NEWS

Slider

HIPMI Sumsel Diduga Permainkan Organisasi, Sadra Nugraha Ketua HIPMI Ogan Ilir : Kami Kecewa Berat

INDRALAYA,DS : Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) merupakan organisasi kader pengusaha, Marwah organisasi dalam HIPMI merupakan hal yang terpenting bagi seluruh kader HIPMI dalam terus berjuang mewujudkan tujuan organisasi.



HIPMI Sumsel yang beberapa waktu lalu sempat mendapatkan protes dari banyak Badan Pengurus Cabang HIPMI kabupaten/Kota di Sumatera Selatan mengenai hasil Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) HIPMI Sumsel kembali menjadi sorotan dari HIPMI Ogan Ilir. 



Ketua Umum HIPMI Ogan Ilir Sadra Nugraha mengatakan,pasca dikeluarkannya hasil RBPL HIPMI Sumsel kmarin pihaknya, dan banyak ketum BPC lain terus melakukan koordinasi dan atensi terhadap HIPMI Sumsel, "Saya dan teman-teman ketum BPC se-Sumsel terus melakukan koordinasi dan atensi untuk HIPMI Sumsel pasca kemarin HIPMI Sumsel mengeluarkan hasil RBPL HIPMI Sumsel yang menurut kami sangat memalukan dan hilangnya marwah HIPMI terkhusus untuk BPD HIPMI Sumsel" ucapnya, Selasa (18/8/2020) dikomplek KPT Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir.



Caca Sapaan akrabnya menambahkan, bahwa ia mendapatkan info terkait HIPMI Sumsel yang kembali mengeluarkan hasil RBPL kedua dan menarik RBPL sebelumnya dan apa yang dilakukan BPD HIPMI Sumsel ini sungguh sangat menghina organisasi, seolah-olah organisasi ini seperti mainan yang dengan mudahnya mengeluarkan keputusan seenak perut, " Ya, hari ini saya dapat info baru bahwa HIPMI Sumsel itu mengeluarkan lagi hasil RBPL yang isinya mencabut hasil RBPL sebelumnya, ini sangat menghina organisasi menurut saya sudah seperti mainan saja" ujarnya.



Dijelaskan Caca Dengan adanya info tersebut, BPC HIPMI Ogan Ilir mendesak agar kiranya BPP HIPMI dapat bertindak tegas melalui pertimbangan-pertimbangan organisasi takutnya berdampak terhadap BPD HIPMI lainnya se-Indonesia dalam rangka menyelamatkan marwah organisasi HIPMI.(drs).

Herman Deru: Pandemi Tak Menyurutkan Semangat Membangun Sumsel

PALEMBANG, DS  - Gubernur Sumsel H Herman Deru bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan HUT proklamasi kemerdekaan RI ke-75 di lapangan Griya Agung Palembang, Senin (17/8).

Dimana upacara yang berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel, TNI maupun Polri.


Herman Deru mengatakan, peringatan proklamasi kemerdekaan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, saat Indonesia khususnya Sumsel masih berkutat dalam perang melawan covid-19 yang beberapa bulan belakangan mewabah.


"HUT kali ini memang sangat berbeda dari sebelumnya. Semuanya saat ini harus terbatas. Namun rasa syukur jangan sampai ada batasannya. Begitu pun jasa-jasa pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan ini juga tidak boleh kita lupakan," kata HD.


Menurutnya, wabah covid-19 harus dijadikan acuan untuk semakin mempererat persatuan bahkan dijadikan semangat untuk lebih jauh melesat kedepan.


"Saat ini memang kita harus menyesuaikan. Saat ini kemerdekaan sudah berusia 75 tahun. Tentu dengan bertambahnya usia, bertambah juga semangat kita. Termasuk semangat dalam membangun negeri ini semakin maju," terangnya.


Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah kemeriahan HUT RI tersebut.


"Kemendagri memang melarang adanya panjat pinang, namun esensinya kerumunan yang dibatasi. Jadi kepada masyarakat, kita tidak melarang untuk membuat kemeriahan, asal tetap disiplin protokol kesehatan," paparnya.


Diketahui, disela upacara tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru juga dan Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru mendapatkan tanda penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Selain itu, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah dan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin dengan rentang waktu 10 Tahun, 20 Tahun, 30 Tahun, dianugrahi tanda penghormatan oleh Presiden RI Joko Widodo.


Penganugrahan tanda penghormatan Satyalancana Karya Satya tersebut diberikan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.


Tidak hanya itu, usai menggelar upacara terbatas di Griya Agung, Herman Deru juga mengikuti upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke -75 secara virtual. Herman Deru pun menghadiri upacara secara virtual tersebut dengan menggunakan baju adat khas Komering serta Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia, Wakil TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya, Beserta Unsur Forkompinda Sumsel.


Sejumlah rangkaian kegiatan pun dilakukan Herman Deru guna memberikan kemeriahan pada hari kemerdekaan tersebut.


Dimana setelah upacara pengibaran bendera dilakukan, Herman Deru melepas Tim Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) TP PKK dan DPD IKAPTK Sumsel. Tim tersebut dilepas untuk membagikan ribuan masker kepada masyarakat di seluruh penjuru Sumsel serta memberikan edukasi terkait pentingnya memakai masker sebagai bentuk kepedulian pemerintah.


Herman Deru sendiri sangat mengapresiasi gerakan yang dibentuk atas inisiasi TP PKK tersebut. Sebab dengan adanya upaya tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat akan penggunaan masker di masa pandemi dapat lebih meningkat.


Kepedulian Herman Deru terhadap masyarakat rupanya memang tidak pandang bulu. Orang nomor satu di Sumsel tersebut juga memberikan perhatiannya terhadap warga yang sedang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakat di Sumsel.


Terbukti, ditengah padatnya kegiatan di hari kemerdekaan, Herman Deru masih menyempatkan diri untuk menghadiri langsung  kegiatan pemberian Remisi Umum Kepada Narapidana dan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Mata Merah Palembang.


Tidak hanya hadir, Herman Deru juga memberikan motivasi dan semangat agar warga binaan yang menerima remisi ini nantinya bermanfaat juka telah kembali tengah-tengah masyarakat.


"Saya sengaja hadir langsung karena saya masih banyak harapan kepada warga binaan. Sebenarnya pemerintah bukan menghukum tapi membina di LP untuk nantinya ketika harus membaur lagi ke masyarakat sudah punya bekal, mental, ilmu pengetahun dan IT namun yang paling penting bekal spritual,"katanya.


Apalagi, dia mengaku ketika baru masuk ke kawasan lapas, dirinya melihat banyak sekali kreatifitas yang dihasilkan oleh warga binaan ditambah lagi ada Hafid-hafidzo.


"Saya masuk melihat kreatifitas yang begitu bagus bahan tidak kalah dengan barang yang dihasilkan oleh komersial, ini sungguh luar biasa. Hanya mungkin bakat itu tidak terpancar. Apalagi ada hafidz hafidzo yang sudah diwisuda dan akan diwisuda. Ini hikmah, hikmah yang berikan oleh Allah SWT. Saya mengapresiasi kepada kepala-kepala lembaga kemasyarakatan di Sumsel," ucapnya. 


Di hari kemerdekaan RI ke 75 ini, Gubernur Herman Deru berharap kepada warga binaan untuk tidak lagi punya cita-cita kembali kesini lagi. 


"Satu harapan di hari kemerdekaan ini, jangan punya cita-cita kembali kesini lagi. Ada proses untuk diterima di masyarakat. Boyong keahlian yang didapat disini dan sebarluaskan ke masyarakat. Saya bersama Forkompimda bahkan semua pejabat di Provinsi berharap ketika kalian datang untuk bertemu kami sudah membawa proposal kegiatan baik itu kegiatan komersil atauapun kegiatan sosial keagamaan. Saya tunggu itu," tutupnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Selatan Ajub Suratman mengatakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) anak didik yang diberikan Remisi Umum dalam HUT Kemerdekaan RI ke 75 adalah yang memenuhi syarat diantaranya telah menjalani pidana selama 6 bulan atau lebih, berkelakuan baik, dan mendapat remisi tambahan apabila bagi narapidana berbuat jasa pada negara serta melakukan perbuatan yang bermanfaat bagi negara dan kemanusian. 


Dia menyebutkan jumlah narapidana anak didik di 20 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara se wilayah Sumsel sebanyak 13.338 orang terdiri Dari Narapidana dan anak pidana sebanyak 11.083 Orang , dan Tahanan sebanyak 2.255 orang , sedangkan daya tampung Lapas dan Rutan yang ada di wilayah Sumatera Selatan hanya 6.605 orang , sehingga pada saat ini masih mengalami over kapasitas sebanyak 6.075 orang , kasus Tipikor 80 orang dan Teroris ada 7 orang , selebihnya kasus kriminal lainnya.


"Jumlah narapidana dan anak yang mendapat remisi umum pada HUT ke 75 sebanyak 7.577 dengan rincian yang mendapat Remisi Umum (RU I) sebanyak 7.486 orang dan yang bebas hari ini (RU II) sebanyak 91 orang se Sumsel,"katanya.


Tak hanya itu, di lapas juga dilakukan gerakan kebersihan 30 menit sehari serta banyak lagi kegiatan positif yang dilakukan diantaranya dengan hsil karya industri di Lembaga Pemasyarakatan yang merupakan Program Pembinaan Positif kepada Narapidana di dalam Lapas untuk menghasilkan suatu produk yang mempunyai nilai ekonomis, bertujuan meskipun WBP merupakan tulang punggung keluarga mereka masih bisa menafkahi di balik tembol jeruji. 


Disisi lain, di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun, Gubernur Sumsel  H. Herman Deru menyemarakkannya denga peluncuran uang baru.


Didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumsel Mawardi Yahya beserta Forkompinda Provinsi Sumsel, mengikuti oeresmian pengeluaran uang baru tersebut melalui virtual dari Griya Agung Palembang.


Dimana diketahui, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang Rupiah, Rupiah ditempatkan sebagai salah satu simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, Rupiah ditetapkan sebagai uang negara kesatuan Republik Indonesia atau uang NKRI. Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan merilis uang rupiah edisi khusus Rp75.000 


Untuk diketahui, selain menggelar upacara pengibaran bendera, upacara penurunan bendera juga dilakukan Pemprov Sumsel. Dimana dalam penurunan bendera tersebut, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya bertindak sebagai inspektur upacara.

Memperingat HUT RI Ke 75 Dinas PMD Muba Adakan Lomba.

MUBA,DS - Dalam rangka memperingati kemerdekaan Hut RI yang  ke 75 Dinas PMD kabupaten Muba adakan kegiatan lomba ibu-ibu memasukan belut kedalam botol, tarik tambanng putra dan putri lomba kelereng dalam sendok sambil berjalan putra/putri dan anak- anak , lomba masukan paku ke dalam botol putra/ putri, makan kerupuk putra/putri lomba joget balon bertempat dihalaman kantor dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Senin ( 17/08/20) dan diiringi mini musik Barista


Perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 75 ini selain pegawai dinas PMD juga di ikuti awak media bertugas di muba dalam mita desa.

Kepala dinas PMD kabupaten Muba H. Richard Chahyadi AP.MSi  mengatakan setelah selesai upacara detik- detik Proklamasi lita sarapan pagi dulu lalu untuk memeriahkan hari Kemerdekaan HUT RI yang ke 75 kita dinas PMD kabupaten Muba mengadakan lomba antar pegawai di dinas PMD yang ikuti juga oleh awak media, bagi para pemenang kita berikan hadiah alakadarnya sebagai penyemangat juang para pejuang terdahulu memperjuangkan merebut kemerdekaan RI dari penjajahan.

Sehabis acara perlombaan kita makan siang bersama- sama di dinas PMD ," jelasnya.(hsm)

Sosialisasi & Kiat Pembinaan Pecandu Narkob

INDRALAYA, DS - DPD & DPC GANN Kabupaten Ogan Ilir Mengajak semua pihak untuk memerangi narkoba. Khususnya di kabupaten ogan ilir. Selain itu juga perlu dukungan masyarakat luas serta komitmen bersama untuk perangi narkoba


“DPD & DPC GANN Ogan Ilir & radio 103 Indralaya FM, Harapanya kedepan kegiatan-kegiatan jangan hanya bersifat seremoni, akan tetapi sungguh-sungguh diimplementasikan dengan karya nyata dan bersama masyarakat berkomitmen untuk perangi narkoba,"


Diradio 103 Indralaya FM DPD & DPC GANN Ogan Ilir ,mampu merangkul , toko agama, toko masyarakat, pemuda dan pelajar, siapapun untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba dikabupaten ogan ilir.


“Kita mulai diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Saat peredaran gelap narkoba sudah memasuki tidak mengenal usia, pria wanita bahkan anaka-anak. Oleh sebab itu, kedepan menjadi tantangan berat dan tidak mudah dalam pemberantasan narkoba." 


Tapi yang penting GANN  Di kabupaten ogan ilir harus berbuat dan mampu meminimalisir peredaran dan penyalagunaan narkoba, khususnya dikabupaten Ogan Ilir (hzen)

Desa Babatan Gelar Berbagai Lomba Semarakkan HUT RI ke 75

LAHAT, DS - Semarak Hari Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020 yang digelar Pemerintah Desa Babatan Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat sungguh benar-benar meriah dan dapat dirasakan langsung oleh warga Desa ini. Tampak anak- anak Desa, Remaja hingga kaum Emak- emak larut dalam canda tawa saat menyaksikan gelaran lomba ala 17 agustusan. 


Seperti lomba Joget balon yang diikuti oleh kaum laki- laki dan perempuan. Melihat lomba yang unik ini, masyarakat terkhusus penonton yang hadir dibibir lapangan pertandingan tampak terbahak-bahak melihat aksi konyol para peserta.


Selain lomba joget balon, lomba lari dalam karung juga tidak kalah seru. Permaianan ini tampak terbuka untuk semua umur, baik anak- anak hingga dewasa. Kemudia lomba memasukan tiang bendera dalam botol juga tmapak sangat menghibur warga ditengah situasi pandemi tahun ini.


Selain lomba tersebut diatas, panitia juga tidak lupa mengadakan lomba lain seperti, lomba kelereng yang pesertanya berasal dari anak-nak PAUD, Volly Ball, serta lomba bernyanyi lagu nasional seperti, Lagu Indonesia Raya, Lagu Tujuh Belas Agustus dan Lagu Halo- halo Bandung.


Kepala Desa Babatan Rusidi Harto disela- sela perlombaan kepada Awak Media mengaku bangga bisa menggelar hiburan rakyat dengan berbagai lomba di HUT RI ke 75 tahun ini. " Alhamdulilah,  perayaan Peringatan Tujuh Belasan tahun 2020 ini walau ditengah Wabah Pandemi Covid-19, warga masih tetap antusiasme mengikutinya. Terimakasih kepada para peserta lomba yang telah turut serta menyemarakkan rangkayan HUT RI ke 75. Semoga melalui, rangkayan Kegiatan ini, Masyarakat Desa Babatan dapat terhibur dan kedepan Indonesia Semakin Maju." ujar Kades.


Tidak lupa, Kades beserta jajaran dan seluruh Panitia Besar Lomba serta segenap warga mengucapkan Dirgahayu RI ke 75. Jaya lah terus Indonesia" pungkas Rusidi Harto bersemangat.

Herman Deru Lepas Tim Gebrak Masker PKK dan DPD IKAPTK Sumsel

PALEMBANG, DS  - Masih dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-75, setelah mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi secara virtual, Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru melepas tim Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) TP PKK Sumsel dan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPD IKAPTK) Sumsel.


Gubernur Herman Deru mengapresiasi gerakan yang dilaksanakan TP PKK Sumsel bersama DPD IKAPTK Sumsel. Menurutnya di masa sulit pandemi covid-19 ini, perhatian dan kepedulian kepada masyarakat dengan membagikan masker merupakan hal baik. "Gerakan ini telah diinisiasi oleh TP PKK Sumsel pada masa-masa awal pandemi covid-19 hingga saat ini", katanya di halaman Griya Agung, Senin (17/08).


Lebih jauh Herman Deru berharap gerakan pembagian masker ini dapat dilakukan menyeluruh ke Sumsel hingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Selama pandemi covid-19 ada sejumlah kebiasaan baru yang harus dilakukan dalam beraktivitas. Untuk itu HD meminta agar saat pembagian masker hendaknya juga masyarakat diedukasi tentang protokol kesehatan. 


"Ini harus dilakukan. Saat beraktivitas di luar rumah harus menggunakan masker untuk proteksi diri. Masih sering dijumpai masyarakat yang enggan menggunakan masker. Tentu kita berharap vaksinnya bisa segera diketahui hasilnya bagi kita semua", pungkasnya.


Sementara Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru mengatakan pembagian masker hari ini dilakukan secara serentak. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama TP PKK Sumsel, DPD IKAPTK Sumsel, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumsel. 


"Hari ini sebanyak tiga ribu masker yang dibagikan. Sebelum pembagian masker secara serentak, sejak bulan April hingga Agustus TP PKK Sumsel telah membagikan sepuluh ribu masker dan face shield kepada pedagang di pasar", ujarnya.


Selain itu sejak dilaunchingnya Gebrak Masker PKK pada tanggal 10 Agustus lalu oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, dikatakan Feby pihaknya pun telah membagikan lima ribu masker ke pedagang dan masyarakat.


Sedangkan Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya menyampaikan pembagian masker kepada masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga diri dari tertularnya covid-19.


"Semoga kita semua bisa tetap sehat. Serta jangan lupa gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah", tuturnya.


Pelepasan tim Gebrak Masker juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, anggota DPR RI Percha Leanpuri, dan forkopimda Sumsel.

PEMUDA BATAK BERSATU (PBB ) KONSOLIDASI DPD & DPC KOTA PALEMBANG

SUMSEL,DS- Organisasi Masyarakat (ORMAS) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumatera Selatan telah terbentuk.

Dengan keluarnya Surat Keputusan DPP Pemuda Batak Bersatu 

Ketua DPD PBB Sumsel Hotniel simorangkir, S.Kom mangatakan “Hadirnya Ormas Pemuda Batak Bersatu PBB bertujuan untuk mempererat hubungan tali silahturahmi antar Pemuda Batak, memperkuat solidaritas, toleransi, kerukunan dan kecintaan terhadap tanah air, Indonesia”.


PBB   juga mendukung kebijakannya pemerintah bermitra dg semua Instansi pemerintah. PBB  DPD SUMSEL siap mengamankan PILKADA SERENTAK DI WILAYAH SUMSEL. 

 PBB (PEMUDA BATAK BERSATU) 

"" SOLIDARITAS,, TOLERANSI,, RUKUN & GOTONG ROYONG.""


PBB  ""PEMUDA BATAK BERSATU""

KONSOLIDASI DPD & DPC KOTA PALEMBANG Memperingati HUT RI ke 75.PBB Membuka diri Kerja sama dgn pemerintah di dalam menjaga keutuhan negara NKRI HARGA MATI. 

PBB jg bermitra dengan instansi pemerintah penegak hukum Kajari TNI/polri & ORMAS yang ada di sumsel PBB siap bersinergi mensukseskan PILKADA SERENTAK di daerah SUMSEL. 

PBB  juga SIAP meNJADI GARDA TERDEPAN dalam menjaga Stabilitas nasional. PBB  memiliki simbolik   "" SOLIDARITAS, TOLERANSI , RUKUN & GOTONG ROYONG ""


Hadirnya Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Sumatera Selatan didasari pada kepedulian Sosial untuk menyambung tali silahturahmi Masyarakat Batak yang berada di Provinsi Sumatera Selatan, pungkasnya.

Selain itu Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) akan turut serta berpartisipasi dalam pembangunan kemajuan Kota Palembang khususnya Sumatera Selatan dengan bersinergi dengan Pemerintah Kota dan Provinsi.

Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) akan menjadi sosial kontrol masyarakat dan siap mendukung Pemerintah Provinsi Sumsel dalam program- program yang pro terhadap kepentingan masyarakat, mensejahterakan masyarakat dan kita siap bersinergi dengan TNI dan POLRI dalam menjaga Kamtibmas di Provinsi Sumsel. (hzen)

Ditengah Pandemi, Peringatan HUT RI ke 75 Prabumulih Berlangsung Sederhana

PRABUMULIH, DS – Meski ditengah pandemi Covid-19, Semarak Kemerdekaan memperingatan HUT RI ke-75 di Kota Prabumulih tetap berlangsung dengan Khidmad. Upacara memperingati detik-detik Proklamasi ditandai dengan upacara pengibaran dan penurunan bendera di Rumah Dinas (Rumdin) Walikota (Wako), Senin (17/8/2020) secara sederhana.


Terpantau, pelaksanaan upacara tetap mengutamakan protokol kesehatan. Peserta upacara baik undangan tetap memakai masker, dan wajib menjaga jarak saat mengikuti jalannya upacara. Walikota Prabumulih, Ir, Ridho Yahya MM bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). 


Dalam Upacara yang sangat sederhana itu turut dihadiri oleh Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri, SH, Ketua dan Wakil Ketu Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih, Ketua DPRD Kota Prabumulih, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah seperti Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH, Danyonzipur 2/SG Mayor Czi Alfian Rahmad Purnamasidi SIP MSi, Ketua Pengadila Negeri Kota Prabumulih, AA Oka PB Cara SH MH, Kajari Prabumulih Topik Gunawan SH MH, Dansubdenpom Kapten CPM Edison Sihaloho, para anggota DPRD Kota Prabumulih, Pejabat Teras Pemkot Prabumulih dan sejumlah pimpinan BUMN, BUMD, Perbankan dan Swasta yang ada di Kota Prabumulih, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Pimpinan Ormas, OKP serta Pelajar.


Dalam sambutannya, Walikota mengungkapkan bahwa peringatan proklamasi kemerdekaan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, saat Indonesia khususnya Kota Prabumulih masih berkutat dalam perang melawan covid-19 yang beberapa bulan belakangan mewabah.


Untuk itu, Walikota Prabumulih 2 periode itu menghimbau masyarakat Kota Prabumulih untuk tetap bersatu padu melawan Covid-19 dan jangan pernah lengah dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan jika keluar rumah.


Tidak lupa, Ridho Yahya juga mengajak, agar masyarakat bersatu untuk pembangunan Prabumulih dan meningkatkan kesejahteraan. “Ayo mari kita bersatu padu, berkomitmen bangun Prabumulih. Dan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan,” ujarnya.


Pada kesempatan itu juga Pemkot mendukung kebijakan Pemerintah pusat, gerakan masker setengah miliar. Ditandai, penyerahan masker dari Pemkot ke TP PKK dalam rangka melawan Covid-19.


Usai upacara acara kembali dilanjutkan dengan mengikuti upacara detik-detik proklamasi secara virtual atau video conference (Vidcon) bersama Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan dilanjutkan dengan penyerahan remisi bagi para nara pidana (Napi) di Rutan Kelas IIB, diakhir penurunan bendera dan malam ramah tamah.

Kasat Reskrim Memimpin Langsung Penangkapan Tersangka Eksekutor Pembunuh Sungai Tebu.

MUARA ENIM,DS- Kurang dari 1x24 Jam Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Muara Enim berhasil meringkus tersangka utama pembunuhan di Sungai Tebu Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim


Pada hari Minggu tanggal 16 Agustus 2020 sekira pukul 22.00 Wib Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian, SIK, SH, MH berhasil melakukan penangkapan pelaku utama TAUFIK HIDAYAT ALIAS GENJER yang sedang berada didalam rumah pelaku di Kampung II Kelurahan Muara Enim Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim 


Kejadian tersebut berawal pada Minggu tanggal 16 Agustus 2020 Sekira pukul 00.01 Wib, pada saat itu pelaku Taufik Hidata Alias Genjer sedang sedang duduk direl kereta api Kelurahan Muara Enim 


kemudian melintaslah pelaku berinisial DD (DPO) mengajak pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer menuju kafe yang berada di sungai tebu Desa Muara Lawai yang jaraknya lebih kurang 3 KM dengan menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor yamaha Nmax warna putih milik pelaku DD (DPO), 


Setelah itu pelaku DD bersama dengan pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer berhenti diwarung kopi yang tidak jauh dari kafe Burnadi tetapi karenakan melihat warung tersebut rame sehingga kedua pelaku langsung menuju kafe Burnadi kemudian memakirkan sepeda motor didepan kafe, 


kemudian pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer bersama pelaku DD (DPO) masuk kedalam kafe langsung memesan minuman jenis Anggor merah, tetapi pesanan minuman kedua pelaku belum datang selanjutnya korban Kori yang sudah berada didalam kafe langsung mendatangi tersangka yang sedang duduk dikursi dan berkata kepada tersangka “PAYO JER KITO BELAGO, UJINYO LA NGETOP NIAN KAMU DI PENJARO”, pelaku genjer jawab “MAKMANO AWAK KANCE LALUPO NIAN MENTANG MENTANG LA MABUK” dijawab korban “PAYLAH KITE KEBELAKANG” pelaku Genjer jawab “PAYO” 


kemudian korban menarik kerah baju pelaku genjer mengajak kebelakang kafe Burnadi dengan melintasi pintu samping kafe, pada saat berada dipintu 


Dikarenakan sempit korban Kori menyuruh  pelaku Genjer keluar duluan sambil korban Kori mengeluarkan sebilah pisau dari pinggang dan pada saat korban Kori hendak menusuk pelaku genjer dengan pisau pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer menghindar dan merebut pisau yang dipegang oleh korban yang dalam keadaan mabuk 


Selanjutnya pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer menusuk korban Kori 1 (satu) kali pada bagian pinggang sebelah kanan tetapi korban Kori masih sempat memukul pelaku 1(satu) kali mengenai mata sebelah kanan sehingga pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer menusuk korban pada bagian ulu hati


Selanjutnya datang teman pelaku berinisial DD (DPO) langsung berkata “KAMU NI BELAGE BUKAN NAK HEPI” kemudian pelaku DD (DPO) memukul korban dengan menggunakan 1 (satu) buah bambu kearah kaki korban sebelah kiri, 


pelaku DD berkata “KITO KETEMPAT HASAN BAE KITO DAMAIKE” kemudian pelaku DD (DPO) menuju sepeda motor yamaha Nmax warna putih,


sedangkan pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer menarik korban Kori dengan cara merangkut dari sebelah kiri dari samping kafe Burnadi menuju pinggir jalan kemudian korban Kori naik diatas sepeda motor Nmax warna putih pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer langsung menyeyet leher korban sebanyak 2 (dua) kali, 


Dikarenakan Taufik Hidayat Alias Genjer takut banyak teman korban Kori yang akan datang kemudian pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer mendorong korban Kori dari sepeda motor Nmax warna putih sehingga korban Kori jatuh terlentang dijalan selanjutnya pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer langsung menusuk korban Kori pada bagian atas ulu hati 1 (satu) kali untuk memastikan korban Kori meninggal dunia, 

kemudian kedua pelaku langsung melarikan diri dari TKP.


Setelah mendapatkan informasi adanya kejadian pembunuhan tersebut, Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Dwi Satya Arian, SIK, SH, MH bersama tim rajawali langsung melakukan oleh TKP dan langsung melakukan penyelidikan pelaku pembunuhan tersebut, 


Dan kurang dari 1x24 Jam Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Muara Enim berhasil meringkus tersangka utama pembunuhan di Sungai Tebu


Dan mengamankan Barang Bukti berupa 1 (satu) bilah pisau jenis rencong bergagang tanduk beserta sarungnya, 1 (satu) helai kaos warna putih lis merah yang digunakan pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer, 1 (satu) buah celana levis panjang warna hitam yang digunakan pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer, 1 (satu) buah celana levis pendek warna biru milik korban Kori, 1 (satu) helai kaos dalam warna hitam milik korban Kori, 1 (satu) helai jaket milik korban dan 1 (satu) buah celana dalam korban.


Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M. Melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian, SIK, SH, MH menyebutkan pelaku utama Taufik Hidayat Alias Genjer kita ringkus di rumahnya, saat tersangka hendak ditangkap, tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi disekitar belakang rumahnya namun tim rajawali  bergerak secara cepat dapat melumpuhkannya tanpa adanya perlawanan dari tersangka.


Dari keterangan pelaku motif diduga dendam dikarenakan kedua pelaku dan korban pernah ribut sebelumnya, tambah AKP Dwi


Pelaku kita kenakan pasal Pembunuhan atau Pengeroyokan menyebakan mati nya orang sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHP atau pasal 170 ayat 3 KUHP dengan ancaman Penjara Maksimal 15 Tahun, tutup AKP Dwi (red)

Inspektorat Lahat Di Nobatkan Instansi Tercepat dan Terlengkap Sensus Online

LAHAT, DS- Pada  moment peringatan Tujuh belasan Kemerdekaan RI ke 75 tahun yang berlangsung secara khidmat dan sakral,  bertindak sebagai Inspektur Upacara oleh Bupati Lahat Cik Ujang.17/8


Usai upacara detik- detik peringatan, diumumkan penghargaa dan pembagian trofi bagi yang terbaik, salah satunya memperoleh penghargaan dari Bupati Lahat sebagai Instansi tercepat dan terlengkap di Kabupaten Lahat pada sensus online 2020 Inspektorat Kabupaten Lahat.


Yunisa Rahman selaku Inspektur Inspektorat merasa bersyukur atas penghargaan dibidang Sensus Online tahun 2020, menurut Jhon ( demikian panggilan akrab Inspektur) kepada Awak Media di lokasi 


" Alhamdulilah, jajaran, staf  Inspektorat begitu taat dan memperhatikan data tuk keluarganya, tahun 2020 ini merupakan hal pertama melalui Online. Saya selaku Inspektur memberikan Apresiasi kepada seluruh Jajaran Inspektorat Lahat" ujar Yunisa Rahman.


Tak tuput beliau mengucapkan Dirgahayu RI ke 75 tahun jayalah Indonesia ( Novita/ Idham)