NEWS

Slider

Di Duga Dinas Transmigrasi hentikan Tindak Lanjut Permasalahan Lahan KTM Dengan Alasan Waktu.


LAHAT, DS - Dalam Penyelesaian adanya dugaan permasalahan Lahan diwilayah KTM UPT Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat yang mana diketahui warga pendatang dari Luar Daerah yang bertransmigrasi ke Kabupaten Lahat dan berdiam di KTM UPT Keban Agung seharusnya telah disiapkan Lahan untuk dapat berteduh juga bercocok tanam,namun yang terjadi dari tahun 2015 sampai sekarang warga pendatang yang bertransmigrasi ini belum mendapatkan lahan tersebut.


Dengan adanya dugaan permasalahan ini Bupati Lahat telah mengeluarkan tiga surat keputusan bernomor Kep 475.1/170/Nakertrans/2020 prihal Pembentukan Satuan Tugas Penyelesaian Masalah di Unit Pemukan Transmigrasi Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan,Surat Keputusan bernomor Kep 475.1/171/Nakertrans/2020 prihal Pembentukan Tim Percepatan Penyelesaian Masalah Lahan Usaha di Unit Pemukiman Transmigrasi Keban Agung dan Lahan Kota Terpadu Mandiri Kikim di Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan juga Surat Keputusan Bupati Lahat bernomor 475.1/172/Nakertrans/2020 prihal Pembentukan Tim Mediasi Penanganan Konflik Pertanahan di Unit Pemukiman Transmigrasi Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat.


Namun dalam pelaksanaanya diduga SK Bupati dilalaikan hanya jalan ditempat tanpa ada kejelasan maupun realisasinya.



Mustofa Nelson S Sos.Msi Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten Lahat ketika di kordinasi dan wawancara via WA 2/10  soal lahan KTM belum ada tindak lanjut dimana SK Bupati Lahat di duga Dilalaikan.izin kak kordinasi kebenaranya mengatakan coba Kau tanyo sama kabid trans, SK Bupati mana yang di lalaikan itu.


Disamping itu juga Besar kemungkinan kita akan melibatkan pihak kejaksaan dalam penyelesaian masalah KTM ini

Tim pertama sudah turun sekarang nak evaluasi dulu hasil dari lapangan pungkasnya



Debby Angraeni ST.MT Kabit Trans ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan kegiatan juga pelaksanaan pembentukan Tim telah kita lakukan sesuai tugas dan tupoksi bersama tim Satgas disnakertrans dan kita sudah siap melaksanakan tugas semua telah siap tinggal menunggu perintah tapi kita sebagai bawahan tidak bisa bertindak sendiri sebelum ada perintah atasan,seperti petunjuk yang diterima melalui Sekertaris untuk tindak lanjut permasalahan di Lahan Pemukiman KTM Unit Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan yang akan didata ulang untuk dapat diperbaiki bila ada kesalahan Sudah ado keputusan tadi,dimana Kegiatan penyelesaian masalah tidak dapat dilanjutkan untuk kegiatan APBDP tahun ini dengan waktu telah mepet mengingat ini sudah bulan November sebentar lagi pertanggung jawaban anggaran.



Namun untuk lebih jelasnya silakan kordinasi dan konfirmasi langsung sama kepala Dinas Disnakertrans katanya.


Terpisah Elan Setiawan Ketua ASB Wilayah Kabupaten Lahat mengatakan kita akan tetap mengawal dan mendukung masyarakat pendatang yang bertransmigrasi di wilayah KTM Keban Agung Kecamatan Kikim Selatan untuk mendapatkan hak Lahan usaha untuk didiami maupun dikelola sesuai aturan Kementrian Transmigrasi


Terkait adanya informasi bahwasanya permasalahan Lahan KTM yang saat ini tidak dapat dilanjutkan kami bersama warga empat Desa  mendobrak Dinas Transmigrasi beberapa waktu lalu diperkirakan sekitar bulan 5 tahun 2020 untuk meminta Pemerintah Daerah melalui Disnakertrans agar segera menyelesaikan persoalan maupun permasalahan Lahat KTM diwilayah Keban Agung,hingga terjadi Pemerintah Daerah bergerak cepat dan membentuk tiga tim agar persoalan cepat terselesaikan soalnya permasalahan ini sudah lama terjadi dari tahun 2015 dan didiamkan tanpa ada tindak lanjutnya,kok dalam pelaksanaanya kembali molor .



Untuk itu kami ASB (Aktivis Sumsel Bersatu )Wilayah Kabupaten Lahat dalam waktu dekat akan turun kejalan mengadakan Aksi damai , karena menurut kami Ini adalah hak yang harus diterima warga KTM yang seharusnya sudah diberikan dari tahun 2015 saat mereka bertransmigrasi ke Kabupaten Lahat Pungkasnya.(Idham/novita)

BPBD Klarifikasi Terkait Bantuan Korban Kebakaran Jadi Pertanyaan


LAHAT, DS - Terkait pemberitaan dimedia online Sumsel yang berjudul  Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Jadi Pertanyaan mendapat tanggapan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lahat.


Dimana klarifikasi ini disampaikan H.Alia Pandi Kepala Badan BPBD melalui Kabit Kedaruratan dan Logistik Ananta ST.MT 2/10 yang mengatakan saat sekarang bantuan royalti dari pihak ketika yang telah terkumpul dan tersimpan dalam kas BPBD sebesar Rp.1,1 Milyar secara keseluruhan saat ini.


Sedangkan untuk bantuan sembako telah dibagikan secara merata,pembagian sembako kepada masyarakat korban musibah ini secara langsung dikelola melalui Kelurahan dan Ketua RT setempat.


Ananta juga menambahkan dari 83 warga yang tertimpa musibah semua telah dibagikan secara merata baik sembako juga seluruh perlengkapan rumah tangga sampai kelengkapan tempat tidur dan lain lainnya.


Lanjut Ananta kalau untuk bantuan royalti sebesar Rp.1,1 Milyar yang telah terkumpul dan tersimpan dalam kas BPBD ini nantinya untuk tambahan bantuan rekontruksi pembangunan rumah penduduk yang ludes terlalap Sijago merah ini sedang dalam proses perencanaan katanya.(Idham/Novita)

Tak Kenal Lelah, Satgas COVID-19 Suker Terus Tindak Pelanggar Protokes


MUBA,DS.COM - Dikomandoi Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH, Satgas COVID-19 melaksanakan Edukasi Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020 kepada Masyarakat, khususnya diwilayah Pemerintahan kecamatan Sungai Keruh, Minggu (01/11/2020).


Edukasi ini sesuai instruksi Bupati Musi Banyuasin dalam Percepatan Penanganan COVID-19, sekaligus Penerapan Adaptasi Normal Baru (New Normal) kepada Masyarakat akan mematuhi Protokol Kesehatan yang diterapkan.

Dalam kesempatan ini Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH mengungkapkan, hari ini kita bersama Satgas COVID-19 TNI-Polri, Puskesmas dan Perangkat desa Tebing Bulang melakukan Operasi Yustisi kepada para Pedagang dan Pengunjung Pasar Kalangan desa Tebing Bulang.

" Hari ini meski dalam masa libur, kita bahu-membahu bersama TNI-Polri dibantu Dinkes Muba melalui Puskesmas desa Tebing Bulang melaksanakan Operasi Yustisi kepada para pedagang dan pengunjung pasar kalangan desa Tebing Bulang," dikatakan Edi kepada awak media.

Dia menjelaskan, meski telah berubah Zona dari yang sebelumnya Merah kini menjadi Kuning, akan tetapi tetapi kita gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Persuasif ini kepada Masyarakat wilayah pemerintahan kecamatan Sungai Keruh mengingat Covid-19 masih terus berlangsung.

" Masih ada beberapa Para Pelanggar Protokol Kesehatan, sesuai Instruksi Perbup Nomor 67 Tahun 2020, kita berikan Sanksi kepada mereka yang masih Melanggar, ini gunanya untuk keselamatan kita bersama agar Wabah COVID-19 segera berakhir," ungkap dia.

Terakhir Plt Camat Sungai Keruh yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Lurah ini mengatakan, saya harap masyarakat Sungai Keruh mengerti dengan keadaan saat ini, mudah-mudahan kita dapat bekerjasama dalam penanganan COVID-19.

" Terapkan 3W (Wajib Masker, Wajib Mencuci Tangan, dan Wajib Menjaga Jarak), utamakan Keselamatan saat beraktivitas, kepada Masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan Hajatan agar membatasi kerumunan massa dan bila perlu menundanya sementara," tegas dia.(hsril)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 15 Kasus Sembuh, 5 Positif


MUBA,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (30/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 15 kasus sembuh dan 5 kasus terkonfirmasi positif COVID-19. 


"Ada penambahan 15 kasus sembuh dan 5 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per 30 Oktober 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Sefti merinci, adapun penambahan 5 kasus positif yakni diantaranya kasus 414 perempuan usia 12 tahun asal Bayung Lencir, kasus 415 perempuan 12 tahun Bayung Lencir.

"Kemudian, kasus 416 perempuan 12 tahun Bayung Lencir, kasus 417 perempuan 32 tahun Bayung Lencir, dan kasus 418 laki-laki 11 tahun Bayung Lencir," imbuhnya. 

Hingga 30 Oktober 2020 ada sebanyak 418 kasus terkonfirmasi di Muba. "Yakni diantaranya 350 kasus sembuh, 16 meninggal dunia, dan 52 masih dirawat," bebernya. 

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 30 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 410 ODP 0 selesai pemantauan masih dipantau 410 orang, 1.138 kontak erat 1.107 kontak selesai pemantauan 31 kontak erat yang masih dipantau, 172 PDP 0 proses pengawasan 153 selesai pengawasan.(hsril)

Ketua DPC PBB Kota Palembang Lantik Pengurus Anak Cabang (PAC)


Dutasumsel, Palembang - Acara penerimaan SK Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) se -Kota Palembang, berlangsung di Cafe Siantar Boy, Jl Salim Batubara, Sekip , Kamis (29/10/2020) malam.

Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) kota Palembang, Jimmy Venter Tampubolon mengatakan, ada 12 kecamatan PAC dari 18 kecamatan yang menerima SK PBB. Tentunya dilihat kondisi komunitas orang Batak itu sendiri.

Tampubolon meminta agar pengurus - pengurus yang sudah dibentuk dan diserahkan SK, tentunya dapat menjalin silaturahmi sesama orang Batak di satu kecamatan dan membentuk suatu komunitas bertujuan sosial bukan politik praktis untuk kedepan.

” PBB di bentuk tidak untuk tujuan politik dan tidak ada campur tangan soal politik sesuai diatur peraturan AD -ART yang ditentukan ketua umum PBB,” jelasnya.

Tampubolon memaparkan, PBB gabungan dari semua marga yang berbau Batak, seperti Karo, Simalungun, Selatan dan Toba. Karena disini (PBB) tidak memandang agama, semuanya termasuk dalam wadah marga Batak.

Tujuannya, untuk membina silaturahmi antara orang Batak yang lahir di perantauan (Palembang) dan lahir di Bano Basokeng atau kampung halaman.

“Mungkin selama ini terlihat anak yang lahir di Palembang berkomunikasi bahasa Batak kemungkinan berkurang. Tentunya disini bisa menjalin sesama Batak,” cetusnya sambil bercanda.




Ditempat sama, ketua DPAC PBB Kecamatan Ilir Timur 3, Syahrial Harahap menyampaikan langkah setelah menerima SK dari DPC. Kedepan akan beraudiensi dengan pihak pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan dan RT sekitar.

“Apabila ada kegiatan-kegiatan sosial dilingkungan tingkat kecamatan. Tentunya dapat berpartisipasi membantu untuk tujuan bersama dalam wadah orang Batak,” jelasnya.

Selain itu, PAC akan mengibarkan sayap bendera panji-panji PBB untuk marga Batak di tingkat kecamatan yang tersebar di kelurahan. Tujuannya, untuk menjalin silaturahmi sesama orang Batak.

Dalam kesempatan yang sama, Gina Catherine Gultom, S.H., selaku Waka 1 PAC Ilir Barat I mengucapkan, Terima kasih kepada ketua DPC PBB Kota Palembang, Jimmy Venter Tampubolon, S.E. atas kepercayaannya memberikan SK kepada kami selaku Pengurus Anak Cabang (PAC) Ilir Barat I, saya sendiri yang mewakili Pengurus Anak Cabang (PAC) Ilir Barat I, berharap kedepannya Organisasi PBB ini tetap solid dan berkarya di tengah masyarakat batak yang ada di Palembang pada khususnya ,dan Masyarakat batak yang ada Sumatera Selatan pada umumnya. 

Gina menambahkan, SK yang diberikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB ini merupakan suatu amanat yang harus dijalankan, dan tetap pada semboyan Satu Rasa, Satu Jiwa, NKRI harga mati.


Dalam kesempatan yang sama Ketua DPD PBB Sumsel Hotniel Simorangkir, S.kom., turut memberikan kata sambutan, dan berpesan kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Kota Palembang, dan Juga Pengurus Anak Cabang (PAC) yang sudah terbentuk di Kota Palembang, agar selalu solid dan Pro Aktif dalam hal mendukung Program-program Pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat luas, bukan semata-mata untuk kepentingan-kepentingan sepihak, yang merugikan masyarakat banyak. Tegasnya. ( Mayor ZEN)

Tambah Daya Listrik Pelanggan MEP di Tiga Wilayah


MUBA,DS.COM - PT Muba Elektrik Power terus berupaya maksimal membenahi persoalan listrik di Kabupaten Musi Banyuasin agar pelayanan kepada konsumen dipenuhi dengan baik. 


Kali ini, PT MEP bersama PLN UP3 Jambi bertepatan pada HUT PLN ke-75 telah berhasil melayani perubahan daya pelanggan Tegangan Menengah (TM) dengan program Sameday Service.

"PT MUBA Electric Power melakukan tambah daya di ketiga persilnya yang terdiri dari PT MEP   Lubuk Harjo dari 240kVA menjadi 345 kVA, PT MEP Mendis dari 345 kVA menjadi 555 kVA dan PT MEP Bayat dari 240 kVA menjadi 345 kVA," ungkap Direktur Utama PT MEP, Augie Bunyamin. 

Augie mengaku, merasa senang dengan layanan yang diberikan PLN, ini merupakan hadiah spesial yang diterima dari PLN.

"Tentu sejalan dengan tema HLN tahun 2020 ini, PLN akan selalu berkontribusi dan bekerja maksimal untuk Menerangi Indonesia, Memajukan Bangsa," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, agar PT MEP terus melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan di Muba.

"Terus upgrade pelayanan, agar distribusi pasokan listrik kepada pelanggan MEP terus berjalan maksimal," ujar Dodi Reza. 

Dodi meminta, agar MEP juga tidak hanya fokus pada peningkatan pelayanan tetapi juga pada upaya pemeliharaan jaringan listrik ke warga-warga Muba. "Selalu berikan yang terbaik untuk pelanggan, dan ini menjadi komitmen yang paling utama," tandasnya.(hsril)

Kunker ke Lahat. Kapolda : Bangun Kemitraan Lewat Hobby


DUTASUMSEL, LAHAT - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM dalam lawatannya ke Mapolres Lahat tampak disambut hangat oleh forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) Lahat seperti Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari Lahat dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Lahat Kamis (29/10). 


Didampingi PJU Polda Sumsel, Kapolda seusai menggelar rapat terbatas langsung melakukan peletakan pertama Pembangunan renovasi gedung olahraga (GOR) M. Hasan yang berada di asrama Polres Lahat. Pembangunan dan renovasi Gedung Oalhraga ini pun mendapat sambutan hangat dari Orang Nomor satu di Pemkab Lahat.



Bupati Lahat Cik Ujang,SH di sela-sela acara peletakan batu pertama kepada wartawan menyampaikan rasa bangga dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM. Sebagai sosok yang pintar Kapolda menurut Bupati juga sosok yang rendah hati. "Selaku mantan Kapolres Lahat, beliau juga selalu menyempatkan waktu mengunjungi Polres Lahat yang dalam secarah pernah mencatat dan membesarkan nama beliau" ujar Cik Ujang.


Bahkan lanjut Cik Ujang, tidak sedikit juga warga lahat yang masih mengenal dan mengenang beliau saat menjabat sebagai Kapolres Lahat. "Atau bisa jadi juga beberapa anggota di Polres Lahat masih banyak yang mengenal belaiu. Mudah-mudahan dengan silaturahmi yang terus terjalin ini bisa terjaga dengan baik dan kedepannya Bapak Kapolda senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan untuk meningkatkan karir yang lebih tinggi lagi" paparnya.




Atas nama Pemkab Lahat, Cik Ujang tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumsel atas yang telah bersusah payah datang ke Lahat dan memberikan bantuan pembangunan renovasi gedung olah raga di asrama Polres Lahat. "Dengan dibangunnya Gedung Olahraga ini kiranya dapat memicu semangat para anggota Polres Lahat untuk selalu berolahraga" pungkasnya.



Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM dalam kesempatan tersebut mengaku bahwa pembangunan gedung olahraga ini terlaksana atas inisiatif dari sesama anggota Polres Lahat.


"kepada Bupati Lahat dan rekan rekan sekalian terimakasih atas inisiatif untuk sama sama membenahi gedung olah raga (GOR) M Hasan ini. Sebagaimana yang kita ketahui usia gedung ini sudah cukup tua dan didirikan pertama kali pada tahun 2005. Dengan direnovasinya kembali gedung ini mari bersama membangun kemitraan yang di mulai dari hobi" ujarnya


Dikatakan, pembangunan yang diinisiasi lewat Hoby biasanya akan berjalan lancar karena diawali dari silaturahmi. Di Polda Sumsel, Kata Kapolda, Konsep itu dikenal dengan sebutan mang PDK. "PDK ialah, polisi kance kite, polisi dulur kito galo, jadi kalo sudah berdulur tentu apa yang dilakukan menjadi tanggungjawab bersama dan dapat diselesaikan bersama-sama, yang penting ada kemauan kejujuran dan kalau berbuat kebaikan mohon jangan di wakili,” ujar Kapolda.


Kapolda mengisahkan bahwa nama GOR ini di ambil dari nama Kapolri ke-6 yakni Jendral M.Hasan. "Gedung ini merupakan gedung sejarah dan semoga dapat memberikan motivasi. Sekali lagi terimakasih kepada rekan rekan anggota Polres Lahat dan Bupati Lahat dalam membangun gedung ini bersama sama. Terkhusus Masyarakat Lahat, terimakasih atas sambutan dan kerjasamanya yang baik terhadap Kepolisian. Mari kita jaga imunitas tubuh selalu melakukan pola hidup sehat dengan 3 M Insyaallah kita aman dari Covid-19" pungkasnya


Tampak dalam kegiatan Kapolda Sumsel ini, Bupati Lahat Cik Ujang,SH, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,S.Ik dan jajaran, Dandim 0405/Lahat Letkol Kav Syawaf Al Amin,SE.,MSi, Sekda Lahat Januarsah Hambali,SH.,MM, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi,ST, Wakil ketua II DPRD Lahat Gaharu,SE, Ketua FKUB dan Tokoh masyarakat. (Novita/Idham)

DRA Tingkatkan Bantuan 10 M Untuk Ponpes se- Muba

2021, Muba Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional Ansor


MUBA,DS.COM- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus memprioritaskan  program keagamaan salah satunya dukungan yang kuat bagi Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu juga dilakukannya, untuk penguatan Lembaga Pendidikan keagamaan di Kabupaten Muba.

Wajar saja Bupati inovatif ini kian dicintai masyarakat Muba atas dedikasinya selama ini selaku kepala daerah dalam program serta pembangunan kehidupan keagamaan di Kabupaten Muba.

Contohnya saja hari ini, Rabu (28/10/2020) bertempat di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan Kecamatan Sungai Lilin, Bupati Dodi Reza dengan lantang menyatakan bahwa di tahun 2021 mendatang akan meningkatkan batuan untuk Ponpes se Kabupaten Muba sebesar 10 milyar.

Berbagai Bantuan tersebut, kata Dodi jelas kita fokuskan di Sumatera Selatan khususnya di Muba, Karena kami Kepala daerah yang memang jelas mempunyai kewajiban untuk membantu pondok pondok pesantren maupun organisasi NU.

Dodi juga mengatakan Muba bertekad untuk terus mempertahankan Zero konflik. "Jadi kita bersama sama dengan bapak Kapolres dan Dandim Muba akan terus menjaga wilayah akan selalu kondusif, dan jangan ada gerakan radikalisme,"ucapnya.

Lanjut " Pondok pesantren menciptakan kader yang menyebarkan syiar agama Islam dan itu sangat penting. Oleh sebab itu saya tidak main-main dengan pondok pesantren. Alhamdulillah  tercatat sebanyak 67 pondok pesantren yang sudah berdiri di Kabupaten Muba. Bahkan sejak tahun 2019 Pemkab Muba telah memberikan bantuan Ponpes sebesar 5 milyar. Dan untuk tahun ini,  saya tingkatkan bantuan Ponpes se-Muba menjadi 10 milyar,"tegasnya.

Hal ini diungkapkannya saat hadir langsung di Peringatan Hari Santri  Nasional (HSN) Tahun 2020 Sekaligus Pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan ke-251 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan.

"Atas nama pribadi dan pemerintah , saya menyambut baik diselenggarakan acara ini dan sekaligus mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Rasanya istimewa bisa bersama Para Santri, karena santri adalah simbol generasi islam yang sosoknya benar benar-benar diidolakan Umat. Mereka adalah gambaran kelak yang akan menjadi ulama penerus para nabi. Pada mereka diharapkan gambaran pribadi Rasulullah SAW yang mulia akhlaknya,"ungkapnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga sebagai Dewan Pembina GP Ansor Sumsel, dalam kesempatan ini juga menyatakan bahwa kabupaten Muba siap sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres GP Ansor XVI 2021.

"Sebentar lagi kita akan menghadapi pelaksanaan Kongres Nasional GP Ansor XVI 2021 pada Oktober 2021, dan InshaAllah Kabupaten Muba siap menjadi tuan rumah Kongres Nasional Ansor tersebut. Jadi mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut,"tegas Dodi.

Menanggapi hal yang disampaikan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan KH Abdul Hadi, CH mengucapkan terima kasih atas segala perhatian dan dedikasi yang telah Bupati berikan untuk kemajuan pembangunan dan Pendidikan dibidang keagamaan di Muba.

"Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kami pemimpin yang sangat peduli terhadap segala bidang, baik bidang pertanian, perkebunan, kesehatan, pendidikan, dan khususnya dibidang keagamaan. Kami mengucapkan terima kasih Pak atas perhatiannya dan bantuannya, semoga Kabupaten Muba ini semakin berkah dan berjaya,"ungkapnya.

Senada, Ketua PBNU diwakili Dr KH Sultonul Huda menjelaskan bahwa kegiatan MKNU ini dilaksanakan setelah fakum selama beberapa bulan sejak bulan Maret dikarenakan pandemi COVID-19 dan bulan ini Alhamdulillah pelaksanaan dapat dilaksanakan kembali sesuai dengan protokol  kesehatan serta dapat berjalan dengan baik.

"NU hampir berusia 100 tahun,  dan sejak kelahirannya, perkembangannya sampai tahun ini tidak terpisahkan dengan Republik Indonesia dan telah menjadi bagian dari sistem" jelasnya.

PBNU juga sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin atas komitmennya terhadap NU.

"Pak Bupati merupakan panutan bagi NU dan kami sangat bangga, selain itu terpenting bagi para peserta MKNU adalah bagaimana kita bisa mengabdikan diri kepada masyarakat dimana pun kita berada,  harapan kita juga pesan yang telah disampaikan pak Bupati agar menjadi pembelajaran bagi pengurus-pengurus NU bahwasannya hubungan antara ormas, masyarakat sipil dan pemerintah merupakan bagian yang tidak dapat di pisahkan, karena pembangunan bisa berlanjut jika ditangani oleh pemerintah dengan dukungan bersama-sama sesuai dengan cita-cita bersama yang adil dan makmur", tambanya.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PBNU diwakili Dr KH Sultonul Huda beserta rombongan, MSi, ketua PWNU Sumsel diwakili Rois Syuriyah KH Saifudin Zubair, Ketua PNU Kabupaten Muba KH Zazili, seluruh peserta  Madrasah Kader Nadhlatul Ulama (MKNU) Sumsel, Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, beserta OPD terkait.(hsril)

Laskar Merah putih Jirak Jaya Sebagai Lokomotif


MUBA,DS.COM - Perkembangan Laskar Merah Putih (LMP)jirak jaya adalah lokomotif pengerakan Laskar Merah Putih kabupaten Musi Banyuasin ,Satu komando jirak jaya mengejar ketertingalan  pembangunan di Musi Banyuasin dengan melakukan koordinasi yang baik.Demikianlah di ungkapkan oleh ketua Macab Muba Satoto Waliun Saat peringatan ulang tahun LMP Ke 20 tahun Di gedung Gedung serbaguna  kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin(28/10/2020)


Satoto melanjutkan jadikan organisasi dengan wadah membangun kabupaten tercinta,untuk menjadi besar dengan mejaga nama baik Laskar merah putih,

Satoto juga berpesan kepada anggota agar menjauhi Narkoba karena,itu Musuh  bersama,  semangat jiwa pemuda untuk berjiwa sosial.Laskar merah putih(LMP) Musi Banyuasin satu komando cegah Covid 19 dan sukseskan Muba Maju berjaya Indonesia maju yang zero Konflik dan Radikalisme untuk  Negara kesatuan Republik Indonesia(NKRI)Harga mati ungkapnya

Kamada Sumsel Alek Kosasi, mengatakan kami apresiasi kegiatan hari ini merupakan awal semangat hadir Laskar-laskar Merah Putih dapat ikut membangun Musi Banyuasin Khususnya,dan Indonesia pada umumnya

Tokoh masyarakat jirak jaya, Iskandar mengatakan 3 tahun yang lalu, peran serta Laskar merah Putih dalam jiwa sosial,dan tidak tergoya dengan arus politik,dan meberikan pelayanan serta berdampingan dengan pemerintah.kami sangat senang kehadiran laskar merah Putih Jirak jaya yang berkiprah dalam membangun daerah sekitarnya dengan program sosial.ungkapnya

Ketua Praja Adityus pelaksana Acara HUT 20 laskar merah putih Kecamatan jirak,mengatakan terima kasih atas dukungan semua pihak,kami telah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah,untuk membuat pola acara dengan mematuhi protokol kesehatan 

Serta kami telah melaksanakan Rangkain kegiatan dari tanggal 25 -28 Oktober 2020 yaitu pada 
25 Oktober 2020 Penyemprotan Disinpektan di Depan Rumah Warga, Pasar, Sarana Pendidikan, Sarana Kesehatan, Rumah Ibadah dan fasilitas Umum Pemerintah dan Swasta yang berada di Desa Jirak. 
26 Oktober 2020 Pembagian Masker di Pasar Kalangan Desa Jirak di lanjutkan Sosialisasi Social Distancing Pencegahan Penyebaran Virus COVID 19 menggunakan Mobil Pick Up dan Pengeras Suara ke seluruh Desa dalam wilayah Kecamatan Jirak Jaya.

27 Oktober 2020 Memfasilitasi Warga Kec Sungai Keruh dan Kec Jirak Jaya Penyerahan Kelengkapan Berkas usulan calon Penerima Bantuan untuk UKM dari Kementrian Koperasi dan UKM pada Dinas Koperasi dan UKM Kab Muba di Sekayu.

Dilanjutkan Ke BAZNAS Kabupaten Muba untuk  Penyerahan Data Usulan Bedah Rumah bagi Keluarga Tidak Mampu dalam wilayah Kec Jirak Jaya. puncak Peringatan yaitu 
Pemotongan Tumpeng dan Doa Bersama Peringatan HUT LMP ke 20 tahun 2020 di Markas Anak Cabang LMP Kecamatan Jirak jaya" Jelasnya (hsril)

Cabuli Keponakan Sendiri, Hingga Melahirkan Anak


MUBA,DS.COM-  Tiga Kali dalam setahun Mengagahi Keponakan Kandung Sendiri Hingga Melahirkan Seorang Anak. WAHONO Alias HONO (33), Langsung diamankan Unit PPA Reskrim Resor Muba. 


EW (16) disetubuhi Secara Paksa oleh tersangka sebanyak tiga Kali dalam tahun 2019 Karena tak tahan melihat kemolekan tubuh korban saat mandi dua hari sebelum kejadian. 

Dari Liputan Humas yang mewawancarai tersangka, pertama kali di lakukan pada Februari 2019 pada saat tersangka mengunjungi rumah orang tua nya yang dimana korban tinggal bersama ibu tersangka (neneknya). Kemudian tersangka yang melihat korban langsung menarik paksa korban masuk ke dalam kamar, tangan diikat serta mulut disumbat kain persetubuhan layaknya suami istri langsung dilakukan  tersangka. 

" jangan kasih tau ibumu, nanti kau ku usir " Beber Korban kepada penyidik saat mengulang kata kata tersangka yang di bawah ancaman. 

Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik melalui Kasat Reskrim Polres Muba AKP DELI HARIS, SH, MH membenarkan tersangka persetubuhan Anak dibawah umur secara Paksa. 

"Februari, Juni dan Desember tersangka beraksi. Selanjutnya selasa (27/10/2020) pagi Kadus talang ucin bersama keluarga korban menyerahkan ke Polsek Lais, lalu hasil koordinasi ke polres langsung dilimpahkan ke Unit PPA kita. Saat ini dalam proses penyidikan kita" Kata deli. (28/10/2020). 

Diceritakan sedikit, Oktober pertengahan bulan ibu korban curiga melihat perut anaknya membesar lalu saat dibawa periksa ia sudah mengandung, seminggu kemudian Rabu 21 OKtober 2020 korban melahirkan seorang anak. 

guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RO No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 3 tahun maksimal 10 tahun. (aajm/hms).