NEWS

Slider

Irwan Noviatra.SH Bersama Staf Khusus Bupati Kab. Ogan Ilir Agus Subandrio.SH, Panen Raya Semangka di Desa Burai

INDRALAYA.DS,  - Ketua Umum PMBI Kabupaten Ogan Ilir Irwan Noviatra Bersama Staf Khusus Bupati Kab. Ogan Ilir Agus Subandrio,SH Menghadiri Panen Raya Semangka bertempat di desa Burai Kec.Tanjung Batu Kab. Ogan Ilir, yang didampingi Sekretaris PMBI Feriyanto, Bendahara PMBI Zailani, dan Ketua Bidang Pariwisata dan Budaya Wili Sandi. Sabtu/11/07/2020.
Panen Raya semangka tersebut mengawali kegiatan PMBI bidang perkebunan dan pertanian, yang dilakukan oleh Zailani dan rekan.

Banyak dampak positif dengan adanya panen Raya Semangka ini, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan sampai panen begitu banyak melibatkan tenaga kerja untuk masyarakat Burai.

Terutama bagi yang bertanam dapat memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa dengan situasi pademi Corona, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi di bidang perkebunan dan pertanian, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga.
Menurut Zailani, bersama rekanya menanam semangka dengan lahan 1 hektar saat panen bisa menghasilkan 10 sampai 15 ton dengan harga saat 5.400/kg.

Disela waktunya Ketua PMBI Kab. Ogan Ilir yang pernah menjabat anggota DPRD Kab. Ogan Ilir selama dua periode 2009 - 2019 mengatakan Memang Lahan Di Burai Sangat Cocok Untuk Pertanian Semangka, Diharapkan Pertanian Semangka Disebar luaskan Lagi, Jangan Lagi Ada lahan Yang Tidak Produktiv, sehingga Kedepan dapat dioptimalisasikan di bidang perkebunan sehingga produksi Semangka Dari Desa Burai dapat dikenal.

KEtua PMBI Ogan Ilir ini menambahkan, sejalan dengan Hal Ini Merupakan Misi  Dari Penanggulangan Dampak Ekonomi Covid - 19, dan Juga Sebagai Tim Khusus Percepatan Pembangunan Bidang Pertanian Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Novi Juga Berharap Program Pertanian Semangaka ini Akan Disinergikan Dengan program Transpormasi Ogan Ilir Tahun 2021, Yang Mana Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE.SH.MM Akan Mempasilitasi Seluruh Sektor Pertanian Tanaman Padi, Holtikultura Dan Palawija, Berupa Bantuan Peralatan Dan Pembukaan Lahan, Bibit Benih Dan Lain - Lain Secara Gratis Kemsyarakat.

Menurut Irwan Noviatra disamping Itu juga diharapkan dengan dibukanya lahan pertanian ini akan mengurangi dampak Kebakaran hutan dan lahan yang ada di desa Burai serta Otomatis akan meningkatkan ekonomi masyarakat.(Zen)

Sanggahan Ditanggapi HIPMI Pusat, Kgs Hermansyah Lolos Calon Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel

PALEMBANG,DS.  - Diduga adanya ketidaktransparan Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indoneaia (HIPMI) Sumatera Selatan dalam tahapan pencalonan beberapa waktu lalu, dan telah menggugurkan salah satu Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah, mendapat perhatian serius Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Setelah melalui Proses Pengkajian dan dengar pendapat dengan Bidang Keorganisasian, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK), BPP HIPMI akhirnya memberikan intruksi kepada Ketum BPD HIPMI Sumsel melalui Surat Keputusan Nomor 340/A/1-Sek/BPP/VII/2020, yang diantaranya berisi intruksi SC dapat mengeluarkan keputusan baru yang berarti “meloloskan” pencalonan Kgs Hermansyah dan boleh mengikuti tahapan selanjutnya.
Terkait keputusan tersebut, Vico S taufik ketua team pemenangan melalui Juru bicara Alex Febrian mengatakan, Tim Pencalonan Hermansyah menyambut baik keputusan tersebut. “Alhamdulillah, sanggahan kita mendapat tanggapan dari BPP HIPMI dan akhirnya setelah melalui proses verifikasi, saudara Kgs Hermansyah lolos sebagai calon ketua umum BPD HIPMI Sumsel dan diperbolehkan mengikuti tahapan selanjutnya. Kita sangat mengapresiasi keputusan ini,” ujar Alex, Sabtu (11/7/2020).

Untuk diketahui, berdasarkan hasil mediasi dan dengar pendapat yang difasilitasi oleh Bidang OKK BPP HIPMI terhadap Bakal Caketum BPD HIPMI Sumsel terhadap BPC-BPC dan juga terhadap Ketum BPD HIPMI Sumsel beserta fungsionaris dan SC/OC Musda HIPMI Sumsel di Sekretariat BPP HIPMI pada tanggal 7-8 Juli 2020 terkait dinamika tahapan pelaksanaan Musda HIPMI Sumsel, maka kami perlu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1. Bahwa berdasarkan hasil mediasi dan dengar pendapat serta kajian organisatoris yang dilakukan oleh Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) BPP HIPMI, maka disimpulkan bahwa Steering Committee (SC) Musda HIPMI Sumsel tidak menjalankan proses pentahapan Musda dengan baik dan sesuai dengan ketentuan serta mekanisme organisasi yang berlaku, sehingga hal tersebut mengakibatkan salah seorang Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah dinyatakan tidak lolos sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) yang akan berkompetisi pada Musda HIPMI Sumsel.

2. Berdasarkan informasi dan data fakta yang disampaikan Bidang OKK BPP HIPMI yang kemudian dikaji dalam mekanisme keorganisasian yang termuat dalam ART HIPMI pasal 13 tentang Musyawarah Daerah, ART HIPMI pasal 22 tentang Persyaratan Badan Pengurus, dan ART HIPMI Pasal 24 tentang tata cara pembentukan BPD/BPC serta mekanisme yang diatur dalam PO HIPMI No 5/HIPMI/IX/2017, maka tidak ditemukan alasan mendasar untuk menggugurkan pencalonan Balontum BPD HIPMI Sumsel atasnama tersebut diatas.

3. BPP HIPMI melalui Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) mengintruksikan kepada BPD HIPMI Sumsel untuk melanjutkan tahapan Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dengan ketentuan sebagai berikut :

A. BPD HIPMI Sumsel dapat melakukan pergantian Steering Committee (SC) Musda yang baru untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas pelaksanaan lanjutan tahapan Musda BPD HIPMI Sumsel.

A. Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah BPD HIPMI Sumsel dapat mengeluarkan keputusan baru untuk meloloskan Calon Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah.(red)

Program Bedah Rumah Warga Muba dari Baznas

Bawa Kunci Rumah, sekda Muba Apriyadi Buat Samsul Gembira

MUBA,DS. - Seorang warga Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu Samsul tak bisa menahan rasa harunya, terlihat dari matanya yang berkaca-kaca saat menerima kunci rumah secara simbolis Bantuan Bedah Rumah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muba, Jumat (10/7/2020).

"Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba dan BAZNAS yang telah membangun rumah kami. Kami sangat bahagia dapat kembali menempati rumah baru ini," ucap Samsul.

Bantuan bedah rumah ini diberikan kepada Samsul karena rumah yang ditempati sebelumnya roboh pada bulan Mei 2020 lalu.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi yang menyerahkan kunci rumah secara simbolis tersebut mengucapkan selamat kepada Samsul karena telah bisa menempati kembali rumahnya yang layak dan telah dibangun kembali Dan berpesan kepada masyarakat Desa Lumpatan II dan sekitarnya, terutama kepada kepala desa dan perangkat, kalau ada masyarakat yang perlu uluran bantuan pemerintah agar didata dengan benar.

"Kami mohon kalau memang ada masyarakat kita yang benar-benar layak diberikan bantuan sampaikan kepada kami," ujarnya.

Sekda juga mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Muba yang telah menjalankan amanah titipan orang mampu di Kabupaten Muba dan mengelola Perda Zakat dengan baik.

"Kita bersyukur Perda Zakat ASN dalam Kabupaten Muba ini sudah berjalan, ini bentuk keinginan kuat kita dalam membantu sesama. doakan mudah-mudahan Kabupaten kita kedepan tambah maju pendapatan pegawai juga tambah sehingga bisa lebih maksimal lagi membantu serta berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Apriyadi.

Lanjutnya pada masa menghadapi Pandemi Covid-19 ini ada beberapa bantuan dari pemerintah diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bantuan Sosial Tunai APBD, dan Bantuan Sembako baik dari Pemerintah Pusat maupun APBD Muba untuk masyarakat miskin terdampak Covid-19.

"Mohon pengertiannya untuk yang tidak mendapat, yang mendapat ini memang berhak dan juga hasil dari musyawarah desa. Kami mendapat informasi program ini berlanjut tiga bulan kedepan namun nilainya berbeda, begitu juga bantuan Pemerintah Daerah. Covid-19 sampai sekarang belum ada obatnya oleh karena itu harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat agar tidak terpapar wabah ini," imbuhnya.

Sementara Ketua BAZNAS Muba Drs Lukman Hakim mengatakan BAZNAS mendapat amanah dari Bupati Muba untuk mengurus dana zakat dari ASN yang mayoritas setiap bulan terkumpul sebanyak Rp. 700 juta. Bedah rumah merupakan salah satu dari programnya dimana tahun 2020 ini sudah selesai sebanyak 43 rumah, dan tiga lagi dalam proses pembangunan.

"Kita semua sangat berterimakasih kepada Bupati Muba yang telah menerbitkan Perda Zakat sehingga dana zakat yang disalurkan tersebut dapat diberikan untuk membantu masyarakat. Tahun ini Desa Lumpatan II kita telah memberikan bantuan usaha individu kepada 24 orang," tuturnya.

Selain penyerahan kunci rumah secara simbolis pada kegiatan ini juga diserahan bantuan kemanusiaan kepada kaum dhuafa diantaranya Sarah Lumpatan II yakni kepada Yusuf (tuna netra), Antawi (disabilitas), dan Yusmiati (sakit menahun). 

Turut hadir diantaranya Kepala Dinas Sosial Muba Drs H Ahmad Nasuhi Kabag Kesra Ustad H Opi Palopi, Camat Sekayu Marko Susanto SSTP MM, Ketua MUI Muba H Thamrin Nawawi, dan Kepala Desa Lumpatan II Zazili Mustofa.(hsm

Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Positif hari ini, total 24 Kasus Masih Dirawat

MUBA,DS. - Gugus Tugas COVID-19 Muba, Jumat (10/7/2020) mengkonfirmasi penambahan tiga kasus positif COVID-19. Dengan adanya penambahan 3 kasus positif tersebut, total kasus konfirmasi di Muba tercatat ada 64 kasus. 

"Penambahan kasus 62    laki-laki berusia 59 tahun asal Kecamatan Sanga Desa, kasus 63 laki-laki usia 51 tahun asal Kecamatan Sekayu, dan kasus 64 laki- laki usia 42 asal Kecamatan Babat Supat. Ketiga kasus positif Covid-19 ini telah dirawat di RSUD Sekayu," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Dikatakan, dari 64 kasus terdata ada sebanyak 24 kasus konfirmasi yang masih mendapatkan perawatan. "Yakni diantaranya 9 di RSUD Sekayu, 10 RSUD Sungai Lilin, 1 Wisma Atlet Palembang, 1 RSUD Siti Fatimah, dan 3 Bayung Lencir," terangnya. 

Kemudian, untuk PDP yang masih dirawat ada 6 orang yakni 3 di RSUD Bayung Lencir dan 3 di RSUD Sekayu. 

Sementara itu, data update 10 Juli 2020 tercatat ada sebanyak 381 ODP 371 selesai pemantauan masih dipantau 10 orang, 392 OTG 310 selesai pemantauan 82 masih dipantau, 152 PDP 30 proses pengawasan 122 selesai pengawasan.(hsm) 

Jum'at Bersih, Kecamatan Babat Toman Budayakan Gotong-Royong

MUBA,DS. - Ditengah Pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda di beberapa Negara termasuk Indonesia. Hal ini adalah salah satu bagian yang menjadi fokus utama berbagai elemen untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini juga telah diupayakan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk mencari beberapa langkah baik mencegah maupun meminimalisir penyebaran Covid-19, walaupun saat ini beberapa daerah di Indonesia telah menuju New Normal Life (Normal Baru).

Gerakan-gerakan Pemerintah ini pun mendapatkan dukungan penuh dari beberapa Elemen lapisan Masyarakat yang juga ikut bahu-membahu dalam mensosialisasikan pencegahan Covid-19 dengan mengikuti Protokol Kesehatan.

Cerita ini sepertinya dilaksanakan dengan baik oleh kecamatan Babat Toman kabupaten Musi Banyuasin, ditengah Pandemi Covid-19 kecamatan Babat Toman dikomandoi oleh Camat Srikandi Emilya Afrianita SSTP MSi. Dimana dalam giatnya Emilya bersama jajaran kecamatan Babat Toman menghidupkan Jumat Bersih dengan Bergotong Royong, Jumat (10/7/2020).

" Sebagai aparat Pemerintah maka sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan melakukan hal yang postif ditengah Pandemi Covid-19, terutama dengan cara  menerapkan kebersihan lingkungan di setiap hari Jumat," dikatakan mantan Camat Sungai Lilin ini.(hsm) 

Dodi Reza Diminta Jadi Pembicara Seminar The 4th First 2020 International Conference

DRA Paparkan Biofuel Muba, Diikuti Peserta dari 5 Negara

PALEMBANG,DS. - Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA lagi-lagi menjadi sorotan internasional. Kali ini, atas inisiasi terobosan pengolahan kelapa sawit menjadi bensin atau bahan bakar nabati (BBN) Biofuel yang sudah dilakukan di Muba, Dodi Reza diminta menjadi pembicara atau keynote speaker pada ajang Seminar The 4th First 2020 International Conference pada 10-11 November mendatang dengan tema Synergy of Applied Technology for Social-Technopreneur Based on Local Resource to Generate Sustanability Development. 

"Paparan Biofuel pak Bupati Dodi Reza sangat pas dengan tema seminar internasional ini, dimana nantinya peserta yang akan ikut serta dari 5 negara," ungkap Ketua Panitia The 4th Forum In Research, Science, and Technology (First) 2020 International Conference, Rita Martini didampingi Koordinator Keynote Speaker, Martha Aznury saat Audiensi bersama Bupati Muba Dr Dodi Reza di Mess Perwakilan Muba, Jumat (10/7/2020). 

Dikatakan, seminar internasional yang sudah keempat kalinya digelar, kali ini akan dilakukan secara virtual atau online mengingat masih dihadapi pada pandemi COVID-19. Lanjutnya, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex akan menjadi pembicara bersama 3 narasumber berkompeten lainnya yakni diantaranya Prof Chiaki Ogino (Kobe University), Wahyu Caesarendra ST M Eng PhD (University of Brunei Darusalam)
Prof Yuliansyah MSA PhD Ak CA (Universitas Lampung). 

"Untuk Sumsel dan khususnya Indonesia, kami merasa sangat pantas dan pas mengundang pak Bupati Muba Dodi Reza menjadi keynote speaker. Beliau punya inovasi yang sustanaible dan Kepala Daerah di Sumsel yang sangat menguasai bahasa Inggris, mengingat pada seminar internasional nantinya pembicara akan menggunakan bahasa Inggris aktif," bebernya. 

Ia menambahkan, paparan biofuel Bupati Muba Dodi Reza nantinya diminta untuk dibuatkan paper, pasalnya paparan tersebut akan dijadikan jurnal yang terindex scopus. "Nanti pak Bupati akan buat paper dan akan dijadikan jurnal yang terindex scopus," sebutnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex mengatakan, dirinya berterima kasih atas undangan panitia seminar The 4th First 2020 International Conference yang meminta dirinya untuk menjadi narasumber. 

"Inovasi Biofuel sangat pas untuk dipaparkan pada tema seminar The 4th First 2020 International Conference," ulasnya.

Dodi mengaku, dirinya bersedia nantinya untuk menyiapkan waktu untuk menjadi keynote speaker. "Akan saya persiapkan materinya, Insya Allah nantinya dapat bermanfaat untuk para peserta," tandasnya. 

Dalam kesempatan Audiensi Bupati Muba Dodi Reza bersama Panitia The 4th Forum In Research, Science, and Technology (First) 2020 Internatiional Conference turut juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muba Musni Wijaya SSos MSI, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Koordinator Sponsor The 4th First 2020 International (Forum In Research, Science, and Technology) Leni Novianti, dan Bendahara The 4th First 2020 International Conference (Forum In Research, Science, and Technology) Marieska Lupikawaty.(hsm) 

Pembagian BLT DD Desa Babatan Kondusif

LAHAT.DS,--- Pemerintah Desa Babatan Kecamatan Mulak Ulu pada hari Sabtu yang ceria dan bersahabat 11 Juli 2020 membagikan Dana BLT DD tahap 1 bulan ke tiga pada bulan Juli 2020.

Rusdi Harto selaku Kades Desa Babatan sekaligus Ketua Forum Kades se- Kecamatan Mulak Ulu sebelum pembagian  BLT DD tahap 1 bulan ke tiga yang dilaksanakan di Posko gugus tugas Covid- 19 Desa Babatan beliau berharap kepada warganya bahwa dana sebesar Rp 600.000  yang dimulai pada bulan April sampai bulan Juni 2020 untuk digunakan membeli kebutuhan pokok.

Menurut Kades bulan  Juli, Agustus dan September dibagikan tidak lagi sebanyak Rp 600.000 perbulan namun sebesar 300.000 perbulan. Alhamdulilah warga Desa Babatan pendistribusian BLT DD selalu kondusif aman dan terkendali, karena setiap KK mendapatkan bantuan sosial lainnya" tutur Kades.

Sementara itu Omiati Amd selaku Kasi Ekobang mewakili Camat Mulak Ulu menambahkan " Pembagian BLT DD tahap 1 pada bulan ini merupakan bulan terakhir dan dilanjutkan pada tahap kedua sebesar 300 ribu dan telah sesuai Juknis Permendes, pendistribusian BLT DD ini merupakan dampak dari Mewabahnya Pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Kabupaten Lahat ditetapkan zona kuning, untuk itu dihimbau kepada warga selalu memakai masker dan tetap selalu cuci tangan. Memasuki New Normal harus kita patuhi protokol kesehatan bila kita berada diluar rumah dan kami dari Pihak Kecamatan selalu mensosialisasikan pemakaian masker " pungkas Omiati Amd.

Pembagian BLT DD ini dihadiri Bhabin Kamtibmas Tabrani, Babinsa Aan Junaipi, Pendamping Desa  Satria Hadinata beserta perangkat Desa setempat. Pantauan Awak Media pembagian BLT DD  berlangsung kondusif aman terkendali.(Nid)

MPLS Segera di Mulai,Guru dan Siswa di HarapkanTetap Ikuti Arahan Protokol Kesehatan

LAHAT.DS,-- Walaupun Peyebaran Virus Corona yang tak kunjung usai,namun tak menghentikan langka Dunia Pendidikan dalam melaksanakan tugas belajar dan megajar bagi siswa dan siswi yang sedang menuntut Ilmu demi mencapai masa depan yang gemilang.
Untuk itu Sesuai intruksi dan arahan pusat maupun Dinas Pendidikan Propinsi Sumsel  mulai Tanggal 13-15 Juli kegiatan Masa Pegenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru akan dimulai dan dilaksanakan .

Bambang Spd Kepala Sekolah SMAN 1 Lahat mengatakan (11/7) kita akan memulai dan melaksanakan kegiatan MPLS dalam waktu dekat ini,untuk itu Dari 288 Jumlah siswa di SMAN1Lahat akan kita bagi 3.bagian,jadi perhari ada 96 siswa yang ikut secara bergiliran,namun tetap diharapkan kepada seluruh baik siswa dan siswi juga para guru agar mengikuti aturan dan arahan protokol kesehatan dengan cuci tangan,jaga jarak dan pakai masker

Kepsek juga menambahkan adapun materi MPLS bagi siswa baru yaitu
Pendidikan karakter,Wawasan wiyata mandala,Pengenalan K13,Pengenalan Lingkungan/warga sekolah,Pemilihan Bakat Kepemimpinan, OR dan seni ujarnya.(Dni)

Waspada Pasien Covid-19 di Bumi Seganti Setungguan Kian Bertambah

LAHAT.DS, -- Harapan New Normal di Bumi Seganti Tetungguan tampaknya belum dapat terwujut, soalnya peyebaran virus covid-19 di Wilayah Kabupaten Lahat Kian terus Bertambah.

Update yang disampaikan H.Alia Pandi MM Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat melalui Taufik  M Putra SKM.Mkes Juru Bicara Covid -19 (10/7 ) Orang dalam Pegawasan (ODP)berjumlah. 110 orang ,proses 6 Orang selesai,pemantauan 104 orang dalam Kondisi sehat ,Sedangkan Pasien Dalam Pegawasan (PDP) ada 14 orang dengan keterangan 14 orang selesai pengawasan

Taufik Juga Meyampaikan hingga saat ini tetkonfirmasi  positip Covid 19  berjumlah 17 orang 6 orang dalam proses dan 11 orang sembuh Katanya. (Dni)

Dua Pelaku Curat Di Gulung Tim Comodo Polres Ogan Ilir

INDRALAYA -- Topik (30) dan Dedi (21) hanya bisa tertunduk saat ungkap kasus di Mapolres Ogan Ilir, Jumat (10/7/2020). Warga Sungai Gerong, Banyuasin ini ditangkap karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah berbeda, di Provinsi Sumsel.

Penangkapan keduanya sempat viral, karena video penangkapan mereka di Pasar Tanjung Raja Ogan Ilir menyebar di dunia maya. Dimana, mereka sampai terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas, sampai akhirnya Polisi melepaskan tembakan peringatan dan menghentikan laju kendaraan dengan menembak ban mobil tersangka.

Saat diinterograsi, tersangka Dedi Setiawan mengaku sudah beberapa kali terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor, diajak oleh kakaknya, Topik. Mereka kerap beraksi di Ogan Ilir, mengincar mobil yang terparkir di minimarket atau parkiran.

"Saya diajak kakak saya. Kebetulan saya di sini (Ogan Ilir) ada keluarga saya. Motr yang didapat dijual paling mahal Rp4 jutaan," ujarnya.

Saat beraksi, keduanya menggunakan mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) milik ayahnya. Dedi mengaku ayahnya tak tau kalau mobil itu digunakan oleh mereka berdua untuk mencuri sepeda motor.

"Ayah kami buruh, ga tau dipakai untuk itu," jelasnya.

Mobil dengan nomor Polisi NG 1736 IQ itulah yang menjadi dasar identifikasi Polisi untuk melacak keberadaan tersangka. Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi didampingi Kasat Reskrim AKP Robi Sugara mengatakan, mobil itu kerap terpantau di CCTV saat motor para korbannya hilang.

"Saat tim sedang melakukan patroli, mobil itu terlihat sedang berada di Jalan Lintas Palembang - Indralaya. Maka dari itu kita lakukan pengejaran sampai viral di sosial media itu," ujarnya.

Polisi terpaksa melepaskan 2 tembakan peringatan ke atas, dan satu kali tembakan ke ban mobil tersangka. Hingga akhirnya, keduanya tak berkutik dan diamankan di Jalan Desa Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir.

"Kita juga mengamankan 4 sajam yang digunakan saat beraksi, kunci Letter T, dan mobil yang dipakainya saat beraksi," tambahnya.

Dari hasil pengembangan sementara, sudah ada 7 laporan kehilangan motor yang diduga melibatkan tersangka tersebut. Antara lain di Wilayah Polres Ogan Ilir 4 kasus, 1 kasus di Polsek Gelumbang, 1 kasus di Polsek Kayuagung dan 1 kasus di Polrestabes Palembang.

"Sekarang masih dilakukan pengembangan. Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," jelasnya.red