NEWS

Slider

Pasien Covid-19 Lahat Kembali Meningkat


LAHAT, DS - Minimnya kesadaran warga akan protokol kesehatan mengakibatkan jumlah terpapar Covid-19 di Kabupaten Lahat Meningkat. Hal ini terungkap saat tim gugus tugas menggelar konferensi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Lahat. Semula yang diharapkan jumlah pasien atau warga terpapar Covid-19 menurun malah sebaliknya. Pasien Covid-19 di Kabupaten Lahat mengalami penambahan signifikan. Hal ini disebabkan minimnya kesadaran warga tentang bahaya Covid-19.


Padahal, Arahan dan himbauan Pemerintah untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari sudah gencar dilakukan. Tidak cukp sampai disitu, Sosialisasi hingga himbauan berbentuk spanduk dari Kota hingga ke desa sudah tidak terhitung lagi jumlahnya dengan harapan Pemerintah dan masyarakat dapat bekerjasama menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Seganti Setungguan .


Faktanya dilapangan, penerapan pola hidup dengan 3 M masih belum terwujud, buktinya masih ada saja masyarakat yang tidak mengunakan masker dan tidak jaga jarak saat berada di keramaian .


Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan dan penanggulangan covid-19 Lahat dalam konfrensi Kamis kemarin (15/10/2020) mengaku bahwa jumlah pasien terinfeksi Corona belakangan ini kian bertambah dan meningkat.    Masyarakat yang melakukan kontak erat ada 1382 orang dalam proses 247 orang. Data warga terinfeksi secara keseluruhan berjumlah 166 orang. Meninggal duni 13 orang dan pasien sumbuh berjumlah 108 orang. Sementara dalam proses pemantauan berjumlah 45 orang.


Ketua gugus tugas percepatan penangan dan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lahat H.Alia Pandi dalam kesempatan tersebut juga sangat menyesalkan penambahan jumlah pasien terinfeksi Covid-19. "Tentu ini merupakan bukti masih banyak masyarakat umum tidak mengikuti arahan Prokes dengan melalaikan 3 M hingga penyebaran mata rantai virus Corona belum dapat kita tekan" ujarnya.


Kendati demikian, pihaknya mengaku akan terus melakukan sosialisasi Prokes terhadap warga dan senantiasa menghimbau dengan barbagai cara agar mata rantai penyebaran Covid dapat ditekan sehingga curva atau grafik Covid-19 dilahat bisa menurun dan kembali seperti sedia kala. "Mari bersama pemerintah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Cuci tangan sesudah beraktifitas, jaga jarak, jaga kesehatan dan juangan lupa pakai masker jika melakukan aktifitas di luar rumah. Hindari berkerumun dan tetap menerapkan pola hidup sehat 3 M" ujarnya.


Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat Ponco Wibowo. Ponco senantiasa menghimbau agar seluruh masyarakat umum di Bumi Seganti Setungguan dapat mengikuti arahan dan aturan Prokes demi kebaikan bersama guna menekan penyebaran virus Corona.

"Prokes untuk kebaikan bersama. Mari senantiasa patuhi dan terapakan anjuran Pemerintah agar Lahat bisa kembali ke Zona hijau. Terkhusus kepada tenaga kesehatan yang bertugas dalam Wilayah Kabupaten Lahat baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit dapat berkerja dengan sungguh - sungguh dalam membantu dan melayani masyarakat yang terkena corona dengan baik juga iklas dalam bertugas pungkasnya.()

Walikota Ridho Yahya Pecundangi PWI Prabumulih

 


DUTA SUMSEL, PRABUMULIH -  Tim Sepak Bola Pemerintah Kota Prabumulih menggelar laga persahabatan melawan tim sepak bola Persatuan Wartawan Kota Prabumulih pada Rabu Sore,(14/10/2020) .

Tim sepak bola pemkot Prabumulih saat bermain di rumput anyar stadion Talang Jimar,Sukaraja Prabumulih ini turun dengan skuad penuh. Walikota Prabumulih,Ir H Ridho Yahya turun dengan nomor punggung kesayangan 10 sekaligus menyandang ban kapten. Selain itu ada  Andriansyah Fikri ( Wawako), Elman (Sekda) Aris Apriadi ( Ass I),H M Rasyid ( Ass III), Martodi ( Kadishub), Hartono ( Kasat Pol PP), Sanjay ( Kabag Hukum),Joko (Kadispora),Kodrat,Feri


Sedangkan PWI Prabumulih juga turun dengan lapis utama yang memiliki kedalaman skill sama hebatnya. Mulwadi ( Ketua PWI),Jun Manurung, Aditya, A Rafik, Andre,Epan,Fajar,Doni  , Berje, Aris dan Prabu Gustiawan.


Sejak peluit pertama di bunyikan, tim pemkot langsung tinjak gas menyerang habis-habisan.  Andriansyah Fikri berposisi sebagai pemain tengah mampu memanjakan Ridho Yahya dan Martodi yang berposisi sebagai penyerang dengan umpan umpan manisnya. Sekda Elman berdiri sejajar sebagai penyeimbang di lapangan tengah membantu timnya saat bertahan.


Setelah melewati satu pemain PWI,Di menit ke 25 babak pertama ,Andriansyah Fikri berhasil mengalirkan bola ke Ridho Yahya yang sudah berdiri di depan kotak pinalti yang tinggal berhadapan dengan Bek Tengah PWI,Jun Manurung.

Dengan skill yang mumpuni dalam mengolah si kulit bundar Ridho Yahya dengan mudah melewatinya. Dan Ridho Yahya yang terkenal tajam di Kotak pinalti lawan mampu menyarangkan bola di sudut kanan gawang PWI yang di kawal Mulwadi atau Kemong. Gooll tercipta 1-0 untuk Pemkot Prabumulih.

Suara penonton yang memenuhi stadio bergemuruh.Ridho Yahya mencatatkan namanya dipapan skor dan berubah menjadi 1-0 .


Setelah kemasukan satu gol, kesebelasan PWI tampil lebih berani dan menyerang.berkali kali bola yang disodorkan Adit kepada Rafik di posisi striker mampu di hadang pemain belakang pemkot Prabumulih yang motori Rasyid dan serangan yang dibangun selalu kandas.


Asyik menyerang, Gawang PWI kembali kebobolan akibat kesalahan pemain belakang yang blunder dalam menerapkan umpan off side. Bola terobosan yang disodorkan Andriansyah Fikri mampir manis di kaki Ridho.dengan leluasa Ridho menyontek bola kearah atas kiri yang tak mampu ditepis Kemong.Skor bertambah menjadi 2-0 untuk Pemkot Prabumulih.

Hingga babak pertama terakhir,skor tidak berubah.


Di Babak kedua kesebelasan PWI makin beringas untuk mengejar ketertinggalan.Namun semua strategi tak mampu membawa keluar dari tekanan.malahan pada menit 75 pemain tengah PWI ,Aditya nyaris menepi lantaran menerima tekel keras penyerang Pemkot Prabumulih Ridho Yahya.


Malahan di menit 80 babak kedua Ridho Yahya nyaris menciptakan hattrick  pada pertandingan tersebut.Untungnya bola yang di arahkan Ridho Yahya hanya lewat sekitar 2 CM dari sudut kanan mistar gawang PWI.



Menjelang babak kedua berakhir,tempo permainan mulai melambat. Namun justru kondisi ini membuat kesebelasan pemkot Prabumulih makin leluasa dalam mengatur irama permainan. Di menit 85 Korea mampu menembus dua bek PWI dan langsung memcocor bola dan kemong hanya terdiam karena sudah mati langkah.Skor berakhir 3-0 untuk Kesebelasan Pemkot Prabumulih.

Luncurkan Paket konversi BBM ke BBG bagi 1.036 Nelayan Muba


Perjuangan Dodi Reza Bareng Eksekutif dan Legislatif Pusat untuk Nelayan Tuntas


Dutasumsel,MUBA - Kesejahteraan nelayan di kabupaten Musi Banyuasin sangat diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Muba yang dipimpin Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi.


Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya yang berprofesi sebagai nelayan, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA telah meluncurkan program sekaligus mendistribusikan sebanyak 1.036 paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk mesin perahu nelayan yang disalurkan Kementerian ESDM, Kamis (15/10/2020) di Dermaga Dinas Perhubungan Muba.

Program konversi BBM ke BBG, menurut Bupati Dodi Reza program konversi BBM ke BBG adalah salah satu program yang mendukung diversifikasi energi. "Alhamdulillah hari ini kita telah meluncurkan program ini. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan support total dari Pimpinan Komisi VII DPR RI Alex Noerdin atas bantuan ini,"ucap Dodi.

Pertama, harga BBG lebih murah dari BBM per liternya. Penghematan biaya operasional untuk perahu motor yang menggunakan gas LPG bisa mencapai 80%, sehingga menjadi lebih murah. 

"Konverter Kit ini mengkonversikan 1 tabung LPG 3 yang setara dengan 5-10 liter BBM. Hingga dapat membantu nelayan berhemat biaya operasionalnya. Diketahui 70% biaya operasional nelayan adalah untuk bahan bakar", ujar Dodi

Dengan konversi ini, sambung dia, dipastikan adanya penghematan anggaran yang dikeluarkan nelayanan dengan hitungan jika menggunakan bahan bakar bensin harga jual Rp6.500 per liter estimasi penggunaan 5 liter perhari, maka setiap bulannya anggaran yang dikeluarkan nelayan sebanyak Rp 975.000.

"Sedangkan jika menggunakan LPG dengan harga Rp18.000 per 3 Kg estimasi kebutuhan 1,2 Kg perhari, maka anggaran perbulan yang dikeluarkan sebesar Rp 240.000. Dengan begitu, nelayan dapat menghemat Rp 735.000 setiap bulannya," terangnya.

Program konversi BBM  ke BBG menjadi prioritas Pemerintah daerah dan pusat untuk masyarakat miskin dan pra miskin. Bagi nelayan pemberian konverter kit ini hanya untuk kapal perikanan kecil yang memiliki kapasitas 5 hp sampai dengan 7,5 hp. Nah, tujuan program ini sendiri adalah untuk mewujudkan efisiensi anggaran negara dan nelayan, serta tentunya lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan BBM,"kata Dodi.

Dikatakan Dodi, bahwa program konversi BBM ke BBG ini adalah program perdana di Kabupaten Muba, sehingga menurutnya wajib kita syukuri atas apa yang telah didapatkan hari ini.

Ia juga minta kepada para nelayan untuk menggunakan alat penangkapan yang ramah lingkungan serta menghindari destructive fishing.

"Diharapkan dengan adanya bantuan ini nelayan dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap sehingga pendapatannya pun akan bertambah dan kedepannya nelayan Muba semakin sejahtera. Namun perlu saya ingatkan juga bahwa kita harus tetap menjaga kelestarian sumber daya ikan yang ada di Kabupaten Muba,"ungkapnya.




Direktur Perencanaan dan Pembangunan  Infrastruktur Minyak dan Gas Alimuddin Baso ST MAB menyampaikan bahwa Program konversi BBM ke BBG untuk nelayan merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap ikan Bagi Nelayan Sasaran.


Muba ini, lanjut Daerah pertama dari 42 kabupaten/kota yang menerima bantuan tersebut ditengah pandemi COVID-19. Bantuan ini adalah barang milik negara diserahkan untuk masyarakat, khususnya Nelayan di Muba.

"Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada nelayan. Khususnya kepada nelayan-nelayan di Kabupaten Muba.  Dan Program ini bisa terlaksana dengan baik berkat sinergitas antara pemerintah pusat dengan Bupati Muba dan komisi VII DPR RI. Diharapkan melalui program konversi BBM ke BBG ini diharapkan nelayan-nelayan kecil dapat hidup lebih sejahtera,"terangnya.

Sementara, Pimpinan komisi VII DPR RI Bidang Energi, Riset, Teknologi dan Lingkungan Hidup H Alex Noerdin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memfasilitasi program tersebut untuk nelayan Sumsel, khususnya nelayan di Kabupaten Muba.

Gubernur Sumsel Dua periode ini juga meminta kepada Kementerian ESDM untuk menambah 2500 paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) lagi untuk nelayan Muba.

"Semoga dengan program ini nelayan dapat lebih sejahtera, dapat menangkap ikan dengan nyaman agar kehidupan kita kedepannya semakin baik,"ungkapnya.

Nelayan Desa Terusan Kecamatan Sanga Desa Sunanang dan Ketua Kelompok Nelayan Horas Berkah Bersama Kecamatan Sekayu Indra Gunawan  mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muba, Kementerian ESDM dan DPR RI atas bantuan tersebut.

"Kami nelayan Muba sangat bersyukur kepada Pemkab Muba, khususnya kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajarannya yang sangat peduli dengan kesejahteraan kami masyarakat Muba. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami apalagi ditengah menghadapi pandemi COVID-19. Semoga Muba kedepannya semakin jaya dan terdepan, dan Bupati Muba beserta Jajaran selalu dalam lindungan Allah SWT,"pungkasnya.(hsril)

Kadis TPHP Muba Pantau Panen Padi Poktan Danau Busuk


Dutasumsel, MUBA - Penanggulangan Ekonomi melalui Pertanian terus digencarkan oleh Bupati Musi Banyuasin melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) kabupaten Musi Banyuasin di masa Pandemi Covid-19.


Hal ini dilakukan melalui Program SERASI Kementerian Pertanian yang disalurkan kepada Kelompok Tani yang ada di 15 kecamatan di kabupaten Musi Banyuasin. Program SERASI ini adalah salah satu Program yang dicanangkan pada Tahun 2019 lalu.

Beberapa Elemen Masyarakat menilai Program ini Berhasil dilakukan, dikarenakan Para Petani yang sebelumnya kecil kemungkinan untuk mendapatkan hasil yang cukup kini berkat adanya Program SERASI menjadi meningkat.

Dan hari ini, Kamis (15/10/2020) Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) melakukan Pemantauan Panen langsung di lahan OPLA (Optimasi Lahan Sawah) dalam Program SERASI, tepatnya milik Kelompok Tani Danau Busuk 2 kelurahan Serasan Jaya, kecamatan Sekayu.




Kadis TPHP Muba Ir A Thamrin dalam kesempatan ini mengungkapkan, hari ini kami turun langsung memantau Pengubinan dan Panen Padi di lahan OPLA (Optimasi Lahan Sawah) dalam program SERASI (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani) milik Kelompok Tani Danau Busuk 2  kelurahan Serasan Jaya.


" Dan sama-sama kita saksikan dengan hasil ubinan yang di lakukan oleh PPL dan anggota kelompok tani sangat memuaskan mencapai 8,3 ton per hektar gabah kering panen atau GKP yang selama ini hasil panen bekisar rata-rata 4 ton perhektar," ujar Thamrin.

Dilanjutkan dia, Alhamdulillah sangat signifikan peningkatan hasil yang di peroleh oleh petani pada panen ini berkat adanya program SERASI ini," papar Thamrin.(hs

Lahat Meningkat Penyebaran Virus Corona Akibat Tidak Taat aturan Prokes


Dutasumsel, LAHAT - Arahan agar taat mengikuti aturan protokol kesehatan terus dan tak henti  disampaikan oleh Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus tugas Kabupaten Lahat guna mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Corona di Bumi Seganti Setungguan .


Namun penyampaian informasi agar masyarakat umum Kabupaten Lahat mematuhi dan taat 3 M masih belum maksimal dilakukan sebagian masyarakat,dimana masih ada saja masyarakat yang tidak mengunakan masker dan tidak ada jaga jarak dilokasi tempat keramaian .



Hal ini terlihat dari Update COVID-19

 15 /10  Kabupaten Lahat yang disampaikan Taufik Juru bicara gugus tugas yang menyampaikan saat sekarang Kabupaten Lahat pasien terinfeksi Corona kian bertambah dan meningkat .


Dimana disampaikan jubir gugus tugas  masyarakat yang melakukan kontak erat ada 1382 orang dalam proses 247 orang,sedangkan bagi masyarakat yang terinfeksi virus Corona secara keseluruhan berjumlah 166 orang,meninggal 13 orang,sembuh  108 orang dan dalam proses 45 orang.



H.Alia Pandi ketua gugus tugas Kabupaten Lahat ketika di hubungi awak media mengatakan 15/10 dengan kian meningkatnya pasien yang terinfeksi Corona di Kabupaten Lahat ini menjadi suatu bukti masih banyak masyarakat umum tidak mengikuti arahan Prokes dengan melalaikan 3 M hingga penyebaran virus Corona belum dapat kita putus penyebarannya.


Alia pandi berharap dan kembali menyampaikan agar masyarakat umum Kabupaten Lahat dapat mengikuti juga mentaati arahan dan petunjuk Prokes dengan aktif melakukan 3 M.


Begitu juga yang disampaikan Ponco Wibowo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat sebagai Kepala Wilayah mengatakan agar seluruh masyarakat umum di Bumi Seganti Setungguan dapat mengikuti arahan dan aturan Prokes agar kita semua terhindar dari penyebaran virus Corona.


Ponco juga menambahkan terkhusus kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas dalam Wilayah Kabupaten Lahat baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit dapat berkerja dengan sungguh - sungguh dalam membantu dan mengobati masyarakat yang terkena corona dengan baik juga iklas dalam bertugas pungkasnya.()

Nurlisna Duduki Posisi Teratas Survey Cluster "Tokoh Baru" Cawako Prabumulih 2023

 


DUTA SUMSEL, PRABUMULIH - Litbang Posmetro Cyber (LPC) Grup kembali merilis hasil survei tokoh publik baru yang memiliki popularitas dan elektabilitas untuk maju dalam Pilkada Prabumulih 2023. Dalam kategori tokoh publik baru, LPC Grup menempatkan beberapa tokoh Publik dari Parlemen dan Swasta Kota Prabumulih. 


Jika dalam survey sebelumnya hanya beberapa nama dari Parlemen Prabumulih yang dimasukkan, kali ini ada penambahan baru dalam survey yang digelar pada 5-8 Oktober 2020. Salah satunya adalah Hj Nurlisna. Tokoh Perempuan dari Partai PKS di Parlemen Kota Prabumulih yang sebelumnya tidak terdapat dalam survey awal, justru mendapatkan tempat yang baik dengan indeks persepsi sebesar 32,7 persen untuk cluster tokoh baru kandidat calon Walikota Prabumulih.


Pada Pemilukada Prabumulih 2023 terdapat siklus perubahan politik yang signifikan. Dominan persepsi publik menempatkan tokoh perempuan sebagai Kandidat Kepala Daerah untuk dipilih pada pesta demokrasi Prabumulih 2 tahun mendatang. "Terdapat beberapa perubahan besar dalam survey yang kita gelar baru-baru ini" ujar Pohan Maulana Direktur eksekutif LPC Grup. Dikatakan, salah satu indikator temuan tersebut dimungkinkan bahwa masyarakat Kota Prabumulih merindukan sosok Perempuan tangguh yang mampu membawa perubahan di Kota Prabumulih.


Sebelumnya, Hasil Survey kandidat pengganti Ridho Yahya yang digelar LPC Grup Juni 2020 lalu  masih ditempati Ir, Hj. Suryanti Ngesti Rahayu di posisi teratatas yakni sebesar 22,9 persen. "Ini lagi-lagi tokoh perempuan diprediksi akan menggeser posisi tersebut. Artinya ada kemungkinan Pemilukada tahun depan tokoh perempuan berpeluang besar untuk di usung atau dipasangkan dengan kandidat laki-laki" papar Pohan.



Ditambahkannya, meski Ir, Hj.Suryanti Ngesti Rahayu dan Hartono Hamid paling populer di survey LPC Grup Juni 2020 lalu, mereka tetap rawan tersalip atau bahkan bisa jadi lebih dominan lantaran tenggat waktu Pemilukada Kota Prabumulih masih panjang. Selain itu beberapa tokoh yang berpeluang dicalonkan atau berpeluang maju menjadi kandidat kepala daerah yang mencuat baru-baru ini masih memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan Popularitas untuk dikonversikan jadi elektabilitas.


"Untuk dicalonkan atau dipasangkan menjadi Calon Kepala Daerah (Cakada) memang masih terlalu dini untuk mendiskusikannya, tapi paling tidak siklus perubahan Politik atau kepopularitasan para tokoh bisa kita lihat lebih dini. Mereka juga dituntut untuk menjaga kinerja agar popularitas bisa dikonversikan jadi elektabilitas," ujar Pohan. 


Sementara itu, tokoh lama yang masih memiliki elektabilitas tinggi selain Suryanti Ngesti Rahayu adalah Hartono Hamid, Ahmad Palo, Andriansyah Fikri, dr. Murwani Emmasrisa Latifa dan Richard Cahyadi " ungkapnya.


Sosok Richard Cahyadi (RC) masih memiliki elektabilitas tinggi lanjut Pohan, lantaran Perannya kuat diisukan sebagai tokoh pendukung Kotak Kosong pada Pemilukada 2018 Prabumulih. Di samping itu, RC saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas di Pemkab Muba "Tapi peningkatan popularitas dan suara jika di usung di Pemilukada, Raihan dukungan RC tidak akan tinggi. Sebanyak apapun dukungan ke RC tidak akan mampu mengungguli Elektabiltas kandidat Lokal" ujar Pohan.


Waspada Kuda Hitam


Dari nama-nama tokoh baru yang muncul, LPC Grup memprediksi Hj.Nurlisna mendapatkan tendensi yang cukup positif. Nurlisna berada di posisi nomor 1 dalam kluster 'tokoh baru' dengan indeks persepsi 32,7 persen. Pohan menilai, peningkatan popularitas Nurlisna ditenggarai lantaran sering eksis di berbagai media lokal Kota Prabumulih dan kerap terciduk oleh kamera jurnalis menggelar berbagai kegiatan bhakti sosial ditengah pandemi Covid-19 dan berbelanja di pasar terminal jalan lingkar sebagai bentuk dukungan terhadap penempatan pasar di terminal tersebut.


Selain Nurlisna, tokoh baru lainnya seperti Deni Victoria berada di Posisi kedua dengan indeks persepsi 24.0 persen, disusul Syamdakir Edi Hamid 17 persen, Wellyzar 14,1 persen. Lalu Budi Sikumbang 8,2 persen dan Alfa Sujatmiko 4 persen. Diprediksi, Tokoh baru ini bakal mampu menyaingi calon kandidat lama yang sebelumnya bertengger di 12 Besar nama-nama kandidat Calon Walikota Prabumulih 2018 seperti gambar dibawah ini.


 



"Gambaran awal, beberapa nama tokoh diatas tersebut ada yang tidak lagi mucul saat survey kluster "tokoh baru" kedua dilakukan" pungkas Pohan.Survei LPC Grup berjudul "Survey kluster "Tokoh Baru" ini digelar pada 5-8 Oktober 2020. Survei ini dilakukan dengan purposive sampling sebanyak 1.200 orang dari 6 Kecamatan dengan margin of error 4,5 persen.

Terkait Bakal Diperpanjangnya BLT DD Camat Sanga Desa Bersama Kades Gelar Rapat


Dutasumsel, MUBA- Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terus berlanjut, nampaknya membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus bergegas dalam melakukan penanganan secara Persuasif.


Namun, selain itu disektor pemenuhan Ekonomi Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) direncanakan akan memperpanjang masa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Periode Oktober-Desember 2020.

Dalam rangka menindaklanjuti surat dari dinas PMD kabupaten Musi Banyuasin tertanda nomor 414.24/817/DPMD/2020 tanggal 09 Oktober 2020 perubahan ketiga APBDESA terkait perpanjangan masa BLT DD bulan Oktober - Desember 2020 menggelar rapat bersama.

Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi dalam kesempatannya mengatakan, menyikapi hal tersebut kami pemerintah kecamatan Sanga Desa mengundang rapat seluruh kades guna membahas dan menjelaskan hal tersebut kepada seluruh kades dalam wilayah kecamatan Sanga Desa agar segera melaksanakan perubahan APBDESA.

" Kami perintahkan kepada seluruh desa agar segera melaksakan perubahan APBDESA terkait perpanjangan BLT DD sampai dengan Desember 2020 agar mengacu pada aturan yang berlaku," ujar Hendrik, Kamis (15/10/2020).

Sementara itu Menurut Kasi PMD kecamatan Sanga Desa Masmawi SSos, "kami sudah mengirimkan surat kepada seluruh kepala desa terkait perpanjangan BLT DD sampai dengan bulan Desember 2020 namun untuk lebih jelasnya kami undang rapat seluruh kades karna untuk menjelaskan hal tersebut," ujar Masmawi

Bupati Dodi Sambut Baik Reses DPD RI Arniza Nilawati


Dutasumsel, MUBA - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut kunjungan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan, Arniza Nilawati SE MM, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (14/10/2020).


Dalam pertemuan tersebut Anggota DPD RI menyampaikan bahwa maksud tujuannya selain untuk bersilaturahmi juga untuk melakukan Reses, yang akan digelar pada tanggal 10-30 Oktober 2020 di Provinsi Sumsel yang mana Muba juga menjadi salah satu tempat Reses.

"Ya kita akan melaksanakan masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat, dan akan mencoba membantu menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi pemerintah daerah," kata Arniza.

Sementara Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan terima kasih atas kunjungan Anggota DPD RI dan memilih Muba sebagai tempat penyelenggaraan Reses.

"Kami ingin titipkan pesan kepada Pemerintah Pusat agar dapat merealisasikan sisa pembayaran dana bagi hasil migas, supaya dana itu bisa kita gunakan untuk pembangunan dan peningkatan pelayanan untuk masyarakat," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Dede Abdul Halim, Kasi Bagian Komunikasi Publik Dinas Kominfo Muba Yettria SKM MSi, dan Staf DPD RI.(hsril)

Alumni Smandala 97 Bantu Korban Kebakaran


Dutasumsel, LAHAT - Duka mendalam warga korban bencana kebakaran beberapa waktu lalu masih terasa apalagi saat mata memandang Puing- puing bekas kebakaran hebat yang melanda Kelurahan Pasar Bawah  Kecamatan Lahat beberapa waktu lalu.


Tapi apa mau dikata yang namanya musibah tak dapat dihindari bila sudah suratan takdir dimana diketahui akibat Sijago merah mengamuk 79 rumah warga di Kelurahan Pasar Bawah tinggal puing -- puing usai dilalap api .



Dengan adanya musibah kebakaran dalam sejarah kabupaten Lahat kebakaran terluas ini menjadikan banyak donatur dan sukarelawan mengulurkan tangan mendukung juga memberikan berbagai bantuan guna untuk meringankan beban warga yang tertimpa musibah.



Begitu juga yang dilakukan  Alumni Smandala 97 yang di Kordinatori Lusi Gustiani dan rekan 14/10 secara ikhlas tanpa pamrih melangkahkan kaki ke lokasi musibah kebakaran dan menuju Posko darurat di Kelurahan Pasar Bawah semata mata hanya untuk menyalurkan bantuan sejumlah uang dan peralatan Bayi ( Pampers) setidaknya sedikit dapat meringankan beban bagi warga korban kebakaran.


Bantuan yang disampaikan Alumni Smandala 97 di terima secara langsung oleh petugas Posko Tanggap Darurat di Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Lahat   ( Kerbay Mulak)

Dinas Sosial Kabupaten Lahat Berikan Bantuan ke lansia Berkat Tangan Dingin Lidiya Wati Cik Ujang


#Bantuan ke Lansia dibagikan Ke 5 Kecamatan Di kabupaten Lahat#


Lahat- Bantuan untuk lansia dibagikan  ke Lima Kecamatan dalam Kabupaten Lahat, diantaranya Kecamatan Kota Lahat , Kecamatan Lahat Selatan,  Kecamatan Gumay Ulu, Kecamatan Gumay talang dan Kecamatan Pulau pinang.


Bantuan ini secara langsung diserah kan oleh Lidiya Wati Cik Ujang Ketua PKK Kabupaten Lahat didampinggi Drs.Iskandar M.Si MM Kepala Dinas Sosial,dimana Penyerahan dilaksanakan secara simbolis Oleh Ny Lidiya wati Cik ujang beserta rombonggan kepada lansia berupa sembako di setiap 5 kecamatan.


Bantuan Sembako yang diberikan Dinas Sosial merupakan bentuk keperdulian pemerintah kabupaten lahat terhadap Lansia yang ada di Kabupaten Lahat.


 


Lidiya Wati Cik Ujang yang menjabat sebagai Ketua PKK Kabupaten Lahat mengatakan 13/10 Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara bertahap dan merata, semoga apa yang kita berikan ini dapat bermanfaat bagi lansia di Kabupaten Lahat dimasa pemerintahan yang di pimpin oleh Bupati lahat CIK UJANG,

 

Dengan adanya bantuan sembako yang diberikan, disambut antusias dan gembira oleh para lansia,seperti yang disampaikan Yati 55 tahun Salah satu warga Kecamatan Pulau Pinang yang mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati yang masih peduli ngak kami para lansia ni" ujar salah satu lansia saat menerima bantuan sembako dari Ibu Bupati Lidiya wati Cik Ujang dengan senyum bahagia.(Idham/Novita)