NEWS

Slider

Jum'at Baroka,Polres Muba Menggelar Do'a Bersama

Dari Sumsel Untuk Indonesia Sehat


MUBA,DS - Polres Musi Banyuasin, Jumat Siang tadi (02/10/2020) Menggelar Doa bersama Dari Sumsel untuk Indonesia Sehat. Doa bersama tersebut di laksanakan di Masjid AL Muntaha Polres Muba.

Doa dipanjatkan untuk memohon agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan seluruh masyarakat diberikan  Kesehatan dan keselamatan.

Doa bersama dipimpin Oleh USTADZ SHOLEH yang juga di hadiri Kapolres Muba dan Para Pejabat Polres, Personil Polres Muba dan Tokoh Agama, Kegiatan tersebut di lakukan setelah sholat Jumat Berjamaah di Masjid Al Muntaha Polres Muba.

"Mari kita Berdoa bersama memohon kepada Yang Maha Kuasa agar Virus Covid - 19 ini segera hilang dari Muka bumi ini. Di muba ini sudah ada instansi yang terdampak Covid-19 antara lain kantor Inspektorat, dinkes dan baru-baru ini Pengadilan Negeri Sekayu" Kata Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, S. H, S.ik dalam sambutannya. 

Kegiatan Doa bersama ini dilakukan agar wabah covid 19 segera Sirna dari Indonesia dan Wilayah Sumsel khususnya Muba. 

"Kita memohon kepada yang Maha Kuasa agar virus Corona lenyap dan juga mendoakan para petugas di garis depan baik Paramedis dan Polri serta TNI untuk diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan." ujar Erlin Tangjaya.

Lebih lanjut dikatakan Erlin, kita juga tetap harus patuhi Protokol kesehatan baik pakai masker, jaga jarak ,cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan. Dimana hal tersebut sudah ada contoh dari instansi di muba yang terpapar. (aajm/hms

Ini Kriteria Nelayan Muba yang Dapat Jatah Konversi BBM ke BBG

Muba Dapat Kuota 1.036 Paket Konversi BBM ke BBG 


MUBA,DS - Kabar gembira bagi para nelayan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pasalnya perjuangan getol demi realisasi kebutuhan nelayan, oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ke Kementerian ESDM dengan di back up oleh Pimpinan Komisi VII DPR RI H Ir Alex Noerdin SH MM yang juga mantan Bupati Muba dan Gubernur Sumsel dua periode, alhasil akhirnya nelayan di Bumi Serasan Sekate bakal dapat jatah sebanyak 1.036 paket konversi BBM ke BBG. 

Hal ini terungkap ketika Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tomy SSTP MDev mengikuti rapat koordinasi teknis bersama Bidang Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM di J Hotel Tentrem, Yogyakarta, Kamis (1/10/2020). 

"1.036 paket konversi BBM ke BBG yang akan dibagikan kepada nelayan nantinya yakni dengan varian I, yaitu mulai dari 5 HP - 7.5 HP," ungkap Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tomy SSTP MDev

Dijelaskan, bahwa Kriteria penerima paket perdana konverter kit untuk nelayan adalah nelayan pemilik kapal kurang dari 5 GT, kapal berbahan bakar bensin, memiliki daya mesin 13 HP, alat tangkap yang digunakan ramah lingkungan, belum pernah menerima bantuan sejenis, memiliki kartu nelayan dan terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT). 

“Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG terdiri atas beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll),” bebernya. 

Ia menargetkan, pembagian bantuan tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan Oktober. Sehingga bisa dimanfaatkan lebih cepat oleh nelayan yang ada di Muba. 
“Secepatnya salurkan bantuannya, sehingga bisa di manfaatkan oleh nelayan nantinya,” tuturnya. 

Tomy mengungkapkan, bahwa Muba menerima bantuan tersebut bersama 42 Kabupaten dan Kota seluruh Indoensia. Keberhasilan itu, selain dari upaya Dinas Perikanan, adanya bantuan dari anggota DPR RI, komisi VII, H Alex Noerdin.

“Tidak dipungkiri bahwa bantuan yang kita peroleh adanya dorongan dari Pimpinan Komisi VII DPR RI Bapak H Alex Noerdin. Selain itu, adanya peluang tersebut cepat ditindak lanjuti dengan segera melakukan pendataan secara dan akurat,” bebernya.

Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meminta kepada Dinas Perikanan dan stakeholder terkait agar benar-benar mengawasi penyaluran distribusi konversi untuk nelayan nantinya.

"Saya tegaskan tidak ada pungutan apapun dalam penyalurannya nanti, karena ini murni bantuan untuk meringankan beban nelayan terlebih di tengah wabah COVID-19," tegasnya. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini berharap, agar bantuan ini nantinya dapat bermanfaat bagi para nelayan di Muba. "Semoga bermanfaat dan dengan konversi ke BBG ini nantinya nelayan Muba dapat lebih hemat dan mudah mendapatkan bahan bakar," ucap Dodi. 

Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kementerian ESDM dan support total dari Pimpinan Komisi VII DPR RI Alex Noerdin. "Semoga ini jadi ladang amal dan ibadah bagi kita guna meringankan beban para nelayan di tengah wabah COVID-19," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso, mengingatkan, proses pendistribusian paket perdana ini harus selesai pada pertengahan Desember 2020 untuk menghindari resiko lewat tahun anggaran. Selain itu, program tersebut merupakan salah satu kegiatan Pemerintah yang manfaatmya dapat langsung dinikmati masyarakat.

"Program ini diinisiasi Kementerian ESDM untuk membantu nelayan menggunakan bahan bakar yang lebih bersih dan murah. Di sisi lain, kegiatan ini juga merupakan aspirasi masyarakat melalui wakil-wakilnya di DPR. Dalam pelaksanaannya diperlukan sinergi semua pihak, termasuk dinas yang membidangi kelautan dan perikanan," kata Ali.

Diketahui, program Konversi BBM ke BBG untuk nelayan ini telah dilaksanakan selama 5 tahun. Awalnya untuk tahun 2020, direncanakan akan dibagikan 40.000 paket perdana. Namun lantaran pandemi Covid-19, dilakukan recofusing anggaran dan kegiatan ini ditiadakan. 

Dalam perjalanannya, DPR meminta agar program ini tetap dilaksanakan untuk membantu daya beli masyarakat dan diputuskan akan dibagikan sebanyak 25.000 paket perdana untuk nelayan. Paket akan dibagikan di 42 kabupaten dan kota di 17 provinsi. 

"Paket perdana konversi ini dibagikan Pemerintah secara gratis. Kami minta agar dinas kabupaten atau kota tidak memungut biaya dari nelayan," tandasnya.

Pasang Baleho Bupati Lahat CikUjang Camat Tanjung Tebat di Acungi Jempol Warga.


LAHAT, DS - Banyak cara yang dilakukan untuk mengajak masyarakat di Kecamatan Tanjung Tebat guna mensosialisasikan Disiplin memakai masker 3 M, masker melindungi, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak dimasa Wabah Pandemi Covid-19, tampak Ariapulun SE selaku Camat sedang mengkoordinir pemasangan Baleho tersebut. 1/10.


Menurut Camat " sudah sepatutnya warga mentaati pemahaman memakai masker, lihat saja dengan gagahnya Bupati Kita memakai Masker, saya berharap kepada warga yang berlalu lalang setelah membaca Baleho ini sadar akan kegunaan masker.



Semoga Wabah Pandemi Corona ini lenyap tak bersisa dengan memakai Masker" harap Ariapulun.


Apri 34 tahun warga Desa Air Dingin Lama  berpendapat lain " saya salut dengan pak Camat yang turut serta dalam pemasangan Baleho, beliau langsung yang bergerak ujar Apri.


Hal senada dikatakan Ovi 42 tahun warga Lahat yang kebetulan lewat  berharap dengan dipasangnya Baleho sarat akan himbauan semoga semua orang sadar akan bahaya bila tidak memakai masker dan peredaran Virus Corona akan terhenti ( Kerbay Mulak/ Doni)

Dihari Kesaktian Pancasila, Lapas Kelas IIB Sekayu Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Razia


MUBA,DS - Dihari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2020, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sekayu melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti hasil Razia Rutin yang dimiliki oleh Warga Binaan Pemasyarakatan, Kamis (1/10/2020) bertempat di halaman Apel Lapas Kelas IIB Sekayu.


Pemusnahan Barang Bukti ini dipimpin langsung oleh Kalapas Kelas IIB Sekayu Jhonny H Gultom AMd IP SSos yang didampingi oleh Kasi Adm Kamtib Tri Nopa Nanda SH SE MH, diikuti oleh KPLP Dedi Krishastoni AMd IP SH.

Beberapa Barang Bukti yang dimusnahkan berupa, 56 Unit Handphone berbagai Merk, Kabel dan Alat Charger, Powerbank, Sendok yang menyerupai Sajam, Pemusnahan Barang Bukti tersebut dengan cara dibakar.

Kalapas Kelas IIB Sekayu Jhonny H Gultom AMd IP SSos mengatakan, giat pemusnahan terhadap 56 unit HP yang merupakan hasil razia dari bulan Februari 2020 hingga September 2020. 56 unit HP dari berbagai merek juga charger dan senjata tajam modifikasi. 


" Pemusnahan tersebut merupakan bentuk komitmen pihak Lapas dalam mencegah tindakan gangguan Kamtib di dalam Lapas. Begitu barang tersebut kami dapatkan terlebih dahulu sudah kami hancurkan dengan cara dibanting atau direndam di air, namun kali ini kita lakukan dengan cara dibakar setelah terkumpul beberapa bulan," dijelaskan Kalapas.


Untuk barang-barang logam seperti sajam modifikasi dan batre Hp kita hancurkan dengan cara di gerinda, ini juga merupakan upaya deteksi dini dalam menghindari gangguan Kamtib. 

" Pemusnahan ini dilaksanakan sesuai instruksi langsung dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan yang dipantau langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly," terang Jhonny.

Langkah ke depan pihak Lapas Sekayu akan lebih memperketat pengawasan atas barang-barang dan makanan titipan yang masuk untuk warga binaan. 

" Selain itu penegakan aturan juga akan lebih tegas bagi WBP yang melanggar menggunakan alat komunikasi di dalam Lapas akan menerima sanksi kurungan di sel sunyi, tidak diberikan remisi, bisa juga tidak dapat mengikuti program integrasi," pungkasnya.(hs

Update COVID-19 Muba: Bertambah 23 Kasus Positif


MUBA, DS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Musi Banyuasin, Rabu (30/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 23 kasus positif COVID-19. 


Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita.SS.M.Kes 

"Ada penambahan 23 kasus positif, total pasien positif yang saat ini dirawat ada sebanyak 92 orang," ungkapnya.

Kasi Surveilans ini  merinci, adapun penambahan 23 kasus positif yakni kasus 190 perempuan usia 50 tahun Kelurahan Serasan Jaya, kasus 191 perempuan usia 39 tahun Sungai Lilin, kasus 192 perempuan usia 32 tahun Sungai Lilin, kasus 193 perempuan usia 29 tahun Sungai Lilin, kasus 194 perempuan usia 26 tahun Sungai Lilin, kasus 195 laki-laki usia 26 tahun Bandar Agung.

Kemudian, kasus 196 laki-laki usia 35 tahun Bandar Agung, kasus 197 perempuan usia 26 tahun Bandar Agung, kasus 198 perempuan usia 30 tahun Bandar Agung, kasus 199 perempuan usia 28 tahun Bandar Agung, kasus 200 perempuan usia 33 tahun Bandar Agung, kasus 201 perempuan usia 30 tahun Bandar Agung, kasus 202 perempuan usia 4 tahun Bandar Agung, kasus 203 perempuan usia 28 tahun Bandar Agung, dan kasus 204 perempuan usia 28 tahun Belakang Stadion.

"Lalu, kasus 205 perempuan usia 11 tahun Kayuara, kasus 206 laki-laki usia 31 tahun Lumpatan, kasus 207 perempuan usia 41 tahun Kayuara, kasus 208 perempuan usia 40 tahun Sekayu, kasus 209 laki-laki usia 55 tahun Sungai Lilin, kasus 210 laki-laki usia 3 hari Serasan Jaya, kasus 211 laki-laki usia 41 tahun Babat Toman, kasus 212 perempuan usia 72 tahun Desa Cinta Karya, dan kasus 213 perempuan usia 26 tahun Serasan Jaya," bebernya. 

Sefti mencatat hingga 30 September 2020 ada sebanyak 213 kasus terkonfirmasi di Muba. "110 kasus sembuh, 11 meninggal dunia, dan 92 orang masih dirawat," terangnya. 

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 30 September 2020 tercatat ada sebanyak 403 ODP 6 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 814 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 151 PDP 9 proses pengawasan 123 selesai pengawasan.(hsril

Ketua TPKK Kecamatan Tanjung Tebat Hadiri Pembinan TP PKK di Desa Pandan Arang Ilir.


LAHAT, DS -  Pembinaan terhadap Kader TP P PKK untuk tahun 2020 ini belum maksimal berjalan dikarenakan Wabah Pandemi.Covid- 19, sehingga membuat pertemuan kita berlangsung singkat dan baru beberapa kali, ujar Neti Septianti Am- Kep disela pembinaan TP- PKK di Desa Pandan Arang Ilir 1/10.


Menurut Neti hari ini agenda kita pembinaan PKK Dasa Wisma diharapkan Kader- Kader dapat memahami apa yang telah disampaikan dan dibina, pembinaan PKK  ini tidak mesti mengurusi masalah PKK semata, bagaimana prilaku hidup sehat bersih dan higens, selain itu juga kegian  menyeluruh baik itu lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitarnya usai pengisian materi langsung kita praktekan , " ungkap Neti



Sementara itu Ny Sumatri Ketua TPKK Desa Pandan Arang Ilir" Kader Desa Pandan Arang Ilir ada yang baru dan lama, kami mohon petunjuk dan siap untuk dibina demi tercapainya tujuan TPKK." ujar Ny Sumatri.


Kegiatan pembinaan PKK dihadiri Kader PKK,  dan Pokja Desa Pandan Arang Ilir Kecamatan Tanjung Tebat ( Kerbay Mulak/ Don)

Syukuran Pembangunan Awal Rumah Sakit Pratama Tipe D di Kecamatan Tanjung Tebat


LAHAT, DS -  Harapan kita semua pembangunan Rumah Sakit Pratama tiada kendala dari berbagai pihak, jangan sampai ternoda oleh siapapun yang menghambat pembangunan ini. Bila ada gangguan Kontraktor melapor kepada pihak yang berwajib. Seperti dikatakan Ariapulun SE mengawali syukuran kecil Pembangunan Rumah Sakit Pratama Tipe D di Kawasan Eks Balai Benih Desa Tanjung Raya Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat 1/10.


Menurut Camat, Rumah Sakit ini rencananya dibangun untuk kepentingan khusus masyarakat Kecamatan Tanjung Tebat serta Kecamatan tetangga dalam Kabupaten Lahat Pada umumnya.



Anton selaku pihak Kontraktor, berharap semoga pembangunan Rumah Sakit Pratama selesai tepat pada waktunya yang direncanakan  selama 75 hari atau  pertengahan Desember 2020. Langkah awal kita ratakan dahulu tanahnya dan ditanam pondasi cakar ayam  terlebih dahulu yang bertujuan memperkokoh bangunan, setelah itu tahap selanjutnya  " ujar Kontraktor.


Hal senada dikatakan Jhon Hendri Kades Muara Danau Pembangunan Rumah Sakit Pratama sangat diharapkan semoga pembangunannya tepat sasaran.


Prosesi syukuran berlangsung khidmat tertib dan lancar, acara ini dihadiri para Sesepuh Desa Tanjung Raya dan Desa Muara Danau, perwakilan Kepolisian Sektor Kota- Agung.( Kerbay Mulak/ Don)

Orator Sejati jalin Silaturahmi Sesama Aktivis Lintas Generasi


LAHAT,DS - Elan Setiawan salah satu Aktivis Sumsel Bersatu untuk wilayah Kabupaten Lahat menjalin talisilaturahmi bersama aktivis Kabupaten Lahat Lintas Generasi

Dalam jumpa Pers di Coffee Shop Hotel Bukit Serelo Lahat  Bung Elan memastikan dirinya tetap seorang oposisi, hal ini ditegaskannya.


Dimana dalam kiprahnya bung Elan Setiawan yang dikenal sebagai seorang orator demonstrasi mengatakan bahwa dirinya tetap berdiri sebagai rakyat yang akan menentang kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.



"Saya akan berdiri paling depan, mengkritisi pemerintah di saat mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.  (30/9),


Lebih lanjut Elan berharap kebersamaan aktivis tidak dikaitkan dengan sebuah keberpihakan,sesama aktivis memang perlu membentuk solidaritas dan tidak meninggalkan sikap kritis. Dari itulah, atas dasar pemikiran yang sama Silaturahmi sesama aktivis Lintas Generasi perlu terjalin ujarnya (Idham/Novita)

Simpan Senpira, Glen Digelandang ke Polsek Talang Ubi


PALI, DS - Akibat memiliki Senjata Api Rakitan (Senpira) laras pendek yang disimpanya didalam mesin cuci, Glen Doris alias Glen (22), warga Simpang Bandara RT 007/003, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa digelandang petugas Kepolisian Polsek Talang Ubi, pimpinan Ipda Bambang SH.



Glen diringkus berkat informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa dirinya kerap membawa senjata rakitan saat bepergian atau keluar dari rumah. Informasi ini pun langsung ditindaklanjuti oleh Petugas Polsek Talang Ubi dan menyergap Glen di kediamannya.



Saat penggerebekan, Glen yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka mencoba bersembunyi di dalam lemari untuk mengelabui petugas. Begitu, tetap saja ia berhasil ditemukan oleh petugas.



Setelah mengamankan tersangka, petugas langsung melakukan pengeledahan didalam rumah pelaku. Dan akhirnya petugas berhasil menemukan barang bukti senpira yang disimpankan pelaku didalam mesin cuci yang berada di dapur rumahnya.



Dengan ditemukannya Senpira didalam rumah miliknya, Pria yang keseharianya sebagai penganguran ini tidak mampu berkutik lagi, dan langsung saja digelandang ke Mapolsek Talang Ubi, untuk mempertangungjawabkan perbuatanya dibalik jeruji besi.



Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi SIK, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah SH saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa pihaknya berhasil ungkap kasus tanpa hak memiliki dan menyimpan senjata api rakitan jenis pistol.



"Pelaku berhasil diringkus setelah kita menerima laporan masyarakat bahwa pelaku sering membawa senpira, sehingga meresahkan masyarakat. Langsung saja kita melakukan penangkapan dirumahnya," terangnya.



Sementara, pelaku Glend mengakui bahwa senpira tersebut merupakan miliknya. "Senpira tersebut memang punya saya pak untuk jaga-jaga diri pak. Senpira tersebut tidak pernah saya bawa kemana-mana pak," pungkasnya.

Pemkot Instruksikan Dinkes Lakukan Pemetaan Pasien Terkonfirmasi Covid-19


PRABUMULIH, DS - Pemerintah Kota Prabumulih mengintruksikan seluruh jajaran OPD Kota Prabumulih untuk terus bersinergi memerangi Covid-19 di Bumi Seinggok Sepemunyian. Meski lelah dan menguras energi dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Kota Nanas, Pemkot dengan segala kemampuan yang tersisa terus mengupayakan menekan penyebaran virus covid-19 di Prabumulih.


Hal ini terungkap saat Pemkot Prabumulih menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 di Wilayah Kota Prabumulih. Rakor yang digelar di lantai 2 Pemkot Prabumulih ini dibuka langsung oleh Sekda Kota Prabumulih H. Elman ST dan dihadiri 

oleh Asisten l Pemerintah Kota Prabumulih Drs. Aris Priadi, M.Si,  Asisten III Kota Prabumulih H. M Rasyid, S.Ag, MM dan OPD yang terkait seperti camat,lurah,kepala desa dan Puskesmas sekota Prabumulih.


Dalam sambutannya Elman menyampaikan bahwa, dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Walikota Prabumulih Nomor 70 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kota Prabumulih memerintahkan segenap jajaran Pemerintah Kota Prabumulih dalam hal ini Camat, Lurah, Kepala Desa dan Puskesmas se kota Prabumulih mulai besok Kamis tanggal 1 Oktober 2020 unt melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah masing -masing, untuk mematuhi protokol kesehatan


Dikatakan, terkhusus kepada Dinas kesehatan kota Prabumulih untuk segera melakukan pemetaan terhadap warga yang terkonfirmasi dan yang sembuh.


"Kepada saudara Kepala Dinas Kesehatan dihimbau untuk segera melakukan Pemetaan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, melakukan tracking dan pendataan serta pengawasan terhadap ODP untuk selanjutnya dilakukan karantina sebagai upaya menekan penyebaran virus Covid-19 di Kota Prabumulih" ujar Elman.


Selain memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Sekda juga mengintruksikan Dinas tenaga kerja agar terus memantau perkembangan Tanaga kerja yang berkerja di perusahaan yang tersebar di Kota Prabumulih.


"Sebagai upaya penekanan penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih, Kepada Disnakertrans Kota Prabumulih dihimbau untuk segera melakukan pengawasan ketat terhadap tenaga kerja yang berasal dari luar daerah. Seperti tenaga kerja proyek Nasional jalan Tol, Proyek Jaringan Gas yang banyak membutuhkan tenaga kerja untuk terus dipantau dan diawasi" papar Elman.

 

Kemudian, Sekretaris Daerah juga berharap agar dampak pencegahan dan pengendalian Covid-19  tidak menggangu Kegiatan ekonomi masyarakat dan daerah, untuk itu perlu adanya sistem penanganan terpadu dari semua pihak dan elemen masyarakat.