NEWS

Slider

Bupati DRA Desak Pembangunan Exit Tol Terhubung dengan Jalan Segitiga Emas Muba


DRA Usulkan Rest Area Diperbanyak Untuk Hidupkan Perekonomian Warga 


Bupati DRA Rapat Jalan Tol Muba Di Kantor Staf Presiden

JAKARTA,DS.COM- Progress pembangunan jalan Tol Trans Sumatera menjadi perhatian serius Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Betapa tidak, jalan Tol Trans Sumatera pada ruas Betung (Sp. Sekayu) - Tempino - Jambi sepajang 131 km yang merupakan proyek strategis nasional dan program strategis di Kabupaten Musi Banyuasin tersebut sedikitnya melintasi enam Kecamatan di Muba yakni diantaranya Kecamatan Babat Supat, Kecamatan Lais, Kecamatan Keluang, Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Tungkal Jaya dan Kecamatan Bayung Lencir. 

"Ini tentu akan ada pengaruhnya bagi perekonomian warga, oleh sebab itu exit Tol Trans Sumatera ini harus terhubung dengan golden triangle atau segitiga emas dan kawasan industri hijau di Kabupaten Muba," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA usai menghadiri Rapat Tindak Lanjut Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Kabupaten Musi Banyuasin di Ruang Rapat Utama Kantor Staf Presiden, Gedung Binga Jakarta Pusat, Senin (11/1/2021). 


Kepala Daerah Inovatif ini juga mengungkapkan, pihaknya telah melakukan peningkatan jalan Sukarami-Simpang Sari- Tanah Abang-Saud-Selabu- Dawas-Berlian Makmur (C2) yang dilakukan di sepanjang 23,315 kilometer. 


"Jalan ini merupakan salah satu ruas jalan strategis Kabupaten yang menghubungkan 2 ruas jalan nasional yaitu jalan negara Sekayu- Mangun Jaya - Lubuk Linggau dan jalan negara Betung - Sungai Lilin - Jambi," jelasnya. 

"Ruas jalan Sukarami - C2 diharapkan menjadi ruas jalan yang terhubung langsung dengan rencana exit tol Betung-Jambi," tambahnya. 

Lanjutnya, Pemkab Muba juga mengusulkan agar rest area diperbanyak nantinya demi menghidupkan perekonomian warga sekitar. 

"Nanti kan pelaku UMKM di Muba bisa menghidupkan perekonomian mereka di lokasi rest area, ini akan terus kita perjuangkan," tegasnya. 

Sementara itu, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI, Febry Calvin Tetelepta didampingi Tenaga Ahli Utama KSP, Helson Siagian mengatakan dalam kesempatan rapat ini pihaknya sengaja mengundang para pemangku kepentingan untuk realisasi percepatan pembangunan infrastruktur jalan Tol. 

"Masukan dan rencana pak Bupati akan kami tampung, dan ini jelas tujuannya untuk memajukan daerah Muba serta menghidupkan perekonomian warga yang dilintasi jalan Tol khususnya bagi pelaku UMKM," ulasnya. 

Menurutnya, apa yang direncanakan Bupati Muba Dr Dodi Reza semata-mata demi kemajuan pembangunan dan perekonomian warga Muba. "Tentu harus di support," tandasnya. 

Dalam kesempatan menghadiri Rapat Tindak Lanjut Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Kabupaten Musi Banyuasin di Ruang Rapat Utama Kantor Staf Presiden tersebut Bupati Muba Dr Dodi Reza turut didampingi Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MSi, Kepala Dinas PUPR Herman Mayori ST MT, dan Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP.(hsril) 

Pemusnahan BB di Kejaksaan Negeri Lahat dihadiri Bupati Lahat


LAHAT, DS - Kejahatan Narkotika   di Bumi Seganti Setungguan masih menduduki tingkat teratas dikabupaten Lahat, pada empat bulan terakhir. Tindak pidanan Narkotika sudah  telah terorganisir di Kabupaten Lahat , ditakutkan generasi selanjutnya tergantung karena narkoba, diharapkan adanya kerjasama Pemerintah Desa. Kejahatan tindak penganiayaaan, di duduki tingkat kedua, baik penganiayaan maupun  pembunuhan  diharapkan Intensitas dari Polres Lahat untuk menangani masalah ini ujar Fithrah SH selaku Kajari Lahat disela- sela pemusnahan Barang Bukti kejahatan yang berhadil diungkap  selama tahun 2020.


Prosesi pemusnahan Barang bukti berlangsung khidmat dan tertib, diawali oleh Bupati Lahat Cik Ujang diikuti unsur Forkominda lainnya. Dilanjutkan dengan acara Pencanangan Zona Integrita menuju Wilayah bebas dari Korupsi  WBK)  dan Wilayah Birokrasi bersih dan melayani ( WBBM) di Kabupaten Lahat pada 11.


Bupati Lahat merasa Prihatin dengan penyebaran Narkoba sampai tingkat Desa sudah sangat memprihatinkan sekali di Kabupaten Lahat, namun beliau menekankan kepada seluruh elemen untuk bersama memerangi Narkoba. Insya Allah kejahatan Narkoba teratasi. 


Adapun Barang Bukti yang dimusnakan berupa : 

NARKOTIKA (40 perkara) : 

1.GANJA. 123,367 (seratus dua puluh tiga koma tiga enam tujuh) gram. 

2.METAMFETAMINA. 21,803 (dua puluh satu koma delapan nol tiga) gram.

3.MDMA. 8 (delapan) butir dengan berat 2,168 (dua koma satu enam delapan) gram. 


II. TIPIRING (4 perkara) : 

1.15 (lima belas) botol Minuman Keras berbagai merk yang didapat dari razia Pedagang Miras sebanyak 2 (dua) perkara.

2. 4 (empat) botol sisa minuman keras berbagai merk yang didapat dari razia ketertiban umum yaitu mengkonsumsi minuman keras di muka umum sebanyak 2 (dua) perkara.


 Jenis Narkotika sebanyak 40 perkara, dengan rincian yakni ganja sebanyak 123,367 (seratus dua puluh tiga koma tiga enam tujuh) gram,  jenis metamfetamina sebanyak 21,803 (dua puluh satu koma delapan nol tiga) gram dan jenis MDMA sebanyam 8 (delapan) butir dengan berat 2,168 (dua koma satu enam delapan) gram. 


Perkara tipiring sebanyak 4 perkara  dengan rincian 15 (lima belas) botol Minuman Keras berbagai merk yang didapat dari razia Pedagang Miras sebanyak 2 (dua) perkara, dan 4 (empat) botol sisa minuman keras berbagai merk yang didapat dari razia ketertiban umum yaitu mengkonsumsi minuman keras di muka umum sebanyak 2 (dua) perkara.




Laporan Kerbay Mulak

Wabup Mura Ikuti Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021 oleh Presiden Jokowi


MUSIRAWAS, DS - Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti Burlian, ikut serta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 Oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melalui Video Conference (Vidcon) di Replika Rumah Adat Kantor Bupati Musi Rawas, Senin (11/01/2021).


Dalam sambutannya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan jika Rakernas ini diadakan dalam rangka pembahasan program kerja Kementrian Pertanian Tahun 2021 untuk memperkuat peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi covid 19, dengan membawa visi pertanian maju, mandiri dan modern. 



Dimomen yang sama Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan apabila Food and Agriculture Organization (FAO) telah memperingatkan terjadinya krisis pangan kepada seluruh negara didunia dalam masa Pandemi Covid 19 ini, seperti imbas distribusi pangan dunia menjadi terkendala. 


Jokowi tekankan, pembangunan pertanian di Indonesia harus ditangani dengan serius, seperti pengadaan kawasan ekonomi skil untuk seluruh petani di Indonesia dipersiapkan dengan matang bukan hanya sekedar penditribusian pupuk serta bibit.


Dalam sambutannya Jokowi menambahkan, komoditas pertanian yang impor, seperti jagung, kedelai, gula dan bawang putih wajib segera diselesaikan. Harapan kedepannya, Indonesia tidak lagi impor pangan dan Indonesia dapat memproduksi pangan dengan mandiri.


Turut hadir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian.

Update COVID-19 Muba: Penambahan 23 Kasus Sembuh, 1 Positif, 1 Meninggal Dunia


SEKAYU,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (10/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 23 kasus sembuh, 1 positif, dan 1 kasus meninggal dunia. 


"Ada penambahan 23 kasus sembuh, 1 positif, dan 1 meninggal dunia per 10 Januari 2021," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. 

Povi merinci, adapun penambahan 1 kasus positif yakni kasus 791 perempuan usia 44 tahun asal Desa Wonorejo Kecamatan Bayung Lencir. 

"Kemudian, untuk kasus meninggal dunia dialami kasus 787 PDP 995 laki-laki usia 46 tahun asal Desa Lumpatan dan telah dimakamkan sesuai prokes COVID-19," jelasnya. 

Diketahui, hingga 10 Januari 2021 ada sebanyak 791 kasus diantaranya 693 kasus sembuh, 66 masih dirawat, dan 32 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 10 Januari 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau, 1.199 kontak erat 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 0 proses pengawasan 163 selesai pengawasan.(hsril) .

Update COVID-19 Muba: Bertambah 16 Kasus Sembuh, 22 Positif, 1 Meninggal Dunia


SEKAYU,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (9/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 16 kasus sembuh, 22 terkonfirmasi positif, dan 1 kasus meninggal dunia. 


"Ada penambahan 16 kasus sembuh 22 positif dan 1 meninggal dunia per 9 Januari 2021," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. 

Povi merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 769 perempuan usia 29 tahun asal Sekayu, kasus 770 Laki-laki 36 tahun Sekayu, kasus 771 perempuan 15 tahun Bailangu Timur, kasus 772 perempuan 18 tahun Sekayu, kasus 773 perempuan 16 tahun Kayuara, kasus 774 Laki-laki 31 tahun Tungkal Jaya, kasus 775 perempuan 21 tahun Tungkal Jaya, kasus 776 Laki-laki 38 tahun Tungkal Jaya, kasus 777 Laki-laki 24 tahun Tungkal Jaya, kasus 778 Laki-laki 22 tahun Tungkal Jaya. 

"Kemudian, kasus 779 Laki-laki 27 tahun Tungkal Jaya, kasus 780 Laki-laki 35 tahun Tungkal Jaya, kasus 781 Laki-laki 39 tahun Tungkal Jaya, kasus 782 perempuan 33 tahun Lais, kasus 783 perempuan 58 tahun Lais, kasus 784 perempuan 30 tahun Desa Karya Maju, kasus 785 Laki-laki 72 tahun Sekayu, kasus 786 Laki-laki 52 tahun Lumpatan 2, kasus 787 Laki-laki 46 tahun Dusun II Lumpatan 2, kasus 788 perempuan 28 tahun Batanghari Leko, kasus 789 perempuan 69 tahun Sekayu, dan kasus 790 laki-laki Lais," imbuhnya. 

"Untuk 1 kasus meninggal dunia dialami kasus 790 Laki-laki usia 68 tahun dari Lais dan telah dimakamkan sesuai prokes COVID-19," tambahnya. 

Diketahui, hingga 9 Januari 2021 ada sebanyak 790 kasus diantaranya 670 kasus sembuh, 89 masih dirawat, dan 31 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 9 Januari 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau, 1.199 kontak erat 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 0 proses pengawasan 163 selesai pengawasan.(hsril)

Staff Khusus Pendidikan Pimpin Pelantikan Pengurus IGI Lahat


LAHAT, DS - Demi meningkatkan Kualitas dan Kuantitas serta Kompetensi Guru  dalam membangun Dunia Pendidikan di Kabupaten Lahat, IGI ( Ikatan Guru Indonesia) Sabtu 9- 10  Januari 2021 menggelar Pelantikan Pengurus Daerah Kabupaten Lahat sekaligus kegiatan Pelatikan Managemen Dasar 



Bertempat di Gedung Pertemuan SMP N 5 Lahat,  Kegiatan ini dihadiri  M Aswin  MPd, MSi  Ketua IGI Sumsel, Mario MPd  Pengurus IGI Sumsel  , Staf Khusus  Bupati Pendidikan Kabupaten Lahat Mat Cik SH, Ketua MKKS  SMP dra  Sri Kurnia  beserta anggota dan pengurus IGI Lahat yang berjumlah 30 orang.


Mengawali kegiatan ini  Ketua IGI Lahat Repiandi MPd pada laporannya mengatakan " Pergantian Antar Waktu (PAW)  Periode 2016- 2021 yang sesuai dengan ketentuan perundangan, bahwa seorang Guru wajib menjadi anggota Profesi , serta guru perlu membentuk pengurus serta anggotanya dan sesuai dengan  visi misi menjadikan guru Kompenten. Optimalisasi semangat profesional danleadership guru untuk mencapai tujuan organisasi demi peningkatan kualitas pendidikan yang nyata.” meningkatkan profesionalisme pengurus, menggiatkan mutu dan kualitas." ujar Repiandi, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lahat yang telah mensuport IGI Kabupaten Lahat.


Dilanjutkan Prosesi pelantikan  PAW Pengurus IGI Kabupaten Lahat berjalan khidmat,  Ketua IGI Sumsel Aswin MPd, MSi pada arahannya mengatakan.



IGI ini adalah organisasi resmi tahun 2016 dan dilegal tanggal 16 November 2016, kita dipercayakan untuk mengelola PO 2 paket, tapi sayangnya pengurus IGI Sumsel tidak ada, semoga Kabupaten Lahat tahun 2021 lahat ada. Alhamdulih Lahat Pemkab Lahat merespon.


Hal selaras dikatakan Jashuri Kasi Kurrikulum  mewakili Kadiknas Lahat  drs Suhirdin mengatakan"  "Pelantikan Pengurus IGI hati ini  Semoga  dapat bahu membahu tuk samakan visi misi di Dunia Pendidikan di Kabupaten Lahat, Kita saling berkomunikasi sampaikan masukan, kami dari Dinas Pendidikan tidak akan membedakan organisasi IGI maupun PGRI. Yang saya harapkan bidang Mutu harus ditingkatan kualitas dan kuantitasnya. Saya bangga KSN ( Kompetisi Sains Nasional) mutu pendidikan sampai  di tingkat Nasional." tandas Kasi Kurikulum.


Matcik SH selaku Staff Khusus Pendidikan sekaligus membuka Acara ini beliau sangat mensuport kegiatan IGI sangat luar biasa.


Laporan Kerbay Mulak

Pemkab Muba Bersama Forkopimda Totalitas Persiapan dan Distribusi Vaksinasi COVID-19


DRA : Insya Allah Dodi dan Beni Siap divaksin Setelah Presiden Tanggal 13 Januari 2021


Pemkab Muba Bersama Forkopimda Bentuk Satgas Khusus Distribusi Vaksin COVID-19

SEKAYU,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tengah mempersiapkan penerimaan dan distribusi vaksin COVID-19. Agar program vaksinasi Nasional yang sudah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia bisa tepat sasaran dan bisa digunakan dengan baik.

Terkait hal tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengintruksikan supaya dibentuknya Tim Satuan Tugas Khusus kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak keamanan dalam pendistribusian vaksin COVID-19.

"Pemerintah pusat menargetkan lebih dari 70% masyarakat Indonesia mendapatkan vaksinasi COVID-19 langsung, yang diharapkan terbentuknya kekebalan komunitas," ujarnya dalam Rapat Staf Jajaran Pemkab Muba dan Rakor Teknis Strategi Pelaksanaan Vaksin COVID-19, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Jumat (8/1/2021).


Dodi mengatakan Pemkab Muba, harus mempersiapkan secara keseluruhan dari distribusi, hingga penyimpanan vaksin.


"Ini kerja kita semua untuk masyarakat. Ini harapan terkahir untuk kita bertahan terhadap COVID-19, tapi tetap kita mengedepankan protokol kesehatan," kata Dodi.

Bupati Muba dan Wabup Muba juga siap menjadi yang pertama disuntikkan vaksin COVID-19, "Kalau presiden tanggal 13 Januari, kita bersama insya  Allah siap melakukan penyuntikan dihari berikutnya, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin ini," ucapnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS dalam rakor tersebut memaparkan Vaksin COVID-19 adalah suatu produk biologi yang diberikan kepada seorang yang sehat untuk mencegah tertular dari infeksi COVID-19. Pemberian vaksin juga merupakan bagian dari langkah komprehensif untuk mengendalikan penularan COVID-19.

"Saat ini vaksin telah berada di Provinsi Sumatera Selatan menunggu instruksi dari pemerintah pusat untuk disalurkan ke daerah, untuk pengawalan kita minta bantuan dari TNI dan Polri," kata Azmi.

Ia menuturkan ada 6 (enam) jenis Vaksin yang digunakan Republik Indonesia, yakni Bio Farma dari dalam negeri, Moderna dari Amerika Serikat, Oxford University dari Inggris, Pfizer Amerika dan Jerman, serta Shinopharm dan Sinovac dari Cina.

Lanjutnya, roadmap pelaksanaan vaksin COVID-19 di Kabupaten Muba meliputi, pendataan sasaran penerima vaksin, pendataan dan penetepan fasyankes penyelenggara vaksinasi.

Kemudian untuk pelaksanaan tahap pertama Januari - April 2021 untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) dan kelompok usia lanjut (umur kurang dari 60 tahun), tahap kedua Januari - April untuk TNI/Polri, Petugas Pelayanan Publik, Perbankan, PLN, dan PDAM, tahap tiga Arpil 2021 - Maret 2022 masyarakat rentan (Sosial, Ekonomi, dan Geografis), dan tahap keempat April 2021 - Maret 2022 untuk masyarakat umum dan pelaku perekonomian.

"Selanjutnya akan dilakukan pemantauan pasca vaksinasi. Penyuntikan perdana vaksinasi COVID-19 juga diikuti secara serentak di 34 Provinsi dan menyiarkan secara langsung ke publik," tandasnya.


Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menyarankan kepada Perangkat Daerah terkait dan Camat untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat bahwa vaksin adalah obat pencegah bukan penyembuhan.


"Selain itu kita juga harus memikirkan pendistribusian untuk wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota," kata Wabup.

Sementara Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan SSTMT menyampaikan vaksinasi ini tanggungjawab bersama, namun yang perlu ditekankan adalah terkait stabilitas keamanan wilayah, pra vaksinasi, pelaksanaan vaksinasi , dan pasca vaksinasi.

"Kita siap jadi yang pertama merasakan efek vaksin dan yang terakhir merasakan enaknya setelah di vaksin," ucap Fariz.

Senada Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIk menyatakan siap membantu pemerintah daerah, dari pra vaksin hingga pasca vaksinasi.

"Personil kami siap, pada prinsipnya kami siap membantu pemerintah daerah sukseskan program vaksinasi ini," tandasnya.

Setelah menggelar Rapat Staf yang juga diikuti Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, dan Camat. Selanjutnya Bupati Muba bersama rombongan meninjau fasilitas kesehatan penyimpanan vaksin yang ada di Dinas Kesehatan Muba.(hsril) 

Komitmen Perangi Covid-19, KNPI Dan BPBD Kembali Turun Ke Pasar.


PRABUMULIH DS -- Tanggung jawab untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau gugus tugas penanganan Covid-19 saja, namun itu merupakan tanggung jawab bersama, bahkan lebih kepada pendisiplinan diri sendiri.


Hal tersebut di katakan Aden Tamrin, Ketua DPD KNPI Kota Prabumulih pada saat pembagian 2000 buah masker yang dilakukan di pasar tradisional modern (PTM) Kota Prabumulih dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih, Jumat (07/01/2021).


" Apapun yang dilakukan pemerintah tidak akan bisa berjalan dan mendapatkan hasil maksimal, jika tingkat kesadaran masyarakatnya sendiri tidak ada. Untuk itu dibutuhkan kerjasama dari semua pihak dalam memutuskan mata rantai Penyebaran virus Covid-19 ini," ungkap Aden ketika dibincangi awak media disela pembagian 2000 masker.



Sementara itu tokoh milenial Kota Prabumulih dr Murwani Emmassrissa Latifah yang selalu turut serta dalam kegiatan ini juga berharap dengan kegiatan rutin pembagian masker sekaligus sosialisasi ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.


" Saat ini kita semua lengah jika virus ini (Covid-19,red) masih ada, masyarakat masih ada yang menganggap remeh protokol kesehatan, apalagi di pasar yang merupakan pusatnya keramaian. Karena itu kami selaku tokoh pemuda secara berkesinambungan akan  terus mensosialisasikan dan mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari demi meminimalisir penyebaran virus ini," terang  dr Rissa.


Pantauan di lapangan, kegiatan pembagian 2000 buah masker di PTM Kota Prabumulih  turut di hadiri oleh anggota DPP KNPI Camila Rassya. Camila Rasya yang merupakan artis dangdut jebolan KDI tak canggung turun ke pasar demi memutus mata rantai p nyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih.

Pengurus IGI Lahat Silahturahmi Ke Bupati Lahat


LAHAT,DS - Ikatan Guru Indonesia IGI Kabupaten Lahat, baru- baru ini bersilahtuhrahmi ke Bupati Lahat Cik Ujang , menurut Repiandi MPd kepada Awak Media disela kesibukannya mengatakan 8/1/21 " Adapun tujuan menghadap beliau ( Bupati) menyampaikan laporan kegiatan IGi serta menjalin sinergitas antara IGI bersama Pemkab Lahat dalam membangun dunia Pendidikan khususnya dalam peningkatan Kompentensi guru di Kabupaten Lahat.


Alhamdulilah respon Bupati Lahat terhadap IGI luar biasa, semoga ini merupakan pertanda keseriusan beliau terhadap pendidik. Sedangkan tujuan kegiatan ini membentuk Karakter kepemimpinan, tata kelola Organisasi serta program strategi IGI " ujar Ketua IGI.


Menurut rencana selama dua hari Sabtu dan Minggu  tanggal 9 - 10 Januari  Pengurus Daerah IGI Lahat gelar PMO (Latihan Kepemimpinan Organisasi) dan pelantikan antar waktu kepengurusan ( PAW  periode 2018/2022, kegiatan  ini akan dihadiri oleh ketua  wilayah IGI sumse (Aswin, MS.i)  Peserta adalah pengurus IGI dan anggota IGI berjumlah 30 orang, hal juga karena terbatas dengan protokol kesehatan " pungkas Repiandi MPd


 Laporan Kerbay Mulak

Dodi-Beni Wujudkan Mimpi SDM Lokal Migas di Muba

SKK Migas Dorong Peningkatan SDM  Muba di Sektor Migas


SDM Lokal Muba Dapat Terserap di Industri Migas

SEKAYU,DS.COM - Kekayaan sumber daya alam (SDA) utamanya di bidang minyak dan gas (Migas) di Bumi Serasan Sekate di handle Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP dengan sangat baik.

Bahkan, realisasi tersebut juga diimbangi dengan proyeksi pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) lokal dengan baik pula di bidang migas. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya kerjasama Pemkab Muba bersama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) guna mendorong peningkatan SDM lokal bidang migas di Muba.

"Upaya pengembangan talenta-talenta lokal tidak hanya menjadi kewajiban SKK Migas. Peran pemberdayaan pekerja ini juga harus didukung seluruh pihak. Di samping pelatihan dan keterampilan dilakukan oleh KKKS, peran pemerintah juga diperlukan dalam menyediakan kurikulum pendidikan vokasi khususnya di industri migas supaya tercipta SDM unggul dan berdaya saing," ungkap Dodi Reza di sela Rapat Pertemuan dengan Kepala SKK MIGAS tentang Pemberdayaan SDM Lokal dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah dalam Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi Pengolahan Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Musi Banyuasin secara Virtual, Kamis (7/1/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate.


Menurutnya, tahun 2021 ini Pemerintah punya target mengembangkan SDM unggul yang bertujuan meningkatkan kompetisi di level global. "Nah, ini sejalan dengan tuntutan industri hulu migas yang SDM maupun teknologinya selalu ditantang untuk selalu memiliki kompetensi tinggi sesuai standar kerja," terang Kepala Daerah Inovatif 2020 ini.


Lanjutnya, pengembangan Blok Sakakemang akan menjadi momentum penting dan strategis dalam pengembangan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam bidang migas. "Perusahaan eksplorasi minyak dan gas asal Spanyol, Repsol menargetkan Blok Sakakemang di Kecamatan Bayung Lincir, Musi Banyuasin akan operasional dalam waktu dekat," ulasnya.

Belum lagi, dikatakan Dodi, pada 2021 ini Pemkab Muba akan mulai mengoperasionalkan pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi bensin, dan ini tentunya akan menyerap SDM lokal bidang migas untuk realisasi operasionalnya nanti. 

“Ya, Insya Allah tahun 2021 pabrik pengolahan bensin kelapa sawit akan operasional di Muba. Uji coba pemakaian bensin sawit pun akan kita uji coba terhadap kendaraan dinas milik Pemkab Muba,” bebernya.

Menjadi momentum dan kesempatan yang luar biasa untuk kita bisa mempunyai satu role model yang nanti bisa diaplikasikan di daerah lain, saya apresiasi dengan SKK Migas baik pusat maupun daerah. Dengan kita bekerjasama dan berkolaborasi,  energi berkeadilan bisa lebih adil lagi diterapkan, baik SDA maupun SDM nya di Bumi Serasan Sekate ini,"pungkas Dodi.

Lanjutnya, "dengan terwujudnya kesepakatan bersama di tahun ini, percepatan pencapaian visi misi Kabupaten Muba 2017-2022, membangun komitmen bersama untuk mengentaskan kemiskinan, membangun komitmen bersama untuk mengurangi angka pengangguran, membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas SDM para pencari kerja agar dapat bersaing di pasar kerja, membangun komitmen bersama untuk memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal dalam penempatan tenaga kerja dan perwujudan komitmen Bupati Muba dalam meningkatkan kesempatan kerja dan kompetensi SDM penyandang disabilitas,"papar Bupati Muba.

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP menerangkan, adapun kerjasama untuk mendorong peningkatan kualitas SDM bidang migas di Muba tersebut direalisasikan dengan beberapa item yakni diantaranya 
Pengembangan SDM Lokal melalui Pendidikan dan Pelatihan Vokasi
yang berorientasi ke pasar industri, Revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan mendorong Pengembangan Pusat Pelatihan yang bersertifikasi nasional dan internasional.

"Kemudian, Pemberdayaan dan Penempatan Bagi SDM Lokal Penyandang Disabilitas dan Mendorong Peran Swasta dalam pemberdayaan, pelatihan dan penempatan SDM Lokal," ujar Beni yang juga Ketua PMI Muba ini. 

Tahapan berikutnya kita berharap K3S dibawah supervisi SKK Migas untuk segera melakukan mou untuk percepatan pelaksanaan kerjasama terkait penempatan tenaga kerja lokal dan pengembangan SDM unggul

"Termasuk Momentum Block South Sakakemang yang sudah POD beberapa waktu yang lalu akan memberikan manfaat. Dengan  operasionalisasi Block South Sakakemang bisa mulai dari awal untuk pemanfaatan tenaga lokal, meningkatkan ekonomi masyarakat di ring 1 lokasi. Juga menumbuhkan sektor jasa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat menjadi bagian pemulihan ekonomi pasca COVID-19", tambahnya. 

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengaku Pemkab Muba mempunyai komitmen yang sangat tinggi dalam upaya peningkatan kualitas SDM migas di Muba, hal tersebut tampat jelas dengan dilakukannya kerjasama SKK Migas untuk mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin melakukan pemberdayaan, pelatihan serta rekrutmen pekerja dari warga Kab Musi Banyuasin. 

"Caranya, KKKS diminta memberikan pelatihan dan keterampilan terhadap sdm muba baik pemuda, pencari kerja dan masyarakat di sekitar wilayah kerja supaya mampu bersaing dengan tenaga kerja asing." jelasnya.

Hal tersebut sejalan dengan Amanah UU Ketenagakerjaan, yakni pengembangan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) lokal mempunyai peranan penting mewujudkan tujuan pembangunan nasional serta kemajuan industri hulu migas.

“Itu sejalan dengan arahan presiden yang menekankan terkait pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal di industri hulu migas. Kami dari SKK Migas siap untuk mengintegrasikan dengan Pemkab Muba", tambahnya.


Senada, Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengungkapkan sangat mendukung program tersebut karena dapat menciptakan SDM Lokal di daerah yang berkualitas dan mempunyai kompetensi yang dapat bersaing.


“Visi Bupati Muba terkait program pengembangan SDM lokal Muba dengan membangun MoU dengan SKK Migas dan perusahaan K3S akan menjadi role model bagi kabupaten lain, provinsi bahkan nasional” ucapnya.

Kepala Disnakertrans Muba, Mursalin SE MM menyebutkan, bukan mimpi jika di masa mendatang, SDM Muba akan berkiprah di banyak proyek migas di dalam dan diluar Muba. "Jika kita bersama dapat memanfaatkan momentum proyek migas blok sakakemang untuk meningkatkan daya saing SDM," bebernya.

Mursalin menerangkan, industri migas sebagai industri yang terkenal dengan high risk, high cost dan high technology pasti membutuhkan tenaga kerja atau SDM yang profesional dan sangat kompeten. 

"Jadi kita harus dapat memaping dengan benar dan tidak main-main dalam menyiapkan SDM lokal di subsector migas. Mudah-mudahan Pemkab Muba melalui Disnakertrans dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan sangat dibutuhkan dukungan semua pihak," tandasnya.

Rapat turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H M Yusuf Amilin, Kadinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Kabag Kerjasama Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH, Kabag Perekonomian Muhammad Aswin SSTP MSi, Kabid Perekonomian dan Pembangunan Bappeda Muba Agus Arisman serta Para Kabid Disnakertrans Muba.(hsril