NEWS

Slider

Baku Tembak dengan Polisi, Eks Napi Asimilasi COVID-19 Ini Akhirnya Tewas Saat Akan Ditangkap

 

OKI, DS. – Bagi para pelaku kejahatan jangan coba-coba beraksi dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dan apabila melawan, terlebih hingga melukai petugas kita saat akan ditangkap, maka tak segan-segan ditindak tegas.

Hal ini diungkapkan Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Prihardinika dan Kapolsek Pedamaran Timur IPDA Wahyudi saat press release ungkap kasus 365 di Pedamaran Timur, yang digelar di Mapolres OKI, Kamis (13/8/2020) pagi.

“Seperti kita lakukan terhadap tersangka Efri alias Manga. Warga Dusun II Desa Kayulabu Pedamaran Timur OKI ini mencoba melawan dengan menembakkan senpiranya ke arah petugas kita yang akan menangkapnya,” kata Kapolres.

“Tersangka ini merupakan residivis juga spesialis 365 KUHP dan tindak pidana lainnya di wilayah Polsek Sungai Menang, Mesuji Raya, Pedamaran Timur, serta banyak tempat lain yang beberapa korban tidak melapor,” tambah Kapolres.

Jadi memang sangat meresahkan warga di beberapa kecamatan di OKI. Kata Kapolres lagi, karena tersangka sering dan tidak segan-segan melukai korbannya memakai senpira, serta sering kali memasuki rumah orang dengan niat memperkosa perempuan yang berada di rumah tersebut. Dan tersangka baru keluar dari Lapas sewaktu asimilasi napi dampak Covid-19.

“Dan pada Selasa (11/8/2020) sekira pukul 05.00 Wib di area kebun karet Dusun IV Desa Pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur OKI, tersangka Efri bersama dua rekannya menghadang sepeda motor korban Sukijo (50), warga Dusun III Desa Pancawarna,” tandas Kapolres.

Saat itu korban dalam perjalanan menuju ke kebun untuk menyadap karet. Masih kata Kapolres, kemudian tersangka mengambil secara paksa sepeda motor korban, dengan lebih dulu mengancam korban dengan menodongkan senjata api rakitan, sehingga korban menyerahkan sepeda motornya.

“Setelah sepeda motor korban berhasil direbut, lalu tersangka pergi. Namun Korban berteriak minta tolong, sehingga tersangka menembak korban di bagian paha sebelah kanan dan juga menusuk korban di bagian punggung,” ujar Kapolres.

Usai melakukan hal tersebut, Lanjut Kapolres, tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban berupa 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam nopol BG 2821.

“Lalu pada hari Rabu (12/8/2020), bermula dari informasi didapat tentang keberadaan tersangka Efri alias Manga. Buser Pidum yang dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA Rio Trisno bersama Kapolsek Pedamaran Timur dan anggota melakukan pengejaran dari Pedamaran Timur mengarah ke Sungai Menang,” cerita Kapolres.

Dan Polsek Sungai Menang serta Kapolsek Mesuji Raya telah melakukan penyekatan supaya tersangka tidak bisa meloloskan diri. Lanjut Kapolres lagi, sesampainya di Desa Sidomulyo Kecamatan Sungai Menang OKI sekitar pukul 22.30 Wib, didapatkanlah tersangka Efri yang sedang mengendarai sepeda motor.

“Sehingga dilakukan pengejaran oleh Tim Buser Pidum dan Polsek Pedamaran Timur yang langsung melakukan penghadangan, dan perintahkan tersangka untuk berhenti dan menyerahkan diri. Tetapi tersangka langsung melompat dari sepada motornya ke arah perkebunan sawit PT. Sampoerna Hikmah IV,” ungkap Kapolres.

Dilanjutkan Kapolres lagi, lalu diberikan tembakan peringatan ke atas oleh petugas sebanyak tiga kali supaya tersangka berhenti dan menyerahkan diri. Tetapi tiba-tiba tersangka Efri melakukan perlawanan dengan mencabut senpira jenis revolver yang dibawanya sebanyak 2 pucuk.

“Tersangka tembakkan senpinya tersebut ke arah petugas yang melakukan pengejaran, yang sempat mengenai Kanit Pidum IPDA Rio Trisno. Tetapi karena memakai rompi anti peluru, sehingga tidak mengakibatkan cidera berarti,” tukas Kapolres.

Petugas kita terus mengejar. Karena tersangka sambil lari masih menembakkan senpiranya dan membahayakan jiwa petugas dan masyarakat sekitar, sambung Kapolres, lalu secara sigap petugas melumpuhkan tersangka dengan tembakan terukur mengenai bagian badan tersangka.

“Terkena tembakan, tersangka terjatuh dan langsung dilumpuhkan serta diamankan. Karena tersangka terluka secepatnya di bawa menuju ke RSUD Kayuagung. Sesampainya disana, tersangka Efri ditangani dokter dan dianalisis. Kemudian dokter UGD RSUD Kayuagung menyatakan bahwa tersangka telah meninggal dunia,” tandas Kapolres.

“Barang bukti diamankan berupa 2 pucuk senpira jenis revolver, 4 butir amunisi warna kuning kaliber 5.56 mm, 4 butir selongsong amunisi di dalam silinder, 1 buah Hp Nokia warna putih, 2 butir pil yang diduga narkotika jenis eksasi, 1 buah alat hisap jenis pirek dan 1 buah kantong plastik narkotika jenis sabu-sabu,” pungkas Kapolres. (Jul)

Security PT SBN Bayung Lencir Malah Di Penjara,Gara-Gara Tangkap Maling

MUBA,DS. - Alangkah malangnya nasib Toni Alias Lembeng Bin Amirudin seorang Security PT SBN desa Muara Medak kecamatan Bayung Lencir kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera Selatan.

Toni Alias Lembeng Bin Amirudin harus menelan pil pahit usai dirinya ditahan oleh Pihak Kepolisian Sektor Bayung Lencir. Dimana Toni dianggap oleh Pihak Kepolisian Sektor Bayung Lencir melakukan Penganiayaan terhadap diduga salah satu Pelaku Pencurian pada PT SBN.

Sebelumnya diketahui, Toni menjalankan tugasnya sebagai seorang Satuan Pengamanan (Security). Pada saat itu, Toni memergoki dan menangkap terduga Pelaku Pencurian Tomigo Bin Abdul Roni Panjaitan.

Akan tetapi, Tomigo Bin Abdul Roni Panjaitan melaporkan Toni Alias Lembeng Bin Amirudin dilaporkan oleh Tomigo Bin Abdul Roni Panjaitan sebagai Pelapor pada saat ini bertindak sebagai Terlapor.

Diceritakan Kronoligis sebelumnya, Tomigo sebelum pihak Perusahaan SBN melaporkan Tomigo, Tomigo terlebih dahulu melaporkan Toni yang dilaporkan atas dugaan penganiayaan ketika penangkapan saat Tomigo melakukan Pencurian.

Pihak PT SBN yang mengetahui hal ini melaporkan kepada balik atas dugaan Pencurian dan merugikan aset Perusahaan. Tomigo Bin Abdul Roni yang status sebelumnya sebagai Pelapor saat ini menjadi Terlapor.

Toni Alias Lembeng Bin Amirudin, sebelumnya sempat dipanggil oleh Pihak Polsek Bayung Lencir dengan Nomor Surat S.PGL/15/V/2020/Reskrim. Toni dipanggil  dilakukan Pemeriksaan selaku tersangka pada tanggal 11 Mei 2020 lalu.

Kuasa Hukum Toni Alias Lembeng Bin Amirudin Parulian Siburian SH didampingi Frandy Septior Nababan SH, Wijaya Natalia P SH MKn, Adieko Lubis AH MH saat dikonfirmasi awak media usai sidang Perkara Pidana No 366/PID.B/2020/PN.SKY atas Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Register Perkara PDM-131/SKY/EOH/2/07/2020 menyampaikan Eksepsi Keberatan kepada Majelis Hakim PN Sekayu.

" Terdakwa Toni Alias Lembeng adalah seorang yang dalam perbuataanya mempertanyakan asal-usul buah Kelapa Sawit yang dibawa oleh Korban Sesuai dengan Tugas, Fungsi, dan Kewajibannya dalam menjalankan Pekerjaan sebagai Security di kebun Plasma PT SBN di desa Muara Medak," diungkapkan Parulian seusai Persidangan, Kamis (13/8/2020).

Dilanjutkannya, Terdakwa Toni dalam Perbuatannya memukul Korban Tomigo karena perbuataan tersebut diakibatkan untuk membela diri dan hal itupun dilakukan seketika untuk terhindar dari ancaman Sebilah Pisau yang diarahkan oleh Korban Tomigo yang datang langsung menemui Terdakwa Toni.

" Kami sampaikan, Bahwa terhadap Pelapor penganiayaan (Korban) dalam hal ini yakni Tomigo, oleh Pihak PT SBN melalui ketua Koperasi telah membuat laporan Polisi dan dalam tahap gelar perkara penyidik di Polres Muba," jelasnya.

Ia menegaskan, laporan ini mengenai adanya Tindak Pidana Pencurian dalam Undang-undang perkebunan yang dilakukan oleh Korban Tomigo, dan sekaligus untuk upaya membuktikan bahwa tindakan pencurian oleh Korban adalah pemicu keributan antara terdakwa dengan Korban di Portal Pos Penjagaan Kebun Plasma milik PT SBN.

" Kami Apresiasi kepada Pihak Perusahaan untuk melakukan tindakan pembelaan terhadap karyawannya, yang dalam hal ini Toni alias Lembeng ketika itu melaksanakan Tugas dan Kewajibannya sebagi Security. Ini juga membuktikan bahwa Perusahaan mendukung Penuh atas apa yang telah dialami oleh Toni hingga Toni ditahan sebelum adanya laporan dari pihak Perusahaan. Kami juga mempertanyakan kenapa bisa hasil Visum bisa keluar sebelum adanya Laporan dari Pelapor," tegasnya.(hsm/ril)

Camat Mulak.Ulu Moniv di Desa Muara Tiga

LAHAT,DS.-- Ditengah Wabah Pandemi global Covid-19, Dana Desa yang dialokasikan ke pembagian BLT DD sisanya juga dialokasikan kedalam bentuk fisik, baik sisa dana tahap 1 maupun tahap kedua. Pembangunan  jalan cor beton akses jalan lingkar menuju pemandian umum.

Hal ini dikatakan Eldiansyah selaku.Kades Muara Tiga disela Monitoring Kecamatan Mulak Ulu yang dikomandoi Elsye Hartuti S, STP. MM dan Forkomincam Kecamatan Mulak Ulu. 

Camat Mulak Ulu memoniv mengenai kelengkapan Administrasi, sekaligus mensosialisasikan Instruksi Presiden Jokowi mengenai program 1/2 Milyar Masker yang belogo NKRI, Manfaat Bumdes, Pajak Bumi Bangunan serta pengarahan.

Elsye Hartuti S, STP. MM berharap kepada Pemerintah Desa Muara Tiga untuk benar-  benar melaksanakan roda Pemerintahan, walau ditengah Wabah Pandemi  serta tidak ada PR pembangunan yang tersisa  ( Nid)

Pemdes Mengkenang Gelar Pembagian BLT Tahap Kedua Dan Moniv


LAHAT,DS.-- Usai melakukan Moniv di Desa Muara Tiga, rombongan Camat Mulak Ulu beserta Forkomincam bertolak ke Desa Mengkenang, bertempat di Kalangan ( Pasar Pekan ) 13/8 Pemdes Mengkenang menggelar dua moment kegiatan. Yakni pembagian BLT DD tahap ke dua Monitoring.

Yong Mitingli Kades Mengkenang Desa Mengkenang ini mendapat BLT sebanyak 176 Kepala Keluarga sudah terealisasi kewarga, untuk Pembangunan Fisik pembangunan Balai Desa. Kades berharap kepada warganya untuk  segera membayar pajak Bumi dan Bangunan, selain itu Yong mengajak untuk menghormati Hari Kemerdeaan dengan memasang Bendera Merah Putih.

Diakhir wejangannya Kades Mengkenang untuk berprilaku hidup sehat dengan sering cuci tangan dan dilarang memutas dan menyetrum serta sejenisnya terhadap Ekosistem ikan " tandas Yong.

Sementara itu Camat Mulak.Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM memberikan Apresiasi kepada Pemdes Mengkenang yang begitu selaras dan harmonis,  Camat juga beharap kepada penerima  BLT untuk tidak berpangku tangan terhadap bantuan dari Pemerintah. diakhir wejangannya Camat untuk membayar pajak dengan penuh kesadaran. ujar Camat.

Usai pembagian BLT DD tahap ke 2 bulan pertama dilanjutkan meninjau lokasi pembangunan Gedung Desa  berukuran 13 x 16 meter. (Nid)

Pemdes Mengkenang Gelar Pembagian BLT Tahap Kedua Dan Moniv

LAHAT,DS. Usai melakukan Moniv di Desa Muara Tiga, rombongan Camat Mulak Ulu beserta Forkomincam bertolak ke Desa Mengkenang, bertempat di Kalangan ( Pasar Pekan ) 13/8 Pemdes Mengkenang menggelar dua moment kegiatan. Yakni pembagian BLT DD tahap ke dua Monitoring.


Yong Mitingli Kades Mengkenang Desa Mengkenang ini mendapat BLT sebanyak 176 Kepala Keluarga sudah terealisasi kewarga, untuk Pembangunan Fisik pembangunan Balai Desa. Kades berharap kepada warganya untuk  segera membayar pajak Bumi dan Bangunan, selain itu Yong mengajak untuk menghormati Hari Kemerdeaan dengan memasang Bendera Merah Putih.


Diakhir wejangannya Kades Mengkenang untuk berprilaku hidup sehat dengan sering cuci tangan dan dilarang memutas dan menyetrum serta sejenisnya terhadap Ekosistem ikan " tandas Yong.


Sementara itu Camat Mulak.Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM memberikan Apresiasi kepada Pemdes Mengkenang yang begitu selaras dan harmonis,  Camat juga beharap kepada penerima  BLT untuk tidak berpangku tangan terhadap bantuan dari Pemerintah. diakhir wejangannya Camat untuk membayar pajak dengan penuh kesadaran. ujar Camat.


Usai pembagian BLT DD tahap ke 2 bulan pertama dilanjutkan meninjau lokasi pembangunan Gedung Desa  berukuran 13 x 16 meter ( Novita/ Imron)

Kampung KB Sebagai Perwujudan Keluarga Berkualitas

INDRALAYA.DS, -- Kampung Keluarga Berencana (KB) adalah salah satu upaya penguatan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga ( KKBPK) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat.

Yaitu dengan memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB, sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas.


Kampung KB sendiri merupakan satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

"Delapan fungsi keluarga yaitu fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan," jelas Danilah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DPPKBP3AD) Kabupaten Ogan Ilir, melalui Kepala Bidang P4 Mustakima h,S.sos,M.Si, yang di dampingi Kepala Bidang K3 Dewi Yuniarti,SH dan rombongan,mengungkapkan, ada 4 program prioritas yang dilakukan dalam mewujudkan Kampung KB di Kabupaten Ogan Ilir,Kegiatan di Kampung KB Desa Lubuk Segonang Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir 

Pertama dengan melakukan pembinaan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB di Desa, yakni Desa Lubuk Segonang. Kedua dengan menggelar Loka Karya Mini (Lokmin) Kampung KB, seperti diadakan rapat rutinitas harian, mingguan atau bulanan, untuk menggarap kegiatan yang telah direncanakan, kaitanya dengan program KB. Ketiga mengagendakan dan melaksanakan pertemuan Pokja kampung KB di berbagai tingkatan, dan ke empat melaksanakan musyawarah di Kampung KB.

“Jadi yang pertama yang akan kita lakukan tentu pembinaaan, melalui Lokmin, nanti di situ kumpul para pemangku kepentingan baik tingkat desa maupun tingkat kecamatan, kemudian disusun program kerja apa yang dilakukan masyarakat untuk pengembangan Kampung KB,” Kamis 13/8/2020.

Kasi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga Danila,SKM,MPH, Kasi Bina Ketahanan Balita Anak dan Lansia Wahdawati,SST, Kasi Pemberdayaan Keluarga Sejahtera (PKS) Gunawan,SKM Kabupaten Ogan Ilir,
Sementara, Danila menuturkan, program pemerintah pusat, yang masuknya kepada program nawacita presiden itu sebenernya bukan hanya sekedar Kampung Keluarga Berencana, melainkan juga merupakan program penggarapan berkesinambungan, dari semua lintas sektor.

Menurutnya, tahun 2020 Kampung KB targetnya adalah partisipasi masyarakat yang mempunyai keinginan untuk memajukan desanya, dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan derajat kesehatan, melalui program KKBPK.

“Program prioritas Kampung KB 2020 untuk mendongkrak, supaya Kampung KB di Kabupaten Ogan Ilir tidak tertinggal seperti daerah lain,” katanya kepada dutasumsel.com saat ikut dan melaksanakan kegiatan Di Desa Lubuk Segonang Kecamatan Kandis.

Dari Lima Narasumber yang merangkan, Kampung KB diharapkan dapat menjadi suatu inovasi strategis dalam penguatan Program KKBPK dan Pembangunan sektor terkait di seluruh tingkatan wilayah, terutama sebagai suatu langkah implementasi kegiatan prioritas yang memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target atau sasaran yang telah ditetapkan, serta memperluas cakupan penggarapan Program KKBPK yang dapat diterima manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. 

Dan pembinaan Ketahanan keluarga berbasis Tribina BKB,BKR,BKK di kampung KB Desa Lubuk Segonang, Pembinaan atau sosialisasi kelompok Tribina yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader tentang Tribina yang meliputi Bina keluarga Balita,Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia dimana acara ini berlangsung Menjelaskan tentang tujuan, fungsi dan manfaat dari dibentuknya Tribina tersebut.

Hadir Kepala Balai Kecamatan Kandis Asferi,SKM, Camat yang diwakili oleh Kasi  Kesos Kecamatan Kandis, Perwakilan Dari Puskesmas Kandis,Kepala Desa Lubuk Segonang Azharudin,dan  Peserta Ibu- ibu PKK Desa Segonang, Kelompok Kerja (Pokja) kampung KB, bersama unsur terkait lainnya. (Red)

Pemkab Muba Jajaki Kejurnas Rally Indonesia 2021

MUBA,DS. - Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan akan menjadi salah satu tuan rumah yang menggelar Kejuaraan Nasional (kejurnas) Sprint Rally Indonesia 2021 mendatang, Sekayu (12/08/2020)- bertempat di ruang Kepala Dinas pemuda Olahraga Dan Pariwisata (Dispopar) Musi Banyuasin.


Muhamad Fariz SSTP MM selaku Plt Kadispopar mengungkapkan saat ini kita penjajakan dan minta arahan dari salah satu pembalap Rally Nasional  yang juga Ketua Komisi Rally Indonesia Rifat Sungkar, apa saja yang harus kita siapkan untuk   menyelenggarakan Kejurnas Rally Indonesia 2021 nanti.

"Ya tadi baru saja kita melakukan penjajakan melalui video meting zoom dengan Rifat Sungkar, salah satu pembalap rally nasional yang juga Ketua Komisi Rally Indonesia, apa saja yang harus kita siapkan untuk menjadi tuan rumah Kejurnas Rally 2021 nanti"

Lanjut Putra Asli Muba ini menambahkan bahwa Kejurnas Rally 2021 nanti akan berfokus pada Sirkuit Internasional Skyland Sekayu dengan fasilitas yang sangat baik dan telah dipakai beberapa Event Internasional seperti Supermoto dan Gymkhana serta untuk rute akan kita koordinasikan lahan perkebunan yang sudah memadai bisa dipakai kegiatan Rally Ungkapnya.

Sementara itu Rifat Sungkar Pembalap Rally Indonesia menjelaskan bahwa sangat meng-apresiasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang sebelumya sukses menggelar event otomotif berskala nasional dan internasional, sebelumnya kejurnas Rally Indonesia juga diadakan di Kota Medan dan Muara Bungo dan kali ini Kabupaten Muba menawarkan kesiapannya sebagai tuan rumah kejurnas Rally Indonesia dan bukan tidak mungkin bila kegiatan ini sukses digelar Kabupaten Muba bisa menjadi tuan rumah Rally Asia Pacific di Tahun berikutnya.

Selain itu pembalap yang mengharumkan bangsa indonesia di dunia Rally internasional ini menambahkan, Muba harus melakukan  persiapan yang matang seperti lokasi event Rally dll dan semoga kita bisa bersinergi dengan baik dan sukses selalu untuk pemerintah kabupaten musi banyuasin, Ujarnya.

Terpisah Penggiat Olahraga Otomotif Sumatera Selatan Ridwan Temenggung menyampaikan, dirinya sangat mendukung dan yakin Muba tidak diragukan lagi menjadi tuan rumah Kejurnas Rally Indonesia 2021.

"Ya, Dibawah Kepemimpinan Bupati Dodi Reza Alex saya yakin muba mampu, karena Fasilitas Olahraga yang sangat baik dan sangat layak untuk muba menjadi tuan rumah Kejurnas Rally 2021"

Tak hanya itu dengan adanya event event otomotif berskala nasional dan internasional dimuba  kedepannya maka Muba akan semakin dikenal baik di tingkat nasional maupun intenasional  ungkapnya.(hsm) 

Produktif Ditengah Pandemi, Warga Jirak Panen Padi SRI Organik

MUBA,DS. - Pandemi COVID - 19 yang terjadi saat ini, ternyata tidak mengurangi produktivitas masyarakat Kecamatan Jirak Jaya, salah satunya Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak.


Kelompok tani yang mendapatkan CSR dari PT Pertamina EP Asset 2 dengan pendampingan Konsultan Pertanian CARIOS dari Ciamis ini, melakukan panen perdana Padi SRI (Sustainable Rice Intensification) Organik.

"Dengan adanya metode Padi SRI Organik ini masyarakat bersyukur. Karena, tadinya panen 1 hektar hanya 1 ton, sekarang panennya 1 hektar mencapai 7,4 ton," ungkap Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Kamis (13/8/2020).

Sementara itu  Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra Menjelaskan bahwa Kecamatan Jirak Jaya ini, memiliki potensi lahan persawahan seluas 334 Hektar. Namun, dari luasan lahan itu yang baru terkelola sebagai lahan persawahan hanya sekitar 167 Hektar saja untuk padi sawah.


Hal itu disebabkan, banyak petani tidak ambil resiko karena seringnya kegagalan terjadi baik akibat dari serangan hama, ancaman cuaca, perubahan musim tanam akibat perubahan cuaca dan bencana alam.

"Saat ini, Jirak sudah sangat baik dalam usaha masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk dijadikan apotik hidup dan tanaman lain untuk menunjang kebutuhan hidup. Padi organik yang usahakan masyarakat Jirak ini mengunakan bahan baku untuk membuat MOL berasal dari tanaman di pekarangan masyarakat, begitu juga pemanfaatan lahan sawah sebagai penunjang pokok ketahanan pangan," beber dia.

Lebih lanjut Yudi mengatakan, Pemerintah akan mengupayakan bantuan alat-alat pertanian dan pengelolaan padi, sehingga dapat menunjang peningkatan produksi padi di Kecamatan Jirak Jaya. "Selain itu, produksi padi organik ini nantinya trus ditingkatkan dan akan di dipasarkan secara luas untuk memenuhi kebutuhan pasar," ucap dia.

Asmen LR Pertamina EP Asset 2 Pedopo Field, Ferry Prasetyo, mengatakan, CSR yang diberikan kepada Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak meliputi pendidikan, penelitian, pelatihan dan pendampingan program budidaya Padi SRI dengan bimbingan Konsultan Pertanian CARIOS dari Ciamis.

"Pada kegiatan panen ini, adalah bagian dari keseluruhan tahapan tersebut, khsusunya tahapan penelitian, yakni untuk membuktikan bahwa lahan padi yang tersedia di Desa Jirak dapat menembus angka target 10 Ton dengan metode SRI," kata dia.

Sementara, anggota Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak, Masduki, mengatakan, dirinya dan anggota kelompok tani sangat bangga dengan hasil panen yang dicapai. Dengan menggunakan metode Padi SRI Organik, hasil panen jauh lebih meningkat.

"Kita bersyukur dengan hasil yang dicapai saat ini. Biasanya kita 1 hektar itu 1 ton, kali ini 1 hektar hasilnya 7,4 ton. Memang belum mencapai target 1 hektar 10 ton, tipi kita bersyukur. Kedepan, target itu akan kita capai," tandas dia.(hsm) 

PALI Terapkan Aturan Baru Penanggulangan Covid-19

 POSMETRO, PALI - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Bakal membentuk tim gabungan sesuai dengan keputusan presiden (keppres) nomor, 11 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat corona virus Disiase 2019 (covid 19). Sementara gugus tugas percepatan penanggulangan covid 19 dikabupaten PALI  akan dibubarkan mengingat surat keputusan (SK) berakhir pada tanggal 15 Agustus 2020.


Dalam hal  pembubaran gugus tugas covid 19 bukan berarti penanganan memutus mata rantai  virus corona covid 19 ditiadakan. Justru penanganan akan lebih ditingkatkan sebab yang berubah hanya penyebutannya saja. Namun begitu rencana perubahan masih menunggu keputusan gubernur sumsel terkait program kerja Penanganan dari gugus tugas covid 19.

 

Demikian disampaikan ketua harian percepatan gugus tugas  Penaganan covid 19 kabupaten Pali, junaidi anwar  saat disambangi posmetro dikantornya. Menurutnya kasus terkompirmasi corona virus di pali masih mengalami peningkatan. Adanya renccana pembubaran gugus tugas beberapa hari kedepan, diharapkan tidak mengurangi kinerja tim dilapangan dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid 19.


"Intinya, kami sebagai garda  terdepan penanggulangan penyebaran pandemi covid 19 di PALI berupaya bekerja semaksimal mungkin untuk menekan dan memutus mata rantai Covid-19 di Pali. Sebagai langkah mendorong kinerja agar lebih meningkat, nantinya bakal dibentuk tim gabungan untuk memberikan pemahaman bahaya Covid-19 terhadap masyarakat" ujarnya.


Dikatakan, langkah tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan disiplin diri masyarakat PALI agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan jika bepergian ke luar rumah. "Begitu tentu kita akan senantiasa berkoordinasi dengan Provinsi agar tidak terbentur dalam penerapannya dan tentu saja mengacu pada keputusan Gubernur "ungkap junaidi anwar yang juga mernjabat kepala badan penangulangan bencana daerah (BPBD) PALI itu.


Junaidi menambahkan, struktur tim gabungan  nantinya akan melibatkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. "Selain itu, Pemerintah juga akan melibatkan Intansi Vertikal lainnya seperti TNI, POLRI, BUMN, BUMD dan Swasta. Tim Gabungan juga srecara otomatis akan terbentu di tingkat kecamatan dengan formasi tim menyesuaikan" paparnya. 


Dengan diresmikannya tim ini kedepan Junaidi juga berharap element massyarakat dapat bekerjasama dengan Pemerintah untuk menekan dan memutus mata rantai Covid-19 di Pali. Selain itu, Junaidi juga mengingatkan bahwa seiring disetujuinya tim gabungan tentu ada sanksi bagi masyarakt yang melanggar. "Sekali lagi kami menghimbau kepada seluruh element masyarakt untuk kiranya dapat bekerja sama dengan Pemerintah menekan dan memutus mata ranatai penyebaran pandemi covid-19 di Kabupaten Pali yang kita cintai ini" pungkasnya. (db )

SMSI Bersinergi Kawal Program Pemkot Prabumulih

 

 PRABUMULIH, DS – Pengurus Daerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Prabumulih, Rabu (12/8/2020) melakukan audiensi dengan Wali kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM di ruang kerjanya.


Dalam kesempatan itu, Ketua SMSI Kota Prabumulih, Donni SH menyampaikan, selaku salah satu konstituen Dewan Pers, SMSI hadir untuk mempersatukan dan memajukan media online khususnya yang ada di wilayah Kota Prabumulih.


“SMSI mengajak Pemkot bersinergi, khususnya dalam mengawal program yang dijalankan untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat Prabumulih,” kata Donni.


Ia menerangkan, SMSI merupakan organisasi perusahaan atau pemilik media online yang memiliki visi misi mewujudkan industri media siber yang sehat, mandiri, dan bermartabat di era industri 4.0. Salah satunya lewat program newsroom siberindo.co, sebagai wadah untuk mengangkat martabat dan bisnis bagi media anggota. Di samping melakukan pendataan dan verifikasi media anggota selaku perpanjangan tangan Dewan Pers.


“Namun tentunya, SMSI juga mohon dukungan dari Pemkot, terutama dalam peningkatan kerja sama, anggaran, dan lain-lainnya,” terang Mantan Ketua PWI Kota Prabumulih ini.

Lebih jauh Donni kembali menyebutkan, SMSI juga mendorong wartawan media online dan pemilik media online meningkatkan kemampuan serta profesionalitas dalam hal pemberitaan. “Salah satunya dengan menggundang tenaga analis IT, dan pelaksanaan UKW,” imbuhnya.


Sementara, Wako Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM menyambut baik kehadiran SMSI sebagai wadah bernaungnya media-media online. Selain siap mendukung program SMSI, dirinya juga mengajak para anggotanya untuk bersinergi dan menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Nanas.


“Kita berharap, selain menjalankan fungsi kontrolnya. Media online di bawah naungan SMSI, bisa menjadi corong pemerintah dalam memberikan informasi program pembangunan kepada masyarakat,” bebernya.


Pemkot juga, lanjut Ridho, bukan anti kritik. Tetapi, hendaknya pemberitaan yang dibuat harus sesuai dengan faktanya. 


“Selain harus berimbang, juga keakuratannya dan bukan hoax. Untuk itu, para wartawan media online harus meningkatkan kualitas dan profesionalnya,” pungkasnya. (*)