NEWS

Slider

Hari Ini, Sebanyak 47 KK Warga Desa Karang Lebak Cair BLT DD


LAHAT, DS - Hari ini, Tim pencairan dana BLT DD Kecamatan mulak Ulu Kabupaten Lahat mencairkan dana BLT DD kepada 47 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Karang Lebak. Dari total 113 KK jumlah keseluruhan warga di desa tersebut, tercatat sebanyak 47 KK penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai ( BLT DD ) tahap ke 2 bulan ke 1. Begitu, Desa tersebut juga tercatat sebagai penerima bantuan lainnya dari Pemerintah seperti, penerima PKH sebanyak 28 KK, penerima sembako BPNT sebanyak 17 KK dan BST sebanyak 12 KK.


Sejauh ini, bantuan-bantuan tersebut telah digunakan sebagaimana mestinya oleh warga desa. Dimana bantuan yang diberikan merupakan bantuan dampak COVID-19, maka warga kurang mampu di Desa Karang Lebak hanya mempergunakan bantuan untuk keperluan pangan saja sebagai bentuk kerjasama dengan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Demikian disampaikan oleh Kepala Desa Karang Lebak Herdiansyah saat di temui Duta Sumsel Usai Pembagian Bantuan dana BLT DD di desa tersebut.


Disamping penjelasan jumlah penerima bantuan, Kades Herdiansyah mengaku bahwa di masa Pandemi Covid-19, bantuan sekecil apapun itu bentuknya sangat diharapkan warga untuk meringankan beban mereka. Untuk itu ia berharap, selama masa Pandemi masih berlangsung bantuan tersebut kiranya jangan putus sebab itulah harapan satu-satunya yang bisa diandalkan oleh warga masa-masa sulit seperti sekarang ini.


"Kalau bisa kita sangat berharap bantuan seperti ini di masa pandemi jangan sampai putuslah. Sebab inilah harapan satusatunya yang bisa diandalkan warga tidak mampu untuk bertahan hidup dimasa-masa sulit seperti sekarang ini" ujarnya, Senin (31/08/2020)



Dalam kesempatan tersebut turut hadir Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S. STPP. MM untuk memastikan bantuan yang dicairkan diterima langsung oleh warga yang berhak. Disetiap pencairan BLT DD Elsye semampunya senantiasa berupaya menyaksikan langsung proses pencairan dana secara langsung kepada warga penerima manfaat.



Sosok Elsye yang berkharisma dan rajin turun ke lapangan senantiasa menjadi sebuah kerinduan yang dinanti-nantikan warga. Ibarat dunia pewayangan Elsye mungkin bisa disebut sebagai Prabu Basukunti atau Sinter Klas yang suka menolong siapa saja. Ketika Elsye turun ke Desa-Desa, 80 persen ia selalu membawa kabar baik yang disertai pembagian bala bantuan.



"Tidak pernah lelah untuk mensosialisasikan untuk senantiasa menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih kepada seluruh warga di wilayah pemerintahannya terlebih saat dirinya turun ke desa-desa. Selalu mengingatkan untuk menggunakan dana bantuan untuk keperluan hidup saja bukan untuk gaya hidup. Kemudian mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan saat ke luar rumah.



Pantauan di lapangan, Pembagian Dana BLT DD tahap 2 bulan 1 di desa Karang Lembak Kecamatan mulak ulu tampak berjalan tertib dan lancar. Pembagian BLT DD tahap ke 2 bulan ke 1 tampak dihadiri Camat Mulak Ulu, Bhabin Kamtimas Polsek Mulak Ulu, Babinsa Mulak Ulu, Pendamping Desa, Ketua BPD serta perangkat Desa Karang Lebak. (novita)

DRA Ajak Warga Muba mengikuti proses rangkaian pendataan SP 2020.


MUBA, DS - Tepat hari ini 31 Agustus 2020 kick off Sensus Penduduk (SP) Tahun 2020 dimulai. Di Musi Banyuasin, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sangat konsen dan getol mengajak warga untuk mengikuti proses rangkaian pendataan SP 2020. 


Dimana sebelumnya, Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut gencar mengajak dan mensosialisasikan kepada warga Muba untuk mengisi Sensus Penduduk Online 2020 yang sudah dilaksanakan sejak 15 Februari 2020 lalu. 


"Mari kita warga Muba sambut dengan ramah kedatangan petugas SP 2020, demi mewujudkan Satu Data Kependudukan," ungkap Dodi Reza. 


Menurut Dodi, pendataan SP sangat penting untuk diikuti oleh seluruh warga masyarakat Muba. "Dalam proses pendataan nantinya tetap patuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak aman," terangnya.


Kepala Badan Pusat Statistik Muba Sunita SE MSi menyebutkan, segala bentuk persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari untuk melaksanakan SP Tahun 2020. "Di tengah suasana pandemi, kami beradaptasi dengan protokol kesehatan dan berjanji untuk lebih berhati-hati khususnya di wilayah Muba," sebutnya.


Sementara itu Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga APmengatakan data merupakan salah satu  kunci pembangunan di masa depan. Peran serta seluruh penduduk Muba saat ini diperlukan tanpa terkecuali, untuk dapat berperan aktif untuk  mewujudkan Satu Data Kependudukan indonesia Khususnya Kabupaten Musi Banyuasin 


"Petugas Sensus akan datang dan mencatat penduduk Indonesia secara serentak pada hari ini termasuk di Muba,"  untuk itu mari kita dukung program ini sehingga kita pastikan bahwa kita terdata  sebagai penduduk Indonesia tuturnya 


Diketahui, Muba merupakan daerah Terbaik Ketiga Respon Rate Sensus Penduduk Online 2020 di Sumsel. 


Sampai dengan saat ini 60,88 persem KK masyarakat Muba sudah mengikuti sensus penduduk online. Dan masih ada kurang dari 40% yang belum terdata, dan akan dilakukan pada September 2020 ini yang akan dilakukan pendataan langsung oleh petugas SP 2020.(hsrill)

Ngobrol Bareng Nelayan, Wabup Muba Ajak Jaga Biota Sungai


MUBA,DS. - Meskipun libur akhir pekan, tidak menyurutkan semangat Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi  mengunjungi warga masyarakat untuk bersilaturahmi dan sosialisasi terkait menjaga kelestarian sumber daya ikan serta biota sungai di Kabupaten Muba, Khususnya di Kecamatan Sungai Lilin.


Untuk itu, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengingatkan seluruh masyarakat supaya tidak mencari atau menangkap ikan dengan meracun atau setrum. Karena bisa mengakibatkan kerusakan ekosistem air.

Hal ini, disampaikannya langsung saat melakukan Kunjungan Kerja sekaligus Bersilaturahmi dengan Para Nelayan di Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Wabup Beni Hernedi, mencari ikan dengan meracun atau setrum selain merusak biota air ataupun populasi ikan, juga berbahaya bagi manusia dan bisa hilangnya ikan diperairan. Dirinya juga menyarankan, alangkah lebih baiknya bila Nelayan mencari ikan dengan cara tradisional. Misalnya dengan menjala atau memancing.

Oleh sebab itu, Beni mengajak masyarakat bersama-sama mengawasi supaya tidak ada lagi yang mencari ikan dengan racun ataupun setrum. 

Beni juga mengatakan bahwa Pemkab Muba siap membantu para nelayan di pinang Banjar dalam menyiapkan wadah para nelayan. Dan terkait soal anggaran, Wabup Beni Hernedi minta Dinas terkait yaitu Dinas Perikanan Kabupaten Muba dan  DPRD Muba untuk bisa membantu alat tangkap ikan dan perahu buat nelayan khususnya nelayan di Desa Pinang Banjar.

"Kita ingin membangkinkan lagi dan harus merevitalisasi kembali budaya kearifan lokal dengan cara-cara kebaharian, dan budaya tradisional yang sebetulnya menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan karena banyak rakyat yang menggantungkan hidup di sini, dan menjadi perhatian kita semua,"terangnya.

Dalam kesempatan ini, Beni Hernedi juga
meminta partisipasi aktif dari masyarakat dalam Kecamatan Sungai Lilin bisa mengawasi dan menginformasikan ke pemerintah atau pihak berwajib jika mengetahui ada masyarakat yang masih melakukan tindakan tersebut, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

"Oleh karena itu peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan pemanfaatan lingkungan perairan di Muba. Dan diharapkan masyarakat sadar dan dapat melaporkan kepada kami dan pihak berwajib apabila mendapati orang yang menangkap ikan dengan setrum," ungkapnya.

Sementara Camat Sungai Lilin, Agus Kurniawan, SIP MSi menyampai bahwa pihaknya siap membantu terbentuknya organisasi bagi para nelayan di Desa Pinang Banjar Kecamatan sungai Lilin. 

"Alhamdulillah, kami hari ini merasa senang serta bangga atas kehadiran Pak Wabup Muba Beni di Kecamatan Sungai Lilin. Dan dalam hal ini, saya selaku Camat di Kecamatan Sungai Lilin ini siap membantu Pemkab Muba dan siap menjadi penasehat bagi organisasi para nelayan di desa Pinang Banjar dalam mendapatkan suatu perubahan pada nelayan tradisional menjdi nelayan modern yang mempunyai perahu yang cukup besar, serta alat tangkap ikan, demi peningkatan ekonomi para nelayan Desa Pinang Banjar,"katanya.

Senada, Edi Aprianto salah satu nelayan mengucapkan terima kasih atas segala perhatian yang diberikan Pemkab Muba kepada para nelayan.

"Kami nelayan Desa Pinang Banjar berterimakasih, dan kami juga berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan perairan sungai dengan cara menangkap ikan tidak dengan racun serta setrum,"pungkasnya.(hsril)

PT PERTAMINA EP ASSET 2 BUKA PENDAFTARAN BEASISWA NON IKATAN DINAS POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG


PRABUMULIH,DS -Seluruh tahapan gratis dan tanpa biaya, masyarakat diharap waspada penipuan-

Meskipun diterpa goncangan keuangan akibat pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 tetap melaksanakan komitmennya untuk terus memberikan beasiswa kepada masyarakat tidak mampu di ring 1 operasionalnya. Beasiswa ini merupakan beasiswa non ikatan dinas yang ke-7 sejak dimulainya tahun 2014 bekerjasama dengan Politeknik Akamigas Palembang. 

Beasiswa yang diberikan adalah beasiswa pembiayaan penuh perkuliahan selama 3 tahun, serta bantuan sertifikasi Toefl ITP, Summer School Program di Malaysia, serta biaya wisuda. Beasiswa diberikan kepada enam putra putri terbaik yakni masyarakat tidak mampu yang berprestasi yang berada di wilayah operasional PT Pertamina EP.

Legal & Relations CSR Analyst Imam Maulana mengatakan bahwa beasiswa kerjasama dengan Politeknik Akamigas Palembang merupakan komitmen CSR yang terdapat dalam Work Program & Budget 2020 yang tetap menjadi prioritas dalam rangka mendukung kemajuan pendidikan khususnya masyarakat tidak mampu di wilayah sekitar operasional Pertamina EP dalam hal ini agar dapat mendapatkan kesempatan belajar dan bekerja di industri migas dan pertambangan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran dan seleksi masuk dilaksanakan secara online, kecuali tes kesehatan. Hal ini dilaksanakan karena proses tahapan konvensional tidak memungkinkan dikarenakan pandemi Covid-19. Tahapan dan seleksi ini diantaranya adalah seleksi administrasi dengan melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas secara online di http://bit.ly/beasiswa-2020  mulai 1-13 September 2020, dilanjutkan dengan Tes Psikotes dan Tes Potensi Akademik secara online, tes kesehatan di RS Pertamina Prabumulih, dan tes wawancara secara online.

Menurut Ketua Program Studi Teknik Eksplorasi Produksi Migas Politeknik Akamigas Palembang Roni Alida, pengumuman peserta yang lolos seleksi di setiap tahap hanya akan diumumkan pada website resmi Politeknik Akamigas Palembang yaitu www.poliakamigasplg.ac.id dan Instagram poliakamigasplg. Roni mengatakan seluruh tahapan dibiayai sponsor dalam hal ini PT Pertamina EP sehingga apabila ada pihak-pihak yang mengatasnamakan Pertamina EP atau Politeknik Akamigas Palembang meminta pungutan biaya dan sebagainya maka itu tidak dibenarkan dan pihak Pertamina EP dan Politeknik Akamigas Palembang tidak bertanggungjawab atas hal tersebut.

Roni juga menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan jujur dan adil, serta tidak dibenarkan melakukan lobi baik oleh peserta sendiri, keluarga, atau melalui pejabat setempat, apabila melakukan hal tersebut dan terkonfirmasi kebenarannya akan langsung didiskualifikasi.

Pihak PT Pertamina EP Asset 2 dan Politeknik Akamigas Palembang mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan, selain itu juga masyarakat khususnya calon pendaftar agar tidak keliru dalam mendaftar dan menyimak seluruh tahapan seleksi, link pendaftaran hanya di http://bit.ly/beasiswa-2020.

Serap Aspirasi Masyarakat, Muhammad Yamin Monitoring Reses III di Desa Tanah Abang


MUBA,DS. - Serap Aspirasi Masyarakat, anggota DPRD kabupaten Musi Banyuasin Daerah Pemilihan II, kecamatan Batang Hari Leko, Sanga Desa, Plakat Tinggi, Lawang Wetan, Babat Toman, Muhammad Yamin melaksanakan Reses III Masa Persidangan III.


Reses yang dilangsungkan ini adalah bertujuan menyerap Aspirasi dan keluhan Masyarakat untuk dibawah kedalam masa Persidangan serta Planing pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.



Muhammad Yamin dalam kesempatannya melaksanakan Reses III Masa Persidangan III menyasar pada desa Tanah Abang kecamatan Batang Hari Leko kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (28/8/2020).


Ketua Fraksi PDI Perjuangan yang juga sekaligus Ketua Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin ini dalam kesempatan Resesnya menuturkan, Iya memang kita pada masa Reses kali ini, yaitu Reses monitoring ke lapangan, mengecek langsung kondisi hasil pembangunan yang dilaksanakan pada tahun lalu yaitu 2019 dan 2018.


" Namun kita juga tetap melakukan sharing dan dialog dengan kepala desa serta masyarakat, guna menjaring informasi dan aspirasi dalam persoalan apa yang dihadapi serta menjadi kendala yang dialami oleh mereka, dan perlu kita perjuangkan bersama pada saat masa Persidangan III mendatang," dikatakan Muhammad Yamin.


Diketahui juga, Memang dalam reses kali ini tidak melakukan dialog secara formal dengan masyarakat, sehubungan masih merebaknya kasus Pandemi Covid-19. Namun, hal ini tidak menjadi kendala kita dalam menyerap aspirasi dari masyarakat, yang berkaitan dengan pembangunan, baik infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi kerakyatan.


" Dalam pelaksanaan Reses hari ini, kami banyak mengucapkan terimakasih, kepada segala pihak baik Camat Batang Hari Leko beserta seluruh staf nya, maupun kepada terkhususnya kepala desa dan masyarakat desa Tanah Abang, dan masyarakat Batang Hari Leko pada umumnya," ucapnya.


Terakhir, diharapkan dengan adanya kami hadir diantara mereka (Masyarakat) dapat menjadikan ini sebagai momentum penyambung tali silahturahmi serta dapat menjadi wakil rakyat yang mampu berjuang dengan Aspirasi-aspirasi yang tersalurkan.


" Dan harapan saya, semoga tetap terjalin hubungan silaturrahmi dan komunikasi yang berkesinambungan, demi kemajuan masyarakat sampai ke pelosok desa," harapnya.(hs)

Bentuk Tim, Bupati Muba Dodi Reza Gandeng ICEF


JAKARTA,DS.COM - Sebagai daerah percontohan inisiasi pembangunan berkelanjutan, Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus bergerak menginventarisir kelanjutan pembangunan ramah lingkungan di Bumi Serasan Sekate. 


Betapa tidak, imbas dari pandemi COVID-19 membuat beberapa program pembangunan berkelanjutan di Muba sedikit terhambat, namun hal tersebut sudah disiasati Pemkab Muba untuk kembali memulihkan program-program terobosan tersebut. 

"Kita akan menuju pada implementasi ekonomi sirkular, dengan menghasilkan produk inovasi yang berkelanjutan," ujar Dodi Reza yang juga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia di sela Pertemuan Dengan Tim Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) dan Greneration Foundation di Graha Tirtadi 3rd Floor 308 Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). 

Dodi menyebutkan, selama ini Muba telah memulai implementasi ekonomi sirkular dengan inisiatif pembangunan jalan aspal berbahan karet. "Hasilnya berjalan baik, bahkan Muba menjadi percontohan nasional dan diganjar reward oleh Kementerian PUPR atas keberhasilan terobosan inovasi tersebut," ulasnya. 

Lanjutnya, Muba saat ini juga tengah menggarap kawasan industri hijau yang tentunya berkelanjutan, dimana adapula inovasi pengelolaan kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati (BBN) yang merupakan energi bari terbarukan. 

"Menjadikan ekonomi kita lebih sirkular adalah syarat mutlak jika kita ingin menciptakan masyarakat yang makmur, sekaligus menjaga planet kita. Ekonomi sirkular adalah ekonomi masa depan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, tambah Dodi, Pemkab Muba akan bekerjasama dengan Tim Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) dan Greneration Foundation dalam implementasi nantinya mewujudkan ekonomi sirkular. 

"Kita akan bentuk tim bersama Bappeda dan ICEF serta Generation Foundation untuk mewujudkan ekonomi sirkular nantinya di Muba," ungkapnya. 

Program Manager ICEF, Fahrian Yovantra menuturkan saat ini sangat perlu membawa Ekonomi Sirkular ke arah kebijakan pemerintah daerah, melalui Rencana Jangka Panjang dan Rencana Jangka Menengah yang terintegrasi dengan kebijakan ekonomi, lingkungan dan sosial sebagai upaya perwujudan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

"Kami melihat dan menilai Kabupaten dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sudah ingin memulainya dan ini sangat berkotribusi positif pada perekonomian warga masyarakat Muba," ungkapnya. 

Ia menambahkan, dengan inisiasi Bupati Muba Dodi Reza tersebut tentu akan andil dalam upaya untuk mempercepat implementasi ekonomi sirkular di Indonesia. 

Dalam Pertemuan Dengan Tim Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) dan Greneration Foundation tersebut Bupati Muba Dr Dodi Reza turut didampingi Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba Akhmad Toyibir SSTP MSi, Ketua Harian LTKL Gita Syahrani, Generation Foundation Via Azlia, Program Officer ICEF Maria dan Stephani.(hsril)

Wujudkan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Kodim 0405 Lahat Panen Jagung


LAHAT, DS - Komando Distrik Militer (Kodim) 0405/Lahat bersama Pemerintah Kabupaten Lahat dan Unsur FKPD Lahat menggelar panen perdana demplot (percontohan) tanaman jagung dalam rangka menjaga ketahanan pangan di masa pandemi covid-19 di Makodim 0405/Lahat, Jumat (28/08/2020)

Dengan panen perdana jagung milik Kodim Lahat kali ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh kalangan masyarakat untuk turut serta bercocok tanambidang ketahanan pangan, seperti jagung, umbi-umbian dan sayuran di pekarangan rumah.


Komandan Kodim 0405/Lahat, Letkol Kav Shawaf Al Amien SE mengatakan, masa panen Jagung di lingkungan Kodim Lahat adalah bagian dari upaya ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19. Disamping2 sebagai salah satu contoh bagi masyarakat agar turut serta dalam pertanian demi mencukupi ketersediaan pangan.


“Apalagi saat ini di masa pandemi Covid-19, karena itu kami ingin memberikan contoh, bahwa tidak hanya membudidayakan jagung, namun bisa juga dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai tempat bertanam sayuran dan lainnya sebagai pengganti makanan alternatif” ujar orang nomor satu di makodim Lahat itu.



Sementara itu, Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE MM MBA turut mengapresiasi Kodim 0405/Lahat karena telah memberikan contoh dan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Lahat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam seperti sayuran yang dapat dikonsumsi sebagai alternatif ketahanan pangan di masa Pandemi Covid-19.


“Kami atas nama Pemerintah Lahat sangat mengapreasiasi Dandim 0405/Lahat yang mana telah menggerakkan kegiatan pertanian khususnya tanaman Jagung sebagai alternatif ketahanan pangan di masa pandemi.  Terima kasih atas edukasinya bagi masyarakat kita bahwa dengan mandiri kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri,” ujarnya disela-sela panen jagung bersama.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Lahat H.Haryanto SE MM MBA, Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Shawaf Al Amien SE, Kasdim 0405 Lahat Mayor Inf Agus Salim, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, Kasat Binmas AKP Herdi Fahrudin SE, OPD Pemkab Lahat, Kadis Pertanian Ir. Otong Heriadi M.Si, bersama Kabid, Kabag, dan Pegawai Dinas Pertanian, Staf Khusus Bupati, Ketua Persit, Dinas Koperasi Kodim 0405 Lahat, dan jajaran anggota Kodim 0404 Lahat. (idham/novita)

Pendapatan Pajak Sektor PBB Lahat Lampaui Target


LAHAT, DS - Upaya pemerintah Kabupaten Lahat untuk terus meningkatkan pendapatan dari sektor pajak mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Peningkatan tersebut tentu saja bukan tanpa sebab. Pasalnya, pencapaian realasasi pendapatan daerah disektor PBB hingga melampaui target diketahui berkat terobosan Bupati Lahat Cik Ujang melalui Surat Edaran Bupati Lahat No 800/1335/bapenda II/2020 kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat untuk segera melunasi kewajiban berupa pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. 



Hasilnya, sejak surat edaran secara resmi diterbitkan, dana pajak PBB di Badan Pendapatan Daerah Lahat dalam waktu enam hari (19-25/08/2020) sudah berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar Rp.2,8 Miliar. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan Duta Sumsel Wajib Pajak (WP) sepanjang enam hari terakhir yang melakukan kewajiban pembayaran pajak masih didominasi oleh ASN. Artinya kesadaran ASN Lahat  untuk membayar pajak mulai meningkat.



"Alhamdulillah berkat surat Edaran Bupati, tingkat kesadaran ASN kita untuk membayar pajak semakin tinggi. Buktinya selama seminggu Bapenda Lahat telah berhasil mengumpulkan pendapatan dari sektor PBB sebesar Rp.2,8 miliar dan talah melampaui target" ujar Kepala Bapenda Lahat Suberanudin melalui Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Lahat Henri Firmansyah, kepada Duta Sumsel ketika disambangi di ruang kerjanya Jumat (28/08/2020).



Dikatakan, target semula yang hanya Rp.2,1 miliar dengan yang telah teekumpul saat ini Rp.2,8 miliar berarti pendapatan pajak dari sektor PBB telah melalampaui target atau sekitar 141 %.



Dikatakan, kewajiban membayar pajak PBB tidak hanya berlaku untuk ASN saja. Surat edaran Bupati juga berlaku kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lahat. "Mari bayar pajak tepat waktu sebab pajak yang dibayarkan untuk kepentingan pembanguanan" ujarnya seraya menambahkan kedepan pihaknya akan senantiasa berupaya semaksimal mungkin untuk terus menggenjot pendapatan daerah disemua sektor.



"Sekarang ini petugas di lapangan sedang melakukan pendataaan objek pajak, baik itu rumah makan, pajak hiburan, Kuasa Pertambangan, dan pajak lainnya. Diharapkan 2022 mendatang kecamatan Lahat melalui objek pajaknya sudah melakukan update data real untuk kemudian ditetapkan sebagai wajib pajak"pungkasnya. (Dni)

DPP PDI Perjuangan Umumkan Paslon Bupati Ogan Ilir. Ini Datanya.


JAKARTA, 
DS-  DPP PDI Perjuangan mengumumkan 4 pasangan calon gubernur-wakil gubernur, dan 58 pasangan calon kepala daerah (Cakada) tingkat kabupaten/kota, lewat pengumuman gelombang IV yang dilaksanakan secara virtual, di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Sebelumnya, PDI Perjuangan sudah mengumumkan Gelombang I pada 19 Februari, lalu Gelombang II pada 17 Juli, dan Gelombang III pada 11 Agustus 2020 lalu.

Pengumuman kali ini dibacakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan bidang politik, Puan Maharani, dan disaksikan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, Sekjen Hasto Kristiyanto, serta Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto. Sejumlah Ketua DPP dan struktur pusat partai lainnya juga hadir seperti Eriko Sotarduga, Juliari Batubara, Djarot Saiful Hidayat, Wiryanti Sukamdani, dan Ribka Tjiptaning.

“Syukur alhamdulillah, bahwa pada kesempatan ini kita akan masuk pada pengumuman rekomendasi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang ke IV, yang akan dilakukan pada hari ini Jumat 28 Agustus 2020. Sekarang saya akan membacakan terkait rekomendasi yang akan diberikan kepada calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah,” kata Puan di awal pernyataannya sebelum pengumuman itu.

“Semoga yang diumumkan ini tidak menyia-nyiakan rekomendasi ini dan terus berjuang keras bersama rakyat. Merdeka,” pungkas Puan.

Dari sejumlah nama yang diumumkan oleh Puan, termasuk diantaranya adalah Adly Fairuz, cucu Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Ahmad Adly Fairuz, yang maju sebagai calon wakil bupati Karawang berpasangan dengan Dr. Yessy Karya Lianti, MARS. Sementara empat pasangan gubernur-wakil gubernur yang diumumkan termasuk untuk Provinsi Jambi, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Kalimantan Utara, dan Provinsi Sulawesi Tengah. Berikut data lengkapnya.

Daftar Rekomendasi Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah Dari PDI Perjuangan Pilkada 2020. Gelombang IV- Jumat, 28 Agustus 2020

*Provinsi: *

  1. Provinsi Jambi: Cek Endra dan Ratu Munawaroh
  2. Provinsi Kepulauan Riau: DR. H.M. Soerya Respationo, SH., MH dan Iman Sutiawan, S.E
  3. Provinsi Kalimantan Utara Drs. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum dan DR. Yansen, TP, M.Si
  4. Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Mohamad Hidayat Lamakarate, M.Si dan Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH., CES.

Kabupaten/Kota:

Sumatera Utara

  1. Labuhanbatu: dr. Erik Adtrada Ritonga, MKM dan Ellya Rosa Siregar, S.Pd., M.M.
  2. Tapanuli Selatan: Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, SPT., M.M. dan Rasyid Assaf Dongoran, M.Si

Sumatera Barat

  1. Pasaman: H. Benny Utama, S.H., M.M. dan Sabar, AS., S.Ag
  2. Kota Solok: Reiner, S.T., M.M. dan Andri Maran DT .PTO Rajo
  3. Sijunjung: Ashelfine, S.H., M.H. dan H. Sarikal, S.Sos., M.M.
  4. Pasaman Barat: H. Hamsuardi, S.Ag. dan Risnawanto, S.E.
  5. Padang Pariaman: Suhatri Bur Datuak Putih, S.E., M.M. dan Drs. Rahmang, M.M.

Riau

  1. Siak: Drs. H. Said Arif Fadillah, M.Si. dan Sujarwo, SM

Kepulauan Riau

  1. Karimun: H. Aunur Rafiq , S.Sos., M.Si. dan H. Anwar Hasyim, M.Si.

Jambi

  1. Kota Sungai Penuh: Drs. Ahmadi Zubir, M.M. dan Hardizal, S.Sos., M.H.
  2. Bungo: H. Mashuri, S.E., M.E. dan H. Syafrudin Dwi Apriyanto, S.P.D.

Sumatera Selatan

  1. Ogan Ilir: H.M. Ilyas Panji Alam, S.E., S.H., M.M. dan Ir. H. Endang PU, Ishak, S.H., M.Si.
  2. Ogan Komering Ulu: Drs. H. Kuryana Azis dan Drs. Johan Anuar, SH., MM
  3. Penukal Abab Lematang Ilir: Ir. H. Heri Amalindo, M.M dan Drs. Soemarjono

Bengkulu

  1. Bengkulu Utara: Ir. Mian dan Arie Septia Adinata, SE
  2. Mukomuko: Sapuan, S.E., M.M., Ak., CA., CPA. dan Wasri
  3. Seluma: Edison Simbolon, S.Sos., M.Si. dan Khairi Yulian, S.Sos., M.M.
  4. Bengkulu Selatan: H. Budiman, S.Pd., M.M. dan Helmi Paman, S.Sos.

Jawa Barat

  1. Karawang: Dr. Yessy Karya Lianti, MARS dan Ahmad Adly Fayruz
  2. Indramayu: Nina Agustina dan Lucky Hakim
  3. Sukabumi: Dr. H. Abu Bakar Sidik, M.Ag dan Sirojudin

Jawa Tengah

  1. Klaten: Hj. Sri Mulyani dan H. Yoga Hardaya, SH,MH
  2. Wonogiri: Joko Sutopo dan Setyo Sukarno
  3. Kota Magelang: Aji Setiawan, S.Ikom., MM. dan Dra. Windarti Agustina
  4. Kendal: H. Tino Indra Wardono dan Mukh Mustamsikin, S.Ag.,M.S.I

Bali

  1. Kota Denpasar: I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E. dan I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M.
  2. Karangasem: I Gede Dana, S.Pd., M.Si. dan Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H.
  3. Badung: I Nyoman Giri Prasta dan Drs. I Ketut Suisa, S.H.
  4. Bangli: Sang Nyoman Sedana Arta, S.E. dan I Wayan Diar, SST., Par.
  5. Jembrana: I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M. dan I Ketut Sugiasa, S.H., M.Si.
  6. Tabanan: Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. dan I Made Edi Wirawan, S.E.

Nusa Tenggara Barat

  1. Lombok Utara: H. Djohan Sjamsu, SH dan Danny Karter Febrianto Ridwan, ST, MEng
  2. Lombok Tengah: H. Lalu Pathul Bahri, S.IP dan Dr. Haji M. Nursiah, S.Sos., M.Si
  3. Bima: Dr. H. Irfan dan H. Herman Alfa Edison
  4. Dompu: Hj. Eri Aryani Abubakar dan H. Ihtiar, SH

Nusa Tenggara Timur

  1. Timor Tengah Utara: Hendrikus Frengky Saunoah, SE dan Amandus Nahas
  2. Manggarai: Herybertus Gerardus Laju Nabit, SE., MA dan Heribertus Ngabut, SH
  3. Belu: Willybrodus Lay, SH dan Drs. J.T. Ose Luan
  4. Ngada: Helmut Waso dan Ir. Yohanes Tay, MM
  5. Sabu Raijua: Drs. Orient P. Riwu Kore dan Ir. Thobias Uly, M.Si
  6. Sumba Barat: Marthen Ngailu Toni, SP dan Ir. Agustinus Bernadus Bora
  7. Malaka: Dr. Stefanus Bria Seran, MPH dan Wandelinus Taolin, SE

Kalimantan Selatan

  1. Balangan: H. Abdul Hadi, S.Ag., M.I.Kom. dan H. Supiani, S.Sos., M.Si.

Kalimantan Timur

  1. Berau: Hj. Seri Marawiah, S.Pd., M.Pd dan Agus Tantomo
  2. Mahakam Ulu: Drs. Y. Juan Jenau dan Indra Jaya, S.T

Kalimantan Utara

  1. Nunukan: Hj. Asmin Laura Hafid, SE., MM dan H. Hanafiah, SE , M. Si

Sulawesi Utara

  1. Bolaang Mongondow Timur: Dr. Suhendro Boroma dan Drs. Rusdi Gumalangit

Sulawesi Selatan

  1. Luwu Utara: Hj. Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur, S.T., M.Si.
  2. Maros: H. Chaidir Syam, S.Ip., M.H. dan Hj. Suhartina Bohari

Sulawesi Barat

  1. Majene: Dr. H. Fahmi Massiara, MH dan H. Lukman Nurman

Gorontalo

  1. Gorontalo: H. Tonny S. Junus dan H. Daryatno Gobel, S.IP., M.AP.

Maluku Utara

  1. Halmahera Timur: Ir. Moh. Abdu Nazar , M.Si dan Aziz Ajarat, S.PD., M.KES.

Papua

  1. Yahukimo: Abock Busup, MA dan Yulianus Heluka, S.H.
  2. Pegunungan Bintang: Costan Oktemka, S.Ip. dan Decky Deal, S.IP
  3. Waropen: Hendrik Wonatorey, S.Sos dan Korinus Reri, S.P., M.M.

Papua Barat

  1. Raja Ampat: H. Abdul Faris Umlati, SE dan Orideko Irino Budram, S.IP., M.Ec.Dev.
  2. Fakfak: Samaun Dahlan, S.Sos, M.AP dan Clifford H. Ndandarmana, S.E
  3. Teluk Bintuni: Ir. Petrus Kasihiw, M.T dan Matret Kokop, S.H.

Pembagian BLT DD Tahap 2 Desa Datar Balam Berjalan Lancar


LAHAT, DS - Pada hari ini, Jumat (28/08/2020) pembagian BLT DD tahap 2 bulan 1 di Desa Datar Balam berjalan aman dan lancar.  Data yang dapat dihimpun Duta Sumsel, Dari seluruh warga Desa Datar Balam Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Sumsel tercatat 123 Kepala keluarga yang berhak mendapatkan bantuan langsung tunai dampak Covid-19 ini. 


Jumlah tersebut hingga akhir acara penyaluran usai, tidak terdapat penambahan maupun pengurangan penerima. Artinya penyaluran bantuan BLT DD tahap dua bulan 1 di desa Datar Balam tetap berdasarkan data lama. 


"Sejauh ini tidak ada penambahan maupun pengurangan penerima bantuan. Data 123 KK peneeima bantuan tahap 1 sama dengan tahap ke 2" ujar Kepala Desa Datar Balam Elpa Edison.


Mengingat bantuan yang diberikan pemerintah sifatnya sementara yakni dampak dari virus corona, ia juga tidak lupa menghimbau warganya untuk tidak ke luar rumah jika tidak bersifat urgen. 



"Apabila tidak ada kerjaan penting jangan ke Kota dulu. Jaga kesehatan kita bersama. Virus ini bukan sembarang virus. Untuk memutus mata rantai penyebarannya ada pada diri kita sendiri. Yakin dengan disiplin diri covid-19 dapat ditekan. Senantiasa patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, jaga kebersihan, cuci tangan dan selalu gunakan masker bila keluar rumah" ujarnya. 


Sementara itu Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa  Pemerintah menggalokasikan dana melalui Dana Desa sebesar Rp 300.000 perbulan selama tiga bulan berturut- turut. Bantuan ini lanjutnya, merupakan wujud keperdulian Pemerintah kepada rakyat yang terkena dampak pandemi Covid-19. 




"Seluruh Perekonomian Global juga terkena dampak dari Covid-19. Jadi, kami sangat berharap gunakanlah dana sebesar Rp 300.000 tersebut untuk membeli kebutuhan pokok. Jangan digunakan untuk hal-hal lain. Untuk sementara waktu jangan dulu melakukan kegiatan sosial yang bisa memicu kerumunan. Gerakan 3 M ( memakai masker, mencuci tangan dan  menjaga jarak) harus tetap di galakan. Bila ada pendatang dari luar kota mohon untuk dikarantina, selalu siapkan galon cuci tangan beserta sabun hal ini untuk menekan peredaraaan Covid-19" paparnya.


Selain itu Camat menghimbau kepada masyarakat Mulak Ulu khususnya Desa Datar Balam untuk tidak membuang sampah sembarangan demi terciptanya lingkungan yang bersih. Pembagian BLT DD ini dihadiri Kanit Binmas Polsek Mulak Ulu,  Kasi Ekobang, Pendamping Desa, Perangkat Desa serta undangan lainnya.