NEWS

Slider

Berikan Education, PWI Muba Laksanakan Pelatihan Cara Membuat Berita


MUBA,DS.COM - Musi Banyuasin - Mewujudkan Visi Misi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Musi Banyuasin Smart Journalist. Bidang Pendidikan PWI Muba mengeluarkan terobosan, dengan melaksanakan Educatian atau pembelajaran, bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar untuk wartawan yang bertugas di Bumi Serasan Sekate.


Ketua PWI Musi Banyuasin Herlin Koisasi SH mengatakan pelatihan yang dilakukan merupakan kegiatan pertama, dengan tujuan  mewujudkan wartawan yang profesional dan berkualitas.

"Tujuannya, untuk memberikan pembelajaran, dan pengetahuan kepada seluruh teman-teman wartawan yang bertugas di Muba," jelasnya Rabu (7/10).


Herlin menambahkan, dengan adanya pelatihan tersebut, berita yang diterbitkan bisa diterima dan menjadi informasi bagi masyarakat Muba. Melalui, cara-cara mencari berita yang sesuai dengan kode etik jurnalistik.

"Kami ingin, berita yang disampaikan sesuai dengan kaedah dan prinsif pemberitaan yang baik serta benar,"  bebernya.

Dijelaskannya, untuk tahap awal dimulai dengan dasar-dasar penulisan berita. Nantinya setelah berjalan, dan semua telah memahami proses dan bentuk penulisan, maka PWI Muba bisa memberikan pengetahuan kepada semua pihak.

"Saat ini, kita mulai dari tahap awal, untuk kedepannya bisa saja melibatkan semua element yang ada di Muba," jelasnya.

Dirinya juga berharap, adanya kegiatan tersebut, rekan-rekan yang tergabung dalam organisasi PWI Muba memiliki kemampuan yang memang bisa memberikan dampak positif bagi daerah maupun diri sendiri.

"Kegiatan ini, menjadi tempat untuk mengasah kemampuan wartawan, sehingga  tidak ada lagi istilah wartawan yang  bermasalah akibat penulisan," tutupnya.


Indra Kusuma  salah satu Peserta dalam kegiatan ini mengatakan, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,karena sangat mengedukasi tentang tata cara penulisan Berita" kami berharap program terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi rekan-rekan wartawan. Ujarnya.()

Pemkab Muba Terus Lakukan Giat Gelar Oprasi Yustisi

MUBA,DS.COM - Upaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepimpinan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dalam menekan penularan Covid-19 di daerahnya terus dilakukan, salah satunya dengan menggelar operasi yustisi bagi pelanggar disiplin protokol kesehatan Covid-19. Giat ini bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dan pelaku usaha dalam mematuhi protokol kesehatan cegah Covid-19 agar terhindar dari penularan virus tersebut.


Satpol PP Muba bersama BPBD Muba didampingi Anggota Polres Musi Banyuasin menggelar Patroli Sosialisasi Yustisi Penegakan Perbup Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Sehat, Disiplin, dan Produktif  di Era Kebiasaan Baru Covid-19 terhadap para pelaku usaha dan masyarakat umum di sekitaran area alun-alun kota wilayah hukum kecamatan Sekayu (Tugu Bundaran/STIER). Selasa malam, (06/09/20).


Patroli Sosialisasi Yustisi yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Muba Haryadi SE M SI didampingi Kabid Penegakan Perda Indita Purnama S Sos MM, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Taufik S IP, Kasi Binawaslu Depy Nopriyanti SH M SI, Kasi Operasi Pengendalian Alexander SE dengan menurunkan anggota ASN Pol PP dan anggota PTI menyasar tempat-tempat yang dijadikan oleh masyarakat terutama anak muda untung nongkrong sehingga mengakibatkan kerumunan massa yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.



Dalam giat tersebut petugas menjumpai para pelaku usaha dan anak-anak muda yang sedang nongkrong dibeberapa tempat, kemudian petugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Perbup Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 dan meminta kepada anak-anak muda yang bergerombol tersebut untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing dan tidak mengulanginya lagi, dan untuk pelaku usaha diberikan arahan agar tidak menyediakan tempat atau sarana yang akan menimbulkan kerumunan (tempat nongkrong), serta teguran dan surat pernyataan terhadap pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan.


Kasat Pol PP Muba Haryadi SE M.SI menerangkan bahwa “Dari hasil patroli sosialiasi yustisi terhadap pelanggar protokes cegah Covid-19, petugas menemukan masih saja didapati masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan tidak memperhatikan jarak antara satu sama lain dan masih juga didapati sebagian pelaku usaha yang belum melaksanakan instruksi untuk menerapkan protokol kesehatan.” Ungkapnya.


Kasat Pol PP Muba menghimbau kepada masyarakat agar jangan nongkrong/bergerombol serta membuat keramaian pada masa pandemi Covid-19 dan memberikan edukasi kepada pelaku usaha untuk silahkan berjualan akan tetapi diminta untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.


“Untuk para pelanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker kami berikan pengertian untuk pentingnya memakai masker saat beraktivitas keluar rumah, dan untuk pelaku usaha umkm kami berikan edukasi untuk menyediakan tempat cuci tangan, mengatur posisi jarak tempat duduk, dan memakai masker. Apabila sanksi teguran ini tidak diindahkan maka petugas akan melakukan tindakan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.” Pungkasnya.(hs)

Dua Pengedar Sabu, Asal Lumpatan Di Amankan Polisi


MUBA,DS.COM - Peredaran Narkoba di wilayah Kab.musi Banyuasin masih terus beredar. Kali ini dua Pengedar Sabu Asal Dusun III Desa Lumpatan II Kec.Sekayu Kab. Muba ditangkap Sat reserse narkoba Polres muba di rumah salah satu pelaku. Jumat, (02/10/2020) Siang. 


Selain menangkap dua pemuda tanggung yakni INDO NOFRIANSYAH (21) dan HENDRI SAPUTRA (20), Polisi juga menyita barang bukti 25 (Dua puluh lima) paket yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat bruto 5,77 (lima koma tujuh puluh tujuh )gram, Uang tunai sebesar Rp. 1.170.000,- (satu juta seratus tujuh puluh ribu rupiah), 1 (Satu) buah wadah plastik warna putih, 1 (satu) Buah pipet sekop dan 7 (tujuh) Buah plastik klip bening.

"Dua orang yang diduga pengedar yang berhasil ditangkap anggota kita" Ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik melalui Kasat Narkoba AKP JONRONI, SH, Rabu (07/10/2020). 

JONRONI mengatakan bahwa penangkapan tersebut berkat informasi dari masyarakat yang masuk ke sat narkoba, sehingga penyelidikan langsung dilakukan dan kedua nya berhasil ditangkap di rumah pelaku Hendri. 

"Saat ini masih dalam penyidikan kita untuk proses hukum selanjutnya. Untuk hukuman minimal 5 tahun"kata dia. (aajm/hms)

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif BAWASLU PALI


PALI, DS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pada Tahapan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020, Rabu 7 Oktober 2020.


Acara Berlangsung Di Rumah Makan Sejahtra Simpang Bandara Air Port Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, toko pemuda serta Mahaiswa.


Iwan Dedi, S Kom Komisioner Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten PALI, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat yang telah menghadiri kegiatan bawaslu.


“kita ucapkan terima kasih di sini nanti akan kita bahas tentang Pengawasan Sosialisasi

Partisipatif Pada Tahapan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020 ini”Ucapnya.


Dikatakan Iwan Dedi Bahwasnya dalam menghadapi Pilkada ini tentu pihaknya meminta bantuan kepada masyarakat Kabupaten PALI untuk ikut berpartisipasi dalam mengawasi jalannya Pilkada PALI.


“jika ada kesalahan atau kejanggalan di Paslon Bupati dan wakil Bupati silahkan lapor ke Bawaslu kita akan tindak lanjuti, contohnya Paslon mengadakan Kampanye tanpa protokol kesehatan, Paslon kampanye dengan cara berlebihan.”Kata Iwan.


Lebih lanjut Lelaki yang akrab di sapa Iwan ini juga menjelaskan mengenai Akun Medsos Bawaslu mendaftarakan dua puluh akan Medsos dari masing masing Paslon untuk mensosialisasikan kegiatan dan program dari Paslon Bupati Dan Wakil Bupati.


Jika lebih dari 20 akun kita anggap bodong dan apabila dalam menggunakannya dengan tidak benar nanti kita akan tindaklanjuti dan pemilik akun akan di pidana.”Tandasnya.

18 Wartawan di Sumsel Jalani Uji Kompetensi


Palembang, DS - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bekerjasama dengan SKK Migas Sumbagsel dan KKKS Sumsel. 


Digelar di Hotel Beston Palembang, UKW angkatan 31 ini diikuti sebanyak 18 wartawan dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel, Selasa (6/10/2020). 


Kegiatan UKW yang berlangsung pada 6 hingga 7 Oktober 2020 ini dibuka oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Asisten III Prof Edward Juliarta. 



Hadir langsung Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, Perwakilan dari PWI Pusat H Octaf Riyadi para dewan juri, pengurus PWI Sumsel, Kepala Perwakilan SKK Migas Adiyanto, Kepala Bagian Humas Andi Ari Pangeran dan jajaran perwakilan sponsorship. 


Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar mengatakan bahwa UKW kali ini merupakan angkatan ke 31 yang diikuti oleh 18 wartawan dari berbagai media di Sumatera Selatan. 


"Acara ini terselenggara atas kerjasama PWI Sumsel, SKK Migas, KKKS, Pertamina EP, ConocoPhilips, MedcoEnergi E&P Indonesia, Pertamina PHE Jambi Merang, Tiara Bumi, SMRD Serelaya Merangin Dua, Talisman, Tropik Energi dan Talisman Energy," jelasnya. 


Senada dengan itu dikatakan perwakilan dari PWI Pusat H Octaf Riyadi bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah PWI Sumsel yang telah kembali menggelar UKW. 


Dan apresiasi juga disampaikan oleh para sponsorship karena UKW ini digelar secara gratis bagi 18 wartawan di angkatan 31.


"Dan melalui kesempatan ini, diharapkan Pemprov Sumsel juga mendukung dengan menggelar UKW untuk rekan-rekan wartawan di Sumsel," jelasnya. 



Sementara itu dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Asisten III Prof Edward Juliarta mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat mengapresiasi langkah PWI Sumsel dengan menggelar sertifikasi bagi wartawan. 


"Sehingga melalui UKW ini, Teman-teman wartawan sudah memahami etika dan hukum dalam dunia pers, memiliki sifat berimbang dan juga independen," pungkasnya. 


15 Pejabat Fungsional Pemkab Muba Dilantik

Jabatan Fungsional Sangat Strategis


MUBA,DS.COM - Sebanyak 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dilantik dan diambil sumpah melalui teleconference oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, Selasa (6/10/2020). 

Diketahui, pengambilan sumpah atau janji ini jabatan fungsional ini didominasi oleh PNS formasi tahun 2018. 

"Ada 15 ASN yang dilantik dan diambil sumpah jabatan fungsional dan 2 diantaranya pejabat fungsional jenjang ahli madya yang diangkat melalui mekanisme inpassing," ungkap Kepala BKPSDM Muba, Sunaryo SSTP MM. 

Lanjutnya, adapun 2 orang pejabat fungsional ahli madya tersebut yakni diantaranya Auditor Ahli Madya di Inspektorat dan Perencana Ahli Madya di BAPPEDA.

"Pejabat fungsional yang telah dilantik memiliki kelebihan dibanding jabatan administrasi atau struktural, kenaikan pangkat bisa lebih cepat yaitu 2 tahun dalam pangkat berbeda dengan kenaikan regular PNS yang empat tahun sekali," terangnya. 

"Pejabat fungsional dimungkinkan untuk naik pangkat dalam dua tahun sekali, kemudian tunjangan jabatan Pejabat Fungsional lebih besar dibandingkan Jabatan Pelaksana," tambahnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Drs H Yusuf Amilin mengucapkan selamat kepada Pejabat Fungsional yang telah dilantik dan diambil sumpah. 

"Posisi dan peran dari Jabatan Fungsional sangat strategis sebagai kelompok jabatan yang berfungsi melaksanakan tugas pada instansi Pemerintahan yaitu pelayan masyarakat, melaksanakan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan nasional," ulasnya. 

Yusuf mengucapkan selamat bekerja kepada pejabat yang dilantik dan ditunjuk dalan tugas tambahan. "Selamat bertugas dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," pungkasnya.


Diketahui, adapun nama-nama Pejabat Fungsional yang dilantik yakni diantaranya Dedy Sugianto AMd Rad (Fungsional Radiografer), Yoselina Afrizasari SST Ars (Fungsional Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba), Hardiansyah SE MSi (Fungsional Pengelola Barang/Jasa Pemerintah Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Muba), Dapit Mashuri SH (Fungsional Pengelola Barang/Jasa Pemerintah Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Muba).


Kemudian, H Muzakir SE MT (Fungsional Auditor Inspektorat), Dian Kurniawan SH (Fungsional Polisi Pamong Praja Satpol-PP), Okky Sanjaya SP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muba), Antaria Marsega STP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muba).

Lalu, Ilham Giantara SP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muba), Ota Handani SP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muba), Khairunnisyah STP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muba), Rama Nanda STP (Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muba), Vera Monica Savitri AMd Farm (Fungsional Asisten Apoteker RSUD Bayung Lencir), Yuwono Aries ST MT (Fungsional Perencana BAPPEDA), dan Nikie Riezkie Yandriansyah (Fungsional Perencana Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman).(hsril)

Karang Taruna Kota Baru Memberi Bantu Korban Kebakaran


LAHAT,DS - Penderitaan masyarakat terkait Musibah Pandemi Covid--19 belum berakhir kini bertambah Musibah kebakaran hebat di Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Kota Lahat yang terjadi Senin (06/10/20) tercatat adalah yang terbesar dalam sejarah musibah kebakaran yang pernah terjadi di Kabupaten Lahat.



Dengan adanya musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah masyarakat, Muliyadi selaku RT 02 turut prihatin atas kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah, Kabupaten Lahat.



Bersama-sama dengan karang taruna kota baru turut membantu  

memberikan bantuan berupa kebutuhan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran.

Kami berharap ini dapat membantu dan meringankan beban para warga pasar bawah kabupaten lahat sambung Mulyadi kepada awak media. 


Pantauan langsung dari awak media ( DNI ) .

2 Tahun HDMY Koleksi 89 Penghargaan


PALEMBANG,DS - 1 Oktober 2020 kemarin,  tepat dua tahun kepemimpinan  H. Herman Deru dan H. Mawardi Yahya (HDMY) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2018-2023. 



Peringatan dua tahun HDMY   yang digelar di Griya Agung Palembang, Senin (5/10) tersebut, terbilang istimewa setidaknya dalam kurun waktu tersebut HDMY berhasil mengoleksi 89 penghargaan baik daerah maupun nasional. Pengharagaan itu merupakan salah satu tolak ukur hasil kerja nyata HDMY yang jika dikalkulasi dalam 8 hari kerja setidaknya satu penghargaan diterima pangan Guberbur dan Wakil Gubernur yang mengusung tagline "Sumsel Maju untuk Semua" itu.



Dikesempatan itu Gubernur Herman Deru mengucapkan syukur karena tetap diberikan kesehatan dan kekuatan dalam merealisasikan Visi Sumsel Maju untuk Semua. 



Dia juga menyebut dua tahun kepemimpinan HDMY menjadi momen satker untuk introfeksi apa saja yang telah, sedang dan akan diperbuat kedepannya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat Sumsel.



"Pertemuan kita sekarang ini bukan hanya merupakan refleksi saja namun lebih ke arah introfeksi diri, apa yang telah diperbuat, dilakukan sekarang dan yang akan dilakukan," tegas Herman Deru.



Dalam acara yang dihadiri Wagub Mawardi Yahya, Sekda H. Nasrun Umar, Para asisten dan para Kepala OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel tersebut, Herman Deru menyebut dirinya selaku Gubernur dan sebagai atasan sudah sepantasnya memberikan nilai raport terhadap hasil kinerjaya para satker untuk merealisasikan visi dan misi HDMY "Sumsel Maju untuk Semua" dalam  kurun waktu 2 x 360 hari yang telah dilewati HDMY memimpin Sumsel.



"Selain bekerja sesuai dengan topoksi, Satker juga  harus membantu gubernur dalam menjalankan visi dan misinya," imbuh Herman Deru.



Menurut Herman Deru terwujudnya pembangunan di Sumsel secara merata ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan dari masyarakat itu sendiri, termasuk  dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).



"Terima kasih untuk seluruh masyarakat atas dukungannya dan kepercayaannya. Apapun yang kita bangun tanpa partisipasi masyarakat tentu akan sulit termasuk dalam  meningkatnya PAD ini berkat peran serta masyarakat," terang HD.




Herman Deru juga menyebut dalam menjalankan roda pemerintahan di Sumsel. Dirinya berupaya meciptakan suasana yang akan dan kondusif. Oleh karena itu dia meminta jangan sampai ada tindakan yang justru menodai keharmonisan antara dirinya dengan Wagub H. Mawardi Yahya. Roda pemerintahan di Sumsel berjalan dengan baik  tanpa isu-isu miring. Bekerja  dengan serius dengan tetap pada rel yang benar  sesuai aturan yang berlaku.



"Saya akrab sekali dengnan pak Mawardi. Ini salah satunya yang membuat kita nyaman bekerja. 50 persen kenyamanan karena kami akor," paparnya.



Terkait dengan realisasi dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Sumsel, Herman Deru menyebut sesuai dengan target semua infrastruktur jalan 


yang menjadi kewenangan  provinsi akhir tahun 2020 ini 100 persen tuntas diperbaiki.



"Insya Allah infrastruktur kewajiban Pemprov Sumsel diakhri tahun ini bisa dikatakan tuntas diperbaiki," terangnya.



Menyingung  89 penghargaan yang dikoleksi dalam kurun waktu  dua tahun memimpin Sumsel, Herman Deru mengaku bangga dan memberikan apresiasi karena  yang paling terasa adalah pelayanan kepada masyarakat seperti adanya internet desa, rumah tahfidz,  Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD), kemudian solidnya  kerjasama antara TNI/Polri  dalam mencipatkan kondisi  Sumsel  Zero konflik," imbuhnya



Ditempat ini gubernur juga  mengingatkan OPD tidak  ego  sektoral dalam merealisasikan program provisi,  namun harus   tetap sejalan melalui koordinasi  yang inten dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota.



"Kita harus satu visi dengan  Kabupaten/Kota. Ketidak berhasilan Kabupaten/Kota menjadi ketidak berhasilan Provinsi. Maka jika ingin Provinsi Sumsel maju kita harus satu visi dan misi dan tidak boleh ego sektoral," tandasnya.

Gubernur Hadiri Upacara HUT TNI ke 75 Tahun 2020


PALEMBANG ,DS - Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak  TNI di jajaran Kodam II/ Sriwijaya  untuk terlibat secara langsung dalam menjaga  ketahanan pangan Sumsel. Kontribusi TNI yang sudah berjalan selama ini dianggapnya begitu penting utamanya dalam mengajak  petani melakukan upaya inovasi dibidang dunia pertanian.



"Menjaga ketahanan pangan di Sumsel juga menjadi salah tugas TNI. Kontribusi itu harus juga ditingkatkan melalui inovasi-inovasi yang berpihak kepada para petani. Misalnya melakukan rekayasa alat pertanian untuk mempermudah para petani," ucapnya usai mengikuti upacara HUT TNI ke 75 secara virtual dari Markas Kodam II Sriwijaya, Senin (5/10).



Dia mengharapkan melalui inovasi yang dilakukan TNI dibidang pertanian akan dapat meminimalisir biaya produksi petani. Terlebih saat kondisi infrastruktur


jalan di Sumsel sudah dalam kondisi baik diharapkan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



"Kendati demikian, dia menilai, sejauh ini kinerja jajaran TNI di Sumsel sudah sangat baik. Termasuk dalam hal menjaga stabilitas keamanan bersama dengan Polri dan masyarakat," tambahnya.



Terkait dengan hari jadi TNI ke 75 tahun, Herman Deru memberikan ucapan selamat dan tetap berharap TNI dapat beradaptasi  mengikuti perkembangan zaman yang  kian cepat dan dinamis.



"Perubahan tidak hanya di fisik saja, tapi juga secara menyeluruh di semua lini. Sebab, itu merupakan modal kita dalam menjaga pertahanan negara," tandas HD.


 


Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengatakan, hingga saat ini jajaran TNI terus komitmen dalam menjaga keutuhan bangsa.



"Keberhasilan kita dalam menjaga kedaulatan ini juga tidak lepas dari peran semua pihak, termasuk pemerintah daerah. Selama ini, koordinasi yang dilakukan sangat baik dan tertib," kata Pangdam.



Sebelumnya secara virtual  Presiden RI Joko Widodo juga mengatakan, dirinya sangat mendukung transformasi dan perubahan organisasi di institusi TNI. 



Bahkan dia menekankan, agar transformasi dan perubahan organisasi tersebut harus didukung dengan transformasi teknologi dengan personel yang mumpuni.



"Kita harus persiapkan langkah untuk pertempuran kedepan di berbagai sektor. Nah, itu harus didukung personel yang kokoh. Untuk itu, kita butuh TNI yang profesional, terdidik dan terlatih sehingga tugas yang diberikan dapat berjalan dengan baik," kata Jokowi.



Dalam perjalanannya, lanjutnya, TNI telah menujukan kredibilitasnya sebagai penjaga utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.



"TNI memiliki sejarah panjang dan memiliki kontribusi besar dalam mengatasi berbagai masalah yang terjadi. Bahkan l, TNI sigap membantu masyarakat yang terkena musibah. Artinya peran TNI memang dibutuhkan. Saya menaruh harapan besar dan mendukung transpormasi ini," pungkasnya.

15 Tahun Mangkrak, Herman Deru Tuntaskan Jembatan Rantau Bayur


BANYUASIN, DS - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru akhirnya  melanjutkan penyelesaian pembangunan jembatan yang terletak di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.




Jembatan yang mangkrak pembangunannya sejak tahun 2007 lalu itu diharapkan dapat  menjadi jalan alternatif penghubung Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim.



Gubernur Herman Deru saat melakukan Ground Breaking lanjutan pembangunan jembatan di Desa Tebing Abang, Sabtu (3/10) menyebut Pemprov Sumsel telah menganggarkan dana sedikitnya Rp 37 miliar untuk melanjutkan kembali pembangunan jembatan tersebut.



" Saya targetkan ini selesai akhir tahun 2021," kata HD.




Dia meyakini, jembatan tersebut nantinya mampu memberikan kontribusi untuk mendongkrak ekonomi. Sebab, jika jembatan dan jalan telah selasai dibangun, bukan tidak mungkin kawasan tersebut akan menjadi segitiga emas bagi Kabupaten Banyuasin.



"Ini tidak hanya akan menghubungkan antara Kabupaten Banyuasin dan Muara Enim tapi juga terhubung ke Kota Prabumulih. Tentu kawasan ini akan jadi segitiga emas bagi Banyuasin," paparnya.


Selain itu, dia menilai, jembatan tersebut akan berdampak pada murahnya biaya operasional masyarakat dalam pendistribusian bahan pangan.



"Apalagi disini mayoritas penduduknya petani, tentu jembatan ini akan membantu masyarakat dalam pendistribusian produk yang dihasilkan dari pertanian itu. Biaya yang dikeluarkan juga akan lebih murah dan akses pengiriman akan lebih cepat. Sehingga akan mendongkrak ekonomi masyarakat," tuturnya.



Dia juga menekankan, jika pembangunan jembatan dan jalan tersebut telah rampung, lahan pertanian yang berada di sisi jalan tidak dialih fungsikan.



"Namun saya minta lahan pertanian di sekitar jembatan dan jalan ini tidak dialih fungsikan untuk kegiatan lain. Pertanian ini marwah Sumsel yang harus terus ditingkatkan. Pertanian dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan," jelasnya.



Dia menegaskan, pembangunan yang fokus dilakukannya selama ini, semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.



"Apapun pembangunan yang dilakukan harus bermuara untuk kesejahteraan masyarakat. Masyarakat juga saya minta untuk mendukung dengan turut memperhatikan keselamatan para pekerja jembatan ini sehingga nantinya jembatan ini bisa selesai dengan baik," imbuhnya.



Diketahui, Pemkab Banyuasin sendiri memang telah berupaya untuk melanjutkan kembali pembangunan jembatan tersebut. Bahkan Pemkab Banyuasin pun telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum  untuk penyelesaian pembangunan jembatan itu.



"Diberikan atau tidak bantuan dari pemerintah pusat, jembatan ini harus kita selesaikan. Pemprov Sumsel telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunannya," tegasnya.


Sementara Itu, Bupati Banyuasin H Askolani Jasi mengatakan, pihaknya memang telah lama ingin melakukan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Hanya saja, minimnya anggaran membuat upaya tersebut belum terealisasi.



"Kami berterima kasih kepada pak gubernur yang telah membantu. Apalagi pak gubernur menargetkan tahun 2021 jembatan ini sudah bisa diseberangi. Tentu kami memastikan ini bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.