NEWS

Slider

Satresnarkoba Polres Lahat Bakal di Praperadilan Pihak Keluarga Terkait Penangkapan Krismonika


Lahat,DS ---- Terkait penangkapan Krismonika Gusta (22) warga Perumnas Residen Pelangi Blok G nomor 06 Desa Manggul Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, yang ditangkap oleh Tim Satresnarkoba Polres Lahat pada tanggal 20 Januari 2021 sekitar pukul 17.30 WIB, sepertinya akan memasuki babak baru, dan bakal panjang.


Krismonika Gusta yang merupakan warga Batu Pance Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Lahat, karena, terduga menjadi pengedar Narkotika jenis Pil Ekstacy sebanyak dua butir, yang ditemukan petugas setelah melakukan beberapa kali memeriksa mobil milik tersangka Krismonika Gusta Agia berwarna Merah dengan nomor polisi (Nopol) BG 1540 EI.


Bertempat dirumah keluarga tersangka Krismonika Gusta di dusun II Desa Manggul Kecamatan Kota, Kabupaten Lahat, pada Rabu (24/02) sekira jam 18.30 WIB, melakukan jumpa Pers yang disampaikan langsung Ovi 35 Tahun dan Nato 25 Tahun selaku Ayuk dan Kakak dari Krismonika Gusta.


Dikutip dari perkataan Ovi didamping Nato mengklarifikasi apa yang telah tersebar di mulai dari penggeledahan hingga penangkapan Krismonika Gusta dinilai tidak sesuai dengan SOP. Karena, dinilai oleh keluarga tersangka, pemeriksaan untuk mencari barang bukti (BB) dari rumah Perumnas Residen Pelangi Blok G sampai kedalam mobil Agia warna Merah Nopol BG 1540 EI sempat berulang ulang kali.


"Disini terlihat tidak profesionalnya Tim Satresnarkoba Polres Lahat, untuk pemeriksaan didalam Mobil saja sempat tiga kali. Sehingga, awalnya kaleng Hemaviton C1000 letaknya didekat cail gigi, lalu berpindah dibelakang," katanya dalam klarifikasi keluarga.


Mirisnya, sambung Nato, dalam penangkapan tersebut jajaran Satresnarkoba tidak menunjukkan sprint, serta melakukan pendampingan dari aparat pemerintahan sebagaimana diatur dalam undang undang (UU) yang berlaku.


"Sempat mau memaksa langsung masuk ke kamar Krismonika Gusta, tapi saya hadang. Tunggu pak, adik saya itu perempuan, jadi saya mintak jangan sembarangan masuk kekamar, tunggu biar saya saja memanggilnya," terang Nato dengan nada lantang.


Lantas, sambungnya, saat melakukan pemeriksaan Tim Satresnarkoba memintak kunci kontak motor maupun mobil. Dan, barulah melakukan pemeriksaan baik diruang tamu sampai dengan di mobil Agia milik Krismonika Gusta.


"Nah, saat diperiksa semuanya tidak ditemukan barang bukti (BB) yang dimaksud. Terdengar ketika pimpinan dari Satresnarkoba menanyakan ditemukan dijawablah nihil Ndan," ucap Nato menirukan perkataan saat di TKP.


Tidak sampai disitu saja, lanjut Nato, mendengar nihil dari anggota, kembali diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan ulang dimobil milik Krismonika Gusta dan melakukan Test Urien terhadap adiknya.


"Kembali lagi, diakui nihil dan Urine Negativ. Namun, saat kembali saya tanyakan dijawab anggota kau Idak perlu tahu, dan hasilnya 1 X 24 jam. Sehingga, pemeriksaan Krismonika Gusta sejak pukul 15.30 WIB sampai dengan 18-30 WIB, diperiksa untuk yang ketiga kalinya," tegas Nato.


Sangat disesalkan lagi, kata Oi, siadiknya yang dituduh selaku pengedar Narkotika jenis Pil Ekstacy itu, beberapa kali dipaksa melakukan tanda tangan dan dijanjikan akan mengubah Pasal yang dusangkakan oleh Satresnarkoba Polres Lahat.


"Dikarenakan, merasa dua butir pil Ekstacy bukan miliknya, sampai malam ini tersangka tidak menandatangi hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan Satresnarkoba Polres Lahat. Dan persoalan ini, sudah kami laporkan ke Kapolri, Kapolda, dan Kapolres Lahat, Irwasda Polda Sumsel, Provam Polda Sumsel," tukasnya.


Terakhir, Ovi berharap agar kasus yang menimpa adiknya dapat benar benar ditegakkan dengan seadil adilnya sesuai dengan peraturan yang ada. Terbukti, awal berkas usai penangkapan Krismonika Gusta dikirim oleh Satresnarkoba Polres Lahat, ditolak JPU.


"Dengan ditolaknya berkas awal oleh JPU, membuktikan bahwasannya diduga berita acara pemeriksaan (BAP) dan bukti bukti tidak kuat, sehingga, pengajuan berkas pertama ditolak JPU Kejari Lahat," pungkasnya.(Idham)

Camat Tanjung Tebat Memonitoring Pembangunan di Desa Tanjung Kurung Ulu dan Desa Tanjung Baru.


LAHAT, DS -Ariapulun SE beserta Forkomincam ( Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Tanjung Tebat, pada Selasa ini melaksanakan  Monitoring Pembangunan anggaran Dana Desa tahun 2020.



Menurut Camat disela kegiatannya kepada Awak Media 23/2 mengatakan " 

Monitoring dan evaluasi sebagai salah satu bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi Kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan dari Dana  Desa agar sesuai peraturan perundangan yang berlaku saat ini.



Tujuan  dari pelaksanaan monev kemasing-masing desa terkait pelaksanaan pembangunan di Desa menggunakan dana desa, agar tidak terjadi penyimpangan. Monitoring ini, " ujar Camat Tanjung Tebat.


Fikrol selaku Kades Desa Tanjung Kurung Ulu yang mengokasikan Dana Desa tahun 2020 pada Gedung Perpustakaan dengan ukuran  6x 9 m ditargetkan akan selesai tahun ini karena terkandala Covid- 19" kata Kades.


Selain itu juga membangun  Jembatan air sepanjang 20 m lebar 1 meter dengan ketinggian 130 cm" diharapkan fungsi nya bermanfaat kepada warganya.



Selaras dikatakan  Ahmad Zulperi Kades Tanjung Baru menggungkap bahwa Dana Desa  tahun 2020 dibangunkan     Gedung Paud ukuran 9x12 m diselesaikan APBD Perubahan ditargetkan tahun ini selesai, dikarenakan terkandala Wabah Covid-19, Insya Allah Gedung Paud nantinya kita fungsikan sesuai dengan fungsinya " tandas Kades Tanjung Baru.


Laporan NID

Kapus Kota Agung " Pendistribusian Vaksin Sinovac Ke 2 Kecamatan Kota Agung Baru 50 %


LAHAT,DS - Setelah sukses penyuntikan Vaksin tahap pertama usai di Puskesmas Kota Agung yang diselenggarakan serentak pada tanggal 1 Februari 2021 dan tahap kedua pada tanggal 15 Februari lalu,  Vaksinasi tahap kedua kali baru 50 % dilaksanakan.


Namun hingga saat ini, baru sebagian Nakes ( tenaga kesehatan ) yang sudah mulai mendapat vaksinasi. Sebagian lagi masih harus menunggu, karena sejumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) masih berfokus menyelesaikan pendistribusiannya.


Hal ini disampaikan Ratna Tiurlan Amd Keb, SKM ketika disambangi Awak Media diruang kerjanya 23/2 " saat sekarang ini  dalam pendataan  berapa Nakes, TNI- POLRI, ASN, Pegawai Bank BRI, Bank Sumsel Babel, Karyawan  PT Pos dan Karyawan PDAM di Kecamatan Kota Agung,  tahap pertama pencapaaian  80,9%  dari Nakes 12 orang yang Bumil tidak di Vaksin. Alhamdulilah  penyuntikan vaksin tahap 1 dan 2  tiada kendala, " ujar Kapus.


Kapus Kota Agung menghimbau 

Jangan takut di Vaksin karena sudah diteliti  oleh BPOM, aman, dan rumor yang beredar Vaksin ini tidak halal itu tidak benar. Kita berharap dengan di Vaksin Imun tubuh kita kebal dan Wabah virus Corona  berakhir dan hidup kita kembali dan tenang" pesan Ratna Tiurlan 


Laporan dhonne

Update Covid 19 Dibumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat Per Hari Ini


LAHAT, DS - Ketua gugus tugas taupiq Jubir terus memberikan update ke publik agar dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat,  agar terus mematuhi protokol kesehatan dikabupaten Lahat

 Tanggal 20 Februari 2021 yang terinfeksi diKabupaten Lahat yang meninggal dunia 34 orang. 


Begitu pula Dengan SuSpek (ODP+PDP) berjumlah  627 orang dalam proses 11 orang, untuk kontak erat berjumlah 2905 orang dalam proses 45 orang sedangkan probable masih tetap 23 orang.


Taufiq menambahkan dengan terus menurunnya angka pasien yang terinfeksi Virus Corona insayallah kedepannya kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 serta dapat menuju hidup New normal.


Saya selaku  ketua Gugus  berharap kepada masyarakat di Kabupaten Lahat terus lah mematuhi aturan Protokol kesehatan dengan terus melaksanakan 5 M dan jangan lengah soalnya kita tidak mengetahui kapan dan dimana kita terkena dan terinfeksi virus Covid 19.



Laporan dhonie

SKK Migas - Pertamina EP Serahkan Ventilator Buatan Dalam Negeri Ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang.


PALEMBANG Duta Sumsel -- Perusahaan pertambangan minyak SKK Migas, Pertamina EP bersinergi dengan Polda Sumsel dalam upaya membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan Pandemi Covid-19 di Sumsel.



Tidak hanya dengan penerapan protokol kesehatan disetiap kegiatan rutinitasnya namun juga terus membantu memperkuat lini unit penanganan darurat Covid-19 melalui penambahan 2 unit Ventilator PM-01 karya anak bangsa di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.


Bantuan 2 (dua) unit Ventilator Parametrik tipe PM-01 kepada RS Bhayangkara M Hasan Palembang ini nantinya akan digunakan untuk penanganan pasien dari anggota Polri maupun masyarakat umum di Sumsel.



Pertamina EP Asset 2 Legal & Relations Manager Fransiska,  mengatakan Pertamina EP selaku Kontraktor Kontrak Kerjasama Minyak dan Gas bumi di bawah SKK Migas sangat mendukung tugas dan tanggung jawab Polri khususnya Polda Sumsel yang saat ini mempunyai tugas berat dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19, apalagi resiko anggota kepolisian sangat besar sebagai garda terdepan dalam menciptakan Kamtibmas di masyarakat.


Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang AKBP Dr. Wahono Edhi Prastowo menyambut baik dan mengapresiasi adanya bantuan ini.


 “tentunya ventilator buatan dalam negeri ini sangat membantu tugas kami dalam mempercepat penanganan pasen darurat Covid-19, apalagi RS Bhayangkara M Hasan Palembang merupakan salah satu RS Rujukan yang menangani pasien Covid-19 cukup banyak” ujarnya.




Terpisah Pertamina EP Asset 2 General Manager Astri Pujianto mengapresiasi Polda Sumsel khususnya dalam dukungan pengamanan objek vital nasional industri hulu minyak dan gas bumi serta penanganan perkara-perkara seperti pencurian aset negara, sabotase, sengketa lahan maupun kasus-kasus lainnya yang dapat menghambat kinerja Pertamina EP sebagai garda terdepan dalam pemenuhan pasokan energi minyak dan gas bumi di Sumatera Selatan.


Saat ini PT Pertamina EP masih menjadi produsen Migas terbesar di Sumatera Selatan dengan produksi minyak berkisar 17.622 Barel Per Hari dan gas berkisar 349 Juta Standar Kaki Kubik per Hari. Selain itu kontribusi hulu migas dari SKK Migas-Pertamina EP sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah untuk wilayah Sumatera Selatan juga turut membantu pembangunan di wilayah Sumatera Selatan.(ril)

Suberanudin Klarifikasi Pemberitaan Pungutan Pajak Rumah Ibadah


Lahat, Dutasumsel - Terkait adanya pemberitaan yang diberitakan oleh beberapa media online yang sempat membuat warga Lahat mengira bahwa ada pajak yang dipungut oleh BAPENDA dirumah ibadah ( Masjid ).


Suberanudin Kepala Bapenda Kabupaten Lahat saat ditemui oleh awak media dikantornya 18/2 sambil tersenyum ramah subran mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi terkait adanya pemberitaan tentang pungutan Pajak Rumah ibadah / masjid yang terletak di RT 004 RW 02 Talang jawa selatan. 


Dijelaskanya Rumah ibadah , sekolah dan pasilitas umum tidak akan dipungut pajak karena sudah ada aturanya dari Negara.


sambil melempar senyum ramah Subran menjelaskan bahwa , berawal dari pendataan yang dilakukan oleh PT.CITRA CO ditahun 2020 dan dibantu RT dan RW setempat, mereka melakukan pendataan Warga RT004 RW 02 Talang Jawa Selatan yang hasil dari pendataan tersebut diserahkan Bapenda Lahat untuk dibukukan secara administrasi.


Masih sambungya setelah dibukukan secara administrasi , kami Bapenda akan memberikan SPPT ( surat pemberitahuan pajak terhutang ) sesuai dengan data yang diberikan PT.CITRA CO selaku pihak ketiga dan pastinya diketahui RT / RW SETEMPAT.


setelah SPPT diberikan kepada pemerintah setempat dan atau ada yang Langsung diberikan kepada warga , kami Bapenda Lahat memberikan waktu tiga bulan untuk menyangga ( surat sanggahan ), bila ada RUMAH IBADAH , SEKOLAH DAN PASILATAS UMUM yang termasuk atau tercecer dalam pencatatan yang dilakukan.


sambil menyapa kami untuk mempersilahkan minum , Subran selaku kepala Dinas Bapenda Lahat mengatakan " akuni jeme muslim , kalu pacak nak nyumbang bukan nak disumbang apalagi dengan sengaja memungut.*. 


Dalam pemberitaan yang sangat menjadi pembelaharab kami untuk berbenag kedepanya , saya pribadi memohon maaf kepada masyrakat atas adanya kekeliruan ini dan kepada tuhan saya mohon ampun , dan kami Atas nama Bapenda Lahat tidak akan menyalahkan dan mencari pembenaran akab tetapi sebagai pengingat bahwa manusia tak luput dari salah ujarnya.(Idham/Novita)

Antisipasi Longsor juga Penahan Tiang Jembatan BPDB Kabupaten Lahat Bangun Tembok Penahan Sungai Lematang


LAHAT, DS - Bencana banjir bandang dan Longsor terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Lahat menjadi suatu perhatian yang sangat besar bagi pemerintah pusat,untuk itu Badan Nasional Penagulangan Bencana BNPB Pusat Tahun 2021 mengelontorkan dana sebesar 7 Milyar ke Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Lahat.


Dengan tujuan untuk mengatasi terjadinya erosi kembali di aliran Sungai Lematang yang berimbas selain banjir juga terjadinya longsor di pingiran Sungai Lematang terutama di wilayah Benteng .


Dimana di Wilayah benteng ini berdiri Jembatan penghubung dua Kecamatan dan merupakan salah satu akses vital antara kecamatan Kota Lahat dan Kecamatan Lahat Selatan .


Alia Afandi Kepala BPBD Kabupaten Lahat didapmpingi  Ananta ST, MT Kabid Kedaruratan BPBD  mengatakan 17/2 alhamdulilah tahun ini Pemerintah Kabupaten Lahat melalui BNPB mengagarkan dana untuk pemasangan dan pembangunan Tembok Penahan sepanjang 820 M Lebar 5 M kedalaman pondasi 1,5 M dengan diameter 1,1 M dan diamensi 2,2 M serta panjang jarak Pondasi 4 M


Adanya pembangunan tembok penahan yang kita laksanakan tahun ini untuk bertujuan selain mengantisipasi terjadinya longsor di pingiran tebing sungai juga untuk sebagai penahan struktur bangunan tiang jembatan agar tidak goyang atau tergerus akibat lonsoran tanah hingga menjadikan tiang jembatan menjadi miring,ini bisa berakibat patal jembatan bisa roboh karenanya ujar Alia Afandi.


Icap selaku kepala wilayah desa Tuara Payang Kecamatan Lahat Selatan ketika diminta tanggapan awak media mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah yang telah memperhatikan kelongsoran yang terjadi di pangkal jembatan penghubung dua kecamatan yang berlokasi di Wilayah desa Tanjung Payang .


Yang mana kami perangkat desa melalui musdes berupaya dan berusaha menyampaikan permasalahan ini kepada pemerintah daerah agar dapat mengupayakan adanya pembangunan pembangunan tembok penahan alhamdulilah upaya dan usaha yang kami lakukan berhasil.


Icap menambahkan dengan dilaksanakan pembangunan dan pemasangan tembok penahan tahun ini upaya pengembangan pariwisata melalui Usaha Kecil Menengah (UKM) dipinggiran sungai Lematang yang dilakukan masyarakat dapat dilaksanakan tanpa adanya rasa takut terkena Longsor.


Disamping itu juga perhatian yang sangat besar diberikan pemerintah daerah untuk Desa Tuara Payang atas adanya pembangunan tembok penahan sepanjang 280 M dan akan dilaksanakan kembali dalam waktu dekat pembagunan Siring persawahan yang telah hancur untuk aliran sawah masyarakat seluas 360 Hektar bagi masyarakat Empat Desa yaitu desa Tuara Payang, Desa Karang Dalam, Desa Banjar Negara dan Desa Nantal katanya.(Idham/Novita )

Bupati Lahat Buka Sosialisasi SIJAPTI


Lahat, DS -- Sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama  ( SIJAPTI  dilingkungan Pemkab Lahat,  di laksanakan  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BPKSDM ) Kabupaten Lahat bekerja sama dengan Komisioner KASN.


Bertempat di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat  Bupati Lahat Cik Ujang, dihadiri Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE, MBA, Pj Sekda drs Deswan Irsyad  Komisioner KASN Dr. Rudiarto Sumarwono MM,  Assisten Komisioner KASN H. Thon Ferianto.S.Sos.MM, Tenaga Ahli KASN Pandu WidodoME,  selaku  Narasumber, Seluruh Camat, Lurah serta Kepala OPD lainnya sebagai peserta Sosialisasi ini.


Bupati berharap  dengan di laksanakan sosialisasi aplikasi Sejapti ( sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi ) melalui sosialisasi aplikasi Sijapti ini, meningkatkan efnsiensi, Efektivitas, profesionalisme, kinerja serta akses dalam penyampaian Dokumen rencana seIeksi dan laporan hasil seIeksi serta pengawasaan pelaksanaan pengisian jabatan pimpinan tinggi khususnya di Pemkab Lahat.


Laporan dhonie

Tenaga Medis Puskesmas Bandar Jaya di Vaksin Sinovac


Lahat, DS--- Setelah Bupati dan Forkominda Pemkab Lahat sukses di suntik Vaksin Sinovac bertempat di Puskesmas Bandar Jaya Lahat, kini giliran Kapus serta belasan tenaga Medis lainnya yang bertugas disini juga di suntik Vaksin. 16/2.


Suasana penyuntikan Vaksin berlangsung tenang dan tertib, Kapus Bandar Jaya Meliana Amd- Keb orang pertama di suntik Vaksin kedua. Setelah jeda 30 menit kondisi beliau tampak segar bugar. Begitu juga dengan tenaga Medis lainnya.


" Alhamdulilah kegiatan dua hari berturut penyuntikan Vaksin dimulai dari Bupati beserta Forkominda kemarin berlangsung sukses, agenda hari ini dilanjutkan penyuntikan 15 tenaga Medis, 2 tenaga Jejaring Internet dan Apoteker dan 1 dari MUI. Semuanya tanpa kendala " ujar Kapus Bandar Jaya. Kepada Awak Media


Tak lupa Kapus berpesan kepada masyarakat untuk tidak ragu disuntik Vaksin demi terhindarnya dari Virus Corona, mari sama- sama melawan keganasan virus ini. Tetap lah memakai masker, mencuci tangan, hindari kerumunan dan Mobilitas. Dengan di Vaksin berarti kita menyelamatkan banyak jiwa sehingga keadaan ekonomi yang terpuruk bisa menggeliat kembali.


 " pesan Meliana Am- Keb.


Laporan dhonie

Muba U-18 Futsal Championship dan Tenis Meja Bupati DRA Cup Bakal Digelar Sesuai Prokes


SEKAYU,DS.COM - Dua kejuaraan olah raga tingkat regional akan digelar di Musi Banyuasin. Yakni turnamen Futsal Muba U-18 pada dipenghujung Februari ini dan Turnamen Tenis Meja Bupati DRA CUP di bulan Maret mendatang. Kedua turnamen ini akan berjalan dengan suasana berbeda, yakni sesuai protokol kesehatan dan tatanan kebiasaan baru yang digariskan pemerintah.


Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispopar), Muhammad Fariz SSTP MM pada Rapat Persiapan Turnamen U-18 AFKAB Futsal dan Open Turnamen Tenis Meja Bupati DRA Cup Tahun 2021 di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (15/2/2020).


"Sesuai panduan protokol kesehatan (Prokes) terkait pelaksanaan kompetisi di masa COVID-19, pertandingan akan dilaksanakan tanpa penonton dan akan disiarkan secara langsung pada laman Media Sosial resmi Futsal Muba dan Pemkab Muba,"ujarnya.


Dikatakan Ketua Pengcab Futsal, Akhmad Toyibir SSTP MSi, Pertandingan Kompetisi Futsal U-18 diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se Provinsi Sumsel. Dijadwalkan akan dilaksanakan pada 27-28 Februari 2021 bertempat di Stable Berkuda Sekayu.


"Kegiatan ini sebagai pemanasan dan pembuktian kesiapan Kabupaten Muba pada kejuaraan selanjutnya yaitu Liga Nusantara pada Agustus 2021 mendatang. AFKAB Futsal Muba akan melakukan pengadaan court/Interlock lapangan futsal dengan ukuran 20x40 meter persegi. Jika ini terwujud, maka Muba menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang memiliki lapangan futsal dengan standar Internasional,"papar Ibir.


Mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi menyambut baik rencana dua kompetisi tersebut. Dirinya menandaskan agar turnamen digelar sesuai protokes karena dilaksanakan di masa pandemi COVID-19. Apriyadi menegaskan kegiatan olahraga harus dengan aturan-aturan yang ketat.


"Sebagai tuan rumah kita harus siapkan segala kebutuhan untuk kompetisi ini, baik urusan administrasi maupun teknisnya. Izin keramaian harus ada, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau melanggar aturan,"ucap Sekda.


Dikatakan Sekda, sesuai protokol kesehatan maka teknis turnamen agar disesuaikan prokes yakni para pemain sebelum tanding harus diuji tes swab terlebih dahulu. Kita tak ingin muncul cluster baru dari kegiatan kompetisi ini.


"Kalau kegiatan olahaga ini berjalan dengan lancar dan sukses pastinya akan ada pergerakan ekonomi, selain itu juga kita bisa tunjukkan kepada masyarakat walaupun kondisi sulit namun tekait kegiatan menjaga imunitas dan pergerakan ekonomi, bisa kita lakukan berbarengan,"pugkasnya.(hsril)