NEWS

Slider

1 Kg Sabu Siap Edar, Berhasil Digagalkan Satres Narkoba Polres Muba


MUBA, DS- Satres Narkoba Polres Muba Berhasil Mengungkap Kasus Bandar Besar Narkotika yang Berada di kabupaten Muba. Sabu Seberat 1 Kg ini berhasil gagal Edar, Rabu (30/9/2020).


Sabu-sabu Sebanyak 1 Kg Paket Ukuran Besar yang dikemas dalam Kantong Plastik warna Hijau Merk Guan Yin Wang ini dibawah oleh Tersangka Atasnama Holido bin Basar (44) dengan Riwayat Pekerjaan sebagai seorang Petani beralamatkan RT 006 kelurahan Mangun Jaya kecamatan Babat Toman.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK didalam Press Releasenya mengungkapkan, dari pengamanan tersebut kita amankan juga 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Jenis Honda Beat warna Hitam tanpa Plat, 1 (Satu) Buah Kantong Plastik Warna Ungu, 1 (Satu Buah) Plastik Klip Bening.

" Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Muba AKP Jonroni Hasibuan SH yang berdasarkan Informasi dari Masyarakat bahwa ada Pasokan Sabu-sabu dengan jumlah besar di wilayah kabupaten Musi Banyuasin," ungkap Kapolres Muba didampingi Wakapolres Kompol Irwan Andeta SIK, Kasat Narkoba AKP Jonroni Hasibuan SH, dan Paur Subbag Humas IPTU Nazaruddin.

Kapolres menjelaskan, pada saat itu anggota Satres Narkoba Polres Muba melakukan Sirveillance terhadap Tersangka Holidi bin Basar (44). Kemudian, dilakukan penggeledahan dan ditemukan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu-sabu sebanyak 1 Kg yang dikemas di dalam Plastik Warna Hijau Merk Guan Yin.

" Setelah didapati Barang Bukti tersebut, Anggota langsung melakukan Penyitaan terhadap Sepeda Motor Tersangka. Saat ini Satres Narkoba Polres Muba masih terus dilakukan Upaya Pengembangan ke Bandar Besar lainnya," papar Kapolres.

Dilanjutkan dia, dari Barang Bukti Narkoba yang disita maka Aparat Kepolisian Resor Muba berhasil menyelamatkan 4.000 anak bangsa dengan Rasio 0,25 Gram yang di Konsumsi oleh 1 Orang.

" Pelaku Bandar tersebut kita jerat dengan Pasal Primer 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotila, dengan ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun Penjara dan Maksimal Hukuman Mati atau Seumur Hidup," tegas Kapolres.

Kapolres menghimbau, Untuk itu saya masih Terus Menghimbau kepada Semua Elemen Masyarakat di kabupaten Muba untuk membantu Kepolisian Secara Bersama – sama dalam Menuntaskan dan memerangi Penyalahgunaan Narkoba.

" Laporkan Kepada pihak kepolisian Terdekat apabila menemukan Tindak Pidana Narkotika atau  secara langsung melaporkan kepada layanan Pengaduan Satres Narkoba Polres Muba pada Nomor  0853 – 8041 - 6783," imbuhnya.(hs) 

Burger Mang Engkur Sehat Higenis di Teras Bukit Asam Lantai Atas


LAHAT, DS - Walau ditengah Pandemi Covid-19 yang semakin merajalela entah sampai kapan berakhir, sehingga berdampak pada berbagai sektor lumpuh.


Mang Engkur alias Sertu Kurniadi yang sehari- hari berdinas di Dodik Secaba Rindam 2 Sriwijaya Lahat ditemani Istri tercinta Yessy Kristianti  Mencoba memulihkan perekonomian dengan membuka Kedai Burger terletak di Lantai Atas Plaza Benteng Lahat atau di Jalan Letnan Amir Hamzah Teras Bukit Asam Tepian Ayik Lematang.


Menurut Mang Engkur ketika disambangi Awak Media dilokasi 29/9 " melihat kondisi Ekonomi saat ini, saya mencoba menambah pundi- pundi keluarga dengan dua Karyawan yang melayani di kedai Burger.  Dsini tersedia Burger  berbagai Varian rasa mulai Burger Kecil + French Fries hanya 8 ribu, yang besar 15 ribu + French Fries, Black Burger  18 ribu + French fries, Pizza Sosis Ayam/ sapi 40 ribu , Spageti 15 Ribu. Ada juga macaroni schotel dengan harga 10rb - 15rb. Selain itu juga disini tersedia Mie Aceh, nasi ayam suwir, rice bowl dengan 3 varian sambel dan lain- lain  dengan harga terjangkau murah meriah dan Higenis. Burger Mang Engkur buka pukul 12 hingga pukul 22: 00 wib dihari biasanya dan Week End.


Keken 27 tahun salah seorang pengunjung Burger Mang Engkur mengakui kelezatan Burger Black " rasa pas dilidah kita merasakan sensasi luar biasa ditepian sungai Lematang, disini sangat cocok untuk nongkrong apa lagi ditemani pujaan hati  dak rugi kita kesini " ujar Keken mengakhiri perbincangannya.


Selaras dikatakan Ibungan Kembuay alias Lezi Megis secara kebetulan lagi nongkrong bersama rekannya mengakui kelezatan Mie Aceh yang begitu menggoyang lidah, aroma  bumbu khasnya bew mantap bro" puji Ibungan Kembuay.


 Jadi tunggu apa lagi segera mampir di Burger  Mang Engkur ( Novita/ Idham)

Muba Tetap Siaga Cegah Karhutbunlah


MUBA, DS - Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Musi Banyuasin dari tahun ke tahun senantiasa dapat diatasi dengan maksimal oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, meski saat ini masih tengah pandemi COVID-19, namun kesiapsiagaan terus dilakukan dengan baik dan all out.


Penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba. 

"Jangan lengah, meski saat ini hot spot menurun drastis. Tim di lapangan harus terus siaga," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan, Selasa (29/9/2020). 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini juga mengingatkan kepada seluruh tim dan satgas pencegahan dan penanganan karhutbunlah di lapangan agar tetap waspada selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokes COVID-19. 

"Lindungi diri dengan selalu memakai masker, jaga selalu kesehatan sebagai wujud bersama memutus rantai penularan wabah COVID-19 di wilayah Muba," terangnya. 

Dodi menegaskan, agar kepada semua pihak terutama warga masyarakat Muba di daerah rentan karhutbunlah untuk tidak membuka wilayah dengan cara membakar.
Begitu juga dengan para perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarana nya dengan baik. 
"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini," tegasnya. 

Ia juga meminta, di masing-masing Kecamatan untuk selalu melapor data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi. "Camat wajib siaga di tempat, intinya jangan anggap remeh potensi karhutbunlah yang tentu dapat merugikan masyarakat banyak," urainya. 

Lanjutnya, upaya yang terus dilakukan dalam pencegahan dan penanganan karhutbunlah di Muba yakni diantaranya terus melakukan sinkronisasi antara Satuan Tugas Provinsi dengan Kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian karhutbunlah dengan melibatkan stakeholder terkait baik provinsi, kabupaten dan kecamatan. Menerapkan sanksi tegas kepada pelaku yang membuka lahan apabila ada yang membuka lahan dengan cara membakar. 

"Kemudian, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani
untuk membantu pemadaman kebakaran. Memperkuat sarana prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun hutan tanaman industri. Mengaktifasi posko-posko karhutbunlah yang ada di perusahaan, masyarakat peduli air, penduduk petani peduli api dan lainnya. Dan pemanfaatan dana desa untuk karhutbunlah  baik untuk peralatan maupun operasional dengan mematuhi ketentuan yang ada," jelasnya. 

Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT didampingi Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK menuturkan, hot spot di wilayah Muba saat ini menurun drastis, hal ini juga diperkuat dengan kondisi cuaca yang basah dan tim penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang sangat maksimal bertugas di lapangan.

"Tentu ini tidak terlepas dari dukungan yang maksimal oleh Bupati Muba Dodi Reza yang sangat intens dan all out dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah di wilayah Muba," ucapnya. 

Ia menambahkan, peran serta seluruh lapisan dan warga masyarakat Muba sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah. "Mari kita jaga hutan, serta tekan potensi hot spot di wilayah Muba," tandasnya. 

Dalam kesempatan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan juga turut dihadiri, Kejari Muba Suyanto SH MH,  Kepala Laksana (Kalap) BPBD Provinsi Sumsel H Iriyansah, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Perangkat Daerah terkait,   Para camat serta perwakilan Perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Lalan.(hsril

Komitmen Bersama Telah Disepakati, Berikut Maklumat Pelayanan Publik DPMPTSP


MUBA, DS - Setelah Beberapa Waktu lalu dilakukan Penandatanganan Fakta Integritas dilingkungan Pejabat Utama pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kali ini, kembali DPMPTSP mengeluarkan Maklumat Pelayanan Publik.


Diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu DPMPTSP kabupaten Musi Banyuasin menerima Penghargaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral pajak (DJP) Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP)Terbaik di Tingkat Pemerintah Daerah dan Rekonsiliasi Pajak-pajak Pusat dari tahun 2017 sampai tahun 2020 di provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan kepulauan Bangka Belitung kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Hal ini juga membuat DPMPTSP Muba mendapatkan Penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Kemenpan RB) dengan Penilaian Pelayanan Publik. Dihimpun daei informasi sebelumnya, tiga tahun berturut-turut DPMPTSP Muba meraih Apresiasi tersebut.

Kepala DPMPTSP Muba Erdian Syahri SSos MSi mengungkapkan, Maklumat Pelayanan Publik ini adalah Komitmen bersama diantara kami jajaran DPMPTSP Muba yang berisikan Poin-poin Integritas Pelayanan yang Sehat kepada Pemohon.

" Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai Standard pelayanan yang telah ditetapkan dan Apabila Tidak menepati janji ini, kami siap menerima Sanksi sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku," demikian dijelaskan Erdian isi Maklumat tersebut, Selasa (29/8/2020).

Erdian menjelaskan, selain Maklumat Pelayanan Publik tersebut terdapat beberapa Standar Pelayanan Perizinan Elektronik.

" Beberapa diantaranya Seperti Standar Pelayanan Perizinan Non Perizinan Nomor Induk Berusaha, Standar Pelayanan dan Non Perizinan Mendirikan Bangunan, Izin UMKM, Izin Praktek Peawat, Surat izin Usaha Perdagangan," papar Erdian.(hs)

Masuk Usia 64 Tahun, Muba Semakin Terdepan

Muba Tetap Inovatif dan Berprestasi di Tengah Pandemi



MUBA,DS - Tepat pada Senin 28 September 2020, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menduduki usia 64 tahun. Dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Beni Hernedi SIP Kabupaten Muba menjadi Kabupaten yang terdepan di Indonesia. 

Capaian prestasi dan percepatan pembangunan terus direalisasikan, tak lain hal ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Serasan Sekate secara merata. 

Kali ini, meski perayaan HUT Muba ke-64 dilakukan terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan karena masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Perayaan HUT Muba ke-64 berjalan khidmat dan menjadi pemecut warga masyarakat Muba untuk turut andil terus berkontribusi mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2020. 

"Insha Allah kita akan terus berusaha menjadi Kabupaten yang terdepan dengan capaian prestasi dan realisasi program yang nyata dan berkontribusi untuk masyarakat luas," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini melaporkan, meski saat ini Muba dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun realisasi pembangunan dan capaian prestasi tidak terhenti meskipun dihadapkan pada keterbatasan. 

"Baru-baru ini, reward untuk Muba diberikan oleh Kementerian Keuangan berupa DID dimana tahap pertama sebesar Rp11,9 Miliar dan di tahap kedua sebesar Rp15,7 Miliar dimana DID ini diberikan atas kepiawaian Muba dalam mengelola anggaran untuk penanganan COVID-19," ungkap peraih Penghargaan Kepala Daerah Terpopuler di Indonesia ini.  

Kemudian, Kabupaten Muba juga baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Implementasi KSWP dari DJP Sumsel-Babel. "Banyaknya capaian prestasi dan reward yang diraih ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh OPD terkait," ucapnya. 

Dodi menyebutkan, upaya-upaya perbaikan perekonomian warga juga terus dilakukan di tengah pandemi COVID-19, kemudian pula bantuan-bantuan terus disalurkan untuk warga masyarakat Muba yang terdampak COVID-19. 

"Bantuan-bantuan terus disalurkan kepada warga masyarakat Muba terdampak COVID-19 hingga ke pelosok secara merata baik bantuan dari Pemkab Muba hingga Pemerintah Pusat," sebutnya. 

Kemudian, upaya lain yang dilakukan Pemkab Muba untuk memberikan bantuan kepada UMKM di Muba yakni dengan mensupport modal kepada UMKM dengan membantu para penjahit di Muba dengan memberikan modal untuk membuat masker dan dibagikan secara gratis dengan seluruh masyarakat sebanyak 1 juta masker. "Melalui Disdagperin kita berdayakan penjahit di Muba diberi modal untuk membuat masker yang akan diberikan secara gratis kepada warga Muba, Alhamdulillah lewat program ini penjahit yang tentu terdampak COVID-19 menjadi terbantu dengan program sejuta masker tersebut," ulasnya. 

Ketua KADIN Sumsel ini melanjutkan, Pemkab Muba  juga memberikan becak motor (bentor) hingga bantuan dana mencapai Rp10 Juta tiap UMKM di Muba yang terdampak COVID-19. Lalu, ada juga bantuan Bupati Muba untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha yakni 100 unit Gerobak Kuliner, 50 Unit Bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera serta bantuan lainnya untuk pedagang pasar yang akan segera di salurkan pada akhir tahun 2020 "Ini kita lakukan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi COVID-19," terangnya. 

Dodi merinci, ada sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000. "Selain dari itu kita juga punya program yang inisiasi Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedang keliling yang biasanya memakai sepeda yang dikayuh, pedagang sayur komplek kita diberikan sepeda motor gerobak sehingga mereka bisa meningkatkan omset usaha," bebernya.

Lanjutnya, melalui program bantuan tersebut Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19. "Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba," ujarnya.

Lalu, Muba juga menjadi pilot project keberhasilan menekan angka penularan wabah COVID-19 yang tidak hanya membuat tempat isolasi outdoor dengan konsep camping, Muba juga menjadi daerah yang menyediakan alat rapid test antigen di Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi seberapa tinggi penularan COVID-19 ke warganya, ini semua demi melindungi warga Muba dan memutus rantai penularan COVID-19," ujar Dodi Reza.

Dodi melanjutkan, bahwa Kabupaten Musi Banyuasin telah menganggarkan dana sebesar 303 milyar  untuk menangani covid-19, ditambahkan olehnya bahwa Musi Banyuasin masuk dalam 5 Kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD untuk menangani COVID-19.

“Angka 303 milyar, menurut laporan dari Mendagri, bahwa anggaran kami, merupakan 5 kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD, jadi secara absolut paling besar, dan secara presentase adalah 5 besar di Indonesia, kabupaten yang serius menangani COVID-19,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa anggaran sebesar 303 milyar, bila digunakan untuk pembangunan akan dapat membangun banyak jembatan dan jalan, namun karena keseriusan pemerintah Musi Banyuasin untuk menangani COVID-19 ini, maka anggaran difokuskan kesana.

“Bagi kami keselamatan rakyatlah yang pertama, kedua memberi bantuan adalah utama juga, membangun jembatan bisa dilakukan tahun depan, karena penanganan COVID-19 urgen, kami bekerja berdasarkan prioritas,” ujarnya.

Dodi juga menambahkan, akhir tahun 2020 ini Muba akan merealisasikan langkah konkrit dan nyata dalam upaya meningkatkan harga komoditas kelapa sawit dan karet di kalangan petani rakyat dengan realisasi pendirian pabrik aspal karet serta pabrik biofuel pertama di Indonesia dan akan berada di Muba. 

"Insha Allah kedua pabrik ini pada tahun 2021 nanti mulai operasional demi kesejahteraan masyarakat Muba dan Indonesia," ulasnya. Dodi Reza menargetkan, Muba pada tahun 2030 nanti ditargetkan menjadi ibu kota dunia di bidang energi baru terbarukan. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru SH MM mengapresiasi segala capaian yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza terhadap Kabupaten Muba. "Saya berharap semua Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel ini punya komitmen dan inovasi seperti yang telah direalisasikan Bupati Muba," tegasnya.  

Lanjut Herman Deru, pihak Pemprov Sumsel akan mengucurkan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp50 Miliar untuk mensupport percepatan pembangunan di Muba. "Semoga nantinya bermanfaat untuk turut andil mewujudkan merealisasikan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.

Dalam kesempatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 juga turut dihadiri secara virtual oleh Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel, serta Bupati/Wali Kota se-Sumsel. Kemudian, hadir secara fisik Forkopimda Muba Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Hendra Halomoan SH MH, dan Kepala Pengadilan Agama Saifullah Anshari SAg MAg .(hsril

Peresmian Kantor Hukum DPC Ferari Ogan Ilir


Indralaya, DS - Advokat Romadon, SH (47) Mengadakan acara peresmian Kantor Hukum DPC Ferari dan Rekan yang dilaksanakan di Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Kabupaten Igan Ilir(27/09/2020).

Peresmian tersebut dihadiri Ketua DPD Ferari Provinsi Sumatera Selatan Bapak Suwita Winoto. SH dan berbagai kalangan dari ketua organisasi, Ketua LSM, Tokoh masyarakat  beberapa Pers dan Aktivis.dan Pemerintah Setempat.


“Kami siap melayani masyarakat  dalam hal jasa pembelaan hukum kepada pencari keadilan. Kami berharap kepada teman teman Pers dan LSM untuk selalu bekerjasama dan  bergandengan tangan dalam hal yang bertentangan dengan Hukum. karena yang kita bela adalah orang orang yang membutuhkan keadilan,” terima Kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisifasi ucap Pengacara Bapak Romadon, SH.


Abdal Ketua LSM Merah Putih. ketika dimintai tanggapan ” Ya sangat bagus ada kantor Hukum dan rekan semoga bermanfaat dalam pembelaan Hukum maupun  bantuan Hukum kepada masyarakat yang lemah. Bapak Romadon. SH menjadi pengacara yang Profesional dan punya integritas. Mampu menjalankan tugasnya sesuai amanah dan UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat"


“Integritas itu modal, itu modal kepercayaan harus dijaga, dan sebagai seorang Advokat  harus punya prinsip dan punya pendirian yang kuat karena penting bagi setiap Klien, ” tutup Romadon.SH. (mzen

Terkait Ijasah Tidak Sah Bupati Lahat diduga Ucapkan Stetmen Lagu Lama Kaset Baru


LAHAT, DS - Viralnya selebaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Jakarta yang menerangkan atas hasil Verifikasi dan Akademik terkait dugaan ijasah palsu atas nama Cik Ujang yang dikeluarkan oleh Universitas Sakhyakirti Palembang


Dengan menerangkan 2 Poin diantaranya cik Ujang mengikuti perkuliahan di Universitas Sakhkirti pada hari Sabtu dan Minggu saja,sesuai surat dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 595/D5.1/T 2007 tanggal 27 Februari 2007 prihal larangan "kelas jauh "yang didalam surat tersebut Melarang Penyelenggaraan Pendidikan Model "kelas jauh dan Kelas Saptu - Minggu dan menetapkan bahwa Ijasa yang dikeluarkan untuk Cik Ujang tidak sah dan tidak dapat digunakan terhadap pegangkatan maupun pembinaan jenjang karir/peyetaraan bagi Pegawai Negeri.


Penyampaian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini sangat jelas,namun makna dari peryataan ini mendapat arti lain seperti yang disampaikan Rusdi Hartono salah satu Pengacara dan salah satu tim inti cik Ujang dimasa pilkada dahulu,ia mengatakan Ijasa cik Ujang bukan tidak sah tapi ijasah itu sah,akan tetapi di poin kedua ijasah yang dimiliki cik Ujang hanya tidak dapat digunakan terhadap Pengangkatan maupun Pembinaan Jenjang Karir/Penyetaraan bagi Pegawai Negeri karena Cik Ujang bukan Pegawai Negeri cik Ujang seorang Pengusaha Katanya.


Lain hal adanya dugaan stetmen dari Cik Ujang yang nota benernya seorang Bupati Lahat yang menyikapi soal ijasah tidak sah yang dimilikinya mengatakan ini Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali katanya


Dengan adanya dugaan Statemen dari Seorang Bupati yang merupakan orang nomor satu di bumi Seganti Setungguan juga menjadi sosok seorang panutan bagi masyarakat Kabupaten Lahat yang sempat terpantau awak media ini mendapat tanggapan dari Elan Setiawan Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) wilayah Kabupaten Lahat yang mengatakan 27/9 seorang terpelajar seperti cik Ujang yang mengerti dengan Etika dan Tata Krama seyogyanya tak pantas mengeluarkan Statemen seperti itu karena stetmen yang dikeluarkan cik Ujang sangat merendahkan surat keputusan dari Kementrian Pendidikan dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang menganggap persoalan ijasah tidak sah merupakan Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali Pungkasnya.(Idham/Novita)

Rakernas SMSI, Bupati Muba DRA Satu-satunya Kepala Daerah Diundang Jadi Narasumber


ANYER, DS – Setelah dinyatakan resmi menjadi konsituen Dewan Pers, akhirnya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Sabtu (26/9/2020) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) SMSI 1 di Hotel Marbella Anyer, Serang-Banten. 


Bangganya Sumsel di lebel nasional, pasalnya dalam rangkaian Rakernas SMSI 1 ini, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang mendapatkan mandat untuk menjadi narasumber mengisi talk show. 


"Jadi, dalam rangkaian rakernas SMSI 1 ini pak Bupati Muba Dodi Reza diminta oleh SMSI Pusat untuk menjadi narasumber mengisi diskusi rakernas SMSI," ungkap Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri SH. 


Menurut Jon, ini salah satu kebangaan masyarakat Sumsel, terlebih Bupati Muba Dodi Reza satu-satunya Kepala Daerah yang mendapatkan undangan kehormatan dari SMSI untuk menjadi narasumber pada rangkaian rakernas. 


"Apalagi beliau (Dodi Reza) ini dikenal sangat aware (peduli, baca) dengan media utamanya kalangan jurnalis," ungkap Jon. 


Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebutkan mengucapkan terima kasih kepada SMSI atas kepercayaan terhadap dirinya untuk hadir sebagai narasumber mewakili Kepala Daerah dari seluruh Indonesia.


"Ini kesempatan yang sangat luar biasa, saya bisa diskusi dan sharing kepada seluruh pelaku media siber di seluruh Indonesia yang tergabung di SMSI," ucapnya.


Peraih Award Most Popular Leader in Social Media 2020 ini menambahkan, dirinya bersama Pemkab Muba tidak bisa dipisahkan dengan media dan awak media. 


"Percepatan pembangunan di Muba serta inovasi dan terobosan yang ada juga tidak terlepas dari peranan awak media yang tak henti-hentinya memberikan support," ulasnya. 


“Media siber adalah bagian warga kami yang kami anggap mitra penting dan tentu kami bina dengan baik. Tak kurang 72 media siber di daerah kami yang bekerja sama dengan pemkab dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tambah pria yang dijadikan anggota kehormatan PWI ini.


Menkominfo Johnny G Plate meminta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ikut berperan menyehatkan demokrasi dan menjadi aktor penting di era digital.


Lanjut Menkominfo, menjadi keharusan SMSI berbenah guna memberikan kontribusi positif sebagai satu aktor bagi Indonesia maju.


“Terutama menanggulangi berita hoaks, kekacauan informasi dan pornografi. Justru hal itu sering muncul di FB, instagram, twitter dan youtube. Butuh peran media siber,” ulas sang menteri.


Wakil Ketua Dewan Pers Hendri CH Bangun, mewakili Ketua H. Muhammad Nuh, menilai SMSI sebagai asosiasi siber terbesar di Indonesia dengan 1.224 anggota.


"Data dari Dewan Pers memang begitu. Bisa jadi tidak hanya di Indonesia, perlu dicatat di MURI Jaya Suprana," tandas Hendri.


Menurut bang Hendri, juga Ketua Dewan Pakar SMSI, dari pelaksanaan Rakernas ini bisa menghasilkan ide-ide yang segar, praktis dan pragmatis serta memberi jalan keluar yang elegan bermuara pada kepentingan bangsa.


"SMSI juga harus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Data di Dewan Pers juga mencatat dari pengaduan berita, 90 persen dari berita online," paparnya.


Sementara Ketum SMSI Firdaus sangat berterima kasih atas kehadiran pengurus SMSI provinsi maupun kabupaten/kota meski pandemi Covid-19 rela menyediakan waktu dan tenaganya untuk kemajuan SMSI.


“Kita memerlukan inovasi dan terobosan agar media siber yang masih kecil bisa menjadi sejahtera. Tentu ini mesti memperoleh dukungan dari Menkominfo dan Dewan Pers,” tukas Firdaus.

Pasien Positif Corona 102 Orang di Kabupaten Lahat


 


LAHAT, DS -  Kurangnya giatnya Tim yang dibentuk Pemerintah Daerah dalam menerapan Perda atasi penyebaran virus Corona dikabupaten Lahat menjadikan naik turun pasien terinfeksi Corona setiap harinya.


Dimana kita ketahui beberapa waktu lalu Pemerintah Daerah dibantu Polres dan TNI melaksanakan razia kepada masyarakat yang melanggar aturan Prokes dalam melakukan aktifitasnya sehari hari.


Namun kegiatan yang dilaksanakan ini hanya dilaksanakan beberapa hari saja selanjutnya redup tak ada lagi yang namanya razia kepada masyarakat umum Kabupaten Lahat yang dilakukan oleh tim dari Pemerintah Daerah dalam memutus mata rantai   penyebaran virus corona .


Terbukti dari penyampaian Taufiq juru bicara gugus tugas Kabupaten Lahat melalui Update COVID-19

 tanggal 27 September 2020 

Kabupaten Lahat untuk kontak erat akibat terlalu dekat menjadikan 

1013 orang dalam proses 236 orang


Sedangkan Pasien Terkonfirmasi Positif Corona meningkat menjadi  102 orang,Meninggal11 orang,Sembuh 75 orang dalam Proses 16 orang.(Ndi)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 10 Kasus, 1 Sembuh


MUBA,DS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (26/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus terkonfirmasi COVID-19. 


Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Ia menyebutkan, adapun penambahan 10 kasus terkonfirmasi yakni diantaranya kasus 167 laki-laki usia 45 tahun asal Desa Muara Teladan, kasus 168 perempuan usia 38 tahun asal Kelurahan Sungai Lilin, kasus 169 laki-laki usia 42 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 170 laki-laki usia 28 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 171 perempuan usia 26 tahun Kelurahan Sungai Lilin.

Kemudian, kasus 172 perempuan usia 60 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 173 perempuan usia 22 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 174 perempuan usia 50 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 175 perempuan 54 tahun Kelurahan Sungai Lilin, dan kasus 176 perempuan usia 42 tahun Desa Babat Supat.

"Ada kasus pasien sembuh yakni kasus 117 yang sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Lilin," terangnya. 

Lanjutnya, terdata ada sebanyak 176 kasus total konfirmasi di Muba hingga 26 September 2020 dan 104 kasus sembuh dan yang meninggal dunia 10 orang. "Yang masih dirawat masih ada 62 orang," ulasnya.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 26 September 2020 tercatat ada sebanyak 402 ODP 5 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 814 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 148 PDP 6 proses pengawasan 123 selesai pengawasan.(hsril