NEWS

Slider

Tiga Jabatan Esselon II Lubuk Linggau Dirotasi. Zulfikar Jabat Kepala BPKAD

 
LUBUKLINGGAU – Wali Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan. H. SN. Prana Putra Sohe, melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau di Op Room Moneng Sepati, Senin, (18/1/2021).


Ketiga pejabat tersebut yakni Zulfikar sebelumnya sebagai kepala BKPSDM dilantik dalam jabatan baru sebagai kepala BPKAD, kemudian, Imam Senen, yang sebelumnya sebagai kepala BPKAD dilantik sebagai Sekretaris DPRD Lubuklinggau, sementara Kgs. Efendi Ferry dilantik sebagai Asisten II.

Walikota Lubuklinggau  menyampaikan usai pelantikan bahwa ia menginginkan kepada para pejabat untuk tunjukan kinerja yang bagus cari ide-ide yang kreatif agar Kota Lubuklinggau maju. “Tugas kalian cari ide yang brilian, gebrakan-gebrakan dan inovasi yang baru,” tutupnya. 

Bupati Muba Dodi Reza Latih ASN Hingga Camat ke Pusdiklat BAIS


Amankan Objek Vital dan Deni Ceni di Muba 


Resmi Kerjasama, Pemkab Muba Gandeng BAIS TNI 


JAKARTA- Zero konflik yang terus terjaga di Kabupaten Musi Banyuasin sejak tiga tahun belakangan tidak terlepas dari komitmen Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang selalu melakukan deteksi dini dan meminimalisir potensi konflik. 

Guna menjaga hal tersebut, sejak tahun 2020 lalu Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sudah menjajaki komunikasi dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) untuk lebih mengoptimalkan Deteksi Dini dan Cegah Dini (Deni Ceni) serta mengamankan objek vital di Bumi Serasan Sekate. 

"Hari ini secara resmi Pemkab Muba bersama BAIS melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS), dan rencananya Februari nanti ASN hingga Camat di Muba akan dilatih langsung pada Pusdiklat Satinduk BAIS TNI di Cilendek Bogor," ungkap Bupati Muba Dodi Reza di sela Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemkab Muba dengan BAIS dalam rangka Pengusatan Optimasi Sumber Daya Pemkab Muba di Kantor BAIS TNI Kalibata Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021). 


Dikatakan, pelatihan tersebut dengan harapan dimana semua aparatur Pemkab Muba wajib sifatnya mengetahui lebih cepat dan mencegah lebih cepat juga jika terjadi kondisi yang bakal terjadi konflik di masyarakat. 


"Sehingga penanganan permasalahan yang akan terjadi baik itu bencana alam maupun non alam lebih cepat ditanggapi atau diminimalisir," ujar Kepala Daerah Inovatif 2020 itu. 

Lanjutnya, kerjasama tersebut dilakukan secara menyeluruh dan menyesuaikan kebutuhan Pemkab Muba. "Kerjasama nantinya juga bisa di implementasikan untuk kebutuhan screening calon Kades, dimana kita bisa minta bantuan BAIS atau kita butuh memberikan Diklat Dasar tentang intelijen," tuturnya. 

Dodi merinci, direncanakan untuk tahun 2021 ini akan ada 2 angkatan pelatihan dan tiap angkatan sebanyak 40 peserta terpilih, untuk unsur pesertanya terdiri dari Camat, Kasi Trantib, Lurah, dan utusan dari beberapa OPD. "Insya Allah pertengahan Februari 2021 kegiatan pelatihan sudah dapat kita laksanakan sepanjang kondisi pandemi COVID-19 sudah stabil," bebernya. 

Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel ini menambahkan, peserta nantinya yang sudah mendapatkan pelatihan dari BAIS tersebut akan turut andil juga mengamankan objek vital yang ada di Muba. "Kerjasama dengan BAIS ini dapat lebih memaksimalkan upaya menjaga zero konflik di Muba dan menjaga keamanan masyarakat," sebutnya. 


Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Letnan Jenderal TNI, Joni Supriyanto mengapresiasi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam upaya menjaga keamanan dan ketentraman wilayah di Muba. 


"Melalui PKS ini keamanan objek vital serta Deni Ceni di Muba akan lebih maksimal lagi karena sumber daya di Muba akan dibekali kemampuan yang baik dan benar dalam mencegah dan menangani konflik," ungkap dia. 

Joni berkeyakinan, Indonesia akan semakin kondusif dengan adanya komitmen yang kuat dari Kepala Daerah seperti Bupati Muba Dodi Reza untuk menjaga ketentraman dan keamanan wilayah. "Semoga Indonesia semakin kondusif, dan daerah lainnya di Indonesia punya komitmen tinggi seperti Muba untuk menjaga keamanan daerah," tandasnya. 

Dalam kesempatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemkab Muba dengan BAIS dalam rangka Pengusatan Optimasi Sumber Daya Pemkab Muba tersebut, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA turut didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Yudi Herzandi SH MH, Kepala Badan Kesbangpol H Soleh Naim, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Kabag Kerjasama Muba Dicky Meiriando SSTP MH, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Muba Rangga Perdana Putra SSTP.(hsril)

Bupati Musi Rawas Pimpin Rapat Staf di Kecamatan Tugumulyo dan Sumberharta


MUSIRAWAS,DS - Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menghadiri Rapat Staf bersama Camat, Kepala Desa/Lurah dan Staf Kecamatan di Kantor Kecamatan Tugumulyo dan Kecamatan Sumberharta, Senin 18/1/2021.


Dalam kunjungannya Bupati mengawali kunjungannya ke Kantor Camat Tugumulyo dan dilanjutkan ke Kantor Camat Sumberharta. Kegiatan kunjungan Bupati dalam rapat staf kecamatan tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan pembinaan kepada Kepala Desa dan Staf Kecamatan. 

Bupati dalam sambutannya menyampaikan kepada Kepala Desa/Lurah untuk fokus utama dalam memutus mata rantai Covid-19, sebab Kades merupakan ujung tombak di Desa.
"Saya himbau untuk para Kades memantau aktifitas masyarakat, diatur untuk menerapkan protokol kesehatan, jangan biarkan ada keramaian yang menyebabkan kerumunan tanpa prokes", Ucap Bupati.


Selanjutnya Bupati menyampaikan terimakasih kepada Kepala Desa di Kabupaten Musi Rawas dalam alokasi Dana Desa di Kabupaten Musi Rawas.

"Khusus dana desa, dari 2018 alokasi Dana Desa dinilai baik oleh KPK, dana desa di Kabupaten Musi Rawas memberikan nilai yang maksimal dalam pelaksanaannya, saya berharap agar komitmen yang sudah dijalankan ini dapat dipertahankan". Ujar Bupati

Lubuklinggau-Komitmen dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkotika merupakan tanggung jawab bersama


Lubuklingau, DS - Guna memerangi permasalahan yang melibatkan kartel di berbagai lini ini, selain terus berupaya melakukan penegakan hukum pemberantasan Narkotika, Polres Lubuklinggau juga rutin melakukan pemeriksaan urine bagi jajarannya.


Seperti yang dilakukan Korps Bhayangkara di Lubuklinggau (18/01/2021) mendadak beberapa Anggota dites urine, setelah apel pagi, sekira pukul 08.30 WIB.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa pemeriksaan urine tersebut kami inisiasi secara mendadak saja.

“Ketika Apel rutin tadi, kebetulan Saya yang ambil apel, Saya perintahkan tidak ada Anggota yang meninggalkan tempat. Dari situ, Tim Medis dan Tim dari Sat Narkoba Saya perintahkan, untuk menyiapkan IVD atau in vitro diagnostic alat cek urine” jelas Kapolres.

Dilanjutkannya, “Secara random, kami pisahkan sampel pemeriksaan rutin, prioritas utama Personel yang tergolong masuk kategori pleton pembinaan besutan Kapolda Sumsel atau dikenal dengan istilah Mang Pedeka Jero, ditambah perwakilan masing-masing Satuan fungsi, Polwan, termasuk ASN di Polres Lubuklinggau.

Dalam sceen test drug menggunakan IVD ini, pelaksanaan kami pantau secara langsung di ruang propam Polres Lubuklinggau.

Tidak hanya Anggota, Saya, pak Waka, para Kabag dan Perwira juga kita cek urine bersama-sama, hasilnya langsung kita perlihatkan didepan semuanya” ujar Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan urine tercatat 35 Personel Polres Lubuklinggau yang menjadi sampel, belum ditemukan ada yang terindikasi mengkonsumsi Narkotika semua nya negatif. 

Peletakan Batu Pertama 62 Rumah di Pasar Bawah di Launcing Wabup Lahat


LAHAT, DS - Kebakaran hebat yang melanda 62 rumah diKelurahan Pasar Bawah RT 3 dan 4 RW 01 dan 02 Kecamatan Lahat mengakibatkan ratusan Keluarga terpaksa harus mengungsi dirumah sanak saudaranya, setelah beberapa bulan kemudian berkat upaya Pemerintah Kabupaten Lahat maka pada hari Senin 18 Januari 2021dilaksanakan Rekonstruksi peletakan batu pertama oleh Wabup Lahat H. Haryanto SE, MM.



Walau cuaca kurang bersahabat mengiringi  prosesi peletakan batu pertama tersebut, hadir pula Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST, Karlak BPBD drs Alia Afandi MM, Camat Lahat Zubhan Awali S, ST, MSi, Inspektur Ispektorat Yunisa Rahman, beserta unsur Forkominda lainnya, KSM ( kelompok swakelola  masyarakat)  dan warga korban kebakaran.


Helmansyah SE selaku Lurah Pasar Bawah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lahat dalam keseriusan membangun perumahan korban kebakaran, " Alhamdulilah sebentar lagi impian korban bencana akan segera terwujud." ujar Lurah ketika dibincangi Awak Media.


Sementara itu Wabup Lahat berharap semoga pelaksanaan pengerjaan perumahan ini tiada kendala sesuai dengan rencana.


Laporan NID

Update COVID-19 Muba: Penambahan 13 Kasus Positif


SEKAYU,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (17/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 13 kasus terkonfirmasi positif COVID-19. 


"Ada penambahan 13 kasus positif per 17 Januari 2021," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 843 perempuan usia 18 tahun asal Sekayu, kasus 844 perempuan 28 tahun Sekayu, kasus 845 perempuan 16 tahun Lawang Wetan, kasus 846 perempuan 11 tahun Sekayu, kasus 847 perempuan 47 tahun Lawang Wetan, kasus 848 Laki-laki 47 tahun Lawang Wetan, kasus 849 perempuan 16 tahun Lawang Wetan. 

"Kemudian, kasus 850 Laki-laki 20 tahun Sekayu, kasus 851 Laki-laki 31 tahun Sekayu, kasus 852 perempuan 3 tahun Sekayu, kasus 853 perempuan 3 tahun Sekayu, kasus 854 Laki-laki 9 tahun Sekayu, dan kasus 855 Laki-laki 3 tahun Sekayu," bebernya. 

Diketahui, hingga 17 Januari 2021 ada sebanyak 855 kasus diantaranya 730 kasus sembuh, 92 masih dirawat, dan 33 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 17 Januari 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau, 1.199 kontak erat 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 0 proses pengawasan 163 selesai pengawasan.(red) 

HUT ke-10 Tungkal Jaya Muba, Bupati Dodi Reza Beri Banyak Hadiah


SEKAYU,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-10 Kecamatan Tungkal Jaya di Lapangan Bola Kaki Desa Berojaya Timur, Sabtu (16/1/2021).


Pada acara tersebut, Bupati Muba mengucapkan selamat Ulang Tahun kepada Kecamatan Tungkal Jaya yang ke-10.

Ia menyampaikan bertepatan dengan hari spesial itu akan memberikan kado yang spesial juga bagi masyarakat Tungkal Jaya, salah satunya akan menyelesaikan pembangunan jalan penghubung desa sekitar 15 km sehingga tuntas 23 km, yang telah selesai ditingkatkan 4,1 km tahun 2020 dan 3,5 km pada tahun sebelumnya.

"Untuk tahun 2021 ini peningkatan jalan tersebut kita lanjutkan lagi supaya tersambung dari ujung Pandan Sari ke ruas jalan nasional Sungai Lilin dan Jambi," katanya.

Kado selanjutnya Bupati akan mendorong usulan peremajaan kebun sawit rakyat ke pemerintah pusat, dimana telah diusulkan masyarakat Tungkal Jaya seluas 30.000 hektar.

"Tahun depan ada kado lagi, kita akan nyambungkan jaringan gas rumah tangga sebanyak 3000 jaringan, untuk meringankan beban ibu-ibu," ujar Dodi.

"Banyak yang nanti akan kita bangun, salah satu juga untuk dua tahun kedepan salah satunya menyambungkan jalan strategis Kabupaten (Jalan Segitiga Emas Muba) ke Jalan Tol Trans Sumatera, nanti kita mintakan exit tolnya masuk di Kecamatan Tungkal jaya," sambungnya.


Sementara Camat Tungkal Jaya Sugeng Riadi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba atas program-programnya terkait hilirisasi industri karet dan sawit, seperti aspal karet dan bensin sawit, sehingga harga jual dua komoditas tersebut meningkat.


"Alhamdulillah sekarang petani sawit dan karet bisa menikmati dengan harga yang baik," ucap Sugeng.

Camat Tungkal ini juga bersyukur karena saat ini masyarakat sudah bisa kembali menikmati infrastruktur jalan yang bagus.

"Kami dari unsur Forkopimcam disini kompak. Kami kompak karena bangga dengan Pak Bupati yang peduli dengan kami," pungkasnya.

Dalam kegiatan ini dilakukan pula penyerahan bantuan oleh Bupati Muba berupa bantuan dari BAZNAS Muba untuk kelompok ternak itik di Desa Sinar Harapan, Desa Sri Mulyo, dan kelompok ternak itik Desa Banjar Jaya, masing-masing dua kelompok dengan bantuan sebesar  Rp 10 juta. Bantuan sembako kepad santri Pesantren Darul Hikmah, Pesantren Mifa Furohman, bantuan untuk Masjid Al-Hidayah Tungkal jaya, dan bantuan meteran listrik gratis untuk Pesantren Hidayatul Zuamah Tungkal Jaya, serta bantuan Dinsos Muba berupa sembako sebanayk 15 paket diterima kaum disabilitas dan lansia.

Acara turut dihadiri Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Ketua DPRD Muba Sugondo bersama bersama para anggota DPRD diantaranya Edi Pramono, Afifni Junaidi, Edi Haryanto, M Isa, dan Firman Akbar, serta Para Asisten, dan Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba.

Setelah acara Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin juga melakukan peninjauan Trafo baru PT Mep untuk Kecamatan Tungkal Jaya yang diharapkan dapat mengatasi dan meminimalisir gangguan listrik di Kecamatan Tungkal Jaya.(hsril) 

Adera Field Sumbang Tambahan Produksi 751 BOPD dari Sumur BNG-A1.


PALI, DS - Upaya percepatan peningkatan produksi yang dilakukan oleh seluruh perwira PT Pertamina EP membuahkan hasil dengan adanya tambahan produksi minyak 751 BOPD dari Sumur BNG-A1 di Adera Field. 




Kesuksesan pemboran ini dinilai sangat luar biasa mengingat target awal produksi pemboran adalah 150 BOPD atau sukses 501% dari target awal. Meskipun, sayangnya target gas tidak tercapai mengingat target awal 2.5 MMSCFD yang diperoleh hanya 0.4 MMSCFD. Namun, secara equivalen target awal 565 BOEPD terlampaui karena realisasinya ternyata mencapai 819 BOEPD atau 145% dari target.




Selain itu, program pemboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E/53 1500HP ini sejatinya dilaksanakan dengan target 52 Hari Kalender dapat diselesaikan hanya dalam 48 Hari Kalender saja, sehingga efesiensi biaya dan waktu dapat signifikan. 




“Memang perlu penyesuaian mengingat adanya protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang sangat ketat sehingga ada screening kesehatan berkala yang dilakukan tentu membatasi beberapa aktifitas, namun Alhamdulillah kegiatan dapat dilaksanakan bahkan lebih cepat dari target waktu yang ditentukan” ujar Astri Pujianto selaku Asset 2 General Manager.




Menambahkan pernyataan Pujianto, dr. Nirwan Abidin selaku medical supervisor mengatakan bahwa penyesuaian protokol terjadi pada crew change dan operasi personil saat di lapangan. 




“Tentunya ada perbedaan saat melakukan operasional pemboran di waktu normal dengan di masa pandemi seperti screening medical test saat para engineer dan operator memasuki lokasi, semua personil tanpa terkecuali harus melalukan karantina selama 4 hari dan selanjutnya melaksanakan PCR test, begitu didapat hasilnya negative dan dinyatakan fit utk ke lokasi barulah personil bersangkutan diperbolehkan memasuki lokasi kerja, namun sebaliknya apabila hasil positif dan tidak fit personil yang bersangkutan tidak diperkenankan memasuki lokasi atau bekerja” ujar dr Nirwan.




Meskipun kegiatan pemboran dilakukan dengan penyesuaian protokol kesehatan selama Pandemi Covid-19, kegiatan pemboran dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan selamat.  Kegiatan pemboran sumur sukes dilakukan setelah komplesi pemboran pada Lapisan K1 Formasi Talang Akar (TAF) yang belum pernah diproduksikan di sumur-sumur sekitarnya. 




Adapun pemboran pada Blok Barat Struktur Benuang terakhir dilakukan pada tahun 1986, sehingga keberhasilan ini tentunya menjadi potensi baru dan membuka peluang peningkatan produksi di Field Adera.




Asset 2 Exploitation Senior Manager Adang Sukmatiawan menyampaikan keberhasilan pemboran di BNG-A1 di awal tahun 2021 ini menambah semangat Tim EPT di Asset 2 untuk mencari reservoir atau cadangan minyak baru yang belum pernah diproduksikan dan melakukan evaluasi potensi subsurface interfield serta bekerja sama dengan tim Drilling and Work Over untuk memitigasi potensi resiko drilling hazard mungkin ditemui.

Diduga Bidang Pelayanan RSUD Lahat Kurang Maksimal

Dr.Erlinda M Kes Direktur RSUD Harus Jeli Mata Jelas Pendengaran.


LAHAT, DS - Diduga bukan Hal Aneh lagi bagi masyarakat Kabupaten Lahat yang mengalami sakit dan berobat ke RSUD Lahat, dimana dugaan ini sudah diketahui sebagian besar masyarakat baik dari kalangan menengah keatas maupun dari kalangan menengah kebawah kalau jasa pelayanan yang dilakukan jajaran RSUD Lahat diduga kurang maksimal dalam melayani pasien yang sedang mengalami sakit baik sakit ringan juga sakit berat.


Padahal untuk jasa pelayanan bagi jajaran pegawai,dan Dokter di RSUD Lahat ini tidak gratis selain menerima gaji pokok,berbagai tunjangan juga pemerintah pusat setiap tahun mengucurkan anggaran dana BLUD seperti tahun kemarin 2020 anggaran dana BLUD yang dikucurkan Pemerintah Pusat sebesar Rp.21 Milyar untuk jasa Pelayanan seluruh jajaran yang bertugas di RSUD Lahat.


Namun dalam pelaksanaan diduga jasa pelayanan yang dilakukan jajaran pegawai maupun dokter di RSUD Lahat kepada masyarakat yang menderita sakit dirasakan masih ada kekurangan belum maksimal.


Terungkapnya adanya dugaan kurang maksimalnya persoalan di bidang jasa pelayanan RSUD Lahat terpantau awak media melalui investigasi ke beberapa sumber yang pernah dirawat di RSUD Lahat juga adanya pengakuan dari  masyarakat yang mendmpingi  keluarga dekat pasien yang mengalami Koma dan dinyatakan terinfeksi virus Corona berdasarkan hasil pemeriksaan bukan berdasarkan hasil Chek Rapites atau Sweb dan harus di bawa keruang Isolasi, namun pihak keluarga membantah dan menolak pihak keluarga hanya  mengharapkan jasa pelayanan medis dan non medis bisa maksimal saat kondisi pasien sudah terlihat parah di Ruang IGD RSUD Lahat,namun yang diterima hanya keluhan setelah pasien telah meninggal dunia.



Hal ini juga diakui salah satu pejabat RSUD ketika sedang ikut mengantar keluarganya untuk berobat di RSUD Lahat,saat akan diminta untuk menemani mengantarkan ke salah satu bagian,pegawai yang saat itu sedang bertugas menolak dengan alasan sibuk dan banyak kerjaan.


Dari Informasi yang diterima Awak media adanya dugaan permasalahan jasa pelayanan tidak maksimal yang menjadi pertanyaan dan dirasakan masyarakat Lahat ini sudah sering disampaikan baik secara lisan ke Direktur RSUD maupun dalam rapat, akan tetapi apa yang kita bahas dan sampaikan  sama sekali tidak digubris dan diperhatikan hingga sampai saat ini untuk jasa pelayanan di RSUD Lahat yang diduga masyarakat kurang maksimal belum ada perubahan untuk dilakukan perbaikan di sektor bidang jasa pelayanan medis dan non medis.


Terkait soal dugaan pelayanan kurang maksimal juga diakui salah seorang pejabat Pemda Lahat yang enggan disebut namanya ketika dikunjungi awak media diruang kerjanya beberapa waktu lalu tepatnya (12/1-2021)setelah dirinya telah sembuh dan dari hasil Sweb dinyatakan Negatif ia mengatakan  pada saat itu dirinya terinfeksi virus Corona dan harus di isolasi di RSUD Lahat, dimana pada saat dirawat pelayanan yang dilakukan tim medis terhadap pasien itu setiap enam jam sekali pengecekan kalau kita ada keluhan pada malam hari ketemunya bisa disampaikan pagi harinya, jadi kalau kita sakit parah timbut kumatnya malam hari kalau ajal menjemput tidak diketahui oleh tim medis yang sedang bertugas.


Sedangkan Dr.Erlinda M.kes selaku Direktur RSUD Lahat harus jeli mata dan jelas pendengaran dalam mengkaper berbagai informasi dan keluhan masyarakat terkait adanya dugaan jasa pelayanan di ruang Lingkup RSUD Lahat kurang maksimal agar dapat merespon dan mengambil langkah -- langkah perbaikan juga perubahan agar kedepan untuk jasa Pelayanan tidak ada lagi terdengar adanya keluhan dari masyarakat maupun keluarga pasien yang sedang dalam proses perawatan di RSUD Lahat.(Idham/Novita)

Pesona Virus Corona Mencapai 1.076 orang Masyarakat Kabupaten Lahat.


LAHAT, DS - Pesona virus Corona yang menyebar di NKRI hingga menjadikan Indonesia masuk dalam daftar peringkat tinggi di banding Negara lain, hingga bikin kita was was dan merasa takut bila terinfeksi virus Corona.


Pandeminya virus Corona ini juga terjadi di Sumatera Selatan termasuk Kabupaten Lahat dimana Pesona Virus Corona saat sekarang di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat mencapai 1.076 jiwa terkonfirmasi Positif Corona yang terbagi dari Jumlah secara keseluruhan 538 orang, meninggal 30 orang, sembuh 471 orang dan dalam proses 37 orang.


dikutip dari Taufiq jubir covid Kabupaten Lahat melalui update Covid-19.(15/1 ) Januari 2021 Kabupaten Lahat untuk Suspek ( ODP+PDP ) secara keseluruhan berjumlah 556 orang dalam

Proses 12  orang.


Sedangkan dari kontak erat berjumlah 2799 orang dalam proses 212  orang dan untuk probable saat sekarang

berjumlah 23 orang.(Idham/Novita)