NEWS

Slider

Panitia SC BPD HIPMI Sumsel Diduga Tidak Netral

PALEMBANG,DS. - Pencalonan Bakal Calon Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terkesan tidak transparan. Hal ini terlibat jelas saat Hermansyah Mastari, salah seorang anggota yang
hendak mencalonkan diri terkesan dijegal panitia, lantaran beberapa persyaratan tidak mencukupi.

Alex Febrian selaku Tim Pemenangan Hermansyah mengatakan, pendaftaran bakal calon ini dinilai tidak transparan lantaran ada persyaratan yakni salinan SK kepengurusan, dan sertifikat diklat yang tidak diserahkan ke seluruh anggota dan pengurus.

"Terkait SK kepengurusan, calon kami Sudah melaksanakan dengan bukti Foto-foto pelantikan yang sudah kami lampirkan, namun tidak menerima salinan SK. Begitu juga dengan sertifikat peserta Diklatda, balon Hermansyah pernah ikut jadi peserta diklatda pada Maret 2018, bahkan seluruh BPC semua sudah mengikuti," jelasnya.

Bukan hanya itu, lanjut Alex, bakal calon yang mendaftarkan diri awalnya hanya ada 2 orang bakal calon, namun disaat akhir pengumuman sudah ada calon lain yang mendaftarkan diri.

"Pendaftaran bakal calon yang dinyatakan persyaratannya lengkap oleh panitia, tidak kami ketahui sebelumnya, ada apa ini. Sejauh ini kami tidak ada ruang untuk membantah, kami telah digugurkan dengan alasan admistrasi yang tidak lengkap," keluhnya.

Namun demikian, kata Alex, pihaknya akan melaporkan atas ketidak puaskan terhadap panitia Musda ini dan melayangkan surat keberatan dan mosi tak percaya terhadap panitia SC ke BPD diteruskan ke BPP.Tegas Alex.

"Menurut kami kalau mereka mempersalahkan SK dan sertifikat, berarti mereka cacat dalam mengurus organisasi ini," tandasnya seraya berharap kedepan marwah organisasi ini lebih baik, itulah salah satu alasan pihaknya mencalonkan Hermansay sebagai balon Ketum BPD HIPMI Sumsel." Terangnya.(drs)

Peduli Warganya, Bupati IPA Melayat Kerumah Duka Di Pemulutan Barat

INDRALAYA,DS. - Sebagai wujud rasa peduli kepada masyarakatnya H.M Ilyas Panji Alam SE SH MM, selaku Bupati Ogan Ilir bersama ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Ogan Ilir HJ Mely Mustika SE MM menyempatkan diri mendatangi rumah warga yang sedang berduka, sabtu (4/7/2020) di Desa Ulak Kemahang 1 Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir.
Kedatangan orang nomor satu dibumi caram seguguk ke rumah duka tak lain sebagai bentuk rasa simpati dan pedulinya untuk memberikan suport moril, kepada keluarga yang ditinggalkan serta mengurangi kesedihan para keluarga.

Bupati juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga, Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,“ Saya turut berduka cita kepada keluarga,” kata Bupati didampingi ketua TP PKK  disela kunjungannya.

Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan almarhum mengucapkan terimakasih kepada Bupati, Yang sudah menyempatkan diri Bersama Istri Mengunjungi kediaman rumah duka, “ ya, tentu kami sangat berterimakasih atas kedatangan Pak Ilyas Panji Alam Selaku Kepala Daerah, yang mana  sudah mamberikan bantuan kepada keluarga kami." Kata Usam salah satu Kluarga Almarhum.

Diketahui, Kakek Umar meninggal tadi pagi sekira pukul 10.00 WIB di usia 80 tahun, Penyebab meninggalnya karena sakit, Jenazah Almarhum kakek Umar nantinya akan dikebumikan di pemakaman tak jauh dari rumah kluarganya sendiri.(drs)

Akhirnya Warga Suka Makmur Terima BLT Dana Desa

MUBA,DS. – Pembagian  BLT bagi warga  Masyarakat Musi Banyuasin terus bergulir sesuai mekanisme dan prosedure yang berlsku, kali ini giliran desa desa Suka Makmur akhirmnya dapat diterima penerima manfaat langsunh dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa, bagi masyarakat Desa Suka Makmur (P20) Kecamatan Lalan, bisa bernafas lega dan langsung merasakan kegunaannya karena sebelumnya sempat tertunda 

Camat Lalan, Andi Suharto, SSTP., M.Si mengatakan, pembagian dana BLT terdampak COVID-19, yang bersumber dari Dana Desa tersebut, telah dibagikan kepada 32 warga yang memang dinilai terdampak.

“Semuanya telah kita bagikan kepada penerima manfaat dan terdampak saat pandemi COVID-19 ini” jelasnya saat pembagian BLT Dana Desa, Jumat (3/7).

Dia mengungkapkan, bahwa pencairan dana tersebut dilakukan sebanyak tiga kali. Karena anggaran yang dibagikan diperuntukan untuk tiga bulan. Sehingga, pembagian dilakukan secara simbolis kepada warga yang terdampak ekonomi akibat pandemi virus corona.

“Bertahap, bantuan tersebut kita bagikan, sehingga tidak ada lagi pertanyaan masyarakat,” tegas

Andi juga memastikan, seluruh penerima bantuan lansung Tunai memang sesuai dengan hasil pendataan sebelumnya. Sehingga bantuan yang diberikan memang tepat sasaran dan membatu masyarakat yang  betul betul membutuhkan. ‘

“Kami membagikan sesuai dengan SOP dan data yang telah ada, sehingga bantuan tersebut memang bermanfaat,” pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, telah menginstruksikan kepada seluruh Camat, Lurah, Kades dan jajaran, mari kita menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan tidak ada istilah pemotongan ataupun mendistribuskan kepada yang tidak berhak mendapkatkan bantuan.

“Nah mari kita bersatu memberikan pelayanan terbaik buat warga Musi Banyuasin dan saya harapkan semua dana yang telah didistribusikan tepat sasaran sesuai peruntukannya dan jangan sampai ada yang menyimpang atau menyelewengkan hak warga yang membutuhkan,” tegasnya.(hsril) 

Komisi IV DPRD Ogan Ilir pangil Korkab UPPK

INDRALAYA.DS, -- Dalam Rangka Pelaksanaan dan Evaluasi Program Keluarga Harapan, Komisi IV DPRD Ogan Ilir  Mengundang Korkab UPPKH Kabupaten  Ogan Ilir , Terkait Isu Pemotongan Dana KPM PKH.

DPRD Ogan Ilir  Komisi IV  melakukan Pemanggilan ini bertujuan  untuk memastikan keluhan masyarakat atas tidak sesuainya  uang yang ada  di rekening bank  dengan uang yang di terima oleh masyarakat penerima KPM PKH.

Juga mempertanyakan alasan Oknum Ketua Kelompok KPM PKH Memotong dana KPM PKH serta alasan menahan ATM dan Buku Tabungan Keluarga Penerima Manfaat,bertempat diruang rapat Komisi IV DPRD KPT Tanjung Senai kemarin.

Hadir dalam rapat tesebut Ketua Komisi IV Rizal Mustopa,S.IP.,M.Si, Wakil Ketua H.Husnul Anam,S.HI, Sektaris Hj,Febti Wulansari,SKM.,M.Kes, Anggota Basri M.Zahri,S.Pd.,M.Si dan Safari, yang didamping Staf Notulis Komisi IV M.Yamin.

Rapat yang dipimpin oleh ketua komisi empat Rizal mustopa, tersebut mengatakan  tentunya kami selaku  komisi empat tidak akan berdiam diri kalau memang benar terbukti adanya pemotongan dana PKH oleh oknum mana pun, tentunya kami akan terus selidiki kasus ini lebih dalam lagi. Kami akan mengecek ke bank BRI untuk mendapat kan bukti -bukti yang lebih lengkap lagi.

Sedangkan menurut ketua kordinator PKH kab OI Rian Nandra saat di tanya awak media mengatakan tentang adanya warga yang melapor ke komisi empat hari,kami
Masih menunggu bukti dari rekening korannya, kalau memang terbukti,pendamping PKH dan ketua kelompok desa melakukan pemotongan
Kami akan melapor kan nya ke kementerian. Dan langsung akan memberikan surat (SP) tiga .seperti yang terjadi di desa Tanjung Agung kemarin dan juga ketua kelompok Desa nya. akan kami berikan sangsi yang tegas, yaitu sama-sama di berhentikan didalam kepengurusan PKH.(Ros)

Masuki Era New Normal Camat Lahat Tinjau Dua Titik Posko Covid -19 di Wilayah Kota Lahat

LAHAT.DS, -- Memasuki New Normal atau kehidupan baru, akibat dampak Virus Corona dan sudah dirasa kurang lebih selama hampir 4 bulan lamanya kita diharuskan  berdiam diri dirumah saja ( Stay Home) dan tak lupa mengikuti arahan Protokol.
Diketahui Dampak Covid -19 ini berimbas pada segala sektor Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pendidikan yang mana imbas ini menjadikan ruang gerak kita terbatas dan tak dapat semua kita lakukan termasuk berkunjung kesanak saudara yang ada diluar daerah.

Zubhan Awali S.STP.MSI Camat Kota Lahat saat meninjau dua titik posko Gugus Tugas Covid di wilayah Desa Manggul dan Desa Ulak Lebar Kecamatan Lahat menghimbau di era memasuki New Normal kita tetap harus waspada dan berjaga jaga
 kalau ada pendatang baru dari luar daerah harus kita data dan Laporkan agar warga pendatang ini dapat kita pantau dan awasi  ujar Camat Lahat didampingi Kades Ulak Lebar Evi Fitrianti .
Diakui Camat Lahat dalam kondisi saat sekarang ini dimana virus Covit --19  merajalela masih saja ada masyarakat Kabupaten Lahat yang lalai dan tidak mengikuti arahan dari protokol seperti tidak memakai masker, kurang Jaga Jarak " pungkas Cama.(Nid)

Update COVID-19 Muba: Positif Bertambah Dua, dan PDP Satu Kasus

MUBA,DS. - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba, Jumat (3/7/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus positif dan 1 kasus PDP. Dengan penambahan 2 kasus jumlah positif COVID-19 di Muba ada sebanyak 50 kasus. 

Adapun penambahan 2 kasus yakni kasus 49 laki-laki usia 49 tahun alamat Sekayu dirawat di RSUD Sekayu dan kasus 50 laki-laki usia 30 tahun alamat Desa Sukadamai Kecamatan Sungai Lilin dirawat di RSUD Sungai Lilin. 

"Lalu, penanbahan 1 PDP dirawat di RSUD Sekayu. Kasus konfirmasi positif yang masih dirawat ada 11 kasus dan 8 PDP juga masih dirawat," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba
dr Povi Pada Indarta SP P. 

Ia merinci, adapun kasus konfirmasi positif yang masih dirawat yakni 4 RSUD Sekayu, 4 RSUD Sungai Lilin, 1 Wisma Atlet Palembang, 1 RS Jambi, dan 1 RSUD Siti Fatimah Palembang. 

"Kemudian 8 PDP diantaranya 2 RSUD Bayung Lencir, 3 RSUD Sungai Lilin, dan 3 RSUD Sekayu," bebernya. 

Sementara itu, data update 3 Juli 2020 tercatat ada sebanyak 375 ODP 365 selesai pemantauan masih dipantau 10 orang, 368 OTG 310 selesai pemantauan 350 masih dipantau, 137 PDP 20 proses pengawasan 117 selesai pengawasan.(hsm) 

Camat Mulak Ulu Hadiri Pembagian BLT DD Desa Pendindayan

LAHAT.DS,--- Elsye Hartuti S, STP. MM beserta Staf Kantor Camat Mulak Ulu didampingi Babinsa,  Bhabin Kamtibmas, Pendamping Desa, turut mendampingi Kades Penindaian dalam rangka pembagian BLT DD tahap kesatu bulan ketiga. 3/7

Pembagian BLT DD ini menurut Trayono selaku Kades dibagikan kepada 38 Kepala Keluarga dari 126 KK dan telah valid sesuai dengan Musyawarah Desa beberapa waktu lalu, selain BLT DD ada juga Bantuan Langsung Tunai ( BST), Bantuan PKH, serta bantuan lainnya dari Dinsos dan kita bagikan tidak tumpang tindih " ujar Kades.
Lanjut Kades, pembagian BLT DD ini merupakan rasa keperdulian Pemerintah Pusat terhadap Desa  karena dampak dari penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Gunakan sebaik mungkin dan jangan salah guna" harap Kades.

Senada Elsye Hartuti S,STP. MM Camat Mulak Ulu menambahkan, menuju New Normal atau kehidupan baru kita harus aàààsiap dan terbiasa dengan namanya Covid-19 gunakan masker bila keluar rumah, selalu memcuci tangan dengan sabun biasakan perilaku hidup sehat. Sehingga terputusnya mata rantai virus corona " tandas Camat.(Nid)

JALAN POROS DARI DESA CENGGAL MENUJU TALANG RIMBA MEMPRIHATINKAN

OKI.DS, -- Jalan Talang Rimba menuju Kecamatan Cengal yang kodisinya sudah seperti kubangan kerbau dikeluhkan oleh warga di dua desa yakni Talang Rimba dan Cengal.

Salah seorang warga sekitar Abu mengatakan, jalan penghubung dua desa itu sudah lama dalam keadaan rusak. Meski sudah lama rusak, jalan tersebut hingga saat ini tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir ( OKI).

“Jalan sudah lama gak dibangun kira-kira 4 tahun lebih lah dan ini masuk jalan poros Kabupaten Serang,” kata Abu kepada dutasumsel.com, Jumat (3/7/2020).

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut sangat penting bagi warga. Karena, jalan itu merupakan akses alternatif bagi warga yang hendak aktivitas baik ke pasar maupun ke sekolahan. Karena jalan itu rusak, lanjut Abu yang akrab disapa ini, warga terpaksa harus mengambil jalan yang jarak tempuhnya lumayan jauh.

Hal itu dilakukan, kata Abu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat melintasi jalan tersebut. Karena jalan tersebut selain rusak juga dipenuhi lumpur yang membuat licin.

“Karena jalan ini rusak parah warga yang mau aktivitas milih muter ke jalan lain meskipun jauh. hujan gini jalan jadi licin berbahaya untuk dilewati. Karena dijalan itu sudah banyak memakan korban khususnya pengendara motor banyak yang jatuh,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap Pemkab OKI untuk segera memperbaiki jalan itu guna kepentingan aktivitas ekonomi dan sekolah warga di dua desa tersebut.

“Saya berharap jalan ini segera dibangun oleh Pemkab karena jalan ini penting untuk warga untuk menjalankan roda ekonomi juga yang lainnya,” harapnya.(Alex)

TKPP OGAN ILIR GANDENG KOMITE SEKOLAH UNTUK TROBOSAN MUTU PENDIDIKAN

INDRALAYA.DS, -- Mungkin, publik di Bumi Caram Seguguk Kabupaten Ogan Ilir belum begitu familiar mendengar istilah TKPP.

TKPP sendiri memiliki kepanjangan Tim Khusus Percepatan Pembangunan (TKPP) Kabupaten Ogan Ilir TKPP sendiri diketahui, berisikan sejumlah tokoh-tokoh senior yang di antaranya berasal Kabupaten Ogan Ilir. Mereka terdiri dari kalangan politisi, praktisi hukum, tokoh pendidikan, hingga mantan birokrat.

Sebut saja, misalnya H. Addinul Ikhsan mantan Anggota Dewan dan sebagai Ketua Partai Demokrat Kabupaten Ogan Ilir, KH.Musle Qori, Arhandi, Maidi, Afriyadi.Lc,dan banyak lagi yang lainnya.

“TKPP OI sudah terbentuk sejak tahun 2020 berdasarkan Perbup dan SK Bupati Ogan Ilir. Adapun Tugas pokok TKPP adalah sebagai pembantu Bupati dalam pelaksanaan visi-misi Bupati dalam membangun Kabupaten OI” ujar H.Addinul Ikhsan ketua TKPP pada dutasumsel.com saat dimintai komentarnya, Kamis (2/07/20).

Adapun ruang lingkup kerja TKPP OI, yakni sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

“Kalau ruang lingkupnya sesuai OPD yang ada di Kabupaten OI,” tambahnya.

Dijelaskan Addinul, Kita sekarang membahas masalah Pendidikan dengan Seluruh Komite Sekolah yang ada di Kabupaten Ogan Ilir,untuk trobosan dalam peningkatan Mutu  serta SDM di setiap Sekolah di Kabupaten Ogan Ilir agar kedepan Komite Sekolah benar- benar dapat memajukan Setiap Sekolah yang ada di Kabupaten Ogan Ilir menjadi garda terdepan dalam mendorong mutu Pendidikan dan Pembangunan di Sekolah.(Zen)

Diduga Serobot Lahan Tanah Marga Meranjat I, Pabrik Gula PTPN 7 Cinta Manis Digugat Warga

INDRALAYA,DS. - Puluhan Warga Desa Meranjat I Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera - Selatan Berbondong-bondong mendatangi lokasi lahan tanah milik warga dan melayangkan gugatan terhadap PTPN 7 Cinta Manis. Pasalnya, perusahaan negara yang bergerak di bidang perkebunan tebu ini diduga menyerobot lahan marga milik Desa Meranjat I Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir Propinsi Sumatera - Selatan, (Rabu 01/07/20.

Kepala Desa Meranjat I, Ferry Apriansyah membenarkan adanya perihal tersebut. Pihaknya menilai PTPN7 Cinta Manis telah melakukan tindakan semena-mena terhadap warga dengan menguasai lahan milik marga desa.

“Laporan dari warga yang telah kita terima, bahwa PTPN 7 Cinta Manis telah melakukan dan menggesar patok batas lahan antara perkebunan dengan tanah desa dan kemudian memasangnya kembali ke lahan warga, seolah-olah lahan tanah warga menjadi milik pihak PTPN 7 Cinta Manis karena masuk dalam titik koordinatnya," ungkap Kepala Desa.
Dikatakan, luasan lahan milik desa yakni 24 hektar dan yang telah diserobot oleh PTPN 7 Cinta Manis seluas 16 hektar.

Pemindahan patok lahan sebagai tapal batas tersebut, lanjut Kades, dilakukan PTPN 7 Cinta Manis tanpa adanya koordinasi dengan kepala desa ataupun warga sebagai pemilik.

"Mereka (PTPN 7) langsung memasang patok baru, Kami dari pihak warga dan selaku kepala desa telah melakukan konfirmasi dengan PTPN 7 Cinta Manis,Inisial JD, pihak perkebunan menjawab terkait patok yang diduga menyerobot tanah milik marga tersebut hanya untuk mencukupi HGU," terangnya.

Saat di konfirmasi asisten Umum PTPN7 Cinta manis melalui wattshap, kami akan cek ke lapangan terlebih dahulu, kemudian baru kami bisa berikan konfirmasi. Terimakasih. Ujar pak domu.

Ferry menyatakan, banyak kejanggalan dari jawaban pihak PTPN 7, sehingga timbul asumsi bahwa apa yang telah mereka lakukan mengarah pada rekayasa untuk dapat menguasai lahan tanah desa.

"Pemerintah desa akan terus  memperjuangkan hak warga, apabila nantinya tidak ada solusi atau win-win yang didapat, maka kami akan melakukan gugatan ke pengadilan," pungkasnya.(Drs)