NEWS

Slider

Tambah Daya Listrik Pelanggan MEP di Tiga Wilayah


MUBA,DS.COM - PT Muba Elektrik Power terus berupaya maksimal membenahi persoalan listrik di Kabupaten Musi Banyuasin agar pelayanan kepada konsumen dipenuhi dengan baik. 


Kali ini, PT MEP bersama PLN UP3 Jambi bertepatan pada HUT PLN ke-75 telah berhasil melayani perubahan daya pelanggan Tegangan Menengah (TM) dengan program Sameday Service.

"PT MUBA Electric Power melakukan tambah daya di ketiga persilnya yang terdiri dari PT MEP   Lubuk Harjo dari 240kVA menjadi 345 kVA, PT MEP Mendis dari 345 kVA menjadi 555 kVA dan PT MEP Bayat dari 240 kVA menjadi 345 kVA," ungkap Direktur Utama PT MEP, Augie Bunyamin. 

Augie mengaku, merasa senang dengan layanan yang diberikan PLN, ini merupakan hadiah spesial yang diterima dari PLN.

"Tentu sejalan dengan tema HLN tahun 2020 ini, PLN akan selalu berkontribusi dan bekerja maksimal untuk Menerangi Indonesia, Memajukan Bangsa," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, agar PT MEP terus melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan di Muba.

"Terus upgrade pelayanan, agar distribusi pasokan listrik kepada pelanggan MEP terus berjalan maksimal," ujar Dodi Reza. 

Dodi meminta, agar MEP juga tidak hanya fokus pada peningkatan pelayanan tetapi juga pada upaya pemeliharaan jaringan listrik ke warga-warga Muba. "Selalu berikan yang terbaik untuk pelanggan, dan ini menjadi komitmen yang paling utama," tandasnya.(hsril)

Kunker ke Lahat. Kapolda : Bangun Kemitraan Lewat Hobby


DUTASUMSEL, LAHAT - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM dalam lawatannya ke Mapolres Lahat tampak disambut hangat oleh forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) Lahat seperti Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari Lahat dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Lahat Kamis (29/10). 


Didampingi PJU Polda Sumsel, Kapolda seusai menggelar rapat terbatas langsung melakukan peletakan pertama Pembangunan renovasi gedung olahraga (GOR) M. Hasan yang berada di asrama Polres Lahat. Pembangunan dan renovasi Gedung Oalhraga ini pun mendapat sambutan hangat dari Orang Nomor satu di Pemkab Lahat.



Bupati Lahat Cik Ujang,SH di sela-sela acara peletakan batu pertama kepada wartawan menyampaikan rasa bangga dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM. Sebagai sosok yang pintar Kapolda menurut Bupati juga sosok yang rendah hati. "Selaku mantan Kapolres Lahat, beliau juga selalu menyempatkan waktu mengunjungi Polres Lahat yang dalam secarah pernah mencatat dan membesarkan nama beliau" ujar Cik Ujang.


Bahkan lanjut Cik Ujang, tidak sedikit juga warga lahat yang masih mengenal dan mengenang beliau saat menjabat sebagai Kapolres Lahat. "Atau bisa jadi juga beberapa anggota di Polres Lahat masih banyak yang mengenal belaiu. Mudah-mudahan dengan silaturahmi yang terus terjalin ini bisa terjaga dengan baik dan kedepannya Bapak Kapolda senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan untuk meningkatkan karir yang lebih tinggi lagi" paparnya.




Atas nama Pemkab Lahat, Cik Ujang tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumsel atas yang telah bersusah payah datang ke Lahat dan memberikan bantuan pembangunan renovasi gedung olah raga di asrama Polres Lahat. "Dengan dibangunnya Gedung Olahraga ini kiranya dapat memicu semangat para anggota Polres Lahat untuk selalu berolahraga" pungkasnya.



Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM dalam kesempatan tersebut mengaku bahwa pembangunan gedung olahraga ini terlaksana atas inisiatif dari sesama anggota Polres Lahat.


"kepada Bupati Lahat dan rekan rekan sekalian terimakasih atas inisiatif untuk sama sama membenahi gedung olah raga (GOR) M Hasan ini. Sebagaimana yang kita ketahui usia gedung ini sudah cukup tua dan didirikan pertama kali pada tahun 2005. Dengan direnovasinya kembali gedung ini mari bersama membangun kemitraan yang di mulai dari hobi" ujarnya


Dikatakan, pembangunan yang diinisiasi lewat Hoby biasanya akan berjalan lancar karena diawali dari silaturahmi. Di Polda Sumsel, Kata Kapolda, Konsep itu dikenal dengan sebutan mang PDK. "PDK ialah, polisi kance kite, polisi dulur kito galo, jadi kalo sudah berdulur tentu apa yang dilakukan menjadi tanggungjawab bersama dan dapat diselesaikan bersama-sama, yang penting ada kemauan kejujuran dan kalau berbuat kebaikan mohon jangan di wakili,” ujar Kapolda.


Kapolda mengisahkan bahwa nama GOR ini di ambil dari nama Kapolri ke-6 yakni Jendral M.Hasan. "Gedung ini merupakan gedung sejarah dan semoga dapat memberikan motivasi. Sekali lagi terimakasih kepada rekan rekan anggota Polres Lahat dan Bupati Lahat dalam membangun gedung ini bersama sama. Terkhusus Masyarakat Lahat, terimakasih atas sambutan dan kerjasamanya yang baik terhadap Kepolisian. Mari kita jaga imunitas tubuh selalu melakukan pola hidup sehat dengan 3 M Insyaallah kita aman dari Covid-19" pungkasnya


Tampak dalam kegiatan Kapolda Sumsel ini, Bupati Lahat Cik Ujang,SH, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,S.Ik dan jajaran, Dandim 0405/Lahat Letkol Kav Syawaf Al Amin,SE.,MSi, Sekda Lahat Januarsah Hambali,SH.,MM, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi,ST, Wakil ketua II DPRD Lahat Gaharu,SE, Ketua FKUB dan Tokoh masyarakat. (Novita/Idham)

DRA Tingkatkan Bantuan 10 M Untuk Ponpes se- Muba

2021, Muba Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional Ansor


MUBA,DS.COM- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus memprioritaskan  program keagamaan salah satunya dukungan yang kuat bagi Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu juga dilakukannya, untuk penguatan Lembaga Pendidikan keagamaan di Kabupaten Muba.

Wajar saja Bupati inovatif ini kian dicintai masyarakat Muba atas dedikasinya selama ini selaku kepala daerah dalam program serta pembangunan kehidupan keagamaan di Kabupaten Muba.

Contohnya saja hari ini, Rabu (28/10/2020) bertempat di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan Kecamatan Sungai Lilin, Bupati Dodi Reza dengan lantang menyatakan bahwa di tahun 2021 mendatang akan meningkatkan batuan untuk Ponpes se Kabupaten Muba sebesar 10 milyar.

Berbagai Bantuan tersebut, kata Dodi jelas kita fokuskan di Sumatera Selatan khususnya di Muba, Karena kami Kepala daerah yang memang jelas mempunyai kewajiban untuk membantu pondok pondok pesantren maupun organisasi NU.

Dodi juga mengatakan Muba bertekad untuk terus mempertahankan Zero konflik. "Jadi kita bersama sama dengan bapak Kapolres dan Dandim Muba akan terus menjaga wilayah akan selalu kondusif, dan jangan ada gerakan radikalisme,"ucapnya.

Lanjut " Pondok pesantren menciptakan kader yang menyebarkan syiar agama Islam dan itu sangat penting. Oleh sebab itu saya tidak main-main dengan pondok pesantren. Alhamdulillah  tercatat sebanyak 67 pondok pesantren yang sudah berdiri di Kabupaten Muba. Bahkan sejak tahun 2019 Pemkab Muba telah memberikan bantuan Ponpes sebesar 5 milyar. Dan untuk tahun ini,  saya tingkatkan bantuan Ponpes se-Muba menjadi 10 milyar,"tegasnya.

Hal ini diungkapkannya saat hadir langsung di Peringatan Hari Santri  Nasional (HSN) Tahun 2020 Sekaligus Pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan ke-251 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan.

"Atas nama pribadi dan pemerintah , saya menyambut baik diselenggarakan acara ini dan sekaligus mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Rasanya istimewa bisa bersama Para Santri, karena santri adalah simbol generasi islam yang sosoknya benar benar-benar diidolakan Umat. Mereka adalah gambaran kelak yang akan menjadi ulama penerus para nabi. Pada mereka diharapkan gambaran pribadi Rasulullah SAW yang mulia akhlaknya,"ungkapnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang juga sebagai Dewan Pembina GP Ansor Sumsel, dalam kesempatan ini juga menyatakan bahwa kabupaten Muba siap sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres GP Ansor XVI 2021.

"Sebentar lagi kita akan menghadapi pelaksanaan Kongres Nasional GP Ansor XVI 2021 pada Oktober 2021, dan InshaAllah Kabupaten Muba siap menjadi tuan rumah Kongres Nasional Ansor tersebut. Jadi mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut,"tegas Dodi.

Menanggapi hal yang disampaikan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan KH Abdul Hadi, CH mengucapkan terima kasih atas segala perhatian dan dedikasi yang telah Bupati berikan untuk kemajuan pembangunan dan Pendidikan dibidang keagamaan di Muba.

"Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kami pemimpin yang sangat peduli terhadap segala bidang, baik bidang pertanian, perkebunan, kesehatan, pendidikan, dan khususnya dibidang keagamaan. Kami mengucapkan terima kasih Pak atas perhatiannya dan bantuannya, semoga Kabupaten Muba ini semakin berkah dan berjaya,"ungkapnya.

Senada, Ketua PBNU diwakili Dr KH Sultonul Huda menjelaskan bahwa kegiatan MKNU ini dilaksanakan setelah fakum selama beberapa bulan sejak bulan Maret dikarenakan pandemi COVID-19 dan bulan ini Alhamdulillah pelaksanaan dapat dilaksanakan kembali sesuai dengan protokol  kesehatan serta dapat berjalan dengan baik.

"NU hampir berusia 100 tahun,  dan sejak kelahirannya, perkembangannya sampai tahun ini tidak terpisahkan dengan Republik Indonesia dan telah menjadi bagian dari sistem" jelasnya.

PBNU juga sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin atas komitmennya terhadap NU.

"Pak Bupati merupakan panutan bagi NU dan kami sangat bangga, selain itu terpenting bagi para peserta MKNU adalah bagaimana kita bisa mengabdikan diri kepada masyarakat dimana pun kita berada,  harapan kita juga pesan yang telah disampaikan pak Bupati agar menjadi pembelajaran bagi pengurus-pengurus NU bahwasannya hubungan antara ormas, masyarakat sipil dan pemerintah merupakan bagian yang tidak dapat di pisahkan, karena pembangunan bisa berlanjut jika ditangani oleh pemerintah dengan dukungan bersama-sama sesuai dengan cita-cita bersama yang adil dan makmur", tambanya.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PBNU diwakili Dr KH Sultonul Huda beserta rombongan, MSi, ketua PWNU Sumsel diwakili Rois Syuriyah KH Saifudin Zubair, Ketua PNU Kabupaten Muba KH Zazili, seluruh peserta  Madrasah Kader Nadhlatul Ulama (MKNU) Sumsel, Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, beserta OPD terkait.(hsril)

Laskar Merah putih Jirak Jaya Sebagai Lokomotif


MUBA,DS.COM - Perkembangan Laskar Merah Putih (LMP)jirak jaya adalah lokomotif pengerakan Laskar Merah Putih kabupaten Musi Banyuasin ,Satu komando jirak jaya mengejar ketertingalan  pembangunan di Musi Banyuasin dengan melakukan koordinasi yang baik.Demikianlah di ungkapkan oleh ketua Macab Muba Satoto Waliun Saat peringatan ulang tahun LMP Ke 20 tahun Di gedung Gedung serbaguna  kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin(28/10/2020)


Satoto melanjutkan jadikan organisasi dengan wadah membangun kabupaten tercinta,untuk menjadi besar dengan mejaga nama baik Laskar merah putih,

Satoto juga berpesan kepada anggota agar menjauhi Narkoba karena,itu Musuh  bersama,  semangat jiwa pemuda untuk berjiwa sosial.Laskar merah putih(LMP) Musi Banyuasin satu komando cegah Covid 19 dan sukseskan Muba Maju berjaya Indonesia maju yang zero Konflik dan Radikalisme untuk  Negara kesatuan Republik Indonesia(NKRI)Harga mati ungkapnya

Kamada Sumsel Alek Kosasi, mengatakan kami apresiasi kegiatan hari ini merupakan awal semangat hadir Laskar-laskar Merah Putih dapat ikut membangun Musi Banyuasin Khususnya,dan Indonesia pada umumnya

Tokoh masyarakat jirak jaya, Iskandar mengatakan 3 tahun yang lalu, peran serta Laskar merah Putih dalam jiwa sosial,dan tidak tergoya dengan arus politik,dan meberikan pelayanan serta berdampingan dengan pemerintah.kami sangat senang kehadiran laskar merah Putih Jirak jaya yang berkiprah dalam membangun daerah sekitarnya dengan program sosial.ungkapnya

Ketua Praja Adityus pelaksana Acara HUT 20 laskar merah putih Kecamatan jirak,mengatakan terima kasih atas dukungan semua pihak,kami telah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah,untuk membuat pola acara dengan mematuhi protokol kesehatan 

Serta kami telah melaksanakan Rangkain kegiatan dari tanggal 25 -28 Oktober 2020 yaitu pada 
25 Oktober 2020 Penyemprotan Disinpektan di Depan Rumah Warga, Pasar, Sarana Pendidikan, Sarana Kesehatan, Rumah Ibadah dan fasilitas Umum Pemerintah dan Swasta yang berada di Desa Jirak. 
26 Oktober 2020 Pembagian Masker di Pasar Kalangan Desa Jirak di lanjutkan Sosialisasi Social Distancing Pencegahan Penyebaran Virus COVID 19 menggunakan Mobil Pick Up dan Pengeras Suara ke seluruh Desa dalam wilayah Kecamatan Jirak Jaya.

27 Oktober 2020 Memfasilitasi Warga Kec Sungai Keruh dan Kec Jirak Jaya Penyerahan Kelengkapan Berkas usulan calon Penerima Bantuan untuk UKM dari Kementrian Koperasi dan UKM pada Dinas Koperasi dan UKM Kab Muba di Sekayu.

Dilanjutkan Ke BAZNAS Kabupaten Muba untuk  Penyerahan Data Usulan Bedah Rumah bagi Keluarga Tidak Mampu dalam wilayah Kec Jirak Jaya. puncak Peringatan yaitu 
Pemotongan Tumpeng dan Doa Bersama Peringatan HUT LMP ke 20 tahun 2020 di Markas Anak Cabang LMP Kecamatan Jirak jaya" Jelasnya (hsril)

Cabuli Keponakan Sendiri, Hingga Melahirkan Anak


MUBA,DS.COM-  Tiga Kali dalam setahun Mengagahi Keponakan Kandung Sendiri Hingga Melahirkan Seorang Anak. WAHONO Alias HONO (33), Langsung diamankan Unit PPA Reskrim Resor Muba. 


EW (16) disetubuhi Secara Paksa oleh tersangka sebanyak tiga Kali dalam tahun 2019 Karena tak tahan melihat kemolekan tubuh korban saat mandi dua hari sebelum kejadian. 

Dari Liputan Humas yang mewawancarai tersangka, pertama kali di lakukan pada Februari 2019 pada saat tersangka mengunjungi rumah orang tua nya yang dimana korban tinggal bersama ibu tersangka (neneknya). Kemudian tersangka yang melihat korban langsung menarik paksa korban masuk ke dalam kamar, tangan diikat serta mulut disumbat kain persetubuhan layaknya suami istri langsung dilakukan  tersangka. 

" jangan kasih tau ibumu, nanti kau ku usir " Beber Korban kepada penyidik saat mengulang kata kata tersangka yang di bawah ancaman. 

Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik melalui Kasat Reskrim Polres Muba AKP DELI HARIS, SH, MH membenarkan tersangka persetubuhan Anak dibawah umur secara Paksa. 

"Februari, Juni dan Desember tersangka beraksi. Selanjutnya selasa (27/10/2020) pagi Kadus talang ucin bersama keluarga korban menyerahkan ke Polsek Lais, lalu hasil koordinasi ke polres langsung dilimpahkan ke Unit PPA kita. Saat ini dalam proses penyidikan kita" Kata deli. (28/10/2020). 

Diceritakan sedikit, Oktober pertengahan bulan ibu korban curiga melihat perut anaknya membesar lalu saat dibawa periksa ia sudah mengandung, seminggu kemudian Rabu 21 OKtober 2020 korban melahirkan seorang anak. 

guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RO No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 3 tahun maksimal 10 tahun. (aajm/hms).

GEMAPELA Memperingati Hari Lahir Sumpah Pemuda


Dutasumsel, Lahat - Memperingati Hari Lahir Sumpah Pemuda 28 Okteber 2020 Gerakan Mahasiswa & Pemuda lahat (GEMAPELA) mengadakan Forum Grup Discusion (FGD). 


Asual selaku aktifis GEMAPELA mengatakan acara yang dikemas dalam forum Grup Discusion (FGD) yang akan dilaksanakan hari ini  dicafe Strongkeng, dimulai pukul 13.00 wib yang akan dihadiri oleh Narasumber dan Kalangan tokoh Kepemudaan Kabupaten Lahat. 



Bagi yang tidak berkesempatan hadir dalam acara diskusi (FGD) dapat langsung menonton siaran langsung acount youtube untuk menyaksikan acara yang akan di gelar dicafe strongkeng Kabupaten Lahat.


Dalam rangka pembahasan tema yang berjudul" Bicara Pemuda Tanpa Pemuda" Ujar Asual selaku aktvis Gemapela yang diwawancarai oleh awak media Dutasumsel ditempat cafe strongkeng Kabupaten lahat.(DNI)

Bupati Muba DRA Peringati Hari Sumpah Pemuda Ditengah Pandemi


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Segenap Forkompinda dan Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadir secara langsung di Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020 di Auditorium Pemkab Muba, Rabu
 

(28/10/2020).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan pada hari ini berlangsung sederhana dan tetap menerapkan pelaksanaan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. 

Dalam kesempatan tersebut Plt Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM dalam laporannya  menyampaikan bahwasanya kegiatan merupakan rujukan dari Surat Kemenpora pada tanggal 26 Oktober 2020 tentang Acara Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020 di Kabupaten Muba.

Fariz juga mengatakan walaupun pelaksanaan Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2020 ini dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19, tapi semangat pemuda Muba sangat luar biasa untuk terus memberikan prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Muba yang Berjaya ini.

"Para pemuda harus segera beradaptasi dengan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang cepat melakukan penanggulangan dengan reaksi-reaksi dan inovasi-inovasi, akan tetapi Pak Bupati  mohon izin pemuda  ini memang harus kritis, kalau tidak kritis itu bukan pemuda, tetapi di Musi Banyuasin pemuda-pemuda ini bukan hanya reaktif dalam menghadapi sesuatu tetapi juga bijak dalam menyikapi hal-hal yang ada. InshaAllah kami akan terus berupaya berjuang bersama kepemudaan agar dapat berkontribusi serta dapat melakukan yang terbaik bagi kabupaten yang tercinta ini,"ungkapnya.

Sementara Bupati Dodi Reza dalam sambutannya mengatakan, Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, di era globalisasi saat ini ternyata semangat kegotongroyongan pemuda baik secara individu maupun organisasi masih sangat dirasakan, termasuk aksi pemuda peduli di masa pandemi COVID-19 ini.

Dikatakan Dodi bonus demografi dimana jumlah kaum pemuda menduduki posisi tertinggi dan harus disikapi dengan bijak agar dapat bersaing dengan dunia luar.

Dirinya juga berharap kedepannya akan banyak muncul tokoh-tokoh muda Kabupaten Muba menjadi yang terdepan dan mendunia.

"Pemuda itu punya spirit pasti sangat kuat dalam berjuang dan membangun. Oleh karena itu,
Kita buat wadah dan analisasi untuk menyalurkan semangat sehingga apa yang dilakukan dapat memberikan kemajuan pada masyarakat baik di bidang olahraga, kesenian, kemanusiaan, dan berbagai kegiatan lainnya banyak dilakukan pemuda. Ini jangan jadi hal yang klasik, ada sesuatu yang kontributif. Untuk itu, Alhamdulillan Kabupaten Muba telah mengeluarkan Perda Nomor 11 Tahun 2020 Tanggal 21 Oktober 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan, Kita juga menjalin MoU dengan perusahaan, agar dapat memanfaatkan pemuda lokal untuk bisa bekerja,"ungkapnya.

Lanjut Dodi,  "Tapi perusahaan juga ada standarnya, oleh karena itu, kita siapkan pengembangan skill agar memenuhi standar perusahaan, sehingga tidak ada alasan lagi perusahaan mengambil tenaga kerja pemuda dari luar sepanjang memenuhi standar perusahaan,"pungkasnya.

Terakhir, Bupati Dr H Dodi Reza Noerdin Lic Econ MBA juga melakukan penyerahan Perda Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan secara simbolis kepada 5 organisasi kepemudaan diantaranya PMI kabupaten Muba, karang taruna Muba, Purna Paskibraka Indonesia Muba, Ikatan pemuda Muhammadiyah (IPM) Muba, dan STIHURA Sekayu serta sekaligus Penyerahan penghargaan kepada pemuda berprestasi di Kabupaten Muba.(hsril)

Dihari Libur Sasar Keramaian, Tindak Pelanggar Perbup Nomor 67 Tahun 2020


MUBA,DS.COM - Usai melaksanakan Operasi Yustisi di desa Tebing Bulang. Kali ini, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sungai Keruh Menindak pelanggar Protokol Kesehatan di pasar Kalangan desa Kertayu, kecamatan Sungai Keruh, kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (28/10/2020).


Dikomandoi oleh Plt Camat Sungai Keruh Edi Heriyanto SH melaksanakan Operasi Yustisi penindakan para Pelanggar Protokol Kesehatan yang masih belum menerapkan Himbauan maupun Sosialisasi yang sebelumnya sudah sering dilaksanakan.

" Hari ini, kami bersama Forkopimcam yaitu Polsek Sungai Keruh, Koramil 401-03/Sekayu, Kepala Desa Kertayu, OKP, dan Puskesmas melaksanakan Operasi Yustisi bagi para Pelanggar Protokol Kesehatan di desa Kertayu. Yang mana dalam Operasi Kali ini menyasar pada Pasar Kalangan," ujar Edi dihadapan awak media.

Plt Camar Suker ini menegaskan, terdapat beberapa Point yang kami sosialisasikan kepada Pedagang maupun Pengunjung Pasar kalangan, Edukasi Perbup Nomor 67 Tahun 2020, 3W, dan dilanjutkan dengan Pemaparan larangan Pesta Rakyat.

" Kita jelaskan kepada Warga terkait Protokol Kesehatan yaitu terapkan 3W (Wajib Masker, Wajib Menjaga Jarak, dan Wajib Mencuci Tangan dengan Sabun), kemudian dilanjutkan dengan Edukasi dini kepada warga terkait pembatasan keramaian bagi warga yang ingin melaksanakan Hajatan," tegas dia.

Terakhir, kami sampaikan kepada warga kecamatan kita masih dalam keadaan Zona Merah, itu artinya penekanan dan pencegahan Covid-19 di kecamatan Sungai Keruh harus lebih Persuasif, hal ini agar tidak terjadi peningkatan Kasus Konfirmasi Positif.

" Kecamatan Sungai Keruh masih dalan keadaan Zona Merah, yang artinya kita harus menggenjot edukasi terhadap warga, hari ini masih banyak Pelanggar Protokol Kesehatan yang kita temukan di Pasar Kalangan, kami harap hal ini jangan sampai terjadi kembali," tutupnya.(hsril)

Babat Toman Muba Resmi Miliki SPBU BBM Satu Harga

Resmi Miliki Dua SPBU BBM Satu Harga, Lalan dan Babat



BABAT TOMAN,MUBA,DS.COM - Kabupaten Musi Banyuasin tepatnya di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020) resmi memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM Satu Harga. 

SPBU BBM Satu Harga ini menjadi yang kedua di kabupaten tersebut setelah dua tahun sebelumnya dibangun di Kecamatan Lalan.

Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengatakan warga sangat berterima kasih dengan kehadiran SPBU ini karena menjadi satu-satunya di antara Kota Sekayu hingga Musi Rawas yang berjarak 140 Kilometer.

"SPBU ini posisinya berada di tengah-tengah, jadi benar- benar membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan BBM,"kata Dodi di sela Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM Satu Harga di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020).  

Lanjutnya, SPBU bernomor 24.316.179 ini menerapkan program BBM Satu Harga yang ditugaskan negara kepada PT Pertamina. Dengan begitu, warga sekitar dapat membeli BBM seharga yang sama dengan warga yang ada di perkotaan. Untuk Premium Rp6.450 per liter dan Solar Rp5.150 per liter.

“Kami berharap dengan hadirnya SPBU ini semakin menstimulus aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pengembangan UMKM,” kata Dodi.

Pimpinan PT Tosa Energi H M Toha Tohet diwakili H Tamrin menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan upaya Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajarannya atas kinerjanya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Thamrin juga mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Muba khusunya di Kecamatan Babat Toman akan terus mendukung program UMKM dan siap mengayomi masyarakat demi kemajuan bersama.

"Kami betul-betul bangga saat ini, dengan kemajuan dan berdirinya SPBU di Kelurahan Babat Toman, sehingga kami tidak perlu jauh-jauh untuk mengisi minyak ke Sekayu. Dengan berdirinya SPBU ini kami akan benar-benar menjaganya, karena mempunyai keberanian berdiri disini di bina oleh Pertamina dan ini merupakan aset kita yang perlu kita jaga," ungkapnya. 

Sementara itu Komite Pengawasan BPH Migas Achmad Rizal mengatakan, pihaknya selaku pengawas penyaluran BBM di masyarakat mengharapkan pemkab dapat menjembatani kemitraan antara Pertamina dengan pengusaha lokal untuk dapat berinvestasi menjadi lembaga penyalur BBM.

“Silakan Pemkab ajukan usulan lokasi mana yang mau dipilih untuk jadi SPBU Satu Harga, nanti kami akan mengevaluasi. Tinggal lagi, pemkab jembatani pihak yang mau jadi investornya (bangun SPBU),” kata Rizal.

Ia mengatakan, BPH Migas memberikan beragam pilihan kepada pengusaha, mulai dari bangun SPBU (bisnis), subpenyalur untuk BBM subsidi hingga penyalur mini (pertashop). “Ini menjadi salah satu peluang untuk investasi bagi pengusaha lokal, apalagi aturan mengizinkan jarak antar SPBU itu 10 Kilometer,” kata dia.

Kepada Pertamina, BPH berpesan agar SPBU ini segera menerapkan digitalisasi sehingga stok yang tersedia dapat terus terpantau.

Rusli, warga setempat menyambut baik hadirnya SPBU ini karena selama ini yang beredar di masyarakat merupakan minyak oplosan.

"Kendaraan ya mudah rusak, kalo ini dipastikan terjamin karena dari Pertamina langsung," kata dia.

Sementara itu, Area Sales Manager PT Pertamina Wilayah Sumsel-Babel Sadli Ario Priyambodo mengatakan Pertamina memastikan keandalan penyaluran BBM di SPBU ini yang disuplai dari TBBM Kertapati, Palembang.

Selain itu Pertamina akan terus mengawasi SPBU BBM Satu Harga ini agar program menjadi tepat sasaran.

“Pengawasan secara rutin akan kami lakukan, seperti mewajibkan SPBU membatasi pembelian BBM jenis solar untuk jenis kendaraan tertentu, selain itu nopol juga harus dicatat,” kata dia.

Pertamina wilayah Sumbagsel menargetkan pendirian tujuh unit SPBU BBM Satu Harga pada 2020. Sejauh ini sudah terealisasi sebanyak enam unit yakni di Sumsel ada tiga unit di Kecamatan Babat Toman (Muba), Kecamatan Karang Jaya (Muratara), Kelurahan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir (Muratara).

Kemudian, di Lampung Barat didirikan di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu dan Kecamatan Air Itam. Dan satu unit lagi sedang dibangun di Bengkulu.

Pada kesempatan ini, turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, para Anggota DPRD Muba Karan Karnedi SH, Kajari Muba diwakili Kasubagbin Kajari Muba Widodo Sudarsono SH, BJS Bupati Muratara diwakili Kabag perekonomian Kabupaten Muratara Nov Hendry, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir Yusman Sriyanto, dan Kepala PD, Camat Babat Toman Emilya Afrianita SSTP MSi, Para Pimpinan Perbankan, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.(hsril)

Zafa Siswa Asal Muba Wakili Sumsel Ikuti KSN-SD Tingkat Nasional

Support Zafa Raih Emas, DRA Bakal Siapkan Hadiah Khusus 


MUBA,DS.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra asal Musi Banyuasin (Muba), kali ini siswa dari SDIT An-Nuriyah Sekayu, M Zafa P Alfarobby berhasil lolos sebagai ranking nasional pada Kompetisi Sains Nasional Sekolah Dasar (KSN-SD) Tingkat Provinsi Sumsel, dan akan melaju ke Tingkat Nasional pada tanggal 2 - 3 November 2020 mendatang.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Musni Wijaya SSos MSi saat mendampingi M Zafa P Alfarobby bersama walinya, bertemu langsung dengan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di Ruang Rapat Guset House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (27/10/2020).

Pada kesempatan tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA berpesan kepada Zafa, sebelum berlangsungnya kompetisi tersebut perlu melakukan persiapan dengan baik, mulai dari kesehatan fisik hingga yang lainnya. Adapun untuk fasilitasnya dalam KSN-SD Pemkab Muba siap secara maksimal mendukung penuh segala kebutuhannya.

"Untuk Zafa yang akan maju mewakili Provinsi Sumsel untuk ke tingkat Nasional berikanlah yang terbaik. Dan untuk menambah sedikit semangat bagi Zafa, nanti kalau dapat mendali emas, maka akan mendapatkan hadiah dari saya. Namun apapun hasilnya nanti, dengan begini sudah bagus karena sudah mewakili Sumsel, tentunya membanggakan Kabupaten Muba, "ucapnya. 

Sementara itu menurut Zafa siswa yang akan melaju Kompetisi Sains Nasional Sekolah Dasar (KSN-SD) dalam kesempatan ini mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Musi Banyuasin, karena telah mensupport dan memberikan dukungan sehingga dirinya lebih semangat lagi dan optimis akan menjadi peserta terbaik dalam kompetisi tersebut.

Menurut Zafa, Lomba yang akan di laksanakan tersebut ada dua tahap, pertama dilaksanakan pada tanggal 2 November yaitu pilihan ganda dan tes observasi.

Kemudian, tahap selanjutnya akan dilakukan wawancara untuk mengetahui apakah siswa tersebut layak untuk mendapatkan mendali emas.

"Sejauh ini sudah banyak persiapan yang sudah saya lakukan, dan insyaallah siap untuk mengikuti kompetisi ini. Dan saya juga berharap selain di tingkat Nasional saya nanti dapat mengikuti kompetisi hingga ke tingkat Internasional, "pungkasnya.(hsril)