NEWS

Slider

Masuk Usia 64 Tahun, Muba Semakin Terdepan

Muba Tetap Inovatif dan Berprestasi di Tengah Pandemi



MUBA,DS - Tepat pada Senin 28 September 2020, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menduduki usia 64 tahun. Dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Beni Hernedi SIP Kabupaten Muba menjadi Kabupaten yang terdepan di Indonesia. 

Capaian prestasi dan percepatan pembangunan terus direalisasikan, tak lain hal ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Serasan Sekate secara merata. 

Kali ini, meski perayaan HUT Muba ke-64 dilakukan terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan karena masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Perayaan HUT Muba ke-64 berjalan khidmat dan menjadi pemecut warga masyarakat Muba untuk turut andil terus berkontribusi mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2020. 

"Insha Allah kita akan terus berusaha menjadi Kabupaten yang terdepan dengan capaian prestasi dan realisasi program yang nyata dan berkontribusi untuk masyarakat luas," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini melaporkan, meski saat ini Muba dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun realisasi pembangunan dan capaian prestasi tidak terhenti meskipun dihadapkan pada keterbatasan. 

"Baru-baru ini, reward untuk Muba diberikan oleh Kementerian Keuangan berupa DID dimana tahap pertama sebesar Rp11,9 Miliar dan di tahap kedua sebesar Rp15,7 Miliar dimana DID ini diberikan atas kepiawaian Muba dalam mengelola anggaran untuk penanganan COVID-19," ungkap peraih Penghargaan Kepala Daerah Terpopuler di Indonesia ini.  

Kemudian, Kabupaten Muba juga baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Implementasi KSWP dari DJP Sumsel-Babel. "Banyaknya capaian prestasi dan reward yang diraih ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh OPD terkait," ucapnya. 

Dodi menyebutkan, upaya-upaya perbaikan perekonomian warga juga terus dilakukan di tengah pandemi COVID-19, kemudian pula bantuan-bantuan terus disalurkan untuk warga masyarakat Muba yang terdampak COVID-19. 

"Bantuan-bantuan terus disalurkan kepada warga masyarakat Muba terdampak COVID-19 hingga ke pelosok secara merata baik bantuan dari Pemkab Muba hingga Pemerintah Pusat," sebutnya. 

Kemudian, upaya lain yang dilakukan Pemkab Muba untuk memberikan bantuan kepada UMKM di Muba yakni dengan mensupport modal kepada UMKM dengan membantu para penjahit di Muba dengan memberikan modal untuk membuat masker dan dibagikan secara gratis dengan seluruh masyarakat sebanyak 1 juta masker. "Melalui Disdagperin kita berdayakan penjahit di Muba diberi modal untuk membuat masker yang akan diberikan secara gratis kepada warga Muba, Alhamdulillah lewat program ini penjahit yang tentu terdampak COVID-19 menjadi terbantu dengan program sejuta masker tersebut," ulasnya. 

Ketua KADIN Sumsel ini melanjutkan, Pemkab Muba  juga memberikan becak motor (bentor) hingga bantuan dana mencapai Rp10 Juta tiap UMKM di Muba yang terdampak COVID-19. Lalu, ada juga bantuan Bupati Muba untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha yakni 100 unit Gerobak Kuliner, 50 Unit Bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera serta bantuan lainnya untuk pedagang pasar yang akan segera di salurkan pada akhir tahun 2020 "Ini kita lakukan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi COVID-19," terangnya. 

Dodi merinci, ada sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000. "Selain dari itu kita juga punya program yang inisiasi Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedang keliling yang biasanya memakai sepeda yang dikayuh, pedagang sayur komplek kita diberikan sepeda motor gerobak sehingga mereka bisa meningkatkan omset usaha," bebernya.

Lanjutnya, melalui program bantuan tersebut Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19. "Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba," ujarnya.

Lalu, Muba juga menjadi pilot project keberhasilan menekan angka penularan wabah COVID-19 yang tidak hanya membuat tempat isolasi outdoor dengan konsep camping, Muba juga menjadi daerah yang menyediakan alat rapid test antigen di Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi seberapa tinggi penularan COVID-19 ke warganya, ini semua demi melindungi warga Muba dan memutus rantai penularan COVID-19," ujar Dodi Reza.

Dodi melanjutkan, bahwa Kabupaten Musi Banyuasin telah menganggarkan dana sebesar 303 milyar  untuk menangani covid-19, ditambahkan olehnya bahwa Musi Banyuasin masuk dalam 5 Kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD untuk menangani COVID-19.

“Angka 303 milyar, menurut laporan dari Mendagri, bahwa anggaran kami, merupakan 5 kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD, jadi secara absolut paling besar, dan secara presentase adalah 5 besar di Indonesia, kabupaten yang serius menangani COVID-19,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa anggaran sebesar 303 milyar, bila digunakan untuk pembangunan akan dapat membangun banyak jembatan dan jalan, namun karena keseriusan pemerintah Musi Banyuasin untuk menangani COVID-19 ini, maka anggaran difokuskan kesana.

“Bagi kami keselamatan rakyatlah yang pertama, kedua memberi bantuan adalah utama juga, membangun jembatan bisa dilakukan tahun depan, karena penanganan COVID-19 urgen, kami bekerja berdasarkan prioritas,” ujarnya.

Dodi juga menambahkan, akhir tahun 2020 ini Muba akan merealisasikan langkah konkrit dan nyata dalam upaya meningkatkan harga komoditas kelapa sawit dan karet di kalangan petani rakyat dengan realisasi pendirian pabrik aspal karet serta pabrik biofuel pertama di Indonesia dan akan berada di Muba. 

"Insha Allah kedua pabrik ini pada tahun 2021 nanti mulai operasional demi kesejahteraan masyarakat Muba dan Indonesia," ulasnya. Dodi Reza menargetkan, Muba pada tahun 2030 nanti ditargetkan menjadi ibu kota dunia di bidang energi baru terbarukan. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru SH MM mengapresiasi segala capaian yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza terhadap Kabupaten Muba. "Saya berharap semua Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel ini punya komitmen dan inovasi seperti yang telah direalisasikan Bupati Muba," tegasnya.  

Lanjut Herman Deru, pihak Pemprov Sumsel akan mengucurkan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp50 Miliar untuk mensupport percepatan pembangunan di Muba. "Semoga nantinya bermanfaat untuk turut andil mewujudkan merealisasikan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.

Dalam kesempatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 juga turut dihadiri secara virtual oleh Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel, serta Bupati/Wali Kota se-Sumsel. Kemudian, hadir secara fisik Forkopimda Muba Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Hendra Halomoan SH MH, dan Kepala Pengadilan Agama Saifullah Anshari SAg MAg .(hsril

Peresmian Kantor Hukum DPC Ferari Ogan Ilir


Indralaya, DS - Advokat Romadon, SH (47) Mengadakan acara peresmian Kantor Hukum DPC Ferari dan Rekan yang dilaksanakan di Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Kabupaten Igan Ilir(27/09/2020).

Peresmian tersebut dihadiri Ketua DPD Ferari Provinsi Sumatera Selatan Bapak Suwita Winoto. SH dan berbagai kalangan dari ketua organisasi, Ketua LSM, Tokoh masyarakat  beberapa Pers dan Aktivis.dan Pemerintah Setempat.


“Kami siap melayani masyarakat  dalam hal jasa pembelaan hukum kepada pencari keadilan. Kami berharap kepada teman teman Pers dan LSM untuk selalu bekerjasama dan  bergandengan tangan dalam hal yang bertentangan dengan Hukum. karena yang kita bela adalah orang orang yang membutuhkan keadilan,” terima Kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisifasi ucap Pengacara Bapak Romadon, SH.


Abdal Ketua LSM Merah Putih. ketika dimintai tanggapan ” Ya sangat bagus ada kantor Hukum dan rekan semoga bermanfaat dalam pembelaan Hukum maupun  bantuan Hukum kepada masyarakat yang lemah. Bapak Romadon. SH menjadi pengacara yang Profesional dan punya integritas. Mampu menjalankan tugasnya sesuai amanah dan UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat"


“Integritas itu modal, itu modal kepercayaan harus dijaga, dan sebagai seorang Advokat  harus punya prinsip dan punya pendirian yang kuat karena penting bagi setiap Klien, ” tutup Romadon.SH. (mzen

Terkait Ijasah Tidak Sah Bupati Lahat diduga Ucapkan Stetmen Lagu Lama Kaset Baru


LAHAT, DS - Viralnya selebaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Jakarta yang menerangkan atas hasil Verifikasi dan Akademik terkait dugaan ijasah palsu atas nama Cik Ujang yang dikeluarkan oleh Universitas Sakhyakirti Palembang


Dengan menerangkan 2 Poin diantaranya cik Ujang mengikuti perkuliahan di Universitas Sakhkirti pada hari Sabtu dan Minggu saja,sesuai surat dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 595/D5.1/T 2007 tanggal 27 Februari 2007 prihal larangan "kelas jauh "yang didalam surat tersebut Melarang Penyelenggaraan Pendidikan Model "kelas jauh dan Kelas Saptu - Minggu dan menetapkan bahwa Ijasa yang dikeluarkan untuk Cik Ujang tidak sah dan tidak dapat digunakan terhadap pegangkatan maupun pembinaan jenjang karir/peyetaraan bagi Pegawai Negeri.


Penyampaian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini sangat jelas,namun makna dari peryataan ini mendapat arti lain seperti yang disampaikan Rusdi Hartono salah satu Pengacara dan salah satu tim inti cik Ujang dimasa pilkada dahulu,ia mengatakan Ijasa cik Ujang bukan tidak sah tapi ijasah itu sah,akan tetapi di poin kedua ijasah yang dimiliki cik Ujang hanya tidak dapat digunakan terhadap Pengangkatan maupun Pembinaan Jenjang Karir/Penyetaraan bagi Pegawai Negeri karena Cik Ujang bukan Pegawai Negeri cik Ujang seorang Pengusaha Katanya.


Lain hal adanya dugaan stetmen dari Cik Ujang yang nota benernya seorang Bupati Lahat yang menyikapi soal ijasah tidak sah yang dimilikinya mengatakan ini Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali katanya


Dengan adanya dugaan Statemen dari Seorang Bupati yang merupakan orang nomor satu di bumi Seganti Setungguan juga menjadi sosok seorang panutan bagi masyarakat Kabupaten Lahat yang sempat terpantau awak media ini mendapat tanggapan dari Elan Setiawan Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) wilayah Kabupaten Lahat yang mengatakan 27/9 seorang terpelajar seperti cik Ujang yang mengerti dengan Etika dan Tata Krama seyogyanya tak pantas mengeluarkan Statemen seperti itu karena stetmen yang dikeluarkan cik Ujang sangat merendahkan surat keputusan dari Kementrian Pendidikan dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang menganggap persoalan ijasah tidak sah merupakan Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali Pungkasnya.(Idham/Novita)

Rakernas SMSI, Bupati Muba DRA Satu-satunya Kepala Daerah Diundang Jadi Narasumber


ANYER, DS – Setelah dinyatakan resmi menjadi konsituen Dewan Pers, akhirnya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Sabtu (26/9/2020) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) SMSI 1 di Hotel Marbella Anyer, Serang-Banten. 


Bangganya Sumsel di lebel nasional, pasalnya dalam rangkaian Rakernas SMSI 1 ini, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang mendapatkan mandat untuk menjadi narasumber mengisi talk show. 


"Jadi, dalam rangkaian rakernas SMSI 1 ini pak Bupati Muba Dodi Reza diminta oleh SMSI Pusat untuk menjadi narasumber mengisi diskusi rakernas SMSI," ungkap Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri SH. 


Menurut Jon, ini salah satu kebangaan masyarakat Sumsel, terlebih Bupati Muba Dodi Reza satu-satunya Kepala Daerah yang mendapatkan undangan kehormatan dari SMSI untuk menjadi narasumber pada rangkaian rakernas. 


"Apalagi beliau (Dodi Reza) ini dikenal sangat aware (peduli, baca) dengan media utamanya kalangan jurnalis," ungkap Jon. 


Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebutkan mengucapkan terima kasih kepada SMSI atas kepercayaan terhadap dirinya untuk hadir sebagai narasumber mewakili Kepala Daerah dari seluruh Indonesia.


"Ini kesempatan yang sangat luar biasa, saya bisa diskusi dan sharing kepada seluruh pelaku media siber di seluruh Indonesia yang tergabung di SMSI," ucapnya.


Peraih Award Most Popular Leader in Social Media 2020 ini menambahkan, dirinya bersama Pemkab Muba tidak bisa dipisahkan dengan media dan awak media. 


"Percepatan pembangunan di Muba serta inovasi dan terobosan yang ada juga tidak terlepas dari peranan awak media yang tak henti-hentinya memberikan support," ulasnya. 


“Media siber adalah bagian warga kami yang kami anggap mitra penting dan tentu kami bina dengan baik. Tak kurang 72 media siber di daerah kami yang bekerja sama dengan pemkab dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tambah pria yang dijadikan anggota kehormatan PWI ini.


Menkominfo Johnny G Plate meminta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ikut berperan menyehatkan demokrasi dan menjadi aktor penting di era digital.


Lanjut Menkominfo, menjadi keharusan SMSI berbenah guna memberikan kontribusi positif sebagai satu aktor bagi Indonesia maju.


“Terutama menanggulangi berita hoaks, kekacauan informasi dan pornografi. Justru hal itu sering muncul di FB, instagram, twitter dan youtube. Butuh peran media siber,” ulas sang menteri.


Wakil Ketua Dewan Pers Hendri CH Bangun, mewakili Ketua H. Muhammad Nuh, menilai SMSI sebagai asosiasi siber terbesar di Indonesia dengan 1.224 anggota.


"Data dari Dewan Pers memang begitu. Bisa jadi tidak hanya di Indonesia, perlu dicatat di MURI Jaya Suprana," tandas Hendri.


Menurut bang Hendri, juga Ketua Dewan Pakar SMSI, dari pelaksanaan Rakernas ini bisa menghasilkan ide-ide yang segar, praktis dan pragmatis serta memberi jalan keluar yang elegan bermuara pada kepentingan bangsa.


"SMSI juga harus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Data di Dewan Pers juga mencatat dari pengaduan berita, 90 persen dari berita online," paparnya.


Sementara Ketum SMSI Firdaus sangat berterima kasih atas kehadiran pengurus SMSI provinsi maupun kabupaten/kota meski pandemi Covid-19 rela menyediakan waktu dan tenaganya untuk kemajuan SMSI.


“Kita memerlukan inovasi dan terobosan agar media siber yang masih kecil bisa menjadi sejahtera. Tentu ini mesti memperoleh dukungan dari Menkominfo dan Dewan Pers,” tukas Firdaus.

Pasien Positif Corona 102 Orang di Kabupaten Lahat


 


LAHAT, DS -  Kurangnya giatnya Tim yang dibentuk Pemerintah Daerah dalam menerapan Perda atasi penyebaran virus Corona dikabupaten Lahat menjadikan naik turun pasien terinfeksi Corona setiap harinya.


Dimana kita ketahui beberapa waktu lalu Pemerintah Daerah dibantu Polres dan TNI melaksanakan razia kepada masyarakat yang melanggar aturan Prokes dalam melakukan aktifitasnya sehari hari.


Namun kegiatan yang dilaksanakan ini hanya dilaksanakan beberapa hari saja selanjutnya redup tak ada lagi yang namanya razia kepada masyarakat umum Kabupaten Lahat yang dilakukan oleh tim dari Pemerintah Daerah dalam memutus mata rantai   penyebaran virus corona .


Terbukti dari penyampaian Taufiq juru bicara gugus tugas Kabupaten Lahat melalui Update COVID-19

 tanggal 27 September 2020 

Kabupaten Lahat untuk kontak erat akibat terlalu dekat menjadikan 

1013 orang dalam proses 236 orang


Sedangkan Pasien Terkonfirmasi Positif Corona meningkat menjadi  102 orang,Meninggal11 orang,Sembuh 75 orang dalam Proses 16 orang.(Ndi)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 10 Kasus, 1 Sembuh


MUBA,DS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (26/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus terkonfirmasi COVID-19. 


Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Ia menyebutkan, adapun penambahan 10 kasus terkonfirmasi yakni diantaranya kasus 167 laki-laki usia 45 tahun asal Desa Muara Teladan, kasus 168 perempuan usia 38 tahun asal Kelurahan Sungai Lilin, kasus 169 laki-laki usia 42 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 170 laki-laki usia 28 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 171 perempuan usia 26 tahun Kelurahan Sungai Lilin.

Kemudian, kasus 172 perempuan usia 60 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 173 perempuan usia 22 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 174 perempuan usia 50 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 175 perempuan 54 tahun Kelurahan Sungai Lilin, dan kasus 176 perempuan usia 42 tahun Desa Babat Supat.

"Ada kasus pasien sembuh yakni kasus 117 yang sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Lilin," terangnya. 

Lanjutnya, terdata ada sebanyak 176 kasus total konfirmasi di Muba hingga 26 September 2020 dan 104 kasus sembuh dan yang meninggal dunia 10 orang. "Yang masih dirawat masih ada 62 orang," ulasnya.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 26 September 2020 tercatat ada sebanyak 402 ODP 5 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 814 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 148 PDP 6 proses pengawasan 123 selesai pengawasan.(hsril

Mayat Tergeletak Di Tikungan Terkul


LAHAT, DS - Dikira istirahat, seorang Pria yang diduga sakit ditemukan warga tidak bernyawa lagi, ditemukan warga seorang tukang bakso keliling. Tukang bakso melapor ke Pemerintahan Desa Tanjung Mulak Kecamatan Pulau Pinang  sekitar pukul 10:00 wib" ujar Wawan kepada Awak Media 26/9.


Sementara itu Serma Ahmad Fauzi  petugas Piket 405-07/ PP mengatakan " berdasarkan laporan warga yang  mengira  tabrak lari ternyata dia sudah tak bernyawa, identitasnya ada KTP, HP kita tidak boleh melihatnya karena harus di identifikasi  Tim Polres Lahat. 


Sampai berita ini diturunkan Tim Babinsa, Tim Kesehatan, Warga dan Polsek Pulau Pinang  masih menunggu dari Pihak Polres untuk ditindak lanjuti ( Kerbay Mulak)

Apriyadi Tegur Keras Pekerja di Jalan Tak Pakai Masker


MUBA,DS - Kasus penularan COVID-19 di Musi Banyuasin yang meningkat sejak dua hari belakangan, membuat Gugus Tugas dan Pemkab Muba lebih gencar memutus rantai penularan COVID-19 dengan sosialisasi dan edukasi untuk mengingatkan warga selalu menjaga kebersihan dan menggunakan masker.


Dalam kaitan tersebut, meski di hari libur, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi bersama komunitas sepeda di Sekayu dengan menaiki sepeda mengelilingi kota Sekayu mengingatkan warga untuk selalu memakai masker saat berada di luar ruangan. 

Pantauan di lapangan, Sabtu (27/9/2020) pagi tampak Apriyadi menyambangi pekerja gas alam di Jalan Merdeka Sekayu yang terlihat sedang berkerumun dan tidak menggunakan masker. 

"Kalau kalian tidak bisa diingatkan, saya akan perintahkan kontraktor untuk memulangkan kalian ke daerah masing-masing. Tolong lindungi diri demi kesehatan diri sendiri dan orang lain," tegas Apriyadi. 

Menurutnya, Peraturan Bupati Muba sudah sangat tegas mengingatkan warga agar memakai masker. "Kalau masih juga tidak patuh, sanksi tegas menanti. Tolong untuk mematuhi aturan ini demi kebaikan kita bersama," ujarnya.

Di lokasi, Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya tersebut juga tampak memberikan masker kepada pekerja tersebut dan tak henti-hentinya Apriyadi mengingatkan agar tetap selalu menggunakan masker demi terhindar dari penularan COVID-19. 

Sementara itu, Plt Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, yang juga selaku Kabag Hukum Yudi Herzandi SH MH menegaskan jika ada yang melanggar ketentuan yang ada di dalam Perbub No 67 Tahun 2020 akan diberikan Sanksi. Seperti Sanksi administrasi terhadap perorangan berupa teguran lisan, kerja sosial seperti membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan rompi atau denda sebesar Rp. 20.000,- perorang. 

"Dan Ada pula sanksi administrasi terhadap badan usaha dan penyelenggara usaha, berupa teguran tertulis dan denda mulai dari Rp. 20.000-500.000 hingga akan dilakukan penutupan sementara tempat usaha bagi penyelenggaraan usaha, dan pencabutan sementara izin usaha bagi penyelenggara usaha," imbuhnya.

"Terapkan Perbup ini baik dan dengan hati yang senang, jangan merasa terpaksa. Bangunlah sikap disiplin ini untuk dapat saling melindungi antara keluarga, teman dan sesama kita guna untuk kesehatan dan kesejahteraan bersama," tambahnya.(hsril)

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bersama Alamsyah Bin Yakub

 


Indralaya, DS - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ogan Ilir. Dengan Struktur dan Komposisi Kepemimpinan yang baru. Ketua : ALAMSYAH bin Yakkub,  Sekretaris : Mukhlis , Bendahara : Miftahul Karimah


Bapak Alamsyah Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ogan Ilir. Mengatakan siap turut serta mensukseskan PILKADA Kabupaten Ogan Ilir 2020 dan ikut mendukung terciptanya Pilkada damai, aman dalam pemilihan cabub dan cawabub kabupaten Ogan Ilir nanti.


Saya berkomitmen dalam kepemimpinan Saya, dengan masa bakti 2020 - 2025 akan lebih Terkondisi dan Terkoordinir dalam mengembangkam Partai demi menjaga Komitmen Partai.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap menjadi jembatan &  Aspirasi bagi Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dalam menyampaikan pendapat 


Bapak Alamsyah juga menegaskan,Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap memberikan dukungan untuk Cabub dan Cawabub dipilkada Kabupaten Ogan Ilir. Di dalam penjelasan nya, Saya belum bisa menyebutkan Paslon yang mana akan menjadi Proritas Dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).  Tetapi sudah ada tawaran dari pasangan Cabub dan Cawabub, saat ini,kami belum ingin mengungkapkan kemana arah angin diarahkn.tpi kmi sdah ada prediksi kemana Partai Solidarita Indonesia (PSI) akan memberikan dukungannya, untuk Pasangan Cabup-Cawabup nantinya. 


Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ogan Ilir. kedepannya ingin lebih maju & terdepan. Karena selama ini Partai Solidaritas Indonesia (PSl) Kabupaten Ogan Ilir sepertinya banyak diam seperti menjadi penonton .


Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Solidaritas Indonesia (PSi) dimasa bakti 2015 -2020 yang diketuai Bapak Rohiman. Hanya membuat Partai BERDIRI tapi tidak bisa MAJU. 
Dengan kepemimpinan dan kompisisi di bawah Komando nya, Bapak Alamsyah berjaji siap membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi yang terdepan (mayor Zen

Ikuti Tradisi Turun Temurun Rohim Sampaikan Bahaya Virus Corona Secara Keliling Kelurahan Kota Negara


LAHAT, DS - Ditengah wabah Pandemi Virus Corona yang tiada berkesudahan dan telah menghilangkan ratusan ribu nyawa manusia, bebagai pihak  terus berupaya memutus mata rantai Virus mematikan ini.


 Rohim, SE, MM selaku Lurah di Kelurahan Kota Negara Kecamatan Lahat merasa terpanggil  untuk memutuskan peredaran  Virus Corona  kepada warganya dengan menggunakan bentor,  spanduk memakai  pengeras suara bekerja sama dengan  Ketua RT/RW secara bergiliran memberi himbauan kepada seluruh warga.


Walau harus  masuk ke lorong demi lorong di Kelurahan n Kota Negara, menurut Rohim ketika diwawancarai Awak Media 25/9 "  Cara penyampaian ini merupakan  tradisi turun temurun bila ada warga yang terkena bencana yang  perlu kita lestarikan di mana zaman dahulu para Pamong keliling dusun menyampaikan kabar dan ini langsung terjun langsung  mengena , kita berharap dengan  kesadaran masyarakat akan bahaya nya V Covid- 19  kita dibiasakan berprilaku hidup sehat biasa kan mencuci tanggan, memakai masker bila kuar rumah. Hindari bekerumun" pesan Rohim.


Kalau warga sadar diri menjadikan Kota Negara bersih dari Corona sehingga terwujudnya Lahat ber Cahaya " tandas Lurah ( NID)