NEWS

Slider

Peringatan Hari Guru di SMAN 1 Merapi Barat Khidmat dan Sederhana


LAHAT, DS - Virus Corona telah mengguncang dunia termasuk Indonesia dan telah menelan korban hingga jutaan orang, hal ini berdampak pada segala sektor. Baik sektor perekonomian,  Pariwisata, Pendidikan semuanya lumpuh total. Namun bukan berarti perjuangan seorang Guru mendidik Anak  didiknya harus lumpuh dalam menempah generasi di Bumi Persada ini.


25 November 2020 adalah Teacher Day atau hari Guru ke 75 tahun, sebagai wujud rasa terima kasih kepada Guru yang telah mendidik sehingga menjadikan Murid yang berprestasi, Agamis dan berkpribadian. Sekolah Menengah Atas Merapi Barat SMAN 1 menggelar Hari Guru dengan sederhana dan Khidmat, peringatan kali ini bertemakan " Bangkitkan semangat Wujudkan Merdeka Belajar,"


Utui  Tatang Suntani ST, MM  selaku Kepsek SMAN 1 Merapi Barat di sela Perayaan Hari Guru ketika diwawancarai Awak Media mengatakan " Berbagai kegiatan di laksanakan Pelajar SMAN 1 Merapi Barat sambut HUT Guru.



Walaupun dalam keadaan penuh kabut Pandemi kita SMAN 1 Merapi Barat tetap melaksanakan dan meneruskan Arahan dari Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, kita berharap walau di Pandemi Anak- anak tetap lah belajar melalui Daring dan Luring  543 Pelajar SMAN 1 Merapi Barat hanya 17 Murid yang mengikuti pelajaran melalui Luring. Mereka ini tidak mempunyai Handphone Android sehingga mereka tiga hari sekali melaksanakan pelajaran tatap muka

543 Anak cuma 17 Anak hp. " ujar Kepala Sekolah.


Kita terkendala dengan sinyal kadang kurang bersahabat namun ini bukan berarti menghambat kinerja Dewan Guru di Sekolah ini dalam mendidik Anak- anaknya. " pungkas nya.

Kasus Covid - 19 di Kabupaten Lahat Menurun.


LAHAT, DS - Secara pelan dan bertahab kesadaran masyarakat Kabupaten Lahat mulai tampak nyata terkait 3 M himbauan Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk memutus penyebaran mata rantai virus Corona di Kabupaten Lahat


Terbukti dari penyampaian H.Alia Afandi melalui Taufiq juru bicara Gusgas melalui Update COVID-19

tanggal 24 November 2020 

Kabupaten Lahat,dimana dari pasien terkonfirmasi positif Corona 346 orang

Meninggal 21orang,Sembuh 305 orang

dalam Proses  20 orang ini jelas menunjukkan Kabupaten Lahat sudah ada penurunan secara dramatis .


Taufiq juga menambahkan dengan adanya penurunan kasus covid ini tak terlepas dari kesadaran masyarakat untuk taat himbauan 3 M .


insay Allah dalam kurun waktu dekat penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Lahat dapat berakhir,agar ditahun baru 2021 seluruh lapisan masyarakat telah terbebas dan dapat menjalankan aktifitas sehari hari seperti sedia kala tanpa takut terinfeksi virus Corona katanya.(Idham/Novita)

Muba Komitmen Wujudkan Keamanan Informasi Data


Pemkab Muba Bakal Terapkan Tanda Tangan Digital


MUBA,DS.COM - Menciptakan inovasi untuk pembangunan dan kemajuan daerah, membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus berinovasi sehingga dapat berkontribusi nyata membangun daerah di era digitalisasi.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinkominfo Muba bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga menggelar Sosialisasi Implementasi Persandian untuk Pengamanan Informasi dan Penerapan Tanda Tangan Digital.

Sosialisasi dibuka Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dan diikuti oleh seluruh OPD serta Camat se-Kabupaten Muba secara virtual, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Sekda Muba.

Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan karena masih belum maksimalnya keamanan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba, dan tahun 2019 keamanan data di Muba mengalami masalah yaitu di hacker oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, Pemkab Muba melalui Dinkominfo Muba mengadakan sosialisasi tersebut selain untuk meningkatkan kinerja serta menjaga keamanan dokumen dikalangan Pemerintah Kabupaten Muba. Selanjutnya sosialisasi hari ini juga memberikan pengetahuan tentang tanda tangan digital, khususnya kepala OPD.

"Di era digital ini faktor kemanan informasi merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan, karena kinerja tata kelola teknologi informasi dan komunikasi akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama mengalami masalah keamanan,"ungkapnya.

Dikatakannya penyelenggaraan pemerintahan di era digitalisasi ini mengharuskan kita berinovasi. Inovasi ini dilakukan dalam upaya untuk transparansi, dan efesiensi sumber daya manusia, dan birokrasi layanan publik.

"Salah satu bentuk implementasi pengamanan informasi pemerintah adalah penggunaan sertifikat elektronik. Pada tahap awal di Kabupaten Muba direncanakan penggunaan tanda tangan digital (digital signature) melalui e-office," terangnya.

Sudah ada Perangkat Daerah dalam Pemerintahan Kabupaten Muba telah menggunakan tanda tangan digital, yaitu Disdukcapil dan DPMTSP. 

Oleh sebab itu, Ia minta kepada Perangkat Daerah yang lain juga dapat menerapkan tanda tangan elektronik terhadap dokumen dokumen untuk pengamanan, kecepatan bekerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Apriyadi juga mengharapkan Pemkab Muba dapat menjalin kerjasama dalam pelaksanaan keamanan informasi dengan BSSN dan BSrE. "Jadi kepada semua Organisasi Perangkat daerah Pemkab Muba agar dapat bekerjasama, bahu membahu, mewujudkan keamanan informasi ini sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan komunikasi publik yang transparansi, respon yang cepat dalam pelayanan serta efisiensi sumberdaya dapat lebih ditingkatkan lagi,"pungkasnya.

Selanjutnya, pemaparan materi oleh Kasi Pelayanan Sertifikasi Elektronik Balai Sertifikasi Elektronik  (BSrE) BSSN Sandhi Prasetiawan SST MAP,  sebagai narasumber dalam sosialisasi ini, menjelaskan implementasi sertifikat elektronik secara digital singnature aspek keamanan adalah legalitas kemudahan, kecepatan, keutuhan, keaslian, untuk mencegah pemalsuan dan penyangkalan data atau informasi transaksi digital. 

"Tanda tangan ini sifatnya sah dan valid. Apabila dokumen yang sudah di tanda tangani secara digital, tidak akan bisa di palsukan. Apabila dipalsukan akan muncul pemberitahuan bahwa dokumen invalid,” ujar Sandi

Begitu juga Narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Aris Munanda SST mengatakan keamanan informasi khususnya ranah siber harus dibangun lebih awal pada tahap awareness dan education setiap pemangku kepentingan didalam Pemerintah, setelah kesadaran dan kemampuan telah terbangun, barulah masuk pada proses/prosedur sampai akhirnya pemanfaatan dan pembangunan teknologi keamanannya.

"Hacker saat ini tidak berfikir bagaimana strategi melewati keamanan firewal, IDS atau IPS tetapi bagaimana memanfaatkan social engineering dalam memasuki sistem", jelasnya.(hsril)

Pemkab Muba Lakukan Percepatan Bentuk e-Katalog Lokal


MUBA,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen mendorong percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog lokal yang dilakukan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).


Katalog elektronik lokal merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses secara online. Memiliki fungsi yang hampir sama seperti 'online shop' tetapi produk yang tersedia khusus keperluan pemerintah.


Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan

e-Katalog lokal bersama Perangkat Daerah terkait, mengatakan produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.


"Prinsip bahwa kita akan coba untuk menjadikan asapal karet ini untuk menjadi e katalog lokal," kata Sekda, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11/2020).


Sekda Muba juga mengatakan memasukkan aspal karet kedalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.


"Untuk itu koordinasilah dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi, dalam menentukan nilai ekonomisnya," ujarnya.



Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba Daud Amri SH menuturkan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020 lalu.


"Pada rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba kedalam katalog elektronik lokal diantaranya Aspal Karet dan Batik Gambo," ungkap Daud.


Daud menambahkan ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.


Sementara Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemka Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitung hasil produksi.


"Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga," tandasnya.(hsril)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 12 Kasus Sembuh, 6 Positif


MUBA,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba, Minggu (22/11/2020) mengkonfirmasi penambahan 12 kasus sembuh dan 6 terkonfirmasi positif COVID-19.


"Ada penambahan 12 kasus sembuh dan 6 positif COVID-19," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 


Sefti merinci, adapun penambahan 6 kasus positif yakni diantaranya kasus 561 laki-laki usia 57 tahun asal Sungai Lilin, kasus 562 perempuan 62 tahun Jirak Jaya, kasus 563 laki-laki Sekayu.


"Kemudian, kasus 564 perempuan 28 tahun Sungai Angit, kasus 565 perempuan 34 tahun Sekayu, dan kasus 566 laki-laki 41 tahun Babat Toman," bebernya. 


Lanjutnya, hingga 22 November 2020 ada 566 kasus konfirmasi di Muba dengan rincian 66 masih perawatan, 478 kasus sembuh, dan 22 meninggal dunia. 


Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 22 November 2020 tercatat ada sebanyak 424 ODP 14  masih dipantau 410 orang selesai pemantauan  1.178 kontak erat 1.117 kontak selesai pemantauan 7 kontak erat yang masih dipantau, 181 PDP 6 proses pengawasan 155 selesai.(hsril)

Bupati Muba Dodi Reza Hadiri Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumsel

MUBA,DS.COM- Ribuan kader GP Ansor yang berasal dari kepengurusan PC Ansor se-Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) berkumpul di Balai Diklat Kabupaten Banyuasin menyambut kedatangan Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Bupati Musi Banyuasin yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel. 


Lantunan ayat suci Alquran serta
Shalawat menghantarkan Dodi Reza memasuki gedung Balai Diklat Kabupaten Banyuasin guna menghadiri rangkaian Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumatera Selatan. 

"Saat ini saya minta betul agar para kader GP Ansor di Indonesia khususnya di Sumsel untuk tidak mudah terprovokasi, kita jaga kesatuan NKRI ini bersama-sama," tegas Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel ini. 

Lanjutnya, melalui GP Ansor Sumsel agar kiranya tetap komitmen dan konsisten menjaga zero konflik seperti yang sudah dirintis sejak 10 tahun belakangan.

"Zero konflik di Sumsel ini harus terus dipertahankan, GP Ansor dituntut untuk terus andil mempertahankannya," ucap Cucu Noerdin Pandji tersebut. 

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel dua periode ini membeberkan bahwa dirinya pada Oktober lalu bertemu Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas guna melaporkan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Kongres Ansor Nasional tahun 2021. 

"Insya Allah Muba siap lahir batin menjadi tuan rumah kongres Ansor Nasional 2021, mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut," bebernya.

Dijelaskan Dodi, dalam rangkaian Kongres Nasional GP Ansor nantinya juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum PP Ansor. 

"Akan diikuti peserta PC Ansor seluruh Indonesia jumlah 416 Kabupaten dan masa yang akan hadir kurang lebih 5.000 peserta," terangnya. 

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasih SHI MM mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak henti-hentinya membina dan memberikan support yang maksimal kader GP Ansor di Sumsel.

"Beliau (Dodi Reza, baca) tidak hanya sosok yang mengayomi kader GP Ansor dan seluruh elemen pemuda di Sumsel, namun juga sosok Kepala Daerah di Sumsel yang visioner dan kaya akan program inovasi," ucapnya. 

Zarkasih mengaku, GP Ansor di Sumsel akan selalu berusaha menjadi Ansor yang Sami'na Wa Atho'na. "Insya Allah GP Ansor dan PC Ansor se-Sumsel bisa selalu turut andil menjaga zero konflik di Sumsel," pungkasnya(hsril)

Entah Apa yang Merasuki Diman Tegah Tujah Punggung dan lengan Kusnedi Sampai Enam Lubang


PALI, DS - Entah Apa yang Merasuki Diman warga Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan yang tegah tujah punggung dan lengan Kusnedi ala kenet (38)  hingga luka tusuk sampai enam lubang.


Hasim warga Desa Sungai Ibul yang kebetulan korban adalah keponakannya menjelaskan kejadian sekitar Pukul 01:00 Sabtu 21/11/20 terjadi di Desa Sungai Langan.


Menurut penjelasan Hasim (47) korban sedang berada di Warung kopi di tusuk menggunakan pisau, punggung korban di tusuk dari belakang berkali kali sampai enam tusukan, Selain di punggung lengan korban juga terkena tusukan hingga 47 jaitan, setelah menusuk korban pelaku langsung melarikan diri, korban sebelumnya tidak punya masalah apa apa dengan pelaku bahkan pelaku sering saling traktir ngopi dengan korban," jelasnya.




Setelah kejadian korban langsung di bawah Puskesmas Babat dan Alhamdulillah korban bisa selamat dan sekarang sudah berada di kediaman korban," ujarnya.


" Saya memang tidak ada di TKP saat kejadian, saya lagi di Pendopo saya dapat kabar Sabtu malam, saya langsung meluncur ke rumah korban, jadi apa yang saya jelaskan tentang perihal ini menurut keterangan pihak keluarga dan penjelasan korban, saya sudah berhubungan dengan pihak Polsek Penukal, menurut pihak Polsek keluarga harus membuat laporan ke Polsek Penukal,"tambahnya.


Setelah mendengar penjelasan pihak dari Polsek saya dan keluarga korban sepakat Minggu pagi akan membuat laporan ke Polsek Penukal, biar pihak Kepolisian yang urus masalah hukumnya.


Alpian Kapolsek Penukal saat di hubungi melalui WhatsApp belum mengetahui perihal kejadian ini, selain itu belum juga ada laporan jika ada kejadian kriminal di Desa Sungai Langan," ungkapnya.

Kapores Muba Pimpin Langsung, Apel Operasi Yustisi Gabungan


MUBA,DS.COM - Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya, S.I.K. memimpin apel gabungan pelaksanaan Operasi Yustisi penegakan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.


Apel berlangsung di halaman Mapolres Muba, bersama personel gabungan dari Polres Muba, Kodim 0401 Muba, dan Satpol PP Kab. Muba, Sabtu (21/11).

Operasi Yustisi digelar dalam rangka penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 67 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat yang Sehat, Disiplin, dan Produktif di Era Kebiasaan Baru Covid-19. Di Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan  bahwa "Selaku aparat kita lah yang dituntut dan bertanggung jawab untuk menyelamatkan warga dari terpapar Covid-19," ucap Kapolres kepada seluruh peserta apel. 

"Upaya yang dilakukan saat ini adalah menegakkan aturan yang ada di Kabupaten musi Banyuasin yaitu Perbup no 67 tahun 2020, yang mana dalam upaya penegakan aturan tersebut, Sat Pol PP sebagai lini terdepan dan instansi lainnya ikut mendukung," dan kegiatan ini kita lakukan secara serentak hingga ke polsek jajaran polres musi banyuasin, papar Kapolres.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kegiatan Operasi Yustisi gabungan ini akan tetap dilaksanakan setiap hari, dengan mengedepankan penegakan hukum yang bersifat humanis berupa sanksi tertulis dan sanksi sosial dan dalam kegaiatan ini kita juga melakukan Penyemprotan dan membagikan masker kepada masyarakat, tutupnya.

Usai apel, Kapolres Muba Akbp. Erlin dan seluruh personel gabungan melaksanakan Operasi Yustisi sesuai lokasi yang sudah ditetapkan yakni di Pasar, dan menyebar di beberapa titik lokasi keramaian di kota Sekayu.(hsril)

Ambulance RSUD Lahat Pembawa Jenazah Tabrak Warung Diduga Ngantuk Berat


Lahat, DS - Diduga Sopir   mengantuk sehingga menabrak  Warung Albar di Jalan R E Martadinata  Bedeng Bandar Agung, kejadian pada Pukul  04;30 wib 21/11.


Nando pemilik warung sedang duduk dikasir, tiba- tiba terlihat ada mobil pembawa Jenazah ( Ambulance RSUD Lahat )dari Prabumulih membawa Jenazah seorang bayi berusia 7 bulan beralamat Desa Babatan Kecamatan Mulak Ulu.



Menurut Saksi mata lain " Jenazah sempat terpental keluar dari Ambulance dan warung pun  ditumbur oleh mobil Ambulance ini " ujar DD 34 tahun kepada Awak Media.

Menurut DD supirt itu diduga Ngantuk berat dan mengalami luka.


Sampai berita ini diturunkan Jenazah bayi dan keluarganya dibawa ke Desanya Babatan Mulak Ulu dan tampak berjaga- jaga petugas RSUD Lahat berpakaian Preman. ( Kerbay Mulak)

Bupati Muba Tawarkan BNI Dampingi Petani Sektor Hilirisasi Industri Sawit

Perkenalkan Program, CEO BNI Region Sumbagsel dan Lampung Audiensi Dengan Bupati Muba


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima Audiensi Jajaran Bank Nasional Indonesia (BNI) Region Sumbagsel dan Lampung di Ruang Audiensi Bupati Muba, Jumat (20/11/2020).

CEO BNI Region Sumbagsel dan Lampung Sunarna Eka Nugraha mengatakan tujuannya menghadap Bupati Muba adalah untuk menyampaikan serta meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Muba terkait rencana program-program dan kegiatan perbankan BNI.

Yang diantaranya program penyaluran kartu tani, bantuan usaha tani, dan program pendukung e-government seperti aplikasi smart hospital.

"Mohon support nya Pak Bupati, kita diberi amanah menyalurkan kartu tani. Kartu tani ini juga berfungsi sebagai kartu debit, selain itu kita juga bisa memberi bantuan permodalan usaha para petani dengan bunga yang sangat rendah," kata Eka.

Lanjut Eka, di Kabupaten Muba potensi pertanian cukup besar, termasuk perkebunan kemudian industri pengelolaannya.

"Harapannya kami bisa lebih banyak berkontribusi disitu (bidang pertanian dan perkebunan)," imbuhnya.

Untuk Aplikasi Smart Hospital, ia menjelaskan, aplikasi tersebut berfungsi untuk memudahkan pendaftaran pasien atau penjadwalan pertemuan antara dokter dan pasien, memantau persediaan obat, serta transaksi keuangan rumah sakit.

"Agar dalam pengelolaan keuangan lebih transparan dan sinergis," ungkap Eka.

Atas penyampaian dari CEO BNI Sumbagsel dan Lampung tersebut, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut baik rencana program atau produk-produk yang bisa membantu petani

Selain itu Bupati Dodi menyarankan agar BNI dapat melakukan pendampingan para petani di sektor hilirisasi perkebunan kelapa sawit, karena petani sawit di Kabupaten Muba bakal memiliki pabrik sawit sendiri yang suppliernya dari hasil program peremajaan sawit rakyat (PSR) dan sudah dilakukan seluas 12 ribu hektar. Dimana penerapan corporate farming yang akan dijalankan serta dikelola secara bersama-sama oleh para petani dan terpadu di dalam satu manajemen.

"Kelapa sawit potensinya besar kalau memasukkan program perbankan kesini. Silahkan dikaji, kami intinya siap bantu dan support," ujarnya.

Bupati Dodi juga meminta pihak BNI menyiapkan paparan terkait program apa saja yang bisa di support  Pemerintah Kabupaten Muba.

"Silahkan ditindaklanjuti, yang mana yang bisa disupport," tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala BPKAD Muba Mirwan Susanto SE MM, Kepala Bappeda di Wakili Kabid Perekonomian Pendanaan Pembangunan Agus Arisman, Kadinkominfo Muba diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi, Wakil Pimpinan Wilayah BNI Palembang Penta, BM BNI Cabang Musi Palembat Firdaus Andiko, dan Pimpinan Bidang Bisnis dan Pemasaran BNI Musi Palembang Jeffri Dinata.(hsril)