NEWS

Slider

Guna Menghindari Kekeringan Pengairan Persawahan Pemkap PALI Bangun Embung

PALI, DS - Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan pemerintah Kabupaten PALI menganggarkan pembangunan mbung di persawahan ujung Desa Sumberjo.


Pembangunan ini di anggarkan melalui anggaran APBD Tahun 2020 dan sengaja dibangun guna menghindari kekurangan air ungtuk mengaliri persawahan petani di saat musim kemarau tiba," ungkap  Kepala Dinas PU PALI Hilmansyah ST. (27/11/20).


Adapun yang di ungkapkan Slamet selaku petani sawah yang kebetulan sawahnya di dekat pembangunan mbung mengungkapkan sangat terbantukan dengan adanya pembangunan mbung ini, kami di saat penggarapan sawah musim kedua biasanya menemui musim kemarau, biasanya air dari aliran Dam yang biasa kami pakai untuk mengaliri sawah kami sudah tidak bisa di pakai kembali karena sudah surut yang mana antara aliran irigasinya dan air Dam sudah di bawah pintu air sehingga menyebabkan air tak mampu untuk masuk ke saluran irigasi," ungkapnya kepada awak media.



Kami selaku warga seklaligus petani sawah sangat berterimakasih kepada pemerintah PALI yang telah membangun mbung di persawahan Kami, semogah pembangunan mbung ini dapat bermanfaat bagi para petani," jelasnya.


Sephy Hendika PM,ST,MM selaku Kabid Bina Marga PU PALI mengungkapkan lanjutan pembangunan jalan persawahan Sumberjo insyaallah tahun 2021 akan dilanjutkan guna mempermudah para petani beraktivitas dan mengangkut hasil dari pertanian masyarakat," ungkapnya kepada awak media.

Tembok Penahan Tebing SMA,SMP PGRI,SD Negri 17 dan SD 06 PALI Rampung di Bangun


PALI- Pembangunan Tembok penahan tebing SMA, SMP, SD Negri 17 dan SD Negri 06 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan akhirnya rampung di kerjakan oleh salah satu perusahaan lokal Pali CV. Putra Serepat Serasan yang memang bergerak di dunia kontruksi pembnagunan Infratruktur. 27/11/20.


Pembangunan tembok penahan ini sengaja di bangun guna menghindari terbitnya tebing, serta memperindah tatanan dan pemandangan tebing di jalur dua jalan simpang lima, ungkap Viktor ST pegawai (ASN) PU PALI.


Rio selaku pelaksana pekerjaan mengungkapkan, kami dari pelaksanaan akan berusaha semaksimal mungkin dan Serapi mungkin mengerjakan pembangunan ini, agar bisa menarik di pandang mata," ujarnya.



Selain perusahaan lokal kami juga menggunakan tenaga lokal, serta kami sengaja bekerja lembur untum mengejar target agar cepat rampung dan ahirnya Alhamdulillah rampung juga kini tinggal Pekerjaan pembersihan saja," tambahnya.


" Mengapa kami mengejar agar cepat rampung, karena ini adalah jalur dua jalan yang sudah sering di manfaatkan untuk di lalui masyarakat," tutupnya.


Hilmanysah ST Kadin PU PALI melalui Sephy Hendika PM,ST,MM mengungkapkan sangat mengapresiasi pelaksanaan Pekerjaan tersebut, yang dikerjakan sampai lembur guna mempercepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," pungkasnya.

Adakan Mesin PCR Selain Atasi Permasalahan Covid-19 Juga Dapat Menambah Pemasukan Income PAD


LAHAT, DS - Kerja keras seluruh jajaran Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat sedikit merasa lega, kerja keras secara bahu membahu melalui penyampaian lisan maupun penyampaian melalui himbauan kepada masyarakat agar taat dan mematuhi 3 M.  Guna untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona diKabupaten Lahat mulai nyata keberhasilannya, walaupun secara signifikan saat sekarang kasus Virus Corona terlihat zik zak atau naik dan turun.


Terkait naik dan turunnya pasien terinfeksi Virus Corona di Kabupaten Lahat dijelaskan H.Alia Afandi Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat ketika di wawancarai awak media diruang kerjanya 27/11 mengatakan dalam menjalankan tugas mengantisipasi penyebaran Virus Corona ini tidak semudah membalikan telapak tangan semua kegiatan ini tak terlepas dari adanya kesedian Dana guna untuk mencukupi kebutuhan dalam mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona .


Dimana selama ini dalam Wilayah Kabupaten Lahat berdiri posko-posko Covid- 19 guna untuk memantau, memeriksa dan terdata dalam setiap wilayah berapa banyak pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Lahat.


Dikarenakan kesedian dana tidak mencukupi maka posko-posko Covid-19 diperwilayah ditiadakan akan tetapi di serahkan ke pimpinan wilayah masing masing, seperti Kecamatan, Kades dan Kelurahan, Agar tetap melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan terhadap para pendatang untuk didata dan disampaikan ke Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat.


Namun apa yang menjadi tugas pimpinan wilayah ini tidak berjalan dengan mulus, dimana pemantauan, pemeriksaan dan pendataan masih kurang kita terima.  Sehingga berakibat kasus Virus Corona terjadi zik zak dan naik turun hingga Secara tak langsung terjadi kontak erat baik sesama masyarakat tetap maupun kontak erat bersama masyarakat pendatang yang berakibat masyarakat terinfeksi Virus Corona.



H.Alia Afandi juga menambahkan untuk mengantisipasi sekaligus membantu dan mendata masyarkat dengan mengadakan Tes Swab, Pemerintah Daerah telah menyetujui adanya pengadaan alat mesin PCR diKabupaten Lahat dengan kegunaan dapat mengumpulkan Sampel dari Tes Sweb lebih banyak dalam waktu 24 jam, Disamping itu juga dapat menambah pendapatan Income PAD Kabupaten Lahat dari pihak perusahaan ataupun Masyarakat yang melakukan Tes Swab berbayar ' tandas Alia Apandi (Idham/Novita)

DRA Lantik Pejabat Tiga RSUD Dalam Kabupaten Muba


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melantik dan mengukuhkan 35 orang pejabat administrator dan pengawas pada RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin secara virtual di Ruang Rapat Bupati Muba, Jumat (27/11/2020).


Nama-nama pejabat yang dilantik pada RSUD Sekayu antara lain, dr Makson Parulian Purba MARS sebagai Direktur RSUD Sekayu, Ridati Murdiyanti SSi MARS Wakil Direktur Administrasi dan Keungan, dr Ira Puspita Mizar Ginting Wakil Direktur Pelayanan, Yulrizal Kepala Bagian Administrasi dan Umum, Agustini SE Kepala Bagian Keuangan, Tika Hadayanti AMF Kepala Bagian Bina Program dan Publikasi, drg Dina Krisnawati Oktaviani Kepala Bidang Pelayanan Medik.

Kemudian NS Efriena Masda Kartiaba SKEP Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, Hj Solehatun Robiah SKM MARS Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Novita Sari Utami SST MKes Kepala Sub Bagian Ketatausahaan pada Bagian Administrasi dan Umum, Raden Ayu Rita Anggraini SST Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Diklat pada Bagian
Administrasi dan Umum, Agus Fitrian ST Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian
Administrasi dan Umum RSUD Sekayu.

Untuk pejabat yang dilantik pada RSUD Bayung Lencir diantaranya, dr Diyanti Novitasari MARS Direktur RSUD Bayung Lencir, Silvia SKM Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dan Ns Andrian SKep sebagai Kepala Seksi Keperawatan RSUD Bayung Lencir.

Sementara pejabat yang dilantik pada RSUD Sungai Lilin, yakni dr Tri Sinarum Direktur RSUD Sungai Lilin, selain itu Bupati Muba juga mengukuhkan dr Zwesty Wisma Devi dilantik sebagai Dokter Umum Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu diberi tugas tambahan Kepala Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan itu dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diberikan.

"Semoga saudara-saudara dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik," ujarnya.

Pelantikan ini berdasarkan Peraturan Bupati Muba Nomor 83 tahun 2019 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sekayu, Peraturan Bupati Nomor 69 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sungai Lilin, dan Peraturan Bupati Nomor 70 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Bayung Lencir.

Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H M Yusuf Amilin, Inspektur Kab Muba Drs RE Aidil Fitri, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Muba Dr Azmi Dariusmansyah MARS(hsril)

Masyarakat Umum Jangan Salah Persepsi Terkait Dugaan Penyalah Gunaan ADD yang di Proses Inspektorat

Ini Penjelasan yunisa Rahman S.ip Kepala Inspektur Inspektorat 

LAHAT, DS - Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa telah mengsosialisasikan dan mengucurkan Anggaran Dana Desa keseluruh Provinsi dan Kabupaten Kota yang ada di NKRI Khususnya Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Lahat.


Dimana dalam penyaluran Dana Desa ini diterima Pemerintah Daerah dan kelola oleh Badan Pemerintah Masyarakat Desa (BPMD), dan  untuk dibagikan ke Desa-Desa penerima Dana ADD sebagai pelaksana kegiatan pembangunan dan Sebagainya guna untuk kepentingan bersama seluruh lapisan masyarakat desa.


Dalam pelaksanaan kegiatan desa yang mengunakan Anggaran Dana Desa menurut Yunisia Rahman SIP  Kepala Inspektorat Lahat didampingi Drs.Yusri MSI Kabid  Investigasi Inspektorat Lahat, mengatakan 26/11 sesuai peraturan dan perundang undangan Pembinaan dan Pengawasan Anggaran Dana Desa tugas pokoknya ada di Kecamatan dan BPMD .


Terkait sejauh mana pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pihak Kecamatan dan BPBD terhadap kegiatan yang dilaksanakan desa beda tupoksinya yang dilakukan Inspektorat kita, membidangi Teknis dan fungsionalnya. Jadi dari pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Kecamatan dan BPBD ke 365 Desa dalam Kabupaten Lahat mereka laporkan ke Inspektorat.


Lanjut Yunisia bila ada temuan ataupun laporan terkait dugaan pelanggaran penyalah gunaan Anggaran Dana Desa yang merugikan Keuangan Negara yang dilakukan Desa penerima bantuan Inspetorat ada tim/bidang Pemantau, tindak lanjut yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Terkait pemeriksaan yang kita laksanakan saat ini lebih banyak permintaan dari APH maupun laporan pengaduan masyarakat .


Sedangkan kemarin yang kita lakukan pengawasan sesuai instruksi permintaan dari BPKP kita melaksanakan monitoring dan Evaluasi  pengunaan Dana BLT DD tentang Covid ini, menjadi Prioritas yang kita lakukan  bukan memeriksa Dana Desa.  Secara keseluruhan itu juga  levelnya Kontiribusi  dan Evaluasi bukan Audit untuk sementara Audit juga kita lakukan sesuai Dumas permintaan dari APH serta laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Bidang Inspektorat



Saat ditanya lebih lanjut monitoring yang dilaksanakan Inspektorat  betapa banyak, jawab yunisa Inspetorat melaksanakan monitoring ke Bepebedes itu keseluruh Desa tapi sifatnya kita hanya mengumpulkan dan memastikan mereka telah melaksanakan penyaluran itu sesuai dengan ketentuan .


Drs.Yusri MSI Kabid Evaluasi Inspektorat Lahat menambahkan kalau untuk Dumas yang mana permintaan dari APH maupun laporan pengaduan masyarakat dijelaskan Yusri untuk diketahui juga masyarakat bahwasanya Inspektorat ini berkerja sesuai standar dan pengawasan juga pemeriksaan itu terbagi dalam beberapa macam jenis,setiap Inspektorat turun kelapangan bisa seperti Evaluasi, monitoring, regiuh dan Audit.


Begitu juga Audit itu terbagi ada Audit reguler dan Audit Investigasi,terhadap adanya dugaan penyimpangan - penyimpangan yang di sampaikan APH   juga laporan pengaduan masyarakat itu kembali ke bidang Investigasi,lain hal untuk Audit reguler tanpa aduan maupun laporan masyatakat, Audit reguler yang sistemnya Senfling maka ada pembahasan terhadap Auditi,  Auditi inilah yang sering dianggap masyarakat sebagai laporan akhir.  Padahal bukan  karena kita Senfling ada yang namanya pembahasan yang bisa dibantah Auditi dimana semisal potensinya ada sekian juta  dengan dia menunjukan kelengkapan bukti buktinya maka ini bisa naik dan juga bisa berkurang pada.


 Saat L A H, tapi terkait adanya penyampaian dari APH atau laporan masyatakat ini Audit Investigasi bila sudah di audit Investigasi tidak ada audit Auditi lagi, soalnya di Investigasi kita sudah menetapkan dan menghitung kerugian uang Negara yang harus dikembalikan dalam jangka waktu 30-60 hari kerja sesuai dengan kerugian bila tidak terselesaikan akan disampaikan ke pihak Kejaksaan untuk diproses dan di tindak lanjuti " Pungkas Yunisa. (Idham/Novita)

Bupati Dodi Reza Jadikan Sanga Desa Kecamatan Strategis Hingga Prioritas Bangun Pasar Modern


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memprioritaskan pembangunan pasar tradisional di Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa bisa menjadi pasar modern.


Hal ini diungkapkan Bupati Muba saat melakukan kunjungan kerja ke Sanga Desa dan meninjau langsung pasar tradisional (Kalangan) tersebut, Kamis (26/11/2020).

"Segera kita prioritaskan kedepan, bangun pasar modern di Ngulak," ujarnya.

Lanjut Bupati Muba dengan dibangunnya pasar modern nanti diharapkan pedagang yang selama ini berdagang dijalan karena tidak mendapat tempat yang layak bisa pindah dan masuk ke dalam pasar tersebut.

"Sehingga Ngulak dan sekitarnya bisa lebih rapi lagi penataan ibu kota kecamatan tersebut, dan menjadi Centra salah satu kecamatan strategis di Muba serta bisa menjalankan fungsinya dengan baik termasuk fungsi ekonomi kerakyatan," imbuhnya.

Sebelumnya, Dodi juga meninjau jalan simpang pangeran di Desa Ngulak III, yang mana dijalan tersebut sering terjadi kecelakaan, kendaraan kerap kali menabrak rumah warga karena jalannya yang menikung. Untuk itu dikatakannya solusi yang terbaik adalah merelokasi rumah warga itu dan membenahi sistem lalu lintas.

"Namun sebelum direlokasi kita minta agar jalan desa dialihkan sehingga pengendara tidak berpatamorgana bahwa jalan itu lurus masuk jalan desa. Kemudian sebelum persimpangan harus diberikan rambu dan peringatan-peringatan seperti peredam kejut untuk kendaraan. Bila perlu jangan satu titik, dua atau tiga titik sebelumnya sehingga para pengendara bisa mengurangi kecepatan," tandasnya.


Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Azizah SSos, mengatakan pembangunan pasar di Desa Ngulak I tahun ini sudah di ajukan kepada pemerintah pusat dan semoga bisa dibangun pada tahun 2021 melalui dana APBN.

"Tapi kalaupun harus segera dan mendesak nanti sesuai arahan Bupati Muba akan dibangun dengan dana APBD, pada tahun 2022, tahun 2021 kita buat desainnya dulu," pungkas Azizah.

Turut mendampingi Bupati Muba dalam kesempatan ini diantaranya, Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedy, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan, Kadis PU PR Muba Herman Mayori, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kepala Dinas Perkim Risma, dan Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi.(hsril)

HGN Ke 75 Tahun SMA Unggulan Negeri 4 Lahat Gelar Potong Tumpeng.


LAHAT, DS - Ada yang berbeda pada peringatan Hari Guru Nasional ke 75 tahun ini, biasanya seperti tahun- tahun sebelumnya digelar berbagai perlombaan dan kegiatan yang berhubungan dengan hari guru yang bertemakan  Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar.


Begitu juga dilakukan SMA Unggul Negeri 4 Lahat menggelar Upacara Bendera dilanjutkan pemotongan Tumpeng dihadiri seluruh Dewan Guru dan perwakilan siswa dari OSIS di Sekolah ini.



Disela perayaan HGN Baslini MPd berharap " Walau dalam kondisi saat ini namun peran guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi apapun terutama dimasa Pandemi  dimana orang tua kesulitan menggantikan peran guru termasuk siswapun mengalami kejenuhan dalam belajar Daring, coba bayangkan kalu semua Guru di Indonesia tidak melaksanakan kewajibannya dalam menempah siswa yang berprestasi, bermartabat dan Agamis. Mari bangkit dari semangat demi mewujudkan kemerdekan belajar " tandas Kepala Sekolah ( Kerbay Mulak)

Memperingati Hari Guru Nasional

SMA N 1 Lahat adakan Lomba Memasak


LAHAT, DS - Jasa guru dalam mendidik dan mengajar guna menjadikan anak didiknya sebagai generasi penerus Bangsa dimasa mendatang tak dapat terlupakan sampai akhir hayat.


berkat jasa guru yang melaksanakan kewajibannya melaksanakan tugas tanpa pamri maka guru dikenal sebagai Pahlawan Tanpa Jasa dan menjadi suatu memen yang wajib diperingati setiap tahun.


Seperti tahun ini Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan persatuan Guru Republik PP Indonesia tahun 2020 yang jatuh setiap tanggal 25 November. Jajaran segenap guru, tata usaha dan Satpam SMA N 1 Lahat ikuti lomba memasak.



Bambang Hendrawan S. Pd menyampaikan " Kegiatan lomba memasak hari ini digelar secara sepontan oleh para Guru dan pengurus Osis SMA N 1 Lahat peralatan memasak sudah di siapkan oleh para Osis jadi Bapak dan Ibu Guru serta Scurity tinggal memasak" ujarnya (25/11/2020).


Melalui hari Guru ini Kepala Sekolah SMA N 1 Lahat Bambang Hendrawan S.Pd "berharap situasi Pandemi Covid 19 di Indonesia Khususnya di kabupaten lahat segera berlalu, Sehingga anak-anak dapat bisa kembali beraktifitas disekolah seperti biasanya".(Idham/novita)

AKLI LAHAT AREA SIAPKAN TEKNISI KETENAGALISTRIKAN BERSERTIFIKAT


LAHAT, DS- Sebuah badan usaha yang bergerak di sektor ketenagalistrikan tentunya harus mempunyai sertifikat badan layak usaha, begitupun dengan para teknisinya, meraka juga harus mempunyai sertifikat kompetensi kelistrikan yang di keluarkan oleh asosiasi maupun lembaga terkait.


Menurut Ketua Asosiasi Kontraktor dan Mekanikal Ketenagalistrikan Indonesia (AKLI) Lahat Area, Mgs. Syarifuddin, saat membuka pelatihan tentang ketenagalistrikkan mengangkat dua topik penting dalam sektor tersebut. Pertama tentang sertifikasi kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan, bagaimana proses atau cara untuk mendapatkan sertifikat kompetensi tersebut.


"Itu kita paparkan ke publik khususnya untuk para anak-anak muda (siswa SMK sederajat yang baru tamat) yang hadir, agar mereka aware (sadar) proses sertifikasi di negeri ini bahwa seorang sarjana yang lulus teknik itu tidak bisa serta merta langsung bekerja di sektor ketenagalistrikan," jelas Jeff sapaan akrabnya di Kantor AKLI depan BPJS Ketenagakerjaan Lembayung, (25/11).


Sama seperti profesi dokter yang setelah lulus harus ada izin praktek. Kalau dalam tenaga listrik itu teknisinya harus mempunyai sertifikasi kompetensi, proses sertifikasi itulah yang dipaparkan kepada peserta sebagai sebuah kompetensi secara standar yang diakui oleh negara.


"Anak-anak muda itu kita pacu agar dalam proses belajar setelah lulus dan untuk dapat masuk ke sektor ketenagalistrikkan untuk mengurus sertifikat kompetensinya," jelasnya.


Selanjutnya yang kedua, AKLI Lahat Area juga dalam pelatihan kali ini membahas memasyarakatkan lagi bagaimana sebagai sebuah asosiasi kontraktor listrik yang profesional yang modern yang melayani masyarakat dan anggotanya itu dengan berbasis layanan digital. Ini yang kami garisbawahi bahwa AKLI Lahat Area susah siap melayani kontraktor atau badan usaha jasa penunjang ketenagalistrikan untuk masuk menjadi anggota AKLI Lahat Area, kemudian memproses izin-izin usahanya melalui AKLI Lahat Area dengan sarana digital .


"Ini kan sejalan dengan program Pemerintahan Pak Jokowi (Joko Widodo) untuk memundahkan perizinan dengan menyederhanakan melalui digitalisasi secara online, kita respon hal ini dengan meluncurkan layanan e-services," katanya.


Adapun pengisi materi pelatihan di AKLI Lahat Area angkatan pertama tersebut adalah senior di PT. PLN (Persero) yang telah lama berkecimpung di dunia kelistrikan yaitu Bapak Sitompul, ST, dan pernah menjabat Manager PLN Rayon Lembayung Lahat.



Bagaimana cara generasi muda memperoleh sertifikat kompetensi ketenagalistrikan tersebut?


Diungkapkan oleh pak Tompul sapaan akrabnya, pada prinsipnya sertifikasi kompetensi itu berbasis pada kemampuan teknis, selanjutnya berbasis pada pengalaman kerja. Yang disebut kompeten itu adalah memiliki kemampuan di bidangnya yang dikehendaki dengan standar-standar kompetensi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.


Lanjutnya, bagi siswa tamatan teknik atau sederajat yang sekarang tamat sekolah dimungkinkan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memperoleh sertifikat.


"Mereka di mungkinkah untuk menggunakan ijazah SLTA, SMK atau sederajat untuk mengajukan sertifikasi kompetensi yang cukup mensyaratkan ijazah SLTA atau SMK sederajat," ungkapnya.


Ia mengatakan, ketika mereka magang di perusahan kontraktor kelistrikan sehingga memperoleh pengalaman, karena salah satu syarat memperoleh sertifikasi kompetensi itu adalah mempunyai portofolio pengalaman kerja. Dengan syarat tersebut maka mereka dapat memperoleh sertifikasi kompetensi dan bisa bersaing.


"Setelah lulus sekolah, mereka bisa meng-upgrade sertifikatnya yang menggunakan syarat bersertifikat. Jadi, tidak perlu menunggu pengalaman dulu untuk memperoleh sertifikasi kompetensi," jelasnya.


Tujuan membuat sertifikasi dikatakan olehnya agar asosiasi dapat mendorong mereka yang telah memiliki sertifikasi menjadi enterpreneur-enterpreneur muda dibidang ketenagalistrikan, baik jasa penunjang maupun penyediaan listrik.


Enterpreneur muda itu syaratnya seperti halnya dokter praktek yang harus memiliki

Dodi Reza Bakar Semangat Peserta LK II HMI Sumbagsel


Ceritakan Komitmen Good dan Clean Government Muba

PALEMBANG,DS.COM - Puluhan peserta Intermediate Training (LK II)
Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Cabang Palembang, Rabu (25/11/2020) di Wisma Atlet Jakabaring Sport City terpukau dengan kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ini mendapatkan undangan untuk menjadi narasumber dalam rangkaian Intermediate Training (LK II) Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. 

"Kalau sukses dan mendapatkan kesempatan jadi Kepala Daerah, komitmen kita yang paling utama itu adalah menjalankan roda Pemerintahan yang baik dan bersih," ucap Dodi Reza yang juga Mantan Ketua Umum, Perhimpunan Pelajar/Mahasiswa Indonesia (PPI), Belgia, 1994 - 1996.

Menurutnya, bekal kejujuran seorang kepala daerah bisa dimulai dengan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti organisasi HMI dengan memulainya pada rangkaian LK II. 

"Dan yang paling penting itu adalah komitmen kita sendiri untuk menjalankan dan menahkodai pemerintahan yang bersih dan baik," ujar Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini. 

Dodi menceritakan, sebagai upayanya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, Pemkab Muba bertahap mengimplementasikan pelayanan publik secara digital. 

Dikatakannya, ada sejumlah inovasi digitalisasi pelayanan publik yang sudah diterapkan di lingkungan Pemkab Muba, diantaranya di DPM-PTSP Muba dimana telah menerapkan SAJI Muba (Siap Antar dan Jemput Izin Mudah Berbantuan), Hallo SAJI, dan Kantong SAJI. 

Kemudian, inovasi lainnya yakni Si Randik dimana pembayaran KIR cukup dengan scan barcode saja atau sistem QRIS, Public Service 119 Dinkes Muba yang mengakomodir pelayanan kesehatan hanya lewat telepon.

"Kemudian Anjungan Capil Mandiri yang mana mesin cetak KTP, KK, Akte Kelahiran bisa dicetak hanya dalam waktu lima menit dan Kominfo Muba Call Center 112 yang melayani kebutuhan masyarakat Muba. Nah, pelayanan digitalisasi ini semua guna menunjang dalam upaua mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih," terangnya. 

Peraih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Piala Kementerian Dalam Negeri ini menambahkan, Pemkab Muba atas realisasi-realisasi public service 4.0 tersebut mendapatkan anugerah predikat Zona Hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman RI. 

"Tentu capaian-capaian realisasi inovasi dan prestasi ini berkat komitmen dan kerja keras OPD di lingkungan Pemkab Muba serta dukungan positif dari seluruh warga masyarakat Muba," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Intermediate Training LK II Lovi Andiko mengaku, kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi keuntungan dan kebaikan tersendiri bagi peserta LK II HMI. 

"Ini kesempatan yang luar biasa, kita semua mendapatkan wejangan yang berkualitas dari Bupati Muba," ungkapnya. 

Ketua Umum HMI Koordinator Komisariat UIN Raden Fatah Palembang M Nurhadi Mulia mengatakan, Intermediate Training HMI yang dikenal dengan LK 2,
merupakan salah satu proses pematangan perkaderan secara Intelektual dan spiritual yang ada di HMI.

Oleh karna itu, kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini agar benar-benar menghasilkan kader-kader yang militan. Baik secara kultural maupun secara kedirian.

“Sehingga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh pendahulu-pendahulu kita di HMI tidak mengalami pergeseran,” tandasnya.(hsril