NEWS

Slider

Meningkatkan Sumber Daya Manusia Bupati Melepas 256 Peserta Pelatihan


BANYUASIN,Duta Sumsel- Bupati Kabupaten Banyuasin melapas 256 Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan ProduktivitasTahun Anggran 2021,

di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasin Jalan Lingkar Banyuasin KM. 48,5 Kelurahan kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Pangkalan Balai.


Menurut Bupati Banyuasin Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas melalui Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi seperti ini menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat mengantisipasi sekaligus mengatasi terus bertambahnya angka kemiskinan dan pengangguran."terangnya".


Pemkab Banyuasin  menyadari tuntutan kualitas tenaga kerja makin hari makin meningkat, tuntunan mutu yang kian menjadi sorotan dalamdunia usaha. Persaingan yang semakin besar membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai.


Oleh karena itu dengan dilaksanakannya Pelatihan Berbasis Kompetensi ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut meski secara kualitas dan kuantitas masih perlu pembinaan lebih lanjut.


Askolani juga mengatakan Pelatihan Berbasis Kompetensi ditopang oleh tiga pilar utama. Pertama, untuk membangun SDM unggul berbasis kompetensi diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).


Kedua, Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup Pengetahuan, Keterampilan,dan Sertifikasi.


Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi, dan dilaksanakan oleh lembaga yang memiliki otoritasseperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), kata Askolani


Askolani juga menghimbau kepada seluruh peserta pelatihan agar hendaknya ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat di aplikasikan sehingga menjadi lebih bermanfaat dan berdaya guna.


Saya yakin dan percaya bahwa dengan mendapat pelatihan ini, saudara nantinya akan dapat menjadi orang yang sukses,


”Marilah secara bersama-sama kita bahu membahu, membulatkan tekad menuju Banyuasin Bangkit dengan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Bumi Sedulang Setudungini,”


“sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupatenkita ini kata Askolani


Sementara itu kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H Noor Yosept  Zaath ST, MT mengatakan


Tuntutandunia kerjadan industri adalah tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas. Peningkatan SDM manusia yangdilakukan secara komprehensif meliputi knowledge (pengetahuan), skill (ketrampilan), dan attitude (sikap).


Ke tiga ranah ini akan menjadi indikator keberhasilan dalam proses pengembangan sumber daya manusia yang diwujudkan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan yang terprogram dan berkesinambungan.


Dalam mewujudkan Visi & Misi Bupati/Wakil Bupati Banyuasin diantaranya “Meningkatkan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan dan Kesehatan Yang Berkualitas”,


Noor Yosept  juga mengatakan khususnya bagi para pencari kerja yang akan menempati kualifikasi jabatan tertentu di dunia industri,


maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui UPTD BLK Banyuasin mengambil peranan sebagai salah satu balai latihan yang menyelenggarakan berbagai macam program Pelatihan Berbasis Kompetensi.



Sementara itu mengenai Instruktur menurut  Noor itu berasal, berasal dari Instrukur PNS dan Non PNS di lingkunagn UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasindan Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja Swasta binaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin.


Sehingga tujuan terciptanya sumber daya manusia yang professional dan kompeten dibidangnya. sesuai dengan tuntutan para penyedia lapangan kerja dapat kita penuhi


Kepala dinas Depnakertrans juga mengatakan pada tahun 2020, Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasin telah menyelesaikan tugas pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompeten sebanyak 15 paket pelatihan dengan lulusan sebanyak 256 peserta yg siap memasuki dunia usaha dan dunia industri.


Penyerapan lulusan melalui Kegiatan Pamaren Pasar Kerja (Job Fair) sebanyak 61 orang yang tersebar di beberapa perusahaan dan 64 peserta membuka UMKM di bidang Jahit, Las, Otomotif, Salon dan Barber serta Make Up Artist.


80% peserta telah mengikuti program Kartu Prakerja dan 20% ikut Bantuan UMKM di Dinas Perdagangan, Industri dan UMKM Kabupaten Banyuasin Pada Program Kartu Prakerja oleh Pemerintah RI.


Alhamdulillah, Banyuasin mendapatkan kuota terbanyak ke 2 se-Sumsel sebanyak 17.123 peserta dari target yang kita usulkan sebanyak 7.882 orang, ujarnya (RilisSMSIBanyuasin)

Kejari Prabumulih Tetapkan 2 Tersangka Kasus Bantuan Kredit Modal Kerja PT KDI


PRABUMULIH,Duta Sumsel– Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih resmi menetapkan dua tersangka baru dalam kasus bantuan kredit modal kerja PT Khazanah Darussalam Indah (KDI), Selasa (6/4/2021)

Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial FD, yang merupakan seorang Account Officer (AO), pada salah satu Bank BUMN di Kota Prabumulih pada tahun 2017-2019. Tersangka selanjutnya, IH (inisial, red) yang diketahui sebagai Direktur pihak swasta yang mengajukan kredit pinjaman ke Bank BUMN dimaksud.

"Dari hasil penyelidikan, kami telah menggelar ekspose atau gelar perkara kasus bantuan kredit modal kerja PT KDI tersebut, kami dan tim jaksa penyidik telah sepakat untuk kasus ini kita tingkat dengan penetapan tersangka. Kedua tersangka tersebut berinisial FD dan IH," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Topik Gunawan SH MH didampingi Kasi Pidsus Wan Susilo SHdan Kasi Intelijen Hendra Gunawan SH saat menggelar press release di Aula Kejari Prabumulih, siang tadi.

Kajari Prabumulih menyampaikan, bahwa pihaknya akan menjerat tersangka FD dan IH dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 tentang melakukan permufakatan tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun kurungan penjara.

Untuk proses penahanan keduanya lanjut Taufik, sementara ini belum dilakukan lantaran keduanya baru ditetapkan sebagai tersangka. Namun dalam waktu dekat, sambung dia, pemanggilan pertama terhadap FD dan IH statusnya sebagai tersangka akan segera dilakukan.

"Untuk pemanggilan mereka (tersangka FD dan HI) sebagai tersangka belum sama sekali kita lakukan. Tapi, jadwal pemanggilan keduanya akan segera kita lakukan," jelasnya.

Masih disampaikan Taufik, penyidik akan terus mengembangkan kasus korupsi bantuan kredit modal kerja konstruksi Bank BUMN kepada PT KDI yang terjadi secara berturut-turut selama dua tahun terhitung sejak 2017-2019 senilai Rp5,8 miliar ini akan terus dilakukan.

"Kedepan pengembangan kasus ini masih terus kita lakukan. Dan jika dalam hasil pemeriksaan dan penyidikan kasus ini nanti kita menemukan fakta-fakta baru, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka-tersangka baru lainnya. Kita tunggu saja nanti, mohon dukungannya juga rekan-rekan ya," tukasnya. (Rilis SMSI Prabumulih/*)

Ciptakan Barista Handal, Dinas Perindustrian Sumsel Gandeng Ekraf Kaya Rasa SMSI OKU Gelar Bimtek


OKUS, Duta Sumsel - Guna meningkatkan daya saing dan kualitas produk yang dihasilkan, kementrian Perindustrian melalui Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan gandeng Ekraf Kaya Rasa SMSI OKU Selatan gelar Bimtek Barista Bagi IKM Kopi di Kabupaten OKU Selatan selama Tiga Hari yang dimulai dari Selasa  hingga Kamis 8 April 2021.


Kegiatan tersebut berlangsung di Rakopa Cafe atau Sekretariat bersama Ekraf Kaya Rasa SMSI OKU Selatan. Dan materi yang diberikan terutama menyangkut Roasting Coffee (proses sangrai kopi) yang merupakan proses utama karena akan menentukan cita rasa kopi yang dihasilkan.


“Kegairahan para konsumen atau penikmat kopi maupun kafe-kafe kopi saat ini patut disambut gembira. Namun, juga jadi tantangan bagi pelaku usaha alias produsen kopi khususnya IKM bagaimana bisa menyajikan kopi dengan cita rasa tinggi,” ujar Kasi Industri Kecil Menengah (IKM) Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, Drs. H, Harliman.


Untuk itu, pihaknya didukung oleh Kementerian Perindustrian dan Aneka Usaha Kemenkop dan Ekraf Kaya Rasa SMSI OKU Selatan mengambil inisiatif menggelar Bimtek yang intinya diarahkan untuk mempercepat peningkatan kualitas produk kopi dan difokuskan pada proses roasting coffee.


“Mengapa demikian? Karena proses ini sangat menentukan cita rasa kopi yang akan dinikmati konsumen. Dengan kalimat lain, tahapan ini merupakan proses yang sangat krusial dibanding dengan semua tahapan pengolahan kopi lainnya. Cita rasa kopi mampu divariasikan sesuai selera, tergantung pada bagaimana proses roasting ini dilakukan,” jelas Harliman.


Lebih lanjut Drs Harliman menjelaskan, pelaku usaha kopi dari kalangan IKM juga akan diperkenalkan dengan peralatan roasting oleh pihaknya. Sedangkan terkait peluang memasuki akses pasar lokal, domestik dan global akan dibantu, atau oleh praktisi coffee ranger.



Dalam konteks tersebut Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan mengundang Duta Kopi Sumsel sebagai mitra kerja sekaligus menjadi narasumber sesuai keahlian di bidang masing-masing. Adapun narasumber atau instruktur tersebut yakni Ian Muhazan (Duta Kopi Sumsel) dan Bimtek ini diikuti 20 orang terdiri atas pengurus atau anggota IKM di OKU Selatan.


Sementara itu Rohman., M.pd, Ketua Ekraf Kaya Raya SMSI OKU Selatan mengatakan adanya Bimtek ini merupakan salah satu cara pengembangan IKM, untuk peningkatan daya saing produk IKM, agar tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar, “naik kelas” (scaling up), demi mendukung kemandirian perekonomian nasional dan daerah, serta arah strategi memperkuat keberadaan dan posisi IKM, baik di kancah lokal, nasional dan internasional.


Mengapa demikian, kata Rohman karena kenyataannya kini masih banyak IKM yang belum dapat tumbuh dan berkembang. Terutama permasalahan intern klasik yang tidak dapat diselesaikan kalangan IKM. 


"Kami masih memerlukan motivasi dan dukungan pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah supaya dapat meningkatkan produktivitas usaha yang bersifat prospektif",jelasnya


Dikatakan Rohman, pihaknya melalui Ekraf Kaya Rasa SMSI OKU Selatan akan terus berupaya meningkatkan potensi kopi varietas yang sangat baik untuk mempercepat peningkatan kualitas produk kopi yang difokuskan pada roasting coffee. Mengingat proses ini sangat menentukan citarasa kopi yang akan dinikmati. 


"Saya dengar cita rasa kopi mampu divariasikan sesuai selera, tergantung bagaimana proses roasting ini dilakukan,” ujarnya.


Hal senda juga disampaikan Ketua SMSI OKU Selatan, Sri Fitriyana, yang mengatakan, kegiatan bimtek tersebut difokuskan untuk menganalisa manfaat keberadaan energi terkait pengembangan usaha, memberikan kemampuan merancang, melaksanakan dan mengelola, usaha produktif, memahami kewirausahaan dan operasionalisasi usaha produktif khususnya kopi dari sumber energi mikro hidro.


Lebih lanjut Sri mengatakan,  Seperti kita ketahui, beberapa waktu yang lalu Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru telah merilis Sistem Informasi Online IKM (Industri Kecil Menengah) Sumsel (Simfonis) di Griya Agung Palembang. 


Dikatakanya, Simfonis tersebut dinilai dapat menjadi wadah bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Sumsel.


"Apa yang digagas itu untuk mempermudah informasi bagi IKM, sehingga informasi yang diterima semakin cepat," jelasnya.


Menurutnya, informasi yang cepat merupakan syarat mutlak untuk keberlangsungan IKM. Di Simfonis, IKM dapat melihat informasi terkini terkait kualitas, kuantitas, termasuk harga terkini dari sebuah produk yang tengah dipasarkan.


"Saat ini pelaku usaha memang butuh informasi yang real time. Adanya Simfonis ini memberikan kemudahan bagi IKM untuk lebih mengembangkan usaha yang dirintis diantaranya dengan berbagi pengalaman dan wawasan karena dunia usaha itu tidak stagnan, selalu ada pembaharuan-pembaharuan" tuturnya. (RilisSMSIOKUSelatan)

Sat Reskrim Polres Lahat Ungkap kasus Persetubuhan terhadap anak di bawah umur


LAHAT, Duta Sumsel- Kejam dan bejat inilah ungkapan yang pantas disandang Sudarman seorang kakek 77 tahun akibat terbawa hawa nafsu rela sentubuhi anak di bawah umur .  


Hal ini terungkap Berdasarkan Laporan Polisi nomor LP / B - 86 / IV / 2021 / SUMSEL / RES Lahat Tanggal 03 April 2021 dalamperkara persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam UU 35 tahun 2014 ttng perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak pasal 81 ayat (3)


Yang dilaporkan RUSILAWATI 46 Tahun

seorang Petani yang beralamat di Desa Gunung Kembang Kecamatan  Merapi Timur Kabupaten Lahat terhadap korban ADINDA DIAN NOVA Binti hendri 15 Tahun

seorang Pelajar juga beralamat diDesa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat

                                                                                                                                                                              

Dimana perbuatan bejat yang dilaporkan bernama SUDARMAN 77 Tahun

Pekerjaan  Petani dengan 

Alamat yang sama berada di Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat dan diketahui saksi  RINI PUSPITA seorang  Ibu rumah tangga

Alamat Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur                                                                                                                                                                                                                                                           

                                                                                                                                                                             


-Dilokasi Tempat Kejadian Perkara ( TKP)

Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur Kabupaten  Lahat tepatnya dirumahnya dengan kronologis kejadian 

Pada hari Sabtu TGL 03 April 2021 sekira jam 09.00 wib bertempat di Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur kabupaten. Lahat , Telah terjadi persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang di lakukan terlapor selaku bapak tiri korban dengan cara pada saat terlapor sedang melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur terhadap korban di lihat oleh saksi RINI PUSPITASARI dan selanjutnya saksi memberitahukan kejadian tsb kepada ibu kandung korban dan kemudian di tanyai oleh ibu kandung korban perihal kejadian tersebut dan membenarkan kejadian tersebut serta korban mengaku sudah sering melakukannya dengan terlapor pada saat ibu korban tidak ada dirumah atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan ibu korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke polres lahat untuk di tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku.


Dengan adanya laporan tersebut AKBP Ahmad Gusti Hartono Sik melalui AKP Kurniawi H Burmawi Sik berserta Anggota melakukan Penangkapan Pada hari Senin tanggal 05 April 2021 sekitar jam 20.00 Wib bertempat di Rumah tersangka Desa gunung kembang Dusun II Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat setelah di tangkap tersangka pun di amankan dan di bawah ke polres lahat untuk di mintai keterangan

dengan langka tindakan yang diambil

melkukan Periksa Tersangka melengengkapi Mindik dan berkas ke JPu.(Idham)

BSB Adakan Undian Grand Prize Periode Januari s/d Desember 2020


LAHAT, Duta Sumsel - Dalam Rangka Penyaringan Hadiah Undian Grand Prize Tabungan Persirah Bank Sumsel Babel Cabang Lahat periode Januari s/d Desember 2020 Pada selasa 6 April 2021 ditempat halaman kantor Bank Sumsel Babel. 


Taufik Kepala Cabang Bank Sumsel Lahat yang mengatakan dana tabungan Persirah Bank sumsel Babel Cabang Lahat mencapai 370 miliyar  yang telah terhimpun, serta dalam pertahun 1,7 Miliyar dalam tahun 2021.


Sangat signifikan meningkat dari masyarakat golongan bawah dan golongan atas telah menjadi mitra yang menabungkan dananya di Bank Sumsel Babel, serta ia berharap dengan adanya undian Grand Prize  dapat meningkatkan lagi kepada masyarakat untuk gemar menabung.


Sementara, Sekda membuka penyaringan hadiah undian Grand prize tabungan Persirah Bank Sumsel babel cabang lahat, berharap dan berterimakasih terhadap bank sumsel babel telah menggelar udian nie serta bersinergi mengembangkan daerah Kabupaten Lahat dan dapat menuju Lahat bercahaya serta dapat memberikan pelayanan  terhadap masyarakat yang lebih baik lagi. 



Sementara itu yang mendapat hadiah undian grand prize Bank Sumsel Babel cabang lahat yaitu, 

1. Apriyanti mendapatkan 1 unit.   

    motor vario 

2. Darul efendi 1 unit sepeda motor  

    vario 

3.  Rian 1 unit mobil toyota yaris yang telah diundi langsung secara acak. 


Dihadiri oleh sekda, Assisten II, Ketua TP- PPK, Ketua DWP lahat, Staf SUS, Bid Pariwisata, KA. BPKAD, Bapenda, Kadis Kominfo, Kadis Pariwisata, Kadis Dikbud,  serta seluruh unsur undangan lainnya.

Diduga Akibat Konsleting Listrik Kantor Polsuska Terbakar.


LAHAT, Duta Sumsel -  Diduga akibat arus pendek Listrik  Kantor Polsuska h ( Pos pengamanan) Stasiun  Lahat  sekira pukul 12:10 wib terbakar, informasi dihimpun  di lapangan terlihat api membumbung tinggi dan asap  pekat melahap seluruh  atap dan ruangan Komputer dan Genset.

Dandi PPKA sekira  12:10 wib Lampu mati, harusnya Genset  kami hidup otomatis , namun mati dan tidak lama kemudian petugas lansir melapor   kepada PPKA bahwa ada api dari atas menandakan bahwa telah terjadi kebakaran " ujar Dandi.



Beliau belum memastikan penyebab terjadinya kebakaran  dan kerugian yang diderita , beruntung dengan sigap puluhan  personil dari Sat Pol PP dan Damkar Pemkab Lahat dikomandoi    Fauzan Khoiri Denin AP. MAP dengan 3  Armada akhirnya api  berhasil  dipadamkan.


Sekitar 30 menit setelah kejadian atau api berhasil dipadamkan. Namun untuk sementara sebagian aliran listrik di kantor tersebut dipadamkan untuk mengantisipasi adanya korsleting Listrik akhirnya api tidak menjalar  ketempat lain.


Laporan Kerbay Mulak

ASN Lahat Keluhkan TPP Belum Cair Hingga 4 Bulan


LAHAT, DS - Perubahan Aturan terkait TPP (Tambahan Pendapatan Pegawai) menjadi Tukin (Tunjangan Kinerja ) menjadi keluhan bagi ASN dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat yang berharap besar agar TPP dapat dicairkan setiap bulan seperti biasanya.


Keluhan masalah TPP yang telah empat bulan berlalu belum dicairkan oleh pemerintah daerah menjadi suatu kendala besar bagi jajaran PNS saat bincang bincang bersama awak media


Seperti diakui salah satu ASN Pemda Lahat yang enggan disebut namanya mengatakan 5/4 jumlah ASN di Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat 6000 lebih pegawai penerima TPP yang gunanya untuk mengatasi dan mengantisipasil berbagai macam kendala di rumah tangga.


Soalnya kalau mengandalkan gaji yang diterima perbulan tidak akan cukup untuk mengatasi maupun mengantisipasi kendala,karena gaji yang diterima selain ada potongan dan pinjaman malah ada saat menerima gaji hanya tinggal sisa yang sangat minim katanya


Untuk itu dengan adanya TPP yang saat sekarang dirubah menjadi Tukin merupakan harapan besar bagi para pegawai negeri untuk mengatasi berbagai macam kendala agar dapat di antisipasi pungkasnya.(Idham)

Tokoh Millenial Prabumulih Kunjungi Outlet Persipra

 

PRABUMULIH,DS - Sebagai bagian dari masyarakat pecinta olahraga sepakbola tanah air, Tokoh Millenial Kota Prabumulih dr. Muarni Emasrissa Latifah secara langsung berkunjung ke Manejemen Persipra di "Persipra Store" Taman Jajan Prabu Jaya Kota Prabumulih, Sabtu (03/04/2021).

Rombongan dr.Rissa sore itu disambut langsung oleh Direktur Keuangan Persipra M.Afandi, SE dan Official Persipra. Untuk diketahui, kedatangan Rissa kali ini tidak lain karena kecintaannya dengan klub sepakbola lokal sekaligus ingin memberikan support kepada manejemen Persipra Prabumulih dengan membeli beberapa Jersey Persipra dan sedikit memberi masukan terhadap sistem penjualan Jersey berbasis online di tengah pandemi covid-19.


Dewasa kata Rissa, industri sepakbola tidak bisa dipisahkan dari kemajuan teknologi, salah satunya, media sosial (Medsos). Semua plaform medsos bahkan sudah mendapatkan perannya masing-masing dalam jagad dunia maya.

"Namun, satu hal penting yang perlu kita semua jaga adalah sebuah harapan bahwa pada akhirnya semua orang, termasuk pesepakbola dan elemen yang terkait di dalamnya, mampu mengerti batasan nilai dan etika saat menerjunkan diri di media sosial"ujarnya.

Anak sulung Walikota Prabumulih Ir, H. Ridho Yahya ini tidak lupa memberikan saran dan masukan agar manajemen Persipra, klub kebanggaan Wong Prabumulih yang dijuluki Laskar Seinggok Sepemunyian itu dapat lebih meningkatkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana informasi tentang seputar kegiatan Persipra maupun penjualan produk Jersey Persipra.



"Melihat dari sisi saya sebagai milenial, apalagi kondisi pandemi seperti sekarang ini, saran saya manejemen bisa lebih merambah ke media sosial termasuk seputar penjualan Jersey, jadwal pertandingan, dan bahkan pertandingan itu sendiri dapat ditayangkan secara live melalui media sosial" paparnya.

Hal ini kata dokter muda yang pernah berpengalaman di International Society Prenatal Diagnostics (ISPD) National University, Singapore ini, untuk melihat perkembangan tim favorit atau mengetahui hasil setiap pertandingan klub Persipra, tentu tidak semua masyarakat dapat menyaksikan secara langsung. Apalagi dengan kondisi pandemi covid-19 saat ini.

Oleh karena itu, sambung dia manejemen harus punya strategi tertentu agar Persipra bisa lebih dicintai oleh masyarakat dan pecinta sepakbola khususnya di kota Prabumulih.

"Segala aktivitas dan jadwal juga saran saya lebih update lagi di media sosial. Iya agar laskar-laskar Seinggok Sepemunyian dan juga masyarakat yang tidak bisa menyaksikan langsung pertandingan bisa menonton klub kebanggaan kita itu lewat virtual," tandasnya. 

Direktur Keuangan Persipra Prabumulih M.Afandi yang dikonfirmasi seusai acara mengaku berterimakasih kepada dr.Rissa selaku tokoh Millenial Prabumulih yang secara langsung datang ke outlet penjualan Jersey Persipra untuk memberikan dukungan kepada Persipra.

"Kami sangat mengapresiasi kedatangan beliau dan tentu seluruh masyarakat kota Prabumulih tentunya yang memberi support mengembalikan kejayaan Persipra tempo dulu untuk tetap eksis di kancah sepakbola Nasional" ujarnya.

Fandi berharap selain dr.Rissa tokoh-tokoh muda Kota Prabumulih lainnya juga dapat berkontribusi memberikan support demi kemajuan klub sepakbola lokal berlaga di liga nasional.

Empat Tahun Buron, Pelaku Curas Terciduk di Empat Lawang


LAHAT, DS - Pelaku tindak pidana pencurian dan pemberatan bernama Romli (40) Warga Kampung Sawah Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang akhirnya tertangkap, Jumat (02/04/2021) sekira pukul 05:00 Wib.

Penangkapan bermula setelah jajaran Reskrim Polres Lahat menerima informasi keberadaan pelaku di Pasar Pulau Mas, Kecamatan Tebing tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Tim lantas bergerak dan berhasil menyeret pelaku ke Polres Lahat guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Lahat AKBP Ahmad Gusti Hartono, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat mengungkapkan bahwa pelaku merupakan daftar pencarian orang (DPO) pasal 365 KUHP dari Korban Ngatiman (41) yang berprofesi sebagai supir truk Batubara warga Desa talang Kabu Kecamatan lahat Kabupaten Lahat.

Dikatakan, meski kasus tersebut telah lama terjadi, namun Polres Lahat terus berupaya menuntaskan penyelidikan dan mencari pelaku hingga ditemukan sehingga kedepan tidak ada tempat bagi pelaku tindak pidana Curat di wilayah hukum Polres Lahat.

Untuk diketahui, proses penangkapan pelaku bermula berdasarkan laporan LP / B - 22 / VII / 2017 / SUMSEL / RES LAHAT. Dimana pada Senin, (07/08/2017) silam sekira pukul 01.00 Wib di perlintasan Rel Kereta Api Desa Telatang Kecamatan Merapi Barat, pelaku menyetop satu unit truk bermuatan batubara yang dikemudikan oleh korban.

Perlintasan Rel Kereta Desa Telatang Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat menjadi saksi bisu saat korban di setop oleh komplotan pelaku berjumlah 6 orang. 

Selanjutnya pelaku meninju korban di mata kiri dan kemudian membawa kabur satu unit mobil truck hino Warna hijau BG 8504 EF seraya meninggalkan korban di tempat kejadian perkara. 

Setelah peristiwa tersebut,korban langsung menuju ke Polres Lahat untuk melaporan kejadian yang baru saja dialaminya dan berharap para pelaku dapat ditangkap. 

Meski menunggu lama, doa korban dibarengi kegigihan jajaran satreskrim Lahat akhirnya teekabulkan. Pada hari jumat tanggal 2 April 2021 sekira pukul 05.00 wib Anggota sat Reskrim polres Lahat berhasil melakukan penangkapan salah satu tersangka dari komplotan.

Jembatan Beton Desa Lubuk Atung Ambruk



LAHAT, DS - Suara dentuman keras yang terjadi, Jum'at (02/04/21) sekitar pukul 09.10 WIB, membuat warga Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu, Lahat, kaget. Bahkan saking panik dan penasarannya warga langsung mencari sumber suara tersebut.


Ternyata suara keras itu berasal dari ambruknya jembatan beton penghubung ke Trans I dan II Tembeling, Jaya Dusun IV. Akibat dari tiang penyangga jembatan sepanjang 150 meter amblas. 


Ambruknya jembatan Lubuk Atung itu, membuat jalur transportasi di daerah tersebut lumpuh total. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena ketika jembatan ambruk tidak ada warga yang sedang mandi di sungai atau pun kendaraan yang melintas.


"Fungsi jembatan ini sangat vital sekali karena hasil bumi yakni kopi, sawit dan karet diangkut melintasi jembatan itu. Kami berharap pemerintah dapat segera mengatasinya sehingga putaran roda perekonomian tidak terhambat," ungkap Junaidi salah seorang warga Desa Lubuk Atung yang mengaku kaget saat mendengar suara dentuman keras itu.


Sementara itu Kades Lubuk Atung, Erica Vivilia mengungkapkan, jembatan itu merupakan jantung perputaran ekonomi warga desa. 


"Selain warga Desa Lubuk Atung, warga Desa tetangga seperti Muara Cawang, Binjai dan Lubuk Tube juga mengandalkan jembatan itu untuk mengangkut hasil pertanian," ujarnya. ( Idham)