NEWS

Slider

Adera Field- PT Pertamina EP Asset 2 Bor Sumur ABB-T3


PALI, DS - Adera Field- PT Pertamina EP Asset 2 kembali melaksanakan pemboran sumur migas sebagai upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional. 


Pemboran sumur eksploitasi ini dilaksanakan di lapangan Abab Adera Field tepatnya dilokasi sumur migas ABB-T3 Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumsel. Pelaksanaan pemboran yg dimulai dengan pelaksanaan tajak pada tanggal 9 September 2020 ini direncanakan akan berlangsung selama 24 hari atau akan selesai pada tanggal 3 Oktober 2020 dengan target kedalaman di 1.758 meter pada lapisan Talang Akar dan QOI sebesar 150 bopd. Adera Field Manager Hermansyah menyampaikan pemboran sumur ABB-T3 yang selanjutnya akan menjadi sumur ABB 138 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi migas Adera Field yang kini sedang digenjotnya bersama tim. Ia menambahkan bila kini tim nya sedang membangun semangat guna memenuhi target produksi yg diberikan kepada Adera Field terutama adanya perubahan target  produksi tahun 2020 setelah bergabungnya lapangan benuang dari Pendopo Field ke Adera Field menjadi 1398 bopd . Hermansyah  percaya Adera Field masih terus dapat mengupayakan hasil yg lebih maksimal. "Mudah-mudahan pemboran sumur ABB-T3 ini dapat turut menyumbangkan angka produksi yg baik bagi Adera Field sehingga upaya _journey to 2000K_ Adera Field dapat tercapai aamiin.." ucap Hermansyah penuh harap.


Setelah tajak berhasil dilaksanakan dan pemboran dimulai, Adera Field yg mendukung penuh pelaksanaan pemboran oleh Asset 2 Drilling Work Over (DWO) ini, melaksanakan sosialisasi dan syukuran tajak sumur ABB-T3 dengan mengundang stakeholder terkait (10/09). Kegiatan sosialisasi tampak dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Forum Komunikasi Pimpinan Tingkat Kecamatan, serta kepala desa setempat.


Hermansyah mengatakan kegiatan sosialisasi dan syukuran yg dilaksanakan ini merupakan salah satu upaya _stakeholder engagement_ yang dilakukan Adera Field dengan tujuan untuk meningkatkan dukungan pemangku kepentingan terhadap kelancaran operasi perusahaan. Hermansyah meyakini bila kelancaran operasi tidak hanya didukung oleh kehandalan tehnis saja, namun juga memerlukan dukungan stakeholder terkait dimanapun kegiatan perusahaan beroperasi. Ia pun menambahkan bila saat ini tantangan lainnya yang juga dihadapi adalah situasi pandemi covid-19 yang semakin meluas akhir-akhir ini. Menurutnya perusahaan telah melakukan penyesuaian-penyesuaian sebagai adaptasi terhadap antisipasi penyebaran covid-19 dilingkungan sekitar perusahaan. Seperti yang dilaksanakan dalam kegiatan sosialisasi dan syukuran pemboran ABB-T3, ketat dilaksanakan dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta dengan melaksanakan pemeriksaan _rapid test_ bagi tamu undangan.


Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PALI Husman Gumanti, SE.M.Si yg hadir wewakili Bupati PALI mengatakan mendukung penuh kegiatan Pertamina EP dalam rangka upaya pencarian migas diwilayah Kabupaten PALI. "Kegiatan migas yang dilaksanakan ini bukan semata sebagai kegiatan peningkatan produksi Pertamina semata, melainkan juga merupakan upaya mendukung laju jalannya pemerintahan negara ini serta memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakat luas. Oleh karenanya patut kita dukung sepenuhnya" terangnya. Husman Gumanti juga mengapresiasi kepedulian Pertamina terhadap masyarakat sekitar yang dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan perbaikan mushola di 2 desa, bantuan pelatihan usaha di kecamatan, bantuan bibit pohon, santunan 100 anak yatim serta bantuan 200 paket sembako bagi dhuafa diwilayah Desa Prambatan dan Desa Prambatan Barat Kecamatan Abab Kab. PALI.


Dalam kegiatan Pemboran Sumur ABB-T3 ini Adera Field juga melaksanakan program penanaman pohon dilokasi pemboran. Pohon yang ditanam terdiri dari bibit pohon buah-buahan dan pohon perindang seperti bintaro dan pucuk merah. Penanaman pohon ini dilaksanakan sebagai upaya penghijauan dan penyelamatan lingkungan sesuai dengan visi misi Pertamina EP yang melaksanakan kegiatan operasi dengan berorientasi p

Sat Pol PP, BPBD Muba dan Plt Camat Suker Sosialisasikan Perda No 15 Tahun 2005


MUBA,DS.COM - Plt Camat Sungai Keruh Bersama Sat Pol PP dan BPBD Muba melaksanakan Sosialisasi dan menginstruksikan kepada Kepala Desa seluruh wilayah kecamatan Sungai Keruh untuk mengedukasi warga terkait Perda Nomor 15 Tahun 2005, bertempat diruang pertemuan Camat Sungai Keruh, Rabu (4/11/2020).


Dalam hal ini Edi menghimbau, kepada Seluruh Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Sungai Keruh agar sesegera mungkin mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Pemeliharaan Ternak berkaki Empat.

" Sesuai Instruksi Bupati Musi Banyuasin didalam Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2005 bahwasannya setiap pemilik Ternak Berkaki Empat harus mengandangkan Ternaknya di dalam kandang," ujar Edi pada saat rapat.


Edi menjelaskan, saya minta setelah rapat ini selesai seluruh desa harus mensosialisasikan Perda ini kepada Warganya agar warga dapat memahami dan mengerti bahayanya meliarkan ternak berkaki Empat.

" Perda No 15 Tahun 2005 tentang Pemeliharaan Ternak Berkaki Empat Dalam Kabupaten Musi Banyuasin. bahwa dalam rangka mewujudkan suatu lingkungan yang bersih, nyaman serta keindahan kota maka perlu dilakukan pengaturan agar Pemelihara ternak dapat menyesuaikan dengan lingkungan," jelas Edi.(hsril)

Perhatian Bupati Muba DRA ke Guru Dapat Apresiasi PGRI Pusat

Pemkab Muba Konsisten Prioritas Kesejahteraan dan Pendidikan Guru

MUBA,DS.COM - Komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru di Muba sangat luar biasa.


Wajar saja, Bupati Muda dan inovatif ini dianugerahi Penghargaan Dwija Praja Nugraha tertinggi di Bidang Pendidikan HUT ke 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di tahun 2019 lalu.


Contohnya saja hari ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadir dan membuka secara langsung kegiatan Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia

(PGRI) ke-XXII Kabupaten Muba Tahun 2020

Secara Virtual, Rabu (04/11/2020) di Ruang Sekda Muba.


Dalam kesempatan ini, Apriyadi mengatakan bahwa Pemkab Muba menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan konferensi tersebut.


"Perlu saya sampaikan bahwasanya Bupati Dodi Reza Alex Noerdin sangat komitmen dan sangat memperhatikan betul terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan para guru di Muba. Mudah-mudahan, tahun depan gaji guru di Muba akan semakin meningkat,"ucapnya.


Apriyadi juga mengatakan PGRI adalah mitra pemerintah, dan yakin PGRI akan menyusun program kerja yang dapat mendukung kelanjutan pembangunan di Kabupaten Muba untuk lima tahun kedepan.


ia juga berharap agar para peserta dapat memilih pengurus PGRI Kabupaten Muba Masa Bhakti XXII tahun 2020-2025 yang dapat menjalankan roda organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab.


"Semoga melalui Konferensi Kabupaten XXII PGRI Muba ini, diharapkan dapat mempertinggi rasa solidaritas anggota. Semoga dalam kurun waktu tak terbatas, PGRI dapat memotivasi untuk senantiasa berprestasi seoptimal mungkin melalui perwujudan kinerja organisasi secara efektif, konsepsional, yang efektif sehingga dapat meningkatkan SDM yang pada gilirannya bermuara pada kesejahteraan,"katanya.


Sementara, Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi M Pd menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas  komitmen Bupati Dodi terhadap kesejahteraan guru di Muba.


Ia juga berharap daerah atau Kabupaten lain dapat meningkatkan gaji para guru honorer ditingkatkan seperti gaji guru honorer yang ada di Kabupaten Muba.


 "Saya apresiasi sekali pak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA atas perhatian terhadap kesejahteraan para guru di Muba, dengan adanya kenaikan gaji ini, semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru," ungkapnya.


Senada, Ketua PGRI Sumsel diwakili Lukman Haris dan Ketua PGRI Kabupaten Muba Indra Prasad juga menyampaikan apresiasi dan mengaku bangga kepada Bupati Dodi Reza yang sangat komitmen terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.


Menurutnya, satu-satunya pemimpin daerah yang sudah menaikan gaji honor guru K2 dari Rp1 juta menjadi Rp1,8 juta dan kepada Guru Tidak Tetap (GTT) dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta.


"Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memang pimpinan yang sangat mengayomi dan sangat peduli terhadap berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan dan kesejahteraan gaji guru. Kami bangga dengan Pak Bupati beserta jajarannya. Dan semoga Kabupaten Muba semakin maju dan terdepan,"pungkasnya.(hsril)

Bukti Reses Sri Kustina Selaku DPR RI Dapil II Sumsel Tidak Hanya Di Kabupaten PALI


PALI,DS - Ir. Hj, Sri Kustina adalah DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem mewakili Dapil Provinsi Sumatera Selatan 2 mencakupi 11 Kabupaten/Kota dari 17 Kabupaten Kota se SUMSEL.


Di Tahun 2020 dalam masa pandemi Covid19 DPR-RI melakukan program kegiatan Reses ke wilayah masing masing dalam bentuk pembagian sembako dan alat kesehatan guna meringankan kebutuhan masyarakat, 04/11/2020.


Seperti yang di lakukan Ir. Hj, Sri Kustina Selaku DPR RI di wilayah pemilihannya SUMSEL 2, melakukan Reses di 11 Kabupaten/Kota di provinsi SUMSEL yaitu 1). Kabupaten Ogan Komering Ilir, 2). Kabupaten Ogan Ilir, 3). Kota Prabumulih, 4). Kabupaten Muara Enim, 5). Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, 6). Kabupaten Lahat, 7). Kabupaten Emapat Lawang, 8). Kota Pagar Alam, 9). Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, 10). Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, 11). Kabupaten Ogan Komering Ulu.


Firdaus Hasbullah selaku Kuasa Hukumnya mengungkapkan, perihal ini terbukti di beberapa Kabupaten/Kota di wilayah Dapil 2 Provinsi SUMSEL bahwa Kunjungan Reses Ir. Hj, Sri Kustina telah terealisasi berbentuk pembagian sembako dan alat Kesehatan," ungkapnya kepada awak media.


Dalam kegiatan Reses tersebut membagikan bantuan ditujukan ke warga yang kurang mampu, pesantren,puskesmas dll. Adapun bantuan di sesuaikan dengan kebutuhan yang di tujuh. 


Bantuan tersebut berupa, Beras, Indomi Masker serat, APD Hamzad, Handsanitizer, makanan tambahan untuk ibu hamil, makanan tambahan untuk Balita,


Lalu bantuan juga diberikan ke pengurus masjid berupa sembako, Bersa, Air Conditioner (AC), Al-Quran, Iqro, Rekal Al-Quran, serta bantuan kepada pasien RSUD berupa sembako dan uang senilai Rp. 1.500.000,-.


Tanggal  16 Mei hingga 18 Mei 2020              beliau Reses ke Empat Kabupaten Kota, Kabupaten tersebut yakni Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Prabumulih dan Muara Enim 


Tanggal 29/05/2020 Reses ke Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim dan ke Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.



Tanggal 05/07/2020 Reses ke Tujuh titik dalam wilayah Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten OI.


Tanggal 11/07/2020 Reses ke Tujuh desa di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim


Tanggal 05/08/2020 Reses ke 4 Desa di Kabupaten Lahat dan ke Talang Muara Abab Kecamatan Abab Kabupaten PALI.


Tanggal 14/10/2020 Ir.Hj.Sri Kustina menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap warga Korban Kebakaran yang melanda pemukiman warga Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, mengakibatkan 83 Keluarga serta 352 jiwa kehilangan tempat tinggalnya


Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo yang didampingi Fauzan Khoiri Denin, AP.MM, Camat, Lurah, Ketua RT yang disaksikan langsung oleh beberapa korban musiba kebakaran.

Tanggal.     


Program ini adalah program DPRD RI pusat demi memutus mata rantai penyebaran Covid19, Ini adalah tugas wajib Ir. Hj, Sri Kustina Selaku DPR RI, dan kegiatan rutin beliau dalam masa pandemi ini, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak  Covid19, namun jika ada yang bilang beliau hanya memberikan di Kabupaten PALI saja, saya selaku kuasa Hukumnya membantah perihal itu.


Perihal ini sengaja saya jelaskan kepada media ini, untuk menyampaikan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar tidak gagal faham, ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pilkada Kabupaten PALI, ini murni tugas dan tanggung jawab beliau selalu anggota DPR RI pusat," tutupnya.

LP2M UIN RaFa Sebut Kabupaten Muba Sangat Nyaman dan Tentram

Muba Cocok Jadi Tempat Pengabdian Mahasiswa ke Masyarakat


MUBA,DS.COM -  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi menyambut hangat Jajaran Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Palembang, Selasa (3/11/2020) di Ruang Rapat Sekda.

Pertemuan ini dilakukan dalam rangka Persiapan Rapat Koordinasi Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK), dan Penandatanganan Naskah Kerjasama (MoA) Antara Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas
Islam Negeri Raden Fatah Palembang dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam kesempatan ini,  Perwakilan Tim LP2M Palembang Dr Hamida dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Muba dan Jajaran yang sudah menyambut baik kami untuk melakukan silaturahmi dan sekaligus ingin meningkatkan jalinan kerjasama yang selama ini telah terbangun agar lebih baik lagi.

Pihaknya juga berencana mengajak Pemkab Muba untuk bersinergi dalam kegiatan kegiatan UIN Raden Fatah Palembang pada Januari yang akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Jokowi.

Dijelaskannya, LP2M UIN Raden Fatah  tersebut membawahi tiga pusat sekaligus, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, Penelitian dan Penerbitan, serta Studi Gender dan Anak. 

"Terima kasih pak Sekda Drs H Apriyadi MSi atas sambutannya. Kami sangat mengapresiasi sekali kepada Pemkab Muba, karena selama mahasiswa/i kami menjalankan KKN tidak pernah mengalami gejolak apapun di Muba. Ini menyatakan bahwa Kabupaten Muba ini, damai, sangat nyaman dan tentram. Oleh sebab itu, kami berharap hubungan kerjasama ini terus berlanjut,"ungkapnya.

Dirinya juga berharap Pemkab Muba terus menjalin hubungan kerjasama dalam hal pemberian beasiswa kepada mahasiswa UIN Raden patah Palembang, khususnya kepada mahasiswa asal Muba.

"Kami juga pak, mohon bantuan kepada Pemkab Muba agar turut mendorong dan mensosialisasikan pendidikan dan mengenalkan Fakultas Ushuluddin kepada siswa siswi di kabupaten Muba sehingga berminat untuk belajar di Fakultas Ushuluddin,"terangnya.

Menanggapi yang disampaikan, Sekda Apriyadi MSi mengatakan Pemkab Muba menyambut baik rencana Kerjasama tersebut untuk meningkatkan SDM di Kabupaten Muba, khususnya dibidang keagamaan.

"Kami Pemkab Muba sangat support dan menyambut baik kegiatan yang disampaikan, apalagi terhadap Pengembangan kapasitas SDM dibidang keagamaan. Kami Pemkab Muba juga mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan dari UIN Raden Fatah terhadap Pemerintah Kabupaten Muba,"pungkasnya.(hsril)

Hj.Suhartini Bin H.A.Dahlan Tutup Usia


LAHAT, DS- Duka mendalam dirasakan keluarga besar Media Suara Nusantara  atas berpulang kerahmatulah  Hj.Suhartini Bin H.A.Dahlan ibunda tercinta dari Ita,Agus Herizal dan Robiansyah Alwi Tjikmat SE.yang juga merupakan Salah seorang Petinggi PWI Lahat (Sekertaris PWI).


Sebelum berpulang kerahmatulah Hj.Suhartini Bin H.A.Dahlan yang berusia 69 Tahun ini sempat terlebih dahulu dirawat beberapa hari di RSUD Kabupaten Lahat namun yang Kuasa berkehendak lain orang baik sangat disayang dan cepat dipanggil hingga pada pukul 17.45 Wib hari Senin 1/10/2020.


Hj.Suhartini Bin Dahlan meninggalkan tiga orang anak putri dan putra bernama Ita,Agus Herizal dan Robiansyah Alwi Tjikmad SE.


Dengan tutup usianya ibunda tercinta dari salah satu Petinggi PWI Lahat seluruh rekan, sahabat maupun keluarga besar PWI Lahat mengucapkan bela sungkawa,begitu juga bagi keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan tawakal iklaskan kepergian ibunda tercinta kehadapan yang maha esa Amin.(Idham/Novita)

Penyerahan Bantuan Korban Kebakaran,Plt Camat Suker Dampingi Kadinsos Muba


MUBA,DS.COM - Plt Kadinsos Muba Drs H Ahmad Nasuhi MM bersama Baznas Muba didampingi Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH sampaikan langsung Bantuan Korban Kebakaran di desa Keramat Jaya, kecamatan Sungai Keruh, kabupaten Musi Banyuasin, Senin (2/11/2020).


Sebelumnya diceritakan, kebakaran terjadi pada Sabtu (31/10/2020) pukul 13.30 Wib saat pemilik rumah tidak berada di tempat. Korban kebakaran atas nama Hermanto bin Nur Abas yang tinggal bersama istri dan Ke - 5 anaknya.

Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH mengungkapkan, Korban kebakaran saat kejadian tidak berada ditempat, informasi kebakaran diterima pihak kecamatan Sungai Keruh dari pihak desa Keramat Jaya, kejadian ini juga bersamaan dengan rumah warga yang dilahap sijago merah di desa Tebing Bulang.

" Bupati Musi Banyuasin DRA melalui Plt Kadinsos Muba yang didampingi oleh pihak kecamatan Sungai Keruh dan Baznas Muba langsung menyerahkan bantuan berupa, Sembako dan Uang tunai kepada Korban kebakaran," ujar Edi.

Dilanjutkan Edi, korban kebakaran sebelumnya belum mengetahui bahwa rumah yang didiaminya ludes dilahap sijago merah. Korban baru mengetahui kejadian tersebut setelah pulang pada hari, Minggu (1/11/2020) sekira Pukul 16.00 Wib.

" Atas kejadian ini, kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah, kami berharap korban yang menerima kejadian ini agar tetap bersabar dan ikhlas dalam cobaan yang telah menimpa," ucap Edi.

Sementara itu Korban Kebakaran Hermanto bin Nur Abas mengucapkan, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dalam hal ini Dinsos Muba dan Baznas yang telah memberikan bantuan kepada kami.

" Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Musi Banyuasin atas pemberian bantuan kepada kami, kami sangat senang dan merasa terbantu. Kepada Plt Camat Sungai Keruh terima kasih telah melaksanakan monitoring dan pemberian bantuan ini semoga Amal Ibadahnya dibalas oleh Allah Swt," dikatakan Hermanto.(hsril)

Di Duga Dinas Transmigrasi hentikan Tindak Lanjut Permasalahan Lahan KTM Dengan Alasan Waktu.


LAHAT, DS - Dalam Penyelesaian adanya dugaan permasalahan Lahan diwilayah KTM UPT Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat yang mana diketahui warga pendatang dari Luar Daerah yang bertransmigrasi ke Kabupaten Lahat dan berdiam di KTM UPT Keban Agung seharusnya telah disiapkan Lahan untuk dapat berteduh juga bercocok tanam,namun yang terjadi dari tahun 2015 sampai sekarang warga pendatang yang bertransmigrasi ini belum mendapatkan lahan tersebut.


Dengan adanya dugaan permasalahan ini Bupati Lahat telah mengeluarkan tiga surat keputusan bernomor Kep 475.1/170/Nakertrans/2020 prihal Pembentukan Satuan Tugas Penyelesaian Masalah di Unit Pemukan Transmigrasi Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan,Surat Keputusan bernomor Kep 475.1/171/Nakertrans/2020 prihal Pembentukan Tim Percepatan Penyelesaian Masalah Lahan Usaha di Unit Pemukiman Transmigrasi Keban Agung dan Lahan Kota Terpadu Mandiri Kikim di Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan juga Surat Keputusan Bupati Lahat bernomor 475.1/172/Nakertrans/2020 prihal Pembentukan Tim Mediasi Penanganan Konflik Pertanahan di Unit Pemukiman Transmigrasi Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat.


Namun dalam pelaksanaanya diduga SK Bupati dilalaikan hanya jalan ditempat tanpa ada kejelasan maupun realisasinya.



Mustofa Nelson S Sos.Msi Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten Lahat ketika di kordinasi dan wawancara via WA 2/10  soal lahan KTM belum ada tindak lanjut dimana SK Bupati Lahat di duga Dilalaikan.izin kak kordinasi kebenaranya mengatakan coba Kau tanyo sama kabid trans, SK Bupati mana yang di lalaikan itu.


Disamping itu juga Besar kemungkinan kita akan melibatkan pihak kejaksaan dalam penyelesaian masalah KTM ini

Tim pertama sudah turun sekarang nak evaluasi dulu hasil dari lapangan pungkasnya



Debby Angraeni ST.MT Kabit Trans ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan kegiatan juga pelaksanaan pembentukan Tim telah kita lakukan sesuai tugas dan tupoksi bersama tim Satgas disnakertrans dan kita sudah siap melaksanakan tugas semua telah siap tinggal menunggu perintah tapi kita sebagai bawahan tidak bisa bertindak sendiri sebelum ada perintah atasan,seperti petunjuk yang diterima melalui Sekertaris untuk tindak lanjut permasalahan di Lahan Pemukiman KTM Unit Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan yang akan didata ulang untuk dapat diperbaiki bila ada kesalahan Sudah ado keputusan tadi,dimana Kegiatan penyelesaian masalah tidak dapat dilanjutkan untuk kegiatan APBDP tahun ini dengan waktu telah mepet mengingat ini sudah bulan November sebentar lagi pertanggung jawaban anggaran.



Namun untuk lebih jelasnya silakan kordinasi dan konfirmasi langsung sama kepala Dinas Disnakertrans katanya.


Terpisah Elan Setiawan Ketua ASB Wilayah Kabupaten Lahat mengatakan kita akan tetap mengawal dan mendukung masyarakat pendatang yang bertransmigrasi di wilayah KTM Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan untuk mendapatkan hak Lahan usaha untuk didiami maupun dikelola sesuai aturan Kementrian Transmigrasi


Terkait adanya informasi bahwasanya permasalahan Lahan KTM yang saat ini tidak dapat dilanjutkan kami bersama warga empat Desa  mendobrak Dinas Transmigrasi beberapa waktu lalu diperkirakan sekitar bulan 5 tahun 2020 untuk meminta Pemerintah Daerah melalui Disnakertrans agar segera menyelesaikan persoalan maupun permasalahan Lahat KTM diwilayah Keban Agung,hingga terjadi Pemerintah Daerah bergerak cepat dan membentuk tiga tim agar persoalan cepat terselesaikan soalnya permasalahan ini sudah lama terjadi dari tahun 2015 dan didiamkan tanpa ada tindak lanjutnya,kok dalam pelaksanaanya kembali molor .



Untuk itu kami ASB (Aktivis Sumsel Bersatu )Wilayah Kabupaten Lahat dalam waktu dekat akan turun kejalan mengadakan Aksi damai , karena menurut kami Ini adalah hak yang harus diterima warga KTM yang seharusnya sudah diberikan dari tahun 2015 saat mereka bertransmigrasi ke Kabupaten Lahat Pungkasnya.(Idham/novita)

BPBD Klarifikasi Terkait Bantuan Korban Kebakaran Jadi Pertanyaan


LAHAT, DS - Terkait pemberitaan dimedia online Sumsel yang berjudul  Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Jadi Pertanyaan mendapat tanggapan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lahat.


Dimana klarifikasi ini disampaikan H.Alia Pandi Kepala Badan BPBD melalui Kabit Kedaruratan dan Logistik Ananta ST.MT 2/10 yang mengatakan saat sekarang bantuan royalti dari pihak ketika yang telah terkumpul dan tersimpan dalam kas BPBD sebesar Rp.1,1 Milyar secara keseluruhan saat ini.


Sedangkan untuk bantuan sembako telah dibagikan secara merata,pembagian sembako kepada masyarakat korban musibah ini secara langsung dikelola melalui Kelurahan dan Ketua RT setempat.


Ananta juga menambahkan dari 83 warga yang tertimpa musibah semua telah dibagikan secara merata baik sembako juga seluruh perlengkapan rumah tangga sampai kelengkapan tempat tidur dan lain lainnya.


Lanjut Ananta kalau untuk bantuan royalti sebesar Rp.1,1 Milyar yang telah terkumpul dan tersimpan dalam kas BPBD ini nantinya untuk tambahan bantuan rekontruksi pembangunan rumah penduduk yang ludes terlalap Sijago merah ini sedang dalam proses perencanaan katanya.(Idham/Novita)

Tak Kenal Lelah, Satgas COVID-19 Suker Terus Tindak Pelanggar Protokes


MUBA,DS.COM - Dikomandoi Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH, Satgas COVID-19 melaksanakan Edukasi Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020 kepada Masyarakat, khususnya diwilayah Pemerintahan kecamatan Sungai Keruh, Minggu (01/11/2020).


Edukasi ini sesuai instruksi Bupati Musi Banyuasin dalam Percepatan Penanganan COVID-19, sekaligus Penerapan Adaptasi Normal Baru (New Normal) kepada Masyarakat akan mematuhi Protokol Kesehatan yang diterapkan.

Dalam kesempatan ini Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH mengungkapkan, hari ini kita bersama Satgas COVID-19 TNI-Polri, Puskesmas dan Perangkat desa Tebing Bulang melakukan Operasi Yustisi kepada para Pedagang dan Pengunjung Pasar Kalangan desa Tebing Bulang.

" Hari ini meski dalam masa libur, kita bahu-membahu bersama TNI-Polri dibantu Dinkes Muba melalui Puskesmas desa Tebing Bulang melaksanakan Operasi Yustisi kepada para pedagang dan pengunjung pasar kalangan desa Tebing Bulang," dikatakan Edi kepada awak media.

Dia menjelaskan, meski telah berubah Zona dari yang sebelumnya Merah kini menjadi Kuning, akan tetapi tetapi kita gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Persuasif ini kepada Masyarakat wilayah pemerintahan kecamatan Sungai Keruh mengingat Covid-19 masih terus berlangsung.

" Masih ada beberapa Para Pelanggar Protokol Kesehatan, sesuai Instruksi Perbup Nomor 67 Tahun 2020, kita berikan Sanksi kepada mereka yang masih Melanggar, ini gunanya untuk keselamatan kita bersama agar Wabah COVID-19 segera berakhir," ungkap dia.

Terakhir Plt Camat Sungai Keruh yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Lurah ini mengatakan, saya harap masyarakat Sungai Keruh mengerti dengan keadaan saat ini, mudah-mudahan kita dapat bekerjasama dalam penanganan COVID-19.

" Terapkan 3W (Wajib Masker, Wajib Mencuci Tangan, dan Wajib Menjaga Jarak), utamakan Keselamatan saat beraktivitas, kepada Masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan Hajatan agar membatasi kerumunan massa dan bila perlu menundanya sementara," tegas dia.(hsril)