NEWS

Slider

Cabup dan Cawabup Pali DH-DS Optimis Lolos Tes Kesehatan


PALI, DS - Calon Bupati dan Wakil Bupati Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi dalam tahapan tes kesehatan di Rumah Sakit Housen Palembang optimis Lolos tanpa hambatan.


Setelah 5 september lalu pendaftaran pemberkasan calon di nyatakan pihak KPU memenuhi syarat, 8 dan 9 September calon DH- DS Melakukan cek kesehatan di RSUD Palembang, ungkap Mairil Afrianto Wakil Ketua 1 Partai PAN PALI, saat di konfirmasi awak media perihal hasil tes kesehatan pasangan DH- DS, Insyaallah aman ungkap pria yang biasa di sapa Dibot itu, 9/09/20.


Alhamdulillah dari tes kesehatan hari pertama dan hari kedua tidak ada alasan dan hambatan apapun, karena kami sudah persiapkan sebelumnya jelang tes kesehatan," kata Devi Haryanto didampingi Darmadi Suhaimi. 


Devi juga merasa optimis bisa lalui tes kesehatan "Kami yakin bisa lolos," tukasnya


Saat bertemu dengan awak media ketika waktu jeda istirahat, Paslon ini terlihat fit dan cerah dan menyatakan bahwa proses tes kesehatan pada hari kedua dijalaninya dengan lancar. 


Untuk fasilitas rumah sakit, Devi akui pelayanannya cukup baik. "Tidak ada tahapan tes kesehatan yang sulit, pemeriksaan kesehatan cukup baik, tidak ada kendala," katanya.

Muba Listrik Pintar, Inovasi Pertama di Indonesia Kabupaten Kelola Energi Sendiri


MUBA,DS - Seperti tidak ada habisnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA membuat terobosan terobosan baru untuk kemajuan masyarakat kabupaten Muba.


Kali ini, Pemkab Muba melalui PT MEP luncurkan inovasi terbarunya Muba Listrik Pintar (Mulipin). Peluncuran inovasi baru ini, tentu menambah catatan sejarah kali pertama di Indonesia Muba merupakan satu satunya Pemerintah yang mengelola energinya sendiri.

Perlu kita ketahui, Muba listrik pintar ini adalah aplikasi Hp android yang dibuat untuk mempermudahkan masyarakat Muba dan untuk meminimalisir kecurangan listrik di Muba. 

Jadi Pelanggan listrik MEP ini bisa dikontrol cukup dari HP android begitu juga dengan pembeliannya juga melalui HP android, dan bagi masyarakat yang tidak memiliki HP Android, masyarakat bisa membelinya langsung ke agen Brilink yang sudah tersebar di desa sebanyak 1300 agen Brilink.

Dalam kesempatan ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan MEP adalah satu satunya BUMD yang punya izin usaha dan satu satunya BUMD yang bekerjasama dengan PT Miota Internasional Teknologi pertama di Indonesia luncurkan aplikasi Muba listrik pintar.

Menurutnya, aplikasi Muba listrik pintar ini bisa mengontrol kecurangan bagi pelanggan listrik MEP. 

"Kita menggunakan teknologi  smart elektrik city, dalam menyalurkan listrik yang dikelola oleh BUMD MEP, seperti yang kita ketahui bahwa MEP adalah BUMD satu satunya yang punya izin usaha untuk menjual listrik dan itu ada di Musi Banyuasin, karena jaringan di 12 Kecamatan dan pelanggan Itu sudah menjadi pelanggan MEP termasuk jaringan yang di bangun oleh pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Selama ini, selain membeli listrik curah dari PLN, Kita juga selalu updating untuk memperbarui pelayanan pada pelanggan, termasuk pemanfaatan energi atau teknologi terbaru yang bisa menekan lost dan memberikan pelayanan masyarakat lebih baik, disini ada teknologi dari PT Miota Internasional Teknologi ,"ungkapnya.

Sementara , Direktur PT MEP Augie Bunyamin mengatakan bahwa aplikasi ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Muba. Dan bisa dapat mengurangi dampak kecurangan terhadap 48 ribu pelanggan dan bisa meminimalisir tunggakan tunggakan terhadap pelanggan MEP.

"Jadi untuk pengisian KWH bisa kita kontrol cukup dari Handphone. Bahkan Kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada 12 Kecamatan dan desa di Kabupaten Muba terkait Aplikasi Muba Listrik Pintar ini. Untuk pembayarannya sendiri bisa juga  dilakukan di Bumdes. Dan Kita sudah berkomitmen penuh atas perintah Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin untuk mengutamakan kemudahan-kemudahan dan memberikan pelayanan listrik terbaik bagi masyarakat Kabupaten Muba,"pungkasnya

Lomba Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Kabupaten Ogan Ilir Kecamatan Indralaya Selatan


INDRALAYA,DS.- Sebagai perwakilan Kecamatan Indralaya Selatan dalam Lomba Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Kabupaten Ogan Ilir  Kecamatan Indralaya Selatan, melakukan pemaparan dihadapan Tim Penilai Dinas Kependudukan Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan perlindungan Anak Daerah( DPPKBP3AD) yang merupakan tim juri dari Lomba Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas  tingkat Kabupaten Ogan Ilir Rabu,9/920.


Kepala Balai Penyuluh KB Kecamatan Indralaya Selatan Lisna Maulina,SST mengatakan, Kampung Keluarga Berkualitas "MAKMUR"merupakan Kampung Keluarga Berkualitas pertama yang dibentuk di Kecamatan Indralaya Selatan Sebagai perwakilan untuk lomba tingkat Kabupaten, pihaknya telah berusaha maksimal menjalankan fungsi Kampung Keluarga Berkualitas " Makmur" baik kepada masyarakat maupun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.


“Saya yakin penilaian dari tim juri tingkat Kabupaten Ogan Ilir yang melibatkan hasilnya baik,” ujar Lisna.


Lisna menjelaskan, Kampung Keluarga Berkualitas " MAKMUR"memiliki wilayah 14 Desa dibawah naungannya. Dia mencatat, lingkungan  yang menggunakan KB aktif mencapai 80% orang. Untuk merealisasikan Kampung Rumah Data Keluarga Berkualitas, pihaknya rutin melakukan pendataan, penyuluhan, monitoring, dan evaluasi. Sebagai Kampung Keluarga Berkualitas lingkungannya memiliki potensi unggulan yang menjadi mata pencarian masyarakat, yakni lahan pertanian, perikanan, dan pelaku UMKM. Pihaknya optimis,Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas Makmur, kedepan menjadi garda terdepan di Ogan Ilir.


Sementara itu, Tim Penilai dari Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir mengatakan, 80 persen keberhasilan Kampung Keluarga Berkualitas 80 dilihat dari pengkondisiannya. Perencanaan dan pengkondisian menjadi kunci kesuksesan kegiatan. Kampung Keluarga Berkualitas disuatu wilayah tingkat Kecamatan terdapat keterpaduan seluruh program, BKKBN ingin kependudukan Keluarga Berkulitas disinergikan dengan pembangunan keluarga.


“Kami ingin Rumah Data Kampung Keluarga Berkualita memiliki kualitas dan kuantitas untuk masyarakat,” tutup Husnidayati.#Red

Wabup Buka Sosialisasi Program PAMSIMAS III Lahat 2021


LAHAH,DS - Demi mewujudkan Kabupaten Lahat tidak krisis air bersih bagi masyarakat Pedesaan H. Haryanto SE, MM, MBA selaku Wakil Bupati Lahat membuka  Sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Lahat Tahun 2021, bertempat di Oproom Setda Pemkab Lahat. 9/9.


Ir. Herman Oemar  selaku Kepala Bapeda mengawali pembukaan Sosialisasi  mengatakan bahwa  penyelenggaraan Rapat Program Kerja Air Minum Pamsimas III berbasis masyarakat untuk  tahun Anggaran 2021,  merupakan program Nasional yang diamanatkan meningkatkan jumah warga pedesaan serta pinggiran kota sehingga dapat mengakses air minum yang layak.


Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, mengatakan  di  mulai tahun 2008 hingga 2020  sudah memasuki pamsimas III program yang telah dilakukan program pemerintah dalam mencapai kebutuhan akses air minum di Indonesia khususnya di Kabupaten Lahat" ujar Wabup


Beliau berharap tahun 2021 program Pamsimas III akses air minum terselenggara dengan baik sesuai dengan harapan yang di inginkan.


Sosialisasi ini dihadiri Sekda Lahat H.Januarsyah SH, MM, direktur PDAM, Camat Lahat, Camat Gumay dan beberapa Camat Lainnya, serta undangan lainnya. ( Doni)

PMI Muba Jajaki Kerja Sama Pengelolaan UTD Dendang PMI Bandung


BANDUNG, DS - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berkunjung ke Markas PMI Kota Bandung, rabu pagi (9/9/2020). Kunjungan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Beni Hernedi selaku Ketua PMI Muba ini dimaksudkan untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan Unit Transfusi Darah (UTD) sekaligus menjajaki kerja sama dengan PMI Kota Bandung.


"Kami sangat terkesan dengan UTD PMI Kota Bandung ini, dimana pengelolaannya sudah memiliki standarisasi dan sertifikasi. Sarana prasarananya sudah di dukung dengan peralatan teknologi terkini serta SDM yang profesional dalam pemberian pelayanan kepada para pendonor maupun dalam pengolahan darahnya", ujar Beni.


Beni Hernedi yang di dampingi pengurus PMI lainnya yakni Kabid Humas Dicky Meiriando, Kabid Penanggulangan Bencana A. Fanfani Syafri dan Kabid Relawan Chandra Wijaya, berharap tindak lanjut dari kunjungan ini adalah terjalinnya kerja sama antara PMI Muba dengan PMI Kota Bandung.


"Saat ini Pemkab Muba sedang membangun Gedung UTD PMI Muba. Diharapkan dengan adanya fasilitas UTD nantinya PMI Muba dapat membantu Pemkab Muba dalam menyelenggarakan pelayanan transfusi darah yang meliputi perencanaan, pengerahan dan pelestarian pendonor darah, penyediaan darah dan pendistribusian darah. Saya berharap dalam pengelolaannya nanti dapat bekerjasama dengan PMI Kota Bandung, sehingga kami dapat melakukan hal yang sama seperti yang telah dilakukan oleh PMI Kota Bandung", harap Beni dihadapan Para Pengurus PMI Kota Bandung.


Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandung Ade Kosyanto didampingi Kepala UTD PMI Kota Bandung dr. Uke Muktimanah mengatakan siap untuk membantu dan bekerja sama dengan PMI Muba dalam mengelola UTD. 


"Layanan UTD Kota Bandung telah memenuhi Standar Pelayanan Transfusi Daerah sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Kami telah menerapkan Sistem Pelayanan Mutu (ISO) dalam memberikan layanan kepada pendonor. Penataan ruangan UTD pumln telah difungsionalkan mengikuti alur pelayanan transfusi darah. Terkait tawaran kerja sama dari PMI Muba tentu kami sambut dengan baik, dan dapat segera terealisasi. Kami berharap nantinya UTD PMI Muba dapat menjadi yang terbaik di Sumsel yang tidak hanya melayani masyarakat Muba saja melainkan dapat juga melayani kabupaten/kota yang berdekatan dengan wilayah Kabupaten Muba," ujar Ade.

ini Upaya Inspektorat Lahat Mencegah Penyebaran Covid-19


LAHAT, DS - Dari 28 kota dan Provinsi  di Indonesia Lahat termasuk Zona Orange berisiko, saat ini   yang terindikasi terpapar Virus Corona per 8/9  secara global 61orang,  sembuh 36 orang, meninggal 6 orang terkonfirmasi positif Corona 19 orang dan kontak erat dari Update data 698 orang proses 164 orang.


Peningkat secara signifikan maka dinaikan statusnya menjadi Red Zona, ini berarti merupakan cambukan yang terdasyat bagi Pemerintah Daerah. Dimana kinerja tim Gugus Tugas dianggap kurang.  Begitu juga masyarakat yang tidak mematuhi aturan Protokol Kesehatan dengan 3 M- Masker- Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dianggap Pepesan Kosong Belaka.



Yuwnisa Rahman SIP, MM selaku Inspektur Inspektorat Pemkab Lahat  ketika dijumpai Awak Media di ruang kerjanya 9/9 terkait upaya Inspektorat dalam pemeriksaan dan penanganan serta pencegahan Covid -19 di Daerah Kabupaten Lahat." Alhamdulilah dari awalnya Pandemi Virus Corona merebak di Kabupaten Lahat, Inspektorat sudah antisipasi sedini mungkin, dalam hal penanganan dari Tim kami sudsh melakukan penyemprotan Disinfektan 2 Minggu sekali di Lingkup Kantor, Penyedian Sanitaizer disetiap pintu ruangan, pembagian Vitamin yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan dan daya Imun,  pembagian masker, Shil Face, setiap tamu dilakukan pengukuran suhu, mencuci tangan terlebih dahulu." tutur Yunisa Rahman 




Akhir tahun ini  dalam.melakukan pengawasan,  Inspektorat  akan melatih / mensosialisasikan tata cara tekhnis peningkatan fungsi  pengawasan  bagi instansi tekhnis seperti kecamatan dan pelaksana kepala desa & Perangkat serta BPD dalam pengelolaan administrasi dan fisik dana desa.



sedangkan pengawasan ke daerah serta Lini Sektor yang berhubungan   dengan pengawasan tidak kami lakukan sesuai dengan surat edaran bapak Bupati Lahat sedangkan pada saat ini dalam kondisi New Normal tetap kami lakukan dan tim sudah mulai turun berkerja sesuai Tupoksinya." pungkas Inspektur mengakhiri perbincangannya. ( Novita/Idham)

Lomba Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas


INDRALAYA,DS - Selasa (08/09/20) telah diadakan penilaian “Lomba Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kabupaten” bertempat di Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas Desa Sukananti Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir. Dan di Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas Desa Tepedak 1 Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir yang di hadiri Tim kepengurusan Kampung Keluarga Berkualitas dengan Tim juri penilai dari Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir.


Kampung Keluarga Keluarga Berkualitas merupakan salah satu “senjata pamungkas” baru pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang jarang “terlihat” oleh pandangan pemerintah. Penilaian Kampung Keluarga Berkualitas, kedepannya akan menjadi ikon program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas ini tak lepas dari adanya Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas.


Rumah Data Kependudukan dibentuk untuk meningkatkan tata kelola pembangunan di tingkat desa/kelurahan berbasis data. Keberadaan data di rumah data kependudukan terintegrasi dengan sumber data lain, baik data demografi maupun data sektoral yang dapat digunakan untuk melakukan intervensi program-program pembangunan di Kampung Keluarga Berkualitas.



Penilaian dan pengecekan data oleh Tim Juri. Selain itu keberadaan rumah data kampung Keluarga Berkualitas itu setidaknya memiliki sejumlah manfaat. Pertama, ketersediaan data dan informasi kependudukan yang akurat menjadi salah satu prasayarat wajib. Pemenuhan akan kebutuhan data tersebut, diharapkan dapat dipenuhi melalui Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas.


Lomba Rumah Data Kampung Keluarga Berkualitas di Desa Sukananti Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir. Dan di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Tebedak 1 Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir.


Dalam kesempatan hadir di ke Dua Kecamatan antara lain Sekertaris Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan sebagai Ketua Tim dari Penilai Kampung Keluarga Berkualitas Husnidayati,S.sos,M.Si, Kepala Bidang KB Kgs. Sopyan,SH,M.Si,Kepala Bidang PPA Ridwan,SKM, Kepala Bidang P4 Mustakimah,S.sos,M.Si, Kepala Bidang K3 Dewi Yuniarti,SH,dan rombongan  yang dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas, sangat membutuhkan data yang terkini, akurat dan terpercaya sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pembangunan. Dan keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas yang juga bertujuan untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga nonpemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program pembangunan. #Red.

Herman Deru Ingin DPD Pemuda Batak Bersatu Bersinergi Wujudkan Sumsel Maju


Palembang,DS - Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengapresiasi langkah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Sumsel yang ingin mewadahi suku Batak di Sumsel dalam organisasi Pemuda Batak Bersatu. 


Menurut HD apa pun bentuk perkumpulan/organisasi tersebut tentu memiliki tujuan yang baik. Hal tersebut diungkapkan HD saat menerima audiensi DPD PBB Sumsel di ruang tamu Gubernur, Selasa (08/09/2020) siang. 


"Sebagai pemimpin, saya mendukung niat baik/kinerja baik yang digagas para pendiri organisasi ini", kata HD.


Lebih lanjut, orang nomor satu di Sumsel itu menginginkan agar DPD PBB Sumsel dapat bersinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumsel dan masyarakat dalam membangun daerah untuk mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua.


"Tentunya bisa bersinergi bersama pemprov dan masyarakat melalui kegiatan bersifat sosial, bantuan di bidang hukum, olahraga, atau kebudayaan. Memberikan manfaat bagi masyarakat luas," imbuhnya.


Kendati demikian, agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan, HD mengingatkan DPD PBB Sumsel agar melaksanakan 3 hal penting.


"Pertama, legalitas formal harus diurus untuk menghindari permasalahan yang mungkin timbul di kemudian hari. Kedua, agar ada ciri khas yang menonjol dari organisasi ini, terutama penonjolan dalam kebudayaan. Serta yang ketiga, kontrol internal untuk mencegah terjadi masalah oleh oknum yang pada akhirnya bisa mencoreng nama baik organisasi", tandasnya sembari menyebut jika ketiga hal penting itu benar-benar dilaksanakan, HD optimis keberadaan DPD PBB Sumsel akan terus ada.


Sementara itu, Ketua DPD PBB Sumsel Hutniel Simorangkir mengatakan organisasi yang dipimpinnya saat ini telah terbentuk di kabupaten/kota Sumsel sebagai wadah pemersatu bagi warga Batak di Sumsel. 


"Selama ini ada organisasi serupa namun hanya bersifat sementara. Kini, kami ingin merangkul semua warga Batak tanpa membedakan agama, juga berupaya mendekati akar rumput," ujar Hutniel.


Kegiatan sosial lainnya yang telah dilakukan, lanjut Hutniel adalah menolong warga tak mampu, serta memberikan bantuan di bidang hukum bagi mereka warga Batak yang terbentur kasus hukum.


"Di organisasi ini terdiri dari 5 puak (kelompok sosial). Hingga saat ini sudah ada tujuh ribuan anggota, yang tentu saja jumlahnya akan terus bertambah", terangnya.


Dengan banyaknya warga Batak di Sumsel, dia berharap DPD PBB Sumsel dapat mempererat tali silaturahmi sesama warga Batak, meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan, juga ikut berpartisipasi dalam membangun Sumsel.

DPD Berkaloborasi dengan DPC PEMUDA BATAK BERSATU Kota Palembang AUDENSI KE GUBERNUR


PALEMBAMG,DS -GUBERNUR Sumatera selatan H.Herman Deru, SH.MM menerima audiensi dari DPD dan DPC PBB Kota palembang  (Selasa,8 september 2020)


Audensi DPD dan DPC PBB Kota palembang disambut baik oleh Gubernur Sumatera selatan dan berlangsung diruang rapat,lantai 2 kantor gubernur Sumater selatan,sebelum melangsungkan audensi,terlebih dahulu H.Herman Deru, SH. MM mengigatkan hal protokol kesehatan untuk  keselamatan kita bersama.


Dalam kata sambutanya Ketua DPD PBB Sumsel Hotniel P Simorangkir, S. Kom didampingi Sekretaris DPD PBB Sumsel Apriadi Sinaga, SE,wakil ketua I Jufernando Simanjuntak, SH,dan Ketua DPC Jimmy Tampubolon ,  SE serta Penasehat PBB Sumsel Hibur Pakpahan, SE turut hadir dalam acara tersebut.



Dalam kesempatan itu ketua DPD PBB Sumsel Hotniel P Simorangkir, S. Kom menjelaskan kembali sejarah berdirinya PBB di indoneaia ini,sedangkan Program kerja dan tujuan kedepannya untuk organisasi masyarakat PBB  agar selalu diterima ditengah masyarakat luas yang dimana organisasi ini tidak memandang agama ataupun politik,terutama di kota palembang bahkan di seluruh nusantara dan dunia,saat ini kita sudah mendirikan sebanyak 8 DPC Kabupaten kota dan 10 PAC  yang ada di tingkat kecamatan yang ada di sumatera selatan.Kita juga telah membentuk dan itupun sudah terealisasi untuk LBH Team Advokasi dan Satuan tugas (Satgas) dalam tubuh Pemuda Batak Bersatu,yang dimana Advokasi ini akan ditugaskan untuk membantu anggota atau bangsa batak yang terbentur masalah hukum.tegas Hotniel


Hal serupa juga di sampaikan Jufernando Simanjuntak, SH yang merupakan Waka I di DPD PBB Sumsel yang membidangi HAM dan Hukum di dalam acara tersebut mengatakan "Tujuan pembentukan organisasi ini tidak lain agar bisa menjangkau seluruh masyarakat Batak dan mengetahui seluruh permasalahan yang dialami serta mencari solusi dari permasalahan tersebut,dalam hal ini Team Advokasi dan Team satgas berperan penting dalam segala kegiatan dilapangan, saling berkodinasi dengan baik agar segala kegiatan yang ada dilapangan tidak keluar daripada koridor hukum yang berlaku di indonesia"  Dikatakan, dari sana nantinya akan terjalin silaturahmi yang baik dan komunikasi dua arah untuk membesarkan organisasi demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,kata Jufernando Simanjuntak, SH.


Sementara itu H.Herman Deru, SH.MM mengatakan "pertama-tama saya menerima apa yang disampaikan oleh ketua DPD PBB Sumatera selatan,menurut saya Organisasi PBB ini Positif,Sosialnya ada,Budayanya ada,dan itu harus ditonjolkan melalui kegiatan-kegiatan sosial yang sesuai dengan Visi dan misi organisasi,yang terpenting masalah legalitasnya,Organisasi ini diharapkan untuk mendaftarkan organisasinya ke Kesbangpol.Saya sangat mengapresiasi kegiatan dari Pemuda Batak Bersatu yang ada di Sumatera selatan,dan saya mendukung segala kegiatan yang positif dari PBB,dalam hal ini saya ingin berpesan kepada pimpinan DPD PBB Sumsel Hotniel Simorangkir, S.kom agar dapat menjadi panutan ditengah masyarakat batak yang ada di sumatera selatan ini,dan saya mengaharapkan adanya Control Internal didalam organisasi PBB ini agar organisasi yang dibangun dengan niat baik terkontaminasi oleh Oknum anggota dengan demikian untuk identifikasi anggota itu sejak dini,karena menjadj seorang ketua merupakan amanah dari organisasi yang dipimpinnya,pimpinan harus bijaksana,mengayomi dan melindungi seluruh orang batak yang tergabung didalam organisasi maupun diluar organisasi,dapat menetapkan nilai-nilai adat istiadat yang selama ini sangat dirindukan oleh bangsa batak yang ada di rantau ini,tinggal bagaimana cara untuk menaikan nilai-nilai tersebut.paparnya


Dikatakannya,untuk LBH PBB Sumsel yang sudah dibentuk agar bisa membantu dalam pendampingan hukum orang-orang batak yang ingin mencari keadilan,karena pengadilan ini merupakan penegak hukum dan harus independent maka diharapkan Advokasi PBB Sumsel dapat profesional,tegasnya. (Gina Gultom/posmetro)

Pemkab Muba Gandeng Perusahaan Migas


MUBA,DS - Pemberdayaan dan perhatian Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terhadap penyandang disabilitas di Musi Banyuasin terus dimaksimalkan. 


Bahkan dalam waktu dekat Pemkab Muba yang akan bekerjasama dengan SKK Migas Perwakilan Sumsel dan Perusahaan KKKS akan melakukan Pemberdayaan, pembinaan, pelatihan dan penempatan tenaga kerja Penyandang Disabilitas baik untuk tenaga kerja siap pakai dan kewirausahaan. 

Hal ini diketahui saat Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi bersama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir Yusman Sriyanto, Kepala Disnaker Muba Mursalin SE MM dan Kabag Kerjasama Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH saat 
Rapat Pembahasan Rencana Kerjasama Pemerintah Kabupaten
Musi Banyuasin dengan Perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (KKKS) dalam Wilayah Musi Banyuasin dalam
Bidang Ketenagakerjaan, Senin (7/9/2020). 

"Salah satu poin penting yang akan dikerjasamakan nantinya yakni untuk melakukan pemberdayaan, pembinaan, pelatihan dan penempatan tenaga kerja Penyandang Disabilitas baik untuk tenaga kerja siap pakai dan kewirausahaan," ungkap Apriyadi. 

Kemudian, kerjasama Rekrutmen tenaga kerja dengan Perusahaan KKKS termasuk dengan perusahaan yang menjadi mitra (Subkontraktor), 
Kerjasama pelatihan peningkatan kompetensi SDM calon tenaga kerja dan kewirausahaan melalui pemanfaatan dana CSR. 

"Lalu kerjasama dalam Bidang Pemanfaatan Dana CSR untuk Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM khusus Minyak dan Gas yang dilaksanakan oleh BLK-Disnaker dan Perusahaan KKKS," imbuhnya. 

"Kerjasama pemagangan bagi seluruh peserta pelatihan yang dilaksanakan oleh BLK-Disnaker Muba maupun pelatihan yang dikerjasamakan dengan Perusahaan KKKS," tambahnya. 

Dijelaskan, ini semua merupakan komitmen Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin untuk meningkatkan serapan tenaga kerja lokal di Muba serta memberdayakan penyandang disabilitas untuk menjadi tenaga kerja siap pakai. 

"Ini juga bagian mewujudkan Muba Maju Beryaya di tahun 2022," ulasnya. 

Sementara itu, Kepala SKK Migas Sumsel Adiyanto Agus Handoyo menyambut baik Kerjasama ini dan siap untuk melakukan kerjasama bersama Pemkab Muba.

"Kami menyambut baik rencana ini dan sangat memberikan kontribusi positif demi masyarakat Muba," tukasnya.(hsril)