NEWS

Slider

Grand Launching Desa Anti Politik Uang (Desantiku)


PALI, Duta Sumsel - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) selasa 2020 menggelar acara grand launching Desa Anti Politik Uang (Desantiku) di lapangan parkir komplek Percandian Bumi Ayu Kecamatan Tanah Abang .


Gelaran Grand launching Desantiku ini merupakan kegiatan penutup pembentukan Desantiku disetiap kecamatan di wilayah Bumi Serepat Serasan.


ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto mengatakan, tujuan kegiatan pamungkas Desantiku itu sebagai upaya pencegahan terjadinya politik uang di tingkat bawah dalam hal ini tingkat desa.


“Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga suasana kondusif jelang dan pasca pemilihan agar tercipta Pilkada di PALI berjalan damai dan sehat,


Ditambahkan Iin Irwanto bahwa kondusifitas akan terjadi jika semua elemen masyarakat menolak serta menghindari politik uang.


“Jadi kami Bawaslu sumsel menyambut baik usaha pencegahan yang dilakukan Bawaslu kabupaten PALI dengan melaksanakan launching desa anti politik uang dengan tetap melaksanakan tugas pokok Bawaslu yaitu pengawasan, pencegahan dan penindakan.


Terlebih pilkada tahun ini di tengan wabah non alam yaitu covid 19 dimana pelaksanaanya harus mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.


Begitu juga dikemukakan Heru Muharam, ketua Bawaslu PALI bahwa mencegah terjadinya praktek Money Politik pada pelaksanaan Pilkada di Bumi Serepat sudah menjadi kewajiban Bawaslu.


“Ada tiga tupoksi Bawaslu, yaitu pencegahan, pengawasan dan penindakan. Dimana salah satu bentuk pencegahan adalah dengan mengadakan kegiatan launching Desa Anti Politik Uang. Money politik adalah racun demokrasi. Dan kami tegaskan bahwa pemberi dan penerima politik uang bisa dipidana sesui UU no 10 th 2016,” tegasnya.


Dengan digelarnya launching Desantiku diseluruh kecamatan di kabupaten PALI, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi memberikan apresiasi kepada Bawaslu PALI yang berupaya mencegah praktek politik uang yang dapat mengotori proses demokrasi di kabupaten PALI.


“Tentu saja kami menyambut baik terlaksananya grand launching Desantiku ini. Pihak kepolisian dalam hal ini Polres PALI berharap semua pihak bisa bekerjasama dalam menjaga kodusifitas pelaksanaan Pilkada PALI,” ucapnya.


Diketahui sebelumnya bahwa launching Desantiku yang memiliki kecamatan Talang Ubi adalah Desa Sukamaju, dimana launching tersebut dilakukan oleh Kordiv pengawasan Iwan Dedi.


Kemudian di kecamatan Penukal launching Desantiku dilakukan ketua Bawaslu PALI Heru Muharam di Desa Gunung Menang.


Untuk perwakilan Kecamatan Abab adalah di Desa Tanjung Kurung yang dilakukan oleh Kordiv SDM, Basrul SAP.


Sementara untuk perwakilan Kecamatan Penukal Utara di desa Kota Baru, yang launchingnya dilakukan oleh ketua Bawaslu PALI Heru Muharam.


Pada grand launching tersebut dihadiri ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto, ketua Bawaslu PALI, Heru Muharam beserta anggota Bawaslu PALI, Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, Dandim 0404 MPP, Korsek Bawaslu PALI, Abdul Jalal, Panwascam kecamatan Tanah Abang serta Kades dan perangkat desa Bumi Ayu.

Budayakan Gotong Royong, Ini Yang Dilakukan Warga Desa Sungai Dua


SUNGAIKERUH,Duta Sumsel - Gotong Royong merupakan salah satu kegiatan ciri khas rakyat indonesia yang sejak lama turun temurun, Istilah ini berasal dari kata bahasa Jawa gotong yang berarti "mengangkat" dan royong yang berarti "bersama". 


Bersama dengan musyawarah, Pancasila, hukum adat, ketuhanan, serta kekeluargaan, gotong royong menjadi dasar filsafat Indonesia seperti yang dikemukakan oleh M Nasroen.




Rupanya, Gotong Royong pun masih digaungkan di desa Sungai Dua, kecamatan Sungai Keruh, kabupaten Musi Banyuasin. Dikomandoi oleh Kepala Desa Sungai Dua Sudirman, warga berjibaku membersihkan Parit (Aliran Air).


" Saat ini kita mulai membangkitkan lagi kegiatan yang dahulunya sering menjadi salah satu ciri khas negara kita. Ada kerinduan yang kita rasakan dengan kegiatan Gotong Royong ini, budaya ini semestinya tetap terjaga dikalangan kita," ujar Sudirman, Senin (7/12/2020).

Sudirman menjelaskan, disaat orang lain sibuk dengan mimpi-mimpinya, kita sibuk dengan berbuat dan berkarya untuk memajukan desa. Maka dari itu kita ajak warga untuk saling menjinjing yang ringan, memikul yang berat," ucap Sudirman.(hs

Sebanyak 140 KK dari 405 KK di Desa Tanjung Menang Menerima BLT DD.


LAHAT, Duta Sumsel - Pemerintah Desa Tanjung Menang Kecamatan Tanjung Tebat pada hari ini 7 Desember 2020 melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun 2020, bertempat di Kediaman Kades.


Sebelum pembagian BLT DD dimulai Cadi Pranata selaku Kades memberikan wejangan kepada warganya untuk menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan yang pokok seperti membeli beras, sembako lainnya, bantuan ini diberikan 5 bulan sekaligus yakni dari bulan Agustus hingga Desember. 140 Kepala Keluarga dari 405 KK



Wabah Pandemi Covid- 19 berdampak buruk pada Perekonomian sehingga tidak ada yang dibedakan profesinya kecuali PNS, TNI- POLRI serta Perangkat Desa, kita berikan bantuan melalui BLT. 


Pembagian BLT DD di Desa Tanjung Menang di hadiri Camat Tanjung Tebat Ariapulun SE, beserta Forkomincam, Pendamping Desa serta perangkat Desa setempat.


Pantauan Awak Media dilapangan tampak terlihat pembagian BLT DD tahun 2020 berlangsung kondusif aman dan lancar.( Kerbay Mulak)

Pembagian BLT DD Desa Muara Danau Kondusif


LAHAT, Duta Sumsel - Senyum Sumringah tampak terlihat di raut wajah 59 KK Desa Muara Danau Kecamatan Tanjung Tebat,  pasalnya mereka pada hari ini 7 Desember 2020 mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD ) tahun 2020.


Bertempat di Kediaman Jhon Hendri Kades Desa Muara Danau, pembagian BLT DD ini dihadiri Camat Tanjung Tebat beserta Forkomincam Tanjung Tebat, Perangkat Desa, LPMK, Pendamping Desa serta Anggota BPD setempat



Menurut Kades dari 178 Kepala Keluarga 59 Kepala Keluarga yang mendapat Dana BLT, sebagian lainnya mendapat bantuan PKH, BNKT serta bantuan Sosial lainnya, bantuan ini di bagikan selama 5 bulan ( Agustus,  September, Oktober, November dan Desember 2020) gunakanlah dana ini sesuai kebutuhan yang positif " pesan Kades.


Sementara itu Camat Tanjung Tebat mengharakan juga kepada masyarakat Tanjung Tebat untuk tetap mematuhi Prokes selama Wabah Pandemi Covid- 19 " tandas Camat.


Pantauan Awak Media dilapangan pembagian BLT DD di Desa Tanjung Menang berjalan Kondusif aman terkendali ( Kerbay Mulak)

Tersandung Kasus 335 KUHP Tentang Pengancaman dengan Mengunakan Senjata Tajam DA di Sidang di PN Lahat


# Korban Yakin dan Percaya dengan Penegak Hukum#


LAHAT,Duta Sumsel - Akibat Lakukan Pengancaman dengan mengunakan senjata tajam jenis pedang terhadap  Elan Setiawan pada saat melakukan Percepatan Pembangunan Objek Vital Negara di wilayah Desa Selawi Kecamatan Lahat beberapa Waktu Lalu hingga apa yang telah diperbuat DA menjadi malapetaka bagi dirinya.


Dimana DA seketika menjadi Viral dirinya ditangkap jajaran Reskrim Polres Lahat di Lingkungan Kantor Sekretariat Pemda Lahat yang pada saat itu dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Lahat tepatnya hari Senin 9/11 terkait adanya laporan pengancaman dengan mengunakan senjata tajam.


Setelah dinyatakan proses BAP lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lahat, hingga terkabar agenda sidang Senin 7/12  Pengadilan Negeri Lahat  mengelar sidang perdana DA dengan dugaan Kasus Pengancaman mengunakan senjata tajam jenis pedang DA terjerat Pasal 335 KUHP dengan ancaman 10 Tahun Penjara



Dalam sidang terbuka yang dilakukan secara Online diruang sidang 1 tampak duduk di kursi persakitan tersangka DA berhadapan secara langsung dengan para Hakim Pegadilan Negeri Lahat dan di samping kanan DA bertatap muka dengan empat Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Lahat yang nantinya akan membacakan dakwaan terhadap DA selaku terdakwa dalam sidang Pengadilan Negeri Lahat.


Elan Setiawan ketika diminta tanggapan terkait hari ini Senin 7/12 DA disidang dugaan kasus pengancaman dengan mengunakan senjata tajam kepada dirinya mengatakan secara pribadi saya yakin dan percaya kepada penegak hukum untuk memproses dan mengambil keputusan terbaik katanya. (Idham/Novita)

Supremasi Hukum di Uji Pelapor Yakin Penegak Hukum Akan Putuskan Yang Terbaik.


LAHAT, Duta Sumsel - Senin pagi 7/12 sekira pukul 9 Wib Pengadilan Negeri Lahat Gelar dan sidangkan DA terkait kasus adanya dugaan pengancaman dengan mengunakan senjata Tajam jenis Pedang  yang dilakukanya beberapa waktu lalu terhadap pelapor Elan Setiawan 


Dimana sidang perdana terhadap DA terbuka untuk umum dan di gelar lebih kurang empat jaksa penuntut dari Kejaksaan Negeri Lahat guna untuk menegakkan supremasi hukum di Wilayah Kabupaten Lahat.


Viralnya dugaan kasus DA bermula ada penangkapan DA di Lingkungan Kantor Sekretariat Pemda Lahat yang pada saat itu dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Lahat beberapa waktu lalu terkait adanya laporan pengancaman dengan mengunakan senjata tajam


Setelah dinyatakan proses BAP lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lahat besok Senin pagi 7/12 Pengadilan Negeri Lahat mengelar sidang perdana DA dengan dugaan Kasus Pengancaman mengunakan senjata tajam jenis pedang .


Fitra SH Kajari Lahat ketika di konfirmasi via wa 6/12 apakah benar besok akan digelar sidang perdana DA di Pengadilan Negeri Lahat,ia membalas Kordinasi Kasi Pidum.


Anjas Kasi Pitsus Kejaksaan ketika di konfirmasi hal yang sama mengatakan mohon maaf saya tidak mengetahui masalah itu saya bukan jaksa yang ditunjuk untuk itu dan juga itu wewenan kasi pidum,untuk kejelasan ke Kasi Intel beliau humasnya.


Faisyal Basni Kasi Intel Kejaksaan sebagai corong informasi awak media ketika di konfirmasi hal yang sama via wa hanya melihat tanpa ada balasan.(Idham/Novita)

Di Tuduh Maling Ayam, Soldin Tewas Dibacok.


PRABUMULIH, Duta Sumsel - Untuk kesekian kalinya Kota Prabumulih kembali di gegerkan oleh kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya korban. Kali ini nasib naas di alami Soldin (50), warga Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih. Laki-laki paruh baya ini ditemukan tewas bersimbah darah, Minggu (06/12/2020) hanya gara-gara dituduh mencuri ayam milik tetangganya sendiri.


Korban  yang masih mengenakan kain sarung tersebut tewas di lokasi kejadian perkara dengan kondisi pergelangan tangan kanan putus dan dua loka robek di bagian kepala akibat bacokan senjata tajam.


Pelaku pembunuhan tidak lain adalah tetangga korban yang bernama Jumat (50) dan anaknya Erick Ustrada (25) yang tidak lain adalah tetangga korban.



Informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan yang menewaskan korban bermula saat korban mendatangi Jumat untuk menanyakan alasan dirinya dituduh mencuri ayam miliknya. Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut di lokasi kejadian hingga berujung pada aksi penganiayaan.


Pelaku Jumat yang terbakar emosi memukuli korban menggunakan linggis di bagian kepala. Akibatnya korban tersungkur ke tanah.


Mendengar ada keributan di depan rumahnya, Erick Ustrada yang saat itu sedang mengasah parang kemudian datang. Tanpa pikir panjang ia lantas ikut menganiaya korban.


Pelaku menebaskan parang ke arah korban yang saat itu telah tersungkur di tanah sebanyak tiga kali. Akibat serangannya yang membabi buta itu pergelangan tangan korban putus dan luka bacokan di bagian kepala. Korban pun tewas di lokasi kejadian.


Usai menganiaya korbannya, Erick Ustrada kemudian langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian dan menyerahkan diri ke rumah Kepala Desa Tanjung Telang. Sedangkan ayahnya kabur melarikan diri.


"Aku khilaf waktu itu, soalnyo aku cuma nak membela bapak aku. Waktu itu bapak lagi ribut samo korban. Jadi aku langsung ikut mengeroyoknyo. Kebetulan aku saat itu lagi nak ngasah parang, jadi kutebas korban pake parang itu," ujar Erick Ustrada kepada tim penyidik Polres Prabumulih.


Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SIK SH MH melalui Kasatreskrim AKP Abdul Rahman SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan yang berujung dengan tewasnya korban. Hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyelidikan terkait kasus tersebut.


"Satu pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan. Sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas," pungkasnya.(Lil)

Inovasi Energi Sawit Muba Pukau Mahasiswa Berprestasi AKPY-Stiper


JAWA TENGAH,DS.COM - Sebanyak 120 mahasiswa berprestasi Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-Stiper) tampak kagum dan terpukau dengan sejumlah inisiasi inovasi pengelolaan kelapa sawit yang telah direalisasikan di Kabupaten Muba oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 


Hal ini terlihat saat Plt Kepala Dinas Perkebunan Akhmad Toyibir SSTP MM memberikan motivasi mahasiswa Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-Stiper) di Kebun Stiper Edu Agro Tourism KP2 Unggaran Jawa Tengah, Jum'at (04/12/2020). 

Kuliah umum yang diikuti oleh 120 orang mahasiswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa dari Badan Pengelolaa Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

“Seirama dengan kegiatan ini maka saya menjelaskan berbagai program Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, salah satunya di awal tahun 2021 akan melakukan uji coba produksi energi dari sawit (co prosesing bensin sawit). Selain itu, Pemkab Muba mendorong petani sawit membangun pabrik sendiri dengan keluaran berupa Industrial Vegetable Oil (IVO) dan Crude Palm Oil (CPO)," paparnya.

Para mahasiswa ini berasal dari wilayah di Indonesia yang memiliki areal-areal perkebuan milik masyarakat di berbagai wilayah di  Indonesia, mereka diamanatkan untuk memperbaiki kualitas perkebunan kelapa sawit yang lebih baik, serta dapat mengawal siklus 25 tahun peremajaan sawit rakyat hingga hilirisasi peremajaan sawit rakyat yang mana implementasinya bagi mahasiswa mampu ikut berperan memajukan pekebun kelapa sawit mulai dari peremajaan sampai ke hilirisasi sehingga tercipta taruna sawit milenial.

“Hilirisasi kelapa sawit ini yang mampu menyerap produksi sawit petani dengan harga bersaing. Petani dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, sehingga hasilnya dapat diserap secara seimbang. Selain itu, petani tidak hanya menjual tandan buah segar (TBS) saja namun juga menghasilkan nilai tambah dari penjualan pengolahan pabrik IVO maupun CPO," jelasnya.

Akhmad Toyibir menguraikan bahwa kedepan kesejahteraan para petani sawit akan terwujud, dimana petani sawit akan dapat memproduksi sendiri bahan bakar berbasis kelapa sawit sehingga memiliki penghasilan tambahan. 

"Sehingga nantinya, bersama-sama para petani berdaulat menjadi pekebun yang mandiri, tentu saja ini merupakan sebuah wujud kemajuan dalam bidang perkebunan kelapa sawit bagi para petani,” tuturnya.

Paparan yang disampaikan oleh Ahmad Toyibir sangat menjadi motivasi bagi para mahasiswa, dimana materi yang disampaikan bisa menjadi bekal bagi para mahasiswa, Sehingga tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang pembangunan peremajaan sawit rakyat.(hsril) 

Porprov Sumsel XIII Hockey Prabumulih Optimis Sabet Medali


PRABUMULIH,Duta Sumsel - Meski ditengah pandemi wabah corona, beberapa cabang olahraga di Kota Prabumulih tetap eksis menggenjot fisik menjelang pekan olahraga provinsi atau PORPROV Sumsel XIII, 2021 mendatang di OKU Raya.



Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (02/12/2020), sejumlah atlet Hockey atau Federasi Hockey Indonesia (FHI) cabang Kota Prabumulih tampak semangat menggelar latihan guna mengulangi keberhasilan perolehan emas di Porprov Sumsel. “Kita tetap latihan tiga kali seminggu. Semakin ke sini, pusat latihan fokus ke teknis. Yang ringan, santai tapi tetap serius,” kata pelatih cabor Hockey Prabumulih Ismail.




Pelatih yang akrab disapa Smile ini menjelaskan secara rinci tehnik-tehnik yang dimaksud. Cabang olahraga Hockey lanjut dia adalah olah raga yang unik yang banyak menggunakan tehnik dalam pelaksanaanya terlebih karena olahraga ini menggunakan alat pemukul bola seperti Stick. "Jadi latihan hari ini adalah penguatan tehnik (The grip) Cara menggunakan stick yang benar. Kemudian Ball Control atau penguasaan bola, sikap dalam pertandingan (The stance), Tapping, Stopping, Backhand Pass, Pushing dan Dribling" ujar Smile








Untuk porsi latihan sendiri kata Smile ada beberapa diantaranya secara khusus mengalami  peningkatan. Dimana hal ini menjadi sangat penting untuk anak-anak dapat mengulangi prestasi yang diraih pada Porprov Sumsel 2019 lalu. Seperti Ball Control atau penguasaan bola. Anak asuhnya lanjut Smile, dalam seminggu ada dua porsi untuk tehnik tersebut dipaparkan dan diterapkan. "Agak lebih keras dan lebih berat. Karna tanpa penguasaan bola, kita sulit menaklukkan lawan. Stidaknya penguasaan bola menjadi penting untuk menguasai permainan" imbuh Smile. 








Terpisah Ketua Umum FHI Kota Prabumulih Arafik Zamhari, S.Pd.I yang dikonfirmasi mengaku optimis Hockey Prabumulih mampu meraih medali pada Porprov Sumsel 13 OKU Raya 2021 mendatang. Hal itu kata dia didasari prestasi para atlet Hockey Prabumulih yang meraih hasil positif di Porprov Sumsel 12 Kota Prabumulih 2019 lalu. 


 


"Tim hockey putri Prabumulih dan kategori campuran mampu meraih hasil yang positif yakni medali emas pada kategori putri dan satu medali perunggu kategori campuran. Untuk 2021 nanti kita tidak terlalu muluk-muluk namun tetap optimis. Sebab kekuatan atlit daerah lain juga tidak bisa kita prediksi seperti Palembang, Muba merupakan daerah penyumbang atlit hockey di Sumsel" ujar Rafik.






Senada dengan Arafik, Sekjen FHI Prabumulih Jun Manurung menambahkan, untuk mewujudkan perolehan medali dalam pagelaran Porprov Sumsel 13 OKU Raya 2021 mendatang pihaknya telah menandatangani kontrak tetap dengan pelatih Hockey asal Palembang. "Segala persiapan menyangkut prestasi nantinya di Porprov Sumsel 2021 mendatang sejauh ini telah maksimal dilakukan. Tinggal lagi keberuntungan. Pasalnya, Prestasi dan keberuntungan itu sangat selaras. Sebagus apapun atlit dalam bermain jika tidak disertai dengan keberuntungan, semuanya menjadi sia-sia. Keberuntungan tentu hal yang sangat diharapkan berada di pihak kita tentunya pada pelaksanaannya nanti guna mewujudkan mimpi tersebut" tegasnya.




Sementara untuk porsi latihan kata Jun Manurung, sejak awal Oktober lalu para atlit Hockey Kota Prabumulih sudah berlatih rutin 3 kali dalam seminggu. "Begitu, kita tetap optimis karna dari hasil latihan yang dilakukan, perkembangan kemampuan atlit cukup baik dari hari ke hari" pungkasnya.






Disamping fokus latihan, Jun juga mengaku pihaknya terus melakukan sosialisasi olahraga Hockey kepada masyarakat Kota Prabumulih. "Ia disamping melakukan latihan, kita senantiasa melakukan sosialisasi Hockey ke kalangan pelajar di Kota Prabumulih. Dengan harapan para pelajar dapat bergabung di Olahraga ini dan menjadi atlit" pungkasnya.

Pemkab Muba Siap Dukung dan Komitmen Terhadap Kemajuan Penyandang Disabilitas

SEKAYU, DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menerima kunjungan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Muba. Pertemuan dilakukan di Ruang Rapat Sekda, Jumat (4/12/2020).


Acara pertemuan ini di sambut baik oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi yang pada kesempatan tersebut mengucapkan, Selamat Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang telah diperingati pada tanggal 3 Desember kemarin, Semoga para disabilitas yang ada seluruh dunia khususnya di Kabupaten Muba selalu sejahtera  dan memperoleh kesetaraan sosial dimana pun berada.

Untuk pemenuhan hak-hak para penyandang disabilitas di Kabupaten Muba. Pemerintah akan berkomitmen untuk mendorong hadirnya pendekatan pembangunan dan pelayanan berbasis Hak Asasi Manusia kepada peyandang disabilitas, serta mendorong kesadaran sosial dari pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan kesempatan dan keadilan kepada disabilitas.

"Karena pada dasarnya hak dari penyandang disabilitas ini sama. Hanya saja perlu kebutuhan khusus untuk lebih diperhatikan agar bisa merasakan kesetaraan dengan yang lainnya,"ucap sekda.

Terkait dengan pemenuhan hak penyandang disabilitas, Pemkab Muba sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik mulai dari akses pendidikan, kesehatan hingga kesetaraan yang nantinya upaya ini akan terus dikembangkan agar para penyandang disabilitas ini semakin sejahtera.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Muba Dewi Harni mengungkapkan, terima kasih atas upaya serta tanggungjawab yang telah Pemkab Muba lakukan terhadap para penyandang disabilitas yang telah tergabung dalam organisasi PPDI Muba. Dari pertemuan ini kami juga meminta support dari Pemerintah terhadap hak-hak kebutuhan peyandang disabilitas tentang pekerjaan dan kesehatan. 

"Keberadaan dari para penyandang disabilitas ini lebih diperhatikan lagi, yang di antaranya dari aspek pemenuhan pendidikan, kesehatan dan ekonomi,"ujarnya

Ditempat yang sama, Apriyadi salah satu pengurus PPDI Muba menyampaikan bahwa organisasi PPDI Merupakan wadah tempat berkumpulnya para penyandang disabilitas dimana tujuan organisasi ini yakni melakukan advokasi mendorong terkait komitmen pemerintah dalam pemenuhan hak-hak bagi para penyandang disabilitas.

Sesuai arahan Presiden Jokowi dalam sambutan pada Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional 3 Desember 2020 mengatakan bahwa tidak boleh ada satupun penyandang disabilitas tertinggal dari berbagai program layanan yang diberikan oleh pemerintah dan juga  kementerian/lembaga.

Dan pemerintah daerah harus aktif mendukung mulai dari perlunya sinkronisasi data penyandang disabilitas secara nasional libatkan penyandang disabilitas dalam membuat dokumen rencana aksi nasional dan aksi daerah dan kawal semua implementasinya agar dirasakan khususnya untuk penyandang disabilitas.

"Kami Juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Bupati, Wakil Bupati serta Sekda yang komitmen dan memperhatikan kawan-kawan penyandang disabilitas,"pungkasnya.(hsril)