NEWS

Slider

DRA Janji Berangkatkan Umroh Kafilah Berprestasi


MUBA, DS - Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin optimis Para Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) asal Kabupaten Musi Banyuasin dapat memberikan prestasi yang terbaik, hal ini terungkap saat Pengelepasan Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIX Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020 di Auditorium Pemkab Muba, Rabu (2/9/2020).


Dalam acara tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, yang dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang akan mewakili Kabupaten Muba dalam MTQ Ke-XXIX ke Tingkat Provinsi.

Untuk Perserta yang akan mengikuti lomba semoga bisa berjalan dengan baik dan lancar yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Muba, Mampu tampil dengan sempurna di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dan bisa tampil ke Tingkat Nasional. Semoga sukses meraih prestasi yang membanggakan.

"Usaha dari setiap pihak-pihak yang telah terkait semoga di berikan kemudahan dan kelancaran. Semua support dan harapan yang baik kita tujukan kepada Kalifah Musabaqoh Tilawatil Qur'an. Jika harapan tersebut terwujud, maka nanti akan diberikan sebuah hadiah bagi kafilah yang berprestasi dengan memberangkatkan ke Tanah Suci, yang semoga tahun depan sudah bisa kita kunjungi,"Ungkapnya.

Ini merupakan sebuah implementasi dan bukti, bahwa kita tidak henti hentinya menjalankan syariat Islam untuk dapat mewujudkan MUBA (Membangun Umat Berbasis Agama) di Kabupaten Muba. Untuk  mewujudkan generasi muda yang qurani dan Islami. Menginspirasi generasi muda, tidak hanya menghafal tetapi juga menjalankan Amaliah qurani.

"Dan saya ingatkan kembali para kalifah untuk dapat menjaga diri sendiri dan orang lain untuk tetap menjaga kesehatan patuhi Protokol Kesehatan  tetap memakai masker dan mencuci tangan agar terhindar dari COVID-19, disiplin protokol kesehatan mulai dari kafilah Muba,"Ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Muba H Opi Palopi dalam laporannya mengatakan
Perlombaan yang akan di laksanakan di Provinsi Sumatera Selatan ini bertempat di Masjid Agung, Asrama Haji dan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al-Lathifiyah. Adapun jumlah peserta dari Muba sebanyak 30 Kafilah untuk mengikuti MTQ dengan cabang-cabang yang diikuti yaitu Lomba Tilawah anak-anak, remaja dan dewasa putra dan putri sebanyak 6 Orang.

Selanjutnya, Tilawah Golongan Qiro'at Mujawwadah, Murotal remaja dan dewasa sebanyak 6 orang. Tahfizh 1-5 Jus dan Tilawah Tahfizh 10,20,30 Jus Putra dan Putri sebanyak 10 orang. Tafsir Qur'an bahasa Arab, Indonesia, Inggris Putra dan Putri 6 orang KTIQ Putra dan Putri 2 orang.

"Semoga yang telah terpilih dapat memberikan prestasi yang baik. Sehingga bisa membantu untuk menciptakan generasi tilawati yang berbasis Agama. Mari kita tanamkan sikap rasa percaya diri, karena penananaman mental sangat penting sehingga kita dapat meraih kesuksesan dalam MTQ. Semoga semangat memperdalam Al-Qur'an ini tidak hanya menghafal saja tetapi juga mengamalkannya," pungkasnya.(hsril) 



Laporan : Hasim
Editor : Rusli

Pemkot - Kejari Prabumulih Teken MoU Dana Kelurahan Tahap 2

 


PRABUMULIH, DS - Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2020 atau yang lebih sering di sebut Dana Kelurahan, untuk tahap 2 akan segera dikucurkan di 25 Kelurahan yang berada di wilayah Kota Prabumulih.


Hal tersebut ditandai dengan telah ditandatangani nya nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah kota Prabumulih melalui Bagian Tata Pemerintahan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih , selasa (1/9/2020).



Acara penandatanganan Dana Alokasi Umum Tambahan tersebut dilakukan diruang rapat Lantai 1 gedung Pemkot dan disaksikan langsung oleh Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya MM.


Untuk diketahui, di Kota Prabumulih tercatat 6 Kecamatan yang memiliki 25 kelurahan. Demi pemerataan pembangunan insfratruktur maka Pemerintah Pusat memberikan bantuan dana yang dikelola oleh pihak Kelurahan yang dipertanggung jawabkan secara langsung oleh Kepala Kelurahan (Lurah).


Walikota (Wako) Prabumulih Ridho Yahya usai acara tersebut menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai awak media.


“Dana kelurahan Tahap 2 akan segera diberikan untuk masing masing Kelurahan,hendaknya dana tersebut dapat dipergunakan sebagai mana mestinya sesuai dengan peruntukan,” ucapnya.


Untuk menghindari permasalahan dari pengelolaan dan penggunaan Dana Kelurahan, suami Suryani Ngesti Rahayu ini mengatakan jika kedepan pihaknya akan berdampingan dengan Kejari akan memberikan pelatihan secara berkala.


“Nantinya secara berkala kota akan minta pendampingan dari Kejari untuk memberikan pelatihan kepada pihak yang bertanggung jawab mengenai pengelolaan Dana Kelurahan terkait Pelatihan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) ,”bebernya.


Ridho mengingatkan,pada saat pelatihan harus benar benar diikuti dan dipahami, karena itu merupakan bekal untuk pengelolaan dana Kelurahan.


“Semoga dengan adanya pelatihan mengenai Juklak – Juknis, dalam pengelolaan dana tersebut dapat berjalan maksimal dan jangan sampai malah menyebabkan pihak pengguna tersandung permasalahan hukum,” tungkasnya.


Sementara itu Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih melalui Kasi Intel, Hendra Fabianto SH membenarkan jika kedepan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada pihak Kelurahan terkait pengelolaan dan penggunaan Dana Kelurahan tersebut.


” Saat ini sedang di susun rencana pasca MoU untuk pendampingan keseluruh kecamatan dan kelurahan tentang pelaksanaan penggunaan dana DAU yang akan berjalan, ” terang Hendra ketika di hubungi via WhatsApp.


Hal tersebut di lakukan untuk meminimalisir dan memberikan pemahaman kepada pihak terkait dalam mengelola dana tersebut.


” Kami berharap dengan pembekalan dan pelatihan, para Camat dan Lurah dapat melaksanakan dan menggunakan dana kelurahan sesuai dengan aturan yang berlaku, ” tutupnya.

Semburan Minyak Mentah Pertamina Hujani Pemukiman Warga Desa Tanjung Muning

 


MUARA ENIM, DS - Pipa Line Produksi, Sumur Bel-35 milik PT Pertamina EP Asset 2 Field Limau pecah dan menyemburkan puluhan ton minyak mentah. Lokasi semburan yang berada di tengah pemukiman warga itupun sontak menghebohkan dan membuat panik warga sekitar. 



Situasi desa Tanjung Muning Kecamatan Gunung Megang Muara Enim yang jauh dari hiruk pikuk kebisingan sesat berubah jadi kepanikan, Senin (31/08/2020). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian. Namun begitu kerugian warga akibat semburan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.



Pantauan Posmetro di lapangan, peristiwa kebocoran pipa disaertai ledakan sebanyak tiga kali mengakibatkan empat rumah milik warga dihujani semburan minyak mentah setinggi 20 meter lebih. Hingga berita ini diturunkan, Dugaan penyebab terjadinya kebocoran pipa secara pasti belum diketahi. Namun informasi berkembang dilapangan, penyebab kebocoran diduga akibat tekanan pengiriman minyak mentah terlalu tinggi mengakibatkan pipa meledak.




Dari peristiwa ini, salah seorang ibu rumah tangga di dekat kejadian Pingsan lantaran panik terkejut saat mengetahui semburan minyak mentah menghujani rumah miliknya. Selain itu, salah seorang anak yang sedang melakukan kerja kelompok secara daring juga mengalami luka karena berusaha menyelamatkan diri keluar dari rumah. Dua unit motor milik warga juga turut menjadi amukan semburan minyak mentah tersebut.




Hasbulah (42) warga Tanjung Muning pemilik rumah yang terkena dampak semburan minyak mentah mengatakan, kejadian bermula Senin pagi itu sekira pukul 08:30 wib. Mengetahui ada suara ledakan saja warga sudah panik dan tak lama kemudian disusul suara mirip Air mengalir cukup deras. Namun saat sumber suar di didekati, warga desa langsung panik dan berhamburan menyelamatkan diri.




"Awalnya ada ledakan sebanyak tiga kali, kemudian disusul suara mirip air mengalir deras. Saat kami mendekati sumber suara, warga mulai panik dan berhamburan menyelamatkankan diri. Karna takut ada semburan api yang bisa memicu kebakaran hebat terlebih cuaca saat ini sedang musim kemarau" ujar Hasbullah.




hal senada Senada juga dikatakan Sandri (41) Perangkat Desa Tanjung Muning. Menurutnya, korban yang pingsan sudah dirawat secara Intensif di pos kesehatan Pemerintahan Desa. Awalknya kata dia, Korban baru saja pulang ke rumah bertepatan dengan ledakan yang bersumber dari pipa Pertamina. Pipa tersebut lanjut dia sangat berdekatan dengan kediaman korban.



"Korban saat itu baru pulang dari kebun. Pas saat membuka pintu rumah, saat itu pula ledakan pipa terjadi membuat korban terpental hingga dua meter. tak berselang lama Semburan minyak mentah menyusul. Beruntung warga sekitar langsung menyelamatkan korban dari semburan" ujar Sandri seraya meminta kepada Pertamina agar warga terdampak segera diberi ganti rugi atau konpensasi. (Irzan)

Eksekutif-Legislatif Bahas Rancangan Awal Perubahan RPJMD Kabupaten Muba tahun 2017-2022


MUBA,DS -  Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat tentang Rancangan Awal Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022, di Ruang Rapat Banmus DPRD Muba, Selasa (1/9/2020).


Jalannya rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Muba Sugondo, dan dihadiri Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, serta para anggota DPRD juga Perangkat Daerah Muba terkait.

Dalam paparannya Sekda Muba menjelaskan dasar perubahan RPJMD Kabupaten Muba 2017-2022, yakni dengan regulasi Perpres nomor 18 tahun 2020 tentang RPJMN tahun 2020-2024, Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan pada pasal 342 dan 344. Kemudian Permendagri nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodesifikasi, nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan, dan Perda Provinsi Sumatera Selatan nomor 1 tahun 2019 tentang RPJMD Provinsi Sumsel 2019-2023.

"Substansinya, penyelarasan dengan RPJMN 2020-2024, RPJMD Provinsi Sumsel 2019-2023, hasil evaluasi terhadap pelaksanaan RPJMD Kabupaten Muba tahun 2017-2022 (perubahan indikator kinerja), melakukan proyeksi ulang anggaran tahun 2021-2022 dan melakukan penyesuaian nomenklatur program sesuai Permendagri 90/2019, dan terakhir bencana non alam Pandemi COVID-19," paparnya.

Lanjutnya maksud dilakukan perubahan RPJMD diantaranya memfokuskan pembangunan hingga akhir periode RPJMD, melakukan konsistensi dan keselarasan antara RPJMD dengan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba, melakukan konsistensi dan keselarasan antara RPJMD dengan RKPD Kabupaten Muba sebagai penjabaran RPJMD setiap tahunnya, melakukan penyempurnaan indikator kinerja untuk mencerminkan mana tugas utama Bupati atau Wakil Bupati dan mana tugas Perangkat Daerah sebagai pendukung tugas utama Bupati dan Wakil Bupati, dan mengakomodir perubahan kebijakan, isu strategis dan dinamika terkini yang sedang berkembang.

"Untuk tujuan perubahan RPJMD ini adalah sebagai acuan bagi seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Muba dalam penyusunan Renstra PD tahun 2017-2022, menciptakan kepastian dan sinergitas perencanaan program pembangunan antar wilayah antar sektor pembangunan dan antar subsektor pembangunan serta antar tingkat pemerintah, selanjutnya mewujudkan efisiensi dan efektivitas dalam perencanaan alokasi sumber daya dalam pembangunan daerah, dan menjadi acuan bagi seluruh komponen masyarakat karena memuat arah dan kebijakan pembangunan," ungkap Apriyadi.

Selanjutnya Apriyadi memaparkan review capaian pembangunan yang dilakukan Pemkab Muba mengenai pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana dan prasarana, program peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, hilirisasi komoditas unggulan, dan program pengentasan kemiskinan yang mana jumlah penduduk miskin di Muba setiap tahunnya menurun dari tahun 2007-2019, hingga pada tahun 2019 presentase angka kemiskinan Muba 16,41%.

Menanggapi yang disampaikan Sekda Muba, Wakil Ketua DPRD Muba menyarankan dalam pencapaian RPJMD perlu sinkronisasi disetiap Organisasi Perangkat Daerah supaya dapat memenuhi target.

"Kami mendorong dan membantu mencapai RPJMD ini. Bisa kita fokuskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan non APBD dengan memanfaatkan CSR perusahaan, misalnya untuk kita bangunkan gedung sekolah," kata Irwin Zulyani.

Pada kesempatan yang sama Anggota DPRD Muba H Ismail juga menyarankan agar isu ketenagakerjaan dimasukkan kedalam Perubahan RPJMD.

"Saya mohon kedepan untuk pengentasan kemiskinan alokasi belanjanya dapat ditingkatkan," ucap Ismail.

Anggota DPRD Muba M Yamin sangat sepakat Pemerintah Kabupaten Muba fokus dalam penurunan angka kemiskinan. Selain itu ia juga menyarankan terkait ketenagakerjaan, Pemkab Muba bisa mengakomodir para pencari kerja ke perusahaan-perusahaan karena Muba adalah kabupaten yang memiliki tambang yang sangat besar di Sumatera Selatan.

"Untuk itu yang yang harus kita siapkan dulu tenaga kerjanya, dengan membuat gerakan yang serius dan mendalam," ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Muba Sugondo menyimpulkan DPRD dan TAPD Muba menyetujui RPJMD TA 2017-2022 untuk di review dengan mengedepankan kepentingan masyarakat di Kabupaten Muba, akan ditindaklanjuti Pemerintah Daerah dan jadwal pembahasan RPJMD TA 2017-2022 dilaksanakan pada tanggal 09 - 30 November 2020.

"Diharapkan dalam RPJMD Muba Tahun 2017-2022 nantinya dapat mencantumkan dengan berfokus pada Infrastruktur yang berkualitas, meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi angka kemiskinan, mengurangi angka pengangguran dengan menerima tenaga kerja yang mempunyai Skill, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengadaan air bersih dan lainnya," pungkasnya.(hsril)

KPU Pali Gelar Simulasi Pendaftaran Calon Bupati

 


PALI, DS - Komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten penuakal abab lematang ilir (PALI)  menggelar simulasi prosesi pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pali 2020 di sekretariat  KPU depan lapangan glof handayani mulya kecamatan Talang Ubi, Rabu (02/09/2020).



Diketahui Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pali Tahun 2020 akan berlangsung selama 3 (tiga) hari dimulai pada tanggal 4 s.d. 6 September 2020 di Kantor KPU Pali Talang Ubi.


Ketua KPU Pali Sunario, SE mengatakan dalam simulasi tersebut, yang ingin disampaikan kepada masing-masing Bapaslon adalah syarat pencalonan dan syarat calon. Selanjutnya juga agar masing-masing calon dapat mempersiapkan tim sebelum mendaftarkan diri ke KPU Pali.



Pantauan dilapangan, acara Simulasi pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pali 2020 di hadiri beberapa parpol pendukung dan kepolisian serta instansi stakeholder terkait. Simulasi sendiri tetap menerapkan protokol kesehatan, pengecekan suhu, cuci tangan, menjaga jarak serta memakai masker.

 


"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan berkenan masa pandemi Covid-19, pada saat pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU, Paslon tidak di perkenankan membawa massa pendukung. Di hari H pendaftaran akan di siarkan live live di radio maupun televisi" ujar Sunario




Dikatakan, simulasi pendaftaran yang digelar pada hari ini juga merupakan bagian dari rangkayan persiapan yang dilakukan oleh KPU Pali, dengan harapan pada saat pelaksanaan semua petugas mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.



"Nanti pada hari pendaftaran semua bakal calon sudah harus melengkapi syarat -syarat yang telah di tentukan. Untuk Paslon yang belum lengkap tidak akan kami terima. Sekali lagi kita menghimbau kepada bakal paslon untuk segera mempersiapkan dokumen persyaratannya demi pemilu Pali yang adil dan bermartabat " pungkasnya. (db)


Evi Krisnawati Serahkan Inventaris Desa dan Inventaris Bumdes " Batu Lesung


LAHAT, DS - Berakhirnya jabatan Kades lama  Desa Lebung Batu Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat  Evi Krisnawati, dan dipegang jabatan sementara ( PJS ) Kades baru Dedi Utomo, maka Inventaris Desa ataupun Inventaris Bumdes harus diserahkan juga.


Penyerahan ini di hadiri Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP.MM beserta Perangkat, Kanit Binmas Mulak Ulu Aipda Tabrani dan Perangkat, Ketua BPD Andres, Gozali direktur Bumdes Batu Lesung.



Dedi Utomo Kades Lesung Batu 

" Alhamdulilah, penyerahan seluruh Aset Bumdes Alat Catering, Tenda 4 Lokal, Tedmon dari Kades lama Evi Krisnawati nantinya kita pilah untuk barang Bumdes atau Inventaris Desa kita bedakan nantinya jangan sampai tumpang tindih, " ujar Kades.


Sementara itu Camat Mulak Elsye Hartuti S, STP.MM mengatakan " Masih ada Desa yang belum menyerahkan Aset Bumdes atau Inventaris Desa seperti Desa Penindayan, dan Desa Air Puar, ke pengurus Desa/ Kades setempat." tandas Camat.

ASN Sembuh Dari Corona Berkat Doa dan Keinginan Kuat Tuk Sehat


LAHAT,DS - Naik turunnya Pasien terkonfirmasi positif corona menjadikan Kabupaten Lahat masuk dalam katagori resiko sedang dan hampir mendekati zona merah.


Namun Semua itu tak membuat gentar dan takut bagi seluruh stap dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat,dengan Nawaitu Lilahi Ta Allah wabah virus corona yang semankin pandemi ini menjadi bukan suatu halangan dalam mengemban tugas dan kewajiban menjaga kebersihan lingkungan hidup di Bumi Seganti Setungguan.


Dengan mematuhi arahan protokol kesehatan seluruh stap dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup bahu membahu menjalankan tugas dan kewajibanya.


Agus Salman Kepala Dinas DLH Kabupaten Lahat Ketika diwawancarai awak media 2/9 megatakan dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai PNS kita sudah megikuti arahan protokol kesehatan,namun bila musibah menghendaki kita sebagai manusia biasa tak dapat menghindar.


seperti beberapa waktu lalu salah satu pegawai kita mendapat musibah terbilang salah satu pasien terkonfirmasi positif corona dan diisolasi untuk mendapatkan perawatan dan pegobatan di RSUD.


Alhamdulilah berkat doa seluruh masyarakat serta dukungan moril juga keyakinan untuk sembuh

dari jumlah 16 orang pasien terinfeksi corona 3 orang pasien dinyatakan sembuh salah satunya  pegawai kita sudah diperbolehkan pulang dan diperkirakan dalam waktu dekat pegawai kita ini sudah bisa bertugas kembali ujarnya. (Idham/novita)

Ibungan Kembuay Hadiri Grand Opening Foodcourt Serelo.


LAHAT, DS - Dengan gaya khasnya melawak diFoodcourt Serelo dihadapan Staf khusus Pariwisata Dinas Pariwisata Mario Andramatik  dan Staf Khusus Pendidikan Kabupaten Lahat Matcik SH, Ibungan Kembuay mampu mengengocok perut.


Begitulah Aksi Lizi Megis dihadapan para pengunjung Grand Opening  Food Doocour Serelo Wahana Kuliner  yang hadir ditengah Jantung Kota Lahat 1/9.



Nicho fascha SPi Owner Foodcourt Serelo didampingi Istri tercinta Ny Lathifa Sari SPt. ' Alhamdulilah Kami hadir ditengah Kota Lahat, menyediakan Kuliner ciri khas Bumi.Seganti Setungguan, kita mulai buka pukul 15- 23:59 :00 wib. Awalnya kita pulang dari Kampung halaman Kota Lubuk Linggau yang punya Wahana Kuliner yang menyediakan ciri khas makanan daerah, menurut saya bagaimana dengan Lahat pasti akan sama dengan di Linggau " ujar Owner



Masih menurut Latifah dan Niko " tujuan kita mengembangkan Wisata Kuliner diharapkan meningkatkan taraf perekonomian rakyat yang terkena dampak Covid-19, kalau kita terus terpuruk akan dampak ini bagaimana kita mau hidup, kita harus terbiasa dengan virus. " patuhi protokol kesehatan, kami menyediakan tempat cuci tangan dan pengunjung harus menggunakan masker " tutur Lathifa dan Nicho.



Sementara itu Mario Andramatik  selaku Staff Khusus Wisata menambahkan." merupakan hal yang baru di Lahat kalau di Palembang lorong basah dan ada juga di Lingggau. Diharapkan nantinya Kawala muda untuk Nontrong di Wisata Kuliner, Alhamdulilah Tenan- tenan sudah penuh mudah- mudahan menambah daya tarik Lahat dan menamba Incame. " pungkas Mario.


Repiandi Mpd salah satu penjungjung Wahana Kuliner berharap dengan adanya Foodcourt Serelo Lahat bisa membawa pengaruh yang positif bagi Masyarakat Kabupaten Lahat. ( Novita/ Idham)

Kangkangi UU KIP, Penerimaan Driver PT Pertamina Lahat Tidak Transparan


LAHAT, DS - Praktik truk tangki BBM Pertamina 'kencing' di jalan belakangan ini sudah menjadi rahasia umum dalam proses penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM).


Istilah 'kencing' di jalan digunakan untuk menggambarkan truk tangki BBM yang menyelewengkan muatannya saat melakukan proses pengiriman BBM dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).



Kecurangan atau permainan kotor ini pun diduga dengan sengaja dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab ditubuh Pertamina Cabang Lahat. Lambat laun bau busuk minyak kencing mulai menguap ke segala arah.



2019 lalu beberapa orang oknum Driver truk BBM Pertamina Cabang Lahat didapati sedang melakukan kencing minyak industri di lokasi Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.  Kemudian pada 2020 bekas Discotik Pesona Bintang (PB) harus terbakar dan diduga kuat penyebab kebakaran bersumber dari percika api aktivitas kencing minyak yang dilakukan para driver untuk mencari pemasukan tambahan. Truk BBM disekitar lokasi pun berhamburan menyelamatkan diri.



Terakhir, terungkap tabung gas elpiji 3 kg bersubsidi yang ditemukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya yang diketuai Sanderson Syafe'i SH dijual diatas HET. Dari temuan tersebut, 2 Agen dan 10 Pangkalan gas elpiji di Lahat direkomendasikan untuk diberikan sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).



Selain banyak temuan permainan curang para driver truk BBM Pertamina Cabang Lahat dan permainan kotor bisnis illegal Gas Elpiji 3 Kilogram bersubsudi dari Pemerintah, permainan sistem penerimaan tenaga kerja pada bidang deiver pun diduga tidak transparan.



Permainan ini tentu saja tidak terlepas dari campur tangan oknum pejabat teras dilingkungan PT Pertamina. Pasalnya, ketika driver terungkap dan terbukti kencing dijalan justru hanya sang driver yang diproses. Sementara oknum pejabat di Pertamina Cabang Lahat sedikitpun tak disenggol apalagi diperiksa meskipun kejadian serupa terus terulang.



Maka penerimaan tenaga SDM pada bidang driver truk  BBB Pertamina yang sarat kepentingan diduga menjadi dalang dibalik permainan gelap yang mencoreng citra Pertamina di mata publik. Jadilah sekumpulan driver Truk BBM pertamina Lahat tergabung dari sanak, keroni, adik, famili, dan keponakan berselumbungkan titipan pejabat teras yang duduk di kursi terringgi Perusahaan Pelat Merah cabang Lahat tersebut.



Dampak tidak adanya transparansi penerimaan driver truk BBM di tubuh Pertamina, SDM Lahat yang mumpuni untuk bidang ini pun seolah menjadi asing di tanah sendiri. Kemampuan yang tidak tersalurkan membuat Pemuda lahat menjadi pengangguran yang hanya sebatas penonton.


"Diawal saja kita sudah pesimis bakal diterima menjadi Driver Truk BBM di Pertamina meskipun segala syarat prasyarat terpenuhi jika tidak ada orang dalam yang menjadi beking. Pasalnya beberapa kawan yang tidak diterima juga mengaku demikian. Bahkan mereka mengaku sudah beberapa kali mengajukan lamaran masih tak tembus juga" ujar salah seorang pelamar kepada Duta Sumsel. 



Dikatakan, permainan ini sudah menjadi rahasia umum dan diharapkan Instansi terkait atau penentu kebijakan di Tubuh Pertamina bidang Sumber Daya manusia dapat turun langsung ke lapangan untuk menyelidiki dugaan permainan gelap penerimaan tenaga kerja driver. 



"Setiap ada lowongan, kejadiannya pasti serupa. Oknum-oknum yang diterima diduga kuat adalah sanak pimpinan dan terkesan sarat dengan KKN" imbuhnya.


Parahnya lagi, pengumuman kelulusan hasil test bagi peserta tidak pernah tersampaikan kepada peserta test. "Dari sini kita sudah curiga bahwa penerimaan driver di Pertamina hanya sebatas formal akal-akalan untuk menutupi permainan busuk di internal Manajemen yang seolah-olah pembukaan penerimaan lowongan Sopir dibuka secara transparan" pungkasnya.




Ketua LSM Plantari Sanderson Syafe'i SH diminta tanggapannya mengaku, dirinya cukup kecewa kalau benar adanya tentang penerimaan sopir Pertamina yang kesannya tidak transparan.



"Harapan kita penerimaan sopir Pertamina Cabang Lahat ini, seharusnya terbuka sebagaimana diatur dalam UU tentang keterbukaan publilk. dan kita selaku warga Negara Indonesia berhak dan diatur dalam UUD 1945," kata Sanderson.



Dengan adanya indikasi kecurangan ini, pihaknya sangat menyayangkan masih bisa terjadi. termasuk dalam pembukaan lowongan kerja untuk sopir Pertamina tersebut, harus melibatkan pihak Pemkab Lahat dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan.



"Untuk itu, kita berharap agar kiranya lowong kerja selaku sopir Pertamina Cabang Lahat harusnya terbuka dan diumumkan ke Publik dan jangan kesannya ditutup tutupi. Maka dari itu kami mintak calon calon sopir Pertamina tersebut, dapat ditinjau ulang. (idham)

Dodi - Beni Sambut Hangat Kepala BKKBN RI Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SPOG (K)


MUBA,DS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati  Muba Beni Hernedi menjamu dan ramah tamah Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Dr (H.C) dr Hasto Wardoyo SpOG (K), di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (31/08/2020) malam.


Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Forkompinda serta Jajarannya menyambut baik Kepala BKKBN RI tersebut dengan penuh keakraban yang menghangatkan suasana  acara ramah tamah malam ini. 

Kedatangan Kepala BKKBN RI ke Kabupaten Muba ini dalam rangka Penyematan
Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) Sekaligus Penyerahan Penghargaan Pelayanan Sejuta Akseptor di Kabupaten Muba. 

Dalam sambutannya, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyampaikan bahwa dirinya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Muba mengucapkan selamat datang. 

"Kami mengucapkan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada kepala BKKBN Republik Indonesia, dipanggil Pak Hasto yang sudah meluangkan waktu datang ke kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Sedikit gambaran Pak Hasto, Kabupaten Musi Banyuasin luasnya kurang lebih  ini  ±14.265,96 km²,"ucapnya.

Dikatakannya, sumber daya alam penghasil utama adalah gas. "Gas kami mengaliri negara Jiran, negara Singapura dan  menerangi kawasan perkantoran di Singapura. Kemudian masuk juga ke Jawa mengaliri sistem transmisi Jawa, Bali ke Pekanbaru dan Dumai untuk industri dan terakhir di PT Pupuk Sriwijaya untuk keperluan memproduksi pupuk dengan gas yang dialirkan dari Muba,"terangnya

Kemudian, juga tentu ada perkebunan kelapa sawit, Perkebunan karet dan lain sebagainya. "Alhamdulillah untuk sektor kelapa sawit dapat saya sampaikan kepada Pak Hasto bahwa kami pada saat ini menjadi daerah pilot project yang ditetapkan oleh Presiden sebagai daerah percontohan program inovasi strategis nasional percontohan bensin sawit,  yang mengubah minyak sawit menjadi bahan bakar nabati seperti bensin hingga avtur"ujarnya.

Terakhir, dikatakannya bahwa selama ini,  Pemkab Muba sangat konsen untuk penurunan angka kematian ibu dan anak, juga konsen terhadap pencegahan stunting dan, serta konsen juga mengkampanyekan Keluarga Berencana (KB) atau Keluarga sejahtera.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKKBN RI Dr (H.C) dr Hasto Wardoyo SpOG (K), dalam sambutannya mengatakan senang bisa hadir dan bersilaturahmi di  Kabupaten Muba, khususnya di kota Sekayu malam ini. "Selamat saya ucapkan Kabupaten Muba ini makmur dan luar biasa,"ucapnya.

Dirinya juga tidak sungkan-sungkan mengatakan bahwa pemandangan dan pembangunan di Kabupaten Muba sangat luar biasa. "Pertama kami bersyukur bisa berkunjung ke kabupaten Muba dan kami dari BKKBN  mengucapkan terima kasih juga karena Pak Bupati dan Ibu sudah bekerja keras untuk program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga bencana, sehingga meraih Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK). Saya percaya pak Bupati sangat visioner membangun daerah,"katanya.

Selain itu, Ia juga menyampaikan pesan dan penting disosialisasikan bahwa bahaya nikah dini. Dan menurutnya menikah dini atau nikah muda juga dapat menyebabkan Stunting, serta dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi.

“Saya harap masyarakat Kabupaten Muba untuk tidak melaksanakan nikah dini, karena usia nikah yang sehat itu yakni untuk perempuan pada usia 20 tahun dan pria berusia 25 tahun. Kenapa untuk perempuan nikah di bawah umur 20 tahun dilarang?, karena alat reproduksinya belum siap dan juga apabila perempuan nikah dibawah 20 tahun maka berisiko terjadinya kanker mulut rahim,” jelasnya.

Terakhir, Kepala BKKBN RI, dr.Hasto Wardoyo juga menjelaskan bahwa batas usia perempuan boleh hamil hingga usia 35 tahun.(hsril)