NEWS

Slider

Antusiasme Warga Desa Tanjung Kurung Ikuti Sosialisasi Triguna Kampung KB Tentang Dana Hibah 2,4 Juta


LAHAT, DS - Demi meningkatkan Kesejahteraan  Ekonomi keluarga secara adil dan merata untuk itulah Presiden Jokowi melalui Kementrian Koperasi mengucurkan dana sebesar Rp 2,4 Juta per pelaku UMKM se- Indonesia.


Untuk itulah Dinas Koperasi Kabupaten Lahat bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk ( Dalduk) mensosialisasikan masyarakat, kali ini berkunjung ke Desa / Kampung KB Desa Tanjung Kurung Ilir Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat.



Kegiatan ini dibuka Nur Agung selaku Sekcam Tanjung Tebat, dihadiri Ketua TPKK Kecamatan Ny Selpianti Am-kep, dengan menghadirkan NarSumber Yuliana Kasi Fasilitasi usaha Mikro mewakili Kadis UMKM Yahya Edwar S, Sos MM, Shprianto Kasi Pembinaan dan Advokasi Dalduk 22/9.


Antusiasme warga Desa Tanjung Kurung Ilir menyimak paparan dari Narasumber, Menurut Yuliana " Sosialisasi ini bertujuan untuk  pemulihan Ekonomi Nasional, Alhamdulilah hibah dari Pusat  sudah cair tahap 1 sampai tahap 3 berkisar 3000 an pelaku usaha yang pencaiarnya melalui Bank BRI, adapun syarat pendataan KK, KTP,  Jenis usaha, no kontak, belum pernah mendapatkan akses kredit perbankan, tidak ASN/ TNI Polri didata melalui Kades RT/ Lurah dan Camat yang diakses ke Dinas Koperasi. ( NID)

Camat Tanjung Tebat " Pasar Kalangan Ditutup Sementara Hindari Peredaran Covid-19"


LAHAT, DS - Terkait salah satu  suami dari petugas Medis di Puskesmas Tanjung Tebat yang diduga terpapar Virus Coeona,   untuk itulah seluruh Staff dan rekan Medis yang ada di Puskesmas berinisial YN sedang suaminya DD beralamat Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan." Alhamdulilah hasil Swab dan Rapid test Negatip semua, sedangkan YN dan suaminya di Isolasi secara mandiri seperti disampaikan Martina Am-Kep kepada Awak Media di Kantor Puskesmas Kecamatan Tanjung Tebat 22/9.



Menurut Martina kegiatan disini ( Puskesmas- Red) kita tetap melayani pasien yang berobat seperti biasa dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Pasien yang datang tidak mengenakan masker tidak dilayani, kita benar - benar melaksanakan aturan yang berlaku " tegas Kepala Puskesmas Tanjung Tebat.



Sementara itu ditempat terpisah Ariapulun, SE selaku Camat Tanjung Tebat  telah memerintahkan Kades Tanjung untuk menutup Pasar Pekan atau Kalangan selama batas waktu yang belum ditentukan, kita lihat dahulu kondisi apakah memungkinkan atau tidak  tidak mau mengambil resiko dan tidak menambah Celouser baru. Saat ini yang perlu kita waspadai OTG ( orang tanpa gejala ). Selain itu juga telah dilakukan penyemprotan Disinfektan guna memutus mata rantai Virus Corona, " tandas Camat ( NID)


OGAN ILIR, DS - Melalui Kampung Keluarga Berkualitas, Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM mengajak masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Ogan Ilir untuk mewujudkan Ogan Ilir maju dan sejahtera. Demikian disampaikan Bupati pada acara Pemyerahan Sarana Kerja Petugas Lapangan KB PPKBD Sekabupaten Ogan Ilir untuk Kampung Keluarga Berkualitas di Hotel ILAYA Indralaya Utara.


Menurut Bupati, program tersebut sangatlah strategis dan menjadi pintu gerbang masuknya berbagai aspek pembangunan, seperti Delapan fungsi bidang Agama,pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, sarana dan prasarana jalan dan lain-lainya.


Bupati berharap, masyarakat dapat berperan aktif mendukung program Kampung Keluarga Berkualitas, Pemkab melalui Dinas PPKBP3AD terkait akan terus berupaya melakukan intervensi untuk mengurai masalah yang dihadapi masyarakat.


Dikatakan Bupati, penghargaan terbaik pelayanan Kampung Keluarga Berkualitas sejuta akseptor yang diterima Pemkab dan Lintas Sektor tidak terlepas dari peran tokoh agama, pemuda dan masyarakat serta kader tangguh yang bekerja dengan sukarela.


“Terimakasih kepada ibu PKK, para kader KB, kader dasawisma serta posyandu atas semangatnya yang luar biasa sehingga Ogan Ilir menjadi salah satu Kabupaten terbaik dalam mengembangkan Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan” ujarnya.


Terakhir Bupati menghimbau para Kepala Desa agar memanfaatkan Dana Desa dengan tepat sasaran, seperti digunakan untuk Rumah Dataku Kampung Keluarga Berkualitas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan peran aktif masyarakat.


“Penghargaan ini merupakan kerja keras dan kesungguhan dalam menyukseskan program Rumah Dataku Kampung Keluarga Berkualitas (RDKKB) semoga ini menjadi inspirasi kedepan.


Sementara itu, Kepala Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM,M.Si,menyampaikan, bahwa Ogan Ilir memiliki PPKBD 241 Desa dan Kelurahan dan 28 Rumah Dataku Kampung Keluarga Berkualitas, namun saat ini masih terus dilakukan pembinaan Rumah Dataku Kampung Keluarga Berkualitas disetiap Desa di 16 Kecamatan Se Kabupaten Ogan Ilir. 


Diacara dimaksud, Pemkab melalui Dinas PPKBP3AD memberikan bantuan dukungan Rumah Dataku Kampung Keluarga Berkualitas berupa Pemberian 

Perangkat PPKBD seragam untuk di lapangan yaitu, Tas,Topi,Seragam Batik,Rompi,Buku Agenda,Sepatu Kerja,Lembar Balik Kontak,Papan Nama,Payung dan Kalkulator. 


Turut hadir pada acara itu, Ketua TP.PKK Kabupaten Ogan Ilir  Hj.Meli Mustika,SE,MM, Kepala OPD yang hadir,Kepala Desa Sekabupaten OI, Kepala Balai Penyuluh KB Sekabupaten Ogan Ilir, PPKBD Sekabupaten Ogan Ilir, Para Pokja dan kader KB Sekabupaten Ogan Ilir.(m.zen)

Tingkatkan Pembayaran PBB P3 Bupati Lahat Himbau Perusahaan Perkebunan,Perhutanan dan Pertambangan


LAHAT, DS - Perkembangan dan kemajuan suatu Daerah dapat terlihat dari kesadaran juga ketaatan seluruh lapisan masyarakat dalam wajib membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB).


Untuk itulah Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat melalui Badan Pendapatan Daerah telah melaksanakan penarikan pajak PBB ke seluruh lapisan masyarakat dimulai dari ASN wajib membayar pajak juga Masyarakat umum Kabupaten Lahat secara menyeluruh diwajibkan untuk membayar pajak PBB .


Suberanudin Kepala Bapenda Kabupaten Lahat mengatakan 21/9 demi untuk kemajuan dan perkembangan pembangunan di Buni Seganti Setungguan serta kelancaran roda perekonomian rakyat,pemerintah daerah melalui Bapenda mengiatkan pembayaran pajak PBB keseluruh lapisan masyarakat,Alhamdulilah tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Lahat dalam kewajibannya membayar pajak mendapat peningkatan yang siknifikan.


Suberan juga menambahkan selain penagihan pajak kepada masyarakat Pemerintah Kabupaten Lahat juga menghimbau percepatan pembayaran pajak bumi dan bangunan sektor Perkebunan,Perhutanan dan Pertambangan (PBB P3)


Himbauan yang disampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat ke Bapenda Lahat bernomor 900/1488/Bapenda/2020 dengan sifat segera untuk disampaikan kepada pimpinan Perusahaan yang ada dalam wilayah Kabupaten Lahat .


Yang isinya dalam rangka meningkatkan penerimaan Negara dan penerimaan Daerah serta menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara Kantor Pelayanan Pajak Pratama Lahat dengan Pemerintah Kabupaten Lahat bernomor Kep-092/WPJ.03/KP 09/2019 tanggal 12 Agustus 2019 tentang kordinasi dalam upaya Optimalisasi penerimaan pajak Pusat,pajak Daerah dan retribusi,kami menghimbau kepada saudara agar segera melakukan percepatan pembayaran seluruh kewajiban pajak Bumi dan Bangunan sektor Perkebunan,Perhutanan dan Pertambangan (PBB P3) ke Kas Negara.


Peran serta saudara dalam melunasi pembayaran pajak sangat berkontribusi dalam mengembangkan pembangunan perekonomian dilingkungan Kabupaten Lahat pungkas suberan.(Ndi)

Muba Jadi Lokasi PKL Taruna/Taruni STTD


MUBA,DS - Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi menerima Taruna/Taruni Praktek Kerja Lapangan Program Studi D IV Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD) tahun 2020, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Senin (21/9/2020).


Dalam sambutannya Sekda menyambut baik dan terimakasih telah memilih Kabupaten Muba sebagai tempat pelaksanaan PKL, serta memohon maaf jika dalam penempatan Taruna dan Taruni kurang maksimal.

"Silahkan nanti kalau perlu untuk observasi dan wawancara di lapangan nanti akan kita fasilitasi, Perangkat Daerah kita juga siap membantu jika ada data-data yang diperlukan," ujarnya.

Selain itu Apriyadi berpesan kepada para peserta PKL agar menjaga kesehatan ditengah Pandemi Covid-19.

"Selamat bertugas, mudah-mudahan betah jangan malu-malu dan ragu-ragu kalau ada yang perlu dikonsultasikan," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan SE ATD MM mengatakan Taruna/Taruni STTD yang berjumlah 11 orang tersebut akan melaksanakan PKL selama tiga bulan di Kabupaten Muba yang merupakan kabupaten kedua setelah Kota Palembang di Sumatera Selatan yang mendapat kepercayaan sebagai salah satu tempat lokasi PKL.

"PKL ini sangat bermanfaat bagi kita, mereka akan melakukan survei dan wawancara ke beberapa pengendara, serta wawancara kerumah-rumah. Artinya data mereka sangat bermanfaat untuk kita mengambil kebijakan kedepan," kata Pathi.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik STTD Prima Ana Maryani mengucapkan terimakasih telah menerima para Taruna untuk menerapkan pelajaran dilapangan setelah pembelajaran yang sudah dilakukan selama enam bulan di asrama.

"Kami mohon dukungan Pemerintah Kabupaten Muba dan jajara membantu mereka untuk mendapatkan data-data yang diperlukan," tandasnya.

Turut hadir, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo, Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto, dan Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Sekretaris Dinkominfo Muba Hj Nurzahrawati.(hsril

Masyarakat Ikuti Aturan Prokes Dapat Menmutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

*Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat Sukses Terapkan Aturan Prokes*

LAHAT, DS - Sejak diterapkan dan diperketat prokes bagi masyarakat umum Kabupaten Lahat Alhamdulilah Pemutusan Mata Rantai covid-19 mendapat peningkatan yang signifikan begitu juga tingkat kesembuhan pasien positif Corona mendapat hasil yang positif



Hal ini terlihat dari Update COVID-19

 tanggal 21 September 2020 

Kabupaten Lahat Suspe ( ODP+PDP )

dari Jumlah192 orang  menjadi  5 orang dalam proses,Kontak Erat dari

Jumlah 905 orang sekarang tinggal

190 orang dalam proses


Sedangkan Pasien terkonfirmasi positif corona dari Jumlah 90 orang,

meninggal 11 orang,Sembuh 68 orang

dalam proses tinggal 11 orang


H.Alia Pandi Ketua Gugus Tugas melalui Taufiq juru bicara gugus tugas Kabupaten Lahat mengatakan 21/9 Alhamdulilah sekarang masyarakat sudah banyak mengerti betapa pentingnya protokol kesehatan bagi diri sendiri maupun orang lain agar terhindar dari virus corona terbukti dari tingkat kesembuhan pasien positif Corona mencapai 14 orang hari ini.


Dengan mengikuti dan menjalankan 3 M (memakai masker,mencuci tangan dan menjaga jarak) insak Allah kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona dan terhindar dari virus yang mematikan ini pungkasnya.(Idham/Novita)

Elsye Tinjau Serta Sosialisasi Pemakaian Masker di Tempat Hajatan Usai Pembagian BLT Di Lawang Agung.


LAHAT, DS - Pemberian BLT berjumlah Rp 600.000 sudah tahap ke satu sudah dilaksanakan dengan baik tanpa hambatan apapun pada hari ini pembagian BLT DD tahap kedua sebesar Rp 300.000 dan dibayarkan 2 bulan sekaligus Hal ini sampaikan Dilly selaku Kades Desa Lawang Agung Kecamatan Mulak Ulu mengawali pembagian BLT DD tahap ke 2 bertempat di Balai Desa Lawang Agung 20/9.


Menurut Kades penerima BLT berjumlah 154 dari 603 KK,

selain itu sisa dari dana yang dibagikan ke BLT tahap 1 dan 2 dialokasikan ke Bangunan gedung serbaguna.  Pemdes Desa Lawang agung juga sudah berantisipasi bila ada warga yang terpapar Virus Corona disediakan rumah Karantina serta perkuburannya. Sedangkan untuk makan bagi pasien itu swadaya bagi keluarganya.  Ujar Dilly. 


Menurut Dilly untuk mengantisipasi peredaran Virus Corona setiap Ahli sedekah yang mengadakan hajat telah dihimbau menyediakan minimal 10 galon cuci tangan dan masker,  diharapkan dengan mematuhi protokol Kesehatan atas kesadarannya Insya Allah pemutusan mata rantai virus corona dapat teratasi. 



Sementara itu Camat Mulak Ulu Elsye S, STP. MM berharap dengan adanya pembagian bantuan yang terakhir BLT ini untuk digunakan dengan keperluan yang pokok, karena bantuan dari Pemerintah ini merupakan bantuan terakhir.  Jadi mari sama-sama kita berharap bantuan terakhir juga terakhir pula virus dari muka Bumi ini. 


Camat juga menekankan kepada warga yang mengadakan persedekahan untuk tidak mengetes Orgen pada malam hari yang memicu perkumpul orang banyak." tandas Camat. 



pembagian BLT DD tahap kedua ini dihadiri juga oleh Sekcam Mulak Ulu Jhon Adri Agustian SH, MM,  Kasi Ekobang,  Pendamping Desa, Babinsa, Bhabin Kamtimbas, Perangkat Desa serta anggota BPD serta petugas Medis yang juga mensosialisasikan Virus Corona


Pantauan Awak Media dilapangan bahwa pembagian BLT DD berlangsung kondusif. Camat beserta Forkomincam meninjau dua tempat Persedekahan serta melakukan Edukasi dan Sosialisasi " Pentingnya memakai Masker".

Bupati Lahat Kantonggi Ijazah Tidak Sah Dari Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi


LAHAT, DS- Terjawab sudah pertanyaan berbagai kalangan terkait Ijazah yang dimiliki Cik Ujang Bupati Lahat yang diduga Palsu.


Dengan adanya lampiran surat  Pernyataan yang tertuang dalam surat keputusan yang dikeluarkan pada 6 April 2020 lalu. Surat ini bernomor 461/E2/TU/2020 dan ditujukan kepada Koordinator Forum Nasional Jurnalis Indonesia. 




Dugaan ijazah palsu atas nama Cik Ujang itu dikeluarkan oleh Universitas Sjakhyakirti Pelembang. Surat ditandatangani oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Aris Junaidi.



 Selain itu, surat itu juga menyatakan Ijazah yang dikantongi Cik Ujang tidak sah dan tidak dapat dipergunakan untuk pengangkatan maupun pembinaan jenjang karir/penyetaraan bagi pegawai negeri.



Karenan model perkuliahan “kelas jauh dan sabtu sampai minggu yang diklaim Cik Ujang diperbolehkan bertentangan dengan surat Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 595/D5.1/T/2007.



Sementara itu, Kordinator Kampak  Harda Belly mengatakan surat keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menjadi pintu masuk bagi Polri untuk menyelidiki dugaan ijazah palsu Cik Ujang.



“Karena Forum Nasional Jurnalis Indonesia sudah melaporkan kasus itu ke Bareskrim. Dan Gerakan Pemuda Pembaharu Bangsa (GPPB) juga sudah membuat pengaduan setelah ada surat keputusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kebareskrim mabes Polri ,” katanya. (Idham/Novita)

Targetkan Oktober Pengolahan IVO Sebagai BBN Berbasis Sawit di Muba Mulai Operasional


MUBA,DS - Setelah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia pada 6 Februari 2020 yang lalu telah menetapkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah komando Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex  Noerdin Lic Econ MBA terpilih sebagai Pilot Project Super Prioritas Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN), Dodi Reza terus menggenjot realisasi pengolahan BBN berbasis sawit di Bumi Serasan Sekate.


Hal ini pula dilakukan sebagaimana komitmen Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengimplementasikan pembangunan hijau berkelanjutan. Ini diketahui setelah Inisiator Program Peremajaan Kelapa Sawit atau Replanting tersebut memimpin  Rapat Pembahasan Design Bisnis Pengembangan Bahan Bakar Nabati Berbasis Sawit (BBN) bersama pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) Melalui Video Conference, Kamis (17/9/2020). 

"Program ini akan terus jalan, tepat sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Kita berusaha dan berdoa untuk program ini menghadirkan model bisnis industri yang berbasis sawit rakyat," tegas Dodi Reza.

Dikatakan, keinginan untuk merampungkan Kabupaten Muba sebagai percontohan bagi daerah lain dan produksi CPO demetgum IVO nantinya ditargetkan pada Oktober. "Goal dari realisasi ini yakni dapat mendekatkan akses petani ke pasar internasional, tidak lagi petani kita sekedar menjual CPO, tetapi karena potensi yang meningkat kita dorong dan kita punya potensi kebunnya, bisa bekerjasama agar bisa transaksi langsung," bebernya. 

Dodi menerangkan, pada pertemuan kali ini kami Pemkab Muba ingin memastikan bahwa apa yang dikatakan pihak BPDPKS, Muba sebagai pilot project pengembangan BBN dengan penggunaan katalis merah putih sangat cocok ataupun sangat sesuai untuk dilakukan di Muba.

"Bisa dilihat dari profil sawit yang dimiliki Muba, saya ingin menjamin ketersediaan bahan baku  sampai pasar. Saya yakin ini, sebelum Muba ditetapkan sebagai pilot project, sudah dianalisa pemerintah pusat oleh BPDPKS, kalau dilihat dari luas perkebunan sawit, tentu sangat menjamin ketersediaan bahan baku," imbuhnya. 

"Akan sangat sesuai dengan apa yang di amatkan presiden, yang mana pengembangan IVO harus melibatkan dan merangkul petani," tambahnya.

Sebagai jaminan dari Pemkab Muba mengenai ketersediaan bahan baku, lanjut Dodi, sangat penting, karena ketersedian bahan baku adalah prasarat utama desain pengembangan bisnis ini, dan didapat dari sawit petani rakyat yang diremajakan oleh pemerintah melalui BPDPKS. "Tentu disini membuat masyarakat dan pemerintah sama-sama bahagia," bebernya. 

Selain memberdayakan petani, lanjutnya, Pemkab Muba optimalkan juga produksi dengan membangun pabrik kelapa sawit sendiri, dengan luasan yang sangatlah baik dan cocok. "Bertahap kita bangun 2 sampai 3 pabrik, sehingga bisa mensuplay IVO. Kami juga akan ada standalone gasoline dan hemat biaya sehingga bisa mengurangi biaya cost produksi," ulasnya.

Sementara itu, Tim Institut Teknologi Bandung, Prof Subagjo menyebutkan, untuk rencana Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) Berbasis Sawit di tetapkan di Muba memang wajar, Kondisi baik dari dukungan pemerintah, kondisi perkebunan sawitnya, serta masyarakatnya memang spesial luar biasa. 

"Aktifitas dukungan pemdanya yang tinggi membuat rencana ini makin dipermudah, ini juga menjadi alasan kuat mengapa Muba dipilih sebagai daerah pilot project." tandasnya.

Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Muhammad Ferian mengungkapkan bahwa Kabupaten Muba memang sudah sewajarnya menjadi percontohan bagi daerah lain. Daerah yang sudah tepat, baik dari hulu ke hilir begitu juga ketersedian bahan baku di Kabupaten Muba sudah siap dan ada.

"Intinya, Muba sebagai tempat percontohan untuk pengolahan BBN berbasis sawit, bisa diduplikasi bagi daerah lain juga. Terkait dengan akan membangun pabrik kelapa sawit di Muba, kami dari BPDPKS siap membantu penyediaan alat bagi petani, Oktober nanti pemindahan unit demetgum ke Kabupaten Muba akan dilaksanakan, sehingga operasional IVO dapat segera direalisasikan,"pungkasnya (hsril)

Mahasiswa Pascasarjana Indonesia Apresiasi Perhatian Bupati Muba DRA Terhadap Pendidikan


PALEMBANG,DS - Kepedulian Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terhadap dunia pendidikan tak perlu diragukan lagi, selain dikarenakan Bumi Serasan Sekate menjadi penggagas program Sekolah Gratis di era Bupati Alex Noerdin, kini di era kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza telah meneruskan hingga ke program kuliah gratis.


Bahkan, genap seminggu yang lalu tepat pada Rabu (9/9/2020) Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin telah mengucurkan beasiswa kepada 504 mahasiswa-mahasiswi asal Muba yang mengenyam pendidikan S1 dan S2 tersebar di 41 Perguruan Tinggi di Indonesia. 

"Banyaknya bantuan yang diberikan pak Bupati Dodi Reza ini di bidang pendidikan membuat kami kagum dan sangat apresiasi, apa yang telah dilakukan pak Bupati benar-benar nyata dan konkrit untuk kemajuan pendidikan generasi bangsa khususnya di Muba," ungkap Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pascasarjana
Indonesia Koordinasi Wilayah Sumatera Selatan (HMPI Sumsel) saat audiensi bersama Bupati Muba Dodi Reza, Sabtu (19/9/2020) di Mess Perwakilan Muba. 

Rusman menilai, perhatian Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin terhadap pendidikan ini juga seimbang dengan background pendidikan Bupati Muba sendiri, dimana yang bersangkutan saat ini satu-satunya Kepala Daerah di Sumsel yang telah menyelesaikan pendidikan pascasarjana program Doktoral di Universitas Padjajaran. 

"Background pendidikan pak Bupati juga menginsipirasi kami yang tergabung di HMPI Korwil Sumsel agar bisa mengenyam pendidikan hingga ke jenjang Doktoral," ucapnya. 


Rusman bercerita, HMPI Korwil Sumsel telah dibentuk sejak 21 tahun yang lalu dan di Sumsel untuk kepengurusan yang baru telah dibentuk sejak 18 Januari 2020 lalu. 


"HMPI Korwil Sumsel ini gabungan dari mahasiswa pascasarja strata II dan III di Sumsel, dan didalam kepengurusan kami mempercayakan pak Dodi Reza menjadi Dewan Penasehat," bebernya. 

Lanjutnya, realisasi program inovasi dan terobosan yang telah dilakukan Bupati Muba Dodi Reza seperti salah satunya pembangunan jalan aspal karet dan replanting atau peremajaan perkebunan sawit rakyat.

"Inovasi-inovasi yang telah direalisasikan pak Bupati ini juga membuat kami terpikat untuk nantinya melakukan penelitian-penelitian sesuai dengan basic keilmuan masing-masing," terangnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebutkan, selain percepatan pembangunan infrastruktur Pemkab Muba tetap konsen dengan kemajuan pendidikan.

"Kalau sistem pendidikan berkualitas tentu nantinya akan menghasilkan SDM-SDM yang baik dan berkualitas pula," kata Universite Libre de Bruxelles, Belgia tersebut.

Lanjut Dodi, pendidikan sangat penting dan menjadi indikator keberhasilan daerah. "Alhamdulillah Pemkab Muba akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk pendidikan anak bangsa khususnya anak-anak di Kabupaten Muba," terangnya. 

Ketua KADIN Sumsel ini berharap, Muba akan terus bersinergi dengan HMPI Korwil Sumsel yang merupakan gabungan mahasiswa S1 dan S2 yang ada di Sumsel untuk turut andil memberikan kontribusi positif di berbagai bidang terutama pendidikan.

"Insya Allah harus terus bersinergi, karena mahasiswa juga berada di garda terdepan untuk mengawal kemajuan pendidikan," pungkasnya.