NEWS

Slider

SKK Migas - Pertamina EP Asset 2 Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni


PRABUMULIH, DS - PT Pertamina EP Asset 2 dan Badan Amil Zakat Pertamina (Bazma) kembali merealisasikan bedah rumah layak huni kepada dua warga yakni Basri di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, dan Fahmi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih pada Rabu (30/12).




Basri dan Fahmi tidak pernah menyangka bahwa dirinya terpilih sebagai penerima manfaat, “saya ga nyangka tiba-tiba tim survey bedah rumah Pertamina datang kerumah, melakukan pengecekan ke semua sudut rumah dan tanya-tanya kekeluargaan dan selang 2 minggu ternyata saya diberitahu Lurah bahwa saya terpilih sebagai penerima bantuan bedah rumah” Ujar Basri penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Wonosari.




Fahmi, penerima bantuan di Kelurahan Sukaraja juga mengaku tidak pernah mengajukan bantuan, “Seperti mimpi rasanyo tiba-tiba disurvei, dibangunke rumah, besak pulo” ungkap Fahmi.

Program bedah rumah layak huni ini merupakan program CSR yang terinspirasi dari program Pemerintah Kota Prabumulih, yang selalu direncakan dan dianggarkan setiap tahunnya. Rumah yang dibangun masing-masing dengan luas 42M2 dengan pondasi bata merah, lantai keramik, pintu dan kusen kayu, rangka atap kayu dengan atap asbes, dengan 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 ruang keluarga, dapur dan kamar mandi lengkap denga furniture standar.




Selain dari CSR, program bedah rumah juga dilaksanakan dari iuran pekerja PT Pertamina EP yang secara sukarela menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk berbagi manfaat kepada sesama.

Serah terima bedah rumah dilaksanakan secara simbolis di ruang kerja Walikota Prabumulih, hadir dalam acara tersebut Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya, Perwakilan Bappeda, Lurah Wonosari dan Sukaraja, Perwakilan Manajemen PT Pertamina EP dan Bazma serta penerima manfaat.




Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya mengapresiasi program CSR yang dilakukan PT Pertamina EP yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Prabumulih, dirinya juga berbahagia karena program Pemkot prabumulih dapat menginspirasi banyak pihak termasuk sektor swasta sehingga Kota Prabumulih menjadi satu-satunya kota yang terpilih menerima bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR yakni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat kurang mampu sebanyak 450 penerima manfaat dan Bantuan Perumahan Komunitas (BPK) bagi petugas kebersihan sebanyak 230 penerima manfaat.




Pada kesempatan tersebut juga Walikota memberikan piagam penghargaan atas kontribusi CSR PT Pertamina EP yang terus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan Kota Prabumulih khususnya di masa Pandemi Covid-19.





PT Pertamina EP Asset 2 Legal & Relations Manager Fransiska mengatakan bahwa program bedah rumah terus dilakukan PT Pertamina EP di wilayah kerja operasionalnya sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat dengan golongan ekonomi kurang mampu dan memiliki hunian tidak layak sehingga diharapkan dengan bantuan bedah rumah dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat. “Selain bedah rumah tentunya berbagai program pemberdayaan masyarakat baik bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga kebudayaan dan keagamaan terus dilakukan” pungkas wanita yang akrab dipanggil Mikha ini.




Sejak tahun 2014 program bedah rumah PT Pertamina EP telah membangun 66 hunian yang tersebar di Kota Prabumulih, Kab. Muara Enim, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Pali. 59 rumah diantaranya merupakan bantuan CSR sedangkan 7 rumah lainnya dari donasi pekerja.


Forkomincam Kota Agung Lakukan penyemprotan disenfektan


LAHAT, Duta Sumsel - Guna menghadang peredaran dan pemutusan Virus Corona di Kecamatan Kota Agung agar tidak terjadinya penyebaran Virus mematikan dari China tersebut, untuk itulah Forkomicam Kota Agung yang terdiri dari Camat Kota Agung Marsi SE, MM, Kapolsek Kota Agung- Tanjung Tebat IPTU Hendriadi, SH. MH, Danramil Kota Agung Kapt CBA Ndaru Widono, Kapus Kota Agung Ratna Tiurlan  SKM, beserta Kades Kota Agung, Sukarami, Karang Agung, Lawang Agung dan Kades Karang Endah didampingi Personil Polsek, Personil Koramil dan Perangkat Desa.


Penyemrotan Disenfektan ini dilakukan pada hari Rabu, 30 Desember 2020 dimulai dari pukul 13.00  dan telah usai dilakukan lokasi penyemprotan meliputi Desa Sukaraja, Desa Karang Agung, Desa Kota Agung, Desa Sukarami, Desa Lawang Agung  dan  Desa Karang Endah Kecamatan Kota Agung " ujar Kapolsek.2 Kecamatan ini .



Menurut IPTU Hendriadi SH, MH " tujuan dari kegiatan penyemprotan disenfektan adalah untuk mencegah serta  memutus mata rantai penyebaran virus korona covid 19  di wilayah kecamatan Kota Agung, kita berharap tidak ada warga di Wilayah ini yang terpapar. Gunakan selalu Masker bila berada di luar ruangan, jaga Jarak dan selalu mencuci tangan ingat jangan berkerumun apalagi himbauan dari Kapolda Sumsel untuk tidak merayakan tahun baru yang mengundang kerumunan " pesan Kapolsek.


Laporan Kerbay Mulak.

Akhir Tahun 2020, Kominfo Muba Tingkatkan PAD Rp 624.750.231


Kadin Kominfo Muba Warning Dua Perusahaan 

SEKAYU,DS.COM - Prestasi dan kontribusi positif berhasil dicapai Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba di penghujung tahun 2020. 

Capaian membanggakan ini ditunjukan Dinkominfo Muba dengan berhasil menyokong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp624.750.231. 

Capaian Dinkominfo Muba yang kini dipimpin Kadin Dinkominfo Herryandi Sinulingga AP setelah terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemungutan restribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi yang disahkan pada 28 Mei 2020. 

"Kominfo Muba langsung action dan mengadakan sosialisasi melalui daring dengan para vendor perusahan telekomunikasi yang bergerak di Muba, dan hasilnya Dinkominfo Muba berhasil menyokong PAD mencapai Rp624.750.231," ungkap Kadin Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP. 


Lingga menjelaskan, sumber PAD tersebut berasal dari restribusi menara Telekomunikasi yang berada di wilayah Muba. 


"Kami ucapkan Terima kasih kepada perusahaan yang telah komitmen membayar retribusi, dan bagi perusahaan yang belum menuntaskan untuk segera dibayarkan demi kontribusi kemajuan Kabupaten Muba," tegasnya. 

Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba ini menambahkan, sedikitnya ada 9 perusahaan telekomunikasi yang turut andil membayar retribusi menara. "Tujuh di antaranya sudah membayar, tinggal 2 perusahaan lagi," bebernya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengingatkan agar para perusahaan telekomunikasi patuh dan komitmen untuk membayar retribusi menara. 

"Saya ucapkan terima kasih dengan kerja keras Kominfo Muba yang andil maksimal meningkatkan PAD Muba," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 ini

Diketahui, adapun Perusahan Telekomunikasi yang dituntut untuk membayar retribusi menara di Muba yakni diantaranya PT Profesional Indonesia (PROTELINDO), PT Centratama Menara Indonesia, PT Telkomsel, PT Daya Mitra Telekomunikasi, PT Indosat Ooredoo, PT Inti Bangun Sejahtera, PT Solusi Tunas Pratama, PT Tower Bersama Group, dan PT KIN.(hsril

Cegah Klaster Pergantian Tahun, Polres Prabumulih Perketat Pergerakan Warga


PRABUMULIH, DS - Bagi warga yang ingin berkunjung ke Kota Prabumulih untuk merayakan malam pergantian tahun sebaiknya perlu untuk merubah jadwal kembali sebab Polres Prabumulih akan memperketat pergerakan masyarakat guna menghindari cluster baru penyebaran Covid-19.



Tidak tanggung-tanggung, Polres Prabumulih bakal bekerjasama dengan TNI untuk menggelar razia malam pergantian tahun dan siap melakukan tindakan jika ditemukan pelanggaran seperti menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan massa sesuai dengan Maklumat Kapolri. 



Malam tahun baru biasanya dirayakan kegiatan yang mengundang kerumunan seperti perayaan malam pergantian tahun dan pesta kembang api. Dalam situasi pandemi COVID-19, merayakan malam tahun baru beramai-ramai harus dihindari. Kapolri mengeluarkan maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan di malam terakhir 2020 sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.




"Dengan adanya maklumat ini, jika terdapat kegiatan yang melanggar maka akan kita ambil tindakan tegas yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ini juga berlaku pada pemilik dan pelaku usaha, seperti Cafe, Mall dan tempat hiburan yang memicu kerumunan" ujar Kapolres Prabumulih AKBP. Siswandi, SIK saat menggelar press realase akhir tahun 2020 di Mapolres Prabumulih, Selasa (29/12/2020).




Dikatakan, tindakan tersebut dilakukan tidak lain untuk mencegah terjadinya kerumuman massa yang bakal berpotensi jadi klaster baru penularan virus corona atau covid-19. "Sejak kemarin partroli terus kita lakukan untuk memantau titik-titik kerumunan. Sesekali kawan-kawan PWI bisa ikut untuk memantau giat yang kita lakukan sembari menyampaikan informasi berkenan dengan kegiatan tersebut melalui berita di media masing-masing. Sebab hal ini tidak lain untuk kebaikan kita bersama agar Kota Prabumulih segera kembali ke zona hijau" pungkasnya.

Awak MEDIA Dan MASYARAKAT, Pertanyakan, Soal MANGKIR Nya Oknum Anggota DPRD


"Oknum Anggota DPRD Kota Palembang Mangkir Rapat Paripurna, Nihil Kegiatan Reses, Di Duga Sudah Tidak Aktif Ke Kantor Hampir 4 (Empat) Bulan"

Apakah Sanksinya?...


Palembang, DS - Mangkir dari Paripurna, Nihil Saat kegiatan Reses, Oknum DPRD Kota Kota Palembang Komisi III Berinisial EH, menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat  IT I, IT II, Dan IT III,  Karena ini merupakan Dapil III Dimana Oknum tersebut Berkompetisi dalam perolehan Suara untuk melenggang ke Kursi Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang.  (Rabu, 9 Desember 2020).


Oknum EH, mengatakan pada waktu itu,"Mayoritas raihan suara pribadi saya di IT III, yang mencapai 2.366 suara. Kalau dari 3 kecamatan total suara yang saya raih sekitar 4.500an," ungkap EH, saat bangga memenangkan pertarungannya dengan kandidate lain, Dia berjanji akan melakun hal yang terbaik bagi pemilihnya di dapil III, Minggu (5/5/2019).


Yang sangat di sesalkan dari tangkapan media, Dimana saat Reses semua anggota Dewan ingin menampung aspirasi masyarakat dan berbuat yang terbaik untuk selururuh masyarakat yang ada di dapilnya, berbeda dengan salah satu Oknom DPRD Kota Palembang Komisi III, Dapil III, Berinisial EH. Oknum Anggota Dewan Ini dinilai tidak memperhatikan masyarakat di dapilnya, bagaimana tidak, saat Sidang Paripurna pun Oknum DPRD Kota Palembang ini tidak hadir untuk mengodok dan membahas hal-hal yang terpenting bagi masyarakatnya, tidak hanya itu saja Oknum DPRD Kota Palembang, Komisi III, Dapil III ini, di duga sudah beberapa bulan tidak masuk kerja ( tidak masuk kantor).

Menurut keterangannya, dengan awak media, dalam beberapa bulan terakhir Oknum DPRD dari Dapil III ini memang sudah tidak pernah masuk kantor, Hal ini disampaian oleh Narasumber Dikantor DPRD Kota Palembang yang namanya tidak ingin di sebutkan, Kemudian team Media  mencoba Klarifikasi Ke bagian Registrasi, dan memperoleh informasi yang sama, bahwa memang benar yang bersangkutan dalam beberapa bulan terakhir ini tidak pernah masuk kantor, saat Paripurna pun dia gak ada. Ungkapnya. 



Awak media pun mencoba menemui Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk klarifikasi soal Oknum DPRD Kota Palembang Di Komisi III  tersebut.

Kunjungan team media ke  kantor DPRD Kota Palembang kemarin, sekaligus ingin silahturahmi ke Badan Kehormatan (BK), namun karena ada kegiatan reses di Dapil mereka masing-masing, team media pun gagal untuk bertemu dengan ke- 5 (Lima) orang tersebut.

Saat ingin di Konfirmasi tetang pemberitaan melalui Chat Whatshap dan Call WA, Oknum Anggota DPRD Kota Palembang Komisi III,  Dapil III, Berinisial EH belum membalas Chat dan Telp dari Awak media


Diketahui Sudah lebih dari empat bulan, bahkan lebih, Oknum DPRD Kota Palembang yang berinisial EH sedang dalam keadaan sakit berat, di duga, Oknum DPRD tersebut saat tidak dapat melakukan apapun untuk kegiatan profesinya. Yang jadi pertanyaan masyarakat adalah, bagaimana mereka bisa menyampaikan dan menyalurkan aspirasi mereka untuk bisa membangung daerah mereka, Masyarakat juga menilai, kok bisa ada pembiaran tentang hal ini, trus anggaran yang di keluarkan negara untuk disalurkan ke masyarakat didapilnya apa, mana, dan haruskah masyarakat terus dibohongi dwngan pembiaran ini.


Masyarakat berharap, Badan Kehormatan Dewan dapat melihat hal ini, dan saat ini di masa pendemi seperti ini, masyarakat sangat kesulitan dalam hal apapun, jangan lagi masyarakat dibohongi oleh Oknum DPRD yang tidak bisa membantu menuampaikan aspirasi demi pembangunan di wilayah mereka.(Mayorzen)

Binaan Pertamina EP Prabumulih Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun Herbal


PRABUMULIH, DS - Eskalasi Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini terus meningkat termasuk di Kota Prabumulih ternyata tidak  menyurutkan semangat masyarakat mitra binaan PT Pertamina EP untuk tetap berinovasi dalam menerapkan protokol new normal berdampingan dengan Covid-19. Melalui proses pembinaan dan pelatihan berkelanjutan, PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field bersama Kelompok MKM Majasari berhasil menciptakan produk sabun herbal dari limbah minyak jelantah.


Pertamina EP Asset 2 CSR Analyst Imam Maulana mengatakan Kelompok MKM Majasari merupakan Juara 1 lomba Kawasan Kreatif New Normal yang diselenggarakan PT Pertamina EP bekerjasama dengan Kelurahan Majasari pada Juli 2020, kelompok ini kemudian dibina dan dilatih untuk berinovasi dalam program Sampah jadi Berkah (SARAH) sehingga dapat membuat berbagai produk bermanfaat dan berdaya saing tinggi.



Kelompok yang terdiri dari 25 anggota didominasi oleh ibu rumah tangga ini ternyata mampu membuat sabun herbal yang bahan bakunya berasal dari minyak jelantah yang merupakan limbah rumah tangga dan industri makanan. Bersama Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) dan didukung oleh Kelurahan Majasari, langkah positif ini perlahan mampu memberikan dampak ekonomi dan kesehatan yang positif bagi masyarakat. 




Terpisah PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih CSR Staff Erwin Hendra Putra mengatakan produk yang diberi nama “Sabun Herbal Sarah” ini merupakan produk yang dibuat memanfaatkan minyak jelantah ditambah dengan bahan baku lainnya seperti soda api, air bersih, arang serta ekstraksi daun dan bunga. Dirinya juga mengatakan bahan baku minyak jelantah dapat dengan mudah kelompok dapatkan dari skema sedekah sampah yang langsung dikoordinir oleh Lurah Majasari. 




Sabun herbal yang sudah dilakukan uji lab ini, kini sudah dipasarkan dengan harga Rp 5.000,-/batang dengan berat 250 gram setiap kemasannya. Selain mendapatkan manfaat dari penghematan biaya pembelian sabun komersial, kelompok juga mendapat manfaat ekonomi dari penjualan sabun herbal tersebut. 



Lurah Majasari Inggit Damayanti mengapresiasi kerjasama dan program yang terjalin di Majasari, “Kami sangat mengapresiasi langkah inovatif yang digerakkan oleh Prabumulih Field dan INAgri selama ini, hal positif seperti ini akan selalu kami dukung demi membantu masyarakat menghadapi kondisi sulit di masa pandemi. Kami sangat berterimakasih dan berharap agar kegiatan ini dapat terus berkelanjutan agar dapat membantu perekonomian masyarakat Kelurahan Majasari” tutur Inggit.




Sependapat dengan Lurah Majasari, Syamsul Asinar dari INAgri turut menyampaikan rasa bahagianya terhadap perkembangan masyarakat selama dilakukan proses pembinaan “Saya tidak menyangka apa yang dahulu kami ajarkan kini semakin berkembang. Awalnya kami hanya mengira sabun akan digunakan sebatas untuk kebutuhan pribadi saja, namun antusias warga yang sangat tinggi membuat sabun herbal kini menjadi salah satu nilai tambah ekonomi karena mereka berhasil menjualnya dengan kemasan yang menarik. Selain itu, saya juga turut menyampaikan rasa terimakasih kepada Prabumulih Field karena berkat dukungannya akhirnya perubahan positif dapat kami lihat di Kelurahan Majasari”.

Geruduk Pasar PTM, KNPI Prabumulih Bagikan Ribuan Masker


PRABUMULIH, DS - Sebagai upaya penekanan dan pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Prabumulih, DPD KNPI untuk yang kesekian kalinya kembali geruduk pasar tradisional modern (PTM) untuk membagikan masker kepada para pedagang dan warga yang ditemukan tidak mengenakan masker. Pada kegiatan KNPI Geruduk pasar kali ini tampak turut melibatkan Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Prabumulih, PT. Perta Samtan Gas dan Tokoh milenial Kota Prabumulih dr. Muarni Emasrissa Latifah atau yang biasa disapa dr. Risa.


Sebanyak 2000 buah masker berhasil dibagikan kepada warga pedagang dan pembeli di Pasar Pagi Kota Prabumulih, Selasa pagi (29/12/2020). Pantauan Posmetro, saat pembagian masker masih banyak ditemukan warga yang enggan memakai masker saat berbelanja ke Pasar. Hal ini pula lah yang mendorong KNPI Prabumulih berkontribusi mensosialisasikan Protokol kesehatan dari bahaya Covid-19 yang masih mengancam sembari membagikan masker ke warga.



dr. Risa yang juga merupakan Pengurus di DPD KNPI Prabumulih yang dikonfirmasi seusai geruduk pasar PTM Kota Prabumulih mengaku langkah yang dilakukan oleh DPD KNPI Prabumulih pagi ini merupakan upaya mengingatkan kembali masyarakat untuk senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah.




"Iya hari ini kita Bersama KNPI Prabumulih baru saja membagikan sebanyak 2000 masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar PTM Kota Prabumulih. Hal ini juga untuk kembali mengingatkan Masyarakat dan teman-teman yang mungkin sudah banyak melupakan Covid-19 sejak Kota Prabumulih dinyatakan masuk dalam zona hijau" ujar Risa.



Dikatakan, Sebagai Pemuda yang peduli dengan kelangsungan ekonomi masyarakat dan juga kesehatannya, KNPI Prabumulih terus berupaya mendekatkan diri dengan membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di pasar agar kenyamanan berbelanja dan membeli barang di pasar tetap terjaga dengan baik dan senantiasa menerapkan Protokol kesehatan. Dengan demikian, roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.



"Kita berharap jangan sampai Kota Prabumulih kembali melaksanakan PSPB untuk yang kedua kalinya karna hal itu sangat merugikan warga. Dengan kita terjun secara langsung untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 tingkat kesadaran masyarakat akan semakin tinggi dan status Kota Prabumulih dapat kembali ke Zona Hijau" paparnya.




Hal senanda juga disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Kota Prabumulih Aden Thamrin. Dalam kesemapatan tersebut ia bahkan turut serta kelapangan memantau aksi sosial geruduk pasar dalam rangka pembagian masker kepada para pedagang dan seluruh warga yang ditemukan tidak mengenakan masker.



"Harapan dan tujuannya tentu saja untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di Kota Prabumulih dan senantiasa menjaga roda perekonomian yang sudah berjalan dengan baik. Jangan sampai kedepan Pemerintah mengambil kebijakan untuk menerapkan PSPB untuk yang kedua kalinya jika penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih bertambah banyak" ujar Aden




Yang kedua kata mantan AnGGOTA dprd Kota Prabumulih itu, memilih pasar sebagai sasaran sosialisasi mengingat Pasar adalah pusat keramaian. "Dengan demikian sosialisasi penerapan Pola Hidup 3 M dapat tersampaikan dengan baik dan Prabumulih diharapkan akan segera kembali ke Zona hijau Covid-19" pungkasnya.




Pantauan di lapangan, Aksi geruduk pasar PTM Kota Prabumulih Selain dihadiri oleh Dr. Risa dan Ketua DPD KNPI Prabumulih Aden Thamrin juga turut dihadiri oleh Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH dan External Relations Perta Samtan Gas Harry Maradona. Kegiatan yang dilaksanakan sejak Pukul 06.00 Wib tersebut berakhir pukul 07.15 Wib. Kegiatan pembagian masker sendiri mendapat sambutan hangat warga pedagang dan pengunjung pasar PTM Kota Prabumulih.

Suasana Pasar Ikan Modern Palembang sepi pembeli


PALEMBANG, DS - Meski telah diresmikan awal November 2020, kondisi Pasar Ikan Modern (PIM) di Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang hingga Minggu (27/12/2020), masih terlihat sepi pembeli.


Menurut Asep (32), pedagang ikan seluang mengatakan, pembeli ikan di pasar tersebut mulai terlihat sepi sejak dua Minggu terakhir.


“Karena sepi, penghasilan kita tidak menentu. Seperti hari ini, saya hanya dapat Rp50 ribu dan ikan saya masih tersisa banyak,” ungkap warga Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Sako ini.



 

Ditambahkannya, kalau ingin pembelinya ramai, pengelola pasar harusnya membuat semacam Bazaar disana, sehingga menarik pembeli untuk berkunjung.


Sementara Tedi As (50), penjual udang dan ikan laut menuturkan, pembeli sepi hampir setiap hari. Bahkan katanya pagi dibawah pukul 09.00 WIB pembeli masih ada, tetapi tidak ramai.


“Kalau pagi jumlah pembelinya sedang-sedang saja. Tetapi kalau diatas pukul 09.00 WIB hingga sore hampir tidak ada pembeli,” ujar warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami ini.


Lebih lanjut, biasanya dia membawa udang sekitar 4 Kg dan kadang-kadang hanya laku 2 Kg, bahkan pernah tidak terjual sama sekali.


“Kalau dagangan ini banyak yang beli bisa sampai Rp60-70 ribu perhari. Namun, sejak pembeli sepi saya merasa memporelah rasa lelah, sementara penghasilan sedikit dan yang berkunjung hanya lalat-lalat saja,” jelas Tedi.


Dijelaskannya, sebaiknya pemerintah atau pengelolah Pasar jangan hanya menjual ikan, tetapi juga ada sembakonya. Karena menurut Tedi, orang yang pergi ke pasar tidak semata-mata membeli ikan.


“Mungkin ibu-ibu kehabisan gula dan minyak misalnya. Dan dari rumah ingin membeli sembako, tetapi ketika melihat ikan mungkin akhirnya ingin membeli juga,” ungkapnya.


Diterangkan Tedi, sejak diresmikan hingga 6 bulan ke depan, tidak ada biaya sewa di pasar yang buka dari Subuh hingga malam ini. “Setelah 6 bulan, maka kita diwajibkan membayar sewa tempat sekitar Rp500 ribu perbulan,” pungkasnya.


Sedangkan Yanto (38), pedagang ikan asin, tinggal di Kelurahan Sako, Kecamatan Sako menuturkan, pembeli sudah terlihat sepi sejak awal pasar tersebut diresmikan.


“Pembeli ini mulai sepi sejak dua bulan terakhir. Saya biasanya bawa ikan asin 10 Kg dan sekarang sudah lama tidak belanja, karena lama habisnya. Hari ini saja hanya sekitar 6 ons yang laku,” tutupnya. (Mayor Zen)

Bupati DRA Targetkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Muba Diatas Rata-rata


MUBA,DS.COM - Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA targetkan tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin terhadap pilkada kedepannya meningkat diatas rata-rata yang ditentukan.


Harapan ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Musi Banyuasin Yufizer ST beserta rombongan, Selasa (29/12/2020) di Ruang Audiensi Bupati.

Bupati DRA juga sangat menyambut baik dan mengapresiasi kesiapan KPUD Muba terkait dengan pilkada mendatang. Ia juga mengingatkan jika pelaksanaan pilkada nanti pandemi covid19 masih ada, KPUD harus tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

Selain itu, Dodi Reza juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilihan baik Pilkada maupun pemilu. 

Terkait data kependudukan dan Internet desa, Dodi Reza Alex mempersilakan KPUD untuk berkerjasama dengan Dinas Dukcapil dan PMD Muba.

"Silakan berkoordinasi, apa yang dibutuhkan. Intinya, Kami Pemkab Muba sangat mendukung upaya KPUD untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan Pilkada di Kabupaten Muba ini. Mudah-mudahan Pilkada mendatang ini bisa berjalan lancar dan partisipasi masyarakat juga dapat lebih meningkat."ungkap Bupati terinovatif se Indonesia tahun 2020.





Sementara Ketua KPUD Muba Yufizer ST didampingi Komisioner mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA beserta jajarannya yang sudah memfasilitasi Gedung KPUD Muba.

Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dalam mendukung kesiapan KPUD guna kelancaran pelaksanaan pilkada yang akan datang.

"Terima kasih kami telah diterima audiensi dan bertemu langsung dengan Bapak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajaran terkait. Sehingga kita bisa menyampaikan apa saja yang kita butuhkan dalam persiapkan ini demi kelancaran pelaksanaan pilkada yang akan datang. Kami juga mengucapkan terima kasih sekali kepada Bupati sudah memfasilitasi Gedung KPUD baru, sarana serta prasarana operasional," pungkas Ketua KPUD Muba Yufizer ST.

Turut dihadiri Komisioner KPUD Muba Khoirul Anam SE, Amir Nurman SPd MSi, dan Sekretaris KPUD Muba Dedi Irawan SIP MSi. Didampingi Kepala BPKAD Mirwan Susanto SE MM, Kaban Kesbangpol Drs H Soleh Na'im, Kasat Pol PP Ariyadi Karim SE MSi, Kepala Disdukcapil Hj Asmarani, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi,(hs/red)

Di Duga Puluhan Karyawan PT Supreme Terpapar Covid


LAHAT, DS - Penyebaran Covid/ Virus Corona  tidak terfokus dalam satu titik, namun menyebar dipelosok Desa. Terbukti 50 Karyawan PT Supreme yang berada di ujung perbatasan Kabupaten Lahat- Muara Enim terinfeksi Virus Corona.


Namun jumlah yang terpapar Virus Corona berbeda dengan disampaikan Kades Tunggul Bute, Update data melalui Kasrun selaku Kades Tunggul Bute ketika dihubungi Awak Media 29/12 via Telp  membenarkan terpaparnya pekerja di PT PRA, CBN sebagian PT Rekins  kedua PT ini merupakan Subcon PT Supreme Rantau Dedap bahwa dari hasil rapat di Kecamatan Kota Agung Kades bersama Unsur Forkomincam Kota Agung bahwa ada 14 orang Karyawan terpapar Corona, Karyawan  ini merupakan Clutser dari Kabupaten Pali dan Prabumulih dan Warga Lawang Agung , Desa Sukarami  Kecamatan Kota Agung


Menurut Kasrun mereka pekerja ini sudah lama Off dan masuk kerja kembali namun setelah sampai di Lokasi mereka rupanya membawa Virus Corona. Tapi kesemua Karyawan terpapar sudah dibawa ke Rumah Sakit di Palembang untuk dilakukan penanganan selanjutnya. 


Dan Situasi terkini di Desa Tunggul Bute menurut Kades sudah Kondusif yang di dalam Area Tunggul Bute tidak boleh turun begitu juga sebaliknya, sedangkan Petinggi PT Supreme sudah tidak berada ditempat. Kami belum mendapat info keberadaan mereka saat ini " tutup Kasrun



Sementara itu Penanganan Gugus Tugas Kecamatan Kota Agung ketika di kompirmasi Via Telp Ratna selaku Kapus Kota Agung beliau belum mendapat keterangan dari Kecamatan, menurut beliau Wilayah PT Supreme merupakan bagian dari Kabupaten Muara Enim namun bukan berarti bukan tugas kita disana ada pekerja dari Tunggul Bute yang merupakan bagian dari Kecamatan Kota Agung " ujar Kapus Kota Agung mengakhiri obrolannya.


Hal senada dikatakan Taufiq selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten " bahwa  Puskesmas sudah dntruksikan gabung Satgas Kecamatan dan Tripika untuk  mengecek ke lapangan  atas informasi ini" Tandas Taufiq" 


 ( Kerbay Mulak)