NEWS

Slider

Bupati OI Kunjungi Pelayanan KB Gratis Wujudkan 1 Juta Akseptor Se-Indonesia

INDRALAYA.DS,B -- OI H.M Ilyas Panji Alam SE,SH,MM di dampingi Ketua TP-- PKK Kabupaten OI Hj.Meli Mustika SE MM,Kepala OPD Pemkab OI,terkait tinjau pelaksanaan pelayanan KB di Puskesmas Pegayut Kecamatan Pemulutan, Puskesmas Sakatiga Kecamatan Indralaya, Puskesmas Kerinjing, Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja dan Puskesmas Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang dalam rangka memperingati memperingati Hari  Keluarga Nasional(HARGANAS) ke-27 Tahun 2020. Senin (29/06/2020)
Bupati OI dalam kunjunganya mengecek langsung sarana dan prasaranan dalam pelaksanaan pelayanan KB harus berjalan baik dan optimal.
Bupati OI menyampaikan bahwasanya " Di Hari Harganas ke-27 ini Pemerintah Kab OI terus meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas di setiap Puskesmas di Kab OI dan mewujudkan Pelayanan KB Satu Juta Akseptor dengan Tiga jenis pelayanan, pelayanan KB Baru, Ulangan dan Ganti Cara yang di targetkan 4338 Akseptor untuk Kab OI, Satu Desa/Kelurahan minimal 18 Akseptor dari 241 Desa dan Kelurahan di Kab OI  melalui 3 Jenis Kontrasepsi baik IUD/Implan, Suntik dan Pil atau Kondom"Jelasnya.
Bupati OI juga menambahkan, " Harganas ke 27 ini juga membuat kita mengingat kembali tentang betapa pentingnya mencintai dalam keluarga dan pentingnya perencanaan pembangunan keluarga demi masa depan yang lebih baik, 2 anak cukup."Tutupnya.(Red/ buat Adv cetak)

KUPT Puskesmas Tanjung Tebat Martina Am-Kep, Pringati Harganas Ke 27 Penuh Dengan Semangat Baru Ber KB Itu Keren

LAHAT.DS,--- Dalam rangka memperingati Harganas yang ke 27 tahun,  yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2020. Kali ini mengusung   tema BKKBN Baru dengan cara baru dan semangat baru hadir dalam  keluargamu,  keluarga hebat dan terencana. Bertempat KUPT Puskesmas Tanjung Tebat peringatan ini di gelar.
Dihadiri Ketua GOW Hj Sumiati Spd, Kadis Dalduk Ujang Kurniawan SE, MM, Camat Tanjung Tebat Ariapulun SE, KUPT Puskesmas Tanjung Tebat Martina Am-Kep, Ketua TP - PKK Neti Ariapulun Am-Kep, Kabid KB Niken Ekodianti , Kabid  Penyuluhan Pergerakan Farida Hasibuan, dr Umum Nova Angraini, Kader Kaber dan seluruh Ketua TP PKK Desa di Kecamatan Tanjung Tebat.

Kadis Dalduk Ujang Kurniawan SE, MM  mengapresiasikan " di era new normal ini kami harapkan tetap selalu waspada, karena penyebaran virus corona masih ada,  dengan adanya Harganas Ke 27 ini BKKBN melakukan perencanaan dengan terus mengalakan KB dengan dua anak cukup.

BKKBN Kabupaten Lahat mengikuti perlombaan KB dengan Target 6786 Aseptor, setiap Desa ditargetkan 18 Aseptor  jumlah di Kecamatan Tanjung Tebat mencapai  57 Aseptor. Diperioritaskan Pil dan Kondom. " ujar Kadis.

Lanjut Kadis " Insya Allah Kabupaten Lahat target tercapai, dari 24 Kecamatan dan 17 Kelurahan  yang ada di Lahat semua  mendukung  Hari Keluarga Nasional" harap Ujang.

Sementara itu menurut Ariapulun SE "
Keluarga  merupakan filter bagi anak- anak, dan merupakan tempat ternyaman baginya. Kita bisa menghindari anak dari pengaruh Narkoba, Sex bebas dan prilaku yang menyimpang. ujar Camat Tanjung Tebat.

Ditempat yang sama Sumiati Spd selaku Ketua GOW sekaligus Wakil Ketua TP- PKK berwejangan  " dengan adanya KB menghilangkan falsafah lama banyak anak banyak rezeki, dua anak cukup tingkat pendidikan akan terjamin aman dan sejahtera.

Alhamdulilah, acara peringatan Harganas ke 27 rahun di Kecamatan Tanjung Tebat ditempatkan di Puskesmas Tanjung Tebat berlangsung sukses tanpa hambatan walau persiapan dilakukan hanya tiga hari. Animo ibu- ibu usia subur begitu tinggi untuk menjadi peserta KB. Ucapan terima kasih pada pimpinan cabang Bank Sumsel Babel bapak Taufik yang telah memberikan Cendramata kepada seluruh Ketua TP- PKK se- Kecamatan Tanjung Tebat"pungkas Martina Am- Kep selaku KUPT Puskesmas Tanjung Tebat.(Nid)

Datangi Kantor Bupati Muba, Kapolres Berikan Buket Bunga Tanda Cinta Kasih Polri

MUBA,DS. - Dalam peringatan HUT Bhayangkara Ke–74 Tahun 2020, Kapolres Musi Banyuasin (Muba) AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk memberikan Buket bunga (bouquet Flower) Kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di Kantor Pemerintah Kabupaten Muba, Senin (29/6/2020).

Menurut Kapolres Muba, pemberian buket bunga tersebut kepada Bupati Muba selain dalam rangka HUT Bhayangkara ke–74, juga sebagai ungkapan tanda cinta dan kasih dari Polri kepada Bupati Muba.

Kegiatan serupa ini, lanjut Kapolres juga dilakukan oleh para jajaran Polres Muba kepada Forkopimda Kabupaten Muba secara serentak yaitu mengirimkan buket bunga peringatan Ke–74 HUT Bhayangkara Tahun 2020 kepada Dandim 0401 Muba, Kajari Muba, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama Muba dan Ketua DPRD Kabupaten Muba.

“Semoga kehadiran kepolisian di Kabupaten Muba, menjadikan wilayah Muba menjadi tetap selalu aman,” ujar AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk didampingi jajaran Polres Muba lainnya.

Sementara itu, Bupati Muba mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Muba yang telah memberikan buket bunga ini sebagai tanda cinta dan kasih atas hubungan baik antara Polres Muba dan Pemkab Muba.

Semoga kedepan, kerjasama dan koordinasi terus berlanjut dan lebih intens lagi demi memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat Kabupaten Muba. 

"Saya secara pribadi, serta atas nama Pemkab Muba dan masyarakat Kabupaten Muba, mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-74, semoga Polri sebagai bagian integral dari pemerintah semakin terdepan dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat Indonesia dalam masa Covid-19 yang kita hadapi sekarang ini. Jika Kamtibmas kondusif, tentu masyarakat akan semakin produktif", terangnya.(hsril) 

Ratusan Kader PDI Perjuangan Muba "Keluar Kandang"Datangi Polres

MUBA,DS. - Berdasarkan Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumsel. Dewan Pimpinan Cabang Partai PDI Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin menggelar aksi damai, bertempat di Mapolres Musi Banyuasin, Senin (29/6/2020).
Diketahui sebelumnya, aksi ini adalah salah satu instruksi terkait pembakaran bendera Partai PDI Perjuangan yang di sandingkan dengan bendera berlambang Panah yang dikutip dari laman merdeka.com adalah bendera PKI.
Aksi yang dilaksanakan oleh Puluhan Kader Partai PDI Perjuangan di Mapolres Muba ini juga salah satunya menuntut Polri dalam hal ini diwakili oleh Polres Muba untuk mengawal jalannya proses hukum Pembakaran Bendera pada aksi penolakan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Dikutip dari laman medias sosialnya, Ketua DPC Partai PDI Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengungkapkan, saya bukan PKI, bukan juga HTI, saya PDI Perjuangan. 

" Kuyung beni hari ini ganti profile medsos ya, dan hari ini tepatnya siang nanti para kader PDI Perjuangan Muba akan “keluar kandang” untuk menggelar aksi damai untuk menyatakan sikapnya menolak dan siap melawan bentuk-bentuk fitnah dan provokasi hasutan memakai isu komunisme dan Agama, serta mendesak penegakan hukum atas pembakaran bendera PDI Perjuangan baru-baru ini di jakarta. Merdeka !! #sayapdiperjuangan," dikatakan Beni Hernedi pada laman Media Sosialnya.

Sementara itu salah satu kader PDI Perjuangan yang bertindak sebagai Pimpinan Aksi Muhammad Yamin mengatakan, atas instruksi dari DPP Partai dan DPD Partai, kami meminta kepada Pihak Polri dalam hal ini melalui Polres Muba untuk mengawal jalannya penegakkan hukum terhadap Pembakaran Bendera Partai pada saat Orasi Penolakan atas RUU HIP.

" Dalam hal kami meminta kepada pihak Polri melalui Polres Muba untuk mengawal jalannya Proses Hukum terkait Pembakaran Bendera PDI Perjuangan, kali ini kami hadir bersama Puluhan Kader Partai menyuarakan suara kami bersama demi mencapai penegakkan hukum yang idealisime," ujar Muhammad Yamin diruang Rapat Polres Muba.

Dilanjutkannya, kami merasa sangat terhina atas pembakaran bendera partai, semoga penegakkan hukum kita ini dapat membuat efek jera bagi sang oknum pembakaran bendera. Walaupun begitu, satu bendera yang terbakar akan kami kibarkan ribuan bendera Se-Nusantara.

" Kami mengutuk keras Kejadian pembakaran Bendera PDI Perjuangan maupun partai lainnya, dan kami berharap hal ini tidak terjadi didalam kabupaten Musi Banyuasin "Bumi Serasan Sekate"," tukasnya.(hsm) 

Canangkan WBN Satnarkoba Polres Lahat Tangkap Bandar Narkoba

LAHAT.DS, -- Gerak Cepat Akp Zulfikar SH dalam canangkan Wilayah Bebas Narkoba (WBN) di Bumi Seganti Setungguan,AKP Zulfikar SH yang Belum Genap satu bulan menjabat kasat Narkoba Polres Lahat ini bersama Tim walet Polres Lahat 28/6 berhasil amankan tersangka Bandar Narkoba  berikut Barang Buktinya.
Dimana Kronologis kejadian Pada hari Sabtu Tanggal 27 Juni 2020 Sekira Jam 03.30 Wib. bertempat di Jalan Kuburan Islam Gang Cahaya Talang Kapuk RT. 01 RW 04 Kel. Pasar Lama Kab Lahat. telah diamakan pelaku bandar narkoba DA, 24 tahun, warga Jalan Kuburan Islam Gang Cahaya Talang Kapuk RT.01 RW. 04 kelurahan Pasar Lama Kecamatan Lahat.

Dengan barang bukti 4 (empat) Paket Kecil erbuk kristal putih terbungkus plastik klip transparan Narkotika jenis sabu 1 (satu) buah timbangan digital 1 (satu) bal plastik klip 1 (satu) buah kotak rokok merk clasmild
Berat Bruto BB Shabu : 0.61 gram

AKBP Irwansyah Sik MH CLA Kapolres Lahat melalui Kasat Narkiba AKP Zulfikar SH megatakan 29/6 tertangkapnya DA salah satu Bandar Narkoba wilayah Kota Lahat ini Berdasarkan infomasi dari Masyarakat, dIjalan kuburan islam gang cahaya talang kapuk kelurahan Pasar lama kecamatan Lahat yang sering melakukan transaksi Narkotika jenis shabu diwilayah hukum polres Lahat .

Setelah dilakukan lidik dan orang diketahui. pada hari sabtu tanggal 27 Juni 2020 sekira jam 15.30 Wib Petugas Mengaman 1 (satu) orang pelaku an. DA yang sedang berada didalam rumah, kemudian Pada saat di lakukan pemeriksaan kamar pelaku petugas menemukan barang bukti  tepatnya diatas plapon kamar tersangka

Terssngka mengakui  Barang bukti tersebut adalah miliknya yang dia dapat dari HERI untuk itu Proses (lidik)
Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa kepolres untuk diproses secara hukum yang berlaku. (Dni)

Dodi Reza Salurkan Bantuan APD ke RS Muhammadiyah Palembang

MUBA,DS. - Minimnya kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Tenaga Medis di luar Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat keprihatinan bagi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Terlebih pada saat ini masih dihadapkan pada wabah Covid-19, karena kelengkapan APD bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Muba mencukupi, Sabtu (27/6/2020) Bupati Muba Dodi Reza menyalurkan bantuan kelengkapan APD untuk tim medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP). 

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA mengungkapkan, sejak terjadi wabah covid-19 dirinya banyak mendengar cerita dan keluhan dari Tenaga Medis di Sumsel dan warga Muba yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Palembang karena tidak dibekali APD. 

"Kita banyak mendapatkan laporan dari warga Muba yang di Palembang dan daerah Sumsel lainnya mereka tidak dibekali APD saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit, tentu kami perihatin dengan kondisi tersebut," ungkapnya. 

Menurut Dodi, Pemkab Muba tidak hanya konsen dan fokus terhadap pelayanan kesehatan bagi warga Muba yang berada di wilayah Muba saja tetapi juga warga Muba yang ada di luar Muba tetap juga harus diperhatikan. 

"Apalagi RSUD Muhammadiyah Palembang yang menjadi RS Rujukan warga Muba utamanya warga dari Kecamatan Lalan, tentu kami Pemkab Muba tergerak untuk membantu kelengkapan APD bagi tenaga medis di RS Muhammadiyah Palembang," ucapnya. 

Lanjut Dodi, dengan bantuan yang diberikan semoga bisa sedikit mengurangi beban Tenaga Medis serta Tenaga Kesehatan di RS Muhammadiyah Palembang. "Semoga ini bermanfaat dan menjadi protect untuk terhindar dari wabah covid-19," harapnya.

Direktur RS Muhammadiyah Palembang dr Pangestu Widodo mengucapkan terima kasih atas penyaluran bantuan kelengkapan APD sebagai bentuk antisipasi penularan wabah covid-19.

"Bantuan ini sangat bermanfaat dan berguna bagi Tim Medis, ini sangat luar biasa membantu kami jajaran tim medis RS Muhammadiyah Palembang," ungkapnya.

Dikatakan, saat ini RS Muhammadiyah Palembang terus melayani pasien terkonfirmasi covid-19. 

"Pasien terus bertambah, APD tentu menjadi kebutuhan utama untuk melindungi diri. Bantuan pak Bupati Dodi Reza sangat meringankan beban kami tim medis di RS Muhammadiyah Palembang," terangnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS merinci adapun bantuan kelengkapan APD dari Bupati Muba Dodi Reza yakni diantaranya Baju APD 50 Pcs, Masker N95 50 buah, Masker Medis 1000 Pcs, Face Shield 10 Pcs.

"Kemudian, Sarung Tangan Obgyn 100 Pasang, Sarung Tangan Steril 100 Pasang, Apron 500 Pcs, Tablet Desinfektan 100 Tablet, Softanol Botol 500 Ml 25," imbuhnya. 

"Semoga bantuan kelengkapan APD ini bermanfaat dan berguna serta tim medis di RS Muhammadiyah Palembang tetap semangat melawan wabah covid-19," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin juga didampingi Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP dan Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Muba Rangga Perdana Putra SSTP.(hsril) 

Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM Cek Kampung Tangkal Covid-19 dan Posko Pencegahan Karhutbunlah di Muba

Kapolda Sumsel Optimistis Kesiapan Muba Cegah Karhutbunlah

MUBA,DS. - Meski masih dihadapkan pada pandemi covid-19, namun Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA tidak lengah untuk antisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah). 

Betapa tidak, BPBD memperkirakan wilayah Muba akan memasuki musim kering hingga Oktober 2020 nanti, dimana nantinya pada musim itu akan rentan terjadinya karhutbunlah. 

Hal inipun mendapatkan perhatian serius Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM yang mana pada Sabtu (27/6/2020) berkesempatan melakukan kunker untuk mengecek Kampung Tangkal Covid-19 dan Posko Pencegahan Karhutbunlah di Kecamatan Bayung Lencir Muba. 

"Kalau melihat kesiapan serta sarana dan prasarana yang telah ada, saya optimis Muba mampu meminimalisir serta mencegah karhutbunlah," ungkap Jenderal Bintang Dua itu. 

Menurutnya, Pemkab Muba bersama Forkopimda beserta jajaran sangat serius menekan potensi terjadinya karhutbunlah. "Selain itu, untuk menjaga potensi-potensi terjadinya karhutbunlah juga dibutuhkan edukasi ke warga secara masif," terangnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Putra Daerah Sumsel ini mengajak untuk selalu berdoa. "Kita harus terus selalu berdoa agar wabah covid-19 ini segera berlalu dan Muba terhindar dari ancaman karhutbunlah," ungkapnya. 

Sementara itu, diketahui langkah konkrit dan aksi nyata Bupati Muba dalam mencegah karhutbunlah juga dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Muba Nomor: 114/KPTS-BPBD/2020 Tentang Penetapan Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Muba. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA yang diwakili Plt Asisten I Pemkab Muba Yudi Herzandi SH MH mengungkapkam bahwa masih ada perusahaan yang masih belum terlalu aktif dalam upaya pencegahan karhutbunlah.

"Oleh sebab itu Pemerintah akan menyiapkan aturan dan regulasi yang diikuti audit khusus terhadap kesiapan perusahaan dalam menghadapi Karhutlah, sehingga kedepannya perusahaan lebih efektif dalam upaya pencegahan karhutbunlah di wilayah masing-masing," tegasnya. 

Lanjutnya, penyediaan sarana prasarana juga harus dimaksimalkan dalam upaya pencegahan karhutbunlah. "Jadi belajar dari pengalaman tahun lalu, kalau sekarang sudah bisa di mapping wilayah yang rawan dan tentunya dibekali sarana prasarana yang memadahi," pungkasnya.

Seperti kita ketahui keberhasilan dalam upaya pengendalian pemadaman Karhutla yg terjadi pada Th 2019 merupakan kerjasama dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten, TNI,  Polri serta unsur terkait, relawan dan masyarakat sekitar.

"Selain itu Pemkab Muba juga sangat mendukung implementasi kehidupan normal baru dengan membentuk Desa Tangguh yg terbebas dari Covid -19 , dan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menegakkan disiplin Protokol Kesehatan agar tiap daerah terbebas dari Covid - 19", tambahnya.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK mengatakan untuk Desa Muara Medak dengan Luas 74.613 Ha dengan Jumlah Penduduk 15.357 Jiwa dan terdiri dari 10 ( sepuluh  ) Dusun serta 59 Rt, dan Desa Muara Medak bisa ditempuh dengan Jalur Sungai dan Jalur Darat melalui Prov Jambi.

"Upaya penanggulangan Karhutbunlah Pada Tahun 2015 sd  2019 di Kecamatan Bayung Lencir ditanggulangi Oleh TNI , Polri dan Unsur Pemerintah Kab Muba serta memberdayakan Masyarakat setempat" katanya.

Senada Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani SSos Mhan menambahkan bahwa ada 300 sd 500 personal yang diturunkan saat Karhutbunlah yang terjadi pada 2019 di Kecamatan Bayung Lencir untuk menanggulangi dan memadamkan Karhutbunlah yang berasal dari berbagai elemen. 

" Dengan dibantu oleh Perusahaan di Kab Muba pengadaan Alat berat utk pembuatan Skat Bakar guna memanilisir perambatan terjadinya Karhutla" lapornya.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumsel beserta Rombongan memberikan bantuan berupa kursi roda, Sembako kpd Suku anak dalam ( SAD ), Penanaman Batang Durian serta Peninjauan Kampung Tangkal berupa kebun terong dan kebun cabai. Acara juga dihadiri Camat Bayung Lencir Muhammad Imron SSos MSi, Kepala BPBD Muba Johni Martohonan AP, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Muba Ir A Thamrin, Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba Akhmad Toyibir SSTP MM, Pol PP, Manggala Agni Bayung Lencir, Puskesmas Bayung Lencir, Tokoh masyarakatas dan Relawan peduli api Bayung Lencir.(hsril) 

Masyarakat Desa Muara Cawang Terkait Dugaan Peyelewengan Dana Desa Kajari Lahat Akan Telaah Laporan

LAHAT.DS, -- Dana Desa yang menjadi harapan untuk kemajuan desa yang dikucurkan pemerintah pusat mencapai milyaran rupiah , hanya isapan jempol bagi kami masyarakat desa muara cawang kecamatan pseksu kabupaten lahat ujar HARTALINDA.

HARTALINDA WATI didampingi ALAN ketua karang taruna desa muara cawang , yang dalam hal ini sebagai pelapor sekaligus mewakili masyarakat  menuturkan kepada awak media terhadap laporan tertulis ke Kejaksaan Negeri Lahat pada tanggal 1 januari 2020 beberapa waktu lalu , terkait dugaan penyelewengan dana desa yang yang dilakukan mantan kades muara cawang  RN (46) masa bakti 2014 - 2020.

Masih kata Hartalinda , kami hari ini datang ke kejaksaan negeri Lahat 27/6 , menanyakan tentang laporan terkait dugaan mantan kades muara cawang (RN) masa bakti 2014 - 2020 yang sudah kami laporkan tertanggal 01 juni 2020 beberpa hari yang lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fitrah . SH. MH mengatakan kita akan menelaah laporan tersebut , kemudian kita akan lakukan konfirmasi
kepada pelapor terkait laporan Masyrakat desa cawang tertanggal 01 juni 2020 tersebut .

Kejaksaan Negeri Lahat sebagai lembaga penegak hukum akan menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal dan serta sejalan dengan visi dan misi dari Presiden dan juga Jaksa Agung dalam penyelamatan Kerugian Negara. tutupnya.(Dni)

Update Covid-19 Muba: Bertambah 1 Kasus Positif

MUBA,DS. - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (26/6/2020) mengkonfirmasi penambahan satu kasus positif covid-19. 

Penambahan satu kasus tersebut perempuan berumur 51 tahun asal Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin Muba dan mendapatkan perawatan dan di isolasi di RSUD Sekayu. 

"Ada penambahan 1 kasus positif, dengan penambahan 1 kasus tersebut total semua kasus positif di Muba ada sebanyak 43 kasus," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Dikatakan Sefti, untuk kasus konfirmasi asal Muba yang masih mendapatkan perawatan terdapat 5 kasus yakni diantaranya 2 RSUD Sekayu, 1 RSUD Sungai Lilin, 1 Wisma Atlet Palembang, dan 1 RS Jambi. 

"Untuk kasus sembuh sudah ada 36 kasus dan sudah pulang ke kediaman masing-masing dan tetap mendapatkan pengawasan Gugus Tugas dan Tenaga Kesehatan," jelasnya. 

Sementara itu, data update 26 Juni 2020 terdata ada sebanyak 371 ODP selesai pemantauan 357 masih dipantau 14, 296 OTG selesai pemantauan 271 masih dipantau 25, 123 PDP proses pengawasan 7 selesai pengawasan 116.(hsril) 

GMNI Ogan Ilir Ajak Masyarakat Memilih Pemimpin Yang Bersih Dan Merakyat

INDRALAYA DS. - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020  tidak lama lagi akan digelar, namun telah banyak mendapat respon dan tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ogan Ilir.

GMNI Ogan Ilir mengajak masyarakat sumsel umumnya dan khususnya masyarakat Ogan Ilir dalam menghadapi  Pilkada Serentak  Desember 2020 nanti, untuk dapat cerdas memilih pemimpin yang bersih, dan berkompeten, memiliki kemampuan sebagai visioner, Bersih dan merakyat.

Asep Jovi R.S. mengatakan, ada 3 kriteria yang melatarbelakangi dalam memilih pemimpin, yaitu 1.Keluarga 2.Pendidikan 3.Track Record atau yang disebut pengalaman,"ya pertama kita lihat Keluarganya, calon pemimpin tersebut dapat dilihat dari bagaimana ia memimpin dalam keluarganya, dan bagaimana keberhasilan keluarganya, serta peranan keluarga nya di masyarakat, kedua Pendidikannya, disini kita melihat intelektualitas dan keahlian ilmu pengetahuan yang dimilikinya yang berguna sebagai pondasi dasar dalam diri untuk membawa kemajuan didaerah, dan ketiga Track Record (Pengalaman), diisink kita dapat melihat bagaimana pengalaman seorang pemimpin dalam karir seumur hidupnya, inilah yang sangat penting karna dari sini kita bisa menilai kemampuan kepemimpinan yang dimiliki, dan tentu kita juga bisa melihat kebersihan diri seorang pemimpin, dan tidak terkena permasalahan baik kriminal maupun perbuatan tercela lainnya, " Terang Asep Selaku Ketua GMNI Ogan Ilir kepada Media, Minggu (21/6/2020).

Lanjut Asep Jovi R.S mengingatkan, bahwa masyarakat jangan sampai memilih hanya oleh politik transaksional ataupun politik uang," ya,ambil saja uang nya, jangan coblos orang nya, ini adalah pesta demokrasi daerah."lanjutnya.

Selain itu Asep Jovi R.S berharap dan tujuan nya adalah ini adalah moment dimana saatnya masyarakat  memilih pemimpin yang bersih, jelas pengalamannya dan benar-benar layak memimpin untuk dapat membawa kemajuan daerah," ya, hendaknya kita jangan sampai terulang kembali seperti pemimpin sebelumnya yang pernah tersandung kasus Narkoba,"harapnya.

Berikut Tahapan Pilkada serentak tahun 2020, Tanggal 04 September-06 September pendaftaran Paslon,  Tanggal 06 September - 12 September Verifikasi syarat lengkap Paslon, Tanggal 23 September Penetapan Paslon,  Tanggal 24 September Pengundian dan Pengumuman  nomor urut Paslon, Tanggal 25 September-09 November Sengketa tata usaha,  Tanggal 26 September-05 Desember Masa Kampanye Paslon , dan Debat Publik, Tanggal 06 Desember-08 Desember Masa Tenang,   Tanggal 09 Desember Pemungutan Suara,  Tanggal 13 Desember-17 Desember Rekapitulasi hasil penetapan penghitungan suara di Kabupaten. (drs)