NEWS

Slider

Babat Toman Muba Resmi Miliki SPBU BBM Satu Harga

Resmi Miliki Dua SPBU BBM Satu Harga, Lalan dan Babat



BABAT TOMAN,MUBA,DS.COM - Kabupaten Musi Banyuasin tepatnya di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020) resmi memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM Satu Harga. 

SPBU BBM Satu Harga ini menjadi yang kedua di kabupaten tersebut setelah dua tahun sebelumnya dibangun di Kecamatan Lalan.

Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengatakan warga sangat berterima kasih dengan kehadiran SPBU ini karena menjadi satu-satunya di antara Kota Sekayu hingga Musi Rawas yang berjarak 140 Kilometer.

"SPBU ini posisinya berada di tengah-tengah, jadi benar- benar membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan BBM,"kata Dodi di sela Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM Satu Harga di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020).  

Lanjutnya, SPBU bernomor 24.316.179 ini menerapkan program BBM Satu Harga yang ditugaskan negara kepada PT Pertamina. Dengan begitu, warga sekitar dapat membeli BBM seharga yang sama dengan warga yang ada di perkotaan. Untuk Premium Rp6.450 per liter dan Solar Rp5.150 per liter.

“Kami berharap dengan hadirnya SPBU ini semakin menstimulus aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pengembangan UMKM,” kata Dodi.

Pimpinan PT Tosa Energi H M Toha Tohet diwakili H Tamrin menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan upaya Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajarannya atas kinerjanya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Thamrin juga mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Muba khusunya di Kecamatan Babat Toman akan terus mendukung program UMKM dan siap mengayomi masyarakat demi kemajuan bersama.

"Kami betul-betul bangga saat ini, dengan kemajuan dan berdirinya SPBU di Kelurahan Babat Toman, sehingga kami tidak perlu jauh-jauh untuk mengisi minyak ke Sekayu. Dengan berdirinya SPBU ini kami akan benar-benar menjaganya, karena mempunyai keberanian berdiri disini di bina oleh Pertamina dan ini merupakan aset kita yang perlu kita jaga," ungkapnya. 

Sementara itu Komite Pengawasan BPH Migas Achmad Rizal mengatakan, pihaknya selaku pengawas penyaluran BBM di masyarakat mengharapkan pemkab dapat menjembatani kemitraan antara Pertamina dengan pengusaha lokal untuk dapat berinvestasi menjadi lembaga penyalur BBM.

“Silakan Pemkab ajukan usulan lokasi mana yang mau dipilih untuk jadi SPBU Satu Harga, nanti kami akan mengevaluasi. Tinggal lagi, pemkab jembatani pihak yang mau jadi investornya (bangun SPBU),” kata Rizal.

Ia mengatakan, BPH Migas memberikan beragam pilihan kepada pengusaha, mulai dari bangun SPBU (bisnis), subpenyalur untuk BBM subsidi hingga penyalur mini (pertashop). “Ini menjadi salah satu peluang untuk investasi bagi pengusaha lokal, apalagi aturan mengizinkan jarak antar SPBU itu 10 Kilometer,” kata dia.

Kepada Pertamina, BPH berpesan agar SPBU ini segera menerapkan digitalisasi sehingga stok yang tersedia dapat terus terpantau.

Rusli, warga setempat menyambut baik hadirnya SPBU ini karena selama ini yang beredar di masyarakat merupakan minyak oplosan.

"Kendaraan ya mudah rusak, kalo ini dipastikan terjamin karena dari Pertamina langsung," kata dia.

Sementara itu, Area Sales Manager PT Pertamina Wilayah Sumsel-Babel Sadli Ario Priyambodo mengatakan Pertamina memastikan keandalan penyaluran BBM di SPBU ini yang disuplai dari TBBM Kertapati, Palembang.

Selain itu Pertamina akan terus mengawasi SPBU BBM Satu Harga ini agar program menjadi tepat sasaran.

“Pengawasan secara rutin akan kami lakukan, seperti mewajibkan SPBU membatasi pembelian BBM jenis solar untuk jenis kendaraan tertentu, selain itu nopol juga harus dicatat,” kata dia.

Pertamina wilayah Sumbagsel menargetkan pendirian tujuh unit SPBU BBM Satu Harga pada 2020. Sejauh ini sudah terealisasi sebanyak enam unit yakni di Sumsel ada tiga unit di Kecamatan Babat Toman (Muba), Kecamatan Karang Jaya (Muratara), Kelurahan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir (Muratara).

Kemudian, di Lampung Barat didirikan di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu dan Kecamatan Air Itam. Dan satu unit lagi sedang dibangun di Bengkulu.

Pada kesempatan ini, turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, para Anggota DPRD Muba Karan Karnedi SH, Kajari Muba diwakili Kasubagbin Kajari Muba Widodo Sudarsono SH, BJS Bupati Muratara diwakili Kabag perekonomian Kabupaten Muratara Nov Hendry, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir Yusman Sriyanto, dan Kepala PD, Camat Babat Toman Emilya Afrianita SSTP MSi, Para Pimpinan Perbankan, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.(hsril)

Zafa Siswa Asal Muba Wakili Sumsel Ikuti KSN-SD Tingkat Nasional

Support Zafa Raih Emas, DRA Bakal Siapkan Hadiah Khusus 


MUBA,DS.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra asal Musi Banyuasin (Muba), kali ini siswa dari SDIT An-Nuriyah Sekayu, M Zafa P Alfarobby berhasil lolos sebagai ranking nasional pada Kompetisi Sains Nasional Sekolah Dasar (KSN-SD) Tingkat Provinsi Sumsel, dan akan melaju ke Tingkat Nasional pada tanggal 2 - 3 November 2020 mendatang.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Musni Wijaya SSos MSi saat mendampingi M Zafa P Alfarobby bersama walinya, bertemu langsung dengan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di Ruang Rapat Guset House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (27/10/2020).

Pada kesempatan tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA berpesan kepada Zafa, sebelum berlangsungnya kompetisi tersebut perlu melakukan persiapan dengan baik, mulai dari kesehatan fisik hingga yang lainnya. Adapun untuk fasilitasnya dalam KSN-SD Pemkab Muba siap secara maksimal mendukung penuh segala kebutuhannya.

"Untuk Zafa yang akan maju mewakili Provinsi Sumsel untuk ke tingkat Nasional berikanlah yang terbaik. Dan untuk menambah sedikit semangat bagi Zafa, nanti kalau dapat mendali emas, maka akan mendapatkan hadiah dari saya. Namun apapun hasilnya nanti, dengan begini sudah bagus karena sudah mewakili Sumsel, tentunya membanggakan Kabupaten Muba, "ucapnya. 

Sementara itu menurut Zafa siswa yang akan melaju Kompetisi Sains Nasional Sekolah Dasar (KSN-SD) dalam kesempatan ini mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Musi Banyuasin, karena telah mensupport dan memberikan dukungan sehingga dirinya lebih semangat lagi dan optimis akan menjadi peserta terbaik dalam kompetisi tersebut.

Menurut Zafa, Lomba yang akan di laksanakan tersebut ada dua tahap, pertama dilaksanakan pada tanggal 2 November yaitu pilihan ganda dan tes observasi.

Kemudian, tahap selanjutnya akan dilakukan wawancara untuk mengetahui apakah siswa tersebut layak untuk mendapatkan mendali emas.

"Sejauh ini sudah banyak persiapan yang sudah saya lakukan, dan insyaallah siap untuk mengikuti kompetisi ini. Dan saya juga berharap selain di tingkat Nasional saya nanti dapat mengikuti kompetisi hingga ke tingkat Internasional, "pungkasnya.(hsril)

Pertahankan Opini WTP Lima Tahun Berturut, Muba Diganjar Penghargaan


Pemkab Muba Konsisten Terima Dana Insentif Pemerintah Pusat


MUBA,DS.COM - Tidak hanya konsisten menjadi yang tercepat dalam penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama tiga tahun berturut-turut, namun Pemkab Muba yang dinahkodai Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP juga telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Terkait hal tersebut, Pemkab Muba mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sumsel, Taukhid SE MSc MBA kepada Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Ruang Audiensi Bupati Muba, Senin (26/10/2020). 

"Dalam kesempatan ini, kami mengapresiasi Pemkab Muba yang sangat konsisten mengelola dengan baik keuangan negara sehingga berhasil meraih Opini WTP lima tahun berturut-turut," ungkap Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sumsel, Taukhid SE MSc MBA.

Menurutnya, konsistensi Kepala Daerah sangat dibutuhkan dalam pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel sehingga dapat terwujud penggunaan anggaran yang baik dan maksimal. "Semoga Pemkab Muba dapat terus mempertahankan capaian yang selama ini telah diraih," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan atas penghargaan tersebut. Ia pun menyampaikan keberhasilan yang di dapatkan Pemkab Muba selama 5 tahun berturut-turut tersebut, merupakan suatu hasil kerja keras dan prestasi seluruh Jajaran Pemkab Muba bersama pihak-pihak terkait lainnya. “Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh Jajaran Pemkab Muba dan DPRD Muba kita dapat mempertahankan penghargaan WTP, ini sangat luar biasa," ujar Dodi Reza.

Dodi menambahkan, Pemkab Muba juga telah berhasil mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dua kali berturut-turut, dimana periode pertama sebesar Rp11.924.596 Miliar periode kedua sebesar Rp15.736.961.000 Miliar. "Alhamdulillah Muba mendapatkan DID tambahan Kementerian Keuangan dua periode berturut atas kinerja anggaran untuk penanggulangan COVID-19," ungkap Kepala BPKAD Muba, Mirwan Susanto. 

Lanjutnya, dimana peruntukan DID periode kedua  difokuskan pengalokasiannya untuk pemulihan ekonomi, bantuan sosial dan bidang kesehatan. "Kita sangat all out dan konsen dapam upaya pemulihan ekonomi warga Muba terdampak COVID-19," ulasnya. 

Terpisah, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi menargetkan pada nantinya Pemkab Muba tetap bisa kembali meraih opini WTP. "Bekerja dengan selalu transparan dan tepat waktu akan menjadi prioritas kami Pemkab muba," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA turut didampingi Kepala BPKAD Mirwan Susanto SE MM, Kepala Bappeda Drs Iskandar Sriyanto, Inspektur Kabupaten Muba Drs H RE Aidil Fitri, dan Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP. Selain itu, turut hadir mendampingi Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sumsel, Taukhid SE MSc MBA yakni diantaranya Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran RI Siti Rosidah SH MSi, Kepala KPPN Sekayu Abdullah SE, Pelaksana Pembinaan Pelaksanaan Anggaran RI Hasbi Jusuma Leo SE dan Pelaksana Pembinaan Akutansi dan Pelaporan Keuangan.(hsril)

Jeli Dalam Memilih Pemimpin, " Pemimpin yang inovatif dan Jeniuslah yang di dapat


Dutasumsel, PALI - Di Dunia Perpolitikan itu Pro kontra itu hal yang biasa, itulah yang namanya Dinamika politik di dalam Negara Demokrasi, begitupun di dalam berpolitik di Era menjelangnya pemilihan suatu Pimpinan tertinggi suatu Negara baikpun Daerah, pro kontra itu pasti bermunculan dari lawan lawan politik masing masing pasangan calon.


Adapun masing masing Pasangan Calon Kepala Negara ataupun Kepala Daerah yang pastinya saling mengadu gagasan dan program program yang di tawarkan kepada masyarakat guna mengambil simpati para pemilih agar dapat memilih mereka guna meraup suara terbanyak dan memenangkan hasil pemilihan tersebut guna menduduki singgasana tertinggi, 26/10/2020.


Seperti yang sekarang sedang terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dalam memperebutkan Kursi Bupati dan Wakil Bupati PALI periode 2020-2025 dalam pemilihan serentak 9 Desember 2020 mendatang.


Ada dua Paslon yang maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati yaitu dari pasangan no urut satu DH-DS Devi Harianto-Darmadi Suhaimi dengan slogan Perubahan, lalu  no urut dua pasangan HERO Heri Amalindo-Soemarjono dengan Slogan Lanjutkan.


Kedua Paslon ini sama sama memiliki pengalaman politik yang mempuni serta sudah terbiasa pahit manis dan liku liku di dunia polotik, Cabub no urut Satu Darmadi Suhaimi pernah Tujuh Tahun menjabat sebagai Anggota DPRD muara Enim kemudian menjabat kembali ketiga 2010-2014 namun karena 2013 Kabupaten PALI sudah berdiri semua Anggota DPRD Muara Enim di Alihkan ke Kabupaten PALI guna mempercepat Pembangunan di Kabupaten DOB (Daerah Otonomi Baru) yang di juluki Kota Serepat Serasan.


" Di periode 2014-2019 Devi Harianto menang kembali menjadi Anggota DPRD PALI dari partai Demokat dan menjabat Wakil Ketua Satu, dan menang dan duduk kembali sebagai Anggota DPRD PALI periode 2020-2025, dan menjabat sebagai Wakil Ketua Dua DPRD PALI.


" Lalu sama halnya dengan pasangan yang akan mendampinginya di PILBUB PALI periode 2020-2025 Cawabub no urut Satu pasangan DH-DS Darmadi Suhaimi yang sama sama kawakan di dunia perpolitikan dan menjabat sebagai Anggota DPRD Muara Enim sampai ke Anggota DPRD Kabupaten PALI yang di periode 2014-2019 menjabat Wakil Ketua DPRD PALI lalu menang kembali di Periode 2020-2025.


Namun Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi belum sampai setengah periode menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten PALI sempat mengagetkan Publik karena keduanya rela melepaskan jabatannya untuk maju sebagai Paslon Cabub dan Cawabup PALI periode ke dua melawan Petahana Heri Amalindo dan pasangannya Soemarjono di periode 2020-2025.




" Lalu Cabup Heri Amalindo adalah dari Petahana Bupati PALI periode 2015-2020 sebelumnya menjabat karateker Bupati PALI 2013, namun di tahun tahun sebelumnya Heri Amalindo adalah dari kalangan ASN yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Muba Periode Bupati Alek Norden lalu setelah Alek Norden menjabat Gubernur Sumatera Selatan Heri Amalindo di panggil dan di percaya Gubernur SUMSEL menjabat sebagai Kepala Dinas PU Pemprov Sumatera Selatanan.


Karena Heri Amalindo sudah terbiasa di Dinas PU yang memang menggeluti di Bidang Pembangunan Infratruktur, Beliau lalu di Tahun 2013 di Beri amanah oleh Gubernur SUMSEL Alek Norden.


Gubernur SUMSEL percaya bahwa Heri Amalindo pantas dan dapat untuk membangun Kabupaten PALI sebagai Kabupaten DOB (Daerah Otonomi Baru). 


" Waktu itu Heri Amalindo bukan sekedar di tunjuk, namun melaui seleksi dari beberapa orang pilihan, dan karena Heri Amalindo di anggap berhasil memimpin PU Muba dan PU Provinsi SUMSEL ahirnya Heri Amalindo yang terpilih untuk memimpin Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir sebagai Karateker Bupati 2013.


Setelah mendapat kepercayaan masyarakat PALI, karena di anggap berhasil membangun di bidang infrastruktur saat itu, Heri Amalindo Optimis untuk mencalonkan diri sebagai Cabub Kabupaten PALI periode 2015-2020 yang saat itu berpasangan dengan CAWABUB Ferdian Andreas Lakoni adalh kader partai PDIP.


Di pemilihan saat itu Heri Amalindo dan Ferdian Andreas Lakoni melawan Dua pasang Paslon penantang dan ahirnya bisa menang Telak dan menduduki kursi kekuasaan periode 2015-2020.


" Di tahun 2020 Heri Amalindo kembali mencalonkan diri sebagai calon petahana Bupati berpasangan dengan Soemarjono yang di gaumkan dengan nama pasangan HERO yang akan bertanding dari Calon penantang dari pasangan DH-DS Devi Harianto-Darmadi Duhaimi periode 2020-2025 di 9 Desember mendatang.


CAWABUB yang mendampingi sang Petahana berasal dari Polotikus kawakan yaitu Drs.H.Soemarjono, Beliau adalah mantan Ketua DPRD PALI periode 2014-2019.


" Sebelumnya Beliau juga pernah menjabat beberapa kali Anggota  Legislatif di Muara Enim yang ahirnya setelah kabupaten PALI berdiri di tarik dan di alihkan menjadi Anggota DPRD PALI yang di tenga perjalanan menggantikan Marta Dinata yang gugur atau meninggal Dunia saat menjabat sebagai Ketua DPRD PALI, lalu di PAW kan Soemarjono menjadi ketua DPRD PALI sampai ahir jabatan 2019.


Yang pada akhirnya di percaya dan di pinang Sang Petahana untuk mendampinginya sebagai CAWABUB Kabupaten PALI Periode 2020-2025.


Menjelang Satu bulan pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, pertarungan kedua pasangan semakin sengit, keduanya saling aduh stategi, sampai sampai salah satu dari pasangan ada yang saling lapor terkait pelanggaran Pilkada.


Namun di dunia media sosial tidak kala sengitnya antara pendukung kedua Paslon yang hampir sepermenit mengafload dan membuat statemen statemen guna menarik simpati dari masyarakat.


Komar,Heri,Erli,Ida,  adalah sekelompok anak muda Kabupaten PALI mengungkapkan kami tidak begitu pintar dan faham di dunia polotik namun kami memantau dan mengamati proses pilkada PALI di tahun ini,jadi semua yang kami sampaikan ini adalah pandangan kami dan sejarah yang kami dapat terkait kedua Pasangan Calon.


Menurut pandangan kami ke empat Paslon tersebut dari Paslon DH-DS ataupun HERO adalah orang orang pilihan dan putra putra terbaik yang akan memimpin PALI kedepan, apalagi dengan melihat program program yang kedua Paslon tawarkan kepada masyarakat,"ungkapnya.


" Kami berharap dan mengajak kepad seluruh elemen masyarakat Kabupaten PALI agar kiranya dapat cinta damai demi menciptakan Pilkada kabupaten Desember mendatang berjalan aman,damai, tentram.


Lalu kami menghimbau agar di dunia Media Sosial agar kiranya kepada masyarakat dan pendukung pasangan Paslon untuk memberikan contoh contoh yang baik serta tidak menulis dan mengafload hal hal yang tidak penting dan tidak bermanfaat sehingga bisa menimbulkan kegaduhan,Berita Hoak,ujaran kebencian,isu Sara Dll,"tambahnya


Di Dunia Perpolitikan itu Pro kontra itu hal yang biasa, itulah yang namanya Dinamika politik di dalam Negara Demokrasi, siapapun yang nantinya menang merekalah Bupati dan Wakil Bupati Kita, jelilah di dalam Memilih Pemimpin maka kita akan mendapatkan pemimpin yang jenius dan inovatif,"tutupnya.

Target Pemerintah Daerah Kedepan


SetiapTahun Akan di Program Pembagunan di Setiap Lini Sektor


Lahat -- Berbagai wacana dan rencana akan diprogramkan oleh Pemerintah Daerah, seperti pembangunan jalan Desa Manggul Kecamatan Kota Lahat -- jalan Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan guna untuk perluasan Kota Lahat sekaligus menjadi pengembangan Pusat Perkantoran begitu juga adanya wacana Taman Kota Lahat akan disulap menjadi pusat Kuliner .


Dimana nantinya para pedagang kali lima dari jalan Mayor Ruslan II tidak ada lagi berjualan di pinggiran Trotoar mereka nantinya akan dialihkan untuk ditempatkan dilokasi Taman Kota Lahat sebagai pusat kuliner di tengah Kota Lahat.


Wacana dan rencana Pemerintah Daerah ini telah terprogram dimana nantinya banyak SKPD akan terlibat dalam mewujudkan Taman Kota Lahat menjadi Pusat Kuliner yang ada di tengah Kota Lahat ,baik di bidang perencanaan, penataan Kota,pembangunan jalan,kebersihan,perdagangan begitu juga penagihan pajak sebagai Inkam PAD Kabupaten Lahat ujar salah satu Pejabat Pemda Lahat yang belum mau disebut namanya.


Ir.H.Nazarudin Effendi MT. Plt Kepala Dinas Badan Perencanaan Daerah ketika diwawancarai awak media diruang kerjanya 25/10 mengatakan untuk 2020 arahnya peningkatan masyarakat dan menuntaskan kemiskinan 2021 peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik jadi kalau untuk penataan maupun pelaksanaan itu kembali ke SKPD terkait masing masing.


Sedangkan untuk program 2022 pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daya saing daerah menimal ditingkat Propinsi dan Nasional.

Intinya setiap Tahun Pemerintah Daerah akan merencanakan program pembangunan di setiap lini sektor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat.pungkasnya.(Idham/Novita)

Penyebaran Virus Corona Hanya di Anggap Kiasan Saja oleh Warga Kota Agung


Dutasums,LAHAT - Disaat  Pemerintah berkoar- koar bersosialisasi dan mengedukasikan tentang bahayanya penyebaran Virus Corona yang telah menelan jiwa hingga jutaan orang di dunia.


Tim gugus tugas Kabupaten Lahat terus melakukan penyisiran diberbagai sudut Kota Lahat, namun hal ini berbanding terbalik di Kecamatan Kota Agung. Pantauan Awak Media di Lapangan menemukan hampir 90 % pengunjung maupun penjual yang ada di Pasar Pekan ( Kalangan) digelar setiap hari Senin.



Senin 26 November 2020, lalu lalang masyarakat tumplak blek dengan antennya warga tidak mengenakan masker, kalau ada Masker dikenakan hanya digantung keleher sebagai hiasan belaka.


Yudi (45 tahun) salah satu pedagang ketika ditemui Awak Media mengatakan " kenapa saya menggunakan Masker, Covid 19 ngak mampir di sini kalau ada pasti semua orang kena semua, dan disini tidak ada Razia Masker mbak" cetus nya 



Lain lagi dikatakan Yanto (32 tahun) " makai masker sesak nafas sudah saya coba, Alhamdulilah di sini aman dari Corona " ujar Yanto sambil berlalu.


Melihat pernyataan dua orang tadi wajar saja bila pengunjung maupun penjual tidak mengenakan Masker, penyebaran Virus Corona oleh masyarakat Kota Agung hanya dianggap kiasan saja ( Kerbay Mulak)

Jika Ada yang Bilang Pak Heri Amalindo Gagal Memimpin PALI, Mereka ternyata telah Gagal Menilai


Dutasumes, PALI- Beredar di medsos Kabar Heri Amalindo adalah Pemimpin Gagal di masanya saat menjabat Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Periode 2015-2020 kini terbantahkan dari berbagai masyarakat yang berhasil di wawancarai oleh Tim Analis di berbagai penjuru PALI.


Salah satunya terbukti betapa antusiasnya masyarakat saat Heri Amalindo berkunjung dalam rangka kondangan hajatan seperti pernikahan, khitanan,dan lain lain di berbagai daerah di kabupaten PALI.


Sepertihalnya yang terjadi saat Heri Amalindo menghadiri tiga undangan sekaligus di Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI, saat pagi menghadiri dua jndangan pernikahan dan dilanjutkan menghadiri acara syukuran ulang tahun di kediaman Abdul Wahab salah satu toko masyarakat desa Betung,25/10/2020.


Abdul Wahab Tokoh Masyarakat Abab Dalam Sambutan nya mengatakan, terima kasih atas kedatangan Heri Amalindo di Kediaman nya walaupun disela jadwal padat nya ia masih bisa menyempatkan untuk menghadiri kegiatan syukuran ulang tuhan cucung nya .


"Sangat meriah hari ulang tahun cucung saya yang bernama Aisyah karena selain antusias masyarakat, Heri Amalindo Kebanggaan Masyarakat PALI pun hadir ditengah tengah kita ini suatu kebanggan tersendiri bagi kami. "Ujar Abdul Wahab.


Sementara itu, Ir H Heri Amalindo MM, Merasa terharu atas sambutan masyarakat terhadap dirinya, dan juga mengucapkan terima kasih atas undangan keluarga Besar Abdul Wahab. 


Heri Amalindo adalah salah satu kandidat Cabub dari Petahana yang kini disandingkan dengan CAWABUB Drs.Soemarjono yang kini disebut sebagai pasangan HERO Heri Amalindo- Soemarjon.


" Saat Heri Amalindo menghadiri ketiga undangan di Desa Betung terbukti betapa masih antusiasnya masyarakat setempat menunggu kedatangannya dan berharap Besar kepada pasangan HERO untuk memimpin Kembali Bumi Serepat Serasan.


Seperti beberapa masyarakat Betung saat di wawancarai awak media dengan tiga poin yaitu, mengapa masih menyukai Heri Amalindo, apakah masih menginginkan beliau memimpin kabupaten PALI,bagaimananya perihal tersebat di metsos bahwa Heri Amalindo gagal memimpin PALI..?


Eti, Roni,Dika, bersama berapa teman lainnya menjawab pertanyaan satu persatu, alasan kami masih menyukai sosok Bapak Heri karena beliau sangat merakyat, jika masyarakat mengundang hajatan beliau pasti datang, serta apalagi ada masyarakat yang meninggal tanpa di undang jika beliau tau pasti beliau datang, jawaban yang kedua alasan kami masih menginginkan beliau karena bagi kami beliau berhasil memimpin kabupaten PALI terbukti dari banyaknya pembangunan di kabupaten ini jika kita bandingkan sebelum PALI menjadi Kabupaten sendiri, salah satunya pembangunan dua jalan lingkar Betung guna untuk perkembangan suatu Desa dan masih banyak pembangunan yang lain di desa Betung ini,yang ketiga ada yang bilang pak Heri gagal itu bagi orang orang yang tidak mengerti dan tidak tau terimakasih serta tidak pernah memahami betapa sulitnya perjuangan untuk membangun PALI yang penuh liku liku, ungkapnya.



Jika suatu pemimpin itu ada kekurangan, ya kami juga mengakui pak Heri pasti ada kekurangan karena beliau juga manusia biasa, namun jika ada yang menilai pak Heri gagal memimpin PALI, kami anggap bukan pak Heri yang gagal namun merekalah yang gagal dalam menilai," tutup Eti,Roni,dan Dika.

Pabrik Aspal Karet Muba Beroperasi, Ini Untungnya Bagi Sumsel


MUBA,DS.COM - Karet petani Musi Banyuasin punya pasar baru selain bokar yang selama ini jadi sumber penghasilan. Namanya aspal karet.  Bahannya adalah lateks pekat hasil proses pemisahan partikel cair dan padat ( centrifuge) berbahan baku bokar. Bukan hanya pasar yang bisa jadi unggulan namun lateks pekat dipastikan mampu meningkatkan ekonomi petani karet. Endingnya, petani karet muba sejahtera. Dan upaya Bupati Muba yang pro petani  terbukti bikin petani karet Muba berjaya.


Agar hasilnya maksimal, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex  Noerdin sudah menyiapkan perangkat. Mulai pemenuhan mesin sentrifuge, pelatihan bagi petani yang tergabung di UPPB, dan pasar lateks pekat. Bahkan sebuah produk hukum yang mendasari perluasan pemakaian aspal karet bagi pembangunan jalan di antero Sumatera Selatan yakni berupa Surat Edaran Mentri sudah ada. Sedangkan di tingkat daerah, Muba juga sedang menyiapkan regulasinya. 

"Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 602/2161/BJ Tentang Pemanfaatan Aspal Karet Untuk Pembangunan Jalan Daerah sudah ada. Kita sedang menggodog regulasi khusus untuk Muba. Intinya, karet produksi Muba memberi manfaat bagi seluruh warga Sumsel. Jalan bisa lebih awet, petani karet sejahtera," terang Dodi Reza Alex Noerdin, Minggu, (25/10/2020) saat peninjauan Workshop PU PR Muba

Disebutkan bahwa sebulan pabrik aspal karet yang diresmikan Senin 26 Oktober mendatang mampu menyerap 20 ribu ton lebih lateks pekat produksi petani Muba.

Kerjasama pabrik aspal karet berbahan latex ini melibatkan Pemkab Muba, Puslit Karet Bogor dan PT Jaya Trade. Produksi yang akan dihasilkan berupa aspal  karet 2-3 ton /day. Lokasi  pabrik berada di kota Sekayu dan menampung latex sekitar 4-5 ton latex/day yang disupali dr UPPB (Unit Pengolahan Pemasaran Bokar) di Muba. Kini total lateks pekat dari UPPB Cipta Praja mencapai 3.193.9 kg ( 3 ton lebih) yang siap dijadikan campuran aspal karet. 

"Nah, agar serapan lebih besar kita juga susun persyaratan lelang  pekerjaan jalan di Muba berbasis aspal karet. Saat ini kita sudah koordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaaan Barang/ Jasa Pemerintah ( LKPP),  agar  dimasukkan dalam daftar E -Katalog," jelas Dodi yang kondang disapa DRA.

Senada, Sekda Muba Apriyadi menerangkan untuk pengelolaan pabrik pengolahan aspal karet saat ini Muba menggandeng  PT Jaya Trade. 

"Kita  ke depan akan adakan alih teknologi soal ini. Sehingga Muba tak hanya dapat keuntungan bagi hasil pengelolaan nya saja melainkan akan berdiri sebagai pemain utama.  BUMD Muba kita dorong ambil peran ini," tegas Apriyadi.  

Kepala Bappeda Muba Iskandar menyebut persyaratan dan regulasi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Mendagri tentang penyerapan karet guna bahan industri diperkuat dengan Keputusan Bupati Muba  tentang pembentukan kelembagaan petani karet melalaui UPPB.

"Mekanisme pembelian aspal karet melalui unit pengolahan aspal karet yg terdiri dari para pihak Jaya Trade, Puslit Karet , PU PR, Disbun, " beber Iskandar. 

Plt Kadisbun Muba Akhmad Toyibir, SSTP, MM menyebutkan pihaknya sesuai perintah Bupati Muba telah memberikan bantuan kepada UPPB untuk memproduksi latek pekat sebagai bahan camluran aspal karet. 

"Sudah ada satu bantuan Bupati untuk UPPB dan berhasil menjadi pemasok lateks pekat pabrik aspal karet Muba. Tahun depan kita serahkan lagi dua mesin sentrifuge dengan penyebaran di dua titik Muba yang strategis," jelas Ibir.(hsril)

Curanmor Ayah dan Anak,Di Bekuk Polisi


MUBA,DS.COM - Tiga Pelaku Curanmor di amankan Polsek Keluang Resor Muba. Selasa, (20/10/2020) Malam. Dua di antaranya berstatus Kan Ayah dan Anak. 


FIRDAUS (39) Warga Kel.Keluang Kab. Muba yang menjadi korban, mengalami kerugian Sebesar sebesar Rp.13.000.000,- (tiga belas juta rupiah). Satu Unit kendaraan motor Honda Beat warna hitam Nopol BG 5826 BAN milik korban yang dicuri tiga pelaku dengan cara mengeser secara bersama Pintu Geser yang terbuat dari Seng. Setelah berhasil, ketiga Nya membawa lari Sepeda Motor korban yang terparkir. 


SUHARMIN Als ENDONG (41)  REZA SAPUTRA (18), SENDI ULTRA (17) ketiganya merupakan warga Kel.Keluang Kec.Keluang Kab.Muba, Saat ini ketiganya telah diamankan Polsek Keluang. 


"Ide nya kami berdua pak, trus kami kerumah korban tu senin pak (19/10/2020) pagi. Kami jingok sepi trus kami geser pintu seng nyo abis tu lubang kontak nya kami rusak" Beber Suharmin dan reza. 


IPTU DWI RIO ANDRIAN,S.ik selaku Kapolsek Keluang yang mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik saat dikonfirmasi membenarkan tiga pelaku curanmor yang telah di amankan tersebut. 


"Pelaku Reza dan sendi kita Terima yang diserahkan langsung oleh korban. Lalu kita pengembangan dan berhasil menangkap Suharmin. Sendi serta suharmin ini berstatus kan ayah dan anak" Kata Rio saat dikonfirmasi Minggu (25/10/2020) pagi tadi. 


Guna mempertanggung jawabkan perbuatnya, ketiga nya akan dikenakan hukuman sesuai pasal yang berlaku. (aajm/hms).

Warga Sukaraja Kecamatan Kota Agung Diciduk Polres Lahat Langgar Pasal 53 Tentang MGB


LAHAT, DS - Disaat Masyarakat Bumi Seganti Setungguan lagi bingung kemana mencari gas Melon 3 Kg, Yono bin Adesar warga Desa Sukaraja Kecamatan Kota Agung terpaksa berurusan pihak Kepolisian Resort Lahat


Pasalnya Yono  kedapatan sedang melakukan pengangkutan gas bumi tanpa izin usaha pengangkutan" sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf B Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas. Hal ini diungkapkan salah satu Anggota Polres Lahat mewakili Kapolres Lahat  AKBP Achmad Gusti Hartono SIK



Berikut kronologisnya" Pada hari Sabtu Tgl. 24 Oktober 2020 sekira jam 13.00 WIB bertempat di jalan Lintas Sumatera depan Kantor Sat Lantas Kelurahan Pasar Baru  Lahat,  telah tertangkap tangan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Kota Lahat yaitu satu orang laki-laki yg bernama YONO ADESAR Bin ADESAR ketika sedang melakukan pengangkutan gas LPG ukuran 3 Kg warna hijau merk PERTAMINA sebanyak 167 (Seratus Enam Puluh Tujuh) tabung menggunakan satu unit mobil merk DAIHATSU GRAND MAX warna hitam plat nomor BG 1690 EC tanpa dilengkapi dengan Izin Usaha Pengangkutan. ( Kerbay Mulak)