NEWS

Slider

Golkar Siap Beri Kejutan di Pilkada Ogan Ilir

 

PALEMBANG, DS - Pemilukada Ogan Ilir 2020 tampaknya akan semakin berwarna manakala informasi terbaru yang didapatkan oleh Posmetro (Duta Sumsel Grup-red) dilapangan menyebutkan bahwa Kursi Nomor Satu Ogan Ilir bakal ramai diperebutkan kandidat bakal calon Bupati Ogan Ilir (OI).


Terbaru, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sumatera Selatan (Sumsel), Dodi Reza Alex Noerdin mengungkapkan, partai berlogo beringin itu siap memberikan kejutan di Pilkada OI. Pasalnya, hingga saat ini, Golkar belum mengeluarkan keputusan akan mendukung siapa dalam Pemilukada Serentak Sumsel 2020. Ke arah mana Golkar memberi dukungan belum jelas hingga sekarang.


Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Dodi Reza menyebut semua itu akan segera diungkap dalam minggu-minggu ini. “Golkar Sumsel siap memberikan kejutan di Pilkada Ogan Ilir tunggu saja,” kata Dodi usai menghadiri Musda X Golkar Kabupaten OKI di Kayuagung, Selasa (18/08).


Sementara untuk satu Kabupaten lainnya di Sumsel yang juga belum ditentukan dukungan oleh partai Golkar adalah Pilkada Musi Rawas. Untuk pilihan ini, kata Dodi ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Partai seperti hasil survey, dan elektabilitas kandidat Calon.


"Banyak pertimbangan tentunya untuk menyimpulkan layak atau tidaknya Golkar Mengusung Kader Sendiri dalam Pemilukada. Selain hasil musyawarah internal partai, hasil survey juga sangat menentukan untuk kemudian direkomendasikan ke DPP Partai. Jadi untuk menentukan akan mengusung atau mendukung itu banyak tahapan yang harus dilalui. Begitu dalam waktu dekat akan kita sampaikan ke publik" tegas Dodi.

Camat Mulak Ulu Hadiri Pembagian BLT DD dan Pembagian Hadiah Perlombaan

LAHAT,DS - Antusiasme warga Desa Padang Masat memenuhi undangan dari Kades untuk menerima BLT DD tahap ke 2 bulan ke 1 tahun 2020, bertempat di Kantor Desa Padang Masat 18/8. Kegiatan ini dihadiri Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP, MM beserta Forkomincam, pendamping Desa dan perangkat


Sebelum membagikan BLT DD dan Hadiah perlombaan Camat Mulak Ulu memberikan Apresiasi kepada warga di Desa Padang Masat walau dalam keadaan Pandemi Global Covid-19 masih dapat menggelar berbagai kegiatan walau berbagai aturan dari protokol kesehatan.


Pada akhir wejangannya Elsye berharap dengan adanya bantuan BLT DD tahap ke 2 bulan ke 1 yang berjumlah Rp 300.000 yang merupakan dampak dari akibat wabah Corona. Untuk itulah menurut beliau terus biasakan perilaku hidup sehat, seringlah cuci tangan memakai sabun serta selalu siapkan galon air bersama sabun dan memakai masker disaat diluar rumah" ujar Camat.


Sementara itu Amri Spd selaku PJS Kades menyampaikan laporannya bahwa sebanyak  51KK Desa Padang Masat yang menerima BLT DD tahap 2 bulan ke 1( Novita/Idham)

AKBP Erlin Tangjaya ,Resmi Jabat Kapolres Muba

MUBA,DS. - AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, SIk, Selasa (18/08/2020) Pukul 08.00 Wib pagi tadi resmi Menjabat Kapolres Musi Banyuasin menggantikan AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, SIK di Ruang GEDUNG PROMOTER Polda Sumatera Selatan. 


Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, Memimpin Langsung Jalan Nya Sertijab Karo OPS Polda Sumsel, Kapolres Muba, Kapolres OKU Timur dan Kapolres Lahat. Acara sertijab kali ini berjalan khidmat dan lancar meski saat ini situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang dialami bangsa indonesia namun Protokol Kesehatan tetap diterapkan. 

Dalam sambutanya Kapolda Sumsel mengatakan, bahwa serah terima merupakan bagian dari mekanisme dan dinamika organisasi yang bertujuan selain meningkatkan dan mengembangkan Organisasi, berhubung Kapolres yang lama di Promosikan Menjadi Wadir PAM OBVIT Polda Sumut dan di gantikan dengan Kapolres baru. 

"Terima kasih atas kinerja rekan-rekan sekalian dalam mengelola situasi kamtibmas selama Pandemi Covid-19 ini di Polres masing - masing. Untuk Pejabat yang baru agar cepat menyesuaikan di tempat yang baru" Ujar Kapolda Sumsel. 

Kapolda juga menambahkan Agar mengutamakan pelaksanaan tugas, memelihara kamtibmas dan lingkungan sekitar serta meningkat kinerja kesatuan dan motivasi mendekatkan diri kepada para tokoh-tokoh di tempat wilayah masing-masing. (ril). 

Pemdes Lawang Agung Mulak Ulu Gelar Pembagian BLT Tahap 2 Dan Moniv

LAHAT,DS - Sebanyak  156 Kepala Keluarga Desa Lawang Agung menerima Bantuan Lansung Tunai Dana Desa ( BLT DD) tahun 2020,  bertempat di Kantor Desa kegiatan ini dilakukan 18/7.


Masyarakat dan Pemdes Lawang Agung menyelenggarakan HUT RI  ke 75 tahun dengan antusias walau ditengah Pandemi Covid-19  ujar Kades Lawang Agung Dili sebagai pembuka acara. Selain itu juga beliau menjelaskan mengenai Pembangunan Desa Lawang Agung untuk fisik di  tahun 2020 ada dua yakni pembangunan  Gedung  Serbaguna dan Pamsimas. 


Sementara itu Sekcam Mulak Ulu Jhon Adri Agustian SH, MM  mewakili Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti, S, STP.MM berharap dengan adanya BLT DD tahap ke dua bulan pertama berjumlah Rp 300.00 untuk digunakan sebaik mungkin, serta berprilaku hidup sehat.


Sedangkan Tabrani Kanit Bhabin Kamtimas Polsek Mulak Ulu mengajak warga Kecamatan Mulak Ulu untuk tidak membakar Lahan, tidak menuba ikan yang merusak Ekosistem dan saling menjaga lingkungan.  Kegiatan ini dihadiri Forkomincam Mulak Ulu, Pendamping Desa, LPMK serta Perangkat Desa Lawang Agung ( NID)

569 Napi Lapas Sekayu Dapat Remisi, Bupati Muba DRA : Kembalilah ke Masyarakat untuk Berbuat Baik

MUBA,DS - Sebanyak 569 Warga Binaan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sekayu mendapatkan Remisi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75.


Penyerahan Surat Keputusan Pemberian Remisi tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Muba DR H Dodi Reza Alex Noerdin kepada perwakilan warga binaan di Lapas Sekayu, Senin (17/8/2020).


Selanjutnya Bupati Muba melakukan pembacaan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI yang menyampaikan, Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan bagian dari warga Negara yang tetap memiliki hak-hak yang mesti dihormati dan dipenuhi, karena Warga Binaan Pemasyarakatan sebenarnya hanya kehilangan kebebasan, dimana mereka tidak kehilangan hak-hak yang  lainnya salah satu hak yang dimiliki oleh Warga Binaan Pemasyarakatan adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (Remisi). 


"Melalui remisi ini, diharapkan dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, pemberian remisi ini seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu, Remisi merupakan apresiasi negara atas pencapaian yang sudah dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan selama menjalani pembinaan di Lembaga   Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan Lembaga  Pembinaan  Khusus Anak (LPKA)," ujarnya.


Lebih lanjut Dodi mengatakan telah diketahui bersama bahwa saat ini kita sedang dilanda bencana nasional (non alam) yang diakibatkan oleh penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), dimana wabah ini memicu permasalahan hampir di seluruh negara di dunia.


Saat ini,  penyebaran COVID-19 di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin massif dan  meningkat, hal ini perlu menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk melakukan tindakan super ekstra dalam upaya pencegahan dan penanganan COVID-19.


Kebijakan program asimilasi ini dan integrasi sampai bulan Agustus 2020 telah di berikan kepada 40.504 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan rincian, Pemberian Asimilasi kepada 38.074 Warga Binaan Pemasyarakatan, dan pemberian Integrasi kepada 2.426 Warga Binaan Pemasyarakatan


"Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, instansi pemerintah, lembaga sosial kemasyarakatan, dan seluruh pihak yang telah turut serta memberi dukungan dalam pelaksanaan tugas-tugas Pemasyarakatan. Ucapan terima  kasih dan penghargaan juga disampaikan kepada  seluruh petugas  Pemasyarakatan yang dengan tulus iklhas telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa selalu mengiringi keinginan luhur kita dengan limpahan rahmat dan karunia-Nya, Aamiin," imbuhnya. 


Selanjutnya ia menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan pembinaan kepada warga binaan, salah satunya adalah meningkatkan kualitas listrik, air bersih dan pembuangan limbah didalam Lapas Sekayu. 


"Oleh karena itu segerakan buat surat permohonan tembuskan kepada kami nanti kita akan anggarkan," kata Bupati Muba.


Mengenai over capasity yang terjadi kelebihan di Lapas Sekayu, lanjutnya upaya Pemkab Muba dari beberapa tahun lalu mulai dari pembebasan lahan dan mendapat bantuan dari Kementerian Hukum dan Ham untuk pembangunan Lapas sampai sekarang masih terkendala, ditambah adanya kontraksi anggaran dari pusat. Sedangkan di Republik ini seluruh penjara rutan mengalami over capasity.


"Sebelumnya kita  mendapatkan bantuan dari pusat, itu yang blok-blok lama kita tingkatkan kapasitasnya atau membangun bertingkat, buat modern, buat sistem modern, agar menjadi Lapas yang layak dan modern,".


Mengenai karya Warga Binaan, Dodi mengatakan kegiatan itu sangat bagus, yang mana bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Keperasi dan UMKM, Pengusaha, Balai Latihan Kerja (BLK). Membuat produk-produk dari bahan rotan, makanan, jasa boga, kemudian produk dari kayu untuk dipasarkan keluar.


"Jadi ada simbiosis mutualisme disini, warga binaan ada kegiatan, ada keterampilan dan mendapatkan insentif orang dari luar. Orang dari luar yang kita fasilitasi melalui dinas kita juga mendapatkan keuntungan dari lebercost nya yang bisa dia tekan, seharusnya dengan kapasitas ini lebih bisa meningkatkan produksi lagi," bubuhnya.


Kepada seluruh warga binaan Lapas Kelas II B Sekayu Bupati Muba mengucapkan selamat memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75.


"Yang mendapat remisi bebas saya tidak ingin melihat balik lagi kesini, kalau balik kesini tidak akan diberikan remisi lagi, jadi harus kembali kemasyarakat dengan baik," tandasnya.


Sementara Kepala Lapas Kelas II B Sekayu Jhonny H Gultom AMd IP SH dalam laporannya mengungkapkan pada Peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2020 ini, pemerintah melalui Kemenkumham RI memberikan remisi kepada Narapidana Lembaga Pemasyakatan Kelas IIB Sekayu sebanyak 569 orang, dan  3  diantaranya langsung bebas. Besarnya remisi yang diperoleh satu bulan 193 orang, dua bulan 147 orang, tiga bulan 139 orang, empat bulan 57 orang, dan lima bulan 33 orang.


"Pada kesempatan yang baik ini, kami berharap kepada Bapak Bupati beserta jajarannya dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, stakeholder, maupun secara personal agar kiranya dapat memberikan dukungan terhadap program-program yang akan kami laksanakan, kami punya banyak Sumber Daya Manusia yang tentunya akan sangat bermanfaat apabila kita bina dengan baik, dan ini bukanlah tanggang jawab kami semata tapi tanggung jawab kita bersama karena mereka adalah saudara-saudara kita dan sebagian besar adalah warga Kabupaten Musi Banyuasin," kata Jhonny.


Dikatakannya dengan dukungan Pemerintah Daerah niscaya cita-cita resolusi pemasyarakatan dan revitalisasi penyelenggaraaan pemasyarakatan dapat menyelesaikan masalah-masalah kompleks seperti over capacity, gangguan keamanan dan ketertiban, peredaran narkoba, sanitasi, kebutuhan air bersih, pengelolaan sampah dan limbah, serta minimnya sarana dan prasarana dan masalah lainnya akan terselesaikan dengan baik.


"Dengan kapasitas 300 orang, Lapas Sekayu saat ini dihuni oleh 969 Warga Binaan Pemasyarakatan dengan rincian 745 Narapidana dan 224 tahanan dengan bermacam kasus," tutupnya.


Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua DPRD Muba Sugondo, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk, Kajari Muba Suyanto SH MH, Wakil Ketua Pengadilan Agama Sekayu Waluyo SAg MHi, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi.(hsm)

Warga Dua Desa Kecamatan Mulak Ulu Dambakan Jalan Mulus

LAHAT, DS - Akses jalan  dua  Desa  Penindaian dan Desa Padang Masat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat sepanjang 1,6 Km kondisinya saat ini sungguh memperihatin. Akibat kondisi jalan yang rusak berlobang dan rusak parah, roda perekonomian dari dan menuju desa saat ini mulai macet. Beberapa kenderaan angkutan hasil bumi dan bahan-bahan pokok mulai enggan masuk Desa, padahal jalan tersebut merupakan jalan satu- satunya menuju jalan Kabupaten atau akses ke desa tetangga.


Kondisi jalan yang mulai dikeluhkan warga desa ini juga diamini oleh Kepala Desa Penindaian. Kepada Duta Sumsel Kades Penindaian Trayono saat ditemui Duta Sumsel mengungkapkan bahwa 2016c- 2017 lalu, Desa ini sempat menjadi primadona lantaran akses jalan yang mulus dan bagus menuju arah desa.


"Enam tahun silam (2016-2017-red) Desa ini sempat menjadi primadona karena jalannya bagus. Meski jalan dibangun tidak sepenuhnya full namun sangat membantu warga dan mampu peningkatkan perekonomian lantaran akses jalan cukup memadai. Seiring waktu berjalan, jalan pun mulai mengalami kerusakan sebab perencanaan pembangunan diniali kurang matang" ujarnya.


Dikatakan, penyebab kerusakan jalan disinyalir lantaran pembangunan jalan tidak disertai dengan pengadaan gorong-gorong. "Intensitas air yang cukup tinggi akhirnya meluap  dan akhirnya menggenangi jalan. Sebagus apapun kualitas bangunan jika digenangi air kami pikir tidak akan mampu bertahan lama"ujarnya, Selasa (18/08/2020).


Kades Trayono berharap, Pemerintah Kabupaten Lahat dan Dinas terkait kedepan dapat menganggarkan dana untuk memperbaiki dan membangun kembali Jalan akses Desa agar roda perekonomian Desa Penindaian kembali dapat bergairah. 


"Proposal permohonan pembangunan jalan telah kami sampaikan beberapa waktu lalu kepada Pemerintah Kabupaten Lahat. Proposal tersebut juga kami telah tembuskan ke DPRD Lahat dengan harapan permohonan pembangunan jalan dapat segers direalisasikan agar roda perekonomian Desa Penindaian dapat bergairah kembali" pungkasnya. ( NID)

Memperingati Hut RI ke 75 Forkopimcam Sungai Lilin Ikuti Upacara Secara Virtual.

MUBA,DS. - Dalam rangka memperingati Hut RI ke 75 tahun 2020 Kecamatan Sungai Lilin kabupaten Muba mengikuti pelaksanaan upacara Hut RI ke 75 secara virtual Senin ( 17/08/20) di Aula kantor kecamatan Sungai lilin, dan sebagai Inspektur Upacara Camat Sungai Lilin.

Peserta yang Ikut dalam upacara sevara virtual tersebut di aula kantor kecamatan unsur forkopincam semuanya hadir dan para undangan , dalam masa pademi covid corona tetap  menggunakan protokol kesehatan .

Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan S.Ip, M.Si saat di wawancarai awak media mengatakan untuk memperingati Hut RI ke 75 ini kita di kecamatan Sungai Lilin bertempat di aula kantor kecamatan Sungai lilin mengikuti upaca secara virsual yang di ikuti unsur forkopimcan dan kita batasai sesuai dengan edaran dan juklak dari kabupaten bahwa di upacara kecamatan harus secara virtual dengan undangan terbatas dan tetap melakukan protokol kesehatan," jelasnya.

Alhamdulilah forkopimcam hadir lengkap  ( camat, kapolsek, danramil ) undangan kite batasi hanya 9 orang peserta," ungkap camat.(hsm)

HIPMI Sumsel Diduga Permainkan Organisasi, Sadra Nugraha Ketua HIPMI Ogan Ilir : Kami Kecewa Berat

INDRALAYA,DS : Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) merupakan organisasi kader pengusaha, Marwah organisasi dalam HIPMI merupakan hal yang terpenting bagi seluruh kader HIPMI dalam terus berjuang mewujudkan tujuan organisasi.



HIPMI Sumsel yang beberapa waktu lalu sempat mendapatkan protes dari banyak Badan Pengurus Cabang HIPMI kabupaten/Kota di Sumatera Selatan mengenai hasil Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) HIPMI Sumsel kembali menjadi sorotan dari HIPMI Ogan Ilir. 



Ketua Umum HIPMI Ogan Ilir Sadra Nugraha mengatakan,pasca dikeluarkannya hasil RBPL HIPMI Sumsel kmarin pihaknya, dan banyak ketum BPC lain terus melakukan koordinasi dan atensi terhadap HIPMI Sumsel, "Saya dan teman-teman ketum BPC se-Sumsel terus melakukan koordinasi dan atensi untuk HIPMI Sumsel pasca kemarin HIPMI Sumsel mengeluarkan hasil RBPL HIPMI Sumsel yang menurut kami sangat memalukan dan hilangnya marwah HIPMI terkhusus untuk BPD HIPMI Sumsel" ucapnya, Selasa (18/8/2020) dikomplek KPT Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir.



Caca Sapaan akrabnya menambahkan, bahwa ia mendapatkan info terkait HIPMI Sumsel yang kembali mengeluarkan hasil RBPL kedua dan menarik RBPL sebelumnya dan apa yang dilakukan BPD HIPMI Sumsel ini sungguh sangat menghina organisasi, seolah-olah organisasi ini seperti mainan yang dengan mudahnya mengeluarkan keputusan seenak perut, " Ya, hari ini saya dapat info baru bahwa HIPMI Sumsel itu mengeluarkan lagi hasil RBPL yang isinya mencabut hasil RBPL sebelumnya, ini sangat menghina organisasi menurut saya sudah seperti mainan saja" ujarnya.



Dijelaskan Caca Dengan adanya info tersebut, BPC HIPMI Ogan Ilir mendesak agar kiranya BPP HIPMI dapat bertindak tegas melalui pertimbangan-pertimbangan organisasi takutnya berdampak terhadap BPD HIPMI lainnya se-Indonesia dalam rangka menyelamatkan marwah organisasi HIPMI.(drs).

Herman Deru: Pandemi Tak Menyurutkan Semangat Membangun Sumsel

PALEMBANG, DS  - Gubernur Sumsel H Herman Deru bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan HUT proklamasi kemerdekaan RI ke-75 di lapangan Griya Agung Palembang, Senin (17/8).

Dimana upacara yang berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel, TNI maupun Polri.


Herman Deru mengatakan, peringatan proklamasi kemerdekaan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, saat Indonesia khususnya Sumsel masih berkutat dalam perang melawan covid-19 yang beberapa bulan belakangan mewabah.


"HUT kali ini memang sangat berbeda dari sebelumnya. Semuanya saat ini harus terbatas. Namun rasa syukur jangan sampai ada batasannya. Begitu pun jasa-jasa pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan ini juga tidak boleh kita lupakan," kata HD.


Menurutnya, wabah covid-19 harus dijadikan acuan untuk semakin mempererat persatuan bahkan dijadikan semangat untuk lebih jauh melesat kedepan.


"Saat ini memang kita harus menyesuaikan. Saat ini kemerdekaan sudah berusia 75 tahun. Tentu dengan bertambahnya usia, bertambah juga semangat kita. Termasuk semangat dalam membangun negeri ini semakin maju," terangnya.


Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah kemeriahan HUT RI tersebut.


"Kemendagri memang melarang adanya panjat pinang, namun esensinya kerumunan yang dibatasi. Jadi kepada masyarakat, kita tidak melarang untuk membuat kemeriahan, asal tetap disiplin protokol kesehatan," paparnya.


Diketahui, disela upacara tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru juga dan Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru mendapatkan tanda penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Selain itu, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah dan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin dengan rentang waktu 10 Tahun, 20 Tahun, 30 Tahun, dianugrahi tanda penghormatan oleh Presiden RI Joko Widodo.


Penganugrahan tanda penghormatan Satyalancana Karya Satya tersebut diberikan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.


Tidak hanya itu, usai menggelar upacara terbatas di Griya Agung, Herman Deru juga mengikuti upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke -75 secara virtual. Herman Deru pun menghadiri upacara secara virtual tersebut dengan menggunakan baju adat khas Komering serta Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia, Wakil TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya, Beserta Unsur Forkompinda Sumsel.


Sejumlah rangkaian kegiatan pun dilakukan Herman Deru guna memberikan kemeriahan pada hari kemerdekaan tersebut.


Dimana setelah upacara pengibaran bendera dilakukan, Herman Deru melepas Tim Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) TP PKK dan DPD IKAPTK Sumsel. Tim tersebut dilepas untuk membagikan ribuan masker kepada masyarakat di seluruh penjuru Sumsel serta memberikan edukasi terkait pentingnya memakai masker sebagai bentuk kepedulian pemerintah.


Herman Deru sendiri sangat mengapresiasi gerakan yang dibentuk atas inisiasi TP PKK tersebut. Sebab dengan adanya upaya tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat akan penggunaan masker di masa pandemi dapat lebih meningkat.


Kepedulian Herman Deru terhadap masyarakat rupanya memang tidak pandang bulu. Orang nomor satu di Sumsel tersebut juga memberikan perhatiannya terhadap warga yang sedang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakat di Sumsel.


Terbukti, ditengah padatnya kegiatan di hari kemerdekaan, Herman Deru masih menyempatkan diri untuk menghadiri langsung  kegiatan pemberian Remisi Umum Kepada Narapidana dan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Mata Merah Palembang.


Tidak hanya hadir, Herman Deru juga memberikan motivasi dan semangat agar warga binaan yang menerima remisi ini nantinya bermanfaat juka telah kembali tengah-tengah masyarakat.


"Saya sengaja hadir langsung karena saya masih banyak harapan kepada warga binaan. Sebenarnya pemerintah bukan menghukum tapi membina di LP untuk nantinya ketika harus membaur lagi ke masyarakat sudah punya bekal, mental, ilmu pengetahun dan IT namun yang paling penting bekal spritual,"katanya.


Apalagi, dia mengaku ketika baru masuk ke kawasan lapas, dirinya melihat banyak sekali kreatifitas yang dihasilkan oleh warga binaan ditambah lagi ada Hafid-hafidzo.


"Saya masuk melihat kreatifitas yang begitu bagus bahan tidak kalah dengan barang yang dihasilkan oleh komersial, ini sungguh luar biasa. Hanya mungkin bakat itu tidak terpancar. Apalagi ada hafidz hafidzo yang sudah diwisuda dan akan diwisuda. Ini hikmah, hikmah yang berikan oleh Allah SWT. Saya mengapresiasi kepada kepala-kepala lembaga kemasyarakatan di Sumsel," ucapnya. 


Di hari kemerdekaan RI ke 75 ini, Gubernur Herman Deru berharap kepada warga binaan untuk tidak lagi punya cita-cita kembali kesini lagi. 


"Satu harapan di hari kemerdekaan ini, jangan punya cita-cita kembali kesini lagi. Ada proses untuk diterima di masyarakat. Boyong keahlian yang didapat disini dan sebarluaskan ke masyarakat. Saya bersama Forkompimda bahkan semua pejabat di Provinsi berharap ketika kalian datang untuk bertemu kami sudah membawa proposal kegiatan baik itu kegiatan komersil atauapun kegiatan sosial keagamaan. Saya tunggu itu," tutupnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Selatan Ajub Suratman mengatakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) anak didik yang diberikan Remisi Umum dalam HUT Kemerdekaan RI ke 75 adalah yang memenuhi syarat diantaranya telah menjalani pidana selama 6 bulan atau lebih, berkelakuan baik, dan mendapat remisi tambahan apabila bagi narapidana berbuat jasa pada negara serta melakukan perbuatan yang bermanfaat bagi negara dan kemanusian. 


Dia menyebutkan jumlah narapidana anak didik di 20 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara se wilayah Sumsel sebanyak 13.338 orang terdiri Dari Narapidana dan anak pidana sebanyak 11.083 Orang , dan Tahanan sebanyak 2.255 orang , sedangkan daya tampung Lapas dan Rutan yang ada di wilayah Sumatera Selatan hanya 6.605 orang , sehingga pada saat ini masih mengalami over kapasitas sebanyak 6.075 orang , kasus Tipikor 80 orang dan Teroris ada 7 orang , selebihnya kasus kriminal lainnya.


"Jumlah narapidana dan anak yang mendapat remisi umum pada HUT ke 75 sebanyak 7.577 dengan rincian yang mendapat Remisi Umum (RU I) sebanyak 7.486 orang dan yang bebas hari ini (RU II) sebanyak 91 orang se Sumsel,"katanya.


Tak hanya itu, di lapas juga dilakukan gerakan kebersihan 30 menit sehari serta banyak lagi kegiatan positif yang dilakukan diantaranya dengan hsil karya industri di Lembaga Pemasyarakatan yang merupakan Program Pembinaan Positif kepada Narapidana di dalam Lapas untuk menghasilkan suatu produk yang mempunyai nilai ekonomis, bertujuan meskipun WBP merupakan tulang punggung keluarga mereka masih bisa menafkahi di balik tembol jeruji. 


Disisi lain, di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun, Gubernur Sumsel  H. Herman Deru menyemarakkannya denga peluncuran uang baru.


Didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumsel Mawardi Yahya beserta Forkompinda Provinsi Sumsel, mengikuti oeresmian pengeluaran uang baru tersebut melalui virtual dari Griya Agung Palembang.


Dimana diketahui, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang Rupiah, Rupiah ditempatkan sebagai salah satu simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, Rupiah ditetapkan sebagai uang negara kesatuan Republik Indonesia atau uang NKRI. Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan merilis uang rupiah edisi khusus Rp75.000 


Untuk diketahui, selain menggelar upacara pengibaran bendera, upacara penurunan bendera juga dilakukan Pemprov Sumsel. Dimana dalam penurunan bendera tersebut, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya bertindak sebagai inspektur upacara.

Memperingat HUT RI Ke 75 Dinas PMD Muba Adakan Lomba.

MUBA,DS - Dalam rangka memperingati kemerdekaan Hut RI yang  ke 75 Dinas PMD kabupaten Muba adakan kegiatan lomba ibu-ibu memasukan belut kedalam botol, tarik tambanng putra dan putri lomba kelereng dalam sendok sambil berjalan putra/putri dan anak- anak , lomba masukan paku ke dalam botol putra/ putri, makan kerupuk putra/putri lomba joget balon bertempat dihalaman kantor dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Senin ( 17/08/20) dan diiringi mini musik Barista


Perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 75 ini selain pegawai dinas PMD juga di ikuti awak media bertugas di muba dalam mita desa.

Kepala dinas PMD kabupaten Muba H. Richard Chahyadi AP.MSi  mengatakan setelah selesai upacara detik- detik Proklamasi lita sarapan pagi dulu lalu untuk memeriahkan hari Kemerdekaan HUT RI yang ke 75 kita dinas PMD kabupaten Muba mengadakan lomba antar pegawai di dinas PMD yang ikuti juga oleh awak media, bagi para pemenang kita berikan hadiah alakadarnya sebagai penyemangat juang para pejuang terdahulu memperjuangkan merebut kemerdekaan RI dari penjajahan.

Sehabis acara perlombaan kita makan siang bersama- sama di dinas PMD ," jelasnya.(hsm)