NEWS

Slider

Usaha Mikro Muba Dapat Bantuan dari Presiden dan Bupati Dodi Reza

 


Bantuan Langsung Masuk Rekening Tanpa Perantara

MUBA, DS - Bantuan-bantuan terdampak COVID-19 di Musi Banyuasin terus disalurkan, setelah menuntaskan bantuan kepada warga pra sejahtera secara merata hingga ke pelosok, Selasa (25/8/2020) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi kembali menyalurkan bantuan untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha. 


Tidak hanya itu, secara perdana juga di Muba telah dilakukan launching Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) yang dilakukan langsung oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 


"Untuk Bantuan Presiden hibah bantuan pelaku usaha gratis Rp2,4 juta per orang, dana KUR Super Mikro Rp5-10 juta per pelaku usaha," ungkap Dodi Reza yang juga Ketua KADIN Sumsel di sela Launching Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM), KUR Mikro BRI dan Sarana Usaha dari Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (25/8/2020). 


Kemudian, ada juga bantuan Bupati Muba untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha yakni 100 unit Gerobak Kuliner,

50 Unit Bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera untuk pedagang pasar. 


"Ini kita lakukan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi COVID-19," terangnya. 


Dodi merinci, ada sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan Bantuan Presiden masing-masing Rp 2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000. "Selain dari itu kita juga punya program yang inisiasi Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedang keliling yang biasanya memakai sepeda yang dikayuh, juga pedagang sayur komplek. Jadi kita berikan sepeda motor gerobak dan gerobak sehingga mereka bisa mengupgrade usaha dan meningkatkan omset usaha," bebernya.


Lanjutnya, melalui progrm bantuan tersebut Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19. "Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba," ujarnya. 


Ia menambahkan, dirinya menargetkan sebanyak 5 ribu pelaku UMKM di Muba nantinya akan merata tersentuh bantuan Presiden dan Pemkab Muba. "Kita mendapat jatah 1.600 namun target saya akan mengusulkan lagi peruntukan bagi 5 ribu pelaku UMKM di Muba," harapnya. 


"Bantuan Pemkab Muba kita berikan agar peningkatan sarana usaha yaitu untuk mengupgrade usaha. Saya inginkan pedagang ultra mikro naik mikro, mikro menjadi kecil, kecil jadi usaha menengah. Jadi bisa terintegrasi secara baik kelas usahanya," tambahnya. 


Sementara itu Pimpinan Bank BRI Cabang Sekayu, Elizabet Primasari mengatakan Kemenkop UKM terus secara aktif bekerja sama dengan seluruh stakeholders, termasuk Himbara untuk menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (Banpres Produktif) ini. Target total Banpres Produktif adalah 12 juta penerima manfaat, dan sudah mulai disalurkan sejak 17 Agustus 2020. Dan untuk di Kabupaten Muba Tahap pertama sebanyak 1.600 UMKM disalurkan, total Banpres di Muba sebesar Rp 3,840 Milyar.


"Bantuan ini merupakan bagian dari skema Pemulihan Ekonomi Nasional yang diberikan kepada Pelaku Usaha Mikro yang belum memiliki kredit, namun memiliki usaha. Dana Banpres disalurkan langsung ke rekening penerima BPUM di Bank penyalur dan selanjutnya dapat dicairkan di bank penyalur setelah penerima BPUM melengkapi dokumen serta divalidasi oleh petugas bank. Apabila terdapat nasabah yang memiliki usaha tetapi tidak mempunyai pinjaman di BRI maupun bank lain dan belum mendapatkan Banpres maka dapat diusulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI melalui lembaga pengusul disini Dinas Koperasi dan UMKM Muba, selanjutnya persetujuan akhir di Kementrian Koperasi dan UKM RI,"bebernya.


Nafsiah, seorang pedagang bumbu di Pasar Randik Sekayu, yang telah menerima Banpres Produktif melalui BRI sangat berterima kasih atas distribusi manfaat Banpres Produktif, yang akan dia gunakan untuk modal usaha.“Bantuan Presiden ini akan saya gunakan untuk penambahan modal usaha saya.” kata Nafsiah.


Begitu pula dengan Rianto, seorang pedagang sayur keliling dari Kecamatan Sanga Desa mengapresiasi atas bantuan sarana yang diberikan oleh Pemkab Muba.


"Setiap hari saya berjualan sayur keliling menggunakan sepeda, alhamdullilah dengan adanya bantuan sarana berupa bentor dari Pemkab Muba saya sangat terbantu sekali. Terima kasih kepada pihak-pihak yang te-lah membantu saya, terutama Bapak Bupati Muba Dodi Reza, semoga selalu diberi kesehatan," katanya.(hsril)

BLT DD Tahap 2 Desa Geramat Mulak Ulu Cair

 

LAHAT, DS - Pemerintah Desa Geramat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, kembali mencairkan dana BLT DD tahap 2 bulan ke 1 kepada warga. Acara penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Desa Geramat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Selasa (25/08/2020). 



Tampak, Sekretaris Camat (Sekcam) Mulak Ulu Jhon Adri Agustian SH, MM besera Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Omiati Amd turut hadir dalam acara penyaluran Bantuan BLT DD tahap 2. 

Selain itu, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabin Kamtimas beserta perangkat Desa turut dilibatkan agar pembagian BLT DD yang kedu ini bisa berjalan dengan tertib swbagaimana yang diharapkan.


Kepala Desa Geramata, Sapuan yang dikonfirmasi Duta Sumsel di sela-sela acara  berharap dana yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dana tersebut merupakan dana bantuan yang sengaja disalurkan Pemerintah kepada warga terdampak Covid-19.


"Kiranya dana  bantuan yang dibeeikan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dengan ditetapkannya Bumi Seganti Setungguan sebagai zona merah Covid-19, kita terus berupaya menghimbau warga untuk berprilaku hidup sehat dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari seperti mencuci tangan dengan menggunakan sabun serta memakai masker saat keluar rumah" ujarnya.


Disinggung soal jumlah penerima BLT DD kali ini di Desa Geramat, Kades Sapuan mengungungkapkan bahwa penerima BLT DD tahap 2 bulan 1 berjumlah  168 KK. " Untuk yang sedang berjalan, jumlah penerima bantuan BLT DD tahap 2 Bulan 1 berjumlah 166 KK. Kedepan jika pandemi ini masih berlanjut, kemungkinan akan bertambah. Untuk itu kita juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten hingga pusat dapat mempertimbangkan untuk disetujui ketika pemerintah desa mengajukan penambahan jumlah warga penerima manfaat terdampak Covid-19" pungkasnya.

Selaras dikatakan Sekcam Mulak Ulu Jhon Adri Agustian SH, MM bahwa dana sebesar 300 ribu merupakan dampak dari Virus Corona, selain itu dirinya juga senantiasa menyerukan untuk tidak menggunakan Orgen Tunggal dalam setiap hajatan. 


"Status Kabupaten Lahat saat ini telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19. Untuk itu kita berharap kerjasama seluruh element masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah termasuk larangan pemakaian Orgen Tunggal bila menggelar hajatan hendaknya ditiadakan sebab bisa memicu keramaian dan menyebabkan penyebaran virus Covid-19 semakin cepat" pungkasnya.

Tim Verifikasi Lomba Hatinya PKK Sumsel Tinjau Kelurahan GIB Prabumulih

PRABUMULIH, DS - Tim Verifikasi Lapangan Lomba Hatinya PKK tingkat Provinsi Sumsel meninjau langsung lokasi yang diajukan PKK Kota Prabumulih untuk diikutsertakan pada Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi Tahun 2020.



Adalah kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB) Kecamatan Prabumulih timur nampaknya menjadi kandidat kuat untuk memenangkan Lomba yang akan digelar dalam waktu dekat itu. Pasalnya, Tim Verifikasi tampak terpukau dengan keindahan dan pemanfaatan lahan warga sekitar. Para warga disini tampak kompak membersihkan serta memanfaatkan lahan untuk ditanami berbagai jenis tanaman hias yang juga bermanfaat untuk kesehatan.






Ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih Ir, Suryanti Ngesti Rahayu, MM yang turut hadir kelapangan mendampingi Ketua Pokja 3 PKK Provinsi Sumsel mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini tidak lain untuk mengenalkan budidaya tanaman apa saja yang di kelola oleh TP-PKK Kelurahan Gunung Ibul Barat yang nantinya akan di ikutsertakan dalam lomba Hatinya PKK tingkat Provinsi Sumsel 2020.




“Tujuannya selain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan juga untuk mengenalkan tanaman yang indah serta cocok ditanam di pekarangan rumah, sekaligus memperkenalkan kampung agro wisata yang ada di Kota Prabumulih ke tingkat Provinsi dan kedepan berharap ke jenjang yang lebih tinggi lagi" ujarnya.





Selain meninjau tanaman toga di pekarangan rumah warga, Ketua Pokja 3 PKK Provinsi Sumsel juga turut meninjau beberapa olahan makanan yang di produksi oleh PKK Kelurahan GIB. Kemudian peternakan lele bioflok dan meninjau pemanfaatan pekarangan warga yang ditanami berbagai jenis tanaman sayur.






Ketua Pokja 3 PKK Provinsi Sumsel Shinta Iriana selaku Tim Verifikasi berharap kepada TP-PKK Kota Prabumulih melalui HATINYA PKK bisa kembali mendapatkan juara di tingkat Provinsi dan Nasional serta dapat memberikan kebanggaan untuk Kota tercinta. 




Menurut hasil pantauannya dilapangan, pemanfaataan lahan pekarangan di Kelurahan GIB sejauh ini sudah cukup bagus. Hal tersebut lanjut dia tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar. "Ini perlu dipertahankan. Sebab tanpa dukungan masyarakat mustahil ini bisa terwujud" paparnya.




Ditempat terpisah, Lurah GIB Joko Arif Trianto yang dikonfirmasi posmetro mengaku bangga bisa mempersembahkan Kelurahan Gunung Ibul Barat untuk dimasukkan sebagai peserta dalam Lomba Hatinya PKK tingkat Provinsi Sumsel 2020. Ia berharap buah kerja keras selama 2 tahun ini akhirnya mendapat perhatian yang tak terbayangkan sebelumnya bisa menjadi salah satu kandidat penilaian di tingkat Provinsi dalam ajang lomba Hatinya PKK.




"Jujur selama ini kita hanya ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat tanpa sedikitpun terpikirkan untuk ikut lomba atau bercita-cita ingin masuk dalam ajang kontestasi Hatinya PKK. Tapi iya Alhamdulillah, kerja keras kita selama ini mendapat perhatian serius dari TP PKK Kota Prabumulih. Dan yang lebih senangnya lagi Kelurahan GIB tercatat sebagai salah satu Kelurahan yang masuk dalam Nominasi untuk mengikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi Sumsel" ujarnya.






Disamping tidak menyangka akan masuk daftar, Lurah yang akrab disapa Arif ini tidak lupa mengucapkan terimaksih kepada Segenap Masyarakat kelurahan GIB yang telah turut serta mendukung program kelurahan dalam bidang kebersihan dan gotong royong. 




Kedepan kata Arif, Hal-hal baik yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Prabumulih ini dapat dipertahankan, dirinya yakin Kelurahan yang dimpimpinya akan menjadi salah satu kampung agro wisata di Kota Prabumulih.




"Kedepan kita berharap komitmen warga kiranya jangan lagi berubah. Hal-hal yang baik ini hendaknya dapat dipertahankan dan jika memungkinkan bisa diperluas lagi di seluruh RT yang tersebar di Wilayah Kelurahan GIB. Dengan demikian bukan tidak mungkin kedepan Kelurahan GIB dapat menjadi salah satu ikon baru Agro wisata di Kota Prabumulih yang bisa dikunjungi dan dimanfaatkan warga untuk berwisata sembari memanen sayur secara langsung dari kebun" pungkasnya. 


Muba Siap Sambut Kunker Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tengah melakukan persiapan guna menyambut Kunjungan Kerja Panglima Kodam II / Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi Beserta Rombongan ke wilayah Kabupaten Muba pada tanggal 25 Agustus mendatang 2020.


Rapat persiapan dipimpin Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Ir Yusman Srianto, dan diikuti Dandim 040 Muba Letnan Kolonel Arh Faris Kurniawan, SST, MM, Perwakilan Polres Muba, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Muba, Senin (24/8/2020) di Ruang Rapat Sekda Muba.

Dalam kesempatan ini, Dandim 0401 Muba Letnan Kolonel Arh Faris Kurniawan, SST, MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang siap membantu dan mensukseskan kegiatan penyambutan Kunjungan Panglima Kodam II / Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi beserta rombongan tersebut.

"Besok kami akan melakukan kegiatan penyambutan Panglima Kodam II / Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi dengan pengalungan kain khas daerah yaitu Gambo Muba dan disambut dengan Tari Stabek. Oleh sebab itu, kami mohon bantuan dan dukungan dari Pemkab Muba,"tandasnya.

Sementara, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Ir Yusman Srianto, dalam arahannya mengatakan kepada OPD terkait dalam acara tersebut, agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal.

"Diharapkan kepada OPD yang terlibat dalam persiapan untuk melakukan persiapan dengan secara maksimal. Berkerjasamalah dengan baik dan jaga kekompakan sehingga  apa yang kita dapat terlaksana dengan baik seperti biasanya serta harus tetap mengedepankan protokol kesehatan,"ungkapnya.

Menanggapi hal yang disampaikan, OPD terkait menyampaikan bahwa mereka siapa mendukung dan menjalankan tugas secara maksimal guna sukseskan acara. "Pada prinsipnya, kami Pemkab Muba siap mensukseskan Kunjungan Panglima Kodam II / Sriwijaya,"pungkasnya Kepala Dinas Kesbangpol H Sholeh Naim.(hsril) 

Ditawari Jabat Ketua PKB Prabumulih. Budi Sikumbang : Sekali Golkar Tetap Golkar

PRABUMULIH, DS -  Politikus yang juga Ketua PK Golkar Kecamatan Prabumulih Timur Budi Sikumbang menolak ketika ditawari menjadi ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Prabumulih. "Saya tidak akan pindah Partai" ujar Budi menolak tawaran yang ditujukan padanya untuk memimpin DPD PKB Kota Prabumulih.



Budi menjelaskan, Pertimbangan untuk tidak pindah partai yang pertama adalah, sejak berkarir di dunia Politik, Golkar adalah Partai yang pertama yang diikutinya. kemudian yang kedua lanjut dia, sejauh ini Partai Golkar adalah salah satu partai politik terbesar di Indonesia yang mengusung semangat Nasional berdasarkan misi utama yakni mewujudkan cita-cita proklamasi melalui pelaksanaan pembangunan nasional di segala bidang untuk merealisasikan masyarakat yang demokratis dan berdaulat, sejahtera dan makmur.




"Sampai kapanpun saya ini Golkar. Kedepan saya berharap juga akan selamanya berada di Golkar. Rasanya untuk saat ini belum ada alasan yang tepat untuk mundur atau mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Golkar" ujar Pria yang juga Caleg Partai Golkar Dapil 3 Prabumulih 2014 silam itu saat dibincangi POSMETRO (Grup Duta Sumsel) di Cafe Coffe and Me baru-baru Rabu lalu (19/08/2020).




Dikatakan, sejauh ini ia juga tidak ada masalah dengan Partai Golkar. Soal beda dukungan dalam Musda menurutnya adalah hal yang biasa di tubuh partai dan merupakan bentuk demokrasi dalam sebuah agenda pemilihan.




"Saya masih akan tetap di Golkar. Sebab sejauh belum dan semoga tidak akan bermasalah dengan Partai Golkar. Soal perbedaan dukungan dalam Musda saya pikir adalah biasa di tubuh partai sebagai proses perjalanan demokrasi. Dan jika pun ada kemungkinan akan digeser dari PK Golkar Kecamatan Prabumulih Timur akibat perbedaan dukungan di Musda lalu, kita tetap akan berada di Golkar. Jadi untuk sekarang mohon maaf yang sebesar-besarnya belum dapat menerima tawaran untuk memimpin DPD PKB Kota Prabumulih" tegas pria penyuka Otomotif itu.




DPD PKB Sendiri memilih Budi Sikumbang bukan tanpa alasan. PKB berpandangan bahwa Sosok Budi Sikumbang akan mampu mengembangkan PKB di Kota Prabumulih. Namun atas penolakan tersebut PKB mengaku tidak kecewa sebab menolak dan menerima adalah bagian dari Demokrasi. Justru PKB semakin mengagumi sosok-sosok yang konsisten yang tidak mudah tergoda dalam menjalankan sebuah Partai.

Ridho Yahya Apresiasi ADI Prabumulih

 

PRABUMULIH, DS - Walikota Prabumulih, Ir. H, Ridho Yahya MM mengapresiasi dimulainya kuliah perdana Mahasiswa Kampus Akademi Da'wah Indonesia (ADI Prabumulih) Angkatan Kedua Tahun Akademik 2020/2021. 


Bahkan dalam kesempatan meresmikan kuliah perdana di Kampus ADI Prabumulih, Ridho Yahya mengaku siap mendukung pengembangan dakwah di Kota Prabumulih. 


Acara yang dipusatkan di Kampus Akademi Da'wah Indonesia Maliki (ADI prabumulih) Lt. 3 Gedung Biru Komplek Panti Asuhan Riyadhul Kholisin Jl Jend Sudirman No 04 Gunung Ibul, Kota Prabumulih, siang tadi Senin (25/08/2020), juga turut dihadiri beberapa Pejabat Teras Kota Prabumulih, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pegurus DAI Prabumulih hingga para siswa.



Dihadapan para mahasiswa, Pengurus dan tamu undangan, Ridho Yahya mengaku bahwa ADI Prabumulih yang merupakan tempat menimba ilmu dakwah, khususnya dakwah Islam sangat sesuai dengan salah satu Program Pemerintah Kota Prabumulih mewujudkan Prabumulih Prima dan Religius.



“Saya berharap para mahasiswa ADI Prabumulih kedepan dapat menjadi pensyiar dakwah Islam di Kota Prabumulih dan menjadi Hafiz dan Tafiz Quran yang bermutu dan berkualitas yang mampu mengangkat nama Kota Prabumulih di tingkat Nasional” jelasnya.


Selain itu, Harapan terbesar Ridho Yahya, ADI Prabumulih kedepan mampu melahirkan dai-dai yang berkualitas dan bermutu sehingga dai-dai lulusan dari kampus dakwah tersebut, dapat menjadi dai kondang lokal yang dikenal di seluruh Indonesia, bahkan di dunia.




Tidak lupa orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian itu mengingatkan kepada para siswa untuk tekun dan serius dalam menerima materi yang diberikan oleh dosen pembimbing. Kalian adalah pemuda-pemuda pilihan dan yang terpanggil, untuk berjalan di jalan yang Allah SWT. Jaga baik-baik amanah itu, karena tak semua orang memiliki kesempatan yang sama" pungkasnya. 

Semarakkan HUT RI ke 75, KNPI Pali Gelar Lomba Pidato

PALI, DS - DPD KNPI turut serta memeriahkan  Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-75, dengan menggelar lomba pidato antar pelajar tingkat SMA atau sederajat ,pada senin (24/08/2020)dipelataran bumi perkemahan  Simpang Raja kelurahan Handayani mulya kecamatan talang ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir  (PALI) 



Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati yang di wakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan diikuti oleh puluhan pelajar SMA yang berasal dari lima kecamatan yang ada di kabupaten PALI. 




Dikatakan Ketua DPD KNPI PALI M. Anasrul bahwa kegiatan itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-75 dengan tujuan  menumbuhkan semangat perjuangan dan cinta kepada NKRI di tengah pandemi.





"Meski ditengah pandemi tetapi kita harus berkarya demi negeri ini. Terutama merangsang generasi muda untuk terus mengasah kemampuannya. Atas dasar itu, kami gelar kegiatan ini dan alhamdulillah diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah tingkat SMA dan sederajat. Nantinya kita ambil tiga pemenang dari putra dan putri yang akan mendapatkan hadiah sertifikat juga trophy," terang bung Anas. 



Untuk penilaian, Anas menyebutkan ada tiga kriteria. Yakni penguasaan materi, ekspresi, artikulasi dan intonasi.




"Kami datangkan juri independent untuk menilai peserta. Dalam bentuk penilaian yang sportif  pada masa pandemi ini  kita juga mematuhi protokol kesehatan  agar dapat menghindari penyebaran virus corona, kami terapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mewajibkan peserta memakai masker dan kami menyiapkan bak cuci tangan," tukasnya. 




Dalam kesempatan itu pula, Anas mengucapkan terimakasih kepada Bupati PALI H. Heri Amalindo yang selalu mensupport kegiatan KNPI sehingga, KNPI PALI selalu menghadirkan program positif untuk generasi muda kabupaten PALI. 




Sementara itu, Husman Gumanti sekaligus membuka kegiatan itu memberikan apresiasinya. Karena dengan adanya kegiatan yang positif itu bisa menumbuhkan generasi yang kreatif, inovatif juga sebagai sarana merangsang pelajar untuk tampil di depan umum. 




"Mengisi kegiatan positif seperti ini dapat menghindarkan pelajar dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba juga perbuatan negatif lainnya. Kami dari pemerintah sangat mendukung kegiatan ini," ucapnya. (db)

KPU PALI Mulai Terima Lamaran Relawan Demokrasi

 

PALI, DS - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai menerima berkas lamaran untuk pendaftaran menjadi relawan demokrasi, untuk terlibat mensosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PALI yang bakal digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.


"Pelamar mulai berdatangan, dan masih kami tunggu hingga Jumat tanggal 28 Agustus 2020," kata Komisioner KPUD Kabupaten PALI Divisi Sosialisasi dan SDM, Manamin saat dibincangi, kemarin (23/08/2020).


Diterangkannya, untuk persyaratan sendiri tidak terlalu rumit dan secara umum harus memiliki ijazah minimal SMA atau sederajat. Karena tugasnya ikut dalam sosialisasi dan mengajak masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya, maka pihaknya perlu menyaring SDM yang mampu berinteraksi dengan masyarakat langsung yang telah memenuhi syarat menjadi pemilih.


"Nantinya relawan demokrasi kita ambil 50 orang yang akan ditempatkan di lima kecamatan, dimana masing-masing kecamatan ditempatkan lima orang relawan," katanya.


Sementara, untuk masa kerja relawan selama tiga bulan yakni sampai 5 Desember 2020. "Kami berharap dengan dibentuknya relawan ini bisa mendongkrak pemilih dalam menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada PALI," harapnya. 


Dirinya menjelaskan, jika pelopor-pelopor demokrasi dibentuk di setiap basis yang kemudian menjadi penyuluh pada masing-masing komunitasnya. "Segmentasi berdasarkan basis pemilih dilakukan dengan kesadaran bahwa tidak semua lapisan masyarakat mampu dijangkau program KPU," pungkasnya. (db)

DRA Terima Kunjungan VKN Diklat Kepemimpinan Kementrian PUPR

 

MUBA, DS - Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menjadi pilot project penerapan pembangunan jalan aspal karet. Tidak heran, kalau kabupaten ini menjadi sorotan banyak pihak atas keberhasilannya mengimplementasikan inovasi pembangunan jalan aspal karet. 


Bahkan, sebelumnya di Tahun 2018 Pemkab Muba mendapatkan reward dari Kementerian PUPR sebesar Rp20 Miliar atas keberhasilan inovasi pembangunan jalan aspal karet. 


Atas keberhasilan tersebut, bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (24/8/2020) Bupati bersama Jajaran OPD Pemkab Muba menerima Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.


Ketua Rombongan Peserta PKN Tingkat II, Widyaiswara Ahli Utama PUPR Ir Wijaya Seta mengatakan, tema yang di ambil dalam VKN di Kabupaten Muba ini yaitu, “Pembangunan Infrastruktur Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Dalam Pengembangan Wilayah dan Inovasi Pemanfaatan Kandungan Lokal Untuk Peningkatan Daya Saing Infrastruktur”, dan akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 27 Agustus 2020.


"Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Muba dan Jajaran yang telah berkenan menyambut dengan hangat kunjungan rombongan kami.  Tujuan dari kegiatan VKN, adalah memfasilitasi peserta untuk mengaktualisasikan kepemimpinan strategis dan manajemen strategis berdasarkan tema penyelenggaraan PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2020, yang fokus pada kebutuhan sektoral atau isu strategis nasional tertentu dengan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice,"ucapnya.


Sementara itu Bupati Muba memaparkan, luas perkebunan karet di Kabupaten Muba seluas 207.355 Ha, menjadi salah satu kabupaten penghasil karet dengan area perkebunan terluas dan produksi tertinggi di Sumatera Selatan.


“Inovasi olahan karet yang sudah dan masih akan terus di implementasikan adalah aspal karet. Aspal karet merupakan campuran aspal dengan bahan aditif berbasis karet, dimana sesuai komitmen kita untuk terus senantiasa melakukan pembangunan atau peningkatan jalan berbasis karet rakyat,”ucap Dodi.


Dikatakan Dodi, langkah strategis bagi pemerintah daerah untuk mengimplementasikan aspal karet demi meningkatkan harga karet petani, selain perhatian dan support dari pemerintah daerah dibutuhkan juga komitmen pemerintah daerah agar seluruh pembangunan jalan dengan hotmix mewajibkan para kontraktornya untuk mengunakan aspal karet sehingga inovasi aspal karet dapat dapat dimplementasikan di seluruh daerah.


"Pemkab Muba dalam hal ini konsisten dan komitmen mengupayakan agar seluruh pembangunan jalan di Kabupaten Musi Banyuasin menggunakan Aspal Karet dan untuk pengimplementasiannya agar dapat menggunakan karet dari petani”, tambahnya.


Selain itu Dodi juga memaparkan, bahwa banyak Objek Vital Strategis yang dari dulu sampai sekarang memberikan kontribusi yang tidak sedikit kepada negara.


Salah satunya, lanjut Dodi, aliran gas bumi dari Muba mengalir sampai negara jiran, menerangi Singapura sebagai bahan bakar untuk listriknya. Juga ke Jawa dan Riau untuk mensupply PLTG, termasuk ke Pabrik Pupuk PT Pusri di Palembang.


"Juga ada cadangan gas terbesar yang diklaim sebagai penemuan ke 4 terbesar di dunia pun ada di Muba. Kemudian juga Pemkab Muba segera akan melakukan pengembangan kawasan industri hijau di Muba, "tukasnya.


Dodi menjelaskan, konsep pengembangan industri hijau di Muba dimana nantinya akan menyatukan seluruh industri baik migas dan perkebunan menjadi satu kawasan yang juga akan terkoneksi dengan kawasan Golden Triangle Muba. 


"Tidak hanya itu, kita juga sudah menyiapkan konsep hilirisasinya yang selama ini sudah berjalan di Muba, dan salah satu contohnya inovasi pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar. Nah, industri hilirisasi seperti ini nantinya akan lebih memaksimalkan pembangunan kawasan industri hijau," ulasnya. 


Selanjutnya juga Kabupaten Muba menjadi percontohan rencana besar keinginan Presiden Jokowi atas inovasi kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati. Jadi Kabupaten Muba diminta pemerintah pusat agar sawit rakyat jangan lagi di jual dalam bentuk CPO tapi dijadikan Biofuel. Nah Kabupaten Muba adalah kabupaten pertama akan merealisasikan program Presiden RI ini, selama ini belum ada kepala daerah yang punya inisiasi ini.


"Dari potensi yang ada di Kabupaten Muba selanjutnya kepada peserta PKN untuk dapat menggali lebih dalam dan tepat lagi. Kami juga perlu masukan, semua inovasi yang telah kami lakukan tentu banyak kekurangan. Nanti policy paper (kebijakan singkat) yang menjadi produk pembelajaran yang dihasilkan dapat menjadi masukan bagi kami. Saya yakinkan tentu pilihan kurikulum yang sudah tepat memilih Kabupaten Muba, mudah-mudahan kita bisa saling berkontribusi untuk diberikan ke masyarakat dan negara,"pungkas Dodi.


Pada kesempatan tersebut dilakukan sesi ganya jawab dari peserta PKN kepada Bupati Muba. Salah satu peserta dari Kepolisian Negara RI, Naning Setri Budiarti menyampaikan kekagumannya atas inovasi dan keberhasilan yang telah dicapai Kabupaten Muba.


"Jujur pertama kali saya datang kesini, semalam kami sampai ekspetasi saya Kabupaten Muba itu adalah daerah/kota kecil yang jauh dan tertinggal, tapi kenyataannya sungguh luar biasa dan keren. Ditambah hari ini setelah mendengarkan paparan dari Bapak Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex, merupakan sosok pemimpin yang hebat, dapat memanfaatkan potensi daerah dengan baik dan mampu mengambil peluang sehingga mampu menghasilkan inovasi yang diakui secara nasional,"ucapnya.(hsril)

Pemkab dan HIPMI OI Sinergi Bantu Pengobatan Wulandari

IDRALAYA,DS - Gerak cepat setelah mengetahui  dan mendapat laporan ada warganya yang membutuhkan bantuan , Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam langsung mengintruksikan untuk segera memberikan bantuan akomodasi penanganan medis.


Melalui Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bupati Ogan Ilir memberikan biaya akomodasi pengobatan Kepada Hikmah Wulandari (1), putri Bapak Supono balita yang menderita Infeksi hati yang berdomisili di Desa Tanjung Pinang 1 Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir.


Ketua BPC HIPMI Ogan Ilir Sadra Nugraha melalui Sekretarisnya Awang Darmawan menyampaikan, bantuan yang diberikan adalah sebagai bentuk kepedulian dari Bapak H.M.Ilyas Panji Alam Bupati Ogan Ilir.


" Kami memberikan bantuan ini atas perintah dari Bapak Bupati, setelah Beliau mendapat laporan ada balita yang lagi membutuhkan pertolongan medis " Ujar Awang


Menurut Awang untuk sementara tindakan yang dilakukannya  ialah dengan memberikan bantuan akomodasi seluruh biaya pengobatan.


" Saat ini Hikmah Wulandari sudah kita fasilitasi  dirujuk ke RSUD Muhammad Husein Palembang, untuk dilakukan penanganan medis, seluruh biaya akomodasinya di tanggung oleh Bapak Bupati, selanjutnya lagi Kita urus untuk biayah pengobatannya sesuai perintah dari Bapak Bupati " Terang Awang.


 Hikmah Wulandari diketahui menderita infeksi hati bawaan sejak lahir, dengan perubahan fisik perut membuncit.(drs)