NEWS

Slider

Zero COVID-19, Kecamatan Sungai Lilin Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

#Tetap Prioritaskan Protokol Kesehatan#

MUBA.DS, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat terus memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19 di dalam wilayah Muba. 

Terpantau walaupun Kecamatan di Sungai Lilin saat ini sudah dinyatakan zero kasus dan sudah masuk zona hijau, sosialisasi dan pengawasan di fasilitas umum seperti di pasar dan di tempat pelayanan terus dilakukan. 

Sesuai dengan Instruksi Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Pemkab Muba dan masyarakat tetap harus prioritaskan dan mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Sehigga saat ini tidak terjadinya penambahan kasus COVID-19 di Muba.

Camat Sungai lilin Agus Kurniawan, S.IP, M.Si mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah mematuhi protokol kesehatan, sehingga Kecamatan Sungai Lilin masih zona hijau.

"Alhamdulillah sampai saat ini masih masuk dalam zona hijau, dan zero kasus COVID-19. Semoga tidak ada penambahan lagi, sehingga tidak membuat masyarakat resah dalam menjalankan aktivitas,” terangnya Selasa (28/7). 

Agus juga mengungkapkan, bahwa bersama unsur Kepolisian, Kesehatan, TNI,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan kaum milenial Kecamatan Sungai Lilin, dirinya terus bergerak melaksanakan sosialisasi dan monitoring kesejumlah pusat pelayanan publik dan pasar.

“Diharapkan dengan monitoring dan sosialisasi, bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang wajibnya dalam menjalankan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” bebernya. 
Selain sosialisasi dan monitoring, lanjut mantan Camat Babat Toman ini, pihaknya juga melaksanakan Rapid Test bagi seluruh Perangkat Desa Sri Gunung. 

“Kegiatan Rapid Tes tersebut, merupakan inisiatif dari Kades Sri Gunung yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” tegasnya. 

Sebelumnya Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, telah menegaskan bahwa wajibnya untuk mematuhi Protokol Kesehatan, bagi semua pihak. Sehigga tidak terjadinya penambahan kasus COVID-19 di Muba. “Kami berharap semua pihak, bisa mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehar-hari,”tandasnya.(hsm) 

Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Muba TA 2020 Disetujui

# Ini Pendapat Akhir Bupati Dodi#

MUBA,DS. - Setelah dilakukan beberapa tahapan pembahasan, dan penyampaian hasil laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, akhirnya Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2020 disetujui bersama.

Persetujuan bersama ini ditandatangani oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, Ketua DPRD Muba Sugondo, dan para Wakil Ketua DPRD Muba, dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-23, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Selasa (28/7/2020).

Dalam pendapat akhir Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yang mengatakan, dari semua tahapan pembahasan mungkin keinginan masyarakat belum terakomodir secara lengkap dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020. Dikarenakan terbatasnya waktu yang tersedia,  juga sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

"Untuk itu, semua pandangan, pendapat, saran, dan himbauan yang telah disampaikan Fraksi-fraksi Dewan yang terhormat, tentu akan menjadi catatan yang berharga bagi kami untuk bertindak dan melangkah ke depan demi kemajuan Kabupaten Muba yang kita cintai. Mudah-mudahan harapan tersebut akan terwujud pada masa-masa yang akan datang," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para Anggota DPRD Muba, karena dalam waktu yang relatif singkat sesuai dengan jadwal yang disepakati, setelah dapat merampungkan pembahasan Perubahan APBD.

Selain itu Bupati Dodi berharap Perubahan APBD TA 2020 dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan dan dapat mendukung suksesnya pelaksanaan menuju Muba Maju Berjaya 2022.

"Kami dari pihak eksekutif mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik dari pimpinan dan anggota dewan yang terhormat sehingga apa yang terkandung dalam perubahan APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 ini dapat kita laksanakan dengan memenuhi asas tertib, transparansi, akuntabilitas dan konsistensi," imbuhnya.

Sementara Ketua DPRD Muba Sugondo selaku pimpinan rapat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang telah menyampaikan pesan yang merupakan masukan sangat berharga dalam rangka berperan aktif melaksanakan kegiatan pemerintah, pembangunan, dan pembinaan masyarakat untuk masa yang akan datang menuju Muba Maju Berjaya 2022.

"Sejak tanggal 20 Juli 2020 yang lalu kita semua dengan fungsi dan tugas masing-masing telah berpartisipasi aktif untuk menunjang pelaksanaan rapat pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, dimana rapat-rapat berlangsung tertib dan lancar dengan hasil yang sama-sama kita harapkan. Selaku pimpinan rapat kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras hingga tahapan pambahasan berlangsung tertib dan lancar," tutup Sugondo.(hsm) 

Bulan Bung Karno. Dodi-Beni, Ajak Warga Tanamkan Nilai Pancasila dan budaya Gotong Royong

MUBA,DS. - Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Senin malam (27/7/2020) tampil memukau dengan gayanya yang santai pada Malam Puncak Peringatan Bulan Bung Karno yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam bersanding bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan Bapak H Giri Ramanda Nazarputra Kiemas, SE MM dan Pengamat Politik Sumsel Bagindo Togar sebagai pembicara pada Live Talkshow yang bertajuk "Refleksi Berbangsa dan Bernegara di Era Bung Karno dalam kaitannya dengan membangun kesadaran politik di era millenial”.

Selain itu, hadir pula para pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan DPC PDIP dalam memeriahkan Bulan Bung Karno tahun 2020.
Terkait jiwa kepemimpinan dan kesuksesan sosok Bupati yang cerdas dan mengayomi  dalam membangun Kabupaten Muba tentu menjadi Inspiratif bagi kaum pemuda Era Millenial di wilayah Kabupaten Muba.

Dalam acara live talkshow ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin sangat membakar semangat Pemuda dengan mengingatkan pesan Bung Karno sang Bapak Bangsa bahwa "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya".

Dengan demikian, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin juga mengatakan di era milenial ini tantangan anak muda sangat berat, karena dituntut untuk dapat lebih inovatif dan kreatif ditengah teknologi yang sudah serba canggih. 

"Saya coba juga untuk menerapkan di Musi Banyuasin bersama-sama dengan Pak Wakil Bupati dan seluruh Kepala Perangkat Daerah di situ jadi sesuatu yang baru sesuatu yang orisinil itu kita coba timbulkan. Sehingga dengan adanya perpaduan dari pengetahuan lokal dan juga tentu kita gabungkan dengan wawasan tadi internasional mudah-mudahan ini bisa jadi kolaborasi yang lebih efektif lagi,"ungkap Dodi.

Diceritakan Dodi, dulu kalau bicara tentang Indonesia pasti Bung Karno, karena menurut Dodi Bung Karno sangat luar biasa, bapak bangsa yang punya ide termasuk melahirkan dan menggali nilai-nilai bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Dodi juga menceritakan dimasa zamannya SMP,
"Saya ingat pertama saya khusus mengetik 10 jari itu pada saat saya masih kelas 1 SMP itu seakan-akan sudah menjadi sebuah nilai plus nilai tambah, karena dulu ya memang orang melihat bahwa salah satu nilai lebih kalau kita bisa ngetik untuk nyari pekerjaan untuk sekolah dan lain sebagainya, kalau sekarang orang udah enggak lagi ngelihat khusus ketik 10 jari, mereka sekarang mainannya Gadget yang tantangannya lebih berat lagi,"jelas Dodi.

Bupati Dodi Reza juga megajak para pemuda harus memperkaya diri kalau ingin berhasil dizaman sekarang. "Karena tantangan anak muda kedepan semakin berat, Saya sering katakan kepada para pemuda, kalau ingin berhasil kedepan kalian harus memperkaya diri dalam artian harus banyak belajar. Kita akan coba fasilitas dari pemerintah Kabupaten Muba dari segala bidang. Dinas-dinas terkait juga akan mensupport segala hal yang berkaitan dengan kepemudaan  termasuk penyediaan lapangan kerja ke depan. Jadi artinya, lapangan kerja kita sediakan kita buka jalur juga misalnya dengan perusahaan-perusahaan, tapi ya kita harus juga siap berkompetisi dengan yang lain,"ungkapnya.

Bupati Muba juga  tegaskan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Muba kedepan akan lebih fokus dalam meningkatkan kompetensi milenial dalam menghadapi dunia kerja industri saat ini dan menciptakan enterpreneur- enterpreneur milenal. Para milenal harus meningkatkan kompetensi dan upskilling dlm rangka bersaing memenuhi bursa kerja saat ini yg sangat kompetitif.
Hal ini ditegaskan bupati karena membangun sdm pemuda atau mileneal juga menjadi bagian Visi Misi Bupati Musi Banyuasin “menciptakan generasi muda Musi Banyuasin yang religius, berprestasi serta anti narkoba”.tambahnya.

Senada, untuk menanamkan semangat dan jiwa nasionalisme dikalangan generasi muda, ketua DPC PDIP sekaligus wakil bupati Muba Beni Hernedi ini mengajak seluruh kader PDIP dan generasi Pemuda di Muba untuk selalu bersyukur dan berbangga terhadap bangsa Indonesia.

Beni Hernedi juga menerangkan bahwa kegiatan yang digelar DPC PDIP Muba ini bertujuan untuk menanamkan semangat dan jiwa nasionalisme dikalangan generasi muda.

Dirinya juga menyebutkan ada berbagai lomba yang diselenggarakannya dalam perayaan Bulan Bung Karno tahun ini. Seperti lomba membaca Dedication of life, Pidato tentang biografi sejarah bung Karno, Menggambar Sketsa Bung Karno.

"Momentum ini tidak lain adalah untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari dan untuk mengenang kembali sejarah perjuangan Bung Karno sebagai seorang Pahlawan dan Bapak Bangsa bagi NKRI. Jadi Bung Karno bukan hanya milik PDIP perjuangan saja tapi Bung Karno milik kita bersama, milik Indonesia,"terang Beni.(hsm) 

Baznas Sumsel, Bedah tiga Rumah Warga Tanjung Raja

INDRALAYA,DS. - Sebanyak 3 unit rumah milik warga RT 05 LK 3 Kelurahan Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja menjadi sasaran Program Bedah Rumah tak layak hun  Badan Amil Zakat Nasiona (Baznas) Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ogan Ilir.

Adapun nama - nama yang mendapat bantuan progran Rumah Tidak Layak Huni yang mendapat bantuan progran bedah rumah tersebut yaitu, Mursih (72), Nazaruddin (45) dan Ruslan (47).
Lurah Tanjung Raja Fitri Yanti Am. Kep mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh Baznas Propinsi maupun Baznas Kabupaten Ogan Ilir," Ya, benar hari ini ada tim dari program bedah rumah tak layak huni melalui Baznas Provinsi Sumsel bersama Baznas Kabupaten Ogan Ilir sudah mulai bedah rumah warga ini." katanya.

Dikatakan Fitri bahwasannya untuk kelurahan Tanjung Raja  ada 3 rumah yang akan dibedah, adapun jumlah dana masing masing bervariasi, ada yang menerima 8,5 juta dan 6 juta, sesuai kondisi rumah kerusakan rumah.

" Ya, diantara rumah warga yang akan mulai di bedah pada hari, Senin (27/07), rumah Nenek Mursih (72) jumlah bantuannya  8,5 juta, Nazaruddin (45) 8,5 juta  dan Ruslan (27) 6 juta .

Selain itu Fitri juga berharap, Dengan adanya bantuan bedah rumah yang diterima oleh warga tersebut, nanti dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga rumah mereka nanti jauh lebih baik dan sehat serta menjadi layak dihuni dibanding rumah mereka sebelumnya.

" kami mangharapkan dengan adanya bantuan ini, hendaknya nanti dapat dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya sehingga nanti rumah mereka yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak untuk dihuni," harap lurah.

Sementara itu Ruslan (47) salah satu warga yang menerima bantuan bedah rumah mengucapkan syukur dan terima kasih kepada pemerintahan Kelurahan dan Baznas Propinsi Sumatera Selatan dan Baznas Kabupaten Ogan Ilir yang telah memberikan bantuannya untuk perbaikan rumah mereka.

" Alhamdulillah, walaupun jumlah dana yang kami terima 6 juta tapi kami tetap bersyukur telah dibantu, Setidaknya yang dulu rumah kami hanya pakai atap godong yang  setiap setengah tahun harus diganti, sekarang dengan adanya bantuan ini saya bisa membeli Atap Seng, yang jauh lebih tahan lama pemakaiannya.Kemudian dinding papan kami yang sudah buruk akan diganti yang baru," ucap ruslan.(drs)

Wabup Lahat Lantik 5 PNS Tenaga Medis

LAHAT.DS,-- H. Haryanto SE, MM, MBA pagi ini Senin 27 Juli 2020 melantik  lima tenaga Medis, pengambilan sumpah dan Jabatan ini digelar di Oprom Pemkab Lahat.

Sebelum di lantik menjadi Aparatur Sipil Negara, mereka sebagai PTT ( pegawai tidak tetap) di Puskesmas masing- masing, prosesi sumpah Jabatan berlangsung khidmat dan tertib. Turut hadir Kepala BKSDM H. Aries Farhan MSI, KUPT Puskesmas yang dilantik serta undangan lainnya.

Usai melantik WabupLahat H. Haryanto SE, MM, MBA berpesan " jadilah Pegawai yang berdedikasi tinggi, sumpah Jabatan bukan formalitas semata namun benar- benar di ilhami. Jadilah PNS yang baik bekerja mengabdi  kepada masyarakat ditengah wabah Pandemi Covid- 19 hendaknya mengikuti Protokol Kesehatan " ujar Wabup.

Adapun nama- nama tenaga Medis yang dilantik sebagai berikut.

1. Sri Azrial Sutrianti Bidan Puskesmas Merapi II

2. Muharti Dahlini  Bidan Puskesmas GGB ( golden great borneo)

3. Apridah Bidan  Puskesmas Palembaja

4. Tri Septianah Bidan  Puskesmas Pajar Bulan

5. Asmiati Bidan Puskesmas PUMI(NID)

Kunker ke Muba, Danrem 044 Gapo Puji Penangan Covid-19

#DRA Sambut Hangat Kunker Danrem 044 Gapo#

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut Kunjungan Kerja Komandan Korem 044 Garuda Dempo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (27/7/2020).

Dalam sambutannya Bupati Muba merasa sangat senang atas kedatangan Danrem 044 Gapo, beserta Istri dan Jajarannya.

Selanjutnya ia mengatakan terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) Pemkab Muba sudah siap mengalokasikan anggaran tahun 2020. Pemkab Muba juga telah membangun infrastruktur didaerah yang rawan Karhutlah seperti pembangunan Jembatan di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir, yang diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga dan juga mobilisasi pada saat penanganan Karhutlah.

"Apalagi karena Danrem saat ini pak Jauhari, saya ingin membantu beliau supaya tugas beliau paling tidak bisa terbantu dan dikurangi dengan segala upaya yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Muba ini. Jadi segala hal kita all out untuk Karhutlah ini, mudah-mudahan bisa ditanggulangi dengan baik," ujarnya.

Kemudian Dodi menyampaikan bahwa Pemkab Muba Selalu bersinergi dengan Jajaran Kodim 0401Muba, dan mengedepankan kerjasama yang dalam berbagai macam hal, termasuk Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dimana pada tahun lalu Pemkab Muba menganggarkan dengan jumlah anggaran terbesar untuk TMMD Jajaran Kodam II Sriwijaya.

"Kami bercita-cita tadinya kalau tidak ada Covid-19 ini, anggaran untuk TMMD kita lipat gandakan sehingga jadi terbesar di Indonesia, mudah-mudahan tahun depan bisa. Sehubungan Covid-19, anggarannya sudah kita sisihkan. Dan alhamdulillah masih ada anggaran dalam membangun daerah yang terpelosok dengan tentu menggandeng TNI dalam pelaksanaan TMMD. InshaAllah ini akan menjadi sinergis yang bagus antara Pemkab Muba dengan Kodam II Sriwijaya khususnya Korem 044 Garuda Dempo," imbuhnya.

Sementara Danrem 044 Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba atas sambutan yang luar biasa, dan berharap sinergi tetap terjaga juga terbina dengan baik.

"Kami cukup bangga dengan penanganan Covid-19 di Muba ini luar biasa, kebetulan kami salah satu Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi Sumsel, dan selalu memantau perkembangan Covid-19 diwilayah Sumsel," ucapnya.

Berkaitan dengan Karhutlah Danrem mengatakan bahwa satgas sudah dibentuk, kegiatan-kegiatan sosial dan lain sebagainya sudah dilaksanakan.

"Kita berharap mudah-mudahan di tahun 2020 ini yang dibilang kemarau basah, Karhutla ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," harap Danrem.

Lanjutnya untuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan baik melalui satelit maupun turun langsung kelapangan sudah dilaksanakan. Dimana satelit LAPAN sudah bisa mendeteksi titik-titik hotspot api yang terjadi di wilayah Sumsel sehingga bisa langsung dimonitor titik api mana yang ada.

"Disitu langsung muncul ada nama Babinsa, Babinkantibmas, nama Kepala Desa lengkap dengan nomor hendphone nya, kalau ada terjadi Karhutlah bisa kita hubungi dan kita padamkan lebih cepat," tuturnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifuddin Khoiruzzamani SSos, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk, Kajari Muba Suyanto SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Muba Imam Santoso SH, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza, Ketua Persit Candra Kirana Koorcab REM 044 Gapo Indri Jauhari Agus Suraji, Kepala BPBD Muba Joni Martohonan, Kasi Intel REM 044 Gapo Letkol Efran Herriyanto SH, Kasiops REM 044 Gapo Letkol R Bahtiar, dan Kapten REM 044 Gapo Mayor Inf Binsar Simanjuntak.(hsm) 

Ratusan Warga di Muba Terima Bantuan Bahan Bangunan

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyasin melalui dinas Perumahan dan Pemukiman  memonitoring suplay bahan material dari toko ke penerima bantuan program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya NAHP Tahun 2020 , dari SNVT Perumahan Provinsi Sumatera Selatan .

Buapti Muba H. DR . Dodi Reza Alek Noerdin Lic Econ, melalui Plt kadis Perkim Kabupaten Muba Ir, Rismawaty Gatmyr Eng melalui Kabid Perumahan  dan Pemukiman 
H .Fathahissalam , ST. Msi ,turun langsung ke lokasi dengan di dampingi kepala desa margo mulyo Ahmad agus salim S,kom dan tim teknis, korfas serta TFL  Jum,at ( 24/07/20)

Fatha menjelaskan kegiatan Program BSPS NAHP dilaksanakan di kecamatan Tungkal Jaya dengan jumlah penerimah bantuan  sebanyak  200 unit untuk material perumahan yang tersebar di desa Margo mulyo 50 unit , Sidomulyo 50 unit, Berojaya timur 50 unit dan Sumber harum 50 unit ,dan BSPS reguler dan juga ada  di kecamatan lais , yaitu di desa Teluk kijing 1 sebanyak 50 unit ," jelasnya.

Besarnya bantuan program tersebut untuk satu unit Rp 17.500.000 yang terdiri dari Rp15.000.000, material bahan bangunan dan Rp 2.500.000, upah tukang ,selain itu pihak Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin juga memberikan dana pendamping APBD (sharing APBD) sebesar Rp 5.000.000 untuk penambahan bahan material bangunan ke tiap 250 penerima bantuan program BSPS, total Penerima Bantuan ( PB) Rp 22.500.000.

Untuk monitoring kali ini , adalah monitoring Pengiriman bahan material tahap 1 
Yang terdiri dari pasir, batu bata, koral, semen, besi beton, kusen pintu dan jendela," Jelas Fatha.(tim) 

Muba Bakal Miliki Mall Pelayanan Publik

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin terus melakukan terobosan untuk meningkat pelayanan publik di Kabupaten Muba.

Kali ini, dalam waktu dekat Pemkab Muba akan segera menyulap gedung rumah pintar menjadi gedung Mal Pelayanan Publik. (MPP). 

Perlu diketahui, Layanan terpadu sebelum adanya MPP dikenal dengan nama Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) yang kemudian berubah lagi menjadi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dikenal dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Hal ini terungkap saat Pemkab Muba mengadakan rapat dan membahas rencana renovasi gedung rumah pintar menjadi mal pelayanan publik. Rapat dipimpin Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Musi Banyuasin  Drs H Yusuf Amilin dan diikuti oleh OPD terkait.

Wacana Mal Pelayanan Publik bakal segera dibangun tersebut, tentunya bakal menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Muba. Dimana kehadiran MPP ini dapat  memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, murah, transparan, pasti, dan terjangkau.

Seperti yang disampaikan, Yusuf Amilin menindaklanjuti Peraturan Menteri PANRB No. 23/2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Dimana dalam peraturan tersebut, dikatakannya tertulis bahwa MPP diselenggarakan oleh Organisasi Perangkat Daerah yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu yang dikenal dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Kita akan segera Renovasi Rumah Pintar untuk menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) dan akan kita fungsikan lebih baik, untuk itu  harus kita persiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat terlaksana sesuai dengan yang kita harapkan, "tandasnya.(hsm) 

BREAKING NEWS : Terpapar Covid -19, Fisik Bupati Ogan Ilir Tetap Kuat

INDRALAYA, DS. - Meski dinyatakan positif dari hasil Rafit Test terpapar virus Covid-19, namun fisik dan daya tahan tubuh Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam, tetap kuat dan diprediksi cepat segera sembuh dan pulih seperti biasanya.

Pernyataan Dirinya terpapar positif Covid-19 tersebut, disampaikan langsung oleh Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam , saat jumpa pers dirumah Dinas Bupati dalam kawasan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Pemkab Ogan Ilir, Tanjung Senai, Indralaya. Senin (27/7/2020).

" Sebelumnya Saya mengalami demam biasa karena penyakit Tipes, namun setelah dilakukan Rapit Test, ternyata Saya dinyatakan terpapar virus Covid-19, Alhamdulilah fisik Saya kuat dan Insya Allah akan pulih bisa beraktivitas normal seperti biasa, untuk sementara Saya akan melakukan Isolasi mandiri di Rumah Dinas, mohon do'a nya semoga Saya lekas diberikan kesembuhan " Ujar Bupati H.M.Ilyas Panji Alam.

Lebih lanjut Bupati mengatakan dan berpesan, bagi Rekan-rekan Media atau siapa saja yang baru-baru ini kontak langsung dengan Dirinya , diharapkan untuk melakukan Rapit Test, guna mengecek terpapar atau tidaknya.

Saat ini Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam, sedang melakukan Isolasi mandiri di Rumah Dinasnya, dalam pengawasan Tim Kesehatan khusus. (drs)

Kelompok Tani Karet Babat Toman Terima 150.000 Batang Bibit Karet

MUBA,DS. - Kelompok-kelompok petani karet di Kecamatan Babat Toman menerima bantuan 150.000 batang bibit unggul karet dari Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Sumsel I dan Ditjen Perkebunan RI.

Bantuan sektor pertanian karet tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Sumsel I Riezky Aprilia SH MH dan Sekretaris Ditjen Perkebunan Dr Antar Jodikin kepada beberapa kolompok tani yang diantaranya Berkah Makmur, Bayung Jaya, Bayung Sejahtera, Mega Pro, Makmur Bersama, Sinar Tani, dan Kelompok Tani Cipta Lembayung, di Unit Pengelolah dan Pemasaran Bokar (UPPB) Bayung Sejahtera Desa Toman Baru (Desa Persiapan) Kecamatan Babat Toman, Sabtu (25/7/2020).

Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi yang hadir pada penyerahan bantuan atas kerjasama DPR RI dan Ditjen Perkebunan RI ini mengucapkan terima kasih, dimana bantuan tersebut tidak hanya bibit karet saja melainkan juga ada pupuk, dana bantuan persiapan sebesar Rp. 150 juta, serta alat penyadap karet lainnya.

"Terima kasih daun keladi, terima kasih kalu ade tambah lagi," ucap Beni.

Ia berpesan kepada para petani karet yang menerima bantuan supaya dapat digunakan dengan sebenar-benarnya.

"Tentu karena yang dibantu ini adalah memang yang dibutuhkan, saya yakin ini akan digunakan sebaik-baiknya," kata Wabup.

Beni menambahkan mayoritas masyarakat di Kabupaten Muba menggantungkan hidup di sektor pertanian terutama karet dan sawit, namun beberapa tahun belakangan harga jual karet sangat kurang baik.

Pemerintah Kabupaten Muba telah berupaya dalam meningkatkan harga karet dikalangan masyarakat, diantaranya membentuk UPPB, dan inovasi aspal karet.

"Terkait aspal karet kita sudah siap produksinya, dan menganggarkan ditahun ini lebih dari Rp. 100 miliar agar karet masyarakat diserap dan meningkatkan harganya minimal Rp 10.000-12.000 per kilo gram. Nasib buruknya kita mendapat musibah COVID-19 ini, jadi untuk pembangunan jalan kita stop dulu dan anggaran direcofusing untuk penanganan COVID-19," paparnya.

Anggota DPR RI Riezky Aprilia SH MH berpesan kepada petani karet agar tidak menyerah dengan kondisi harga karet yang saat ini masih rendah.

"Untuk itu sektor hilirisasi karet yang perlu kita fikirkan, mari kerjasama bantuan yang diberikan tadi untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya," kaya Riezky.

Sementara Sekretaris Ditjen Perkebunan Dr Antar Jodikin mengatakan perkebunan karet memang sangat penting mengingat masyarakat Indonesia banyak yang bertani karet terutama di Provinsi Sumatera Selatan, untuk itu dalam membantu masyarakat yang saat ini tengah menjerit karena rendahnya harga jual karet akan dilakukan kegiatan padat karya dalam bentuk bantuan sektor pertanian karet.

"Terkait kedepan untuk UPPB akan kita tambah lagi bantuan, bukan hanya bangunan saja ada juga alat olahan. Kita berdoa mudah-mudahan COVID-19 ini segera berakhir," pungkasnya.

Turut hadir Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumsel Susi Imelda Beni, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Fahrurrozi, Anggota DPRD Kabupaten Muba M Yamin, Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba Ahmad Toyibir, dan Camat Babat Toman Emilia Aprianita.(hsm)