NEWS

Slider

KUPT Puskesmas Bandar Jaya Sambangi Pasien TC Usus.


LAHAT, DS - Meliana Am- Keb selaku KUPT Puakesmas BandarJaya pagi ini menyambangi bapak  Supiak 78 tahun berdasarkan diagnosa dari dokter di Klinik Al- Lail mengidap sakit TB Usus peritonitis, merupakan kondisi saat bakteri Mycobacterium tuberculosis menginfeksi organ perut, selaput dalam rongga perut (peritoneum), warga Pasar Lama jalan Kolonel H. Burlian yang sehari- hari sebagai Imam Masjid ini terbaring lemah di pembaringan.15/3.



Menurut Meliana, bedasarkan laporan dari warga ke Puskesmas Bandar Jaya, pasien ini sudah berobat di Klinik Al- Lain Lahat dan belum membuahkan hasil  lalu KUPT bersama Tim Medis  lainnya mengunjungi bpk Supiak untuk ditindak lanjuti dan segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Lahat secara Intensif dengan menggunakan BPJS



Penyakit TB merupakan   salah satu fokus perhatian Pemkab Lahat dan Dinas Kesehatan untuk segera ditangani lebih lanjut, untuk itulah menurut Meliana kita harus  menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) dan mengingat penyakit tersebut mematikan dan menyerang semua kalangan usia.


 Semoga dengan dirujuk di RSUD Lahat bapak Supiak ini setelah dirawat dengan intensip oleh Tim Medis akan sehat seperti sediakala " ujar Meliana


Laporan NID

Gubernur Sumsel Remikan Proyek Infrastruktur di Lahat


Lahat, DS --- Walau ditengah teriknya mata hari menyinari Bumi Seganti Setungguan, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, meresmikan Infratruktural Jalan Lingkar Manggul- Batay.


Ir H. Herwan selaku Kadis Pengolahan Sumber Daya Provinsi pada laporannya mengatakan " Meliputi Jalan jembatan, rehap tebing sungai, prasana TPA umum, Jalan Batay -:Manggul, Rumah sakit Pratama dan Jaringan Internet, Irigasi yang menelan biaya Milyaran rupiah. Dengan adanya dukungan semua pihak maka terlaksananya pembangunan Infrastruktural, ini berarti program Visi Misi Gubernur Sumsel Maju tercapai.



Bupati Lahat merasa bersyukur dengan dibangunnya Infrastruktur secara step- by steb, maka pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Lahat merata, salah satunya pembangunan Jalan Lingkar Manggul- Batay yang biasanya lewat kota diatas 20 ton sekarang ini Jalan lingkar luar sudah dibangun dan diresmikan pada hari ini. Sudah siap dilalui, ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas dibangunnya serta peresmian Infrastruktur di Kabupaten Lahat ini " tutur Cik Ujang.


Sementara itu Gubernur Sumsel.H Herman Deru pada arahannya mengatakan bahwa peresmian di Kabupaten Lahat merupakan urutan ke 10 dan telah sesuai dengan standar dan perlu dijaga. Kepada Dinas Perhubungan à beliau berharap bila ada mobil lewat dengan melewati batas tonase untuk dicegat dan tidak melewati jalan tersebut biar tidak rusak. Merupakan Apresiasi bagi Kabupaten Lahat dimulai Perencanaan , pembangunan telah selesai Apresiasi bagi Kabupaten Lahat sampai keplosok Desa, dapat merasakannya." tandas Gubernur.


Peresmian Infrastruktur ini di hadiri Mantan Walikota Pagar Alam H. Djazuli Kuris, Anggota DPRD Sumsel Alfarezi, Bupati beserta Wabup dan Forkompinda, Camat, 17 Lurah beserta Tokoh masyarakat lainnya.


Laporan NID

Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru Kadinkes dan Kabanlitbang


Lahat, DS --- Pemerintah Kabupaten Lahat pada Jumat pagi (12/03/2021) melantik dua pejabat tinggi pratama guna mengisi kekosongan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemkab Lahat. Untuk diketahui Kepala Dinas Kesehatan sedang sakit sementara Labanlitbang telah wafat. Agar roda pemerintahan dan pelayanan tetap berjalan dengan baik, Pemerintah langsung mengambil kebijakan cepat mengangkat dua Pejabat Struktural dilingkungan Pemkab Lahat untuk mengisi jabatan tersebut.


Bupati Lahat Cik Ujang tampak mempin langsung Pelantikan. Tauqik SKM.MM sejak hari ini resmi menjabat Kadinkes Lahat dan Ir Nazarudin MT selaku Kepala Litbang Pemkab Lahat. Pelantikan yang digelar diruang rapat setda Pemkab Lahat itu tampak berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan. 


Dalam sambutannya, Bupati berpesan kepada dua Pejabat yang baru dilantik bahwa mutasi ini bukan hanya sekedar figur semata namun harus benar menjalankan tugasnya sesuai dengan perundang undangan dan ketentuan ASN.


Mutasi ini mengisi jabatan yang kosong karena ASN yang sakit dan wafat sudah ada persetujuan dari yang bersangkutan, untuk itulah komitmen yang tinggi untuk menjalankan kepercayaan. Kami selaku Pimpinan berhak menilai dan mengevaluasi kinerja dalam menjalankan tugasnya perbaikan serta Prosedur agar hakekat pelayanan nya sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat atas pelayanannya" demikian pesan Bupati


Ditambahkannya, kepada dua pejabat yang baru dilantik untuk benar melaksanakan tugasnya juga kepada istrinya kedua ASN ini untuk mendukung suaminya dalam menjalankan tugasnya dalam menangani wabah Pandemi. Begitu juga dengan Kepala Litbang untuk terus berinovasi dalam menjalankan tugasnya, tempat diLitbang ini bukanlah temoat buangan dari tempat lain namun suatu tempat yang mendukungnya pembangunan di Kabupaten Lahat. *Nid

Rudi P : ASB Dukung Aktivis Bongkar Penyelewengan Keuangan Negara


LAHAT, DS - Salah satu Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) Elan Setiawan, Perwakilan Daerah Kabupaten Lahat Elan merasa geram ketika nama lembaga yang dinaunginya dibawa-bawa dalam aksi unjuk rasa. Pria yang biasa disapa Elan ini pun lantas mengingatkan pelaku aksi unjuk rasa melalui akun media daring miliknya untuk tidak membawa-bawa nama lembaganya dalam berunjuk rasa.

Statmen tersebut merupakan kritikan keras atas aksi unjuk rasa Aktivis Lahat Bersatu (ALB)  di Kantor Pemda Lahat yang membawa Simbol dan Loggo bendera ASB yang dirubah menjadi ALB.

Dimana menurut Elan Setiawan melalui pesan Whatssapnya, Kamis (11/3)  BK ketua ALB sudah izin ke ketua ASB untuk hal tersebut, ada juga komentar DT minta pecat saja Elan sebagai anggota ASB dan berbagai opini lainya yang menjadi Pertanyaan besar.


Terkait hal tersebut Rudi Pagabean Ketua ASB Sumsel Bersatu yang disampikan kepada Elan Setiawan angkat bicara dengan mengatakan Tolong klarifikasikan lagi. sampai sejauh ini belum ada kordinasi dengan kita ASB di palembang..salam perjuangan 


Ia juga menambahkan Aktivis Sumsel Bersatu itu lahir karna ada kriminalisasi aktivis dan bergerak pun ketika ada aktivis di kriminalisasi di luar itu ASB tidak cawe - cawe (omong besar-red) jadi sampaikan kepada kawan- kawan kalo mau bergerak bawa organisasi dan simbol masing- masing, tapi ketika pake organ masing- masing pasca kawan- kawan aksi dilapangan di kriminalisasi baru ASB membela aksi kawan- kawan tersebut.


Lanjut Rudi Pagabean melalui pesan Whatssap yang disampaikan ke Bung Elan ASB bukan milik perorangan tetapi ASB adalah wadah milik semua Aktivis di Sumatera Selatan dan ASB mendukung semua pergerakan Aktivis untuk membongkar semua indikasi yang menyelewengkan uang Negara, ASB Support untuk kepentingan dan sangat pro rakyat ujarnya. (Idham/Novita)

Dongkrak Ekonomi di Masa Pandemi, Desa Payo Kembangkan Budidaya Lele


LAHAT, DS - Dalam upaya mendukung program  pemulihan Ekonomi kemasyarakaran  dimasa Pandemi global Covid-19, Pemerintah Desa Payo Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Sumsel mengembangkan Budidaya Ikan Lele dengan metode green water natural water system. Hal ini jelaskan Harun Rasyid selaku Kades Desa Payo disela Panen Perdana Ikan Lele 9/3 bertempat di Areal Kantor Desa Payo.


Menurut Kades, semula merasa pesimis berbagai kendala yang dialami karena minimnya tentang budidaya ikan serta pemasaran ikan. Dengan adanya pencanagan Budidaya ikan akhirnya bertandang ke Dinas Pertanian untuk menggali ilmu dan  dibantu CSR dari PT Priamanaya sehingga Desa Payo berhasil mengolah 2 varian Ikan Lele " ujar Kades.


Sementara itu Bupati Lahat Cik Ujang mengatakan bahwa " Budidaya ikan lele ini menggunakan metode terpal dan  merupakan tehknik saat ini di kembangkan dalam aqua culture yang bertujuan untuk memperbaiki kwalitas  air dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi tingginya limbah organik dari sisa pakan ikan dan kotoran ikan secara intensif akan menyebabkan penumpukan dan pengendapan didasar kolam.


Pemkab lahat telah menunjukkan keseriusan dalam rangka memperdayakan kelompok- kelompok masyarakat agar lebih produktif dalam menghadapi pandemik covid 19  serta memiliki usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan. Bupati Lahat mengapresiasikan kemajuan POKDAKAN, kepada Priamanaya group atas nama Pemkab Lahat mengucapkan selamat atas sinergitasnya  dan kontribusi mendukung program ini." tandas Cik Ujang 


Hal senada dikatakan Sigit Ari Wibowo Pihak Primanaya Group mengharapkan Desa Payo menjadi prioritas binaan dari CSR dengan adanya Budidaya Ikan Lele ini.kolam ada 4 rencana 6, beserta isinya.


Panen raya Ikan Lele ini dihadiri Sekda, Inspektur, Kadis Koperasi dan UMKM, Ka Dispenda, Camat Merapi Barat, Kadis Petikanan,, Ka Bapeda, Koramil Merapi, Kades Merapi, Kades se- Merapi Barat serta undangan Lainnya.


Pada sesion akhir Bupati beserta rombongan meninjau kolam Green Water serta melihat Stand hasil olahan ikan lele Bumdes Maju Cemerlang Desa Payo.

Pelantikan Pengurus Komasariat REI Lahat Periode 2020-2023


LAHAT, DS - Pelantikan Pengurus Komasariat REI Kabupaten Lahat Tahun 2020-2023 yang digelar ditempat Hotel Grand Zuri Lahat pada hari selasa 09/03/2021.


Yang dihadiri oleh Bupati lahat, Sekda, KA. Bapenda, Kajari, Dandim 0405, Kapolres, Kadis PURP, Kadis PRKPP, Kadis DPMPTSP, Kaban Kesbangpol, Kasat Pol PP dan Damkar, Kadis Keminfo serta unsur undangan lainnya. 



Bupati  berharap kepada pengurus komasariat yang baru  dilantik dapat mengemban tugasnya serta dapat bersenergi kepada permerintahan Kabupaten lahat dalam masa bakti 2020 - 2023 untuk dapat membangun kabupaten lahat yang maju dan bercahaya.



Sementara itu  Nanda Firmansyah SH, "mengatakan" Selaku Ketua komasariatan REI yang baru dilantik masa bakti 2020-2023 berharap dapat mengemban amanah serta membantu dan memberi fasilitas pelayanan kepada masyarakat yang baik agar dapat membangun dan bersernegi kepada Kabupaten Lahat.


Laporan Donie

Secara Swadaya Lurah Kota Negara Beserta Warganya Perbaiki Jalan Berlubang




LAHAT, DS - Tak kunjung diperbaiki jalan RE Martadinata  terletak di Kelurahan Kota Negara Kecamatan Lahat yang semakin memprihatinkan menganga karena Ambrol, bila tidak cepat diperbaiki mengingat saat ini masih musim penghujan dan takut terjadi hal yang tidak di inginkan  dan Jalan RE Martadinata merupakan Jalan Provinsi dan dilalui oleh umum. Maka Rohim SE, MM selaku Lurah mengajak warganya dibantu Bhabin Kamtibmas dan Babinsa Wilayah Kota Negara melakukan perbaikan untuk sementara.5/3


Tampak antusias mereka memperbaiki jalan tersebut, menurut Lurah " bila tidak diambil tindakan sementara, apa lagi saat ini musim penghujan dan dibawah jalan ini ada siring yang merupakan aliran air dari atas menuju sungai. Yang kita takutkan bila terjadinya air tergenang dan banjir otomatis jalan akan semakin menganga, karena tekstur tanah disini lembek. Untuk itulah kita sebisa mungkin kita kerjakan dan Alhamdulilah berkat kerjasama diharapkan akan baik sementara belum di benari oleh Dinas terkait " ujar Rohim SE.

Lurah juga berpesan bila   melintas jalan ini untuk berhati- hati.



Sementara itu menurut Novi salah satu pengguna jalan raya melintas di Jalan ini  berharap  memang sepantasnya jalan ini diperbaiki, ditakutkan kalau melintas malam hari kalau kita tidak tau medan akan terjadi hal tidak di inginkan. Novi berharap kepada Dinas PU untuk segera memperbaiki dan menampal jalan ini apalagi ini Akses Vital menuju Kabupaten Muara Enim- Pagar Alam- Lahat, jangan tunggu ada korban atau ambrol serta longsor baru diperbaiki " pungkas Novi


Laporan NID

Dinsos PALI Tak Manusiawi Tega Timbun Bantuan Covid-19 Hingga Kadaluarsa : DPRD Bungkam


POSMETRO, PALI - Dinas Sosial Kabupaten Pali hari ini, Kamis (04/03/2021) tampaknya menjadi bahan perbincangan masyarakat. Lembaga Pemerintah yang mengurusi bagian sosial ini tengah menjadi trending topik di laman mesin pencarian (searching) Google "Bansos Dinas Sosial Pali". 

Bukan karna prestasinya, justru karna Lembaga ini dinilai tidak manusiawi dalam mengelola bantuan sosial terdampak covid-19 hingga viral di media online dan media daring seperti Facebook lantaran menimbun bantuan sembako hingga kadaluarsa.

"Apa sih salahnya dibagikan saja daripada busuk. Kasihan dong masyarakat disuruh di rumah tapi tak diberi bantuan. Wajar covid tidak putus kalau begini cara pemerintah mengelola bantuan" ujar Ahmad mengomentari postingan berita yang disebar di media sosial.

Aneh bin nyeleneh memang, namun inilah faktanya di Pali. Seolah Dinsos lebih melih bantuan itu busuk ketimbang membagikannya ke yang berhak menerima. 

Di masa Pandemi Covid19 warga Pali Provinsi Sumatera Selatan sangat mengharapkan bantuan sosial dari pemerintah baik itu berupa sembako ataupun berupa uang tunai untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.


Namun sangat di sayangkan ada keanehan di kabupaten PALI yang mana di Dinas Sosial Kabupaten PALI tegah seperti tak manusiawi, Bantuan sosial bukan di bagikan malah di timbun hingga Exspired.04/03/2021.


Adapun yang di bagikan terdapat di beberapa daerah di kabupaten PALI berupa bantuan beras dan satu dus mi instan, yang kedapatan mi instan yang sudah tidak layak di konsumsi adapun yang belum Exspired namun mendekati kata tidak layak konsumsi.


Hal itu terungkap berawal dari laporan masyarakat desa Tanjung Baru dan lubuk Tampui yang menginformasikan mie instan yang dibagikan ada yang sudah melewati masa kadaluwarsa.hal ini di benarkan oleh kepala desa Tanjung baru dan Kepala Desa Lubuk Tampui. Kutipan dari sumber nusantarabaru.com.


Dari hasil penelusuran beberapa awak media Dinas Sosial Kabupaten PALI ada bantuan sosial yang telah di musnakan, namun tidak ada berita acaranya sehingga seolah olah ada yang di tutup tutupi.


Sementara informasi yang di dapat awak media terjadi pemusnahan material bantuan sosial yang di musnakan oleh Dinsos PALI tidak mengindakan prosedur pemusnahan sebagaimana di atur undang-undang .

menurut sumber dari wartawan pemusnahan Bansos tersebut terdiri dari beras mi instan dan sarden .




Kepala dinas Sosial PALI mengakui memang ada pemusnahan beras sebanyak 10 karung karena membusuk di gudang namun bahan lain tidak ada yang di musnakan ,bantahnya .

Dan beras 10 karung yang sudah busuk karena gudang kita bocor itu .Karena itu milik negara jadi kami beinisiatif ganti dengan uang pribadi kami termasuk kumpulan dari para kabid-kabid karena itu memang kesalahan kami ,jelasnya ” makanya kami ganti ,tandas Meity Etika .sumber kutipan dari mahadayaonline.com.


Terkait penimbunan bantuan sosial di Dinas Sosilal, salah satu pemerhati Sosilal dan pengamat pembangunan AM di kabupaten PALI angakat bicara, ya saya selaku pengat sosial sangat teriris dan tersinggung mendengar berita ini, apa maksudnya dari Dinas Sosilal sampai menimbun bantuan sosial hingga Exspired adapun yang belum exspayer namun sudah sangat mendekati exspayer.



Menurut penelusuran ini adalah bantuan di tahun 2020 untuk membantu masyarakat PALI yang terkena dampak Covid19, namun kok sampai hari ini sudah di bulan Maret 2021 bantuan itu masih banyak tertimbun di gudang Dinsos PALI.


Pertanyaan kenapa tidak di bagi habiskan di tahun 2020, kok sampai tahun 2021 masih menumpuk padahal masih banyak warga yang butuh bantuan.


Terkait perihal ini beberapa awak media meminta tanggapan DPRD kabupaten PALI mulai dari ketua DPRD dan beberapa anggota lainnya melalui WhatsApp pribadinya, namun sangat di sayangkan DPRD PALI sampai saat ini belum ada tanggapan selaku wakil rakyat seolah bungkam tidak bersuara.


Menanggapi hal ini beberapa masyarakat PALI SH,ES dan EW ikut berkomentar dan sangat berharap DPRD selaku wakil Rakyat Kabupaten PALI angkat bicara bila perlu hal ini di bawah kerana hukum.

Rugikan Negara Rp 1,4 Triliun, Tim Tabur Kejagung, Kejari DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Amankan Bety


PALI, DS - Tim Tabur Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat berhasil mengamankan terpidana tindak pidana korupsi atas nama Bety.



Bety diamankan di Jalan Kemang 1D No. 15 B Gang Langgar, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Selasa (2/3/2021) sekira pukul 21.30 WIB.


Diketahui, yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.



Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Agung Arifianto melalui Kasi Intel, Zulkifli menjelaskan, Bety merupakan Terpidana Perkara Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Pembobolan Dana Pensiun pada PT. Pertamina (Persero) yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.1,4 Triliun.




Dijelaskan, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2496 K/Pid.Sus/2020 tanggal 9 September 2020, Terdakwa BETY terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi Secara Bersama-sama dengan Muhammad Helmy Kamal Lubis dan Edward Seky Soeryadjaya. 



"Oleh karena itu Terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsider 6 (enam) bulan pidana kurungan serta dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp. 777.331.427 yang dikompensasikan dengan uang yang telah dikembalikan oleh Terdakwa kepada Negara dengan jumlah yang sama." jelas Joel sapaannya, Kamis (4/3/2021)



Melalui program Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan, pihaknya menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.  



"Kami harap yang bersangkutan segera menyerahkan diri," jelasnya.



Identitas Terpidana yang diamankan, yaitu: 

Nama Lengkap : BETY

Tempat Lahir : Sigli

Umur/Tanggal Lahir : 43 Tahun / 25 Agustus 1977

Jenis Kelamin : Perempuan

Pekerjaan : Komisaris Utama PT. Sinergi Millenium Sekuritas

Tempat Tinggal : Jalan Florence I Nomor 56 RT 011 RT 007 Kelurahan Kapuk, 

   Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara

Kewarganegaraan : Indonesia

Pemkab Lahat Canangkan Pembangunan ZI Menuju WBK & WBBM


LAHAT, DS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat terus memperluas Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani pada Pemerintahannnya. Kali ini pencanangan Pembangunan tersebut digelar di seluruh Kecamatan dan Kelurahan dalam lingkup Kabupaten Lahat. Pencanangan sendiri dipusatkan di Ruang Pertemuan Pemkab Lahat, Kamis (4/3/2021) dan dihadiri sebanyak 24 Camat dan 17 Lurah serta Kepala OPD Pemkab Lahat, Kajari, Wakapolres.


Pencanangqn Zoba Integritas ini bertujuan Sebagai langkah awal yaitu bentuk Komitmen Kecamatan dan Kelurahan menuju Wilayah Bebas Korupsi dilakukan pada 24 Kecamatan dan 17 Kelurahan dalam Kabupaten Lahat" ujar Raswan Ansori selaku Asisten 3 pada laporannya.


Dilanjutkan pembacaan Fakta Integritas oleh Isna Api Dardak BA Camat Lahat Selatan, serta penandatangan Fakta Integritas oleh masing- masing perwakilan Camat dan Lurah.


Bagaimana pun cara nya kalau niat kita tidak akan Korupsi, kejahatan tidak akan terjadi, Kapasitas dan Integritas dalam Wilayah Zona bebas Korupsi. Pencanangan ini merupakan langkah awal yang positif secara konsisten dan berkelanjutan . Setelah pencanangan ini di harapkan Lurah dan Camat benar bersih dalam melakukan tugasnya . Marilah dengan niat bersih dan suci demi kepentingan masyarakat Kabupaten Lahat yang bercahaya." demikian wejangan Wakil Bupati Lahat H. Haryanto SE, MM, MBA.


Laporan NID