NEWS

Slider

Panca Wijaya : Saatnya Ogan Ilir Bangkit


OGAN ILIR, DS - Usai dilantik secara resmi oleh Gubernur Sumsel menjadi Bupati Definitif Ogan Ilir periode 2021-2026, Bupati Terpilih Panca Wijaya Akbar Mawardi, SH dan H.Ardani, SH, MH langsung menggelar acara serah terima jabatan dari Plh Bupati Aufa Syahrizal S.P., M.Sc ke Panca Wijaya Akbar, S.H. dan H. Ardani, S.H., M.H. Senin (01/03/2021). Hal ini dilakukan agar Roda Pemerintahan Ogan Ilir dapat berjalan dengan lancar guna mewujudkan visi-misi kedua pasangan.

Acara serahterima jabatan sendiri berjalan dengan lancar, singakt dan padat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Plh Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrizal dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada kedua Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Terpilih. Menurutnya, kedua pasangan Bupati terpilih Panca dan Ardani merupakan gambaran dan harapan masayarakat Ogan Ilir terhadap perubahan dan percapatan pembangunan.


Sertijab sendiri tampak dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, Asisten Pemprov Sumsel, Ketua DPRD Ogan Ili beserta anggota, Forkopimda Ogan Ilir, jajaran KPU dan Bawaslu Ogan Ilir, para kepala SKPD, Camat, lurah dan kepala desa lingkup Pemkab Ogan Ilir.

Kepada wartawan, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya mengatakan serah terima jabatan pada hakekatnya merupakan satu rangkaian tak terpisahkan dengan pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikannya bersama Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani. 

“Acara hari ini menjadi momentum atau titik awal untuk memperkokoh dan memperkuat kerja pemerintah mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. Kemenangan saat pilkada lalu, kata dia dimaknai sebagai cermin besarnya harapan masyarakat untuk melakukan perbaikan dan peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.


Usai cara Sertijab, Pemerintahan Baru Ogan Ilir langsung menuju ruang rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir dalam rangka penyampaian pidato perdana sebagai Bupati Ogan Ilir yang baru dihadapan DPRD Ogan Ilir.

Dalam sambutannya Panca menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas terselenggaranya rapat paripurna sehingga Ia dan wakil bupati dapat bersilaturahmi dengan semua unsur masyarakat yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dalam rangka mengawali tugas dan baktinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Periode 2021-2026.

Panca menjelaskan ada lima visi dan misi yang dibawakan selama kampanye beberapa waktu lalu yakni membangkitkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat secara inovatif, kreatif, berbudaya, dan bertanggung jawab.

“Kedua, membangkitkan kualitas pendidikan dan kesehatan yang merata, guna mewujudkan sumber daya manusia yang berprestasi dan terdepan. Ketiga, membangkitkan perekonomian daerah melalui kolaborasi seluruh komponen masyarakat, dan membangkitkan gairah investasi, membangkitkan pembangunan infrastruktur Wilayah perkotaan sampai pelosok perdesaan guna pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat” ujarnya.

Sementara yang terakhir kata dia ialah, membangkitkan gairah politik, demokrasi, Ketentraman, ketertiban masyarakat, beriman dan bertaqwa, serta menjunjung hukum dan HAM sebagai masyarakat yang berbudaya, bermoral dan beretika, dalam suasana aman dan nyaman. 

"Adapun 5 misi tersebut adalah bagian dari gabungan motto Panca-ardasni yakni Ogan Ilir Bangkit Menuju Masyarakat Yang Lebih  Sejahtera Berkualitas berdasarkan Iman, Moral, dan Etika," pungkasnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengucapkan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ardani Ogan Ilir.

Ia berharap Bupati dan Wakil Bupati yang baru dapat membangun Ogan Ilir ke arah lebih baik dan mewujudkan janji-janji kampanyenya.

"Selamat atas jabatan yg diterima, mudah-mudahanan Bupati dan Wakil Bupati yang baru berumur 4 hari ini mampu membangun daerahnya dan mampu menggali potensi yg ada di Kabupaten Ogan Ilir, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Saya yakin Kabupaten Ogan Ilir akan bisa menjadi lebih maju dan sejahtera"pungkasnya.


Usai Dilantik, Bupati Panca Wijaya Siap Wujudkan Ogan Ilir Bangkit


PALEMBANG, DS - Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, SH dan H.Ardani, SH. MH resmi dilantik oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru di Griya Agung Palembang, Jumat (26-02-2021) siang.

Selain Bupati Panca Wijaya dan Wakil Bupati Ardani, Gubernur juga melantik pasangan Bupati dan Wakil Bupati dari lima Kabupaten lainnya yaitu Kabupaten OKU Timur, OKU, OKU Selatan, Musirawas, dan Musirawas Utara yang merupakan kepala Daerah terpilih hasil Pilkada serentak Desember 2020 lalu.

Usai melantik, Gubernur berpesan agar para kepala dan wakil kepala daerah ini segera melaksanakan tugasnya. Lebih lanjut, dia juga berpesan agar para kepala daerah ini menjaga kerukunan baik itu antara kepala dan wakil kepala daerah, kerukunan dengan Forkompinda, dengan legislatif, dengan jajaran dan terpenting menjaga kerukunan dengan masyarakat.

“Kerukunan adalah kunci kita dalam bekerja,” ujar Herman Deru.

Dalam kesempatan itu juga, Herman Deru mengapresiasi kedewasaan masyarakat Sumatera Selatan dalam berpolitik. Menurutnya, hal ini tercermin dari kondusifitas yang terus terjaga dan tanpa ada konflik fisik yang terjadi.

Sementara itu, usai dilantik, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar didampingi Wakil Bupati H.Ardani mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama masyarakat Kabupaten Ogan Ilir yang telah mensukseskan gelaran Pilkada serentak 2020 lalu.

Ke depan, menurut anak kandung Wakil Gubernur Sumsel itu, dia bersama Wakil Bupati dan jajaran siap untuk segera menjalankan tugas dan melahirkan kebijakan-kebijakan serta pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.

Untuk itu, dia juga memohon dukungan kepada masyarakat dari berbagai lapisan dalam menjalankan tugas dan visi misi untuk menuju Ogan Ilir Bangkit sebagaimana motto Pasangan ini saat berkampanye dulu. 

Satresnarkoba Polres Lahat Bakal di Praperadilan Pihak Keluarga Terkait Penangkapan Krismonika


Lahat,DS ---- Terkait penangkapan Krismonika Gusta (22) warga Perumnas Residen Pelangi Blok G nomor 06 Desa Manggul Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, yang ditangkap oleh Tim Satresnarkoba Polres Lahat pada tanggal 20 Januari 2021 sekitar pukul 17.30 WIB, sepertinya akan memasuki babak baru, dan bakal panjang.


Krismonika Gusta yang merupakan warga Batu Pance Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Lahat, karena, terduga menjadi pengedar Narkotika jenis Pil Ekstacy sebanyak dua butir, yang ditemukan petugas setelah melakukan beberapa kali memeriksa mobil milik tersangka Krismonika Gusta Agia berwarna Merah dengan nomor polisi (Nopol) BG 1540 EI.


Bertempat dirumah keluarga tersangka Krismonika Gusta di dusun II Desa Manggul Kecamatan Kota, Kabupaten Lahat, pada Rabu (24/02) sekira jam 18.30 WIB, melakukan jumpa Pers yang disampaikan langsung Ovi 35 Tahun dan Nato 25 Tahun selaku Ayuk dan Kakak dari Krismonika Gusta.


Dikutip dari perkataan Ovi didamping Nato mengklarifikasi apa yang telah tersebar di mulai dari penggeledahan hingga penangkapan Krismonika Gusta dinilai tidak sesuai dengan SOP. Karena, dinilai oleh keluarga tersangka, pemeriksaan untuk mencari barang bukti (BB) dari rumah Perumnas Residen Pelangi Blok G sampai kedalam mobil Agia warna Merah Nopol BG 1540 EI sempat berulang ulang kali.


"Disini terlihat tidak profesionalnya Tim Satresnarkoba Polres Lahat, untuk pemeriksaan didalam Mobil saja sempat tiga kali. Sehingga, awalnya kaleng Hemaviton C1000 letaknya didekat cail gigi, lalu berpindah dibelakang," katanya dalam klarifikasi keluarga.


Mirisnya, sambung Nato, dalam penangkapan tersebut jajaran Satresnarkoba tidak menunjukkan sprint, serta melakukan pendampingan dari aparat pemerintahan sebagaimana diatur dalam undang undang (UU) yang berlaku.


"Sempat mau memaksa langsung masuk ke kamar Krismonika Gusta, tapi saya hadang. Tunggu pak, adik saya itu perempuan, jadi saya mintak jangan sembarangan masuk kekamar, tunggu biar saya saja memanggilnya," terang Nato dengan nada lantang.


Lantas, sambungnya, saat melakukan pemeriksaan Tim Satresnarkoba memintak kunci kontak motor maupun mobil. Dan, barulah melakukan pemeriksaan baik diruang tamu sampai dengan di mobil Agia milik Krismonika Gusta.


"Nah, saat diperiksa semuanya tidak ditemukan barang bukti (BB) yang dimaksud. Terdengar ketika pimpinan dari Satresnarkoba menanyakan ditemukan dijawablah nihil Ndan," ucap Nato menirukan perkataan saat di TKP.


Tidak sampai disitu saja, lanjut Nato, mendengar nihil dari anggota, kembali diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan ulang dimobil milik Krismonika Gusta dan melakukan Test Urien terhadap adiknya.


"Kembali lagi, diakui nihil dan Urine Negativ. Namun, saat kembali saya tanyakan dijawab anggota kau Idak perlu tahu, dan hasilnya 1 X 24 jam. Sehingga, pemeriksaan Krismonika Gusta sejak pukul 15.30 WIB sampai dengan 18-30 WIB, diperiksa untuk yang ketiga kalinya," tegas Nato.


Sangat disesalkan lagi, kata Oi, siadiknya yang dituduh selaku pengedar Narkotika jenis Pil Ekstacy itu, beberapa kali dipaksa melakukan tanda tangan dan dijanjikan akan mengubah Pasal yang dusangkakan oleh Satresnarkoba Polres Lahat.


"Dikarenakan, merasa dua butir pil Ekstacy bukan miliknya, sampai malam ini tersangka tidak menandatangi hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan Satresnarkoba Polres Lahat. Dan persoalan ini, sudah kami laporkan ke Kapolri, Kapolda, dan Kapolres Lahat, Irwasda Polda Sumsel, Provam Polda Sumsel," tukasnya.


Terakhir, Ovi berharap agar kasus yang menimpa adiknya dapat benar benar ditegakkan dengan seadil adilnya sesuai dengan peraturan yang ada. Terbukti, awal berkas usai penangkapan Krismonika Gusta dikirim oleh Satresnarkoba Polres Lahat, ditolak JPU.


"Dengan ditolaknya berkas awal oleh JPU, membuktikan bahwasannya diduga berita acara pemeriksaan (BAP) dan bukti bukti tidak kuat, sehingga, pengajuan berkas pertama ditolak JPU Kejari Lahat," pungkasnya.(Idham)

Camat Tanjung Tebat Memonitoring Pembangunan di Desa Tanjung Kurung Ulu dan Desa Tanjung Baru.


LAHAT, DS -Ariapulun SE beserta Forkomincam ( Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Tanjung Tebat, pada Selasa ini melaksanakan  Monitoring Pembangunan anggaran Dana Desa tahun 2020.



Menurut Camat disela kegiatannya kepada Awak Media 23/2 mengatakan " 

Monitoring dan evaluasi sebagai salah satu bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi Kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan dari Dana  Desa agar sesuai peraturan perundangan yang berlaku saat ini.



Tujuan  dari pelaksanaan monev kemasing-masing desa terkait pelaksanaan pembangunan di Desa menggunakan dana desa, agar tidak terjadi penyimpangan. Monitoring ini, " ujar Camat Tanjung Tebat.


Fikrol selaku Kades Desa Tanjung Kurung Ulu yang mengokasikan Dana Desa tahun 2020 pada Gedung Perpustakaan dengan ukuran  6x 9 m ditargetkan akan selesai tahun ini karena terkandala Covid- 19" kata Kades.


Selain itu juga membangun  Jembatan air sepanjang 20 m lebar 1 meter dengan ketinggian 130 cm" diharapkan fungsi nya bermanfaat kepada warganya.



Selaras dikatakan  Ahmad Zulperi Kades Tanjung Baru menggungkap bahwa Dana Desa  tahun 2020 dibangunkan     Gedung Paud ukuran 9x12 m diselesaikan APBD Perubahan ditargetkan tahun ini selesai, dikarenakan terkandala Wabah Covid-19, Insya Allah Gedung Paud nantinya kita fungsikan sesuai dengan fungsinya " tandas Kades Tanjung Baru.


Laporan NID

Kapus Kota Agung " Pendistribusian Vaksin Sinovac Ke 2 Kecamatan Kota Agung Baru 50 %


LAHAT,DS - Setelah sukses penyuntikan Vaksin tahap pertama usai di Puskesmas Kota Agung yang diselenggarakan serentak pada tanggal 1 Februari 2021 dan tahap kedua pada tanggal 15 Februari lalu,  Vaksinasi tahap kedua kali baru 50 % dilaksanakan.


Namun hingga saat ini, baru sebagian Nakes ( tenaga kesehatan ) yang sudah mulai mendapat vaksinasi. Sebagian lagi masih harus menunggu, karena sejumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) masih berfokus menyelesaikan pendistribusiannya.


Hal ini disampaikan Ratna Tiurlan Amd Keb, SKM ketika disambangi Awak Media diruang kerjanya 23/2 " saat sekarang ini  dalam pendataan  berapa Nakes, TNI- POLRI, ASN, Pegawai Bank BRI, Bank Sumsel Babel, Karyawan  PT Pos dan Karyawan PDAM di Kecamatan Kota Agung,  tahap pertama pencapaaian  80,9%  dari Nakes 12 orang yang Bumil tidak di Vaksin. Alhamdulilah  penyuntikan vaksin tahap 1 dan 2  tiada kendala, " ujar Kapus.


Kapus Kota Agung menghimbau 

Jangan takut di Vaksin karena sudah diteliti  oleh BPOM, aman, dan rumor yang beredar Vaksin ini tidak halal itu tidak benar. Kita berharap dengan di Vaksin Imun tubuh kita kebal dan Wabah virus Corona  berakhir dan hidup kita kembali dan tenang" pesan Ratna Tiurlan 


Laporan dhonne

Update Covid 19 Dibumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat Per Hari Ini


LAHAT, DS - Ketua gugus tugas taupiq Jubir terus memberikan update ke publik agar dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat,  agar terus mematuhi protokol kesehatan dikabupaten Lahat

 Tanggal 20 Februari 2021 yang terinfeksi diKabupaten Lahat yang meninggal dunia 34 orang. 


Begitu pula Dengan SuSpek (ODP+PDP) berjumlah  627 orang dalam proses 11 orang, untuk kontak erat berjumlah 2905 orang dalam proses 45 orang sedangkan probable masih tetap 23 orang.


Taufiq menambahkan dengan terus menurunnya angka pasien yang terinfeksi Virus Corona insayallah kedepannya kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 serta dapat menuju hidup New normal.


Saya selaku  ketua Gugus  berharap kepada masyarakat di Kabupaten Lahat terus lah mematuhi aturan Protokol kesehatan dengan terus melaksanakan 5 M dan jangan lengah soalnya kita tidak mengetahui kapan dan dimana kita terkena dan terinfeksi virus Covid 19.



Laporan dhonie

SKK Migas - Pertamina EP Serahkan Ventilator Buatan Dalam Negeri Ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang.


PALEMBANG Duta Sumsel -- Perusahaan pertambangan minyak SKK Migas, Pertamina EP bersinergi dengan Polda Sumsel dalam upaya membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan Pandemi Covid-19 di Sumsel.



Tidak hanya dengan penerapan protokol kesehatan disetiap kegiatan rutinitasnya namun juga terus membantu memperkuat lini unit penanganan darurat Covid-19 melalui penambahan 2 unit Ventilator PM-01 karya anak bangsa di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.


Bantuan 2 (dua) unit Ventilator Parametrik tipe PM-01 kepada RS Bhayangkara M Hasan Palembang ini nantinya akan digunakan untuk penanganan pasien dari anggota Polri maupun masyarakat umum di Sumsel.



Pertamina EP Asset 2 Legal & Relations Manager Fransiska,  mengatakan Pertamina EP selaku Kontraktor Kontrak Kerjasama Minyak dan Gas bumi di bawah SKK Migas sangat mendukung tugas dan tanggung jawab Polri khususnya Polda Sumsel yang saat ini mempunyai tugas berat dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19, apalagi resiko anggota kepolisian sangat besar sebagai garda terdepan dalam menciptakan Kamtibmas di masyarakat.


Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang AKBP Dr. Wahono Edhi Prastowo menyambut baik dan mengapresiasi adanya bantuan ini.


 “tentunya ventilator buatan dalam negeri ini sangat membantu tugas kami dalam mempercepat penanganan pasen darurat Covid-19, apalagi RS Bhayangkara M Hasan Palembang merupakan salah satu RS Rujukan yang menangani pasien Covid-19 cukup banyak” ujarnya.




Terpisah Pertamina EP Asset 2 General Manager Astri Pujianto mengapresiasi Polda Sumsel khususnya dalam dukungan pengamanan objek vital nasional industri hulu minyak dan gas bumi serta penanganan perkara-perkara seperti pencurian aset negara, sabotase, sengketa lahan maupun kasus-kasus lainnya yang dapat menghambat kinerja Pertamina EP sebagai garda terdepan dalam pemenuhan pasokan energi minyak dan gas bumi di Sumatera Selatan.


Saat ini PT Pertamina EP masih menjadi produsen Migas terbesar di Sumatera Selatan dengan produksi minyak berkisar 17.622 Barel Per Hari dan gas berkisar 349 Juta Standar Kaki Kubik per Hari. Selain itu kontribusi hulu migas dari SKK Migas-Pertamina EP sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah untuk wilayah Sumatera Selatan juga turut membantu pembangunan di wilayah Sumatera Selatan.(ril)

Suberanudin Klarifikasi Pemberitaan Pungutan Pajak Rumah Ibadah


Lahat, Dutasumsel - Terkait adanya pemberitaan yang diberitakan oleh beberapa media online yang sempat membuat warga Lahat mengira bahwa ada pajak yang dipungut oleh BAPENDA dirumah ibadah ( Masjid ).


Suberanudin Kepala Bapenda Kabupaten Lahat saat ditemui oleh awak media dikantornya 18/2 sambil tersenyum ramah subran mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi terkait adanya pemberitaan tentang pungutan Pajak Rumah ibadah / masjid yang terletak di RT 004 RW 02 Talang jawa selatan. 


Dijelaskanya Rumah ibadah , sekolah dan pasilitas umum tidak akan dipungut pajak karena sudah ada aturanya dari Negara.


sambil melempar senyum ramah Subran menjelaskan bahwa , berawal dari pendataan yang dilakukan oleh PT.CITRA CO ditahun 2020 dan dibantu RT dan RW setempat, mereka melakukan pendataan Warga RT004 RW 02 Talang Jawa Selatan yang hasil dari pendataan tersebut diserahkan Bapenda Lahat untuk dibukukan secara administrasi.


Masih sambungya setelah dibukukan secara administrasi , kami Bapenda akan memberikan SPPT ( surat pemberitahuan pajak terhutang ) sesuai dengan data yang diberikan PT.CITRA CO selaku pihak ketiga dan pastinya diketahui RT / RW SETEMPAT.


setelah SPPT diberikan kepada pemerintah setempat dan atau ada yang Langsung diberikan kepada warga , kami Bapenda Lahat memberikan waktu tiga bulan untuk menyangga ( surat sanggahan ), bila ada RUMAH IBADAH , SEKOLAH DAN PASILATAS UMUM yang termasuk atau tercecer dalam pencatatan yang dilakukan.


sambil menyapa kami untuk mempersilahkan minum , Subran selaku kepala Dinas Bapenda Lahat mengatakan " akuni jeme muslim , kalu pacak nak nyumbang bukan nak disumbang apalagi dengan sengaja memungut.*. 


Dalam pemberitaan yang sangat menjadi pembelaharab kami untuk berbenag kedepanya , saya pribadi memohon maaf kepada masyrakat atas adanya kekeliruan ini dan kepada tuhan saya mohon ampun , dan kami Atas nama Bapenda Lahat tidak akan menyalahkan dan mencari pembenaran akab tetapi sebagai pengingat bahwa manusia tak luput dari salah ujarnya.(Idham/Novita)

Antisipasi Longsor juga Penahan Tiang Jembatan BPDB Kabupaten Lahat Bangun Tembok Penahan Sungai Lematang


LAHAT, DS - Bencana banjir bandang dan Longsor terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Lahat menjadi suatu perhatian yang sangat besar bagi pemerintah pusat,untuk itu Badan Nasional Penagulangan Bencana BNPB Pusat Tahun 2021 mengelontorkan dana sebesar 7 Milyar ke Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Lahat.


Dengan tujuan untuk mengatasi terjadinya erosi kembali di aliran Sungai Lematang yang berimbas selain banjir juga terjadinya longsor di pingiran Sungai Lematang terutama di wilayah Benteng .


Dimana di Wilayah benteng ini berdiri Jembatan penghubung dua Kecamatan dan merupakan salah satu akses vital antara kecamatan Kota Lahat dan Kecamatan Lahat Selatan .


Alia Afandi Kepala BPBD Kabupaten Lahat didapmpingi  Ananta ST, MT Kabid Kedaruratan BPBD  mengatakan 17/2 alhamdulilah tahun ini Pemerintah Kabupaten Lahat melalui BNPB mengagarkan dana untuk pemasangan dan pembangunan Tembok Penahan sepanjang 820 M Lebar 5 M kedalaman pondasi 1,5 M dengan diameter 1,1 M dan diamensi 2,2 M serta panjang jarak Pondasi 4 M


Adanya pembangunan tembok penahan yang kita laksanakan tahun ini untuk bertujuan selain mengantisipasi terjadinya longsor di pingiran tebing sungai juga untuk sebagai penahan struktur bangunan tiang jembatan agar tidak goyang atau tergerus akibat lonsoran tanah hingga menjadikan tiang jembatan menjadi miring,ini bisa berakibat patal jembatan bisa roboh karenanya ujar Alia Afandi.


Icap selaku kepala wilayah desa Tuara Payang Kecamatan Lahat Selatan ketika diminta tanggapan awak media mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah yang telah memperhatikan kelongsoran yang terjadi di pangkal jembatan penghubung dua kecamatan yang berlokasi di Wilayah desa Tanjung Payang .


Yang mana kami perangkat desa melalui musdes berupaya dan berusaha menyampaikan permasalahan ini kepada pemerintah daerah agar dapat mengupayakan adanya pembangunan pembangunan tembok penahan alhamdulilah upaya dan usaha yang kami lakukan berhasil.


Icap menambahkan dengan dilaksanakan pembangunan dan pemasangan tembok penahan tahun ini upaya pengembangan pariwisata melalui Usaha Kecil Menengah (UKM) dipinggiran sungai Lematang yang dilakukan masyarakat dapat dilaksanakan tanpa adanya rasa takut terkena Longsor.


Disamping itu juga perhatian yang sangat besar diberikan pemerintah daerah untuk Desa Tuara Payang atas adanya pembangunan tembok penahan sepanjang 280 M dan akan dilaksanakan kembali dalam waktu dekat pembagunan Siring persawahan yang telah hancur untuk aliran sawah masyarakat seluas 360 Hektar bagi masyarakat Empat Desa yaitu desa Tuara Payang, Desa Karang Dalam, Desa Banjar Negara dan Desa Nantal katanya.(Idham/Novita )

Bupati Lahat Buka Sosialisasi SIJAPTI


Lahat, DS -- Sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama  ( SIJAPTI  dilingkungan Pemkab Lahat,  di laksanakan  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BPKSDM ) Kabupaten Lahat bekerja sama dengan Komisioner KASN.


Bertempat di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat  Bupati Lahat Cik Ujang, dihadiri Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE, MBA, Pj Sekda drs Deswan Irsyad  Komisioner KASN Dr. Rudiarto Sumarwono MM,  Assisten Komisioner KASN H. Thon Ferianto.S.Sos.MM, Tenaga Ahli KASN Pandu WidodoME,  selaku  Narasumber, Seluruh Camat, Lurah serta Kepala OPD lainnya sebagai peserta Sosialisasi ini.


Bupati berharap  dengan di laksanakan sosialisasi aplikasi Sejapti ( sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi ) melalui sosialisasi aplikasi Sijapti ini, meningkatkan efnsiensi, Efektivitas, profesionalisme, kinerja serta akses dalam penyampaian Dokumen rencana seIeksi dan laporan hasil seIeksi serta pengawasaan pelaksanaan pengisian jabatan pimpinan tinggi khususnya di Pemkab Lahat.


Laporan dhonie