NEWS

Slider

Belanja Sambil Beramal di Toko " Rajorezki" Samping Lek Min Lahat


LAHAT, DS - Belanja sambil beramal, baju dapat amal pun dapat " ujar Pelda Nur Irfani yang sehari- hari berdinas di Kodim 0405 Lahat  kepada Awak Media 29/11 menurut Irpani " Saya merasa terpanggil utk berbagi kepada orang lain yang mungkin membutuhkan uluran tangan dari orang lain apalagi  saat ini msh dilanda Wabah Pandemi Virus Corona yg berdampak kepada ekonomi masyarakat.



Untuk itu Pelda Nur Irfani mengajak kepada handai taulan untuk belanja pakaian dengan harga sangat terjangkau, hasil dari penjualan kita sisihkan untuk kaum dhuafa, program ini sudah di mulai pada akhir Oktober lalu. Hasil penjualan pada setiap tanggal terakhir setiap  bulan hasil penjualan akan  kami sumbangkan ke kaum dhuafa dalam bentuk  Sembako " ujar Pelda Nur Irfani.



Insya Allah besok 30-11-2020 program rutin toko "Rajorezeki"  beralamat dijalan Kolonel H. Burlian samping Bakso Lek Min Lahat, akan menyumbangkan hasil penjualan toko besok untuk berbagi ke kaum dhuafa dalam bentuk sembako 

AYO BELANJA SAMBIL BERAMAL semakin banyak yg belanja besok maka akan semakin banyak.pula orang yang bisa kita bantu, belanja besok secara tidak langsung anda sudah berbagi ke orang lain "SEDIKIT BAGI KITA MUNGKIN SANGAT BERARTI BAGI ORANG LAIN" ungkap Pelda Nur Irfani ( Kerbay Mulak)

Richard Sudah Kunjungi 200 Desa Di Muba Dalam Program Stunting


MUBA,DS.COM - Richard sudah mengunjungi 200 desa di kabupaten Musi Banyuasin tepatnya pada hari Kamis ( 26/11/20 ), desa yang ke 200 di kunjungi kepala dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) didesa Tanjung Agung Barat ( TAB) kecamatan Lais.


Kunjungan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba H Richard Cahyadi AP MSi ke Desa - desa untuk melaksanakan Pelatihan Integrasi PAUD dan Posyandu untuk Optimalisasi Tumbuh kembang Anak Guna Pencegahan Stunting Dana Desa APBN TA  2020.


Dalam pelaksanaan Pencegahan Stunting desa yang ke 200 di kunjungi Richard yaitu desa Tanjung Agung Barat dan. pelaksanaan Stunting di SMP N 4 Lais Kecamatan Lais .

Dalam kegiatan Stunting setiap desanya di ikuti 25 kader-kader desa yang mayoritas para ibu-ibu dari kader PKK, Kader KPM, kader Pos Yandu, Guru Paud, Bidan desa dan Ibu balita.

Setiap pelaksanaan Stunting di desa-desa yang di kunjungi Richard, para ibu- ibu  sangat antarius dan terkesan banyak yang terkejut bahwa yang dihadapan para ibu- ibu itu adalah pernah menjadi pejabat bupati dan walikota.

Sala-satu kader dari Desa Tanjung Agung Selatan bernama Nurma yang pada saat itu mengikuti Stunting ,  mengatakan kami sangat senang sekali dapat nara sumber pak Richard, sebelum dia menyampaikan makala Stunting, beliau menyampaikan salam dari Pak Alex Nourden, dan salam dari Pak Dodi Reza Alex Bupati Muba, serta menyampaikan sosok seorang pemimpin yang menjadi panutan di Muba ini," jelasnya.

Dalam penyampaiannya makala tentang Stunting yang di sampaikan para nara sumber dari dinas PMD, PJOK Kecamatan dan Nara Sumber lainnya kami cepat mengerti dan memahaminya , terutama yang jadi nara sumbernya Pak Richard semua ibu ibu yang mengikuti sangat senang sekali ," jelasnya

Menurut Richard, Pemkab Muba Melalui Dinas PMD Muba mengatakan kegiatan stunting ini untuk menekan agar angka Stunding di Bumi Serasan Sekate ini dapat diturunkan, syaratnya didalam anggaran Dana Desa harus ada program Stunting.


Lanjut Richard, materi Stunting yang perlu disampaikan meliputi, materi kesehatan serta materi pola hidup sehat serta pola hidup bersih dan sebagainya.

Pemerintah Desa memiliki sumber Dana ada tiga ada yang bersumber dari APBN yaitu dari pusat yang diberi nama Dana Desa dan ada yang bersumber dari kabupaten yaitu ADDK serta dana bersumber dari pendapatan yang lainnya dan semuanya itu sah menurut undang-undang yang akurat yaitu Dana yang diterima oleh pusat dan yang kita bahas hari adalah sumber Dana yang bersumber dari pusat yaitu Dana Desa.

Kalau bicara Stunting kata Richard dihadapan ibu-ibu sekalian dari Dinas Kesehatan tapi kenapa harus PMD karena berkaitan dari dana desa.(hs)

Pemkab Muba Sediakan Informasi Geospasial dengan Handal


Pemkab Muba Raih Penghargaan Bhumandala Rajata


JAKARTA,DS.COM  - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menorehkan prestasi di level nasional, kali ini Pemkab Muba yang dinahkodai Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP berhasil meraih Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) dari Badan Informasi Geospasial. 

"Kabupaten Muba telah berhasil mengembangkan Simpul Jaringan dengan baik, terarah dan terencana. Keterlibatan OPD sudah terlihat dengan baik," ungkap Plt Kepala Badan Informasi Geospasial, Muhtadi Ganda Sutrisna saat menyerahkan penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Jumat (27/11/2020) malam di Hotel Borobudur. 

Dikatakan, perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan
Pemkab Muba sudah memadai. Geoportal sudah dibangun dengan baik, demikian juga beberapa aplikasi yang memanfaatkan data dari simpul jaringan Musi Banyuasin. 

"Lalu, penerapan standar dalam
penyelenggaraan Jaringan Informasi Gesopasial di Kabupaten Musi Banyuasin perlu dimulai
dengan segera, misalnya tentang KUGI dan metadata SNI," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan BIG memberikan penghargaan Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) 

“Ini merupakan bentuk apresiasi bagi kami karena telah dianggap berhasil mengembangkan dan memanfaatkan simpul jaringan OPD dengan optimal," ulasnya.

Apriyadi berharap, ke depan Pemkab Muba dapat terus mengembangkan geospasial Pemkab Muba. "Ini dilakukan demi tersedianya informasi geospasial yang handal dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Sekda Muba menyebutkan, penghargaan ini sejalan dengan Perpres Nomor 27/2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) yang menyebutkan bahwa JIGN adalah suatu sistem penyelenggaraan pengelolaan informasi Geospasial secara bersama, tertib, terukur, terintegrasi dan berkesinambungan serta berdayaguna.

"Dan juga untuk mendukung kelancaran mekanisme berbagi data dan informasi geospasial sehingga kemanfaatan informasi geospasial diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintah mulai dari perencanaan, hingga pengambilan keputusan," tandasnya.

Diketahui, Penghargaan Bhumandala Rajata (Medali Perak) diraih Kabupaten Muba bersama tiga Kabupaten lainnya di Indonesia yakni Kabupaten Bantul, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Sragen.(hsril

Guna Menghindari Kekeringan Pengairan Persawahan Pemkap PALI Bangun Embung

PALI, DS - Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan pemerintah Kabupaten PALI menganggarkan pembangunan mbung di persawahan ujung Desa Sumberjo.


Pembangunan ini di anggarkan melalui anggaran APBD Tahun 2020 dan sengaja dibangun guna menghindari kekurangan air ungtuk mengaliri persawahan petani di saat musim kemarau tiba," ungkap  Kepala Dinas PU PALI Hilmansyah ST. (27/11/20).


Adapun yang di ungkapkan Slamet selaku petani sawah yang kebetulan sawahnya di dekat pembangunan mbung mengungkapkan sangat terbantukan dengan adanya pembangunan mbung ini, kami di saat penggarapan sawah musim kedua biasanya menemui musim kemarau, biasanya air dari aliran Dam yang biasa kami pakai untuk mengaliri sawah kami sudah tidak bisa di pakai kembali karena sudah surut yang mana antara aliran irigasinya dan air Dam sudah di bawah pintu air sehingga menyebabkan air tak mampu untuk masuk ke saluran irigasi," ungkapnya kepada awak media.



Kami selaku warga seklaligus petani sawah sangat berterimakasih kepada pemerintah PALI yang telah membangun mbung di persawahan Kami, semogah pembangunan mbung ini dapat bermanfaat bagi para petani," jelasnya.


Sephy Hendika PM,ST,MM selaku Kabid Bina Marga PU PALI mengungkapkan lanjutan pembangunan jalan persawahan Sumberjo insyaallah tahun 2021 akan dilanjutkan guna mempermudah para petani beraktivitas dan mengangkut hasil dari pertanian masyarakat," ungkapnya kepada awak media.

Tembok Penahan Tebing SMA,SMP PGRI,SD Negri 17 dan SD 06 PALI Rampung di Bangun


PALI- Pembangunan Tembok penahan tebing SMA, SMP, SD Negri 17 dan SD Negri 06 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan akhirnya rampung di kerjakan oleh salah satu perusahaan lokal Pali CV. Putra Serepat Serasan yang memang bergerak di dunia kontruksi pembnagunan Infratruktur. 27/11/20.


Pembangunan tembok penahan ini sengaja di bangun guna menghindari terbitnya tebing, serta memperindah tatanan dan pemandangan tebing di jalur dua jalan simpang lima, ungkap Viktor ST pegawai (ASN) PU PALI.


Rio selaku pelaksana pekerjaan mengungkapkan, kami dari pelaksanaan akan berusaha semaksimal mungkin dan Serapi mungkin mengerjakan pembangunan ini, agar bisa menarik di pandang mata," ujarnya.



Selain perusahaan lokal kami juga menggunakan tenaga lokal, serta kami sengaja bekerja lembur untum mengejar target agar cepat rampung dan ahirnya Alhamdulillah rampung juga kini tinggal Pekerjaan pembersihan saja," tambahnya.


" Mengapa kami mengejar agar cepat rampung, karena ini adalah jalur dua jalan yang sudah sering di manfaatkan untuk di lalui masyarakat," tutupnya.


Hilmanysah ST Kadin PU PALI melalui Sephy Hendika PM,ST,MM mengungkapkan sangat mengapresiasi pelaksanaan Pekerjaan tersebut, yang dikerjakan sampai lembur guna mempercepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," pungkasnya.

Adakan Mesin PCR Selain Atasi Permasalahan Covid-19 Juga Dapat Menambah Pemasukan Income PAD


LAHAT, DS - Kerja keras seluruh jajaran Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat sedikit merasa lega, kerja keras secara bahu membahu melalui penyampaian lisan maupun penyampaian melalui himbauan kepada masyarakat agar taat dan mematuhi 3 M.  Guna untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona diKabupaten Lahat mulai nyata keberhasilannya, walaupun secara signifikan saat sekarang kasus Virus Corona terlihat zik zak atau naik dan turun.


Terkait naik dan turunnya pasien terinfeksi Virus Corona di Kabupaten Lahat dijelaskan H.Alia Afandi Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat ketika di wawancarai awak media diruang kerjanya 27/11 mengatakan dalam menjalankan tugas mengantisipasi penyebaran Virus Corona ini tidak semudah membalikan telapak tangan semua kegiatan ini tak terlepas dari adanya kesedian Dana guna untuk mencukupi kebutuhan dalam mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona .


Dimana selama ini dalam Wilayah Kabupaten Lahat berdiri posko-posko Covid- 19 guna untuk memantau, memeriksa dan terdata dalam setiap wilayah berapa banyak pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Lahat.


Dikarenakan kesedian dana tidak mencukupi maka posko-posko Covid-19 diperwilayah ditiadakan akan tetapi di serahkan ke pimpinan wilayah masing masing, seperti Kecamatan, Kades dan Kelurahan, Agar tetap melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan terhadap para pendatang untuk didata dan disampaikan ke Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat.


Namun apa yang menjadi tugas pimpinan wilayah ini tidak berjalan dengan mulus, dimana pemantauan, pemeriksaan dan pendataan masih kurang kita terima.  Sehingga berakibat kasus Virus Corona terjadi zik zak dan naik turun hingga Secara tak langsung terjadi kontak erat baik sesama masyarakat tetap maupun kontak erat bersama masyarakat pendatang yang berakibat masyarakat terinfeksi Virus Corona.



H.Alia Afandi juga menambahkan untuk mengantisipasi sekaligus membantu dan mendata masyarkat dengan mengadakan Tes Swab, Pemerintah Daerah telah menyetujui adanya pengadaan alat mesin PCR diKabupaten Lahat dengan kegunaan dapat mengumpulkan Sampel dari Tes Sweb lebih banyak dalam waktu 24 jam, Disamping itu juga dapat menambah pendapatan Income PAD Kabupaten Lahat dari pihak perusahaan ataupun Masyarakat yang melakukan Tes Swab berbayar ' tandas Alia Apandi (Idham/Novita)

DRA Lantik Pejabat Tiga RSUD Dalam Kabupaten Muba


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melantik dan mengukuhkan 35 orang pejabat administrator dan pengawas pada RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin secara virtual di Ruang Rapat Bupati Muba, Jumat (27/11/2020).


Nama-nama pejabat yang dilantik pada RSUD Sekayu antara lain, dr Makson Parulian Purba MARS sebagai Direktur RSUD Sekayu, Ridati Murdiyanti SSi MARS Wakil Direktur Administrasi dan Keungan, dr Ira Puspita Mizar Ginting Wakil Direktur Pelayanan, Yulrizal Kepala Bagian Administrasi dan Umum, Agustini SE Kepala Bagian Keuangan, Tika Hadayanti AMF Kepala Bagian Bina Program dan Publikasi, drg Dina Krisnawati Oktaviani Kepala Bidang Pelayanan Medik.

Kemudian NS Efriena Masda Kartiaba SKEP Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, Hj Solehatun Robiah SKM MARS Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Novita Sari Utami SST MKes Kepala Sub Bagian Ketatausahaan pada Bagian Administrasi dan Umum, Raden Ayu Rita Anggraini SST Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Diklat pada Bagian
Administrasi dan Umum, Agus Fitrian ST Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian
Administrasi dan Umum RSUD Sekayu.

Untuk pejabat yang dilantik pada RSUD Bayung Lencir diantaranya, dr Diyanti Novitasari MARS Direktur RSUD Bayung Lencir, Silvia SKM Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dan Ns Andrian SKep sebagai Kepala Seksi Keperawatan RSUD Bayung Lencir.

Sementara pejabat yang dilantik pada RSUD Sungai Lilin, yakni dr Tri Sinarum Direktur RSUD Sungai Lilin, selain itu Bupati Muba juga mengukuhkan dr Zwesty Wisma Devi dilantik sebagai Dokter Umum Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu diberi tugas tambahan Kepala Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan itu dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diberikan.

"Semoga saudara-saudara dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik," ujarnya.

Pelantikan ini berdasarkan Peraturan Bupati Muba Nomor 83 tahun 2019 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sekayu, Peraturan Bupati Nomor 69 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sungai Lilin, dan Peraturan Bupati Nomor 70 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Bayung Lencir.

Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H M Yusuf Amilin, Inspektur Kab Muba Drs RE Aidil Fitri, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Muba Dr Azmi Dariusmansyah MARS(hsril)

Masyarakat Umum Jangan Salah Persepsi Terkait Dugaan Penyalah Gunaan ADD yang di Proses Inspektorat

Ini Penjelasan yunisa Rahman S.ip Kepala Inspektur Inspektorat 

LAHAT, DS - Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa telah mengsosialisasikan dan mengucurkan Anggaran Dana Desa keseluruh Provinsi dan Kabupaten Kota yang ada di NKRI Khususnya Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Lahat.


Dimana dalam penyaluran Dana Desa ini diterima Pemerintah Daerah dan kelola oleh Badan Pemerintah Masyarakat Desa (BPMD), dan  untuk dibagikan ke Desa-Desa penerima Dana ADD sebagai pelaksana kegiatan pembangunan dan Sebagainya guna untuk kepentingan bersama seluruh lapisan masyarakat desa.


Dalam pelaksanaan kegiatan desa yang mengunakan Anggaran Dana Desa menurut Yunisia Rahman SIP  Kepala Inspektorat Lahat didampingi Drs.Yusri MSI Kabid  Investigasi Inspektorat Lahat, mengatakan 26/11 sesuai peraturan dan perundang undangan Pembinaan dan Pengawasan Anggaran Dana Desa tugas pokoknya ada di Kecamatan dan BPMD .


Terkait sejauh mana pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pihak Kecamatan dan BPBD terhadap kegiatan yang dilaksanakan desa beda tupoksinya yang dilakukan Inspektorat kita, membidangi Teknis dan fungsionalnya. Jadi dari pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Kecamatan dan BPBD ke 365 Desa dalam Kabupaten Lahat mereka laporkan ke Inspektorat.


Lanjut Yunisia bila ada temuan ataupun laporan terkait dugaan pelanggaran penyalah gunaan Anggaran Dana Desa yang merugikan Keuangan Negara yang dilakukan Desa penerima bantuan Inspetorat ada tim/bidang Pemantau, tindak lanjut yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Terkait pemeriksaan yang kita laksanakan saat ini lebih banyak permintaan dari APH maupun laporan pengaduan masyarakat .


Sedangkan kemarin yang kita lakukan pengawasan sesuai instruksi permintaan dari BPKP kita melaksanakan monitoring dan Evaluasi  pengunaan Dana BLT DD tentang Covid ini, menjadi Prioritas yang kita lakukan  bukan memeriksa Dana Desa.  Secara keseluruhan itu juga  levelnya Kontiribusi  dan Evaluasi bukan Audit untuk sementara Audit juga kita lakukan sesuai Dumas permintaan dari APH serta laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Bidang Inspektorat



Saat ditanya lebih lanjut monitoring yang dilaksanakan Inspektorat  betapa banyak, jawab yunisa Inspetorat melaksanakan monitoring ke Bepebedes itu keseluruh Desa tapi sifatnya kita hanya mengumpulkan dan memastikan mereka telah melaksanakan penyaluran itu sesuai dengan ketentuan .


Drs.Yusri MSI Kabid Evaluasi Inspektorat Lahat menambahkan kalau untuk Dumas yang mana permintaan dari APH maupun laporan pengaduan masyarakat dijelaskan Yusri untuk diketahui juga masyarakat bahwasanya Inspektorat ini berkerja sesuai standar dan pengawasan juga pemeriksaan itu terbagi dalam beberapa macam jenis,setiap Inspektorat turun kelapangan bisa seperti Evaluasi, monitoring, regiuh dan Audit.


Begitu juga Audit itu terbagi ada Audit reguler dan Audit Investigasi,terhadap adanya dugaan penyimpangan - penyimpangan yang di sampaikan APH   juga laporan pengaduan masyarakat itu kembali ke bidang Investigasi,lain hal untuk Audit reguler tanpa aduan maupun laporan masyatakat, Audit reguler yang sistemnya Senfling maka ada pembahasan terhadap Auditi,  Auditi inilah yang sering dianggap masyarakat sebagai laporan akhir.  Padahal bukan  karena kita Senfling ada yang namanya pembahasan yang bisa dibantah Auditi dimana semisal potensinya ada sekian juta  dengan dia menunjukan kelengkapan bukti buktinya maka ini bisa naik dan juga bisa berkurang pada.


 Saat L A H, tapi terkait adanya penyampaian dari APH atau laporan masyatakat ini Audit Investigasi bila sudah di audit Investigasi tidak ada audit Auditi lagi, soalnya di Investigasi kita sudah menetapkan dan menghitung kerugian uang Negara yang harus dikembalikan dalam jangka waktu 30-60 hari kerja sesuai dengan kerugian bila tidak terselesaikan akan disampaikan ke pihak Kejaksaan untuk diproses dan di tindak lanjuti " Pungkas Yunisa. (Idham/Novita)

Bupati Dodi Reza Jadikan Sanga Desa Kecamatan Strategis Hingga Prioritas Bangun Pasar Modern


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memprioritaskan pembangunan pasar tradisional di Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa bisa menjadi pasar modern.


Hal ini diungkapkan Bupati Muba saat melakukan kunjungan kerja ke Sanga Desa dan meninjau langsung pasar tradisional (Kalangan) tersebut, Kamis (26/11/2020).

"Segera kita prioritaskan kedepan, bangun pasar modern di Ngulak," ujarnya.

Lanjut Bupati Muba dengan dibangunnya pasar modern nanti diharapkan pedagang yang selama ini berdagang dijalan karena tidak mendapat tempat yang layak bisa pindah dan masuk ke dalam pasar tersebut.

"Sehingga Ngulak dan sekitarnya bisa lebih rapi lagi penataan ibu kota kecamatan tersebut, dan menjadi Centra salah satu kecamatan strategis di Muba serta bisa menjalankan fungsinya dengan baik termasuk fungsi ekonomi kerakyatan," imbuhnya.

Sebelumnya, Dodi juga meninjau jalan simpang pangeran di Desa Ngulak III, yang mana dijalan tersebut sering terjadi kecelakaan, kendaraan kerap kali menabrak rumah warga karena jalannya yang menikung. Untuk itu dikatakannya solusi yang terbaik adalah merelokasi rumah warga itu dan membenahi sistem lalu lintas.

"Namun sebelum direlokasi kita minta agar jalan desa dialihkan sehingga pengendara tidak berpatamorgana bahwa jalan itu lurus masuk jalan desa. Kemudian sebelum persimpangan harus diberikan rambu dan peringatan-peringatan seperti peredam kejut untuk kendaraan. Bila perlu jangan satu titik, dua atau tiga titik sebelumnya sehingga para pengendara bisa mengurangi kecepatan," tandasnya.


Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Azizah SSos, mengatakan pembangunan pasar di Desa Ngulak I tahun ini sudah di ajukan kepada pemerintah pusat dan semoga bisa dibangun pada tahun 2021 melalui dana APBN.

"Tapi kalaupun harus segera dan mendesak nanti sesuai arahan Bupati Muba akan dibangun dengan dana APBD, pada tahun 2022, tahun 2021 kita buat desainnya dulu," pungkas Azizah.

Turut mendampingi Bupati Muba dalam kesempatan ini diantaranya, Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedy, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan, Kadis PU PR Muba Herman Mayori, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kepala Dinas Perkim Risma, dan Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi.(hsril)

HGN Ke 75 Tahun SMA Unggulan Negeri 4 Lahat Gelar Potong Tumpeng.


LAHAT, DS - Ada yang berbeda pada peringatan Hari Guru Nasional ke 75 tahun ini, biasanya seperti tahun- tahun sebelumnya digelar berbagai perlombaan dan kegiatan yang berhubungan dengan hari guru yang bertemakan  Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar.


Begitu juga dilakukan SMA Unggul Negeri 4 Lahat menggelar Upacara Bendera dilanjutkan pemotongan Tumpeng dihadiri seluruh Dewan Guru dan perwakilan siswa dari OSIS di Sekolah ini.



Disela perayaan HGN Baslini MPd berharap " Walau dalam kondisi saat ini namun peran guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi apapun terutama dimasa Pandemi  dimana orang tua kesulitan menggantikan peran guru termasuk siswapun mengalami kejenuhan dalam belajar Daring, coba bayangkan kalu semua Guru di Indonesia tidak melaksanakan kewajibannya dalam menempah siswa yang berprestasi, bermartabat dan Agamis. Mari bangkit dari semangat demi mewujudkan kemerdekan belajar " tandas Kepala Sekolah ( Kerbay Mulak)