NEWS

Slider

Geruduk Pasar PTM, KNPI Prabumulih Bagikan Ribuan Masker


PRABUMULIH, DS - Sebagai upaya penekanan dan pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Prabumulih, DPD KNPI untuk yang kesekian kalinya kembali geruduk pasar tradisional modern (PTM) untuk membagikan masker kepada para pedagang dan warga yang ditemukan tidak mengenakan masker. Pada kegiatan KNPI Geruduk pasar kali ini tampak turut melibatkan Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Prabumulih, PT. Perta Samtan Gas dan Tokoh milenial Kota Prabumulih dr. Muarni Emasrissa Latifah atau yang biasa disapa dr. Risa.


Sebanyak 2000 buah masker berhasil dibagikan kepada warga pedagang dan pembeli di Pasar Pagi Kota Prabumulih, Selasa pagi (29/12/2020). Pantauan Posmetro, saat pembagian masker masih banyak ditemukan warga yang enggan memakai masker saat berbelanja ke Pasar. Hal ini pula lah yang mendorong KNPI Prabumulih berkontribusi mensosialisasikan Protokol kesehatan dari bahaya Covid-19 yang masih mengancam sembari membagikan masker ke warga.



dr. Risa yang juga merupakan Pengurus di DPD KNPI Prabumulih yang dikonfirmasi seusai geruduk pasar PTM Kota Prabumulih mengaku langkah yang dilakukan oleh DPD KNPI Prabumulih pagi ini merupakan upaya mengingatkan kembali masyarakat untuk senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah.




"Iya hari ini kita Bersama KNPI Prabumulih baru saja membagikan sebanyak 2000 masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar PTM Kota Prabumulih. Hal ini juga untuk kembali mengingatkan Masyarakat dan teman-teman yang mungkin sudah banyak melupakan Covid-19 sejak Kota Prabumulih dinyatakan masuk dalam zona hijau" ujar Risa.



Dikatakan, Sebagai Pemuda yang peduli dengan kelangsungan ekonomi masyarakat dan juga kesehatannya, KNPI Prabumulih terus berupaya mendekatkan diri dengan membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di pasar agar kenyamanan berbelanja dan membeli barang di pasar tetap terjaga dengan baik dan senantiasa menerapkan Protokol kesehatan. Dengan demikian, roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.



"Kita berharap jangan sampai Kota Prabumulih kembali melaksanakan PSPB untuk yang kedua kalinya karna hal itu sangat merugikan warga. Dengan kita terjun secara langsung untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 tingkat kesadaran masyarakat akan semakin tinggi dan status Kota Prabumulih dapat kembali ke Zona Hijau" paparnya.




Hal senanda juga disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Kota Prabumulih Aden Thamrin. Dalam kesemapatan tersebut ia bahkan turut serta kelapangan memantau aksi sosial geruduk pasar dalam rangka pembagian masker kepada para pedagang dan seluruh warga yang ditemukan tidak mengenakan masker.



"Harapan dan tujuannya tentu saja untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di Kota Prabumulih dan senantiasa menjaga roda perekonomian yang sudah berjalan dengan baik. Jangan sampai kedepan Pemerintah mengambil kebijakan untuk menerapkan PSPB untuk yang kedua kalinya jika penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih bertambah banyak" ujar Aden




Yang kedua kata mantan AnGGOTA dprd Kota Prabumulih itu, memilih pasar sebagai sasaran sosialisasi mengingat Pasar adalah pusat keramaian. "Dengan demikian sosialisasi penerapan Pola Hidup 3 M dapat tersampaikan dengan baik dan Prabumulih diharapkan akan segera kembali ke Zona hijau Covid-19" pungkasnya.




Pantauan di lapangan, Aksi geruduk pasar PTM Kota Prabumulih Selain dihadiri oleh Dr. Risa dan Ketua DPD KNPI Prabumulih Aden Thamrin juga turut dihadiri oleh Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH dan External Relations Perta Samtan Gas Harry Maradona. Kegiatan yang dilaksanakan sejak Pukul 06.00 Wib tersebut berakhir pukul 07.15 Wib. Kegiatan pembagian masker sendiri mendapat sambutan hangat warga pedagang dan pengunjung pasar PTM Kota Prabumulih.

Suasana Pasar Ikan Modern Palembang sepi pembeli


PALEMBANG, DS - Meski telah diresmikan awal November 2020, kondisi Pasar Ikan Modern (PIM) di Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang hingga Minggu (27/12/2020), masih terlihat sepi pembeli.


Menurut Asep (32), pedagang ikan seluang mengatakan, pembeli ikan di pasar tersebut mulai terlihat sepi sejak dua Minggu terakhir.


“Karena sepi, penghasilan kita tidak menentu. Seperti hari ini, saya hanya dapat Rp50 ribu dan ikan saya masih tersisa banyak,” ungkap warga Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Sako ini.



 

Ditambahkannya, kalau ingin pembelinya ramai, pengelola pasar harusnya membuat semacam Bazaar disana, sehingga menarik pembeli untuk berkunjung.


Sementara Tedi As (50), penjual udang dan ikan laut menuturkan, pembeli sepi hampir setiap hari. Bahkan katanya pagi dibawah pukul 09.00 WIB pembeli masih ada, tetapi tidak ramai.


“Kalau pagi jumlah pembelinya sedang-sedang saja. Tetapi kalau diatas pukul 09.00 WIB hingga sore hampir tidak ada pembeli,” ujar warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami ini.


Lebih lanjut, biasanya dia membawa udang sekitar 4 Kg dan kadang-kadang hanya laku 2 Kg, bahkan pernah tidak terjual sama sekali.


“Kalau dagangan ini banyak yang beli bisa sampai Rp60-70 ribu perhari. Namun, sejak pembeli sepi saya merasa memporelah rasa lelah, sementara penghasilan sedikit dan yang berkunjung hanya lalat-lalat saja,” jelas Tedi.


Dijelaskannya, sebaiknya pemerintah atau pengelolah Pasar jangan hanya menjual ikan, tetapi juga ada sembakonya. Karena menurut Tedi, orang yang pergi ke pasar tidak semata-mata membeli ikan.


“Mungkin ibu-ibu kehabisan gula dan minyak misalnya. Dan dari rumah ingin membeli sembako, tetapi ketika melihat ikan mungkin akhirnya ingin membeli juga,” ungkapnya.


Diterangkan Tedi, sejak diresmikan hingga 6 bulan ke depan, tidak ada biaya sewa di pasar yang buka dari Subuh hingga malam ini. “Setelah 6 bulan, maka kita diwajibkan membayar sewa tempat sekitar Rp500 ribu perbulan,” pungkasnya.


Sedangkan Yanto (38), pedagang ikan asin, tinggal di Kelurahan Sako, Kecamatan Sako menuturkan, pembeli sudah terlihat sepi sejak awal pasar tersebut diresmikan.


“Pembeli ini mulai sepi sejak dua bulan terakhir. Saya biasanya bawa ikan asin 10 Kg dan sekarang sudah lama tidak belanja, karena lama habisnya. Hari ini saja hanya sekitar 6 ons yang laku,” tutupnya. (Mayor Zen)

Bupati DRA Targetkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Muba Diatas Rata-rata


MUBA,DS.COM - Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA targetkan tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin terhadap pilkada kedepannya meningkat diatas rata-rata yang ditentukan.


Harapan ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Musi Banyuasin Yufizer ST beserta rombongan, Selasa (29/12/2020) di Ruang Audiensi Bupati.

Bupati DRA juga sangat menyambut baik dan mengapresiasi kesiapan KPUD Muba terkait dengan pilkada mendatang. Ia juga mengingatkan jika pelaksanaan pilkada nanti pandemi covid19 masih ada, KPUD harus tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

Selain itu, Dodi Reza juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilihan baik Pilkada maupun pemilu. 

Terkait data kependudukan dan Internet desa, Dodi Reza Alex mempersilakan KPUD untuk berkerjasama dengan Dinas Dukcapil dan PMD Muba.

"Silakan berkoordinasi, apa yang dibutuhkan. Intinya, Kami Pemkab Muba sangat mendukung upaya KPUD untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan Pilkada di Kabupaten Muba ini. Mudah-mudahan Pilkada mendatang ini bisa berjalan lancar dan partisipasi masyarakat juga dapat lebih meningkat."ungkap Bupati terinovatif se Indonesia tahun 2020.





Sementara Ketua KPUD Muba Yufizer ST didampingi Komisioner mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA beserta jajarannya yang sudah memfasilitasi Gedung KPUD Muba.

Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dalam mendukung kesiapan KPUD guna kelancaran pelaksanaan pilkada yang akan datang.

"Terima kasih kami telah diterima audiensi dan bertemu langsung dengan Bapak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajaran terkait. Sehingga kita bisa menyampaikan apa saja yang kita butuhkan dalam persiapkan ini demi kelancaran pelaksanaan pilkada yang akan datang. Kami juga mengucapkan terima kasih sekali kepada Bupati sudah memfasilitasi Gedung KPUD baru, sarana serta prasarana operasional," pungkas Ketua KPUD Muba Yufizer ST.

Turut dihadiri Komisioner KPUD Muba Khoirul Anam SE, Amir Nurman SPd MSi, dan Sekretaris KPUD Muba Dedi Irawan SIP MSi. Didampingi Kepala BPKAD Mirwan Susanto SE MM, Kaban Kesbangpol Drs H Soleh Na'im, Kasat Pol PP Ariyadi Karim SE MSi, Kepala Disdukcapil Hj Asmarani, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi,(hs/red)

Di Duga Puluhan Karyawan PT Supreme Terpapar Covid


LAHAT, DS - Penyebaran Covid/ Virus Corona  tidak terfokus dalam satu titik, namun menyebar dipelosok Desa. Terbukti 50 Karyawan PT Supreme yang berada di ujung perbatasan Kabupaten Lahat- Muara Enim terinfeksi Virus Corona.


Namun jumlah yang terpapar Virus Corona berbeda dengan disampaikan Kades Tunggul Bute, Update data melalui Kasrun selaku Kades Tunggul Bute ketika dihubungi Awak Media 29/12 via Telp  membenarkan terpaparnya pekerja di PT PRA, CBN sebagian PT Rekins  kedua PT ini merupakan Subcon PT Supreme Rantau Dedap bahwa dari hasil rapat di Kecamatan Kota Agung Kades bersama Unsur Forkomincam Kota Agung bahwa ada 14 orang Karyawan terpapar Corona, Karyawan  ini merupakan Clutser dari Kabupaten Pali dan Prabumulih dan Warga Lawang Agung , Desa Sukarami  Kecamatan Kota Agung


Menurut Kasrun mereka pekerja ini sudah lama Off dan masuk kerja kembali namun setelah sampai di Lokasi mereka rupanya membawa Virus Corona. Tapi kesemua Karyawan terpapar sudah dibawa ke Rumah Sakit di Palembang untuk dilakukan penanganan selanjutnya. 


Dan Situasi terkini di Desa Tunggul Bute menurut Kades sudah Kondusif yang di dalam Area Tunggul Bute tidak boleh turun begitu juga sebaliknya, sedangkan Petinggi PT Supreme sudah tidak berada ditempat. Kami belum mendapat info keberadaan mereka saat ini " tutup Kasrun



Sementara itu Penanganan Gugus Tugas Kecamatan Kota Agung ketika di kompirmasi Via Telp Ratna selaku Kapus Kota Agung beliau belum mendapat keterangan dari Kecamatan, menurut beliau Wilayah PT Supreme merupakan bagian dari Kabupaten Muara Enim namun bukan berarti bukan tugas kita disana ada pekerja dari Tunggul Bute yang merupakan bagian dari Kecamatan Kota Agung " ujar Kapus Kota Agung mengakhiri obrolannya.


Hal senada dikatakan Taufiq selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten " bahwa  Puskesmas sudah dntruksikan gabung Satgas Kecamatan dan Tripika untuk  mengecek ke lapangan  atas informasi ini" Tandas Taufiq" 


 ( Kerbay Mulak)

Wakil Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hadiri Bulan Timbang Di Posyandu Kutilang Dan Posyandu Cahaya Senja.


PRABUMULIH, DS -  Dalam Upaya  meningkatkan kesehatan warga masyarakat baik balita, ibu hamil maupun  lansia TP PKK Kota Prabumulih terus melakukan pemantauan dan sekaligus memberikan pengarahan kepada warga melalui kegiatan Posyandu yang tersebar di setiap kelurahan dalam ruang lingkup Pemerintah kota Prabumulih.


Seperti hari ini, ketua TP PKK Kota Prabumulih Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu diwakili oleh wakil ketua TP PKK Kota Reni Indahyani S Km mengunjungi bulan timbang balita  dan pemeriksaan kesehatan di posyandu  Balita Kutilang dan Posyandu Lansia Cahaya Senja yang berada di RT 03 RW 03 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Senin (28/12/2020).


Didampingi oleh Camat Prabumulih Selatan Sukarno SH, Ketua  PKK Kecamatan Pasni dan Titi Benawar petugas penyuluh dari dinas BKKBN, istri wakil walikota Prabumulih tersebut memberikan pengarahan akan pentingnya membawa anak balita ke Posyandu.


" Dengan rutin membawa anak ke Posyandu, ibu-ibu akan tahu apakah anak kita sehat atau tidak, juga akan diketahui tumbuh kembang anak tersebut normal atau tidak, hal tersebut bisa dilihat dan diketahui dari grafik berat badan anak pada kartu KMS dan KTA, sehingga apabila ada masalah dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak bisa terdeteksi sejak dini," terang Reni.


Dalam kesempatan tersebut, Reni juga mengajak para ibu di usia produktif untuk rutin mengikuti pemeriksaan IVA demi menghindari adanya ibu-ibu yang terkena kanker serviks.


" Ibu-ibu jangan takut untuk ikut pemeriksaan IVA, ini dilakukan untuk menghindari ibu-ibu dari terkena kanker serviks. Jadi kami harap kedepan ibu-ibu bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut," lanjutnya sembari berharap peran aktif para kader dalam memotivasi warga untuk selalu rajin datang ke Posyandu.


Senada dengan wakil ketua TP PKK, Camat Prabumulih Selatan pun dalam sambutannya mengharapkan peran aktif semua warga untuk mendukung setiap program yang di lakukan Pemerintah demi peningkatan kesehatan bersama.


" Saat ini sudah banyak program yang ada di RT 03 RW 03 ini untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, baik itu Posyandu Balita, posyandu lansia, senam bersama maupun pengajian rutin. Untuk itu dibutuhkan partisipasi dari warga semua, karena meski sebanyak apapun usaha dan program yang di lakukan Pemerintah namun tanpa peran aktif warga tentu tidak akan berjalan dengan sukses," himbaunya.


Acara yang dilaksanakan di halaman Masjid Al Amalan tersebut di akhiri dengan pembagian sejumlah doorprize.

Muba Maju Berjaya Ditengah Pandemi


SEKAYU,DS.COM - Meski dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun percepatan pembangunan dan capaian realisasi program tidak terhenti di Kabupaten Musi Banyuasin. 


Bahkan, terjadinya pemotongan anggaran APBD Muba mencapai Rp1, 1 Triliun juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan kepada realisasi program program di Bumi Serasan Sekate yang kini di nahkodai Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP. 

"Alhamdulillah, meski pandemi ini banyak terjadi pengurangan anggaran, tetapi Muba tetap Maju Berjaya ditengah pandemi COVID-19," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 tersebut di sela Refleksi Akhir Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (28/12/2020) di Auditorium Pemkab Muba. 

Menurutnya, Muba tetap bisa andil dengan maksimal dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga. 

"Pertumbuhan ekonomi di Muba meningkat 4.7 persen, dan penanganan dampak wabah COVID-19 tetap berjalan maksimal, hal ini juga dibuktikan dengan diberinya dua kali berturut-turut DID di Muba," bebernya. 

Lanjut Dodi, untuk penanganan wabah COVID-19, sedikitnya Muba mengucurkan anggaran sebesar Rp303 Miliar yang menyasar kepada masyarakat terdampak COVID-19 hingga pemulihan ekonomi. 

"Semuanya dapat ditangani dengan baik dan berjalan lancar," ungkap Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel tersebut. 

Kemudian, tidak hanya realisasi percepatan pembangunan infrastruktur, di saat pandemi juga Muba berhasil menuntaskan target realisasi operasional pabrik Aspal karet pertama di Indonesia yang berada di Muba.

"Realisasi ini tetap sesuai target dan Alhamdulillah beroperasional di tahun 2020 ini. Bahkan, berkat realisasinya kini harga karet petani rakyat bisa stabil," jelasnya. 

Dikatakan Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini, meski nya pula operasional pabrik Bensin dari kelapa sawit bisa mulai operasional di tahun 2020 ini namun karena ada perubahan pengalokasian anggaran, terpaksa operasional akan dimulai pada 2021 mendatang. 

"Insya Allah awal 2021 pabrik pengolahan bensin kelapa sawit akan operasional di Muba. Dan uji coba pemakaian bensin sawit akan kita uji coba di kendaraan dinas Pemkab Muba," sebutnya. 

Dodi menambahkan, saat ini juga Pemkab Muba telah menuntaskan peningkatan jalan Sukarami-Simpang Sari-TanahAbang-Saud-Selabu-Dawas-Berlian Makmur (C2) di sepanjang 23 kilometer yang mana nantinya jalan tersebut akan diproyeksi menjadi jalan exit tol Betung-Jambi. 

"Jadi keberadaan exit tol disana nantinya dapat mendongkrak perekonomian warga Muba khususnya pelaku UMKM. Bahkan, nantinya juga akan dibuatkan terowongan khusus untuk perlintasan satwa dilindungi di bawah jalan tol tersebut," bebernya. 




Wakil Bupati Beni Hernedi SIP menambahkan, pada 2021 mendatang Pemkab Muba juga akan memaksimalkan serapan tenaga kerja di Muba. 


Menurut Beni, pengembangan blok Saka Kemang akan menjadi momentum penting dan strategis dalam pengembangan pelatihan SDM Migas bagi SDM di Muba dan keterlibatan SDM atau tenaga kerja lokal dalam bidang migas. 

"Dukungan SKK Migas juga dibuktikan dengan telah dilakukan  penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di Bidang Industri Migas antara Pemkab Muba dan Perusahaan K3S dalam Wilayah Muba," bebernya. 

Pemkab Muba mendapat dukungan penuh dari SKK Migas guna memfasilitasi keterlibatan SDM lokal dalam Proyek Hulu Migas yang beroperasi dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. 

Diketahui, di penghujung tahun 2020 Pemkab Muba meraih penghargaan dan apresiasi tingkat nasional. Yakni diantaranya Opini WTP dari BPK RI 8 Kali Berturut- turut, Anugerah Plakat Capaian Opini 
WTP lima (5) kali berturut-turut dan tercepat dalam penyampaian Laporan 
Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama 3 tahun berturut-turut oleh 
Kemendagri.

Lalu, Predikat Terbaik Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Tingkat Nasional oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinobatkan sebagai Pembina Proklim oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK).

Kemudian, Penghargaan Desa Prospektif Good Government dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2020 oleh Kemenkeu RI, Penghargaan Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI)Awards 
oleh Kementerian Pertanian (Kementan), dan Terbaik III Pelayanan Kepegawaian oleh BKN serta Meraih penghargaan Bhumandala Rajata oleh Badan Informasi 
Geospasial ( red )

Catatan Akhir Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI - PUSAT

*Kekerasan Fisik dan Digital Terhadap Wartawan Hingga Pilkada Serentak*


Jakarta, Duta Sumsel - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengeluarkan catatan akhir tahun sebagai bentuk refleksi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Dalam rilis yang diterima redaksi, PWI menyoroti beberapa hal yang terjadi selama Tahun 2020 seperti merebaknya Covid-19 yang turut berimbas pada perusahaan pers dan para wartawan di Indonesia.


Pelaksanaan Pilkada serentak 2020, kekerasan fisik kepada wartawan yang masih terjadi seperti pemukulan, pengeroyokan dan perampasan alat kerja serta penghapusan paksa hasil liputan, yang dilakukan aparat penegak hukum maupun peserta demo.


Dalam keterangan tertulisnya yang di tanda tangani oleh Ketua Umum Atal S Depari dan Sekjen Mirza Zulhadi, PWI juga menyoroti terjadinya kekerasan baru pada era digital saat ini terhadpa wartawan seperti doxing yakni membuka data pribadi wartawan dan keluarganya di media sosial. PWI terus menghimbau pelaku yang merasa terganggu dengan karya jurnalistik, seharusnya menggunakan hak jawab sebagaimana diatur dalam UU No 40 tahun 1999 tentang Pers.


“Selain itu PWI menyesalkan terjadinya peretasan situs. Mereka yang tidak senang atas pemberitaan menggunakan hacker untuk membobol pertahanan website sebuah media atau meretas data pribadi wartawan. PWI berharap aparat hukum mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak terulang lagi,” kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, Senin, (28/12)


PWI mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang tetap menjaga kemerdekaan pers dengan berpedoman kepada UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan peraturan perundang-udangan tentang pers lainnya, dalam menyelesaikan persoalan terkait kasus-kasus pers. 



Selain itu melalui Masyarakat Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI melakukan survei kepada wartawan di 34provinsi di Indonesia yang menghasilkan kesimpulan, bahwa sebagian besar wartawan mendukung Pilkada serentak 2020, tetap berlangsung 9 Desember namun dengan sejumlah catatan, terutama terkait penegakan protokol kesehatan. Secara umum pelaksanaan pilkada juga dinilai berjalan dengan baik.


 “PWI mengucapkan terima kasih kepada wartawan, perusahaan pers, dan semua komponen bangsa lainnya yang telah mengawal proses demokrasi yaitu Pilkada Serentak 2020 sehingga secara umum bisa berlangsung lancar, demokratis, sehat, dan berbudaya,” ujar Atal.


Ditegaskannya, media yang secara terus menerus mengingatkan para pihak untuk patuh terhadap protokol kesehatan, gerakan 3M, telah berdampak positif terhadap penyelenggaraan pilkada sehingga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.


PWI juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan pers yang tetap mempekerjakan wartawan meski dalam kondisi sulit. Kepada para wartawan, PWI berharap agar terus meningkatkan profesionalisme dan patuh menjalankan UU, Kode Etik Jurnalistik, dan Kode Perilaku Wartawan. 


Terakhir, dalam catatan akhir tahunnya, PWI menyerukan kepada semua pihak untuk terus berupaya menjaga keberlangsungan kehidupan pers yang merupakan pilar demokrasi. Keberadaan pers sebagai fourth estate, kekuatan keempat, pada era demokrasi ini sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, bersih, transparan, dan terhindar dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Menyelamatkan kehidupan pers berarti ikut menyelamatkan kehidupan demokrasi di Indonesia demi masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik dan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.







Jelang Pergantian Tahun, 56 Orang Terinfeksi Covid-19 di Lahat


LAHAT, Duta Sumsel - Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Lahat dalam menekan penyebaran coronavirus deases (Covid-19) yang saat ini sedang mewabah di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat. Bahkan beberapa waktu lalu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)  Lahat telah melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat termasuk di lingkungan kantor Pemerintah Daerah. Begitu, jumlah orang yang terinfeksi virus  Covid-19 di Kabupaten Lahat bukan semakin berkurang, justru cenderung bertambah..



Hal ini terkuak dari  Update COVID-19  yang dikeluarkan oleh tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Lahat melalui juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Taufiq per tanggal 28 Desember 2020. Dalam data Covid-19 Lahat yang di update pada 28 Desember, kabupaten Kabupaten Lahat tercatat SUSPEK( ODP+PDP ) berjumlah 486 orang, yang masih proses pengawasan 30  orang, kontak erat mencapai 2457 orang. Sementara orang dalam Proses pemantauan berjumlah 322 orang dan prorable berjumlah  23 orang.



Data yang dapat dihimpun Duta Sumsel melalui Sosial Media "Sumsel Maju Untuk Semua" per 28 Desember 2020, jumlah masyarakat tersuspeck Covid-19 berjumlah 486 orang, Pasien Positif Covid-19 berjumlah 441 orang, dalam proses perawatan 56 orang dan meninggal dunia sebanyak 30 orang sementara yang berhasil sembuh sebanyak 355 orang. Idham/Novita


Kejari Prabumulih Ikuti Pelatikan Satgas 53 Melalui Virtual.


PRABUMULIH, DS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih mengikuti pelantikan  dan pengambilan sumpah 31 orang anggota  Satgas 53 yang di lakukan secara secara langsung oleh Jaksa Agung RI Dr.Burhanuddin SH MH, Senin (28/12/2020).


Pelantikan yang juga di hadiri oleh wakil jaksa agung RI Setia Untung Arimuladi SH M Hum didampingi para jaksa agung muda, serta kepala Diklat kejaksaan RI dan juga para kepala kejaksaan tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia tersebut dilaksanakan secara virtual dari Aula Gedung Menara Kartika Adiyaksa kompleks perkantoran kejaksaan agung jalan Sultan Hasanuddin no.1 Kebayoran baru Jakarta Selatan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.


Dikatakan Jaksa Agung bahwa  dibentuknya dan lantiknya ke 31 orang sebagai anggota Satgas 53 adalah dengan tujuan mengoptimalkan pengawasan internal, pencegahan dan melakukan deteksi dini terhadap oknum jaksa dan/ pegawai kejaksaan yang berpotensi akan melakukan penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan ataupun perbuatan tercela lainnya yang di pandang akan merusak citra dan wibawa Kejaksaa Republik Indonesia.


Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih Topik Gunawan SH MH melalui Kepala seksi intelijen Kejari Prabumulih Hendra Fabianto SH menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap di lantiknya tim Satgas 53.


" Kejari Prabumulih menyambut baik pelantikan Satgas 53 tersebut guna meningkatkan kinerja dan  integritas serta profesionalisme aparat penegak hukum  di kejaksaan agung khususnya Kejaksaan Negeri Prabumulih ," pungkasnya.

Update COVID-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Sembuh, 11 Positif


SEKAYU,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (25/12/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus sembuh dan 11 terkonfirmasi positif COVID-19. 


"Ada penambahan 2 kasus sembuh dan 11 positif per 25 Desember 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 681 perempuan usia 75 tahun asal Babat Toman, kasus 682 perempuan 75 tahun Babat Toman, kasus 683 Laki-laki 50 tahun Plakat Tinggi, kasus 684 Laki-laki 28 tahun Sekayu, kasus 685 Laki-laki 28 tahun Sekayu. 

"Kemudian, kasus 686 perempuan 80 tahun Sekayu, kasus 687 Laki-laki 31 tahun Sekayu, kasus 688 perempuan 7 tahun Sekayu, kasus 689 Laki-laki 9 tahun Sekayu, kasus 690 perempuan 3 tahun Sekayu, dan kasus 691 perempuan 55 tahun Jirak Jaya. 

Diketahui, hingga 25 Desember ada 691 kasus diantaranya 597 kasus sembuh, 65 masih dirawat, dan 29 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 25 Desember 2020 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan, 1.199 kontak erat 1.178 kontak selesai pemantauan 21 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 162 selesai pengawasan.(hsril