NEWS

Slider

LKPJ Bupati Lahat Tahun 2020 Mulai Dibahas Oleh DPRD


LAHAT, DS - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi ST, langsung membuka rapat Paripurna V persidangan kedua tentang laporan kerja pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Lahat tahun 2020 kemarin.


Dalam rapat tersebut, digelar diruang utama DPRD Lahat berlangsung khidmad dan lancar. Kegiatan disampaikan langsung oleh Gaharu SE MM selaku pimpinan sidang dan dihadiri juga wakil Ketua II DPRD Lahat Sri Marhaen Lawu SH.


Gaharu SE MM dalam sidang tersebut menyampaikan, rapat Paripurna V DPRD Lahat yang digelar sesuai dengan PP No 13/2019 tentang laporan dan evakuasi penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama satu tahun anggaran.


Bahkan, diatur paling lambat selama tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir laporan kerja pertanggung jawaban (LKPJ) yang ada, akan dibahas secara internal.


“Nah, untuk item item yang tertuang dalam LKPJ akan dibawa merapat panitia khusus berdasarkan hasil pembahasan DPRD Lahat akan menetapkan keputusan sebagai rekomendasi guna diperbaiki terhadap penyelenggaraan Pemerintah dimasa mendatang,” tegas Gaharu dalam rapat itu.


Sementara, Wabup Lahat H.Haryanto SE MM dalam pidatonya menegaskan, bahwa LKPJ tahun 2020 ini untuk menyampaikan kegiatan kepala daerah maupun OPD telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari sektor Pembangunan dan Pelayanan telah dilaporkan sesuai semestinya.


Apalagi sambung Wabup, ditahun 2020 mengalami peningkatan dan dapat dilihat dari program kepala daerah termasuk ekonomi kerakyatan naik secara signifikan dari tahun 2017 sebesar 44 persen, 2018 44,17 persen, dan 2019 menyentuh 15 persen.


“Hal ini juga dipotong dari pendapatan sektor pertambangan dan perkebunan. Tetapi masih ada kekurangan dan hal ini akan menjadi cermin Pemerintah Daerah Pemkab Lahat untuk berbenah lebih baik lagi,” pungas Wabup Lahat. (Nid)

Sebanyak 28 Anak Ikuti Lomba Balita Sehat di Puskesmas Tanjung Tebat


LAHAT, DS - Hiruk pikuk tingkah lucu nan menggemaskan 28 Balita yang berasal dari beberapa Posyandu di  Puskesmas Kecamatan Tanjung Tebat  pada hari Rabu 31 Maret 2021 menggadakan Lomba Balita Sehat Sejahtera. Kegiatan ini merupakan Kerjasama  dari  program TPKK Kecamatan dengan Puskesmas.


Menurut Martina Am- Kep bahwa perlombaan ini  bukanlah mencari kemenangan namun menyambung silahturahmi antar Posyandu, Sinergitas yang dahulukan kalah dan menang semua dapat hadiah. Adapun kreteria pemenang kita nilai dari  tinggi dan berat badan, Gizi, Tumbuh Kembang anak, Motorik serta Kreatifitas dari anak tersebut. Nantinya kita ambil  Pemenang 1 sampai 3 

Katagori A umur 6 bln sampai 23bln

Kategori B 2 sampai 5 Thn.

Hadiah trofi dan piagam  serta hadiah menarik  yang bisa jawab pertanyaan

Arahan dan harapan menciptakan balita sehat & sejahtera baik secara mental maupun fisik menuju generasi  emas Indonesia 2045.


Selanjutnya balita pemenang lomba akan ditetapkan menjadi Duta Balita Sehat Kecamatan untuk mengikuti Lomba Balita Sehat Tingkat Kabupaten Labat yang sesuai agenda akan dilaksanakan pada 9 April di Lahat"  ujar  Martina Am- Kep



Sementara itu  Ny Neti Selpianti Am- kep selaku Ketua TP- PKK Kecamatan Tanjung Tebat  mengucapan terima kasih kepada Ibu Kades yang menghantarkan peserta lomba bayi sehat dengan antusias, 


Adapun Pemenang Lomba Balita Sejahtera sebagai berikut " 




       Kategori.1

         

Juara 1                      Zelin

Juara 2                      Aska

Juara 3                       Adelia


Juara kategori 2

Juara 1 Viona

Juara 2 Jihan 

Juara 3 Sultan 


Laporan Kerbay Mulak

Puskesmas Bandar Jaya Gelar Lomba Balita Sejahtera


LAHAT, DS - banyak 20 Balita dari beberapa Posyandu di Kecamatan Lahat mengikuti Lomba Balita Sejahtera, bertempat di Puskesmas Bandar Jaya 31 Maret 2021, menurut Meliana Am- Keb selaku Kepala Puskesmas Bandar Jaya Lahat bahwa perlombaan ini merupakan kerjasama antara TP- PKK Kecamatan bersama Puskesmas.


Lomba ini bertujuan menciptakan Balita yang sehat sejahtera baik secara mental maupun fisik demi tercapainya generasi Emas Indonesia 2045, kreteria dinilai dimulai berat badan, Gizi, Tumbuh Kembang, Motorik.


Adapun pemenang kita ambil dari Pemenang 1 sampai 3 

Katagori A umur 6 bln sampai 23 bln

Katogori B 2sampai 5 Thn. Balita membawa pulang kerumah berupa 

hadiah Trofi dan piagam serta hadiah- hadiah menarik lainnya yang bisa jawab pertanyaan dari dewan Juri " tutur Kapus 


Sementara itu Ketua TP- PKK Kecamatan Lahat Icha Zubhan SPd mengucapkan terima kasih kepada Posyandu yang telah berpartisipasi mengikuti perlombaan Balita Sehat Sejahtera ini, selamat kepada pemenang dan akan mewakili Duta Balita tingkat Kabupaten pada awal April mendatang" tandas Ketua TP- PKK Kabupaten Lahat

Pemenang Lomba Balita sejahtera Puskesmas Bandar jaya

31 maret 2021


Kategori A

1.Aktar mujtaba

2.Inara putri imam

3.M.beryl Moazzam qiya


Kategori B

1.Alifah naufalyn fikria

2.Rasya muhammad athaya

3.Alfansyah rayyan ramadhan

Pj. Bupati PALI : FKDM Diminta Sukseskan Pelaksanaan PSU


PALI, DS-Penjabat Bupati PALI, DR. Rosidin Hasan meminta kepada Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten PALI untuk turut menyukseskan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari tiga desa dan dua kecamatan. 


Kabar tersebut disampaikan langsung oleh pj. Bupati saat memberikan sambutan dalam Rapat koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat kabupaten PALI, Selasa (30/3/2021) di aula kantor Bupati PALI, yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten PALI. 


"Terkait PSU, tentu harapan kita harus berjalan dengan aman, damai dan lancar. Oleh karena itu, butuh bantuan lintas sektor masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan PSU sesuai harapan," kata Pj. Bupati PALI.


Namun, dewasa ini kewaspdaan dini menurut Pj. Bupati PALI menjadi harga yang mahal. Karena, tujuan dari FKDM yaitu untuk melakukan monitoring pengawasan terhadap potensi Ancaman Gangguan Hambatan dan Tantangan (AGHT) yang ada di masyarakat. 


"Saya berharap PALI tetap aman, damai karena itu modal awal pembangunan kabupaten yang kita cintai," tutupnya. 


Sebelumnya, Asisten II Husman Gumanti, menerangkan pentingnya FKDM untuk meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, terutama masalah monitoring keamanan ketertiban masyarakat. 


"Kemudian setelah melakukan monitoring, dilakukan koordinasi dengan pihak TNI dan Polri. Agar potensi konflik di masyarakat bisa dihindari. Oleh karena itu, tugas FKDM hanya menyampaikan informasi terkait hal-hal yang riskan," terang Husman Gumanti. 


Selain Pj. Bupati dan Asisten II, tampak hadir sebagai narasumber yakni perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Kejari, Wakapolres PALI, perwakilan Dandim 0404 Muara Enim, Kepala Badan Kesbangpol kabupaten PALI, Sangkut serta Camat se-kabupaten PALI dan Anggota FKDM kabupaten PALI.

ASN Lahat Dituntut Gunakan Bahasa Indonesia di Ruang Publik


LAHAT, DS - Dalam rangka  meningkatkan Pembahasaan Bahasa dan penerapan bahasa  khususnya diruang lingkup Publik di Kabupaten Lahat, serta Penilaian yang katagori sedangkan  di Kabupaten lahat nilai Katagori   terkendali C  dari 2019 - 2020, ditilai secara tersembunyi dari  Balai Bahasa Sumsel, kalau dibanding dengan Kabupaten Kota dan Kabupaten Lahat seperti Pagar Alam Kategori terkendali B, Lubuk Linggau, 4 Lawang dan Lubuk Linggau Kategori terkendali A. belum  memenuhi unsur bahasa Indonesia dan masih dipenuhi.

Kegiatan ini bertujuan  untuk memberikan pengetahuan kepada ASN di lingkup Pemkab Lahat mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong instansi Pemerintah agar mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia khususnya dalam bidang pelayanan publik. 

Masih banyak instansi pelayanan publik yang ternyata belum menerapkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Berapa peraturan undang- undang mengatur masalah kebahasaan.  Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan." ujar Umar Solihan MHum. Kepala Balai Bahasa   mengawali Sosialisasi.

Sosialisasi Undang- undang kebahasaan dan penerapannya ke dalam hukum ini bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Bukit Serelo Lahat dilaksanakan selama tiga hari 30-1 April 2021, peserta dari perwakilan OPD Pemkab Lahat. Turut hadir Kadiknas drs Suhirdin, Kadinas Perpustakaan daerah Elpa Edison SP Kadis Pariwisata M. Safrani. Cikmin Kabag Ortala Widhi

Sementara itu Pj Sekda drs Deswan Irsyad Mpdi sekaligus membuka Sosialisasi ini beliau  menyambut dan merespon positif  tentang pembahasan Undang- undang no 24 tahun 2009,  penggunaan Bahasa Indonesia dengan peraturan perundangan dalam pembuatan Perda, Dukumen, Surat menyurat, saya berharap kepada peserta OPD untuk benar di cermati dan diterapkan. Kegiatan ini jarang dilakukan dimana Balai Besar memberikan pencernaaan. Sangat delematis memang kalau kita melihat penggunaan Bahasa Indonesia.  Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini pemakaian Bahasa yang sesuai apa yang harus diterapkan dan  di Aplikasikan nantinya " harap Sekda.


Laporan Donie

Pertamina Ep Asset 2 Adera Field Langgar Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik


PALI, DS - Pertamina Adera Langgar Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik Terkait meledaknya pipa minyak di jalur kampai wilayah Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan sampai saat ini belum ada kejelasan terkait penyebab asal muasal pipa meledak.

Di ketahui pipa minyak tersebut milik PT. Pertamina EP Aset 2 Adera FIELD, kejadian Pipa Meledak Kamis malam 11/03/2021.Ledakkan Pipa menimbulkan korban jiwa satu meninggal dunia dua luka luka, pantauan media korban yang meninggal dunia bernama Rizal alamat Karta Dewa Desa Pengabuan, lalu dua korban yang selamat terkena luka bakar bernama Mamat alamat Lubuk Linggau, Nadit alamat Karta Dewa.

Mendengar perihal ini beberapa awak media menkonfirmasi ke pihak Perusahaan di bagian Humas PT.Pertamina Ep  Asset 2 Adera Field melalui WhatsApp pribadinya masing masing, adapun pihak yang di konfirmasi mulai dari Asmen Abdul Azis,Erwin dari Pihak Humas dan juga perihal ini di konfirmasi awak media ke pihak Humas dari Pertamina Aset Prabuhmulih namun belum juga ada jawaban.

Beberapa poin yang di konfirmasi perihal penyebab pipa bocor lalu meledak,perihal tentang pengawasan dan perawatan pipa, lalu SOP nya bagaimana, namun dari beberapa poin yang di pertanyaan oleh beberapa awak media Sampai saat ini belum ada titik terang apa penyebab nya hingga samapai bisa meledak hebat dan menimbulkan korban.

Ada dugaan pihak perusahaan sengaja menutup nutupi terkait penyebab pipa meledak dan terkait pengawasan dan perawatan pipa," ada apa...?

Menurut keterangan salah satu anggota DPRD Kabupaten PALI sudah sering terjadi pipa minyak Pertamina Adera dan yang kali ini sampai menimbulkan korban jiwa.

Anggota DPRD Kabupaten PALI, Hoirillah berharap kebakaran di jalur pipa flowline BNG-45 PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang terjadi pada Kamis (11/3) lalu tidak terulang lagi.

Politisi PDIP itu, menyebutkan bocornya pipa perusahan BUMN, sudah berulang kali ini di Bumi Serapat Serasan, khususnya di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi.

“Pihak Pertamina tolong di cek lah, kalau memang tidak layak lagi pipanya di gantilah, ini kan lah menimbulkan korban jiwa. 

Putra asli Desa Benuang ini, khawatir kejadian kebakaran di pipa bocor akan terulang lebih besar lagi jika aliran pipa minyak Pertamina tidak dibenahi secara maksimal.

“Dalam dua tahun ini, tiga kali terjadi kebakaran kebocoran pipa minyak, yang pertama ada motor lewat terbakar, dan terakhir ini di Dusun IV, kamvai, Desa Benuang, Talang Ubi,” jelas Hoiirillah, merasa terpanggil dan Prihatin, atas kejadian yang menimpah warganya.

Sunardin selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengatakan belum baru mengetahui perihal ini dan belum ada laporan dari kepala Desa ataupun pihak perusahaan.

Sunardinpun menyayangkan dari perangkat Desa tidak ada yang melaporkan perihal ini, kami tau perihal ini dari awak media yang melaporkan kepada kami," ujarnya

Dan kami akan segera mungkin menyurati pihak perusahaan PT. Pertamina EP aset 2 Adera FIELD serta akan memanggil Kepala Desa wilayah kejadian yaitu Kepala Desa Karta Dewa.

Saya berharap pihak perusahaan lebih ketat lagi dalam pengawasan agar tidak terjadi lagi pipa pecah yang bisa menimbulkan limbah minyak yang bisa merusak lingkungan hidup ataupun ekosistem, jika memang pipa sudah tidak layak pakai kami berharap segera di ganti agar tidak terjadi pipa korosi.

Nanti kami akan panggil pihak perusahaan terkait masalah ini dan kami nanti akan terjun kelapangan," tutupnya.

Bahas Berbagai Permasalahan, PT KAI Kembali Audiensi ke Pemkab Lahat


LAHAT, DS - Bertempat diruang pertemuan Setda Pemkab Lahat pertemuan Audensi 3PT KAI bersama Pemkab Lahat membahas berbagai macam persoalan antara PT KAI dengan warga Merapi, selain itu juga membahas mengenai perlintasan, CSR, ganti rugi dan Pajak Bumi Bangunan ( PBB)


drs Deswan Irsyad MPdI  Pj Sekda mengharapkan Tranprasi Akuntabilitas CSR PT KAI terhadap Pemkab harusnya bersinergi harus punya Komunikasi yang baik" ujar Deswan Pj Sekda mengawali Audensi dengan  PT KAI- Pemkab Lahat. Bertempat di Oproom Setda Pemkab Lahat 29 Maret 2021.


Dihadiri Wabup, PT KAI, Dishub, DLH, Asisten 2, Mantan Kades Merapi tahun 2014, Kabag Hukum serta undangan lainnya.


Kepala Divisi Regional Palembang, Totok  " berterima kasih atas Aktifitas di Wilayah Kabupaten Lahat, pada prinsipnya mendukung Pemkab Lahat dalam rangka meraih piala Adipura, kami sudah berusaha dengan kantor pusat untuk mempercantik Mess Balayasa, mengenai masalah di Merapi itu  tidak ada hal menakutkan.


Terkait CSR kami mengalami kendala mulai Aceh hingga ke Banyuwangi Jawa Timur kami mengalami keseluruhan namun kami menganggarkan dana CSR namun tak cukup besar. 220 juta tahun 2019 dan masker kain sebesar 100 jutaan tahun 2020.' tutur Kepala Divisi Devre III.


Hal mengejutkan disampaikan Wabup bahwa ada permasalahan antara PT KAI dengan  1, 9 M menunggak dari tahun 2015, sampai sekarang, tahun 2020 kami minta peringanan PBB.


Totok Suryono selaku EVP Divre III PT KAI ketika ditanya Awak Media terkait penunggakan Pajak Bumi Bangunan ( PBB ) yang di sebutkan Wabup mencapai 1,9 M, menurut nya menunggu SPPT dari Pemkab Lahat untuk dibayarkan, mengenai ganti rugi lahan tuntutan masyarakat Merapi sudah di jelaskan  mantan Kades  Merapi Pandriadi pada inti nya tiada permasalahan yang bisa diselesaikan tanpa koordinasi


Laporan NID

Gemapala Kecewa Hasil Mediasi Asisten 1 Terlalu Pro PT Supreme


LAHAT, DS - Terkait hasil Mediasi antara PT Supreme Energi Rantau Dedap di Kawasan Tunggul Bute Kecamatan Kota Agung  Kabupaten Lahat yang menuntut 4 poin dibacakan Sangkut ST selaku Tim Investigasi Gemala dan hasil akhir dirumuskan bahwa PT Supreme Energi matuhi aturan yang berlaku.


Menanggapi hasil dari keputusan Mediasi tersebut Yeri Mediansyah SH selaku Ketua Gemapala ketika diwawancarai Awak Media dengan nada sedikit gusar Yeri dengan mencurahkan  berikut hasil petikan wawancara 26/3. 


"Dalam pertemuan tadi harusnya Pemkab Lahat dalam hal ini Asisten 1 harusnya menekan PT Supreme berhubung Wilayah tersebut sudah kita dapat Wilayah Lahat, kapasitas kita hanya sebagai penemu Wilayah itu. Harusnya Pemda menanyakan Izin itu kapan berlaku masa habisnya, tadi hanya mendengar ocehan Asisten 1 saja tanpa adanya tindakan.


Secara pribadi terus terang saya tidak puas dengan pertrmuan tadi, kalu saja tau Asisten 1 bukan Bupati yang datang padahal PT Supreme telah mengakui titik koordinat sudah diakui PT Supreme Wilayah Lahat terlihat jelas terlalu memihak dan gerakan dari Gemapala ini harusnya didukung. Kalau saja saya tahu semula hanya asisten 1 yg memimpin rapat tadi saya  dan rekan Gemapala tidak  akan ikut karena tidak sesuai dengan agenda yang ada, harusnya Bupati yang memimpin Mediasi  " cetus  Yeri Mediansyah.


Ketika ditanya langkah selanjutnya Yeri menjawab " kita tunggu Audensi ke Gubernur Sumsel terkait Pemendagri nomor 111 tahun 2019 " tandas Ketua Gemapala.


Sementara itu Jeli Anggota  Gemapala menambahkan " Tujuan Gemapala  meminta  Wilayah  Bukit Jambul Gunung Fatah  semestinya  sesuai fakta Peta data serta saksi  yang hidup. " tambah Jeli 

Korban Ledakan Pipa Minyak Pertamina File Adera Meninggal Dunia


PALI,DS - Naas bagi Rizal harus tewas akibat luka bakar yang dialaminya pasca ledakan Pipa Minyak Pertamina File Adera Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan 11 Maret 2021 waktu lalu.


Rizal merupakan salah satu dari tiga korban luka bakar ledakan pipa minyak PT Pertamina Adera yang paling parah hingga terkahir diketahui menghembuskan nafas terakhir.

Diketahui, sejak peristiwa itu korban sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu. Pada Hari Rabu (17/03/2021) sekira pukul 13:00 WIB korban tidak tertolong lagi hingga menghembuskan nafasnya yang terakhir.


Informasi yang dapat dihimpun Posmetro, peristiwa kebakaran yang terjadi Kamis lalu (11/3) tampak mencekam. Pasca ledakan, Api langsung melambung tinggi disertai kepulan asap besar menyelimuti wilayah sekitar.

“Yang sikoknyo lagi ngidupke mesin air, sikoknyo lagi main HP, nah yang sikok lagi sambil teleponan bejalan dan menghidupkan korek untuk merokok, Tau tau ada ledakan dua kali jam setengah 8 malam,” ujar saksi Devi ketika dibincangi sejumlah awak media lokasi kejadian yang berdekatan dengan warung miliknya, Senin petang (15/3).

Warung Devi yang berjarak sekitar 6 meter dari lokasi kejadian, mengakui sebelum kejadian memang ada banyak minyak berwarna hitam pekat kental tergenang di belakang warungnya dan bau gas sangat menyengat. Dia pun tidak tahu kalau genangan minyak kondesat berasal dari pipa bocor.


“Ledakan apinyo langsung ke pucuk batang balam, memang sebelum kejadian 2 hari dan 3 hari lalu ado genangan minyak, sampai ke warung katonyo kondensat, pondok aku yang sikok terbakar, Ado tigo warga yang terbakar, sikok ponakan aku Nadi keno luka bakar, tapi tidak di rawat RS, sikok lagi mamat sopir serap tapi tinggal di sini kaki luka bakar parah dan sikok lagi yang parah luka bakar seluruh tubuh Rizal, dibawah Rumah sakit Pendopo, langsung ditolak karena dak sanggup sekarang masih di rawat Rumah Sakit Sekayu,” papar ibu itu, yang sangat polos.


Kebakaran di jalur pipa flowline BNG-45 PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field saat itu berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran PT Pertamina EP pada pukul 22.05 WIB, lalu.

Dalam waktu 1 jam kebakaran pipa berhasil dipadamkan, tim segera memasang safety line dan melakukan pendinginan area kebakaran serta gas test untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya lainnya dari sisa kebakaran.

Informasi itu disampaikan oleh Pertamina EP Asset 2 Adera Field melalui Manager Dody Tetra Atmadi didampingi Relation Informasi (RI) Erwin.

Ditambahkan, saat ini lokasi sudah aman dan terkendali. Namun, dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membuat api terbuka di sekitar jalur pipa sebagaimana ketentuan mengenai aspek keselamatan dan keamanan di jalur pipa.


“Atas musibah ini, Pertamina EP sangat prihatin dan saat ini korban sudah kami tangani lebih lanjut ke tim medis rumah sakit,” tambah Dodi, seraya mengatakan kepedulian terhadap korban yakni menanggung pengobatan, kebutuhan dan memantau perkembangan korban, Selasa(16/3).


Mendengar kejadian ini Salah satu Anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan langsung sidak kelapangan.

Anggota DPRD Kabupaten PALI, Hoirillah berharap kebakaran di jalur pipa flowline BNG-45 PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang terjadi pada Kamis (11/3) lalu tidak terulang lagi.


Politisi PDIP itu, menyebutkan bocornya pipa perusahan BUMN, sudah berulang kali ini di Bumi Serapat Serasan, khususnya di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi.


“Pihak Pertamina tolong di cek lah, kalau memang tidak layak lagi pipanya di gantilah, ini kan lah menimbulkan korban jiwa. Alhamdulilah masih selamat, cuma korban mengalami luka bakar dan di rawat di Rumah Sakit di Sekayu,” ujar Hoirillah, ketika dijumpai di lokasi kejadian di awal pekan ini.

Putra asli Desa Benuang ini, khawatir kejadian kebakaran di pipa bocor akan terulang lebih besar lagi jika aliran pipa minyak Pertamina tidak dibenahi secara maksimal.


“Dalam dua tahun ini, tiga kali terjadi kebakaran kebocoran pipa minyak, yang pertama ada motor lewat terbakar, dan terakhir ini di Dusun IV, kamvai, Desa Benuang, Talang Ubi,” jelas Hoiirillah, merasa terpanggil dan Prihatin, atas kejadian yang menimpah warganya.

Polres Lahat Ingatkan Angkutan Berat Tidak Melintas di Jalan Kabupaten


Lahat,DS--- Adanya kenakalan angkutan yang bermuatan melebihi kapasitas menjadikan sebagian badan jalan tingkat II milik Pemerintah daerah menjadi amblas malah ada terjadi longsor dipinggiran badan jalan hingga melebar seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Pulau pinang dan kecamatan Kota Lahat wilayah Kelurahan Suka Ratu.


 Pemerintah Sumatera Selatan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat telah mengeluarkan Surat Edaran yang ditanda tangani H.Haryanto SE.MBA Wakil Bupati Lahat yang berbunyi bagi kendaraan angkutan yang bermuatan melebihi kapasitas 8 Ton dilarang melintas dijalan kabupaten.


Untuk itu guna mendukung Pemerintah dalam mengatasi kendaraan angkutan yang bermuatan melebihi kapasitas 8 ton AKP.Ardiansyah SE.Sik Kasat Lantas Lahat menghimbau kepada pihak perusahaan yang memiliki angkutan agar dapat mematuhi surat edaran yang disampaikan pemerintah agar bila akan melintas di jalan kabupaten hendaknya jangan bermuatan lebih dari 8 Ton.


Kasat juga menambahkan sesuai tugas dan tukpoksi jajaran satlantas menjaga agar tidak terjadi kala lantas dijalan untuk itu bila ada perusahaan meminta pengawalan akan kami kawal, namun setelah ada surat edaran dari pemerintah Jajaran Satlantas Polres Lahat menghimbau kepada pihak perusahaan angkutan yang meminta pengawalan mereka harus mengikuti aturan, muatan angkutan harus tidak boleh lebih dari 8 ton bila itu dilanggar maka mereka harus memindahkan ya ke angkutan lain pungkasnya.(Nid)