NEWS

Slider

Masmanto SE " Dengan Dana Kelurahan Bangun Infrastruktur "


LAHAT, DS - Melalui Dana Kelurahan pembangunan Infrastruktur telah dibangun, seperti halnya di Kelurahan  Bandar Jaya telah  membangun daerah ini  melalui Dana Kelurahan.


Masmanto SE Selaku Lurah Bandar Jaya  ketika disambangi Awak Media  4/ 1/ 21 disela kegiatan rutinitasnya, beliau  menuturkan " Alhamdulilah dengan dana Kelurahan bangun Infrastruktur, semenjak digulirkannya Dana Kelurahan tahun 2019 telah dibangunkan seperti  Spal ( saluran pembuangan air) l dan posyandu. Sedangkan tahun  2020 di  RT 17, 18, 19 dan 12  di bangun Jalan setapak dan dibelikan  Bentor  ( becak motor ) 2 Unit dan sudah di Monitoring oleh pihak Kecamatan Lahat " tutur Masmanto


Lanjut Lurah, " Tahun 2021 sudah ditetapkan melalui Musyawarah Kelurahan dengan para Ketua RT, RW dan LPMK ( lembaga pemberdayaan masyarakat Kelurahan ), di 

RT 17, 18 dan RT 19 RW 6 untuk membangun  jalan setapak dan spal. Karena Spal  masih sangat dibutuhkan. Tiga   RT ini merupakan Wilayah Perkembangan dari RW 06. Kita 

  berhap  untuk kedepan setiap RT dan RW tidak ada lagi keluhan masyarakat tentang Inprastruk tur dan Saluran sampah limbah rumah tangga yang mengganggu lingkungan tidak alagi kata " lingkungan kotor dan bau serta nyaman. Harapan Kota Lahat Bersih, Nyaman rapi Indah serta bercahaya seperti di programkan Bupati Lahat Cik Ujang " pungkas Masmanto SE mengakhiri obrolannya 


Laporan Kerbay Mulak

Rumah Dinas Dokter Kota Agung Terbengkalai.


LAHAT, DS - Sangat disayangkan aset Pemkab Lahat  perumahan Dokter di Kecamatan Kota Agung  Areal Perkantoran, tampak terbengkalai   tak terawat hingga terlihat seperti rumah hantu.  Dimana

 halamannya dipenuhi rumput dan dalamnya dipenuhi sampah. Malam hari terlihat gelap dan menyeramkan.


Dengan penuh rasa peduli dan cintanya terhadap daerahnya. 

Tokoh Pemuda Kota Agung. M. Sangkut ST bertutur kepada Awak Media 3/1/21.



Dahulunya rumah Dokter ini tempat orang berobat datang dari dalam Kecamatan Kota Agung maupun luar Kecamatan ( sebelum Kecamatan Kota- Agung di pecah menjadi  4 Kecamatan ), semenjak di tinggalkan 4 tahun lalu perumahan ini layaknya disebut rumah Hantu" cetus Sangkut


Padahal menurut Sangkut " perumahan ini terletak di Depan Rumah Dinas Camat  di Area Perkantoran  dan tidak jauh dari Kantor Polsek Kota Agung, sungguh sangat disayangkan apalagi sampai seperti ini. Harapan saya kepada Pemerintah sebaiknya Rumah Dinas ini di rehap utk di fungsikan kembali atau sebaliknya dibuat fasilitas umum dan alih fungsi " tandas M. Sangkut. ST


Laporan Kerbay Mulak

Pemkab Muba Bersama Kapolres dan Dandim Gelar Patroli Malam Tahun Baru


SEKAYU,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama Polres Muba dan Kodim 0401 Muba melaksanakan patroli jelang malam pergantian tahun. Sebanyak 250 personil disiapkan untuk membantu memberikan pengamanan dengan melakukan patroli di malam tahun baru. Apel pasukan malam tahun baru yang di pimpin oleh Kapolres Muba, Kamis (31/12/20) bertempat di Halaman Mapolres Muba. 


Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan patroli jelang malam pergantian tahun baru ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kamtibmas serta kondusifitas di Musi Banyuasin

" Pada malam pergantian tahun baru ini diharapkan tidak mengadakan acara yang menimbulkan kerumunan dan warga diimbau untuk dirumah saja dengan tetap memperketat prokes"


Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH Sik, mengatakan Polres Muba bersama dengan Dandim 0401 serta instansi terkait 
yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin melakukan patroli skala besar pada saat malam tahun baru. Patroli menyasar area wisata dan tempat hiburan untuk mencegah terjadinya kerumunan di tengah pandemi COVID-19.

"Adapun yang menjadi titik rawan dalam patroli malam ini ada 5 (lima) tempat di antaranya, Depan STIER, Depan Pendopoan, Belakang Pendopoan Simpang JM dan Waterfront. Selain itu kita melakukan patroli skala besar dengan melibatkan TNI, Polpp, Dishub dan Polri. Untuk kelompok yang sudah disiapkan pada titik-titik tersebut lakukan tugasnya dengan semaksimal mungkin dan standby di tempat,"ujarnya.

Salain itu, Kapolres Muba juga mengimbau kepada masyarakat Muba untuk tetap patuh dan taat terhadap kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Untuk tidak berkerumun dan untuk merayakan pergantian tahun 2020 ke 2021 cukup di rumah saja, tidak berkonvoi, tidak rayakan pergantian tahun baru di jalan dan tentunya tidak berkerumun karena,
saat ini masih pandemi COVID-19 dan angka penularannya pun masih tinggi.

"Tetap lakukan 3M, jangan lengah. Kalau tidak ada kepentingan, lebih baik di rumah saja. Jika dalam patroli ini kita temukan ada yang berkerumun maka, akan kita nasehati dan kita bubarkan secara baik-baik. Setelah nanti malam tahun sudah berganti mari kita berdoa agar harapan baik di tahun 2021 ini dapat terwujud, salah satunya semoga semoga Pandemi COVID-19 ini cepat berakhir."bebernya.


Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Menambahkan untuk Patroli bersama menjelang malam tahun baru 2021 ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya dikarenakan masih Pandemi COVID-19.

"Patroli ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas wilayah sehingga pelaksanaan malam Tahun Baru 2021 berjalan aman dan bebas dari COVID-19. Maka dengan tegas, kita ingatkan secara bersama agar menyambut pergantian tahun baru nanti untuk tidak berkerumun dan tidak melakukan perayaan di jalan,"ucapnya.

Untuk imbauan bukan hanya malam ini disampaikan, tetapi Pemkab Muba sudah sangat sering menyampaikan untuk tetap mematuhi protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan. Jadi malam ini untuk kenyamanan, kesehatan dan tentunya agar tidak menjadi cluster baru dalam penyebaran COVID-19, "mari kita rayakan tahun baru di rumah aja dan berdoa bersama,"tandasnya.(hsril) 

Petani Desa Tanjung Kurung Ulu Menjerit Langkanya Pupuk Bersubsidi


LAHAT, DS - Kelangkaan Pupuk bersubsidi dari Pemerintah mulai dirasakan Petani di Desa Tanjung Kurung Ulu Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, pasalnya Petani  mulai  kesulitan mencari  Pupuk bersubsidi dari Pemerintah sudah dirasakan hampir 4 bulan ini.


Menurut Fikrol selaku Kades Desa Tanjung Kurung Ulu didampingi Ketua Kelompok Tani Karya Utama Putrawansyah dilokasi Persawahan Atahan Terkau 31/12 kepada Awak Media mengatakan ^ Terjadinya kelangkaan Pupuk bersubsidi jenis  Urea , SP 36 dan Ponsta sudah hampir 4 Bulan  ini kami rasakan . Sehingga  mengakibatkan  terlambat  para Petani  bertanam.Padi" ujar Fikrul


Desa Tanjung Kurung Ulu merupakan Surplus tertinggi penghasil Beras di Kecamatan Tanjung Tebat, sekitar 65 Hektar Sawah yang memerlukan Pupuk.

Fikrol  berharap  kelangkaan Pupuk. Pemerintah segera mengucurkan bantuan Pupuk bersubsidi dalam waktu dekat " harap Kades.



 Arsito Ketua KTNA Kabupaten Lahat ditempat terpisah mengakui  " permasalahan pupuk sudah  kami ketahui,  bingung mau bertanya di Mana lagi kemana? , kenapa pendiatribusiannya terhambat. Apakah dalam pengawasan pupuk ini harus melibatkan keseluruhan  elemen masyarakat termasuk KTNA.  Apa  lagi ini sekarang  musim tanam para petani lah menjerit.


Padahal  saat Reses DPRD Kabupaten  Lahat pun sudah di sampaikan oleh Rekan Kelompok Tani kepada Anggota Dewan permasalahan kelangkaan pupuk harusnya Pemerintah harus cepat turun tangan menyikapi masalah ini jangan petani jadi korban" pungkas Arsito ( Kerbay Mulak )

SKK Migas - Pertamina EP Asset 2 Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni


PRABUMULIH, DS - PT Pertamina EP Asset 2 dan Badan Amil Zakat Pertamina (Bazma) kembali merealisasikan bedah rumah layak huni kepada dua warga yakni Basri di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, dan Fahmi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih pada Rabu (30/12).




Basri dan Fahmi tidak pernah menyangka bahwa dirinya terpilih sebagai penerima manfaat, “saya ga nyangka tiba-tiba tim survey bedah rumah Pertamina datang kerumah, melakukan pengecekan ke semua sudut rumah dan tanya-tanya kekeluargaan dan selang 2 minggu ternyata saya diberitahu Lurah bahwa saya terpilih sebagai penerima bantuan bedah rumah” Ujar Basri penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Wonosari.




Fahmi, penerima bantuan di Kelurahan Sukaraja juga mengaku tidak pernah mengajukan bantuan, “Seperti mimpi rasanyo tiba-tiba disurvei, dibangunke rumah, besak pulo” ungkap Fahmi.

Program bedah rumah layak huni ini merupakan program CSR yang terinspirasi dari program Pemerintah Kota Prabumulih, yang selalu direncakan dan dianggarkan setiap tahunnya. Rumah yang dibangun masing-masing dengan luas 42M2 dengan pondasi bata merah, lantai keramik, pintu dan kusen kayu, rangka atap kayu dengan atap asbes, dengan 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 ruang keluarga, dapur dan kamar mandi lengkap denga furniture standar.




Selain dari CSR, program bedah rumah juga dilaksanakan dari iuran pekerja PT Pertamina EP yang secara sukarela menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk berbagi manfaat kepada sesama.

Serah terima bedah rumah dilaksanakan secara simbolis di ruang kerja Walikota Prabumulih, hadir dalam acara tersebut Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya, Perwakilan Bappeda, Lurah Wonosari dan Sukaraja, Perwakilan Manajemen PT Pertamina EP dan Bazma serta penerima manfaat.




Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya mengapresiasi program CSR yang dilakukan PT Pertamina EP yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Prabumulih, dirinya juga berbahagia karena program Pemkot prabumulih dapat menginspirasi banyak pihak termasuk sektor swasta sehingga Kota Prabumulih menjadi satu-satunya kota yang terpilih menerima bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR yakni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat kurang mampu sebanyak 450 penerima manfaat dan Bantuan Perumahan Komunitas (BPK) bagi petugas kebersihan sebanyak 230 penerima manfaat.




Pada kesempatan tersebut juga Walikota memberikan piagam penghargaan atas kontribusi CSR PT Pertamina EP yang terus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan Kota Prabumulih khususnya di masa Pandemi Covid-19.





PT Pertamina EP Asset 2 Legal & Relations Manager Fransiska mengatakan bahwa program bedah rumah terus dilakukan PT Pertamina EP di wilayah kerja operasionalnya sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat dengan golongan ekonomi kurang mampu dan memiliki hunian tidak layak sehingga diharapkan dengan bantuan bedah rumah dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat. “Selain bedah rumah tentunya berbagai program pemberdayaan masyarakat baik bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga kebudayaan dan keagamaan terus dilakukan” pungkas wanita yang akrab dipanggil Mikha ini.




Sejak tahun 2014 program bedah rumah PT Pertamina EP telah membangun 66 hunian yang tersebar di Kota Prabumulih, Kab. Muara Enim, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Pali. 59 rumah diantaranya merupakan bantuan CSR sedangkan 7 rumah lainnya dari donasi pekerja.


Forkomincam Kota Agung Lakukan penyemprotan disenfektan


LAHAT, Duta Sumsel - Guna menghadang peredaran dan pemutusan Virus Corona di Kecamatan Kota Agung agar tidak terjadinya penyebaran Virus mematikan dari China tersebut, untuk itulah Forkomicam Kota Agung yang terdiri dari Camat Kota Agung Marsi SE, MM, Kapolsek Kota Agung- Tanjung Tebat IPTU Hendriadi, SH. MH, Danramil Kota Agung Kapt CBA Ndaru Widono, Kapus Kota Agung Ratna Tiurlan  SKM, beserta Kades Kota Agung, Sukarami, Karang Agung, Lawang Agung dan Kades Karang Endah didampingi Personil Polsek, Personil Koramil dan Perangkat Desa.


Penyemrotan Disenfektan ini dilakukan pada hari Rabu, 30 Desember 2020 dimulai dari pukul 13.00  dan telah usai dilakukan lokasi penyemprotan meliputi Desa Sukaraja, Desa Karang Agung, Desa Kota Agung, Desa Sukarami, Desa Lawang Agung  dan  Desa Karang Endah Kecamatan Kota Agung " ujar Kapolsek.2 Kecamatan ini .



Menurut IPTU Hendriadi SH, MH " tujuan dari kegiatan penyemprotan disenfektan adalah untuk mencegah serta  memutus mata rantai penyebaran virus korona covid 19  di wilayah kecamatan Kota Agung, kita berharap tidak ada warga di Wilayah ini yang terpapar. Gunakan selalu Masker bila berada di luar ruangan, jaga Jarak dan selalu mencuci tangan ingat jangan berkerumun apalagi himbauan dari Kapolda Sumsel untuk tidak merayakan tahun baru yang mengundang kerumunan " pesan Kapolsek.


Laporan Kerbay Mulak.

Akhir Tahun 2020, Kominfo Muba Tingkatkan PAD Rp 624.750.231


Kadin Kominfo Muba Warning Dua Perusahaan 

SEKAYU,DS.COM - Prestasi dan kontribusi positif berhasil dicapai Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba di penghujung tahun 2020. 

Capaian membanggakan ini ditunjukan Dinkominfo Muba dengan berhasil menyokong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp624.750.231. 

Capaian Dinkominfo Muba yang kini dipimpin Kadin Dinkominfo Herryandi Sinulingga AP setelah terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemungutan restribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi yang disahkan pada 28 Mei 2020. 

"Kominfo Muba langsung action dan mengadakan sosialisasi melalui daring dengan para vendor perusahan telekomunikasi yang bergerak di Muba, dan hasilnya Dinkominfo Muba berhasil menyokong PAD mencapai Rp624.750.231," ungkap Kadin Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP. 


Lingga menjelaskan, sumber PAD tersebut berasal dari restribusi menara Telekomunikasi yang berada di wilayah Muba. 


"Kami ucapkan Terima kasih kepada perusahaan yang telah komitmen membayar retribusi, dan bagi perusahaan yang belum menuntaskan untuk segera dibayarkan demi kontribusi kemajuan Kabupaten Muba," tegasnya. 

Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba ini menambahkan, sedikitnya ada 9 perusahaan telekomunikasi yang turut andil membayar retribusi menara. "Tujuh di antaranya sudah membayar, tinggal 2 perusahaan lagi," bebernya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengingatkan agar para perusahaan telekomunikasi patuh dan komitmen untuk membayar retribusi menara. 

"Saya ucapkan terima kasih dengan kerja keras Kominfo Muba yang andil maksimal meningkatkan PAD Muba," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 ini

Diketahui, adapun Perusahan Telekomunikasi yang dituntut untuk membayar retribusi menara di Muba yakni diantaranya PT Profesional Indonesia (PROTELINDO), PT Centratama Menara Indonesia, PT Telkomsel, PT Daya Mitra Telekomunikasi, PT Indosat Ooredoo, PT Inti Bangun Sejahtera, PT Solusi Tunas Pratama, PT Tower Bersama Group, dan PT KIN.(hsril

Cegah Klaster Pergantian Tahun, Polres Prabumulih Perketat Pergerakan Warga


PRABUMULIH, DS - Bagi warga yang ingin berkunjung ke Kota Prabumulih untuk merayakan malam pergantian tahun sebaiknya perlu untuk merubah jadwal kembali sebab Polres Prabumulih akan memperketat pergerakan masyarakat guna menghindari cluster baru penyebaran Covid-19.



Tidak tanggung-tanggung, Polres Prabumulih bakal bekerjasama dengan TNI untuk menggelar razia malam pergantian tahun dan siap melakukan tindakan jika ditemukan pelanggaran seperti menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan massa sesuai dengan Maklumat Kapolri. 



Malam tahun baru biasanya dirayakan kegiatan yang mengundang kerumunan seperti perayaan malam pergantian tahun dan pesta kembang api. Dalam situasi pandemi COVID-19, merayakan malam tahun baru beramai-ramai harus dihindari. Kapolri mengeluarkan maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan di malam terakhir 2020 sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.




"Dengan adanya maklumat ini, jika terdapat kegiatan yang melanggar maka akan kita ambil tindakan tegas yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ini juga berlaku pada pemilik dan pelaku usaha, seperti Cafe, Mall dan tempat hiburan yang memicu kerumunan" ujar Kapolres Prabumulih AKBP. Siswandi, SIK saat menggelar press realase akhir tahun 2020 di Mapolres Prabumulih, Selasa (29/12/2020).




Dikatakan, tindakan tersebut dilakukan tidak lain untuk mencegah terjadinya kerumuman massa yang bakal berpotensi jadi klaster baru penularan virus corona atau covid-19. "Sejak kemarin partroli terus kita lakukan untuk memantau titik-titik kerumunan. Sesekali kawan-kawan PWI bisa ikut untuk memantau giat yang kita lakukan sembari menyampaikan informasi berkenan dengan kegiatan tersebut melalui berita di media masing-masing. Sebab hal ini tidak lain untuk kebaikan kita bersama agar Kota Prabumulih segera kembali ke zona hijau" pungkasnya.

Awak MEDIA Dan MASYARAKAT, Pertanyakan, Soal MANGKIR Nya Oknum Anggota DPRD


"Oknum Anggota DPRD Kota Palembang Mangkir Rapat Paripurna, Nihil Kegiatan Reses, Di Duga Sudah Tidak Aktif Ke Kantor Hampir 4 (Empat) Bulan"

Apakah Sanksinya?...


Palembang, DS - Mangkir dari Paripurna, Nihil Saat kegiatan Reses, Oknum DPRD Kota Kota Palembang Komisi III Berinisial EH, menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat  IT I, IT II, Dan IT III,  Karena ini merupakan Dapil III Dimana Oknum tersebut Berkompetisi dalam perolehan Suara untuk melenggang ke Kursi Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang.  (Rabu, 9 Desember 2020).


Oknum EH, mengatakan pada waktu itu,"Mayoritas raihan suara pribadi saya di IT III, yang mencapai 2.366 suara. Kalau dari 3 kecamatan total suara yang saya raih sekitar 4.500an," ungkap EH, saat bangga memenangkan pertarungannya dengan kandidate lain, Dia berjanji akan melakun hal yang terbaik bagi pemilihnya di dapil III, Minggu (5/5/2019).


Yang sangat di sesalkan dari tangkapan media, Dimana saat Reses semua anggota Dewan ingin menampung aspirasi masyarakat dan berbuat yang terbaik untuk selururuh masyarakat yang ada di dapilnya, berbeda dengan salah satu Oknom DPRD Kota Palembang Komisi III, Dapil III, Berinisial EH. Oknum Anggota Dewan Ini dinilai tidak memperhatikan masyarakat di dapilnya, bagaimana tidak, saat Sidang Paripurna pun Oknum DPRD Kota Palembang ini tidak hadir untuk mengodok dan membahas hal-hal yang terpenting bagi masyarakatnya, tidak hanya itu saja Oknum DPRD Kota Palembang, Komisi III, Dapil III ini, di duga sudah beberapa bulan tidak masuk kerja ( tidak masuk kantor).

Menurut keterangannya, dengan awak media, dalam beberapa bulan terakhir Oknum DPRD dari Dapil III ini memang sudah tidak pernah masuk kantor, Hal ini disampaian oleh Narasumber Dikantor DPRD Kota Palembang yang namanya tidak ingin di sebutkan, Kemudian team Media  mencoba Klarifikasi Ke bagian Registrasi, dan memperoleh informasi yang sama, bahwa memang benar yang bersangkutan dalam beberapa bulan terakhir ini tidak pernah masuk kantor, saat Paripurna pun dia gak ada. Ungkapnya. 



Awak media pun mencoba menemui Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk klarifikasi soal Oknum DPRD Kota Palembang Di Komisi III  tersebut.

Kunjungan team media ke  kantor DPRD Kota Palembang kemarin, sekaligus ingin silahturahmi ke Badan Kehormatan (BK), namun karena ada kegiatan reses di Dapil mereka masing-masing, team media pun gagal untuk bertemu dengan ke- 5 (Lima) orang tersebut.

Saat ingin di Konfirmasi tetang pemberitaan melalui Chat Whatshap dan Call WA, Oknum Anggota DPRD Kota Palembang Komisi III,  Dapil III, Berinisial EH belum membalas Chat dan Telp dari Awak media


Diketahui Sudah lebih dari empat bulan, bahkan lebih, Oknum DPRD Kota Palembang yang berinisial EH sedang dalam keadaan sakit berat, di duga, Oknum DPRD tersebut saat tidak dapat melakukan apapun untuk kegiatan profesinya. Yang jadi pertanyaan masyarakat adalah, bagaimana mereka bisa menyampaikan dan menyalurkan aspirasi mereka untuk bisa membangung daerah mereka, Masyarakat juga menilai, kok bisa ada pembiaran tentang hal ini, trus anggaran yang di keluarkan negara untuk disalurkan ke masyarakat didapilnya apa, mana, dan haruskah masyarakat terus dibohongi dwngan pembiaran ini.


Masyarakat berharap, Badan Kehormatan Dewan dapat melihat hal ini, dan saat ini di masa pendemi seperti ini, masyarakat sangat kesulitan dalam hal apapun, jangan lagi masyarakat dibohongi oleh Oknum DPRD yang tidak bisa membantu menuampaikan aspirasi demi pembangunan di wilayah mereka.(Mayorzen)

Binaan Pertamina EP Prabumulih Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun Herbal


PRABUMULIH, DS - Eskalasi Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini terus meningkat termasuk di Kota Prabumulih ternyata tidak  menyurutkan semangat masyarakat mitra binaan PT Pertamina EP untuk tetap berinovasi dalam menerapkan protokol new normal berdampingan dengan Covid-19. Melalui proses pembinaan dan pelatihan berkelanjutan, PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field bersama Kelompok MKM Majasari berhasil menciptakan produk sabun herbal dari limbah minyak jelantah.


Pertamina EP Asset 2 CSR Analyst Imam Maulana mengatakan Kelompok MKM Majasari merupakan Juara 1 lomba Kawasan Kreatif New Normal yang diselenggarakan PT Pertamina EP bekerjasama dengan Kelurahan Majasari pada Juli 2020, kelompok ini kemudian dibina dan dilatih untuk berinovasi dalam program Sampah jadi Berkah (SARAH) sehingga dapat membuat berbagai produk bermanfaat dan berdaya saing tinggi.



Kelompok yang terdiri dari 25 anggota didominasi oleh ibu rumah tangga ini ternyata mampu membuat sabun herbal yang bahan bakunya berasal dari minyak jelantah yang merupakan limbah rumah tangga dan industri makanan. Bersama Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) dan didukung oleh Kelurahan Majasari, langkah positif ini perlahan mampu memberikan dampak ekonomi dan kesehatan yang positif bagi masyarakat. 




Terpisah PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih CSR Staff Erwin Hendra Putra mengatakan produk yang diberi nama “Sabun Herbal Sarah” ini merupakan produk yang dibuat memanfaatkan minyak jelantah ditambah dengan bahan baku lainnya seperti soda api, air bersih, arang serta ekstraksi daun dan bunga. Dirinya juga mengatakan bahan baku minyak jelantah dapat dengan mudah kelompok dapatkan dari skema sedekah sampah yang langsung dikoordinir oleh Lurah Majasari. 




Sabun herbal yang sudah dilakukan uji lab ini, kini sudah dipasarkan dengan harga Rp 5.000,-/batang dengan berat 250 gram setiap kemasannya. Selain mendapatkan manfaat dari penghematan biaya pembelian sabun komersial, kelompok juga mendapat manfaat ekonomi dari penjualan sabun herbal tersebut. 



Lurah Majasari Inggit Damayanti mengapresiasi kerjasama dan program yang terjalin di Majasari, “Kami sangat mengapresiasi langkah inovatif yang digerakkan oleh Prabumulih Field dan INAgri selama ini, hal positif seperti ini akan selalu kami dukung demi membantu masyarakat menghadapi kondisi sulit di masa pandemi. Kami sangat berterimakasih dan berharap agar kegiatan ini dapat terus berkelanjutan agar dapat membantu perekonomian masyarakat Kelurahan Majasari” tutur Inggit.




Sependapat dengan Lurah Majasari, Syamsul Asinar dari INAgri turut menyampaikan rasa bahagianya terhadap perkembangan masyarakat selama dilakukan proses pembinaan “Saya tidak menyangka apa yang dahulu kami ajarkan kini semakin berkembang. Awalnya kami hanya mengira sabun akan digunakan sebatas untuk kebutuhan pribadi saja, namun antusias warga yang sangat tinggi membuat sabun herbal kini menjadi salah satu nilai tambah ekonomi karena mereka berhasil menjualnya dengan kemasan yang menarik. Selain itu, saya juga turut menyampaikan rasa terimakasih kepada Prabumulih Field karena berkat dukungannya akhirnya perubahan positif dapat kami lihat di Kelurahan Majasari”.