NEWS

Slider

Warga Pali Sambut Baik Peresmian Layanan SIM di Mapolres Pali


PALI,DS - Pasca  diresmikan awal November lalu, (02/10/2020), kantor layanan pembuatan SIM di Mapolres PALI kini mulai ramai didatangi oleh warga. Antusiasme masyarakat Pali untuk mengikuti tes mendapatkan SIM pada hari pertama senin (5/10/2020) tampaknya patut diapresiasi.



Terpantau, puluhan masyarakat rela mengantri menunggu giliran untuk diuji kelayakan mendapatkan SIM baik SIM C maupun SIM A. Bagi warga yang lulus test dipastikan hari itu juga sudah bisa mengantongi SIM.




Dengan diresmikannya Kantor Pelayanan SIM di Polres Pali ini sedikitnya telah membantu masyarakat Pali. Kini, warga Pali tak lagi jauh-jauh ke Muara Enim hanya sekedar mengurus SIM.




"Sangat terbantulah dengan telah adanya layanan pembuatan SIM di Pali. Dulunya  proses pembutan sim boleh dibilang agak susah dikarnakan kita harus datang ke Muara Enim. Sekarang Alhamdulilah sudah bisa membuat SIM di Pali. Sebagai  warga yang taat hukum tentu sangat terbantu" ujar Agus (29) kepada Duta Sumsel seusai mengikuti test.




Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Pali AKP Hikmat Solihin kepada Duta Sumsel menghimbau pada masyarakat  Pali terhususnya yang ingin membuat atau memperpanjang surat izin mengemudi (SIM), Mapolres pali kata dia siap melayani dengan Prima. Tidak lupa Perwira dengan balok tiga kuning di bahunya itu menghimbau seluruh pengguna jalan raya taat dengan aturan.




"Satlantas Polres Pali saat ini sudah bisa melayani masyarakat yang mau membuat SIM  berkendaraan  mulai dari Sim C dan SIM A. Kedepan mungkin akan kita lajutkan ke tahap  berikutnya seperti sim B, B1 Umum dan B2 Umum serta perpanjang an,"ujarnya



 

Dikatakan, dalam waktu dekat Polres Pali juga akan menerapkan aturan penertiban  berlalulintas dan bagi pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat surat dan tidak mempunyai  SIM mulai akan dikenakan tindakan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.




"Maka dari itu kami harap agar pengendara baik roda dua maupun empat untuk melengkapi surat suratnya terhususnya  SIM, karna tidak ada alasan lagi susah memiliki SIM. Sebab di Polres Pali sudah bisa melayani penerbitan SIM" pungkasnya. 




Sebagaibinformasi, dalam pembuatan SIM di Polres Pali syarat dan dokumen penunjang sama halnya di seluruh Indonesia. Tidak sulit dan sangat mudah. Syaratnya yang pertama tentu harus mempu mengenderai kenderaan bermotor roda dua maupun roda empat.




Lulus test kesehatan, memiliki KTP dan sudah diatas 17 Tahun  dan mampu mengenal rambu-rambu lalulintas.




"Untuk persyaratan pembuatan sim tidak susah hanya mempuyai  kartu tanda penduduk (EKTP) pas photo 4x6  tiga lembar dan surat keterangan sehat  dari dokpol, untuk lebih jelasnya silakan datang, kami siap melayani" ujar Baur SIM Satlantas Polres Pali. (db)

KUA PPAS APBD Kabupaten Muba TA 2021 Disetujui

MUBA,DS.COM - Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas & Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun Anggaran 2021 akhirnya disepakati oleh DPRD dan Pemkab Muba. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Bupati dengan Pimpinan DPRD Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (5/10/2020).


Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan ucapan terima kasih khususnya kepada Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Perangkat Daerah yang telah melakukan pembahasan rancangan KUA-PPAS P-APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2021, sehingga dapat ditetapkan dan disepakati antara Bupati dan DPRD untuk menjadi landasan penyusunan rancangan APBD Tahun Anggaran 2021.

“Sungguh merupakan hal yang membanggakan bagi kita semua bahwa proses penyusunan dan pembahasan kebijakan umum dan prioritas program APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2021 telah dapat dilakukan melalui penyamaan persepsi dan pemahaman terhadap dokumen penganggaran pembangunan tersebut yang selanjutnya dapat segera diaplikasikan sebagai pedoman bagi Pemerintah Kabupaten Muba dalam mengimplementasikan program dan kegiatan pada tahun 2021 nanti,” ucap Dodi.

Dikatakan Dodi, ada 4 prioritas daerah sesuai dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2021 diantaranya Pemkab Muba akan memprioritaskan Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan sosial. Pemulihan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, ketahanan UMKM, hilirisasi industri dan inovasi. 

"Pemkab Muba juga akan meningkatkan konektivitas, infrastruktur dasar dan kualitas lingkungan serta Ketahanan bencana dan optimalisasi birokasi,"bebernya.




Sementara itu Ketua DPRD Muba, Sugondo SH menyampaikan, penandatanganan ini dilakukan setelah DPRD mendengar dan menyetujui penyampaian badan anggaran. Terutama, terkait KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2021. “Setelah disepakati bersama, lalu dilakukan penandatanganan bersama”, tegasnya.


Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Jon Kenedi SIP MSi, Wakil Ketua II DPRD Irwin Zulyani SH, Anggota DPRD, Polres Muba, Dandim 0401/Muba, Kajari Muba, Asisten Setda Muba, dan Kepala Perangkat Daerah Muba.(hsril

Kecamatan Sungai Keruh adakan Giat Rakor Dan Sosialisasi Perbub nomor 67 tahun 2020.


MUBA,DS.COM - Kecamatan Sungai Keruh adakan rapat kordinasi bersama Forkompincam dan sosialisasikan Perbub nomor 67 tahun 2020 Senin ( 05/10/20 ) bertempat di balai desa Tebing Bulang, dalam rapat kordinasi dan sosialisasi perbub nomor 67 tahun 2020 tetap melakukan protokol kesehatan.


Kegiatan Rakor dan sosialisasi Perbub 67 tahun 2020 di hadiri oleh Plt Camat Sungai Keruh, Kapolsek Jirak, Ka. Puskesmas tebing Bulang, Seluruh Kades, Seluruh Ketua BPD,Toko Masyarakat dan Agama, Seluruh ketua Karang Taruna desa ,dalam Kecamatan Sungai keruh.




PLT Camat Sungai Keruh Edi Heryanto SH mengatakan tujuan dari Giat ini kita mensosialisasi Perbub nomor 67 tahun 2020 sampai ketingkat masyarakat, Komitmen secara bersama dalam penanganan covid 19 Komitmen bersama tentang pembatasan dalam pelaksanaan hajatan seperti pernikahan, pembatasan yang hadir hanya 20 orang, Wajib Mematuhi propokol kesehatan dengan 3 M ,Tidak ada orgen / Musik.


Semua itu tidak lepas merupakan tanggungjawab kita bersama dalam penangganan bencana non alam yang melanda saat ini.(hs)

PT.BA Terpanggil dan Prihatin Melalui CSR Bantu Korban Kebakaran di Lahat


LAHAT, DS - Penderitaan masyarakat terkait Musibah Pandemi Covid--19 belum berakhir kini bertambah Musibah kebakaran hebat di Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Kota Lahat yang terjadi Senin (04/10/20) tercatat adalah yang terbesar dalam sejarah musibah kebakaran yang pernah terjadi di Kabupaten Lahat.



Dengan adanya musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah masyarakat ini Iko Gusman Manajer Humas, Komunikasi dan ADM Korparat mengatakan 5/10 PTBA turut prihatin atas kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah, Kabupaten Lahat.



Bersama-sama dengan pihak Kepolisian dan Pemkab Lahat, dan pihak lainnya, PTBA turut membantu  memadamkan api kebakaran dengan menerjunkan 3 unit Mobil Damkar Kap 5000 L, Water supply 4000 L, Water tank  1000 L.


Hari ini, PTBA memberikan bantuan berupa kebutuhan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran.

Kami harapkan ini dapat ikut membantu dan meringankan beban para warga yang terdampak kebakaran jelasnya.


Dimana diketahui Dalam musibah kebakaran tersebut  terdata di Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Lahat sebanyak 63 rumah hangus terbakar, 3 rumah rusak berat dan 8 rumah rusak ringan.




Sementara untuk jumlah kerugian materil akibat musibah kebakaran tersebut pihak BPBD sendiri belum bisa memastikannya karena sampai saat ini masih dalan proses pendataan kerugian yang dialami seluruh korban.

namunTidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini dan kerugian materil belum bisa ditaksir," ungkap Anta selaku Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana BPBD Lahat, Selasa (05/10/20).


Dengan  musibah kebakaran ini adalah yang terbesar di Kabupaten Lahat. Kita turut prihatin atas musibah ini. Ada tiga posko yang sudah didirikan yakni posko dari Dinsos, BPBD dan Kelurahan Pasar Bawah" ujarnya.



Sedangkan dari pantauan dilapangan, seluruh korban kebakaran dibantu pihak BPBD,Sat Pol PP Lahat dan Tim Dinson yang diketuai Lakoni Tasti nampak terlihat mengumpulkan puing sisa - sisa bekas kebakaran yang masih bisa terpakai. (Idham/Novita)

HUT TNI Ke - 75, Kodim 0401/Muba Coffe Morning Bersama Bupati Muba dan Forkopimda


MUBA,DS.COM - Bentuk Rasa Syukur atas memasuki usia Ke - 75 Tahun TNI, Komando Distrik Militer (Kodim) 0401/Muba melaksanakan Coffe Morning bersama Bupati Muba, Wakil Bupati, Kapolres, dan Forkopimda kabupaten Musi Banyuasin, Senin (5/10/2020).


Dalam sambutannya Dandim 0401/Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT mengungkapkan, Dalam peringatan "HUT TNI ke-75" yang tepat pada tanggal 5 Oktober 2020 ini, maka ijinkan kami menyampaikan "Permohonan Maaf" bahwa Kodim 0401/Muba tidak mengadakan rangkaian perayaan maupun upacara peringatan.

" Hal tersebut sesuai dengan arahan Pimpinan TNI AD bagi satuan TNI yang berada di wilayah. Serta sebagai bentuk simpati kami kepada masyarakat Indonesia yang saat ini sama-sama berjuang melawan Pandemi Covid-19 yang semakin hari semakin mengkhawatirkan penyebarannya," dikatakan Dandim dalam sambutannya.

Namun, dapat kami yakinkan bahwa jiwa Nasionalisme, Patriotisme, Loyalitas dan Militansi kami tidak perlu diragukan untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, khususnya kami Kodim 0401/Muba di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

" Kami akan berjuang bersama Polri, Pemerintah serta seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan "Sinergi Untuk Negeri" khususnya dalam melawan Pandemi Covid-19 ini," imbuhnya

Diharapkannya, Teriring "Permohonan Doa Restu" kepada seluruh komponen masyarakat Indonesia dalam hal ini adalah masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin agar kami tetap dapat menjaga "Jati Diri Kami" selaku "Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional," diakhiri Letkol Arh Faris Kurniawan.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Muba, Kajari Muba, Ka PN Sekayu, Ka PA Sekayu, Kaminvetcad Muba, Dansubdenpom Muba, Kasdim 0401/Muba, Perwira Staf, Para Danramil, dan Jajaran Kodim 0401/Muba, Ketua Persit KCK dan Anggota Kodim 0401/Muba

Atasi Longsor, Pemkab Muba Lakukan Pengalihan Trase Jalan Nasional di Desa Bailangu Timur


MUBA,DS.COM - Atasi Longsor di Jalan Nasional tepatnya di Jalan Lintas Sekayu-Palembang yang berada di desa Bailangu Timur kecamatan Sekayu kabupaten Musi Banyuasin, Pemkab Muba Lakukan Pengerjaan Pengalihan Trase Jalan Nasional.


Diketahui sebelumnya, Jalan Nasional yang terletak di desa Bailangu Timur kecamatan Sekayu ini adalah jalan Lintas kabupaten yang menghubungkan kota Palembang, kabupaten Musi Banyuasin, dan kota Lubuk Linggau.

Cekatan dalam penanganan Jalan ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin langsung melaksanakan Pengalihan Akses untuk menghindari terjadinya kemacetan kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

Pengerjaan Jalan ini dilaksanakan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Musi Banyuasin, dan telah dilakukan beberapa kali pengecekan lokasi. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Musi Banyuasin Herman Mayori ST MT dalam kesempatannya mengatakan, Dalam upaya mengantisipasi putusnya Lain Nasional jurusan Betung Lubuk Linggau yang di akibatkan oleh longsornya beberapa titik pada badan jalan yang terletak di desa Bailangu Timur, yang sekarang sedang di perbaiki oleh pihak Balai Besar.

" Maka Bapak Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memerintahkan Dinas PUPR kabupaten Muba untuk segera menyiapkan jalan alternatif di belakang desa Bailangu Timur sepanjang 2km lebar 15 Meter, setelah sebelumnya, Jumat (2/10/2020) di lakukan rapat bersama di kantor camat Sekayu di hadiri Asisten 1, Kadis PUPR, kabag tapem dan DPKAD, beserta kades dan masyarakat," ungkap Herman Mayori, Minggu (4/10/2020).

Herman menerangkan, disepakati tidak ada masalah dan ganti rugi lagi karena memang sudah di bebaskan Pemerintah. 

" Maka setelah di sepakati di rapat PUPR bergerak cepat membuka jalan alternatif tersebut hari ini, hadir di lapangan kadis PUPR, Asisten 1, Camat Sekayu, Kades dan Masyarakat desa Bailangu Timur," terangnya.

Sementara itu terpisah Plt Asisten 1 Setda Muba Yudi Herizandi mengungkapkan, Alhamdulilah Pengalihan Trase Jalan Nasional di Desa Bailangu Timur ini sudah beberapa kali kita lakukan Survey dan dilakukan Rapat bersama baik Pak Sekda, Dunas PUPR, Tapem, maupun Camat Sekayu dan hasilnya siap di manfaatkan.

" Alhamdulillah Pemkab Muba sudah menyiapkan jalan Alternatif untuk mengatasi jalan Nasional yang Longsor. Yang jelas hal ini sudah siap untuk di manfaatkan," ujar Yudi.(hsril)

IRMA Addaraini Jalan Tasik Bergotong Royong Bersihkan Parit Yang Penuh Sampah


Indralaya,DS -
 Ikatan Remaja Masjid Addaraini Jln.Tasik Indralaya Mulya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, masih dalam suasana Covid-19 ini, melakukan kegiatan pembersihan Parit  sepanjang Jalan Tasik Indralaya mulya Minggu (4/10/2020), hal ini dilakukan agar tidak tersumbat oleh banyak sampah dan banyak tanah yang menimbun sebagian saluran Parit.

Dari pantauan dutasumsel.com, Kegiatan bersih bersih Parit di lakukan secara bergotong rogong oleh Remaja Masjid, sebanyak 25 orang bersama sama melakukan kerja bakti.

Menurut Junaidi Ketua Ikatan Remaja Masjid Addraini mengatakan, "Kegiatan gotong royong ini di lakukan agar warga masyarakat khusunnya warga simpang tasik indralaya mulya terhindar dari banjir di saat hujan datang, dikarenakan banyak sampah dan tanah yang sebagian menutupi saluran Parit".


“Kami akan terus melanjutkan kerja bakti  bersih bersih Parit ini, setiap hari Minggu sampi selesai, supaya air sewaktu waktu mengalir akan lancar dan tidak akan membawa dampak rumah banjir di sekitar parit , serta tidak merusak bahu jalan bila hujan datang,” tutur Ketua Remaja Masjid ini pada dutasumsel.com.

Lanjutnya, antusias Remaja Masjid Addaraini dengan kegiatan ini sangat baik, hal ini terlihat dengan banyak Remaja Masjid yang hadir dalam kegiatan hari ini. Mereka dengan ringan membawa peralatan sendiri dan ada yang menyediakan minum dan makanan untuk Meraka yg bekerja dan lainya.

“Di samping menjaga kelancaran air sebetulnya ada hal lain yang lebih penting, yakni menjaga bahu jalan jangan sampe terkikis dan rusak, karena faktor  air meluap dari selokan ke jalan raya. Dalam kegiatan ini kami berharap bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan di dalam rukun warga kami,” tutupnya.(sli

Pinda Perahu, Dua Politisi Terpilih Menjadi Nahkoda Partai Berkarya


MUBA,DS.COM- Merasa ingin mengebangkan sayap dan mencoba ingin tau bagaimana menjadi seorang pemimpin Partai politik, Alamsyah S.Pdi yang sebelumnya salah satu kader Partai PDI Perjuangan belum lama ini pinda perahu dan terpilih menjadi Sekretaris Partai Beringin Karya (Berkarya). Sementara terpilih sebagai ketua DPD Partai Berkarya di Musi Banyuasin (Muba). Kurnaidi yang sebelumnya perna ikut laga dipemilu 2019 dari kader Partai Nasdem. 


Kurnaidi merupakan Fabrik pigur yang sudah tidak diragukan lagi dalam memimpin organisasi, mulai dari tahun 1997 sampai 2001 dia menjabat Sekretaris SBSI,  2021 - 2005 Ketua FKMI, 2005 - 2010 Ketua SPIN 2010 - 2012 menjabat Plt Ketua PWI, 2012 - 2019 menjabat ketua PWI Muba dua Priode yang saat ini masih menjabat Sekretaris SMSI SumSel. Kepada wartawan Kurnaidi mengatakan bahwa motor organisasi itu ada pada sekretaris dengan dipercaya saya mempimpin Partai Beringin Karya ini insyaallah Partai ini akan besar dan mengakar sampai ke tingkat lebih bawa dan saudara alamsyah saya percayakan untuk menghidup mesin penggerak Partai..

Sementara Alamsyah, S.Pdi. Msi yang sebelumnya merupakan kader Partai PDI Perjuangan, Partai bagus, Partai yang solit dan mengakar  namun dia nerpindah ke Partai Berkarya karena ingin mengebangkan sayap dan ingin tau bagaimana menjadi seorang pemimpin partai politik.

Alhamdulillah disini saya dipercaya sebagai Sekretaris Partai Berkarya. Yang jelas saya mempunyai keluarga baru yang harus diayomi.

Dan langka yang akan di ambil untuk memajukan partai, pertama berkoordinasi dengam DPC, ranting dan akar rumput. Karna mereka lah ujung tombak Partai yang memahami ditingkat Kecamatan maupun desa

Maka dari itu saya selaku Sekretaris saya akan turun langsung kelapangan dan walau pun ini partai tergolong baru, namun saya paham bagaimana strategi untuk mengerut massa dan bagaimana membuat para kader menjadi militan.*Ujar Alamsyah saat dibincangi wartawan Juma'at (2/10/2920) sore.

Alamsyah juga menjelaskan, pengalamannya yang sudah tiga kali pinda Partai Politik yakni pertama Partai Golkar, sebagai anggota, Grindra sebagai anggota dan PDI Perjuangan sebagai anggota. 

"Pangalaman saya dari partai besar itu banyak ilmu yang saya timbah dan untuk membuat kader militan, kita berikan pendidikan politik, betapa penting nya berpartai, dan trafnspran kepada kader kader, sehingga mereka nyaman apalagi berlindung di bawa beringin "Candanya. (**)

Pertama di Indonesia, Disnakertrans Muba Bentuk ULD Ketenagakerjaan


MUBA,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan membentuk unit layanan disabilitas ketenagakerjaan.Unit layanan Disabilitas ini nantinya akan berfungsi untuk mengakomodir penyandang disabilitas untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara yakni pekerjaan.


Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Kepala dinas Disnakertrans Muba Mursalin SE, MM mengatakan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan draf pembentukan unit layanan disabilitas ketenagakerjaan.

"Mungkin ULD ketenagakerjaan yang akan kita bentuk ini pertama di indonesia, sebab sudah kami cari untuk belajar bagaiman pembetukan ULD ini dan belum ada di  Provinsi/Kabupaten/kota. ULD yang dibetuk ini merupakan ULD yang nantinya, khusus mengakomodir  penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak  pekerjaan.Mudah-mudahan dalam waktu dekat ULD sudah terbentuk. sehingga 2021 rekrutmen bagi penyandang disabilitas sudah bisa kita lakukan,"ungkap mursalin dihubungi Jumat (2/10)

Dikatakanya, ada kewajiban pemrintah dan perusahaan untuk memberikan kesempatan pekerjaan bagi para penyandang disabilitas dimana hal itu diatur dalam
Undang-undang nomor 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas, tepatnya pada Pasal 53 ayat 1 dijelaskan jika Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

Sedangkan, pada ayat dua pasal tersebut diterangkan juga untuk perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

"Pemkab Muba sudah memiliki payung hukum33 terkait rekrutmen bagi penyandang disabilitas untuk diberikan kesempatan bekerja di perusahaan yakni Perda nomor 2 tahun 2020 tentang ketenagakerjaan,"terangnya.

Lanjutnya,ULD yang akan dibentuk, nantinya memiliki fungsi yakni  Merencanakan Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan hak atas pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas, Memberikan informasi kepada Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan perusahaan swasta
mengenai proses rekrutmen, penerimaan, pelatihan
kerja, penempatan kerja, keberlanjutan kerja, dan 
pengembangan karier yang adil dan tanpa Diskriminasi
kepada Penyandang Disabilitas.

Menyediakan pendampingan kepada tenaga kerja, Penyandang Disabilitas, Menyediakan pendampingan kepada Pemberi Kerja, yang mempekerjakan Penyandang Disabilitas dan, Mengoordinasikan ULD, Pemberi Kerja, dan tenaga, kerja dalam pemenuhan dan penyediaan Alat Bantu, kerja untuk Penyandang Disabilitas.

"pembentukan ULD ini, masuk dalam Program prioritas dan inovatif untuk mendukung RPJMD Kabupaten Muba tahun 2017- 2022, "tukasnya.

Sementara itu,Candra Wijaya salah satu Pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Kabupaten Musi Banyuasin (PPDI) Muba, apresiasi pihak dinas tenaga kerja Kabupaten Muba yang telah ikut berjuang untuk pemenuhan hak-hak bagi para penyandang disabilitas dalam mencari pekerjaan.

"Kami kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada disnakertras Muba yang telah peduli terhadap saudara-saudara kami penyandang disabilitas untuk memfasilitasi mencari pekerjaan yang layak sesuai dengan keterbatasan dan kemampuan para penyandang disabilitas,"ucapnya, 

Chandra Wijaya yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Muba ini menyebutkan,  pemenuhan hak atas pekerjaan yang layak bagi para penyandang disabilitas dalam mencari pekerjaan baik di ruang lingkup pemerintahan maupun di luar non pemerintahan sudah diatur dalam Undang-undang nomor 8 tahun 2016.

"Kedepan, kita berharap semua penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Muba, bisa terakomodir untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keterbatasan dan kemampuan sehingga para penyandang disabilitas bisa hidup mandiri,"harapnya.

Terpisah, tenaga Ahli Madya Kedeputian V bidang Hukum dan HAM Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Sunarman Sukamto mengaprisasi setingi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Disnakertrans Muba untuk mementuk ULD ketenagakerjaan.

"Luar biasa, belum ada di indonesia daerah yang membentuk ULD ketenagakerjaan yang sudah diamanahkan undang-undang. Ini sebuah kemajuan terhadap perkembangan pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas dalam hal mendapatkan pekerjaan,"ungkapnya.

Ia menyebut, pemerintah pusat juga saat ini tengah membuat regulasi peraturan Pemerintah terkait unit layanan disabilitas bidang ketenagakerja.

"Saat ini draft final RPP ULD Ketenagakerjaan  sudah masuk SETNEG, mudaha -mudahan secepatnaya peraturan Pemerintah ini bisa ditandatangani oleh presiden,"singkatnya.

Sebagai informasi, Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Pemerintah Daerah wajib menjamin proses rekrutmen, penerimaan, pelatihan kerja,penempatan kerja, keberlanjutan kerja, dan pengembangan karier yang adil dan tanpa Diskriminasi kepada Penyandang Disabilitas.

Pemerintah Daerah wajib memberikan kesempatan kepada Penyandang Disabilitas,untuk mengikuti pelatihan keterampilan kerja di lembaga pelatihan kerja Pemerintah, Daerah dan/atau swasta yang harus bersifat inklusif dan mudah diakses.

Pemberi Kerja dalam proses rekrutmen tenaga kerja Penyandang Disabilitas dapat:
1. melakukan ujian penempatan untuk mengetahui minat, bakat, dan kemampuan, 2. menyediakan asistensi dalam proses pengisian formulir aplikasi dan proses
lainnya yang diperlukan, 3. menyediakan alat dan bentuk tes yang sesuai dengan kondisi disabilitas; dan 4. memberikan keleluasaan dalam waktu pengerjaan tes sesuai dengan kondisi Penyandang Disabilitas.

Sedangkan Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% (satu persen)
Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Pemerintah Daerah wajib memiliki Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan pada dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah di bidang ketenagakerjaan.(hsril)

Wakili Sumsel Siswa SMA Unggul Negeri.4 Lahat Ikuti FLS2N


LAHAT, DS - Walau ditengah Wabah Pandemi Virus Corona yang semakin merajalela entah sampai kapan berakhir, sehingga membuat para Pelajar harus belajar melalui Daring bukan tatap muka. Namun Kemendikbud melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) tetap menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N) 2020 jenjang SMA tingkat provinsi secara daring.


Yang diselenggarakan pada 17 Agustus sampai dengan 12 September 2020, adapun yang dilombakan diantaranya Baca Puisi, Gitar Solo, Monolog, Tari Kreasi, Vokal Solo, Desain Poster, Film Pendek, Kriya dan Komik Digital.  Yang diikuti sebanyak. 12.879 ( dua belas ribu delapan ratus tujuh puluh siswa) berasal dari 34 Provinsi dan Sekolah Luar Negeri Indonesia ( SLIN) setelah melalui seleksi bagi yang menang di Provinsi.masing- masing maka pada tanggal 28 September hingga 4 Oktober digelar lagi tingkat Nasional juga secara Daring



SMA Unggul Negeri 4 Lahat turut berpartisipasi pada Ajang bergensi tersebut, terbukti beberapa siswa yang mengikuti perlombaan tersebut dan menambah panjang deretan siswa berprestasi di Sekolah ini. Hal ini sampaikan Baslini MPd kepada Awak Media 2/10.


Menurut Baslini, Siswa SMA Unggul Negeri 4 Lahat yang yang ikut tingkat Nadional  mewakili Sumsel yakni  Eriq Estrada juara 1 Provinsi cabang baca puisi l,  Khairullah Juara 3 Provinsi cabang Kriya dan Fatimah Az-Zahra juara 6 cabang komik digital." Alhamdulilah sekolah kita ada yang ikut tingkat Nasional, semoga mendapat Pedikat terbaik " pungkas Kepsek ( Novita/ Idham)