NEWS

Slider

Muba Maju Berjaya Ditengah Pandemi


SEKAYU,DS.COM - Meski dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun percepatan pembangunan dan capaian realisasi program tidak terhenti di Kabupaten Musi Banyuasin. 


Bahkan, terjadinya pemotongan anggaran APBD Muba mencapai Rp1, 1 Triliun juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan kepada realisasi program program di Bumi Serasan Sekate yang kini di nahkodai Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP. 

"Alhamdulillah, meski pandemi ini banyak terjadi pengurangan anggaran, tetapi Muba tetap Maju Berjaya ditengah pandemi COVID-19," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 tersebut di sela Refleksi Akhir Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (28/12/2020) di Auditorium Pemkab Muba. 

Menurutnya, Muba tetap bisa andil dengan maksimal dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga. 

"Pertumbuhan ekonomi di Muba meningkat 4.7 persen, dan penanganan dampak wabah COVID-19 tetap berjalan maksimal, hal ini juga dibuktikan dengan diberinya dua kali berturut-turut DID di Muba," bebernya. 

Lanjut Dodi, untuk penanganan wabah COVID-19, sedikitnya Muba mengucurkan anggaran sebesar Rp303 Miliar yang menyasar kepada masyarakat terdampak COVID-19 hingga pemulihan ekonomi. 

"Semuanya dapat ditangani dengan baik dan berjalan lancar," ungkap Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel tersebut. 

Kemudian, tidak hanya realisasi percepatan pembangunan infrastruktur, di saat pandemi juga Muba berhasil menuntaskan target realisasi operasional pabrik Aspal karet pertama di Indonesia yang berada di Muba.

"Realisasi ini tetap sesuai target dan Alhamdulillah beroperasional di tahun 2020 ini. Bahkan, berkat realisasinya kini harga karet petani rakyat bisa stabil," jelasnya. 

Dikatakan Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini, meski nya pula operasional pabrik Bensin dari kelapa sawit bisa mulai operasional di tahun 2020 ini namun karena ada perubahan pengalokasian anggaran, terpaksa operasional akan dimulai pada 2021 mendatang. 

"Insya Allah awal 2021 pabrik pengolahan bensin kelapa sawit akan operasional di Muba. Dan uji coba pemakaian bensin sawit akan kita uji coba di kendaraan dinas Pemkab Muba," sebutnya. 

Dodi menambahkan, saat ini juga Pemkab Muba telah menuntaskan peningkatan jalan Sukarami-Simpang Sari-TanahAbang-Saud-Selabu-Dawas-Berlian Makmur (C2) di sepanjang 23 kilometer yang mana nantinya jalan tersebut akan diproyeksi menjadi jalan exit tol Betung-Jambi. 

"Jadi keberadaan exit tol disana nantinya dapat mendongkrak perekonomian warga Muba khususnya pelaku UMKM. Bahkan, nantinya juga akan dibuatkan terowongan khusus untuk perlintasan satwa dilindungi di bawah jalan tol tersebut," bebernya. 




Wakil Bupati Beni Hernedi SIP menambahkan, pada 2021 mendatang Pemkab Muba juga akan memaksimalkan serapan tenaga kerja di Muba. 


Menurut Beni, pengembangan blok Saka Kemang akan menjadi momentum penting dan strategis dalam pengembangan pelatihan SDM Migas bagi SDM di Muba dan keterlibatan SDM atau tenaga kerja lokal dalam bidang migas. 

"Dukungan SKK Migas juga dibuktikan dengan telah dilakukan  penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di Bidang Industri Migas antara Pemkab Muba dan Perusahaan K3S dalam Wilayah Muba," bebernya. 

Pemkab Muba mendapat dukungan penuh dari SKK Migas guna memfasilitasi keterlibatan SDM lokal dalam Proyek Hulu Migas yang beroperasi dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. 

Diketahui, di penghujung tahun 2020 Pemkab Muba meraih penghargaan dan apresiasi tingkat nasional. Yakni diantaranya Opini WTP dari BPK RI 8 Kali Berturut- turut, Anugerah Plakat Capaian Opini 
WTP lima (5) kali berturut-turut dan tercepat dalam penyampaian Laporan 
Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama 3 tahun berturut-turut oleh 
Kemendagri.

Lalu, Predikat Terbaik Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Tingkat Nasional oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinobatkan sebagai Pembina Proklim oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK).

Kemudian, Penghargaan Desa Prospektif Good Government dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2020 oleh Kemenkeu RI, Penghargaan Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI)Awards 
oleh Kementerian Pertanian (Kementan), dan Terbaik III Pelayanan Kepegawaian oleh BKN serta Meraih penghargaan Bhumandala Rajata oleh Badan Informasi 
Geospasial ( red )

Catatan Akhir Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI - PUSAT

*Kekerasan Fisik dan Digital Terhadap Wartawan Hingga Pilkada Serentak*


Jakarta, Duta Sumsel - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengeluarkan catatan akhir tahun sebagai bentuk refleksi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Dalam rilis yang diterima redaksi, PWI menyoroti beberapa hal yang terjadi selama Tahun 2020 seperti merebaknya Covid-19 yang turut berimbas pada perusahaan pers dan para wartawan di Indonesia.


Pelaksanaan Pilkada serentak 2020, kekerasan fisik kepada wartawan yang masih terjadi seperti pemukulan, pengeroyokan dan perampasan alat kerja serta penghapusan paksa hasil liputan, yang dilakukan aparat penegak hukum maupun peserta demo.


Dalam keterangan tertulisnya yang di tanda tangani oleh Ketua Umum Atal S Depari dan Sekjen Mirza Zulhadi, PWI juga menyoroti terjadinya kekerasan baru pada era digital saat ini terhadpa wartawan seperti doxing yakni membuka data pribadi wartawan dan keluarganya di media sosial. PWI terus menghimbau pelaku yang merasa terganggu dengan karya jurnalistik, seharusnya menggunakan hak jawab sebagaimana diatur dalam UU No 40 tahun 1999 tentang Pers.


“Selain itu PWI menyesalkan terjadinya peretasan situs. Mereka yang tidak senang atas pemberitaan menggunakan hacker untuk membobol pertahanan website sebuah media atau meretas data pribadi wartawan. PWI berharap aparat hukum mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak terulang lagi,” kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, Senin, (28/12)


PWI mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang tetap menjaga kemerdekaan pers dengan berpedoman kepada UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan peraturan perundang-udangan tentang pers lainnya, dalam menyelesaikan persoalan terkait kasus-kasus pers. 



Selain itu melalui Masyarakat Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI melakukan survei kepada wartawan di 34provinsi di Indonesia yang menghasilkan kesimpulan, bahwa sebagian besar wartawan mendukung Pilkada serentak 2020, tetap berlangsung 9 Desember namun dengan sejumlah catatan, terutama terkait penegakan protokol kesehatan. Secara umum pelaksanaan pilkada juga dinilai berjalan dengan baik.


 “PWI mengucapkan terima kasih kepada wartawan, perusahaan pers, dan semua komponen bangsa lainnya yang telah mengawal proses demokrasi yaitu Pilkada Serentak 2020 sehingga secara umum bisa berlangsung lancar, demokratis, sehat, dan berbudaya,” ujar Atal.


Ditegaskannya, media yang secara terus menerus mengingatkan para pihak untuk patuh terhadap protokol kesehatan, gerakan 3M, telah berdampak positif terhadap penyelenggaraan pilkada sehingga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.


PWI juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan pers yang tetap mempekerjakan wartawan meski dalam kondisi sulit. Kepada para wartawan, PWI berharap agar terus meningkatkan profesionalisme dan patuh menjalankan UU, Kode Etik Jurnalistik, dan Kode Perilaku Wartawan. 


Terakhir, dalam catatan akhir tahunnya, PWI menyerukan kepada semua pihak untuk terus berupaya menjaga keberlangsungan kehidupan pers yang merupakan pilar demokrasi. Keberadaan pers sebagai fourth estate, kekuatan keempat, pada era demokrasi ini sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, bersih, transparan, dan terhindar dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Menyelamatkan kehidupan pers berarti ikut menyelamatkan kehidupan demokrasi di Indonesia demi masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik dan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.







Jelang Pergantian Tahun, 56 Orang Terinfeksi Covid-19 di Lahat


LAHAT, Duta Sumsel - Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Lahat dalam menekan penyebaran coronavirus deases (Covid-19) yang saat ini sedang mewabah di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat. Bahkan beberapa waktu lalu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)  Lahat telah melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat termasuk di lingkungan kantor Pemerintah Daerah. Begitu, jumlah orang yang terinfeksi virus  Covid-19 di Kabupaten Lahat bukan semakin berkurang, justru cenderung bertambah..



Hal ini terkuak dari  Update COVID-19  yang dikeluarkan oleh tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Lahat melalui juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Taufiq per tanggal 28 Desember 2020. Dalam data Covid-19 Lahat yang di update pada 28 Desember, kabupaten Kabupaten Lahat tercatat SUSPEK( ODP+PDP ) berjumlah 486 orang, yang masih proses pengawasan 30  orang, kontak erat mencapai 2457 orang. Sementara orang dalam Proses pemantauan berjumlah 322 orang dan prorable berjumlah  23 orang.



Data yang dapat dihimpun Duta Sumsel melalui Sosial Media "Sumsel Maju Untuk Semua" per 28 Desember 2020, jumlah masyarakat tersuspeck Covid-19 berjumlah 486 orang, Pasien Positif Covid-19 berjumlah 441 orang, dalam proses perawatan 56 orang dan meninggal dunia sebanyak 30 orang sementara yang berhasil sembuh sebanyak 355 orang. Idham/Novita


Kejari Prabumulih Ikuti Pelatikan Satgas 53 Melalui Virtual.


PRABUMULIH, DS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih mengikuti pelantikan  dan pengambilan sumpah 31 orang anggota  Satgas 53 yang di lakukan secara secara langsung oleh Jaksa Agung RI Dr.Burhanuddin SH MH, Senin (28/12/2020).


Pelantikan yang juga di hadiri oleh wakil jaksa agung RI Setia Untung Arimuladi SH M Hum didampingi para jaksa agung muda, serta kepala Diklat kejaksaan RI dan juga para kepala kejaksaan tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia tersebut dilaksanakan secara virtual dari Aula Gedung Menara Kartika Adiyaksa kompleks perkantoran kejaksaan agung jalan Sultan Hasanuddin no.1 Kebayoran baru Jakarta Selatan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.


Dikatakan Jaksa Agung bahwa  dibentuknya dan lantiknya ke 31 orang sebagai anggota Satgas 53 adalah dengan tujuan mengoptimalkan pengawasan internal, pencegahan dan melakukan deteksi dini terhadap oknum jaksa dan/ pegawai kejaksaan yang berpotensi akan melakukan penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan ataupun perbuatan tercela lainnya yang di pandang akan merusak citra dan wibawa Kejaksaa Republik Indonesia.


Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih Topik Gunawan SH MH melalui Kepala seksi intelijen Kejari Prabumulih Hendra Fabianto SH menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap di lantiknya tim Satgas 53.


" Kejari Prabumulih menyambut baik pelantikan Satgas 53 tersebut guna meningkatkan kinerja dan  integritas serta profesionalisme aparat penegak hukum  di kejaksaan agung khususnya Kejaksaan Negeri Prabumulih ," pungkasnya.

Update COVID-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Sembuh, 11 Positif


SEKAYU,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (25/12/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus sembuh dan 11 terkonfirmasi positif COVID-19. 


"Ada penambahan 2 kasus sembuh dan 11 positif per 25 Desember 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 681 perempuan usia 75 tahun asal Babat Toman, kasus 682 perempuan 75 tahun Babat Toman, kasus 683 Laki-laki 50 tahun Plakat Tinggi, kasus 684 Laki-laki 28 tahun Sekayu, kasus 685 Laki-laki 28 tahun Sekayu. 

"Kemudian, kasus 686 perempuan 80 tahun Sekayu, kasus 687 Laki-laki 31 tahun Sekayu, kasus 688 perempuan 7 tahun Sekayu, kasus 689 Laki-laki 9 tahun Sekayu, kasus 690 perempuan 3 tahun Sekayu, dan kasus 691 perempuan 55 tahun Jirak Jaya. 

Diketahui, hingga 25 Desember ada 691 kasus diantaranya 597 kasus sembuh, 65 masih dirawat, dan 29 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 25 Desember 2020 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan, 1.199 kontak erat 1.178 kontak selesai pemantauan 21 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 162 selesai pengawasan.(hsril

Dinas Kehutanan Sumsel Diminta Bertindak, Atasi Konflik di Hutan Kawasan eks PT Pakerin


MUBA,DS.COM - Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel diminta segera bertindak mengatasi potensi konflik atau gesekan antara kelompok masyarakat petani dengan oknum pengusaha dilahan perkebunan eks PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumsel. Permasalahannya tak lain adalah saling klaim atas penguasaan dilahan hutan produksi yang seharusnya dilindungi sebagai hutan kawasan yang hanya bisa digarap dengan sejumlah aturan dan persyaratan yang ketat.


"Masyarakat yang menamakan diri sebagai warga trans Pakerin di Kecamatan Batang Hari Leko sempat menghadang sebuah alat berat jenis buldozer yang diduga milik seorang pengusaha bernama A Kien. Alat berat tersebut sempat menggusur sekitar 1 hektar lahan yang diklaim masyarakat milik mereka," kata Idham Zulfikri koordinator LSM PP-SUMSEL, pada sejumlah media, Jumat (24/12/2020).



Beruntung, lanjut Fikri, ketegangan tidak berlanjut, setelah alat berat tersebut mundur dan tidak melanjutkan aksi penggusuran. Untuk itu pihaknya meminta agar Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel segera mengambil tindakan dan turun ke lokasi.

"Kalau sebatas KPH Meranti, sepertinya hanya dianggap angin lalu saja. Ini menyangkut hutan kawasan yang hanya tinggal segelintir, dan kami menganggap tindakan menggusur hutan kawasan dengan alat berat sudah tidak bisa dimaafkan, pelanggaran berat," ujarnya.

Ia mengaku sudah berulangkali menyampaikan laporan terkait perambahan hutan kawasan kepada UPTD KPH Meranti, baik semasa dipimpin Wan Kamil maupun Edy yang mengisi posisi pasca Wan Kamil memasuki masa pensiun. Tapi hingga saat ini belum ada tindakan atau upaya penyelamatan yang dilakukannya untuk menyelamatkan hutan kawasan. 


Sementara itu, eksodus masyarakat yang menempati lahan hutan kawasan tersebut semakin membludak. Dan disisilain oknum pengusaha juga semakin memperluas kawasan perkebunan karet didalam hutan kawasan tersebut.

"Lebih seribu kepala keluarga yang bermukim dan bertani dilahan yang mereka namakan trans Pakerin tersebut. Kebanyakan datang dari luar daerah seperti Lampung, sementara perkebunan karet yang mereka sebut sebagai PT Kien diperkirakan juga sudah lebih seribu hektar luasnya dilahan eks PT Pakerin tersebut," terang Idham Zulfikri.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Ir. Pandji Tjahjanto yang dikonfirmasi terkait hal ini mengaku kaget. Ia bertanya apakah permasalahan tersebut sudah diketahui oleh KPH Meranti sebagai unit Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Apakah hal ini sudah dilaporkan ke UPTD KPH Meranti? Ok secepatnya akan saya tanggapi," kata Ir Pandji melalui akun WhatsAppnya. (Tim) 

Akbar Gondol Kambing Lomba Mancing di Pondok Sawah Tanjung Sirih


LAHAT, Duta Sumsel -  Kolam Pemancingan Pondok Sawah yang terletak di Desa Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, mengadakan Lomba Mancing Maniak Ikan Mas. Perlombaan ini di gelar pada hari Kamis 24 Desember 2020.


Yayan selaku Owner kepada Awak Media   mengatakan " Lomba memancing akhir tahun ini  dijadwalkan  pada tanggal 27 Desember 2020 namun  kita majukan pada hari ini  tanggal 24. Alhamdulilah Animo peserta Lomba selain dari dalam Kecamatan Pulau Pinang juga berasal dari Kecamatan Merapi, Kecamatan Gumay Talang, Kecamatan Mulak Ulu, Sebingkai, dan  Kecamatan Lahat. Peserta hanya membayar uang pendaftaran Rp 70.000, peserta hari ini berjumlah 60 orang " jelas Yayan.



Lanjut yayan " Alhamdulilah pada hari ini lomba berjalan lancar tanpa hambatan apapun,  kreteria lomba diambil dari ikan terberat, durasi dan banyaknya hasil pancingan. Insya Allah kita kembali mengadakan Lomba Mancing pada tanggal 09 Januari 2021 dengan hadiah menarik lainnya. Adapun yang menang pada lomba mancing pada hari ini yaitu 



Akbar 1 dari Muara Temiang Merapi Barat

Yayan 2 dari Talang Jawa Lahat

Mirlan 3 dari Gumay Talang 

Waktok.Gumay Talang kecamatan Gumay Talang 


Laporan Kerbay Mulak

Bupati Muba DRA Support Percepatan Pengembangan Blok South Sakakemang


SEKAYU,DS.COM - Percepatan pengembangan penemuan potensi gas lima besar dunia dengan cadangan gas bumi sebesar 2 triliun kaki kubik (TCF) gas di Blok South Wilayah Kerja Sakakemang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan Repsol sebagai KKKS bakal segera terwujud.


Untuk itulah, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sangat support pengembangan eksplorasi Block South Kaliberau dalam wilayah kerja Sakakemang.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat Rapat Konsultasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan Terkait Rencana Pengembangan Lapangan Pertama (POD I) Kaliberau dalam Wilayah Kerja Sakakemang Secara Virtual, Rabu (23/12/2020) di Ruang Rapat Bupati Muba.

"Kami siap untuk memberikan data maupun input yang diperlukan dalam rangka penyusunan periode ini. Selain data tata ruang juga pembahasan mengenai penerimaan daerah serta Participating Interest (PI) yang akan dilakukan antara kontraktor Talisman dan BUMD Muba. Pemkab Muba akan mempersiapkan BUMD khusus yang nanti akan bekerja sama dengan Pemprov Sumsel dalam rangka memaksimalkan PI sebagai penerimaan daerah dari hasil migas", ungkap Dodi Reza.

Bupati Muba juga menekankan agar perusahaan juga harus mengedepankan kelestarian lingkungan sekitar serta pemberdayaan masyarakat lokal.

"Bahkan Pemkab Muba juga ingin memastikan dari awal bahwa proses ini bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa bermanfaat bagi semua khususnya warga masyarakat Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dan juga untuk di Indonesia", tambahnya.




Sementara, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Prof Ir Tirukan Ariadji MSc PhD IPu mengatakan sangat mendukung kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkab Muba dengan K3S Sakakemang terkait Rencana Pengembangan Lapangan Kaliberau tersebut.


"Kita sangat termotivasi, dan komitmen sangat mensupport kerjasama ini Pak Bupati guna untuk pembangunan dan kemajuan provinsi Sumsel dan Bangsa Indonesia,"ungkapnya.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Ir Mustafid Gunawan ME., menyampaikan berdasarkan Peraturan Menteri ESDM nomor 37 tahun 2016 Participating Interest (PI) 10% adalah besarannya maksimal 10% PI pada KKS yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN.

"Ini bertujuan untuk meningkatkan pesran serta daerah dan nasional dalam pengelolaan migas. Kepemilikan saham BUMD dan PI 10% tidak bisa diperjualbelikan atau dialihkan ataupun dijaminkan. Selain itu, BUMD disahkan melalui Perda dan berbentuk Perusda (100% Pemda) atau perseroan terbatas (minimal 99% Pemda atau sisanya terafiliasi dengan Pemda). BUMD khusus pengelolaan PI 10% dan satu BUMD hanya mengelola PI 10%.,"terangnya.

General Manager Talisman Sakakemang B.V, Greg Holman mengucapkan terima kasih mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ yang telah bersedia bekerjasama dan siap bertemu secara langsung ke Kabupaten Muba.

“Kita perusahaan Repsol yang bergerak di bidang energi sama seperti PT Pertamina dan Chonocophilips. Sama-sama menjadi kontraktornya negara. Kita kerjasama dengan pemerintah pusat, namun area kerjanya kita di wilayah Provinsi Sumsel tepatnya di Kabupaten Muba dan siap mengikuti aturan yang berlaku di lapangan,”Pungkasnya (hsril) 

125 Pedagang Terima Bantuan Gerobak Dan Etalase


PRABUMULIH HALUANBERITA -- Dalam rangka untuk  terus berusaha menggenjot perekonomian warga, pemerintah kota Prabumulih kembali menggelontorkan bantuan berupa etalase dan gerobak dorong, Rabu (23/12/2020).


Ada 125 orang pedagang yang menerima bantuan gerobak dorong dan etalase dengan rincian 100 buah etalase untuk pedagang nasi uduk dan gorengan serta 25 gerobak dorong.


Tidak itu saja, selain menerima gerobak dan etalase pedagang juga menerima bantuan pinjaman lunak dari Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih sebesar Rp 1juta rupiah perorang dengan pengembalian sebesar Rp 85.000 perbulan selama 12 bulan.





Wali Kota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya MM dalam kesempatan tersebut mengatakan jika sebelum di bagikan ke warga, para pedagan yang menerima sebelumnya sudah dilakukan survey juga verifikasi.


" Jadi  pada saat penyerahan kita akan buat perjanjian agar gerobak dan etalase itu benar dimanfaatkan dengan baik bukan malahan barang bantuan ini dijual,” katanya.


Ridho menjelaskan, terkait pertanyaan tentang efesiensi atau tidaknya pemberian bantuan, yang telah di gelontorkan mulai 2015 lalu apabila ada masyarakat yang meminta sendiri dan sudah banyak juga yang terbantu dengan program ini.


“Ini kan permintaan mereka sendiri,pada sebelumnya pernah kita berikan bantuan dan nyatanya bermanfaat. Kita menyikapi hal itu,daripada diberi uang lebih baik kita berikan mereka Gerobak. Istilahnya daripada memberi ikan lebih baik memberi pancing,” terangnya.


Sementara itu, Kacab BSB Prabumulih, Tian Kadaumpu Yamin menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini pihaknya berperan sebagai Bank Pemberi pinjaman modal usaha berbentuk KUR.


Dari 125 orang yang kita ketahui datanya dari Disperindag,tadi sudah kita lakukan penyerahan pinjaman sebagai percontohan kepada 5 orang penerima bantuan untuk hari ini. “Pinjaman ini bunganya sangat lunak, yakni pinjaman Rp1 juta dengan pembayaran 85 ribu perbulan dikalikan 12 bulan jadi bunganya hanya sekitar Rp20 ribu, sangat lunak,” pungkasnya.


Tian membeberkan, Program KUR ini akan terus berjalan sampai tahun depan. “Untuk kredit usaha rakyat bertujuan membantu masyarakat yang memang membutuhkan modal usaha,” ucapnya.(laili)

PMI Muba Budayakan Gotong royong Putus Rantai Penyebaran COVID-19


KELUANG, MUBA,DS.COM - Saat ini tidak ada yang tahu pasti kapan pandemi COVID-19 akan berakhir, bahkan setiap harinya seringkali ada penambahan kasus. Berbagai upaya serta usaha dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. 


Salah satu cara yang efektif untuk menghadapi pandemi COVID-19 itu dengan bergotong-goyong dan saling mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Demikian diungkapkan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, pada acara Gerakan Bakti Gotong Royong PMI Kabupaten Muba menuju desa new normal COVID-19, di Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang, Rabu (23/12/20).



Ketua PMI Muba ini juga mengatakan, sebenarnya gotong-royong sangat penting untuk dilakukan pada berbagai aspek. Karena gotong royong merupakan intisari dari pancasila, yang memiliki tanggung jawab untuk membangun bangsa ke depan harus dilakukan dengan cara musyawarah dalam memutuskan dan gotong-royong dalam bekerja. 


"Alhamdulillah telah kita rasakan bersama di bawah kepemimpinan Bupati Muba, untuk kegiatan gotong royong yang ada di Kabupaten Muba telah terlaksana dengan baik. Karena ada banyak pihak yang membantu serta mendapatkan dukungan yang sangat baik," ujarnya.

Lanjut Wabup, terpilihnya Desa Tegal Mulyo dalam kegiatan ini karena berada di satu lintas perbatasan, akses yang bagus dan memiliki pengalaman cukup baik. Untuk itu, akan dijadikan contoh bagi desa lainnya dalam penerapan new normal menjadi desa yang tangguh dalam penyebaran COVID-19.

"Bersama dengan berbagai pihak yang telah membantu, PMI akan memberikan bantuan dan pendampingan kepada Desa Tegal Mulyo agar bisa mewujudkan desa yang tangguh dan disiplin dalam kondisi new normal saat ini," ungkap Beni.

Bantuan yang disalurkan, berupa tempat cuci tangan dan 1500 masker berserta rapid tes. "Dari bantuan ini kami berharap agar bisa dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik mungkin," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Muba Ahmad Syaifuddin Zuhri menyampaikan, PMI merupakan organisasi pertama yang di bentuk. Jadi jiwa kepedulian dan rasa kemanusiaan PMI kepada sesama sudah sangat melekat.

Diberikannya bantuan hari ini juga merupakan kegiatan gotong-royong yang bersumber dari beberapa pihak.

"Kita ingin membudayakan gotong-royong dan kerjasama dalam setiap kegiatan. Terlebih dalam penanganan pandemi COVID-19 saat ini, perlu kerjasama antar semua komponen masyarakat dalam penanganannya," kata Zuhri.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini sebagai sarana dalam memberikan sosialisasi menghimbau dan mengedukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, indah dan sehat.

Dengan cara memakai masker saat beraktifitas di ruang publik, membiasakan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak berinteraksi.

"Untuk itu, diharapkan agar masyarakat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab untuk bersama-sama tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan dalam melakukan pencegahan COVID-19,"pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris PMI Kabupaten Muba Drs Syafaruddin beserta Pengurus, Kepala OPD Kabupaten Muba, Camat Keluang Deby Heriyanto SSTP MSi, Forkopimcam, Kepala Desa Tegal Mulyo Jinak, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Keluang.(hsril)