NEWS

Slider

Izin Bupati Lahat Berangkatkan Puluhan Pejabat ke Bogor di Masa Pandemi Pakai APBD Patut Dipertanyakan

 


LAHAT, DS - Izin dinas luar (DL) yang diterbitkan oLeh Bupati Lahat Cik Ujang untuk keberangkatan puluhan pejabat daerah plesiran ke luar daerah tepatnya ke Bogor Jawa Barat di masa pandemi Covid-19 mulai dipertanyakan. 



Pasalnya, menerbitkan izin plesiran dengan jumlah besar ke luar daerah di masa pandemi sama saja menjilat ludah sendiri sebagaimana yang kerap disampaikan oleh Bupati disetiap kesempatan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.



Sementara baru-baru ini Bupati malah menerbitkan izin Dinas Luar terhadap 71 pegawainya termasuk esselon 2 plesiran ke Bogor Jawa Barat. Dana yang digunakan ini juga diduga kuat bersumber dari dana APBD yang sengaja di alokasikan hanya untuk main Out Bond. Hasilnya, puluhan Pegawai setelah pulang dari plesiran banyak yang terpapar Covid-19 hingga 1 orang dinyatakan meninggal dunia dengan status positif Covid-19.




Informasi yang dapat dihimpun, plesiran kali ini diikuti hampir seluruh pimpinan SKPD dan kepala bidang di Sekertariat Pemda Lahat dengan maksud untuk mempererat hubungan talisilaturahmi antar pimpinan dan bidang - bidang sekaligus penyegaran suasana dan menghilangkan stres selama menjalankan tugas sehari hari sebagai pejabat di Pemerintahan Daerah Kabupaten Lahat dengan mencari tempat - tempat bernuansa tenang dan dilengkapi berbagai fasilitas tempat istirahat,tempat makan juga arena permainan seperti Outbound.



Sayangnya, stres yang diharapkan berubah menjadi kebahagian justru menjadi malapetaka. Mengapa tidak, satu orang dari rombongan outbond meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Sebahagian justru dinyatakan Positif dan telah dirawat intensif di RS Siloam Palembang. Sisanya sedang menunggu hasil Swab Tes dan langsung dikarantina.



Plesiran Pegawai Pemda lahat yang membawa malapetaka ini sontak menjadi perhatian masyarakat hingga Nasional. Stasiun televisi Swasta nasional tampak tak henti menyoroti kebijakan Bupati yang menerbitkan izin dinas luar bagi bawahannya di masa pandemi.



Disisi lain, warga juga menyoroti biaya plesiran kegiatan Outbound yang mengunakan Uang Negara cukup besar yang bersifat tidak rutin. Mengingat situasi dan kondisi terlebih kegiatan bersifat tidak rutin bisa saja Bupati mengalihkan kegiatan ke hal-hal yang lebih positif yang menyentuh rakyat.


Dari plesiran, Dua pejabat Lahat seperti Agung Pribadi Kepala Litbang diduga meninggal dunia akibat terinveksi virus Corona sementara  H.Januarsyah Hambali Sekda Kabupaten Lahat meninggal dunia diduga akibat jatuh dan  terlilit tali saat permainan Outbound.


Setelah pulang dari Outbound pimpinan SKPD maupun Kepala Bidang Sekertariat Pemda Lahat yang ikut kegiatan diduga jatuh sakit dan menderita Flu dan batuk- batuk hingga sebagian pejabat ada yang belum masuk kerja  sampai sekarang diduga mereka teriveksi virus Corona.



Menurut Salah satu Masyarakat Lahat Hp 53 tahun mengatakan 20/12 kebijakan outbond keluar propinsi ini sangatlah tidak etis disamping masih dalam masa pandemi Corona juga terjadi kemisminan yang masih melanda Kabupaten Lahat tercatat nomor 2 Kabupaten Lahat termiskin  se-Sumsel.



Terjadinya kematian dan cepatnya penyebaran covid di Kabupaten Lahat selain dampak dari outbond, juga adanya kontak erat,seharusnya Bupati Lahat  tidak memberikan izin untuk melakukan kegiatan Outbound ke luar Propinsi dimasa Pandemi corona, mengingat hampir setiap hari  terdengar di radio Bupati Lahat CikUjang menghimbau dan menyampaikan agar seluruh lapisan masyarakat menengah kebawah maupun masyarakat menengah keatas agar tetap mengikuti aturan Prokes dan tidak melakukan perjalanan Luar Daerah atau luar Propinsi selama Pandemi Corona dapat teratasi.



Hp juga menambahkan merujuk pada kasus Rizig shihab diduga Bupati Lahat  bisa dipidana karena telah memberikan izin keluar Propinsi untuk suatu kegiatan dengan mengunakan uang Negara  yang bersifat tidak begitu penting dan dapat dilakukan di dalam Daerah sendiri dengan mengunakan sedikit biaya seperti Lokasi Taman wisata Ribang Kemambang dan di Lokasi wisata Benteng pingiran Sungai Lematang Kecamatan Kota Kabupaten Lahat.



Begitu juga yang di sampaikan H.Saifudin Aswari Riva,i SE. salah satu Anggota DRPD  Provinsi Sumsel Asal Kabupaten Lahat mengatakan Outbound yang dipaksakan,Outbound yang menelan banyak korban.(Idham)

Meriah.. Bupati DRA Mancing Bareng Warga BayLen


Fun Fishing Bersama  DRA di bayung lencir 


BAYUNG LENCIR, MUBA,DS.COM - Suasana mendadak  meriah saat Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengikuti Fun Fishing With DRA dalam rangka
Peresmian Kolam H Ibrahim di Kecamatan Bayung Lencir, Sabtu Siang (19/12/2020).

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sangat mengapresasi dibukanya Kolam Pemancingan Bayung Lencir, dengan adanya tempat pemancingan ini sebagai tempat rekreasi di alam terbuka yang manfaatnya paling bagus untuk kesehatan. Jika dari dalam diri dan jiwa kita merasa bahagia maka tingkat stres akan berkurang dan dapat terhindar dari penyakit.

"Selain menjadi tempat rekreasi, tempat pemancingan ini harus bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan juga bisa berkembang dengan baik serta dapat memberikan kontribusi sosial dan juga  mendongkrak perekonomian masyarakat,"ujarnya. 

Harapan untuk kedepannya dengan adanya usaha pemancingan ini dapat mendukung program pemerintah “Gemarikan” sebagai upaya pencegahan stunting. Karena meskipun masih dalam pandemi COVID-19 pemerintah dan masyarakat harus tetap bersinergi untuk terus berbuat dan membangun di wilayah masing-masing.

"Kami selaku Pemerintah daerah akan terus mendorong agar seluruh masyarakat tetap semangat dan harus kreatif menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, salah satunya dengan menciptakan usaha dan kegiatan kolam pemancingan ikan tersebut,"bebernya.




Sementara itu, Ibnu Hajar pemilik tempat pemancingan ini mengatakan, sangat bersyukur atas peresmian sekaligus dibukanya kolam pemancingan ini, yang telah dihadirkan oleh Bupati Muba beserta rombongan.


“Kami merasa bangga sekaligus bersyukur, karena ditengah kesibukan pak bupati yang luar biasa, masih bisa turun langsung ke Kecamatan Bayung Lencir untuk meresmikan kolam pemancingan kami,”ungkapnya.

Atas support dan semangat yang telah berikan, semoga tempat pemancingan ini bisa di manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dan diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi pada masyarakat.

Hadir juga dalam acara itu, Ketua DPRD Muba Sugondo, Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, Para Kepala Perangkat Daerah dan Camat Bayung Lencir M Imron SSos MSi beserta Tokoh Masyarakat Kecamatan Bayung Lencir.(hsril) 

Diduga Outbound Membawa Duka dan Petaka Dua Pejabat Pemda Lahat Meninggal Dunia


LAHAT, DS - Beberapa waktu lalu diawal bulan Desember tepatnya 2/12 diduga sebanyak 72 dua pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat yang dikomandoi Bupati Lahat Cik Ujang  melaksanakan kegiatan Dinas Luar ke Propinsi Jawa Barat Kabupaten Bogor.



Dengan mengunakan Anggaran Negara kegiatan dinas luar yang dilaksanakan hampir seluruh pejabat Pemda Lahat yang diduga luar biasa besar menelan anggaran pemerintah daerah APBD yang tidak diketahui apa maksud tujuan serta visi dan misinya.



Setelah keberangkatan hampir seluruh para pejabat terdengar desas desus dikalangan PNS dan masyarakat menengah keatas tujuan dinas luar para pejabat Pemda Lahat ini hanya untuk penyegaran suasana juga meringankan beban fikiran dengan melakukan permainan anak muda (Outbound) untuk dilakukan juga dicoba para pejabat Pemda Lahat.



Namun apa yang terjadi dalam melakukan Outbound terjadi malapetaka,dimana kita ketahui secara umum kasus Covid -19 di Propinsi Jawa Barat Kabupaten Bogor terbilang tinggi,selain menderita kecelakaan akibat permainan Outbound para pejabat Pemda Lahat ini juga pulang dengan kondisi sakit sakitan seperti Flu dan batuk batuk hingga sekarang belum ada yang masuk kerja seperti biasa.



Setelah  ditelusuri diketahui dari berbagai informasi tidak masuk kantornya hampir seluruh pejabat Pemda Lahat setelah pulang dari DL mereka sedang sakit diduga terinfeksi virus Corona dan sekarang sedang dalam perawatan baik di RSUD Lahat maupun Rumah sakit Siloam Palembang hingga terjadi dalam kelang waktu satu hari dua pejabat Pemda Lahat  Agung Pribadi Kepala Dinas Litbang Meninggal Dunia akibat virus Corona lalu menyusul H.Jauarsyah Hambali Sekda Kabupaten Lahat juga meninggal Dunia hari ini minggu 20/12 di RS Siloam Palembang.



Menurut informasi yang layak dipercaya kegiatan Outbound yang dilakukan para pejabat Pemda Lahat Diduga karena nafsu dan keserakahan untuk menghabiskan anggaran uang negara jelang penutupan anggaran akhir tahun 2020.



Bupati Lahat Cik Ujang bersama 72 Pejabat Penting di Pemerintahan Daerah Kabupaten Lahat melaksanakan Dinas Luar tepatnya Kabupaten Bogor Jawa barat.



Diduga Aneh terdengar ditelinga Kegiatan DL di Kabupaten Bogor yang dilaksanakan Bupati Lahat Cik Ujang bersama 72 pejabat Pemerintah Daerah misi dan visinya bukan untuk kepentingan Pemerintah Daerah seperti kegiatan Studi Banding demi kemajuan pembangunan  dan perkembangan Kabupaten dalam  segala sisi,diduga selain untuk menghabiskan anggaran negara dengan melakukan kegiatan Outbound yang merupakan sebuah permainan anak muda di Kabupaten Bogor Jawa Barat dan menjadi tanda tanya besar sampai saat ini apa maksud dan tujuan Meraka pergi melakukan Perjalanan dinas luar ini.(Idham/Novita)

SMKN 2 Lahat Tempa Siswa Kreatif, Inovatif Profesional Serta Pembisnis Sejati


LAHAT, Duta Sumsel - SMK Negeri 2 Lahat merupakan Sekolah Kejuruan yang mempunyai peluang usaha setelah tamat Sekolah nanti, sekolah yang mempunyai 6 Jurusan yaitu Akuntansi,  Administrasi Perkantoran,  Pemasaran, Tehnik Komputer Jaringan, Tata Busana dan Jasa Boga. SMK N 2 Lahat setiap Jurusan ada keunggulan tersendiri dan disekolah ini benar ditempa menjadi pebisnis sejati.


Seperti dikatakan Likuwanyu SPd, MM kepada Awak Media di sela kesibukannya 19/12/20, menurut Kepsek 

SMKN 2 Lahat juga merupakan Sentral off  seller, dimana sekolah ini diharapkan menjadi Promotor,  percontohan  bagi SMK lainnya di Sumsel berbagi langkah sudah kits tempuh demi kemajuan sekolah ini ujarnya.



Kita telah adanya MoU terhadap beberapa Pelaku Usaha seperti Indomart, Alfamart, sudah di daftarkan di Top Carier

 kita terkendala oleh Interview, kita sudah memetakan  dengan tujuan anak harus tau apa yang menjadi daya minat ke sekolah ini , 80% praktek dan 20 teori. 


Hari ini pembagian raport seluruh siswa sehingga kegiatan belajar kita terhenti seketika dan masuk kembali tanggal 4 Januari 2021 di Semester Genap. Menurut Kepsek pada Semester Genap nanti sistem pembelajaran tatap muka, hanya 9 jam itupun sistem Sift. untuk pelajaran  normatif adatif hanya penugasan secara mandiri nantinya Forto Polio yang mewakilinya dan dikumpul.


Untuk Absensi Siswa Fingerprint dan SMS gateway, dimana saat masuk sekolah sebuah pesan akan masuk ke nomor orang tua masing-masing begitu juga saat pulang sekolah. Siswa tidak akan bisa berbohong lagi, biasanya kan bilang ke orang tuanya masuk, namun kenyataannya tidak.  Program ini  anak tidak akan bisa berbohong kepada orang tua, karena pada saat absensi di Fingerprint, sebuah SMS  akan masuk ke nomor orang tua tersebut dengan Fingerprint ini tentunya kita ingin melatih disiplin siswa, tertib administrasi serta pembinaan siswa secara detail dan pemberlakuan Fingerprint  ini adalah yang perdana diterapkan di Lahat.( Kerbay Mulak)

Palembang Belum Putuskan Belajar Tatap Muka


Palembang,DutaSumsel -  Pemerintah Kota Palembang, Sumatra Selatan, belum memutuskan akan mengaktifkan Belajar Tatap Muka (BKM) pada Januari 2021. Keputusan itu lantaran Kota Palembang masih masuk zona merah penyebaran covid-19.



Menurut Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, pihaknya masih mempertimbangkan pelaksanaan belajar tatap muka, terlebih tingkat penyebaran covid-19 di Kota Palembang masih cukup tinggi.


"Untuk penerapan belajar tatap muka terutama untuk siswa SD dan SMP yang menjadi kewenangan Pemkot Palembang, masih dipertimbangkan. Bahkan cenderung ditunda jika melihat kondisi kasus penyebaran masih tinggi seperti saat ini," ujarnya, Kamis, 17 Desember 2020.


Jika kondisi masih seperti itu, kata dia, Dinas Pendidikan Kota Palembang diminta untuk tetap memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) jarak jauh atau daring.


Surat edaran mengenai KBM jarak jauh dikeluarkan secara bertahap dan terus dievaluasi menyesuaikan dengan perkembangan kondisi tinggi rendahnya angka penularan covid-19.


"Penerapan sekolah tatap muka akan dilakukan secara hati-hati, berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Satgas Covid-19 Palembang," kata Fitrianti.


Berdasarkan data Satgas Covid-19, kondisi dan tingkat risiko bahaya penyebaran virus korona di Palembang belum stabil dan hingga saat ini menunjukkan zona merah. Kondisi inilah yang menjadi bahan pertimbangan untuk kemungkinan menunda penerapan KBM tatap muka.


Sementara itu, Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, Pemkot Palembang masih menunggu kebijakan yang jelas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pemkot juga butuh koordinasi dengan Disdik Kota Palembang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan, dan Satgas Covid-19 Palembang.


Dalam kesempatan yang berbeda, Junaidi Hutauruk, S.H., selaku orang tua wali siswa, mengatakan, sepakat dengan apa yang di katakan Pemkot Palembang, saat ini palembang dinyatakan zona merah, apabila di bulan januari 2021 diadakan sekolah tatap muka maka akan beresiko tinggi terhadap Guru Pengajar dan terutama siswa yang belajar tatap muka, dan saya berharap tidak ada sekolah yang mengeluarkan pernyataan kepada wali murid untuk kesepakatan agar anaknya ikut dalam kegiatan belajar mengajar di zona merah, apalagi surat pernyataan tersebut di bubuhi Materai 6000.


 "Saya kurang sepakat dengan hal demikian, karena apabila di kemudian hari pada saat siswa didik terindikasi dan divonis terkena Covid-19, maka pertanggungjawaban  sekolah 
dimana?..Tho ini menjadi dilema bagi wali siswa dan sekolah itu sendiri." Ya saya berharap Pemkot mempertimbangkan hal tentang belajar tatap muka. Ungkapnya


"Nanti kita lihat dulu bagaimana kebijakan dari Kementerian Pendidikan. Karena Palembang ini statusnya fluktuatif (naik turun) dan ini akan kita sesuaikan," jelasnya. (Mayor zen

Kapolda Sumsel Irjen Eko dan Bupati Muba DRA Resmikan Langsung Gedung Mang PeDeKa dan Inovasi Go Smart


MUBA,DS.COM - Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi SIP terus gelorakan semangat olahraga di tengah Pandemi COVID-19 dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.


Hari ini, Jumat (18/12/2020) Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wabup Beni Hernedi bersama Kapolda Sumsel Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri beserta Kapolres AKBP Erlin Tangjaya SIK dan Dandim Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT telah meresmikan gedung olahraga Mang PedeKa (Polisi Dulur Kito) sekaligus melaunching Inovasi go smart, di halaman Mapolres Muba.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan bahwa Pemkab Muba sangat peduli dengan kegiatan olahraga termasuk  sasana Mang PedeKa ini salah satu venue olahraga yang ada di Muba atas diinisiasi oleh Pak Kapolres Muba untuk masyarakat Muba.

Bupati Dodi juga menyampaikan apresiasi atas berdiri dan diresmikan gedung olahraga Mang PedeKa ini, dan berharap gedung sasana olahraga ini digunakan terus di masa kerja yang akan datang.

"Selamat datang pak Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri di kota Olahraga, kota Inovasi ini. Jadi Alhamdulillah keberadaan gedung Mang PedeKa ini, sebagai sasana olahraga bagi masyarakat Muba yang di bangun di Polres Muba ini sangat luar biasa. Kami Pemkab Muba sangat mengapresiasi dan menyambut baik dengan peresmian gedung olahraga ini dan Inovasi go smart,"ungkapnya.



Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, mengakui bahwa dirinya sangat takjub dengan kemajuan pembangunan di Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Wabup Beni Hernedi.


Menurutnya, Inovasi inovasi yang telah dilakukan Bupati untuk kabupaten Muba sangat maju dan luar bisa. "Inovasi Bupati Dodi Reza ini tentu memicu kita untuk lebih baik. Dan Inovasi ini untuk kita majukan Sumsel dan Indonesia,"ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan dengan adanya gedung sasana Mang Padeka tersebut bisa untuk kita termotivasi lagi untuk berinvestasi berolahraga. "Mudah-mudahan dengan dibangunnya gedung ini dapat menjadi sarana untuk hidup sehat dengan selalu berolahraga, dan manfaatkan gedung sasana Mang PaDeka menjadi sebagai anjang sana dan bersilaturahmi,"pungkasnya.(hsril) 

Sebanyak 81 Warga Desa Pengentaan Mulak Ulu. Terima BLT DD


LAHAT, Duta Sumsel - Pemdes Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu, pada hari ini Jumat 18/12 dihadiri Camat dan Forkomincam  melaksanakan pembagian BLT DD tahap akhir ditahun 2020 selama tiga bulan dimulai bulai Oktober, November dan Desember.


Sebelum pembagian  BLT DD tahap ke akhir ino  bulan ke tiga bertempat di Posko Gugus tugas Covid-19 yang dilakukan  pembagian secara simbolis, Dadi Aprizon selaku Kades Pengentaan berpesan kepada warganya yang menerima  sebanyak 81 KK dari 164 KK  untuk mengunakan dana sebesar RP 300.00  dikali 3 menjadi Rp 900.000 untuk digunakan sebaik mungkin terutama untuk kebutuhan pokok, dan setelah pembagian secara simbolis dilanjutkan secara dor to dor oleh perangkat Desa " ujar Kades.


Sementara itu Camat  Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM  menambahkan bahwa  tahun 2021, kemungkinan dana BLT diterima menjadi 200 ribu perbulannya, dana ini merupakan dampak Wabah Pandemi Virus Corona. Untuk itu kiranya kita terus mematuhi Prokes 3 M ( mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) beliau juga berpesan kepada warga untuk tidak terlalu berkerumun karena kita tidak tau peredaran virus corona " pungkas Elsye.


Pantauan Awak Media dilapangan pembagian BLT DD di Desa Pengenraan berlangsung tertib aman dan kondusif ( NID)

Walikota Prabumulih Raih Penghargaan Paling Innovatif Bidang Inovasi se-Indonesia


 JAKARTA, DS - Pemerintah Kota Prabumulih berhasil meraih penghargaan Paling Innovatif di bidang inovasi se-Indonesia. Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian dalam Negeri dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2020. Penghargaan ini menjadikan Prabumulih sebagai satu-satunya Pemerintah Kota paling innovatif di Provinsi Sumsel yang berhasil meraih penghargaan IGA. 



“Ini menjadi bukti bahwa pelayanan Pemkot Prabumulih semakin cepat, transparan, efisien, dan inovatif. Semoga inovasi tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Wali Kota Ridho Yahya usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung Sekeretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.Bapak. Dr.Ir.Muhammad Hudori, M.si di Hotel Sultan Jakarta (18/12/2020).






Ke depan, lanjut Ridho, Prabumulih secara berkelanjutan dapat menghadirkan inovasi-inovasi yang mempermudah pelayanannya bagi masyarakat. “Untuk itu kami mendorong Seluruh OPD agar dapat terus berinovasi,” ujarnya. Inovasi pertama yang dibuat Pemkot Prabumulih dalam masa kepemimpinan Wali Kota Ridho Yahya dan Wakil Walikota, Andriansyah Fikri, SH adalah program Larangan eksplorasi batubara. Hal ini bahkan sudah dibalut melalui peraturan daerah.






Untuk diketahui, Sebelumnya Kota Prabumulih merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengikuti tahapan presentasi kepala daerah dalam penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020.




Penghargaan yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) adalah kegiatan rutin setiap tahun, dan pada tahun 2020 ini terhimpun sebanyak 14.897 inovasi yang disampaikan oleh 485 Pemerintah Daerah se-Indonesia, baik tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.






“Sebelumnya Pemerintah Kota Prabumulih telah mengajukan puluhan program inovasi yang dilaksanakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kemendagri untuk penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Prabumulih Abu Shohib.




Adapun program tersebut adalah :




1. Bedah rumah


2. Gas kota


3. Larangan eksplorasi batubara


4. Isbath nikah


5. Rumah komunitas


6. Baca tulis alquran


7. Sistem informasi pengendalian pembangunan


8. Sistem administrasi daerah keuangan


9. Sistem administrasi barang daerah


10. Air tanah


11. Sistem informasi perencanaan daerah


12. Pembuatan izin lingkungan


13. Adiwiyata


14. Pewarnaan alam dari limbah nanas untuk kain jumputan


15. Hari lingkungan hidup  


16. Kolaborasi pengawasan untuk pembangunan jalan


17. Teh bawang dayak kel. Pasar 2


18. Gerakan masyarakat untuk kesehatan


19. Senam jumat pagi




Setelah Kemendagri melakukan verifikasi terhadap program inovasi yang diajukan, akhirnya menetapkan sebanyak 19 inovasi Pemkot Prabumulih layak sebagai salah satu nominator Kabupaten Kota se-Indonesia untuk penilaian dan penghargaan IGA 2020.






“Kemendagri menilai sebanyak 19 Innovasi Kota Prabumulih yang mempunyai bobot dan berkesinambungan untuk program pembangunan daerah. Sedangkan inovasi lainnya yang dimiliki Pemkot Prabumulih seperti:




1. Pasar Tradisional


2. Pasar modern


3. Angkutan umum


4. Restoran dan rumah makan


5. Hotel


6. Pariwisata


7. Pelayanan terpadu satu pintu, juga mendapat penghargaan dari Kemendagri sebagai program Innovatif Pemerintah daerah yang telah menyiapkan tatanan baru menuju new normal di tujuh sektor.






Ditempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informartika (Kominfo) Kota Prabumulih Mulyadi Musa, M.Si yang dikonfirmasi seputar penghargaan Pemerintah Paling Innovatif yang di raih oleh Pemerintah Kota Prabumulih mengungkapkan bahwa, raihan tersebut berkat kerja keras Walikota yang memerintahkan seluruh OPD untuk terus melahirkan Innovasi dalam bentuk program untuk mendorong pembangunan.




"Ini tentu saja berkat kerja keras dan arahan Pimpinan kepada OPD untuk terus melahirkan inovasi dalam bentuk program untuk mendorong pembangunan di Kota Prabumulih, mengingat dengan inovasi bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab Inovasi program berorientasi pada hasil dan manfaat yang terukur menyesuaikan arah kebijakan pembangunan daerah" pungkasnya.

Pembagian BLT DD Desa Pematang Kijang OKI


Duta Sumsel, OKI - Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 2 dan 3 bulan September sampai dengan bulan  Desember Tahun 2020 dibagikan kemasyarakat Desa Pematang Kijang Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terdampak Covid-19 



Penyelenggaraan pembagian BLT DD di tahap akhir Desa Pematang Kijang Kecamatan jejawi OKI yang dihadiri oleh ibu Asfariah selaku mewakili Camat beserta Staf Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI berjalan baik dan lancar pembagian BLT di tahap akhir berjalanan aman lancar sesuai yang dikehendaki (17-12-2020)




Alamsyah selaku kepala Desa Pematang Kijang Kabupaten OKI beserta perangkat lainnya .turut langsung membagian BLT DD dan tak luput juga dari pengawasan Badan Pemerintah Desa atau BPD yang diketuai oleh Malian dan Anggotanya.


"Untuk penyaluran bantuan lansung tunai (BLT DD) kepada keluarga penerima manfaat hari ini tahap 2 danb 3 sebanyak 127 kepala keluarga yang menerima bantuan dengan jumlah uang Rp. 1.00.200,-/keluarga , Ungkap Alamayah Kepala Desa Pematang Kijang OKI saat diwawancara awak media.


 "Semoga apa yang telah diprogramkan Pemerintah dapat membantu warga, kami selaku pemerintah desa sangat mendukung dalam penyaluran bantuan langsung tunai dana desa dan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 peegunakanlah bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari guna untuk meringankan beban Masyarakat yang berpenghasilan kurang mampu  apalagi dimasa pendemi Covid- 19 ini" tegasnya 

untuk  Penyaluran Bantuan Langsung Tunai BLT DD kemungkinan masih akan berlanjut pada 2021. Namun diproyeksikan ada penurunan jumlah penerima manfaat BLT DD ( zulkifli )

Pelaku Lempar Batu di Jalan Tol OKI Berhasil Diringkus


DUTA SUMSEL, OKI - Kasus pelemparan batu di KM 335 sampai 338 di Tol Kayuagung Palembang yang meresahkan pengguna jalan tol akhirnya berhasil diungkap Tim Macan Komering Polres OKI. Hasil pengungkapan selama 15 hari itu, petugas berhasil meringkus sebanyak 8 orang pelaku. 



"Alhamdulillah tadi malam sekitar jam 01.00 Tim Macan Komering Polres OKI berhasil mengungkap  pelaku pelemparan batu di jalan Tol KM 335 OKI. Pelaku diketahui berjumlah 8 orang, 1 dewasa dan 7 masih dibawah umur ( kisaran 13 s/d 17 tahun-red). Pelaku diketahui berasal dari SP Padang dan Jejawi.” Jelas Kapolres OKI AKBP. Alamsyah Pelupessy Kamis (17/12/2020).



Dikatakan, adapun motif dari pelaku dikarenakan kenakalan remaja atau perbuatan iseng. "Dari kejadian tersebut pelaku dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun 6 bulan.” Tegas Kapolres.



Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak lupa berharap kejadian serupa di wilayah hukumnya tidak terulang kembali. Perwira berpangkat dua melati di pundaknya itu juga turut mengajak seluruh element masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas, baik itu di jalan tol maupun dilingkungan masing-masing.



"Mengingat Jalan Tol merupakan objek vital nasional perlu perhatian khusus, dan untuk kedepannya Polres OKI sudah melakukan kordinasi dengan pihak jalan tol untuk melakukan perbaikan fasilitas CCTV  di jalan Tol, sehingga dapat memudahkan petugas melakukan pemantauan. Kepada Pimpinan Polsek dan jajaran diharapkan dapat meningkatkan patroli disepanjang jalan tol siang dan malam khususnya pada jam rawan.” pesan Kapolres. (Rusli)