangkitkan kualitas pendidikan dan kesehatan yang merata, guna mewujudkan sumber daya manusia yang berprestasi dan terdepan. Ketiga, membangkitkan perekonomian daerah melalui kolaborasi seluruh komponen masyarakat, dan membangkitkan gairah investasi, membangkitkan pembangunan infrastruktur Wilayah perkotaan sampai pelosok perdesaan guna pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat” ujarnya.


Sementara yang terakhir kata dia ialah, membangkitkan gairah politik, demokrasi, Ketentraman, ketertiban masyarakat, beriman dan bertaqwa, serta menjunjung hukum dan HAM sebagai masyarakat yang berbudaya, bermoral dan beretika, dalam suasana aman dan nyaman. 

"Adapun 5 misi tersebut adalah bagian dari gabungan motto Panca-ardasni yakni Ogan Ilir Bangkit Menuju Masyarakat Yang Lebih  Sejahtera Berkualitas berdasarkan Iman, Moral, dan Etika," pungkasnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengucapkan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ardani Ogan Ilir.

Ia berharap Bupati dan Wakil Bupati yang baru dapat membangun Ogan Ilir ke arah lebih baik dan mewujudkan janji-janji kampanyenya.

"Selamat atas jabatan yg diterima, mudah-mudahanan Bupati dan Wakil Bupati yang baru berumur 4 hari ini mampu membangun daerahnya dan mampu menggali potensi yg ada di Kabupaten Ogan Ilir, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Saya yakin Kabupaten Ogan Ilir akan bisa menjadi lebih maju dan sejahtera"pungkasnya.

Kapolres OI AKBP Yusantyo Sandy Lantik Iptu Iklil Alanuari Sebagai Kapolsek Pemulutan


OGAN ILIR, Duta Sumsel-  Iptu Iklil Alanuari Putra Pertama PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H.Muhsin Abdullah dilantik sebagai Kapolsek Pemulutan  Ogan Ilir Sumatera Selatan oleh Kapolres AKBP Yusantyo Sandy hari ini Rabu (7/4/2021) bertempat di lapangan upacara Mapolres Ogan Ilir.


IPTU Iklil dipercaya Kapolda Sumsel untuk mengisi kekosongan jabatan setelah Kapolsek sebelumnya AKP Apriyadi meninggal dunia karena sakit beberapa waktu yang lalu.


IPTU Iklil sebelumnya menjabat Ps Panit 2 Unit 1 Subdit 2 DIT Reskrimum Polda Sumsel.



Dalam pengarahannya Kapolres AKBP Yusantiyo Sandy mengatakan, agar Kapolsek yang baru IPTU Iklil Alanuari harus segera melakukan penyesuaian diri dengan mempelajari lingkungan tempat bertugas, personel dan mulailah bekerja dengan baik untuk menjaga kantibmas khususnya diwilayahnya umumnya di kabupaten ogan ilir.


"Segera lakukan penyesuaian diri, kenali lingkungan, kenali personel agar ketertiban dan keamanan masyarakat dapat terjaga," kata AKBP Yusantiyo


Ditambahkan Yusantiyo, mutasi dilingkungan kepolisian adalah hal biasa untuk pengembangan roda organisasi dan karir personel.


"Pergantian jabatan atau mutasi merupakan hal yang biasa, tujuannya untuk memelihara keberlangsungan estafet kepemimpinan dan juga menjadi langkah pembinaan karir bagi anggota ” ujar Yusantiyo.



Sementara ayahanda IPTU Iklil yang juga PJ Sekda Ogan Ilir Muhsin Abdullah, ketika dimintai komentarnya tentang pelantikan putranya hanya berpesan singkat supaya Iklil bekerja dengan baik dan profesional.


"Pesan saya bekerjalah dengan baik dan profesional," kata Muhsin Abdullah singkat. R316.(Rilis SMSI OI)