NEWS

Slider

Komunitas Perduli Kabupaten Lahat Sambangi warga Korban Kebakaran


LAHAT, DS - Duka dan nestapa Warga Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Sedikit tersenyum haru,walaupun kondisi bangunan rumahnya hanya terlihat bekas tiang dan puing puing yang habis terlalap api kemarin sore sekira pukul 16,45 Wib.


Secara tak langsung dan bertahab warga yang mengalami musibah korban kebakaran menerima uluran tangan melalui berbagai bantuan guna untuk meringankan beban yang sedang dialami sekarang.


Seperti sore ini pukul 14,45 Wib Komunitas Perduli Kabupaten Lahat yang di ketuai Elan Setiawan dan Lakoni Tasti juga anggotanya menyambangi warga yang tertimpa musibah di desa Muara Siban Kecamatan Pulau pinang Kabupaten Lahat sekaligus sedikit memberikan bantuan untuk warga korban kebakaran.



 junior warga yang tertimpa musibah yang menerima bantuan mengatakan 8/10 sangat berterima kasih dan terharu atas adanya berbagai bantuan dari berbagai pihak kepada kami yang sedang tertimpa musibah ini, ucapan terima kasih juga ia tujuhkan kepada Cik Ujang Bupati Lahat dan jajarannya yang telah memberikan bantuan pungkasnya.


Lakoni Tasti salah satu Petinggi dari Komunitas Peduli Kabupaten Lahat mengatakan berbagi dengan sesama terutama kepada Warga yang sedang mengalami musibah ini sebuah kewajaran dan wajib kita lakukan,semoga terhusus bagi warga yang tertimpa musibah agar tetap sabar dan tawakal musibah ini terjadi tanpa kita kehendaki,adapun bantuan yang diberikan ini juga atas dukungan dan kerjasama dari kawan -- kawan yang telah turut berpartisipasi. katanya.(Idham/Novita)

Kecamatan Kimbar Bantu Korban Kebakaran Pasar Bawah.


LAHAT, DS - Aksi Peduli Kasih terhadap Korban Kebakaran yang menghanguskan 77 rumah  di Kelurahan Pasar Bawah baru- baru ini, menyedot perhatian khalayak. Kecamatan Kikim Barat dikomandoi Darwis Salim SE, MM didampingi AKP Fredy Rajaguguk selaku Kapolsek Kikim Barat menyambangi Posko Bantuan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran di Kelurahan Pasar Bawah 8/10.


Menurut Darwis Salim SE, MM " Alhamdulilah Kecamatan Kikim.Barat merespon atas kejadian Kebakaran tersebut, para Kades langsung melakukan sumbangan dan terkumpul Rp 20,360.00, 10 dus pakaian layak pakai, Sembako dan sudah kita serahkan ke panitia " ujar  Camat Darwis Salim SE, MM.



Selaras dikatakan AKP Freddy Rajaguguk Kapolsek Kikim Barat " Pendistribusian sumbangan bencana kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah berjalan tertib dan kondusif " tandas Kapolsek Kimbar ( Kerbay Mulak)

Musibah dan Bencana Melanda Dua Tahun Pimpinan Cik Ujang Bupati Lahat Semoga Cepat Berlalu


LAHAT,DS - Sejak Cik Ujang terpilih dalam Pilkada 2018-2023 dan menjabat sebagai Bupati Lahat Dunia tergoncang berbagai bencana dan musibah melanda Kabupaten Lahat.


Dimana dalam catatan juga ingatan saat awal Cik Ujang duduk di kursi orang nomor satu di Pemerintahan Daerah Kabupaten Lahat terjadi musibah Harimau keluar dari habitatnya dan memangsa manusia hingga menyebabkan masyarakat khususnya para petani dan perkebun menjadi ketakutan .


Tak lama berselang kembali Kabupaten Lahat dilanda Bencana Banjir Bandang dengan mengakibatkan jembatan serta rumah penduduk terhanyut dan rusak parah rakyat menjadi menderita kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda.


Kini dipenghujung dua tahun cik Ujang sebagai Bupati kembali rakyatnya tertimpa bencana virus Corona dan musibah kebakaran dengan menghanguskan  79 kediaman kepala Keluarga di wilayah Kelurahan Pasar Bawah dan 2 kediaman Kepala Keluarga di Desa Muara Siban kehilangan tempat tinggal akibat amukan sijago merah.


Dengan banyaknya berbagai musibah dan bencana melanda di Bumi Seganti Setungguan menjadi suatu Bukti nyata diduga ini sebuah kesalahan dan Dosa seorang Pemimpin yang terpilih.



Dimana Stetmen dan Pandangan dalam sebuah catatan Elan Setiawan salah seorang warga Lahat yang aktif memantau kinerja di Pemerintahan Daerah mengatakan 8/10 dengan adanya berbagai musibah dan bencana yang melanda di bumi Seganti Setungguan ini semoga Pemimpin yang terpilih saat sekarang dapat membantu rakyatnya dengan sungguh- sungguh tanpa tebang pilih dan dapat melaksanakan tugasnya sebagai pengayom rakyat dengan bijaksana dan ikhlas menjalankan tugasnya.


Begitu juga harapan saya kepada masyarakat Kabupaten Lahat dimana saat sekarang Kabupaten Lahat sedang genting dari berbagai bencana dan musibah untuk itu marilah kita bersama bersatu bahu membahu dalam membangun,menjaga dan mempercantik Kabupaten yang kita cintai ini,setidaknya bersama sama kita menjaga juga mewaspada agar bencana yang sedang melanda ini cepat berlalu dengan kita bersatu dalam megatasi juga menghindarinya di Bumi Seganti Setungguan (Idham/Novita)

Hibahkan Lahan untuk Jalan Nasional sebagai Jalan Alternatif di Bailangu yang sering Longsor


MUBA,DS.COM - Suasana berbeda tampak Kamis (8/10/2020) pagi, mengenakan jas hujan bercorak loreng dan mengenakan helm safety tampak Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyusuri jalan alternatif di Desa Bailangu dengan berjalan kaki. 


Meski kondisi cuaca sedang hujan, namun Bupati Muba Dodi Reza tampak semangat menyusuri jalan alternatif yang disiapkan Pemkab Muba tersebut guna memaksimalkan proses perbaikan jalan nasional oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) di Desa Bailangu yang terus tergerus longsor. 

"Nah kita lihat perhitungan kita, mungkin dalam satu bulan kedepan jalan ini bisa putus, kalau tidak ada upaya upaya ekstrim. Karena kita lihat, bertahun-tahun selalu diperbaiki tetapi ternyata tidak bisa optimal. Nah kalau jalan tadi itu, dibebaskan hanya pinggir sedikit dari letak yang sempit tadi, tetap mengandung resiko. Oleh karena itulah, maka Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengalihkan jalan Nasional ini dengan membebaskan dan membuka lahan tadi sepanjang 2,015 Kilometer dengan lebar sebesar 15 Meter,"ungkapnya

Diharapkan, dengan adanya pengalihan trace jalan ini nantinya maka lalu lintas yang menghubungkan jalan negara ini dapat dialihkan dan tidak akan terjadi lagi hal-hal seperti di pinggir sungai tersebut.

"Setelah pembukaan jalan ini kami buka, dan  urusan legalitas dengan masyarakat clear. Selanjutnya, kami akan bersurat ke pihak Balai Besar dan Kementerian PUPR jalan ini akan kita hibahkan ke Nasional agar segera ditingkatkan menjadi ruas jalan nasional agar jalan alternatif ini segera dilakukan pengerasan," ucapnya. 

Target kita, Tegas Dodi jalan lintas ini secepatnya bisa diselesaikan. 

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori ST MT mengatakan bahwa pembebasan lahan ini sudah lama dan legalitasnya juga sudah kita selesaikan.

"Pada prinsipnya pak Bupati Dodi Reza menginginkan agar pengendara tetap bisa melintas dengan selamat melewati jalan alternatif yang disiapkan ini," bebernya.

Lanjutnya, pekerjaan pembukaan dan pembersihan jalan tersebut di perkirakan bisa selesai dalam waktu singkat. "Panjang 2,015 kilometer lebar 15 meter," sebutnya.

Pantauan di lokasi, tampak mobil dinas Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sempat terjebak lumpur karena kondisi medan jalan yang licin, oleh sebab itu Pemkab Muba segera meminta Balai Besar Jalan Nasional untuk segera meningkatkan status jalan alternatif tersebut menjadi ruas jalan nasional agar segera dilakukan pengerasan jalan.(hs)

Gabungan Serikat Buruh Geruduk Kantor DPRD Lahat


LAHAT,DS - Ratusan Buruh yang tergabung pada Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Lahat, Aliansi Buruh Lahat Bersatu, Mahasiswa  menggelar Aksi damainya untuk menolak RUU Omnibus Law cipta kerja menolak RUI HIP dan tolak Komunisme. 


Bertempat di depan Kantor DPRD Kabupaten Lahat 8/ 10, gabungan Serikat ini dikomando Erwin

disaat para Buruh sedang menggelar Orasi damainya, segelintir massa dihalau petugas entah itu berasal dari Buruh atau orang yang sengaja memanfaatkan situasi. Akhirnya dengan kesigapan Aparat yang terdiri dari Polres Lahat, Kodim 0405, dan Sat Pol PP Damkar Pemkab Lahat. Akhirnya  situasi kembali kondusif Aksipun dilanjutkan menurut mereka sampai pukul.18 :00 wib 



Miris Ratusan Buruh  menolak RUU Cipta Kerja, tak satupun Anggota Legislatif yang keluar. Menurut info bahwa Anggota DPRD Lahat sedang melakukan perjalan Dinasnya di Luar entah untuk kepentingan siapa. Sampai berita ini diturunkan Aksi Damai tolak RUU Omnbusman Law masih tetap berlanjut. ( Kerbay Mulak)

Satuan Satnarkoba Polres Lahat Tangkap Tangan Pengedar Barang Haram Golongan 1


LAHAT, DS - Pegedar dan Pemakai barang haram yang melanggar hukum terutama dalam Wilayah Hukum Polres Lahat akan menjadi target  yang harus diberantas dan dibersihkan agar Kabupaten Lahat menjadi Wilayah Bebas Narkotika (WBN)



Hal ini di ungkapkan Kapolres Lahat AKBP Gusti Hartono WL melalui  AKP. Zulfikar Kasat Narkoba Polres Lahat 7/10 salah satu misi Polres Lahat yaitu menjadikan Kabupaten Lahat Wilayah Bebas Narkotika maka secara bertahab,berkerja cepat dengan dibantu masyarakat jajaran Sat narkoba kembali mengungkap salah satu pengedar barang haram golongan 1 dengan laporan Polisi Nomor 

- Lp / A- 146 / X / 2020 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 06 Oktober 2020

Waktu Kejadian Sekira Jam 18.30 Wib


Dalam Tempat Kejadian Perkara (Tkp) 

diJalan Gang Bangsal Rt. 008 Rw. 003 KelurahanTalang Jawa Selatan Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. 

 Tersangka Pegedar yang bernama Amrullah Bin Erfani (ALM)

Umur 32 Tahun Pekerjaan Buruh harian lepas dan beralamat Gang Bangsal RT.08 Rw.03 Kelurahan Talang Jawa Selatan Kecamatan Lahat


Berhasil ditangkap Barang Bukti

- 1 (satu) paket kecil daun kering yg terbungkus kertas nasi yang diduga narkotika jenis ganja, 

- 1 (satu) buah kotak rokok esse pop yang di dalamnya berisi daun kering diduga narkotika jenis ganja dengan Berat Bruto Ganja 11 Gram                                                                                                                                                                          




Dimana Kronologis Tertangkapnya Pegedar daun setan ini Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa dialamat tersebut diatas sering terjadi transaksi Narkotika jenis ganja, lalu dilakukan lidik, setelah sasaran tempat dan orang diketahui. Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 06 Oktober 2020 sekira jam 18.30 Wib dilakukan tangkap tangan terhadap seorang laki-laki an. AMRULLAH Bin ERFANI (Alm)  di Jln. Bangsal Rt. 008 Rw. 003 Kel. Talang Jawa Selatan Kec. Lahat Kab. Lahat tepatnya dirumah milik TSK, saat dilakukan penangkapan terhadap TSK, TSK berada di depan rumahnya sedang  mengendarai sepeda motor,kemudian petugas melakukan pemeriksaan dan ditemukan barang bukti berupa, 1 (satu) paket kecil 

daun kering yang terbungkus kertas nasi yang di duga narkotika jenis ganja di ventilasi (lobang udara ) di depan rumah terduga pelaku, petugas juga menemukan 1 (satu) buah kotak rokok esse pop yang di dalamnya berisi daun kering diduga narkotika jenis ganja yang terselip di kayu belakang rumah terduga pelaku.


Selanjutnya Tersangka berikut barang bukti yang didapat dibawah ke Sat Narkoba Polres Lahat guna dilakukan pendalaman dan proses hukum yang berlaku katanya.(Ndi)

Alumni Smandala 95 Sambangi Korban Kebakaran Pasar Bawah


LAHAT,DS - Sebagai wujud keperdulian terhadap saudara yang tertimpa musibah kebakaran baru- baru ini di Kelurahan Pasar Bawah menelan lebih dari 70 rumah terbakar mengalami kerugian yang tak sedikit 7 Oktober 2020


Alumni Smandala 95 berbagi kasih dengan memberikan bantuan berupa uang dan sembako, Tati Sumirah SPd selaku Koordinator Alumni merasa terpanggil menghimpun rekan- rekan Alumni seangkatannya.


Menurut Tati " Alhamdulilah respon dari kawan- kawan dengan adanya kejadian ini luar biasa. Uang Donasi yang  terkumpul sementara (sd. Rabu 07.Oktober 2020 pukul 11.00 WIB. sebesar Rp.8 000.000,  Paket sembako dan Pakaian layak pakai (ada juga pakaian yang baru belum pernah dipakai " ujar Tati


Donasi tahap pertama prioritas Alumni Smandala angkatan 1995 berjumlah 8 juta sedangkan setelah pukul 14 :00 wib  bertambah Rp 500.000, donasi Alumni Smandala angkatan 1995 masih kami buka sd. 10 hari kedepan. Insya Allah akan diserahkan ke korban kebakaran setiap 3 hari sekali, semoga apa yang kita berikan menjadi barokah bagi semua dan meringankan beban Ahli musibah " tandas Koordinator Alumni Smandala 95 ( Novita/ Idham)

Diduga Akibat Konseling Listrik Dua Rumah Terlalap Api


LAHAT, DS - Ganasnya sijago merah tak tanggung -tanggung dimana belum hilang dalam ingatan 79 rumah penduduk di Kelurahan Pasar Bawah hangus terbakar Api.


Hari ini sekira pukul 16,45 Wib diduga akibat Konseleting Listrik kembali sijago merah beraksi dengan membakar dua rumah warga bernama Junior dan Lia di Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang.


Berkat adanya informasi dari warga jajaran Pemadam Kebakaran bergerak dan bertindak cepat agar penyebaran sijago merah tidak merambah rumah - rumah warga lainya yang berdekatan dengan asal api,dengan dibantu warga api dapat dipadamkan dalam satu jam.



Setiawan 45 tahun Salah satu warga desa Muara Siban mengatakan 7/10 dengan adanya musibah yang terjadi saat ini baik itu pasar bawah maupun Desa Muara Siban diharapkan  masyarakat lahat lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan Listrik , kompor maupun sesuatu hal lain yang berhubungan dengan Api.


Begitu juga untuk jajaran Damkar agar dapat siaga juga meningkatkan pelayanan demi kepentingan masyrakat lahat dalam mengatasi berbagai musibah


Besar harapan masyarakat kepada Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah dengan sungguh-- sungguh karena ini adalah musibah yang tidak dikehendaki dan harus diperhatikan.ujarnya.(Ndi)

Berikan Education, PWI Muba Laksanakan Pelatihan Cara Membuat Berita


MUBA,DS.COM - Musi Banyuasin - Mewujudkan Visi Misi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Musi Banyuasin Smart Journalist. Bidang Pendidikan PWI Muba mengeluarkan terobosan, dengan melaksanakan Educatian atau pembelajaran, bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar untuk wartawan yang bertugas di Bumi Serasan Sekate.


Ketua PWI Musi Banyuasin Herlin Koisasi SH mengatakan pelatihan yang dilakukan merupakan kegiatan pertama, dengan tujuan  mewujudkan wartawan yang profesional dan berkualitas.

"Tujuannya, untuk memberikan pembelajaran, dan pengetahuan kepada seluruh teman-teman wartawan yang bertugas di Muba," jelasnya Rabu (7/10).


Herlin menambahkan, dengan adanya pelatihan tersebut, berita yang diterbitkan bisa diterima dan menjadi informasi bagi masyarakat Muba. Melalui, cara-cara mencari berita yang sesuai dengan kode etik jurnalistik.

"Kami ingin, berita yang disampaikan sesuai dengan kaedah dan prinsif pemberitaan yang baik serta benar,"  bebernya.

Dijelaskannya, untuk tahap awal dimulai dengan dasar-dasar penulisan berita. Nantinya setelah berjalan, dan semua telah memahami proses dan bentuk penulisan, maka PWI Muba bisa memberikan pengetahuan kepada semua pihak.

"Saat ini, kita mulai dari tahap awal, untuk kedepannya bisa saja melibatkan semua element yang ada di Muba," jelasnya.

Dirinya juga berharap, adanya kegiatan tersebut, rekan-rekan yang tergabung dalam organisasi PWI Muba memiliki kemampuan yang memang bisa memberikan dampak positif bagi daerah maupun diri sendiri.

"Kegiatan ini, menjadi tempat untuk mengasah kemampuan wartawan, sehingga  tidak ada lagi istilah wartawan yang  bermasalah akibat penulisan," tutupnya.


Indra Kusuma  salah satu Peserta dalam kegiatan ini mengatakan, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,karena sangat mengedukasi tentang tata cara penulisan Berita" kami berharap program terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi rekan-rekan wartawan. Ujarnya.()

Pemkab Muba Terus Lakukan Giat Gelar Oprasi Yustisi

MUBA,DS.COM - Upaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepimpinan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dalam menekan penularan Covid-19 di daerahnya terus dilakukan, salah satunya dengan menggelar operasi yustisi bagi pelanggar disiplin protokol kesehatan Covid-19. Giat ini bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dan pelaku usaha dalam mematuhi protokol kesehatan cegah Covid-19 agar terhindar dari penularan virus tersebut.


Satpol PP Muba bersama BPBD Muba didampingi Anggota Polres Musi Banyuasin menggelar Patroli Sosialisasi Yustisi Penegakan Perbup Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Sehat, Disiplin, dan Produktif  di Era Kebiasaan Baru Covid-19 terhadap para pelaku usaha dan masyarakat umum di sekitaran area alun-alun kota wilayah hukum kecamatan Sekayu (Tugu Bundaran/STIER). Selasa malam, (06/09/20).


Patroli Sosialisasi Yustisi yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Muba Haryadi SE M SI didampingi Kabid Penegakan Perda Indita Purnama S Sos MM, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Taufik S IP, Kasi Binawaslu Depy Nopriyanti SH M SI, Kasi Operasi Pengendalian Alexander SE dengan menurunkan anggota ASN Pol PP dan anggota PTI menyasar tempat-tempat yang dijadikan oleh masyarakat terutama anak muda untung nongkrong sehingga mengakibatkan kerumunan massa yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.



Dalam giat tersebut petugas menjumpai para pelaku usaha dan anak-anak muda yang sedang nongkrong dibeberapa tempat, kemudian petugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Perbup Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 dan meminta kepada anak-anak muda yang bergerombol tersebut untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing dan tidak mengulanginya lagi, dan untuk pelaku usaha diberikan arahan agar tidak menyediakan tempat atau sarana yang akan menimbulkan kerumunan (tempat nongkrong), serta teguran dan surat pernyataan terhadap pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan.


Kasat Pol PP Muba Haryadi SE M.SI menerangkan bahwa “Dari hasil patroli sosialiasi yustisi terhadap pelanggar protokes cegah Covid-19, petugas menemukan masih saja didapati masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan tidak memperhatikan jarak antara satu sama lain dan masih juga didapati sebagian pelaku usaha yang belum melaksanakan instruksi untuk menerapkan protokol kesehatan.” Ungkapnya.


Kasat Pol PP Muba menghimbau kepada masyarakat agar jangan nongkrong/bergerombol serta membuat keramaian pada masa pandemi Covid-19 dan memberikan edukasi kepada pelaku usaha untuk silahkan berjualan akan tetapi diminta untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.


“Untuk para pelanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker kami berikan pengertian untuk pentingnya memakai masker saat beraktivitas keluar rumah, dan untuk pelaku usaha umkm kami berikan edukasi untuk menyediakan tempat cuci tangan, mengatur posisi jarak tempat duduk, dan memakai masker. Apabila sanksi teguran ini tidak diindahkan maka petugas akan melakukan tindakan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.” Pungkasnya.(hs)