NEWS

Slider

Pasien Corona Dalam Proses 42 Orang

Pesan Ketua Gugus Tugas Tetap Pakai Masker dan Jaga Jarak



Dutasumsel, LAHAT - Dari total Pasien Terinfeksi Corona di Kabupaten Lahat 162 orang

Sembuh 107 orang meninggal dunia 13 orang sedang dalam proses 42 orang.


Meningkatnya jumlah pasien yang terinfeksi Corona ini tak terlepas dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti aturan maupun arahan 3 M yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas.


Dimana terlihat dari Update covid- 19 tanggal 10/10 masyarakat yang melakukan kontak Erat berjumlah 1270 orang dalam proses 227 orang.


Untuk itu Alia Pandi Ketua Gugus Tugas melalui Jubir Gugus Tugas Kabupaten Lahat berpesan jangan tinggalkan tetap pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan agar kita terhindar penyebaran virus Corona 

Dengan kita dapat menghindari penyebaran virus ini insay Allah kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Lahat katanya.(Idham/Novita)

Dua Pelaku Curat,Di Tangkap Polsek Tungkal jaya


MUBA,DS.COM - Pelaku Curat beserta Penjual Barang hasil Curian dibekuk Polisi Polsek Tungkal Jaya) dirumahnya masing - masing saat sedang bersantai diteras rumah. Rabu (07/10/2020) Siang. 


Tersangka EPRAN MUHAMMAD (23) warga diDesa Suka Damai Kec. Tungkal Jaya Kab. Muba Sabtu 12 September 2020 Malam berhasil mencuri 1 (satu) unit sepeda motor yang sedang diparkirkan korban RICO ADI KURNIAWAN di samping pos Kamling Desa Suka Damai. Setelah berhasil efran pun menemui PAISAL agar menjualkan barang curian tersebut. 

"Iyo pak,, setelah terjual PAISAL kukasih bagian jugo. Abis tu kami balek kerumah" Ucap epran. 

Sementara itu dilain tempat, pelaku Penganiayaan Minggu (04/10/2020) Siang sekira pukul 12.01 wib diringkus Polsek Tungkal jaya saat pelaku sedang berada di depan teras rumahnya. pelaku SRIYANTO (42) yang merupakan warga Desa Bero Jaya Timur Kec. Tungkal Jaya Kab. Muba saat dimintai keterangannya mengakui bahwa ia telah memukul korban dengan menggunakan kayu balok yang di bawa oleh pelaku sebanyak 2 (dua) kali di bagian kepala kiri dan pelipis kiri korban. 

Dari keterangan yang di himpun humas, pelaku ini mendatangi korban MUHAMMAD TAUFIK menanyakan perihal tali tambang sapi. 

"FIK APA BENAR KAMU YANG MOTONG TALI TAMBANG SAPI DI KEBUN TADI” jawab korban “IYA EMANG KENAPA, SAPI ITU MERUSAK TANAMAN KEBUN SAYA" Ujar pelaku. 

Tak Terima tali pengikat sapi nya di potong, minggu pagi sekira Jam 09.00 Wib, pelaku langsung memukul korban. 

IPTU MARWAN, SH sebagai Kapolsek Tungkal Jaya mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik  membenarkan tiga pelaku yang ditangkap. 

"Iya, ketiga nya masih dalam proses penyidikan untuk ke tahap selanjutnya" Pungkasnya. (aajm/hms

Update COVID-19 Muba: Penambahan 11 Positif, 2 Meninggal Dunia, dan 7 Sembuh


MUBA,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Jumat (9/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 11 kasus positif, 2 kasus meninggal dunia, dan 7 kasus sembuh. 


"Ada penambahan 11 kasus positif dan hingga 9 Oktober 2020 secara keseluruhan terdata ada 302 kasus terkonfirmasi," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.

Povi merinci, adapun penambahan 11 kasus positif yakni diantaranya kasus 292 perempuan usia 39 tahun Desa Karang Mukti, kasus 293 perempuan usia 37 tahun Desa Karang Sari, kasus 294 laki-laki usia 53 tahun Sekayu, kasus 295 perempuan 33 tahun Desa Panai, kasus 297 laki-laki 67 tahun Desa Karang Ringin.

Kemudian, kasus 298 laki-laki 41 tahun Kayuara, kasus 299 laki-laki 76 tahun Desa Gajah Mati, kasus 300 laki-laki 56 tahun Kayuara, kasus 301 perempuan 32 tahun Bandar Agung, kasus 302 perempuan 36 tahun Kayuara. 

"Lalu, dua kasus meninggal dunia yakni kasus 299 usia 76 tahun asal Desa Gajah Mati dan kasus 294 usia 53 tahun," bebernya. 

"Adapula penambahan 7 kasus sembuh," tambahnya.

Povi mencatat hingga 9 Oktober 2020 ada sebanyak 302 kasus terkonfirmasi di Muba. "170 kasus sembuh, 13 meninggal dunia, dan 119 orang masih dirawat," terangnya. 

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 9 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 408 ODP 6 selesai pemantauan masih dipantau 402 orang, 893 kontak erat 663 kontak selesai pemantauan 230 kontak erat yang masih dipantau, 164 PDP 13 proses pengawasan 132 selesai pengawasan.

Stasiun SMB II Palembang, posko Pengamatan Meteorologi Silampari Lubuk Linggau Sambangi Korban Kebakaran.


LAHAT ,DS - Kebakaran hebat melanda Kelurahan Pasar Bawah yang terjadi baru- baru ini menghanguskan  77 rumah,  menarik empati berbagai kalangan, baik di dalam Kota Lahat maupun luar Kabupaten Lahat.




Mewakili BMKG (BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA) INDONESIA, Pimpinan Ibu Prof Dwikorita Karnawarti, M.Sc., Ph.D selaku kepala BMKG Pusat. Melalui Staf BMKG yang berdomisili di Kabupaten Lahat menyambangi Posko Bencana 8 Oktober 2020.


Menurut Selka " Alhamdulilah dana yang terkumpul dari donatur sebesar Rp 4000.000 telah kita serahkan semoga korban tertimpa diberi kesabaran, keikhlasan serta dilapangkan rezekinya. Ucapan terima kasih juga untuk para donatur BMKG seluruh Indonesia, semoga Allah membalas segala kebaikan kalian, dan donasinya dapat meringankan sedikit beban para korban bencana kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah " ujar Selka Staf BMKG ( Kerbay Mulak)

Sekda Lahat Keluarkan Surat Peryataan Mendukung DPC.SBSI Kabupaten Lahat Tolak RUU Omnibus LAW


LAHAT, DS- Akhirnya perjuangan Ratusan Buruh yang tergabung pada Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Lahat, Aliansi Buruh Lahat Bersatu, Mahasiswa yang  menggelar Aksi damainya untuk menolak RUU Omnibus Law cipta kerja menolak RUI HIP dan tolak Komunisme didepan kantor DPRD dan kantor Pemda Lahat 8/ 10,


Dimana gabungan Serikat ini dikomando Erwin dengan dikawal ratusan Buruh,dalam Orasi damainya, massa yang dihalau petugas yang  berasal dari berbagai lapisan masyarakat berjalan dengan  situasi kondusif Aksi berlanjut  sampai pukul.18 :00 wib 


Hingga para perwakilan aksi  diterima H.Januarsyah SH.MM. Sekertaris Daerah Pemda Lahat untuk duduk bersama  dalam agenda mediasi,Alhamdulilah dalam mediasi tersebut sekertaris Daerah Pemda Lahat menyetujui Aksi yang dilakukan DPC.SBSI Kabupaten Lahat dengan mengeluarkan Surat Peryataan yang berbunyi Kami mendukung perjuangan DPC.SBSI Kabupaten Lahat yang menolak Undang - Undang Cipta Kerja (OMNIBUS LAW)yang baru saja di sahkan di gedung DPR RI


Kami akan mengawal perjuangan Buruh dan akan kami sampaikan ke Pemerintah Pusat.peryataan ini dibuat tanggal 8/10 dan ditanda tangani langsung H.Januarsyah SH.MM Sekertaris Daerah Pemda Lahat.(Idham/Novita)

Komunitas Perduli Kabupaten Lahat Sambangi warga Korban Kebakaran


LAHAT, DS - Duka dan nestapa Warga Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Sedikit tersenyum haru,walaupun kondisi bangunan rumahnya hanya terlihat bekas tiang dan puing puing yang habis terlalap api kemarin sore sekira pukul 16,45 Wib.


Secara tak langsung dan bertahab warga yang mengalami musibah korban kebakaran menerima uluran tangan melalui berbagai bantuan guna untuk meringankan beban yang sedang dialami sekarang.


Seperti sore ini pukul 14,45 Wib Komunitas Perduli Kabupaten Lahat yang di ketuai Elan Setiawan dan Lakoni Tasti juga anggotanya menyambangi warga yang tertimpa musibah di desa Muara Siban Kecamatan Pulau pinang Kabupaten Lahat sekaligus sedikit memberikan bantuan untuk warga korban kebakaran.



 junior warga yang tertimpa musibah yang menerima bantuan mengatakan 8/10 sangat berterima kasih dan terharu atas adanya berbagai bantuan dari berbagai pihak kepada kami yang sedang tertimpa musibah ini, ucapan terima kasih juga ia tujuhkan kepada Cik Ujang Bupati Lahat dan jajarannya yang telah memberikan bantuan pungkasnya.


Lakoni Tasti salah satu Petinggi dari Komunitas Peduli Kabupaten Lahat mengatakan berbagi dengan sesama terutama kepada Warga yang sedang mengalami musibah ini sebuah kewajaran dan wajib kita lakukan,semoga terhusus bagi warga yang tertimpa musibah agar tetap sabar dan tawakal musibah ini terjadi tanpa kita kehendaki,adapun bantuan yang diberikan ini juga atas dukungan dan kerjasama dari kawan -- kawan yang telah turut berpartisipasi. katanya.(Idham/Novita)

Kecamatan Kimbar Bantu Korban Kebakaran Pasar Bawah.


LAHAT, DS - Aksi Peduli Kasih terhadap Korban Kebakaran yang menghanguskan 77 rumah  di Kelurahan Pasar Bawah baru- baru ini, menyedot perhatian khalayak. Kecamatan Kikim Barat dikomandoi Darwis Salim SE, MM didampingi AKP Fredy Rajaguguk selaku Kapolsek Kikim Barat menyambangi Posko Bantuan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di Kelurahan Pasar Bawah 8/10.


Menurut Darwis Salim SE, MM " Alhamdulilah Kecamatan Kikim.Barat merespon atas kejadian Kebakaran tersebut, para Kades langsung melakukan sumbangan dan terkumpul Rp 20,360.00, 10 dus pakaian layak pakai, Sembako dan sudah kita serahkan ke panitia " ujar  Camat Darwis Salim SE, MM.



Selaras dikatakan AKP Freddy Rajaguguk Kapolsek Kikim Barat " Pendistribusian sumbangan bencana kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah berjalan tertib dan kondusif " tandas Kapolsek Kimbar ( Kerbay Mulak)

Musibah dan Bencana Melanda Dua Tahun Pimpinan Cik Ujang Bupati Lahat Semoga Cepat Berlalu


LAHAT,DS - Sejak Cik Ujang terpilih dalam Pilkada 2018-2023 dan menjabat sebagai Bupati Lahat Dunia tergoncang berbagai bencana dan musibah melanda Kabupaten Lahat.


Dimana dalam catatan juga ingatan saat awal Cik Ujang duduk di kursi orang nomor satu di Pemerintahan Daerah Kabupaten Lahat terjadi musibah Harimau keluar dari habitatnya dan memangsa manusia hingga menyebabkan masyarakat khususnya para petani dan perkebun menjadi ketakutan .


Tak lama berselang kembali Kabupaten Lahat dilanda Bencana Banjir Bandang dengan mengakibatkan jembatan serta rumah penduduk terhanyut dan rusak parah rakyat menjadi menderita kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda.


Kini dipenghujung dua tahun cik Ujang sebagai Bupati kembali rakyatnya tertimpa bencana virus Corona dan musibah kebakaran dengan menghanguskan  79 kediaman kepala Keluarga di wilayah Kelurahan Pasar Bawah dan 2 kediaman Kepala Keluarga di Desa Muara Siban kehilangan tempat tinggal akibat amukan sijago merah.


Dengan banyaknya berbagai musibah dan bencana melanda di Bumi Seganti Setungguan menjadi suatu Bukti nyata diduga ini sebuah kesalahan dan Dosa seorang Pemimpin yang terpilih.



Dimana Stetmen dan Pandangan dalam sebuah catatan Elan Setiawan salah seorang warga Lahat yang aktif memantau kinerja di Pemerintahan Daerah mengatakan 8/10 dengan adanya berbagai musibah dan bencana yang melanda di bumi Seganti Setungguan ini semoga Pemimpin yang terpilih saat sekarang dapat membantu rakyatnya dengan sungguh- sungguh tanpa tebang pilih dan dapat melaksanakan tugasnya sebagai pengayom rakyat dengan bijaksana dan ikhlas menjalankan tugasnya.


Begitu juga harapan saya kepada masyarakat Kabupaten Lahat dimana saat sekarang Kabupaten Lahat sedang genting dari berbagai bencana dan musibah untuk itu marilah kita bersama bersatu bahu membahu dalam membangun,menjaga dan mempercantik Kabupaten yang kita cintai ini,setidaknya bersama sama kita menjaga juga mewaspada agar bencana yang sedang melanda ini cepat berlalu dengan kita bersatu dalam megatasi juga menghindarinya di Bumi Seganti Setungguan (Idham/Novita)

Hibahkan Lahan untuk Jalan Nasional sebagai Jalan Alternatif di Bailangu yang sering Longsor


MUBA,DS.COM - Suasana berbeda tampak Kamis (8/10/2020) pagi, mengenakan jas hujan bercorak loreng dan mengenakan helm safety tampak Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyusuri jalan alternatif di Desa Bailangu dengan berjalan kaki. 


Meski kondisi cuaca sedang hujan, namun Bupati Muba Dodi Reza tampak semangat menyusuri jalan alternatif yang disiapkan Pemkab Muba tersebut guna memaksimalkan proses perbaikan jalan nasional oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) di Desa Bailangu yang terus tergerus longsor. 

"Nah kita lihat perhitungan kita, mungkin dalam satu bulan kedepan jalan ini bisa putus, kalau tidak ada upaya upaya ekstrim. Karena kita lihat, bertahun-tahun selalu diperbaiki tetapi ternyata tidak bisa optimal. Nah kalau jalan tadi itu, dibebaskan hanya pinggir sedikit dari letak yang sempit tadi, tetap mengandung resiko. Oleh karena itulah, maka Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengalihkan jalan Nasional ini dengan membebaskan dan membuka lahan tadi sepanjang 2,015 Kilometer dengan lebar sebesar 15 Meter,"ungkapnya

Diharapkan, dengan adanya pengalihan trace jalan ini nantinya maka lalu lintas yang menghubungkan jalan negara ini dapat dialihkan dan tidak akan terjadi lagi hal-hal seperti di pinggir sungai tersebut.

"Setelah pembukaan jalan ini kami buka, dan  urusan legalitas dengan masyarakat clear. Selanjutnya, kami akan bersurat ke pihak Balai Besar dan Kementerian PUPR jalan ini akan kita hibahkan ke Nasional agar segera ditingkatkan menjadi ruas jalan nasional agar jalan alternatif ini segera dilakukan pengerasan," ucapnya. 

Target kita, Tegas Dodi jalan lintas ini secepatnya bisa diselesaikan. 

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori ST MT mengatakan bahwa pembebasan lahan ini sudah lama dan legalitasnya juga sudah kita selesaikan.

"Pada prinsipnya pak Bupati Dodi Reza menginginkan agar pengendara tetap bisa melintas dengan selamat melewati jalan alternatif yang disiapkan ini," bebernya.

Lanjutnya, pekerjaan pembukaan dan pembersihan jalan tersebut di perkirakan bisa selesai dalam waktu singkat. "Panjang 2,015 kilometer lebar 15 meter," sebutnya.

Pantauan di lokasi, tampak mobil dinas Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sempat terjebak lumpur karena kondisi medan jalan yang licin, oleh sebab itu Pemkab Muba segera meminta Balai Besar Jalan Nasional untuk segera meningkatkan status jalan alternatif tersebut menjadi ruas jalan nasional agar segera dilakukan pengerasan jalan.(hs)

Gabungan Serikat Buruh Geruduk Kantor DPRD Lahat


LAHAT,DS - Ratusan Buruh yang tergabung pada Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Lahat, Aliansi Buruh Lahat Bersatu, Mahasiswa  menggelar Aksi damainya untuk menolak RUU Omnibus Law cipta kerja menolak RUI HIP dan tolak Komunisme. 


Bertempat di depan Kantor DPRD Kabupaten Lahat 8/ 10, gabungan Serikat ini dikomando Erwin

disaat para Buruh sedang menggelar Orasi damainya, segelintir massa dihalau petugas entah itu berasal dari Buruh atau orang yang sengaja memanfaatkan situasi. Akhirnya dengan kesigapan Aparat yang terdiri dari Polres Lahat, Kodim 0405, dan Sat Pol PP Damkar Pemkab Lahat. Akhirnya  situasi kembali kondusif Aksipun dilanjutkan menurut mereka sampai pukul.18 :00 wib 



Miris Ratusan Buruh  menolak RUU Cipta Kerja, tak satupun Anggota Legislatif yang keluar. Menurut info bahwa Anggota DPRD Lahat sedang melakukan perjalan Dinasnya di Luar entah untuk kepentingan siapa. Sampai berita ini diturunkan Aksi Damai tolak RUU Omnbusman Law masih tetap berlanjut. ( Kerbay Mulak)