NEWS

Slider

Simpan Senpira, Glen Digelandang ke Polsek Talang Ubi


PALI, DS - Akibat memiliki Senjata Api Rakitan (Senpira) laras pendek yang disimpanya didalam mesin cuci, Glen Doris alias Glen (22), warga Simpang Bandara RT 007/003, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa digelandang petugas Kepolisian Polsek Talang Ubi, pimpinan Ipda Bambang SH.



Glen diringkus berkat informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa dirinya kerap membawa senjata rakitan saat bepergian atau keluar dari rumah. Informasi ini pun langsung ditindaklanjuti oleh Petugas Polsek Talang Ubi dan menyergap Glen di kediamannya.



Saat penggerebekan, Glen yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka mencoba bersembunyi di dalam lemari untuk mengelabui petugas. Begitu, tetap saja ia berhasil ditemukan oleh petugas.



Setelah mengamankan tersangka, petugas langsung melakukan pengeledahan didalam rumah pelaku. Dan akhirnya petugas berhasil menemukan barang bukti senpira yang disimpankan pelaku didalam mesin cuci yang berada di dapur rumahnya.



Dengan ditemukannya Senpira didalam rumah miliknya, Pria yang keseharianya sebagai penganguran ini tidak mampu berkutik lagi, dan langsung saja digelandang ke Mapolsek Talang Ubi, untuk mempertangungjawabkan perbuatanya dibalik jeruji besi.



Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi SIK, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah SH saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa pihaknya berhasil ungkap kasus tanpa hak memiliki dan menyimpan senjata api rakitan jenis pistol.



"Pelaku berhasil diringkus setelah kita menerima laporan masyarakat bahwa pelaku sering membawa senpira, sehingga meresahkan masyarakat. Langsung saja kita melakukan penangkapan dirumahnya," terangnya.



Sementara, pelaku Glend mengakui bahwa senpira tersebut merupakan miliknya. "Senpira tersebut memang punya saya pak untuk jaga-jaga diri pak. Senpira tersebut tidak pernah saya bawa kemana-mana pak," pungkasnya.

Pemkot Instruksikan Dinkes Lakukan Pemetaan Pasien Terkonfirmasi Covid-19


PRABUMULIH, DS - Pemerintah Kota Prabumulih mengintruksikan seluruh jajaran OPD Kota Prabumulih untuk terus bersinergi memerangi Covid-19 di Bumi Seinggok Sepemunyian. Meski lelah dan menguras energi dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Kota Nanas, Pemkot dengan segala kemampuan yang tersisa terus mengupayakan menekan penyebaran virus covid-19 di Prabumulih.


Hal ini terungkap saat Pemkot Prabumulih menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 di Wilayah Kota Prabumulih. Rakor yang digelar di lantai 2 Pemkot Prabumulih ini dibuka langsung oleh Sekda Kota Prabumulih H. Elman ST dan dihadiri 

oleh Asisten l Pemerintah Kota Prabumulih Drs. Aris Priadi, M.Si,  Asisten III Kota Prabumulih H. M Rasyid, S.Ag, MM dan OPD yang terkait seperti camat,lurah,kepala desa dan Puskesmas sekota Prabumulih.


Dalam sambutannya Elman menyampaikan bahwa, dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Walikota Prabumulih Nomor 70 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kota Prabumulih memerintahkan segenap jajaran Pemerintah Kota Prabumulih dalam hal ini Camat, Lurah, Kepala Desa dan Puskesmas se kota Prabumulih mulai besok Kamis tanggal 1 Oktober 2020 unt melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah masing -masing, untuk mematuhi protokol kesehatan


Dikatakan, terkhusus kepada Dinas kesehatan kota Prabumulih untuk segera melakukan pemetaan terhadap warga yang terkonfirmasi dan yang sembuh.


"Kepada saudara Kepala Dinas Kesehatan dihimbau untuk segera melakukan Pemetaan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, melakukan tracking dan pendataan serta pengawasan terhadap ODP untuk selanjutnya dilakukan karantina sebagai upaya menekan penyebaran virus Covid-19 di Kota Prabumulih" ujar Elman.


Selain memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Sekda juga mengintruksikan Dinas tenaga kerja agar terus memantau perkembangan Tanaga kerja yang berkerja di perusahaan yang tersebar di Kota Prabumulih.


"Sebagai upaya penekanan penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih, Kepada Disnakertrans Kota Prabumulih dihimbau untuk segera melakukan pengawasan ketat terhadap tenaga kerja yang berasal dari luar daerah. Seperti tenaga kerja proyek Nasional jalan Tol, Proyek Jaringan Gas yang banyak membutuhkan tenaga kerja untuk terus dipantau dan diawasi" papar Elman.

 

Kemudian, Sekretaris Daerah juga berharap agar dampak pencegahan dan pengendalian Covid-19  tidak menggangu Kegiatan ekonomi masyarakat dan daerah, untuk itu perlu adanya sistem penanganan terpadu dari semua pihak dan elemen masyarakat.

2021 Pemkab Muba Melalui TMMD Bangun Jalan Poros Lalan


Ground breaking PLJ-TS Jalan Poros Lalan

MUBA,DS.COM - Setelah pada Desember 2019 lalu Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menuntaskan persoalan listrik dan membuka jalan poros di Kecamatan Lalan.


Pada tahun 2021 mendatang mantan Anggota DPR RI dua periode ini akan membangun jalan poros dari barat sampai ke timur di Kecamatan Lalan di sepanjang 38,7 kilometer yakni dari P20 Desa Suka Makmur sampai Karang Makmur Primer hingga tembus jalan negara.

Hal ini diungkapkan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat Groundbreaking Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) Kabupaten Musi Banyuasin di Halaman Kantor Camat Lalan Desa Bandar Agung Kecamatan Lalan, Selasa (29/9/2020).

"Tahun 2019 lalu sesuai janji saya menuntaskan persoalan listrik, nah tahun 2021 nanti saya akan bangun jalan sepanjang 38,7 kilometer dan akan diberikan penerangan berupa lampu jalan Tenaga Surya sebanyak 1.200 unit," ungkapnya.

Dikatakan, untuk membangun jalan tersebut dirinya mengucurkan anggaran melalui APBD Muba TA 2021 sebesar Rp15 Miliar.

"Mulai tahun depan InshaAllah di anggarkan dan akan menjadi yang pertama kali satu-satunya jalan poros yang dibangun di Kecamatan Lalan, dimana sudah puluhan tahun mendambakan adanya akses yang lebih cepat untuk mengeluarkan hasil komoditas mereka ke daerah-daerah sekitar, khususnya di Palembang dan Sungai Lilin" pungkasnya.

Di buatkan jalan poros barat hingga ke timur karena ini merupakan akses ke depan dengan dimasukkan pada program TMMD yang bekerjasama dengan TNI. "Diharapkan ini akan memotong cost dari harga-harga komoditas yang keluar dari Kecamatan lalan ini, sehingga bisa memakmurkan para petani khususnya petani jagung, petani beras dan tentu kelapa sawit", tambah Dodi

Semua ini adalah untuk melengkapi infrastruktur yang sudah dibangun di Kecamatan perairan yang selama ini aksesnya hanya bisa ditempuh melalui akses Sungai maupun dengan kendaraan roda dua.

"Dengan dibangunnya jalan ini, hasil perkebunan dan komoditas yang ada di Lalan dapat keluar daerah dengan ongkos yang murah," terangnya.

Menurutnya, meski berada di kawasan perairan namun Kecamatan Lalan harus menjadi daerah yang maju dan warga masyarakatnya sejahtera. "Akses menjadi mudah, warga Lalan tidak lagi tertinggal," harapnya.

Selain itu Musi Banyuasin Kami mendapatkan alokasi kurang lebih sekitar 5000 PLJ-TS dan kemungkinan ada penambahan lagi.

"Untuk Kecamatan Lalan 1200 titik PLJ- TS akan kami  ke sebar di jalan poros tersebut termasuk di desa-desa sekelilingnya sehingga bisa menambah penerangan malam hari. Kenapa tenaga surya karena bisa kita katakan untuk sumber energi panas matahari di Lalan sangat baik untuk menyerap dengan solar panel sehingga dari sisi efisiensi energi juga bisa sangat terbantu", jelasnya.

Direktur Muba Elektrik Power (MEP) Augie Bunyamin menyebutkan Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA berhasil mendapatkan hibah untuk mendapatkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

"Alhasil Muba mendapatkan 1.200 unit lampu jalan tenaga surya atau matahari, dan diperuntukkan bagi Kecamatan Lalan," bebernya.

Lanjut Augie, bantuan Pemerintah pusat tersebut bagian dari mendukung program Bupati Muba untuk mewujudkan Muba terang benderang. "Dengan bantuan lampu jalan ini nantinya warga Lalan tidak was was lagi kalau keluar malam hari," ucapnya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Lalan, H Akrom mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Muba Dodi Reza terhadap Kecamatan Lalan.

"Di era kepemimpinan pak Alex Noerdin dan Dodi Reza inilah kami warga masyarakat Lalan dapat menikmati pembangunan yang sangat maksimal," ungkapnya.

Lanjutnya, pembangunan Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dodi Reza sangat merata dan menyentuh ke daerah pelosok. "Alhamdulillah di era pak Bupati Dodi Reza inilah pembangunan Muba sangat merata hingga ke kawasan pelosok," ungkap Akrom

Ia berharap, agar pembangunan infrastruktur di Kecamatan Lalan terus berkelanjutan. "Terima kasih pak Bupati Dodi Reza, warga Lalan siap berkontribusi maksimal mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," pungkasnya.

Dalam kesempatan Groundbreaking Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) Kabupaten Musi Banyuasin di Halaman Kantor Camat Lalan Desa Bandar Agung Kecamatan Lalan, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ turut didampingi , Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes dan Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi serta Kepala OPD Muba dan Camat Lalan Andi Suharto SSTP MSi.(hsril) 

1 Kg Sabu Siap Edar, Berhasil Digagalkan Satres Narkoba Polres Muba


MUBA, DS- Satres Narkoba Polres Muba Berhasil Mengungkap Kasus Bandar Besar Narkotika yang Berada di kabupaten Muba. Sabu Seberat 1 Kg ini berhasil gagal Edar, Rabu (30/9/2020).


Sabu-sabu Sebanyak 1 Kg Paket Ukuran Besar yang dikemas dalam Kantong Plastik warna Hijau Merk Guan Yin Wang ini dibawah oleh Tersangka Atasnama Holido bin Basar (44) dengan Riwayat Pekerjaan sebagai seorang Petani beralamatkan RT 006 kelurahan Mangun Jaya kecamatan Babat Toman.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK didalam Press Releasenya mengungkapkan, dari pengamanan tersebut kita amankan juga 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Jenis Honda Beat warna Hitam tanpa Plat, 1 (Satu) Buah Kantong Plastik Warna Ungu, 1 (Satu Buah) Plastik Klip Bening.

" Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Muba AKP Jonroni Hasibuan SH yang berdasarkan Informasi dari Masyarakat bahwa ada Pasokan Sabu-sabu dengan jumlah besar di wilayah kabupaten Musi Banyuasin," ungkap Kapolres Muba didampingi Wakapolres Kompol Irwan Andeta SIK, Kasat Narkoba AKP Jonroni Hasibuan SH, dan Paur Subbag Humas IPTU Nazaruddin.

Kapolres menjelaskan, pada saat itu anggota Satres Narkoba Polres Muba melakukan Sirveillance terhadap Tersangka Holidi bin Basar (44). Kemudian, dilakukan penggeledahan dan ditemukan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu-sabu sebanyak 1 Kg yang dikemas di dalam Plastik Warna Hijau Merk Guan Yin.

" Setelah didapati Barang Bukti tersebut, Anggota langsung melakukan Penyitaan terhadap Sepeda Motor Tersangka. Saat ini Satres Narkoba Polres Muba masih terus dilakukan Upaya Pengembangan ke Bandar Besar lainnya," papar Kapolres.

Dilanjutkan dia, dari Barang Bukti Narkoba yang disita maka Aparat Kepolisian Resor Muba berhasil menyelamatkan 4.000 anak bangsa dengan Rasio 0,25 Gram yang di Konsumsi oleh 1 Orang.

" Pelaku Bandar tersebut kita jerat dengan Pasal Primer 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotila, dengan ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun Penjara dan Maksimal Hukuman Mati atau Seumur Hidup," tegas Kapolres.

Kapolres menghimbau, Untuk itu saya masih Terus Menghimbau kepada Semua Elemen Masyarakat di kabupaten Muba untuk membantu Kepolisian Secara Bersama – sama dalam Menuntaskan dan memerangi Penyalahgunaan Narkoba.

" Laporkan Kepada pihak kepolisian Terdekat apabila menemukan Tindak Pidana Narkotika atau  secara langsung melaporkan kepada layanan Pengaduan Satres Narkoba Polres Muba pada Nomor  0853 – 8041 - 6783," imbuhnya.(hs) 

Burger Mang Engkur Sehat Higenis di Teras Bukit Asam Lantai Atas


LAHAT, DS - Walau ditengah Pandemi Covid-19 yang semakin merajalela entah sampai kapan berakhir, sehingga berdampak pada berbagai sektor lumpuh.


Mang Engkur alias Sertu Kurniadi yang sehari- hari berdinas di Dodik Secaba Rindam 2 Sriwijaya Lahat ditemani Istri tercinta Yessy Kristianti  Mencoba memulihkan perekonomian dengan membuka Kedai Burger terletak di Lantai Atas Plaza Benteng Lahat atau di Jalan Letnan Amir Hamzah Teras Bukit Asam Tepian Ayik Lematang.


Menurut Mang Engkur ketika disambangi Awak Media dilokasi 29/9 " melihat kondisi Ekonomi saat ini, saya mencoba menambah pundi- pundi keluarga dengan dua Karyawan yang melayani di kedai Burger.  Dsini tersedia Burger  berbagai Varian rasa mulai Burger Kecil + French Fries hanya 8 ribu, yang besar 15 ribu + French Fries, Black Burger  18 ribu + French fries, Pizza Sosis Ayam/ sapi 40 ribu , Spageti 15 Ribu. Ada juga macaroni schotel dengan harga 10rb - 15rb. Selain itu juga disini tersedia Mie Aceh, nasi ayam suwir, rice bowl dengan 3 varian sambel dan lain- lain  dengan harga terjangkau murah meriah dan Higenis. Burger Mang Engkur buka pukul 12 hingga pukul 22: 00 wib dihari biasanya dan Week End.


Keken 27 tahun salah seorang pengunjung Burger Mang Engkur mengakui kelezatan Burger Black " rasa pas dilidah kita merasakan sensasi luar biasa ditepian sungai Lematang, disini sangat cocok untuk nongkrong apa lagi ditemani pujaan hati  dak rugi kita kesini " ujar Keken mengakhiri perbincangannya.


Selaras dikatakan Ibungan Kembuay alias Lezi Megis secara kebetulan lagi nongkrong bersama rekannya mengakui kelezatan Mie Aceh yang begitu menggoyang lidah, aroma  bumbu khasnya bew mantap bro" puji Ibungan Kembuay.


 Jadi tunggu apa lagi segera mampir di Burger  Mang Engkur ( Novita/ Idham)

Muba Tetap Siaga Cegah Karhutbunlah


MUBA, DS - Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Musi Banyuasin dari tahun ke tahun senantiasa dapat diatasi dengan maksimal oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, meski saat ini masih tengah pandemi COVID-19, namun kesiapsiagaan terus dilakukan dengan baik dan all out.


Penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba. 

"Jangan lengah, meski saat ini hot spot menurun drastis. Tim di lapangan harus terus siaga," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan, Selasa (29/9/2020). 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini juga mengingatkan kepada seluruh tim dan satgas pencegahan dan penanganan karhutbunlah di lapangan agar tetap waspada selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokes COVID-19. 

"Lindungi diri dengan selalu memakai masker, jaga selalu kesehatan sebagai wujud bersama memutus rantai penularan wabah COVID-19 di wilayah Muba," terangnya. 

Dodi menegaskan, agar kepada semua pihak terutama warga masyarakat Muba di daerah rentan karhutbunlah untuk tidak membuka wilayah dengan cara membakar.
Begitu juga dengan para perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarana nya dengan baik. 
"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini," tegasnya. 

Ia juga meminta, di masing-masing Kecamatan untuk selalu melapor data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi. "Camat wajib siaga di tempat, intinya jangan anggap remeh potensi karhutbunlah yang tentu dapat merugikan masyarakat banyak," urainya. 

Lanjutnya, upaya yang terus dilakukan dalam pencegahan dan penanganan karhutbunlah di Muba yakni diantaranya terus melakukan sinkronisasi antara Satuan Tugas Provinsi dengan Kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian karhutbunlah dengan melibatkan stakeholder terkait baik provinsi, kabupaten dan kecamatan. Menerapkan sanksi tegas kepada pelaku yang membuka lahan apabila ada yang membuka lahan dengan cara membakar. 

"Kemudian, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani
untuk membantu pemadaman kebakaran. Memperkuat sarana prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun hutan tanaman industri. Mengaktifasi posko-posko karhutbunlah yang ada di perusahaan, masyarakat peduli air, penduduk petani peduli api dan lainnya. Dan pemanfaatan dana desa untuk karhutbunlah  baik untuk peralatan maupun operasional dengan mematuhi ketentuan yang ada," jelasnya. 

Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT didampingi Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK menuturkan, hot spot di wilayah Muba saat ini menurun drastis, hal ini juga diperkuat dengan kondisi cuaca yang basah dan tim penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang sangat maksimal bertugas di lapangan.

"Tentu ini tidak terlepas dari dukungan yang maksimal oleh Bupati Muba Dodi Reza yang sangat intens dan all out dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah di wilayah Muba," ucapnya. 

Ia menambahkan, peran serta seluruh lapisan dan warga masyarakat Muba sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah. "Mari kita jaga hutan, serta tekan potensi hot spot di wilayah Muba," tandasnya. 

Dalam kesempatan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan juga turut dihadiri, Kejari Muba Suyanto SH MH,  Kepala Laksana (Kalap) BPBD Provinsi Sumsel H Iriyansah, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Perangkat Daerah terkait,   Para camat serta perwakilan Perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Lalan.(hsril

Komitmen Bersama Telah Disepakati, Berikut Maklumat Pelayanan Publik DPMPTSP


MUBA, DS - Setelah Beberapa Waktu lalu dilakukan Penandatanganan Fakta Integritas dilingkungan Pejabat Utama pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kali ini, kembali DPMPTSP mengeluarkan Maklumat Pelayanan Publik.


Diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu DPMPTSP kabupaten Musi Banyuasin menerima Penghargaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral pajak (DJP) Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP)Terbaik di Tingkat Pemerintah Daerah dan Rekonsiliasi Pajak-pajak Pusat dari tahun 2017 sampai tahun 2020 di provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan kepulauan Bangka Belitung kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Hal ini juga membuat DPMPTSP Muba mendapatkan Penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Kemenpan RB) dengan Penilaian Pelayanan Publik. Dihimpun daei informasi sebelumnya, tiga tahun berturut-turut DPMPTSP Muba meraih Apresiasi tersebut.

Kepala DPMPTSP Muba Erdian Syahri SSos MSi mengungkapkan, Maklumat Pelayanan Publik ini adalah Komitmen bersama diantara kami jajaran DPMPTSP Muba yang berisikan Poin-poin Integritas Pelayanan yang Sehat kepada Pemohon.

" Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai Standard pelayanan yang telah ditetapkan dan Apabila Tidak menepati janji ini, kami siap menerima Sanksi sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku," demikian dijelaskan Erdian isi Maklumat tersebut, Selasa (29/8/2020).

Erdian menjelaskan, selain Maklumat Pelayanan Publik tersebut terdapat beberapa Standar Pelayanan Perizinan Elektronik.

" Beberapa diantaranya Seperti Standar Pelayanan Perizinan Non Perizinan Nomor Induk Berusaha, Standar Pelayanan dan Non Perizinan Mendirikan Bangunan, Izin UMKM, Izin Praktek Peawat, Surat izin Usaha Perdagangan," papar Erdian.(hs)

Masuk Usia 64 Tahun, Muba Semakin Terdepan

Muba Tetap Inovatif dan Berprestasi di Tengah Pandemi



MUBA,DS - Tepat pada Senin 28 September 2020, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menduduki usia 64 tahun. Dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Beni Hernedi SIP Kabupaten Muba menjadi Kabupaten yang terdepan di Indonesia. 

Capaian prestasi dan percepatan pembangunan terus direalisasikan, tak lain hal ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Serasan Sekate secara merata. 

Kali ini, meski perayaan HUT Muba ke-64 dilakukan terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan karena masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Perayaan HUT Muba ke-64 berjalan khidmat dan menjadi pemecut warga masyarakat Muba untuk turut andil terus berkontribusi mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2020. 

"Insha Allah kita akan terus berusaha menjadi Kabupaten yang terdepan dengan capaian prestasi dan realisasi program yang nyata dan berkontribusi untuk masyarakat luas," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini melaporkan, meski saat ini Muba dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun realisasi pembangunan dan capaian prestasi tidak terhenti meskipun dihadapkan pada keterbatasan. 

"Baru-baru ini, reward untuk Muba diberikan oleh Kementerian Keuangan berupa DID dimana tahap pertama sebesar Rp11,9 Miliar dan di tahap kedua sebesar Rp15,7 Miliar dimana DID ini diberikan atas kepiawaian Muba dalam mengelola anggaran untuk penanganan COVID-19," ungkap peraih Penghargaan Kepala Daerah Terpopuler di Indonesia ini.  

Kemudian, Kabupaten Muba juga baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Implementasi KSWP dari DJP Sumsel-Babel. "Banyaknya capaian prestasi dan reward yang diraih ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh OPD terkait," ucapnya. 

Dodi menyebutkan, upaya-upaya perbaikan perekonomian warga juga terus dilakukan di tengah pandemi COVID-19, kemudian pula bantuan-bantuan terus disalurkan untuk warga masyarakat Muba yang terdampak COVID-19. 

"Bantuan-bantuan terus disalurkan kepada warga masyarakat Muba terdampak COVID-19 hingga ke pelosok secara merata baik bantuan dari Pemkab Muba hingga Pemerintah Pusat," sebutnya. 

Kemudian, upaya lain yang dilakukan Pemkab Muba untuk memberikan bantuan kepada UMKM di Muba yakni dengan mensupport modal kepada UMKM dengan membantu para penjahit di Muba dengan memberikan modal untuk membuat masker dan dibagikan secara gratis dengan seluruh masyarakat sebanyak 1 juta masker. "Melalui Disdagperin kita berdayakan penjahit di Muba diberi modal untuk membuat masker yang akan diberikan secara gratis kepada warga Muba, Alhamdulillah lewat program ini penjahit yang tentu terdampak COVID-19 menjadi terbantu dengan program sejuta masker tersebut," ulasnya. 

Ketua KADIN Sumsel ini melanjutkan, Pemkab Muba  juga memberikan becak motor (bentor) hingga bantuan dana mencapai Rp10 Juta tiap UMKM di Muba yang terdampak COVID-19. Lalu, ada juga bantuan Bupati Muba untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha yakni 100 unit Gerobak Kuliner, 50 Unit Bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera serta bantuan lainnya untuk pedagang pasar yang akan segera di salurkan pada akhir tahun 2020 "Ini kita lakukan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi COVID-19," terangnya. 

Dodi merinci, ada sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000. "Selain dari itu kita juga punya program yang inisiasi Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedang keliling yang biasanya memakai sepeda yang dikayuh, pedagang sayur komplek kita diberikan sepeda motor gerobak sehingga mereka bisa meningkatkan omset usaha," bebernya.

Lanjutnya, melalui program bantuan tersebut Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19. "Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba," ujarnya.

Lalu, Muba juga menjadi pilot project keberhasilan menekan angka penularan wabah COVID-19 yang tidak hanya membuat tempat isolasi outdoor dengan konsep camping, Muba juga menjadi daerah yang menyediakan alat rapid test antigen di Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi seberapa tinggi penularan COVID-19 ke warganya, ini semua demi melindungi warga Muba dan memutus rantai penularan COVID-19," ujar Dodi Reza.

Dodi melanjutkan, bahwa Kabupaten Musi Banyuasin telah menganggarkan dana sebesar 303 milyar  untuk menangani covid-19, ditambahkan olehnya bahwa Musi Banyuasin masuk dalam 5 Kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD untuk menangani COVID-19.

“Angka 303 milyar, menurut laporan dari Mendagri, bahwa anggaran kami, merupakan 5 kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD, jadi secara absolut paling besar, dan secara presentase adalah 5 besar di Indonesia, kabupaten yang serius menangani COVID-19,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa anggaran sebesar 303 milyar, bila digunakan untuk pembangunan akan dapat membangun banyak jembatan dan jalan, namun karena keseriusan pemerintah Musi Banyuasin untuk menangani COVID-19 ini, maka anggaran difokuskan kesana.

“Bagi kami keselamatan rakyatlah yang pertama, kedua memberi bantuan adalah utama juga, membangun jembatan bisa dilakukan tahun depan, karena penanganan COVID-19 urgen, kami bekerja berdasarkan prioritas,” ujarnya.

Dodi juga menambahkan, akhir tahun 2020 ini Muba akan merealisasikan langkah konkrit dan nyata dalam upaya meningkatkan harga komoditas kelapa sawit dan karet di kalangan petani rakyat dengan realisasi pendirian pabrik aspal karet serta pabrik biofuel pertama di Indonesia dan akan berada di Muba. 

"Insha Allah kedua pabrik ini pada tahun 2021 nanti mulai operasional demi kesejahteraan masyarakat Muba dan Indonesia," ulasnya. Dodi Reza menargetkan, Muba pada tahun 2030 nanti ditargetkan menjadi ibu kota dunia di bidang energi baru terbarukan. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru SH MM mengapresiasi segala capaian yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza terhadap Kabupaten Muba. "Saya berharap semua Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel ini punya komitmen dan inovasi seperti yang telah direalisasikan Bupati Muba," tegasnya.  

Lanjut Herman Deru, pihak Pemprov Sumsel akan mengucurkan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp50 Miliar untuk mensupport percepatan pembangunan di Muba. "Semoga nantinya bermanfaat untuk turut andil mewujudkan merealisasikan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.

Dalam kesempatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 juga turut dihadiri secara virtual oleh Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel, serta Bupati/Wali Kota se-Sumsel. Kemudian, hadir secara fisik Forkopimda Muba Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Hendra Halomoan SH MH, dan Kepala Pengadilan Agama Saifullah Anshari SAg MAg .(hsril

Peresmian Kantor Hukum DPC Ferari Ogan Ilir


Indralaya, DS - Advokat Romadon, SH (47) Mengadakan acara peresmian Kantor Hukum DPC Ferari dan Rekan yang dilaksanakan di Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Kabupaten Igan Ilir(27/09/2020).

Peresmian tersebut dihadiri Ketua DPD Ferari Provinsi Sumatera Selatan Bapak Suwita Winoto. SH dan berbagai kalangan dari ketua organisasi, Ketua LSM, Tokoh masyarakat  beberapa Pers dan Aktivis.dan Pemerintah Setempat.


“Kami siap melayani masyarakat  dalam hal jasa pembelaan hukum kepada pencari keadilan. Kami berharap kepada teman teman Pers dan LSM untuk selalu bekerjasama dan  bergandengan tangan dalam hal yang bertentangan dengan Hukum. karena yang kita bela adalah orang orang yang membutuhkan keadilan,” terima Kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisifasi ucap Pengacara Bapak Romadon, SH.


Abdal Ketua LSM Merah Putih. ketika dimintai tanggapan ” Ya sangat bagus ada kantor Hukum dan rekan semoga bermanfaat dalam pembelaan Hukum maupun  bantuan Hukum kepada masyarakat yang lemah. Bapak Romadon. SH menjadi pengacara yang Profesional dan punya integritas. Mampu menjalankan tugasnya sesuai amanah dan UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat"


“Integritas itu modal, itu modal kepercayaan harus dijaga, dan sebagai seorang Advokat  harus punya prinsip dan punya pendirian yang kuat karena penting bagi setiap Klien, ” tutup Romadon.SH. (mzen

Terkait Ijasah Tidak Sah Bupati Lahat diduga Ucapkan Stetmen Lagu Lama Kaset Baru


LAHAT, DS - Viralnya selebaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Jakarta yang menerangkan atas hasil Verifikasi dan Akademik terkait dugaan ijasah palsu atas nama Cik Ujang yang dikeluarkan oleh Universitas Sakhyakirti Palembang


Dengan menerangkan 2 Poin diantaranya cik Ujang mengikuti perkuliahan di Universitas Sakhkirti pada hari Sabtu dan Minggu saja,sesuai surat dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 595/D5.1/T 2007 tanggal 27 Februari 2007 prihal larangan "kelas jauh "yang didalam surat tersebut Melarang Penyelenggaraan Pendidikan Model "kelas jauh dan Kelas Saptu - Minggu dan menetapkan bahwa Ijasa yang dikeluarkan untuk Cik Ujang tidak sah dan tidak dapat digunakan terhadap pegangkatan maupun pembinaan jenjang karir/peyetaraan bagi Pegawai Negeri.


Penyampaian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini sangat jelas,namun makna dari peryataan ini mendapat arti lain seperti yang disampaikan Rusdi Hartono salah satu Pengacara dan salah satu tim inti cik Ujang dimasa pilkada dahulu,ia mengatakan Ijasa cik Ujang bukan tidak sah tapi ijasah itu sah,akan tetapi di poin kedua ijasah yang dimiliki cik Ujang hanya tidak dapat digunakan terhadap Pengangkatan maupun Pembinaan Jenjang Karir/Penyetaraan bagi Pegawai Negeri karena Cik Ujang bukan Pegawai Negeri cik Ujang seorang Pengusaha Katanya.


Lain hal adanya dugaan stetmen dari Cik Ujang yang nota benernya seorang Bupati Lahat yang menyikapi soal ijasah tidak sah yang dimilikinya mengatakan ini Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali katanya


Dengan adanya dugaan Statemen dari Seorang Bupati yang merupakan orang nomor satu di bumi Seganti Setungguan juga menjadi sosok seorang panutan bagi masyarakat Kabupaten Lahat yang sempat terpantau awak media ini mendapat tanggapan dari Elan Setiawan Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) wilayah Kabupaten Lahat yang mengatakan 27/9 seorang terpelajar seperti cik Ujang yang mengerti dengan Etika dan Tata Krama seyogyanya tak pantas mengeluarkan Statemen seperti itu karena stetmen yang dikeluarkan cik Ujang sangat merendahkan surat keputusan dari Kementrian Pendidikan dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang menganggap persoalan ijasah tidak sah merupakan Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali Pungkasnya.(Idham/Novita)