NEWS

Slider

Update COVID-19 Muba: Bertambah 6 Kasus Sembuh, 5 Positif


MUBA,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (8/11/2020) mengkonfirmasi penambahan 6 kasus sembuh dan 5 terkonfirmasi positif COVID-19.


"Ada penambahan 6 kasus sembuh dan 5 positif COVID-19 Minggu 8 November 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Sefti merinci, adapun penambahan 5 kasus positif yakni diantaranya kasus 484 laki-laki usia 50 tahun asal Sungai Lilin, kasus 485 laki-laki 38 tahun Tungkal Jaya, kasus 486 perempuan 30 tahun Tungkal Jaya.

"Kemudian, kasus 487 perempuan 1 tahun Tungkal Jaya dan kasus 488 perempuan 37 tahun Bayung Lencir," bebernya. 

Sefti menambahkan, hingga 8 November 2020 ada sebanyak 488 kasus terkonfirmasi di Muba. "Diantaranya 390 kasus sembuh, 18 meninggal dunia, dan 80 masih dirawat," terangnya. 

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 8 November 2020 tercatat ada sebanyak 411 ODP 1 selesai pemantauan masih dipantau 410 orang, 1.170 kontak erat 1.107 kontak selesai pemantauan 62 kontak erat yang masih dipantau, 174 PDP 1 proses pengawasan 154 selesai pengawasan.(hsril)

Diduga Galian C Langgar Aturan Lakukan Kegiatan dengan Membelah Sungai Lematang


#Madya Ramadhan Kepala Bidang OP Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Kami Tidak Merekomendasikan Galian C Seperti Ini#


LAHAT, DS – Tim investigasi jurnalis baru-baru ini mengungkap adanya dugaan usaha tambang Galian C  ilegal diduga milik Herliansyah SH. yang dalam pelaksanaanya Terindikasi beroperasi dengan membelah aliran sungai atau memindahkan aliran sungai lematang dengan menggunakan alat berat eksavator, tepatnya di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.


Pantauan di lokasi, terlihat alat berat jenis Eksavator  sedang beraktifitas menggeruk lahan yang mengahasilkan material Galian C sementara kendaraan drum truk dari jalan raya turun ke lokasi penggalian melalui jalan tengah sungai yang telah ditimbun, batu yang telah tersedia dimasukan ke bak dump mobil truk. Selanjutnya bak dump armada yang terisi itu melaju ke arah jalan lintas.


Herliansyah SH diduga Pemilik pertambangan galian C ketika dihubungi baik via tlep maupun via WA untuk diminta tanggapannya terkait adanya kegiatan pengalian golongan C dengan melakukan pembelahan dan pemindahan aliran sungai ? dan Dalam melaksanakan kegiatan pengalian golongan C apakah  telah telah mengantongi izin resmi dari Menteri Pertambangan maupun dari balai Besar BBWSS VIII sampai berita ini diturunkan tidak ada jawaban.


 

Hairul Yuda salah satu pejabat Balai Vll yang menangani permasalahan sungai di Sumatera Selatan yang saat telah alih tugas ke Propinsi Bangka Belitung ketika di Konfirmasi via WA beberapa waktu lalu tepatnya 2/10 menjelaskan setiap pertambangan galian C Harus punya ijin dari Menteri PUPR untuk kegiatan apapun di Wilayah Sungai Musi dan ordo nya (anak anak sungainya)



Terkait adanya dugaan pertambangan galian C yang melakukan kegiatan dengan membelah sungai atau pengalihan sungai Medya Ramdhan

Kepala Bidang OP Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII.ketika diminta tanggapannya via WA juga beberapa waktu lalu 2/10 mengatakan kami tidak merekomendasikan kegiatan galian C seperti foto tersebut, untuk itu kalau memang kegiatan ini sudah mendapat izin dari dinas ESDM, maka kami akan mencabut rekomemdasi teknis pada kegiatan tersebut pungkasnya.


Agus Salman Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Edy salah satu Kabid yang membidangi pengelolaan Limbah dan Pencemaran Lingkungan mengatakan  kita dari DLH Lahat hanya memantau dan memberikan arahan terkait tata kelola lingkungan terutama sungai agar tidak menjadi keruh dan kecoklatan hendaknya dari aktifitas kegiatan pengalian golongan C bekas tanah yang tergali jangan ditumpuk dilokasi pinggiran pengalian,tumpukan tanah tersebut harus diangkut dan dibuang keluar lokasi agar apa bila terjadi hujan deras aliran sungai menguap tumpukan tanah yang didiamkan di pingiran lokasi pengalian tidak terbawa arus sungai, agar sungai tidak akan tercemar dan berwarna kecoklatan katanya.


Salah satu keluarga Herliansyah yang tidak mau disebut namanya menanggapi terkait adanya kegiatan Galian C di Wilayah Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang ini bukan milik Herliansyah tapi milik keluarga Herliansyah dan juga Galian C ini resmi semua sudah ada izin  katanya.



Elan Setiawan Ketua Komunitas  Perduli Kabupaten Lahat dan juga salah satu Aktivis Sumsel Bersatu menangapi (9/11) terkait adanya dugaan galian C yang melakukan kegiatan dengan membelah Aliran Sungai ini jelas melanggar aturan apa lagi kalau Galian C ini tanpa didukung dengan adanya izin resmi baik dari ke Menterian maupun dari Balai BBWSS VIII,saya berharap pihak terkait yang membidangi permasalahan Galian C maupun pengrusakan Aliran Sungai dan Ordonya dapat segera bertindak menghentikan kegiatan ini dan memproses hukum pelakunya. (Idham/novita)

Disnakertrans Kabupaten Lahat Salurkan Bantuan Obat --Obatan Gratis Untuk Masyarakat KTM


LAHAT, DS - Perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat terhadap masyarakat KTM Kecamatan Kikim Selatan tidak hanya sebatas penyelesaian lahan saja perhatian untuk kesehatan masyarakat KTM juga dilaksanakan Pemerintah Daerah melalui Disnakertrans Kabupaten Lahat 



Dimana hari ini Disnakertrans melalui  Kabit Trans menyerahkan bantuan 71 jenis obat-obatan ke Puskesmas Pembantu Kecamatan Kikim Selatan untuk diberikan kepada masyarakat KTM secara gratis bila sedang mengalami sakit.



Hal ini disampaikan Mustopa Nelson S Sos.Msi Kepala Dinas Disnakertrans melalui Kabit Trans Debby Angraeni ST.MT (6/11) yang mengatakan via Wa hari ini kita melaksanakan penyerahan 71 jenis Obat - obatan ke Puskesmas Pembantu yang ada di Kecamatan Kikim Selatan untuk bantuan kesehatan bagi 51 KK  masyarakat KTM bila sedang mengalami sakit dan perlu obat bisa meminta ke Perawat ataupun Bidan yang bertugas di Puskesmas Pembantu secara gratis 


Debby juga menambahkan bantuan obat -- obatan yang diberikan Pemerintah Daerah melalui Disnakertrans untuk menjaga kesehatan masyarakat KTM ini merupakan bantuan dari Kementrian Transmigrasi yang ada di Jakarta pungkasnya.(Idham/Novita)

Kades Sungai Dua Siap Gencarkan Edukasi Protokes dan PHBS


MUBA,DS.COM - Mendapati warganya ada yang terpapar Kasus Konfirmasi Positif COVID-19, Kepala Desa Sungai Dua, kecamatan Sungai Keruh, kabupaten Musi Banyuasin siap gencarkan Edukasi Persuasif kepada warga, Jumat (6/11/2020).


Sebelumnya, pada Kamis (5/11/2020) diruang pertemuan Camat Sungai Keruh seluruh Kepala Desa diwilayah kecamatan Sungai Keruh telah diberikan instruksi terkait Edukasi Protokes dan PHBS untuk disalurkan kepada Warga desa masing-masing.

" Kami telah menerima instruksi langsung dari Pak Camat, untuk melaksanakan Penggencaran Sosialisasi Protokol Kesehatan, Operasi Yustisi, dan Pola Hidup Bersih dan Sehat," ujar Sudirman kepala Desa Sungai Keruh.

Sudirman mengungkapkan, saat mendengar adanya warga yang terpapar COVID-19. Kami langsung melaksanakan Edukasi kepada warga agar tetap tenang dan jangan panik, bagi warga yang memiliki riwayat (Tracking) dengan yang terpapar kita minta isolasi mandiri dan Rapid Test agar mengetahui apakah ada kontak yang berlebihan.

" Kami Pemdes Sungai Dua berharap tidak ada penambahan kasus didesa kami, kepada warga saya tegaskan agar mengkoordinasikan kepada pihak desa jika ada riwayat bepergian dari luar daerah yang memiliki kategori Zona Merah, ataupun kontak langsung dengan yang terpapar," imbubnya.

Terakhir, kami akan gencarkan terus edukasi yang diinstruksikan Bupati Musi Banyuasin dan Plt Camat Sungai Keruh terkait Operasi Yustisi Penindakan Pelanggar Protokol Kesehatan sesuai Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020," ucap dia.(hsril)

KIP Sumsel Audiensi UU Keterbukaan Informasi Pubik Bersama Walikota Prabumulih


PRABUMULIH, DS - Komisi informasi Publik Sumatera Selatan (KIP Sumsel) siang kemarin, Kamis (05/11/2020) mendatangi Kantor Walikota Prabumulih. Rombongan tersebut berjumlah 10 orang terdiri dari Komisioner, Kepala Bidang dan staff ahli.

Dengan mengenakan pakaian batik warna biru kombinasi hitam, KIP Sumsel di dampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih Drs. Mulyadi Musa, M.Si langsung memasuki ruangan Walikota Prabumulih Ir, H. Ridho Yahya MM. 

Diketahui, kedatangan rombongan yang beberapa waktu lalu baru dilantik Oleh Gubernur Sumsel Herman Deru itu ternyata ingin beraudiensi dengan Pemerintah Kota Prabumulih mengenai keterbukaan informasi publik menyangkut penananggulangan Covid-19 di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Rombongan KIP Sumsel yang dipimpin Muhammad A Koni Kunci ini mengungkapkan bahwa kehadiran mereka di Pemkot Prabumulih ingin bersilaturahmi dengan Pemerintah Kota Prabumulih sekaligus mengajak kerjasama untuk mensosialisasikan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik 


"Selian mensosialisasikan UU Keterbukaan informasi publik, kunjungan kami juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari amanah menjalankan tugas yang diemban selama masa kerja dalam 5 bulan terakhir ini. Dari hasil pertemuan tadi kami menilai keterbukaan informasi publik di Kota Prabumulih sudah cukup bagus. Hal itu dapat kita lihat dari upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19" ujarnya.


Dikatakan, dewasa ini keterbukaan informasi publik telah menjadi kebutuhan. "Keterbukaan informasi publik dewasa ini telah menjadi kebutuhan. Kami berharap kehadiran kami mampu mengedukasi masyarakat Kota Prabumulih menyangkut peran dan fungsi kami sebagai KIP serta memahami prosedurnya. Tugas Komisi Informarsi selain penguatan kelembagaan juga ada sosialisasi dan edukasi. Maka kami merasa fungsi kami sebagai Komisi Infirmasi tidak lengkap jika tidak menggandeng Pemerintah Kota dan Kabupaten di Sumsel sebagai rekanan untuk mensosialisasikannya" pungkasnya.


Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir, H. Ridho Yahya MM yang dikonfirmasi terpisah menyambut baik kedatangan KIP Sumsel berkunjung ke Pemkot Prabumulih. Selaku Kepala Daerah di Kota Prabumulih Ridho Yahya mengaku keterbukaan informasi Publik di Kota yang dipimpinnya itu sudah tidak diragukan lagi.


"Pemkot Prabumulih saat ini juga terus berupaya untuk memenuhi tuntutan keterbukaan informasi publik juga menyangkut langkah dan kinerja pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di Kota Prabumulih serta program kerja yang sedang berlangsung baik dalam proses perencanaan. Sebab keterbukaan informasi publik dewasa ini merupakaan tuntuntan masyarakat" pungkasnya. (jen)

Camat Sanga Desa Bersama Karang Taruna Muba Kampanyekan PHBS dan Protokes


SANGADESA,MUBA,DS.COM– Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sanga Desa bersama pengurus Karang Taruna Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (5/11/2020) kompak kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Protokol Kesehatan (Protokes) pencegahan Covid-19 kepada masyarakat dengan cara pembagian masker secara gratis. 


Kegiatan yang berlangsung di Simpang Perintis Kelurahan Ngulak sekitar pukul 11.00 WIB tersebut merupakan satu rangkaian acara yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Kabupaten Muba yang bertajuk Kampanye Sosial dengan tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Masa Pandemi Covid-19.

Sebanyak 25 orang pengurus Karang Taruna dari beberapa Desa dan Kelurahan dalam wilayah Kecamatan Sanga Desa terlebih dahulu menerima materi mengenai PHBS dan Kegiatan Sosial yang diisi langsung oleh Kasi Promkes Dinas Kesehatan Muba Zukar, SKM MSi serta Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Muba Ir Tri Yulisman Eka Putra,MM.

Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi yang  membuka acara secara resmi berharap agar materi yang diterima oleh para peserta itu bisa diteruskan ke seluruh Desa dan Kelurahan di wilayah masing-masing.

“ Harapan saya tolong kepada seluruh peserta agar materi mengenai PHBS serta Protokes yang sudah tercantum dalam Perbup No 67 tahun 2020 ini diteruskan ke desa dan kelurahan masing-masing, agar masyarakat bisa semakin sadar akan pentingnya PHBS dan Protokes ini guna mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona. Alhamdulillah saat ini kasus positif Covid-19 di Kecamatan Sanga Desa hanya 2 persen dari seluruh kasus yang ada di Muba ini, mudah-mudahan angka tersebut tidak lagi naik, dan Kecamatan Sanga Desa bisa kembali menjadi zona hijau atau zona aman,” ujar Hendrik.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Muba Chandra Wijaya SH dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Kampanye Sosial ini akan dilakukan secara maraton di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.

“ Kecamatan Sanga Desa ini menjadi tempat pertama pelaksanaan kegiatan Kampanye Sosial Karang Taruna Muba. Kegiatan ini akan kita laksanakan secara maraton di setiap kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin ini,” ungkap Chandra.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Karang Taruna Muba juga mengajak kepada seluruh pengurus Karang Taruna baik itu di tingkat Kecamatan maupun Desa agar bisa aktif terutama dalam upaya pencegahan Covid-19.

" Acara kampanye sosial karang taruna muba ini mengambil tema berprilaku hidup bersih dan sehat,dengan menghadirkan narasumber dari dinas kesehatan dan dinas Sosial Muba, pesertanya pengurus Karang Taruna kecamatan dan unsur anak muda dengan Tujuan untuk memberi Edukasi pengetahuan betapa pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat ditengah pendemic serta mensosialisasikan penting penerapan perbup 67 tahun 2020 tentang protokol kesehatan Covid-19. Selain itu kampanye sosial ini di isi dengan turun langsung kejalan untuk membagikan masker kepada masyarakat," cetus Candra.

Turut hadir dalam kegiatan Kampanye Sosial tersebut antara lain Ketua Karang Taruna Kecamatan Sanga Desa Haryanto Ardi, SE, Kepala Puskesmas Rawat Inap Ngulak dr Bayu Murdalin, Kapolsek Sanga Desa yang diwakili Kanit Intel IPDA Hendra, Lurah Kelurahan Ngulak Zulham, SIP, serta Babinsa dari Koramil 401-02/Babat Toman.(hsril)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 28 Kasus Positif, 6 Sembuh dan 1 Meninggal Dunia


MUBA,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (5/11/2020) mengkonfirmasi penambahan 28 kasus positif, 6 sembuh, dan 1 meninggal dunia. 


"Ada penambahan 28 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis 5 November 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes

Sefti merinci, adapun penambahan 28 kasus positif yakni diantaranya kasus 435 laki-laki usia 56 tahun asal Babat Toman, kasus 436 laki-laki 61 tahun Lais, kasus 437 perempuan 24 tahun Sekayu, kasus 438 laki-laki 38 tahun Sungai Lilin, kasus 439 laki-laki 53 tahun Sungai Lilin, kasus 440 laki-laki 2 tahun Sungai Lilin, kasus 441 laki-laki 47 tahun Sungai Lilin, kasus 442 perempuan 55 tahun Jirak Jaya, kasus 443 laki-laki 56 tahun Sanga Desa, kasus 444 laki-laki 46 tahun Sekayu, kasus 445 laki-laki 41 tahun Sekayu. 

"Kemudian, kasus 446 perempuan 45 tahun Babat Toman, kasus 447 laki-laki 37 tahun Sekayu, kasus 448 laki-laki 55 tahun Sungai Keruh, kasus 449 laki-laki 28 tahun Sungai Keruh, kasus 450 perempuan 21 tahun Sungai Keruh, kasus 451 perempuan 54 tahun Sungai Keruh, kasus 452 perempuan 37 tahun Sungai Keruh, kasus 453 perempuan 65 tahun Sekayu, kasus 454 perempuan 52 tahun Sekayu, kasus 455 perempuan 29 tahun Sekayu," imbuhnya. 

"Kasus 456 perempuan 19 tahun Balai Agung, kasus 457 laki-laki 43 tahun Babat Supat, kasus 458 perempuan 62 tahun Tungkal Jaya, kasus 459 perempuan 63 tahun Sekayu, kasus 460 perempuan 36 tahun Balai Agung, kasus 461 perempuan 12 tahun Sekayu, dan kasus 462 perempuan 62 tahun Sanga Desa," tambahnya. 

Lanjutnya, untuk 1 kasus meninggal dunia dialami kasus 435 asal Babat Toman. "Jenazah sudah dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman COVID-19," terangnya. 

Sefti menambahkan, hingga 5 November 2020 ada sebanyak 462 kasus terkonfirmasi di Muba. "Diantaranya 378 kasus sembuh, 17 meninggal dunia, dan 67 masih dirawat," terangnya. 

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 5 November 2020 tercatat ada sebanyak 410 ODP  selesai pemantauan  410 orang, 1.144 kontak erat 1.107 kontak selesai pemantauan 48 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 11 proses pengawasan 153 selesai pengawasan.(hsril)

Adera Field- PT Pertamina EP Asset 2 Bor Sumur ABB-T3


PALI, DS - Adera Field- PT Pertamina EP Asset 2 kembali melaksanakan pemboran sumur migas sebagai upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional. 


Pemboran sumur eksploitasi ini dilaksanakan di lapangan Abab Adera Field tepatnya dilokasi sumur migas ABB-T3 Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumsel. Pelaksanaan pemboran yg dimulai dengan pelaksanaan tajak pada tanggal 9 September 2020 ini direncanakan akan berlangsung selama 24 hari atau akan selesai pada tanggal 3 Oktober 2020 dengan target kedalaman di 1.758 meter pada lapisan Talang Akar dan QOI sebesar 150 bopd. Adera Field Manager Hermansyah menyampaikan pemboran sumur ABB-T3 yang selanjutnya akan menjadi sumur ABB 138 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi migas Adera Field yang kini sedang digenjotnya bersama tim. Ia menambahkan bila kini tim nya sedang membangun semangat guna memenuhi target produksi yg diberikan kepada Adera Field terutama adanya perubahan target  produksi tahun 2020 setelah bergabungnya lapangan benuang dari Pendopo Field ke Adera Field menjadi 1398 bopd . Hermansyah  percaya Adera Field masih terus dapat mengupayakan hasil yg lebih maksimal. "Mudah-mudahan pemboran sumur ABB-T3 ini dapat turut menyumbangkan angka produksi yg baik bagi Adera Field sehingga upaya _journey to 2000K_ Adera Field dapat tercapai aamiin.." ucap Hermansyah penuh harap.


Setelah tajak berhasil dilaksanakan dan pemboran dimulai, Adera Field yg mendukung penuh pelaksanaan pemboran oleh Asset 2 Drilling Work Over (DWO) ini, melaksanakan sosialisasi dan syukuran tajak sumur ABB-T3 dengan mengundang stakeholder terkait (10/09). Kegiatan sosialisasi tampak dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Forum Komunikasi Pimpinan Tingkat Kecamatan, serta kepala desa setempat.


Hermansyah mengatakan kegiatan sosialisasi dan syukuran yg dilaksanakan ini merupakan salah satu upaya _stakeholder engagement_ yang dilakukan Adera Field dengan tujuan untuk meningkatkan dukungan pemangku kepentingan terhadap kelancaran operasi perusahaan. Hermansyah meyakini bila kelancaran operasi tidak hanya didukung oleh kehandalan tehnis saja, namun juga memerlukan dukungan stakeholder terkait dimanapun kegiatan perusahaan beroperasi. Ia pun menambahkan bila saat ini tantangan lainnya yang juga dihadapi adalah situasi pandemi covid-19 yang semakin meluas akhir-akhir ini. Menurutnya perusahaan telah melakukan penyesuaian-penyesuaian sebagai adaptasi terhadap antisipasi penyebaran covid-19 dilingkungan sekitar perusahaan. Seperti yang dilaksanakan dalam kegiatan sosialisasi dan syukuran pemboran ABB-T3, ketat dilaksanakan dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta dengan melaksanakan pemeriksaan _rapid test_ bagi tamu undangan.


Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PALI Husman Gumanti, SE.M.Si yg hadir wewakili Bupati PALI mengatakan mendukung penuh kegiatan Pertamina EP dalam rangka upaya pencarian migas diwilayah Kabupaten PALI. "Kegiatan migas yang dilaksanakan ini bukan semata sebagai kegiatan peningkatan produksi Pertamina semata, melainkan juga merupakan upaya mendukung laju jalannya pemerintahan negara ini serta memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakat luas. Oleh karenanya patut kita dukung sepenuhnya" terangnya. Husman Gumanti juga mengapresiasi kepedulian Pertamina terhadap masyarakat sekitar yang dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan perbaikan mushola di 2 desa, bantuan pelatihan usaha di kecamatan, bantuan bibit pohon, santunan 100 anak yatim serta bantuan 200 paket sembako bagi dhuafa diwilayah Desa Prambatan dan Desa Prambatan Barat Kecamatan Abab Kab. PALI.


Dalam kegiatan Pemboran Sumur ABB-T3 ini Adera Field juga melaksanakan program penanaman pohon dilokasi pemboran. Pohon yang ditanam terdiri dari bibit pohon buah-buahan dan pohon perindang seperti bintaro dan pucuk merah. Penanaman pohon ini dilaksanakan sebagai upaya penghijauan dan penyelamatan lingkungan sesuai dengan visi misi Pertamina EP yang melaksanakan kegiatan operasi dengan berorientasi p

Sat Pol PP, BPBD Muba dan Plt Camat Suker Sosialisasikan Perda No 15 Tahun 2005


MUBA,DS.COM - Plt Camat Sungai Keruh Bersama Sat Pol PP dan BPBD Muba melaksanakan Sosialisasi dan menginstruksikan kepada Kepala Desa seluruh wilayah kecamatan Sungai Keruh untuk mengedukasi warga terkait Perda Nomor 15 Tahun 2005, bertempat diruang pertemuan Camat Sungai Keruh, Rabu (4/11/2020).


Dalam hal ini Edi menghimbau, kepada Seluruh Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Sungai Keruh agar sesegera mungkin mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Pemeliharaan Ternak berkaki Empat.

" Sesuai Instruksi Bupati Musi Banyuasin didalam Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2005 bahwasannya setiap pemilik Ternak Berkaki Empat harus mengandangkan Ternaknya di dalam kandang," ujar Edi pada saat rapat.


Edi menjelaskan, saya minta setelah rapat ini selesai seluruh desa harus mensosialisasikan Perda ini kepada Warganya agar warga dapat memahami dan mengerti bahayanya meliarkan ternak berkaki Empat.

" Perda No 15 Tahun 2005 tentang Pemeliharaan Ternak Berkaki Empat Dalam Kabupaten Musi Banyuasin. bahwa dalam rangka mewujudkan suatu lingkungan yang bersih, nyaman serta keindahan kota maka perlu dilakukan pengaturan agar Pemelihara ternak dapat menyesuaikan dengan lingkungan," jelas Edi.(hsril)

Perhatian Bupati Muba DRA ke Guru Dapat Apresiasi PGRI Pusat

Pemkab Muba Konsisten Prioritas Kesejahteraan dan Pendidikan Guru

MUBA,DS.COM - Komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru di Muba sangat luar biasa.


Wajar saja, Bupati Muda dan inovatif ini dianugerahi Penghargaan Dwija Praja Nugraha tertinggi di Bidang Pendidikan HUT ke 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di tahun 2019 lalu.


Contohnya saja hari ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadir dan membuka secara langsung kegiatan Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia

(PGRI) ke-XXII Kabupaten Muba Tahun 2020

Secara Virtual, Rabu (04/11/2020) di Ruang Sekda Muba.


Dalam kesempatan ini, Apriyadi mengatakan bahwa Pemkab Muba menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan konferensi tersebut.


"Perlu saya sampaikan bahwasanya Bupati Dodi Reza Alex Noerdin sangat komitmen dan sangat memperhatikan betul terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan para guru di Muba. Mudah-mudahan, tahun depan gaji guru di Muba akan semakin meningkat,"ucapnya.


Apriyadi juga mengatakan PGRI adalah mitra pemerintah, dan yakin PGRI akan menyusun program kerja yang dapat mendukung kelanjutan pembangunan di Kabupaten Muba untuk lima tahun kedepan.


ia juga berharap agar para peserta dapat memilih pengurus PGRI Kabupaten Muba Masa Bhakti XXII tahun 2020-2025 yang dapat menjalankan roda organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab.


"Semoga melalui Konferensi Kabupaten XXII PGRI Muba ini, diharapkan dapat mempertinggi rasa solidaritas anggota. Semoga dalam kurun waktu tak terbatas, PGRI dapat memotivasi untuk senantiasa berprestasi seoptimal mungkin melalui perwujudan kinerja organisasi secara efektif, konsepsional, yang efektif sehingga dapat meningkatkan SDM yang pada gilirannya bermuara pada kesejahteraan,"katanya.


Sementara, Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi M Pd menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas  komitmen Bupati Dodi terhadap kesejahteraan guru di Muba.


Ia juga berharap daerah atau Kabupaten lain dapat meningkatkan gaji para guru honorer ditingkatkan seperti gaji guru honorer yang ada di Kabupaten Muba.


 "Saya apresiasi sekali pak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA atas perhatian terhadap kesejahteraan para guru di Muba, dengan adanya kenaikan gaji ini, semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru," ungkapnya.


Senada, Ketua PGRI Sumsel diwakili Lukman Haris dan Ketua PGRI Kabupaten Muba Indra Prasad juga menyampaikan apresiasi dan mengaku bangga kepada Bupati Dodi Reza yang sangat komitmen terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.


Menurutnya, satu-satunya pemimpin daerah yang sudah menaikan gaji honor guru K2 dari Rp1 juta menjadi Rp1,8 juta dan kepada Guru Tidak Tetap (GTT) dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta.


"Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memang pimpinan yang sangat mengayomi dan sangat peduli terhadap berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan dan kesejahteraan gaji guru. Kami bangga dengan Pak Bupati beserta jajarannya. Dan semoga Kabupaten Muba semakin maju dan terdepan,"pungkasnya.(hsril)