NEWS

Slider

Dodi Reza Luncurkan Sang Bokar dan e-STDB


Lelang Karet di Muba Bisa Secara Online


SEKAYU,DS.COM -  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendongkrak harga jual karet dan kelapa sawit hasil usaha  petani rakyat. 

Pabrik aspal karet sudah ada dan langsung diresmikan oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. Pabrik aspal karet yang beroperasi di Kota Sekayu ini menjadi yang  pertama di Indonesia.  Tak lama lagi,  operasional pabrik pengolahan bensin dari kelapa sawit juga diresmikan.



Terbaru, Kamis (17/12/2020) secara resmi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP bersama Dinas Perkebunan Muba meluncurkan sistem Aplikasi Lelang Bahan Olahan Karet pertama di Indonesia yang dinamai SANG Bokar dan aplikasi e-STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya). 


"Muba begitu luar biasa, bulan lalu resmi mengoperasionalkan pabrik aspal karet dan hari ini melaunching aplikasi digital lelang karet Sang Bokar. Bupati-nya sangat peduli terhadap petani rakyat. Ini terobosan inovasi yang hebat dan visioner," ungkap Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir Dedi Junaedi MSc di sela Peringatan Hari Perkebunan Nasional (HARBUNAS) ke-63 Kabupaten Musi Banyuasin, di Opproom Pemkab Muba, Kamis (17/12/2020). 

Menurutnya, peluncuran aplikasi Sang Bokar sangat tepat dilakukan untuk memasarkan olahan karet petani rakyat di Muba agar dapat diserap oleh investor dari seluruh mancanegara.

"Apalagi saat ini pergeseran dunia digital sangat cepat. Tentu dalam upaya pemasaran produk juga harus diikuti, agar serapan olahan karet petani rakyat di Muba dapat lebih maksimal lagi," ungkapnya. 

Lanjutnya, upaya-upaya yang dilakukan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin  yang visioner ini dilakukan semata demi memaksimalkan serapan karet petani di Muba.  Upaya ini juga sebagai laku nyata dan langkah konkrit andil memulihkan perekenomian petani ditengah pandemi COVID-19 saat ini.

"Ini aplikasi pertama di Indonesia, saya berharap agar Kepala Daerah lainnya di Indonesia khususnya yang wilayahnya dominan hasil perkebunan karet dapat mencontoh terobosan di Muba demi meningkatkan kesejahteraan petani karet," harapnya. 

Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, aplikasi Sang Bokar dan e-STDB diterapkan bukan untuk gagah-gagahan. Tapi, aplikasi ini akan sangat berguna ke depannya.

"Semakin mudah  memasarkan hasil olahan karet dari petani karet di Muba dan dapat diakses seluruh investor dari mancanegara," tegasnya.

Peraih Penghargaan Anugrah Pratama Perkebunan Indonesia Award dari Menteri Pertanian ini melanjutkan, e-STDB (surat tanda daftar budidaya secara elektronik )
manfaatnya disamping untuk memberikan keterangan budidaya kepada pekebun juga sebagai instrumen kemudahan pemutakhiran data dan antisipasi hal-hal yang mungkin terjadi.

"Seperti hilang atau rusak, pada e-STDB yang sudah diserahkan ke Pemerintah Desa dan Pekebun," ungkap Dodi.

Kepala Daerah Inovatif tahun 2020 ini menambahkan, terbitnya Inpres no 6 thn 2019 tentang RAN KSB dan perpres no 44 tahun 2020 tentang Percepatan ISPO yang dimana dalam ke 2 mandatory tersebut menuntut Pemda untuk menyusun Rencana Aksi mewujudkan Kelapa Sawit Berkelanjutan maka Pemkab Muba juga secara resmi melaunching Komitmen Muba Sustainable Palm Oil Initiative. 

" Komitmen MSPOI menyatakan  Muba melawan isu negatif mengenai kelapa sawit Indonesia oleh negara-negara Uni Eropa," jelasnya.

Implementasi yang telah dilakukan dalam mewujudkan MSPOI initiative adalah impementasi PSR.  yg Terlebih saat ini Muba dikenal sebagai daerah yang pertama di indonesia melakukan PSR pada tahun 2017 lalu serta menyandang predikat PSR   terluas  dengan realisasi rekomtek sebanyak 14.920 ha , tumbang chiping 12.238 ha dan tertanam dengan jumlah 12.068 ha. 

"Bahkan dari 4446 PSR tahap pertama yang statusnya blm Masuk TM 1 , tetapi sudah panen dengan luas 1781 ha yang  menghasilkan TBS dengan RBT diatas 4 Kg per tandan," bebernya. 

Bupati Muba juga menyampaikan 3 pesan untuk terus dilakukan dan dilanjutkan oleh OPD dan pihak terkait yakni pertama untuk komunitas perkebunan kelapa sawit, karet dan Gambir.

"Yang utama meningkatkan produktivitas  yang sudah dilakukan selama ini dengan mereplanting kelapa sawit, dan karet. Dan untuk mendapatkan hasilnya yang lebih bagus  kini digunakan digitalisasi.Pekebun dapat mendirikan pabrik CPO ke IVO sendiri, dapat memproduksi sendiri CPO maupun IVO sebagai bahan baku Biohidrokarbon (green diesel, bensin sawit dan avtur)," tandas Dodi.

"Kedua, lanjutkan hilirisasi, ini penting karena nilai tambah petani dan pekebun karet dan sawit bisa tambah  besar" ungkanya

"Ketiga kita gunakan teknologi untuk tes DNA bibit sawit berkualitas pertama kali di Indonesia. Juga mengunakan teknologi untuk mesin sentrifugal untuk menghasilkan karet lateks. Jadi pengunaan teknologi kedepanya sangatlah penting" tambah dia.

Terakhir Dodi mengatakan bahwa Muba bisa menjadi ujung tombak diplomasi sawit Indonesia. Caranya,  adanya kelembagaan yang kuat dan rencana aksi sustainable keberlanjutan. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM melaporkan kegiatan hari perkebunan ke 63 di tingkat Kabupaten Musi Banyuasin ini diadakan  sebagai ajang untuk silaturahmi antar pemerintah, pelaku usaha perkebunan, asosiasi perkebunan dan kelembagaan pekebun serta insan perkebunan lainnya.

"Juga sebagai momentum untuk bersyukur dan mawas diri atas segala keberhasilan yang telah dicapai karena di masa pandemi COVID-19 sektor perkebunan tidak terlalu berpengaruh secara signifikan. Semoga kegiatan peringatan hari perkebunan dapat dijadikan rutinitas tahunan," katanya.


Ia menambahkan, dalam rangkaian Harbunas juga dilakukan pengukuhan kepengurusan asosiasi UPPB Kabupaten Muba yang saat ini memiliki jumlah UPPB yang terbanyak se Indonesia dengan jumlah UPPB yang sudah teregister sebanyak 92 dari 457 per 10 Desember 2020.


"Hal ini menandakan tingginya tingkat kesadaran para petani karet untuk menghasilkan kualitas BOKAR yang baik dan mplementasi dari Permentan 38 tahun 2008 tentang UPPB yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas produksi dan Nilai Tukar Tambah bagi petani karet di Musi Banyuasin, " tandasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Pengukuhan Asosiasi UPPB Kabupaten Musi Banyuasin 13 Orang dan sekaligus Penyerahan Penghargaan oleh Bupati Musi Banyuasin kepada 40 penerima penghargaan.(Hs/red) 

Camat Mulak Ulu Hadiri Pembagian BLT di 5 Desa


LAHAT, Duta Sumsel - Elsye Hartuti S, STP. MM selaku Camat Mulak Ulu menghadiri  pelaksan pembagian BLT DD l di 5 desa  dalam Kecamatan Mulak Ulu yaitu  di Desa Lawang Agung, Mengkenang, Airpuar, Lesung Batu, dan Penindaian pada hari kamis 17/12/2020, Pembagian BLT DD langsung tunai yang terakhir tahun 2020 dibagikan dalam 3 bulan sekaligus dari Oktober, November,  Desember yang berjumlah 

Rp 900.000  dibagikan secara simbolis di setiap Desa. 


Selain Camat turut  serta dari  Kapolisian  Mulak Ulu, Babinsa Mulak Ulu, serta Pendamping Desa dan unsur-unsur lainnya.


Menurut Camat  umlah yang menerima manfaat bantuan BLT DD langsung tunai dalam 5 Desa  bervariasi yaitu, Desa Air Puar mendapat BLT 116 KK dari 288 KK, Desa Lesung Batu 113 KK dari 216 KK, Desa Lawang Agung 417 KK dari 603 KK, Desa Mengkenang berjumlah 176 KK dari 395 KK dan Penindaian 38 KK dari 126 KK.



Elsye Hartati S, STP, MM juga  menyampaikan pesan  " Gunakanlah bantuan tersebut untuk kebutuhan pokok karna pemerintah mengucurkan batuan tersebut untuk meringankan beban masyarakat  dalam perekonomian yang terhambat akibat virus covid 19 serta hindarilah kerumunan dan taatilah protokol kesehatan guna memutus mata rantai covid 19  di Kecamatan Mulak Ulu" ujar camat. 


Kanit Bhabin Kamtimas Mulak Ulu" Andy "mengatakan" Alhamdulilah pembagian BLT DD langsung tunai di 5 Desa berjalan dengan lancar dan kondusif. 


Pantauan awak media yang terjun langsung dilapangan Aman dan terkendali.( NID)

Tergiat dalam Urusan Pramuka, Pemkab Muba Kembali Raih Penghargaan


Kwarnas Pramuka Apresiasi Pemkab Muba


PALEMBANG,DS.COM - Kepedulian dan keaktifan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP serta Ketua Kwarcab Pramuka Drs Apriyadi MSi terhadap Gerakan Pramuka tidak perlu diragukan lagi. 

Ini juga terbukti dengan capaian penghargaan pada tahun lalu Pemkab Muba diganjar penghargaan atas kepeduliannya terhadap Gerakan Pramuka. Bahkan, tahun 2020 ini Pemkab Muba kembali meraih penghargaan tersebut karena dinilai paling Tergiat dalam Urusan Pramuka. 

"Kwarnas Gerakan Pramuka sangat mengapresiasi hal tersebut. Pemkab Muba layak menjadi contoh bagi Pemerintah Daerah lainnya di Indonesia dalam urusan kepeduliannya terhadap Pramuka," ungkap Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Mayjen TNI Purn Dr Bachtiar Utomo SIP MAP di sela Upacara Pembukaan Rapat Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan di Hotel The Zuri Transmart Palembang, Kamis (17/12/2020). 

Menurutnya, Pemkab Muba sangat serius memperhatikan dan peduli terhadap Gerakan Pramuka dengan tujuan membentuk generasi bangsa yang mandiri dan berkualitas. "Hal ini dapat dilihat dari pengalokasian dana bantuan untuk Kwarcab Pramuka Muba dari Pemkab Muba," tuturnya. 




Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Muba Drs Apriyadi MSi mengucapkan terima kasih kepada Kwarnas dan Kwarda Pramuka yang telah mempercayai Pemkab Muba untuk kembali mendapatkan penghargaan.


"Ini tentunya tidak terlepas dari dukungan yang sangat maksimal dari Bupati Muba Dr Dodi Reza. Beliau sangat peduli terhadap kegiatan-kegiatan dan program Kwarcab Pramuka Muba," ungkap Apriyadi.

Apriyadi mengaku, akan terus mempertahankan capaian tersebut bahkan terus ditingkatkan. "Ini juga bagian dari upaya membentuk karakter generasi bangsa yang mandiri dan berkualitas," tandasnya.(hsril)

Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Siap Jadi Bapak Angkat Persipra


PRABUMULIH, DS – Laskar Nanas Muda penghuni club sepak Bola Persipra Prabumulih kembali mendapatkan perhatian dari perusahaan plat merah PT. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih. Perhatian tersebut diyakini akan menjadi penyemangat Anak-anak Persipra mengolah si kulit bundar di tengah lapangan hijau mengarungi liga 3, Porprov 13 Sumsel dan sejumlah agenda lainnya. 

Perhatian tersebut diyakini bisa saja berupa suntikan dana dan support lain guna memicu semangat Laskar Nanas Muda Kota Prabumulih dan Official Persipra menghadapai jadwal Liga tiga dan Agenda lain berkaitan dengan sepakbola Indonesia. 

 

Hal diketahui dari bincang-bincang Posmetro bersama Manejer Persipra yang juga Asset 2 Gov & PR Asst Manager, Setyo Puji Hartono, belum lama ini.



“Teruslah latihan, insya allah Pertamina siap support tim ini (Persipra,red),” kata Tyo sapaan akrab Setyo Puji Hartono.

 

Begitu, Pria penghobi olahraga ini belum mau mengungkapkan bentuk atau besaran support yang diberikan pertamina kepada Persipra . “ Yang pasti, Pak GM Pertmain siap dan sangat support terhadap perkembangan olahraga di Kota Prabumulih,” paparnya.


Dalam kesempatan itu juga, Pak Tyo tidak lupa senantiasa mengingatkan kepada para pemain

untuk tidak malas-malasan dalam latihan. Kemudian kata dia, selain rajin berlatih, para atlit juga harus berusaha disiplin. 


“Kalau jadwalnya latihan, semua harus latihan. Tidak boleh ada yang malas,” ujarnya memberi nasehat.


Masih kata dia, salah satu bentuk dukungan Pertamina terhadap Persipra selama ini, pihaknya telah memberikan kesempatan kepada Persipra untuk menggunakan lapangan Stadion Ria Jaya.



Sementara itu, Kadispora Kota Prabumulih, Joko Firdaus SPd mengungkapkan rasa terima kasih pihaknya atas dukungan Pertamina. “Semoga bukan hanya Pertamina saja, tetapi sesuai harapan pak Wali semua pihak bisa membantu dan peduli dengan Persipra,” ujar Joko. 


Seperti diketahui, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya sebelumnya sempat mengajak semua pihak yang ada di kota Nanas ini untu k sa ma -sa ma membantu dan mendukung persipra.

Pengurus Pengajian Al-Hidayah Sebut Dodi Reza Putra Daerah Terbaik yang Dimiliki Sumsel


PALEMBANG,DS.COM - Ratusan pengurus dan anggota Pengajian Al-Hidayah, Rabu (16/12/2020) memadati aula Asrama Haji Palembang. Kegiatan ini rupanya rangkaian pelaksanaan Pembukaan Musyawarah Daerah VIII Pengajian Al-Hidayah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020. 


"Kami ucapkan terima kasih atas kesempatan pak Dr Dodi Reza Alex Noerdin yang saat ini menjabat Bupati Musi Banyuasin dan Ketua DPD I Golkar Sumsel untuk hadir dan memberikan arahan, kami bangga di Sumsel ini ada putra daerah terbaik seperti sosok seorang Dodi Reza Alex Noerdin," ungkap Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Sumsel, Dra Hj Ely Manizar

Menurutnya, segudang capaian prestasi dan terobosan yang telah dilakukan Dodi Reza Alex Noerdin tidak hanya mengharumkan nama Muba di mata nasional dan internasional tetapi juga mengangkat nama Provinsi Sumatera Selatan. 

"Kami doakan semoga pak Dodi Reza Alex Noerdin selalu diberikan kesehatan dan terus menghasilkan inovasi," harapnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajak semua pengurus dan anggota Pengajian Al-Hidayah Sumatera Selatan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Jadi kalau melaksanakan kegiatan pengajian di masjid atau di rumah tetap mematuhi prokes dan menggunakan masker," ulasnya.

Kepala Daerah Inovatif Tahun 2020 ini juga berkeyakinan dengan selalu melaksanakan ibadah dan pengajian bisa turut menangkal penularan wabah COVID-19. "Semoga kita semua terhindar dari penularan wabah COVID-19," harapnya. 




Dodi Reza mengucapkan selamat kepada Pengurus Pengajian Al-Hidayah masa bakti 2020-2025 yang telah dilantik. "Selamat untuk mengemban amanah baru dan memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Sumsel lewat pengajian," tandasnya. 

Dalam kesempatan Pembukaan Musyawarah Daerah VIII Pengajian Al-Hidayah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020 juga turut dihadiri Sekjen DPP Pengajian Al-Hidayah, Hj Sekar Wati.(hsril)

Pemdes Desa Datar Balam Terima BLT DD Tahap Akhir Tahun 2020


LAHAT, Duta Sumsel - Senyum sumringah terlihat jelas diraut wajah 123 KK di Desa Datar Balam Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat  pada hari ini Rabu 16/12, dimana  ratusan Kepala Keluarga ini memperoleh Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa tahun 2020 bertempat di Kediaman Kades Datar Balam Alpa Edison.


Menurut Alpa Edison dari  230 KK yang menerima BLT ini hanya 123 KK selebihnya ada mendapat bantuan PKH, BPNT, Bantuan Sosial Tunai serta bantuan lainnya. Tahun 2020 bulan ini dana di berikan sejumlah Rp 900.000 selama tiga bulan " ujar Kades


Gunakan uang ini untuk membeli beras karena bulan i ni merupakan ujung tahun, kemungkinan tahun 2021 bantuan Covid ini sebesar Rp 200.000. Kouta Dana Desa 30 % tidak akan cukup bila dialokasikan seluruh warga kita ikuti aturan. Bila tahun depan tidak dapat bantuan BLT jangan merasa kecewa, kita ratakan seluruh nya merasakan  bila terdapat ada yang tidak sesuai yang menerima kita gilirkan. " pesan Kades.


Pantauan Awak Media dilapangan Pembagian BLT DD di Desa Datar Balam dihadiri Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM  beserta Forkomincam Kecamatan Mulak Ulu berlangsung Kondusif. ( NID)

Sebanyak 51 KK Warga Desa Karang Lebak Terima BLT DD


LAHAT, Duta Sumsel - Sebanyak 51 KK dari 113 KK penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai ( BLT DD ) Desa Karang Lebak Kecamatan Mulak Ulu,  hal ini dikatakan Herdiansyah selaku Kades disela pembagian BLT DD di Kantor Desa 16/12/2020.


Menurut Herdi ada penambahan bantuan BLT DD dari bulan lalu yang berjumlah 48 KK menjadi 51 KK ada penambahan 3 KK menerima manfaat bantu BLT DD yang terakhir tahun 2020." ujar Kades.


Kades berpesan kepada warganya untuk menggunakan dana sebesar Rp 300.000 yang akan dibagikan secara 3 bulan dari bulan ( Oktober, November, Desember ) untuk digunakan untuk keperluan pokok, dana ini merupakan wujud keperdulian Pemerintah Pusat kepada rakyatnya dalam menangani dampak Covid-19. 


Selaras dikatakan Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM "  Walau situasi kita masih tergolong aman , diusahakan bila tidak mendesak keperluan lebih baik dirumah, lindungilah diri kita dari masker dan cuci tangan sesering mungkin serta gunakanlah  bantuan nie untuk kebutuhan pokok bukan disalah gunakan. " ujar Camat.


Kanit Bhabin Kamtibmas   Bripka Andy menambahkah " Alhamdulilah pembagian BLT DD sudah selesai dilakukan dan tidak ada kendala untuk Kecamatan Mulak Ulu,  " tandas Kanit


Pantauan Awak Media dilapangan berlangsung Kondusif.

Kades Karang Lebak Mulak.Ulu Bangun Desa Gunakan DD secara Inovatif


LAHAT, Duta Sumsel- Patut diberi apresiasi kepada  Herdiansya  Kades Desa Babatan  Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat dalam mengelola dana desa, ketika terpantau  Awak Media   (16/12/20 ).


Menurut Herdi selama hampir 3 tahun menjabat  pengelolaan ADD ( anggarannDana Desa ) digunakan untuk membangun  Jalan Lingkar Desa sepanjang tahun 2019 bangun jalan setapak usaha tani  sepanjang  700 m  lebar 1,5 m secara swakelola, Membangun   Gedung Posyandu  9× 10,5 M, Spal sepanjang 480 M, Drainase 280 M, sedangkan tahun 2020 pembangun rehap jalan usaha tani  kurang lebih 1 KM lebih.



Lanjut Kades " Untuk tahun ini pembangun fisik terkendala adanya Wabah Pandemi Global Virus Corona sehingga pembangunan Infrastruktural agak terhambat. Rencanya bangunan fisik untuk tahun 2021 sudah Musdes serta kesepakatan bersama kita membangun Lampu tenaga Surya, Tembok Penahan, Lapangan Bola Volly  dan perbaikan Tebat  Desa  ( Embung Air) " ujar Herdiansya didampingi Junanto Ketua BPD Desa Karang Lebak.


Beliau   merasa bersyukur  dengan bergulirnya Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat ke Daerah sampai Pelosok Nusantara. Dengan dana desa tersebut  maka pembangunan di desa lebih cepat terlaksana dan terarah sebagaimana kebutuhan warga terpenuhi " tandas Herdi.


Sementara itu Nanto menambahkan " Alhamdulilah kekompakan antara BPD dengan Perangkat Desa selaras dan sejalan setiap kali adanya kegiatan mengenai Desa sekalu berkoordinasi antara Kades dengan perangkat Desa " tambah Nanto ( NID)

Puluhan Gerobak Jualan Disalurkan ke Pelaku UMKM di Muba


SEKAYU,Duta Sumsel - Upaya Pemulihan ekonomi masyarakat akibat terdampak pandemi COVID-19 terus di lakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan bantuan sebanyak 40 gerobak kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil (UKM) yang ada Muba, penyerahan bantuan ini di lakukan secara simbolis di Halaman Kantor BAZNAS, Selasa (15/12/20).


Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi yang hadir pada kesempatan ini mengatakan, pertama saya ucapkan selamat untuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muba yang telah berhasil meraih Predikat Kelembagaan Terbaik di Tingkat Nasional. Dengan adanya predikat ini semoga dapat menambah semangat BAZNAS untuk memberikan bantuan berupa zakat kepada orang-orang yang tepat.


Untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil (UKM) yang ada Muba yang hari ini menerima bantuan untuk usaha nya, manfaatkanlah bantuan ini dengan semaksimal mungkin dan pertahankan sampai pandemi COVID-19 ini mereda dan keadaan dapat normal kembali.


"Mudah-mudahan dengan bantuan ini usaha dari para pelaku UKM semakin lancar dan semakin berkah. Berjualan dengan penuh semangat jaga kebersihan, jujur, dan insyaallah senantiasa diberikan lindungan,"ucapnya.



Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya pandemi COVID-19 sangat berdampak bagi semua sektor, mulai dari pengusaha besar hingga pelaku UKM. Keberadaan BAZNAS benar-benar memberikan manfaat untuk membantu para UKM. Karena bantuan yang diberikan ini merupakan zakat dari para Pegawai Negeri sipil (PNS) yang ada Muba. 


"Dari kegiatan ini secara tidak langsung melalui BAZNAS kami dapat turut membantu. Semoga untuk kedepannya Kabupaten Muba akan maju dan semakin jaya,"ujarnya.


Sementara itu Ketua Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Muba Drs H Lukman Hakim mengucapkan, bahwa bantuan yang diberikan ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Muba melalui BAZNAS untuk peduli terhadap keberlangsungan para pedagang kecil terlebih lagi di tengah pandemi COVID-19 saat ini.



Adapun jumlah gerobak yang diberikan untuk para pelaku UKM ini sebanyak 40 gerobak, diantaranya 10 gerobak sayur, 20 unit gerobak bakso/gorengan dan 10 unit gerobak pentol. Gerobak ini diberikan secara gratis, tidak dipungut biaya. Pergunakan untuk berdagang dengan sebaik-baiknya. 


"Dengan adanya bantuan gerobak mudah-mudahan bisa menjadi berkah bagi masyarakat untuk menjalankan usahanya agar lebih meningkat dan masyarakat juga semakin giat berusaha meningkatkan pendapatan hidupnya. Karena selain berkomitmen untuk mensejahterakan para pedagang kecil, kami dan Pemkab Muba berharap untuk kedepannya masyarakat Muba terus sejahtera dan muba semakin maju,"tandasnya.


Turut Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut diantaranya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba Ir Zulfakar dan Camat Sekayu Marko Susanto SSTP MSi.

(Syp/rill)

Menpora RI Senang Perkembangan Olahraga di Muba Begitu Pesat


JAKARTA, Duta Sumsel- Meski masih dihadapkan pada situasi pandemi COVID-19, tak menyurutkan langkah Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA untuk terus meningkatkan prestasi dan mutu olahraga di Bumi Serasan Sekate. 


Terkait hal tersebut, Selasa (15/12/2020) Menpora RI Zainudin Amali menerima Audiensi Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama Ketua Rally Nasional Rifat Sungkar dan Plt Kadispopar Muba Fariz di Ruang Kerja, Lantai 10, Kemenpora RI, Jakarta. 


Mengawali pertemuan, Dodi yang juga Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini mengucapkan terima kasih karena telah di terima di ruang kerjanya di sela-sela kesibukannya. "Pertama saya ucapkan terima kasih karena Pak Menteri sudah berkenan menerima kami. Kami tahu Pak Menteri sangat  sibuk sekali.Terus terang Pak, semangat olahraga di Muba ini tidak pernah luntur, bahkan sekarang lebih semangat lagi," ucap Dodi. 


"Jadi kedatangan kami ingin melaporkan beberapa perkembangan fasilitas olahraga yang sudah ada. Fasilitas olahraga ini Ex PON 2004 yang kami perdayakan sampai sekarang. Selain itu, PPLP-D Muba merupakan yang terbanyak se-Indonesia dengan total 19 cabor. Jumlah atlet PPLP-D Muba pun semakin meningkat dari jumlah 176 di tahun 2017 sekarang menjadi 217," tambahnya.


Menurutnya, untuk fasilitas sendiri sudah cukup luar biasa dan akan terus ditingkatkan. Fasilitas olahraga seperti stable berkuda sekarang sudah multi fungsi, beberapa cabor digelar disini. Kabupaten Muba juga akan bangun stadion atletik. "Lahan sudah kami persiapkan  dan menyatu dengan komplek olahraga di Muba," katanya. 



Iapun melanjutkan, Kabupaten Muba memiliki Sirkuit Internasional, Sirkuit Skyland Kabupaten Muba ini pernah di pakai untuk venue balap motor saat PON 2004 dan sampai sekarang Muba selalu mengelar event otomotif. "Kedepan kami juga akan mengelar event-event reguler di sini. Rencana pada tanggal 1 Agustus   2021 kami akan mengelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Indonesia. 


"Kejurnas Rally 2021 nanti akan berfokus pada Sirkuit Internasional Skyland Sekayu dengan fasilitas yang sangat baik dan telah dipakai beberapa event Internasional. Untuk rute akan kita koordinasikan, lahan perkebunan yang sudah memadai bisa dipakai kegiatan Rally, " lanjutnya. 


Menanggapi hal tersebut, Menpora RI Zainudin Amali mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Muba khususnya Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin karena perkembangan olahraganya sangat pesat. "Saya apresiasi Pak Dodi sebagai Bupati Muba. Ini sangat luar biasa perkembangan olahraga di Musi Banyuasin begitu pesat. Saya senang mendengarnya karena tidak banyak daerah-daerah seperti ini. Padahal dalam UU No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, Provinsi, Kabupaten harus mengembangkan olahraganya namun hanya beberapa saja yang jalan," ujarnya. 



Terkait pembangunan stadion atletik, Menpora RI mengatakan bahwa untuk pembangunan fisik bukan lagi di Kemenpora RI tapi di Kementerian PUPR, namun Kemenpora akan memfasilitasi ke Kementerian PUPR. 

"Mengingat saat ini seluruh kegiatan fisik Kemenpora memang Kementerian PUPR yang langsung menangani tapi dengan rekomendasi dari kita, karena itu Kemenpora akan bantu fasilitasi Pemerintah Kabupaten Muba baik untuk berkoordinasi dan pengajuan ke Kementerian PUPR," ucapnya. 


Untuk olahraga otomotif di Musi Banyuasin menurutnya, perkembangannya sangat luar biasa. "Apalagi di Indonesia ini pasarnya sangat luar biasa. Dan saya mendukung kejurnas ini," urainya.


Ia mengaku, Bupati Muba Dodi Reza merupakan Kepala Daerah di Indonesia yang sangat peduli terhadap bidang olahraga dan kepemudaan.


"Pada 2021 nanti Kemenpora akan mengagendakan kegiatan-kegiatan Kemenpora di Musi Banyuasin," sebutnya.


Pembalap Nasional sekaligus Ketua Rally Nasional, Rifat Sungkar menyambut positif event rally Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Indonesia yang akan digelar pada Agustus 2021 mendatang di Muba.


"Ini event positif dan akan menjadi event baru di Indonesia," ucapnya.


Pada kesempatan tersebut, Menpora turut didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Drs Chandra Bhakti MSi dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Drs Maifrizon MSi.


(Syp/rill)