NEWS

Slider

Kaburnya Warga Binaan, Diduga Gegara Lapas Kelas II B Sekayu Over Kapasitas

MUBA,DS. – Seorang warga binaan Lapas Kelas II B Sekayu melarikan diri dari lapas, Selasa (23/06/2020). Warga binaan yang kabur tersebut bernama Aprin Hata bin Abdulah Rusdi dengan Perkara yang sedang dijalani yaitu Pencurian dengan pemberatan.
Kepala Lapas II B Sekayu Jhoni Hermawan Gultom dalam laporannya mengatakan, kaburnya warga binaan tersebut pada Pukul 08.30 Wib, Selasa 23 Juni 2020. Kronologis kaburnya Warga Binaan tersebut pada saat melakukan pembersihan
di area brand gang Lapas.

” Sekira Pukul 11.30 Wib. Diketahui melalui laporan warga masyarakat ada narapidana yang kabur. Lalu saat itu juga bersama warga masyarakat
yang melaporkan melakukan pencarian disekitar wilayah yang dilaporkan tersebut,” ujar Kalapas.

Setelah melakukan penyisiran dan penghitungan ulang maka dipastikan narapidana tersebut kabur melalui Pos 3. Namun, berdasarkan pantauan CCTV pada Pukul 11.06 Wib telah melarikan diri, dengan cara memanjat Pos 3 menggunakan tangga yang dibuat sendiri dari kayu sisa disekitar bak sampah.

” Hal ini memang menjadi kelengahan yang berawal dari faktor, Kurang personil petugas pengamanan, Rendah dan pendeknya Tembok keliling Lapas, dan hal ini juga telah dilaporkan dan dilakukan pencarian bersama Tim Satgas Pencarian,” dilanjutkan Jhoni

Jhoni mengharapkan, ” Atas kejadian hal tersebut, berharap juga adanya perhatian dari pemerintah setempat untuk Lapas, oleh sebab minimnya anggaran Lapas untuk hal tersebut maka, mendapat skala prioritas bantuan penambahan tinggi tembok keliling Lapas, perbaikan Pos Atas dan Pembuatan Sanitasi Limbah keluar Air dalam Lapas,” harap Kalapas.

Kalapas kelas II B Sekayu saat diwawancarai di ruang kerjanya mengatakan, diakui adanya satu orang warga binaan telah melarikan diri dari lapas Sekayu atas nama Aprin Hata bin Abdul Rusdi dengan perkara pencurian Pasal 363 KUHP. Kita masih upaya pencarian yang bekerja sama dengan Polres Muba.

” Berdasarkan analisa di lapangan dan evaluasi kami faktor-faktor penyebab yang menjadi lengahnya dalam menjalankan tugas pertama masih kurangnya petugas pengaman yang saat ini satu regu hanya 8 orang, yang sebaiknya itu 15 orang,” ungkap Kalapas.

kedua sangat rendahnya atau pendeknya tembok keliling lapas Sekayu.

” Saya berharap agar adanya bantuan atau kerja sama dari pemerintah setempat, Bupati Musi Banyuasin agar dapat memperhatikan terkait penambahan tembok lapas sekayu,” ungkapnya. (hs) 

Ketua TPKK Lahat Sambangi Ibu Siti Di Tebing Tinggi Mulak Ulu.

LAHAT.DS,---Bermula dari jatuh pulang dari Kebun Ibu Siti Zulhijah  62 tahun warga Desa Tebing Tinggi Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat  pada awal tahun 2018, sehingga menyebabkan tulang pangkal Paha sebelah kanan ibu Zulhijah  patah dan membengkak. Selain itu ibu siti menderita sakit Tiriod di Leher.
Saat ini kondisi ibu zulhijah memprihatinkan, sudah  hampir 2,5 tahun beliau hanya terbaring ditempat tidur dan tidak bisa apa- apa, ujar anak ibu zulhijah Saplin Yuniko (39 tahun) kepada Awak Media pada 24 Juni 2020

Menurut Saplin, ibunya hanya diobati secara kampung saja. Karena terkendala biaya  ibu Siti belum dioperasi, diakui Saplin walau ibunya punya Kartu Indonesia Sehat ( KIS). Gratis tapi menurutnya tapi terkendala biaya.

Kondisi Ibu Siti yang memprihatinkan membuat Ketua TPKK Kabupaten Lahat Lidyawati, S, Shut didampingi Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S,STP. MM, Kades Tebing Tinggi   Maryudi beserta rombongan melihat langsung kondisi bu Siti. Beliau tampak menghibur bu Siti akhirnya suasana mencair terlihat tawa  dihibur rombongan Ketua TPKK.

Menurut Lidyawati " Dalam waktu dekat akan dibawa dan diobati ke RSUD Lahat untuk di operasi". Ketua TPKK juga memberikan sedikit rezeki buat Ibu Siti. (Nid)

KEPALA DESA SUKA NEGARA BANTAH PEMBANGUNAN TAK MERATA DIDESANYA

LAHAT.DS,-- Menyikapi pemberintaan dimedia online beberapa waktu lalu , kepala desa suka negara Apriadi 43 tahun membantah tudingan saudara melfian yang tidak berdasar atau tidak benar.

masih sambungya , Kades sukanegara Apriadi mengatakan , lokasi yang dimaksud untuk pembangunan jalan setapak belum mendapat persetujuan / atau surat hibah dari pemilik tanah , sedangkan melfian memaksa untuk segera dibangun , padahal segalanya kita harus mengikuti aturan.

Masih dikatakanya , bahwa dalam pemberitaan ini sama sekali mengganggu pelaksanaan pembangunan didesa kami

dalam hal ini , kami kepala desa beserta jajaran termasuk BPD suka negara akan membangun jalan setapak teraebut asalkan ada persetujuan pemilik tanah

atas tanggapan kami ini ,
maka dimohonkan kepada masyrakat desa suka negara sama sama membangun dengan musyawarah dan mupakat , tutup kepala desa

atas tanggapan kami ini ,
maka dimohonkan kepada masyrakat desa suka negara sama sama membangun dengan musyawarah dan mupakat untuk lebih maju kedepanya tutup kepala desa (Dni)

Hindari Perbuatan Tercela Kejaksaan Negeri Lahat Canangkan WBK

LAHAT.DS, -- Sebagai manusia biass kita tidak terlepas dari hilap,salah maupun kekurangan terutama bagi kami yang baru duduk dan bertugas di ke Jaksaan Negeri Kabupaten Lahat ini

Untuk itu dalam melaksanakan tugas yang diembankan kami akan berusaha maksimal dalam menegakkan supermasi hukum tanpa pandang buluh di Wilayah Bumi Seganti Setungguan.

Fitra SH Kajari Lahat yang baru beberapa minggu mengantikan Kajari Lama melalui Kasi Intel Faisyal Basni SH megatakan 24/6 atensi keras dari pimpinan untuk seluruh jajaran dan pegawai Kejaksaan Negeri Lahat agar menghindari perbuatan tercela.

Ia juga menambahkan dalam menegakkan supermasi hukum yang mana kiranya dijaman kajari lama ada kekurangan kami akan berusaha untuk memperbaikinya begitu juga tugas maupun program lama yang belum selesai dilaksanakan akan kami teruskan.

ketika ditanya awak media terkait laporan maupun kasus-- kasus yang belum tuntas dan sedang dalam proses dikejaksaan,Faisyal negatakan kita akan pelajari dahulu baru kita akan ambil langka seperti apa Insay Allah semua PR yang ada di Kejaksaan Negeri Lahat akan kita tindak Lanjuti.

Sesuai harapan Kajari Akhir Tahun dapat mencanangkan Wulayah Bebas Korupsi (WBK) di wilayah Kabupaten Lahat.(Dni)

Kesejahteraan Veteran dan Janda Veteran Prioritas Utama Pemkab MubaTiap Veteran dan Janda Veteran Dapat Rp 1.800.000 Selama 3 Bulan

MUBA,DS. - Bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Musi Banyuasin  mengalir dan meluas.   Setelah mengucurkan bantuan untuk ribuan ustadz dan ustadzah serta mahasiswa asal Muba, Selasa (23/6/2020) Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA kali ini mengucurkan bantuan untuk puluhan veteran dan janda veteran se-Kabupaten Muba. 
Dodi Reza yang juga penerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Legiun ini mengucurkan anggaran sebesar Rp131.400.000. Dana untuk meringankan beban sebanyak 73 veteran dan janda veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Janda Veteran Kabupaten Muba. 

Penyerahan Bantuan Sosial Tunai untuk para veteran ini  pertama kali di Indonesia  yaitu bantuan sosial tunai terdampak Covid-19  kepada Veteran. 

"Terinspirasi berita nasional mengatakan nasib seorang veteran harus kita hargai lebih dari yang sekarang dan ini merupakan pembuktian kita sebagai generasi penerus bangsa yang tidak pernah melupakan jejak sejarah bangsa dan perjuangan", jelasnya.  

"Mereka ini (veteran dan janda veteran, baca) orang tua kita, sangat terdampak pula di tengah pandemi covid-19. Sudah sepantasnya dan tugas pemerintah memuliakannya. Untuk itu selain Bantuan Sosial Tunai kita juga akan menambah honorium yang semula hanya Rp 300 ribu per bulannya kini menjadi 2 juta per bulan.  Kita juga akan membebaskan 100 persen tagihan Listrik, PDAM dan fasilitas kesehatan seumur hidup," ujar cucu pejuang Noerdin Pandji itu di sela Penyerahan Bantuan Sosial Tunai Dampak Covid-19 Kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan janda veteran Kabupaten Muba. 

Menurut Dodi, di usia yang rentan tersebut para veteran dan janda veteran sangat membutuhkan bantuan, terlebih untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 

"Apalagi bagi mereka yang sudah tidak punya siapa-siapa lagi untuk menggantungkan hidup sehari-hari, jasa mereka memperjuangkan negara ini tidak ada yang bisa membalasnya," tuturnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Dodi Reza mengingatkan agar para veteran dan janda veteran untuk mengurangi aktifitas di luar rumah serta selalu menjaga kebersihan dan menggunakan masker saat berada di luar ruangan. 

"Hindari aktifitas berlebihan di luar rumah, usia lanjut sangat rentan dengan wabah covid-19 dan selalu jaga kebersihan diri dan kesehatan," kata Dodi. 

Ketua LVRI Muba, Mayor ART Purna H Kamaluddin merasa bersyukur dengan bantuan yang diberikan Bupati Muba Dodi Reza Alex 
"Bantuan ini sangat bermanfaat, pak Bupati memang sangat peduli dan mengayomi para Veteran. Pemimpin yang benar-benar memperhatikan seluruh lapisan masyarakatnya," ucapnya.

Ia menambahkan, para Veteran di Muba sangat menjadi perhatian Bupati Muba saat ini. "Bukan kali ini saja, program  Bupati Dodi Reza banyak yang sangat bermanfaat bagi kami para Veteran. Bahkan akan membantu anggaran operasional kantor Veteran ," bebernya. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba, Drs Ahmad Nasuhi MM merinci adapun bantuan yang disalurkan sebesar Rp131.400.000 tersebut diperuntukkan bagi 73 Veteran dan Janda Veteran se-Kabupaten Muba. 
"Diantaranya 11 orang Veteran dan 62 Janda Veteran," terangnya.

Lanjutnya, bantuan tersebut bersumber dari dana APBD Muba dan diberikan selama tiga bulan untuk para Veteran dan Janda Veteran. 

"Tiap Veteran dan Janda Veteran mendapatkan Rp1.800.000, semoga bantuan ini bisa meringankan mereka di tengah wabah covid-19 ini," pungkasnya.(hsril) 

KABUPATEN LAHAT RAIH PREDIKAT WAJAR TANPA PENGECUALIAN (WTP)

LAHAT.DS, -- Pemerintah Kabupaten Lahat kembali meraih pencapaian predikat opini Wajar TanpaTanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Penghargaan ini langsung ditrima oleh Bupati Lahat Cik Ujang, di gedung BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Palembang pada selasa (22/06/2020)
Cuk Ujang, yang didampingi oleh Inspektur Kabupaten Lahat Yunisa Rahman menyampaikan bahwa pencapian opini Wajar Tanpa Pengecualian ini merupakan pencapain ke enam klinya, yang membuktikan bahwa kerjasama seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Lahat telah bekerja secara transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan daerah, serta menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lahat untuk terus menjadi yang lebih baik di masa yang akan datang.

Selanjutnya Bupati Lahat juga berharap agar pembinaan yang selama ini telah dilakukan oleh BPK terhadap Pemerintah Kabupten Lahat dapat terus berlanjut sehingga tercipta sinergi antara kedua belah pihak, serta pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Lahat tetap sejalan dan sesui dengan peraturan perundang-undangan.(Kominfo Lahat)

Camat Mulak Ulu Meletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serba Guna Di Desa Penindaian

LAHAT.DS,-- Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti S, STP. MM meletakan batu pertama Gedung Serba Guna Desa Penindaian Kecamatan Mulak Ulu selasa 23 juni 2020. Turut dihadiri Kasi Ekobang Omiati Amd beserta Staf dan  perangkat Desa serta pendamping Desa.

Elsye Hartuti S, STP .MM berharap"  Gedung Serba Guna ini bisa bermanfaat bagi kelangsungan Pemerintahan Desa serta menjadikan kontribusi bagi semua.
Sementara itu Trayono Kades  kepada Awak Media mengatakan " pada hari ini ada dua moment kegiatan selain Peletakan batu pertama, juga pendistribusian BLT DD tahap kesatu bulan kedua. Sebanyak 38 KK dari 86 KK yang mendapatkan BLT DD tahun 2020. Penerima manfaat telah sesuai dengan hasil Musdes dan tidak tumpang tindih " ujar Kades.
Beliau berharap kepada warga penerima BLT untuk menggunakan dana sebesar RP 600.000 untuk keperluan pokok, jangan gunakan hal- hal yang tidak penting. NID

PANGDAM II/SWJ KUNKER KE MARKAS KODIM 0402/OKI

PALEMBANG.DS, -- (Pendam II/Sriwijaya) Panglima Kodam ll/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., melakukan kunjungan kerjanya ke Markas Kodim 0402/OKI Jln. Letnan Dharna Jambi Kayu Agung Kab. Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (23/6/2020).
Pangdam ll/Swj tiba di Makodim 0402/OKI-OI sekitar pukul. 08.05 Wib didampingi oleh Irdam ll/Swj Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo dan Kapendam ll/Swj  Kolonel Inf Djohan Darmawan.
Kedatangan Pangam ll/Swj disambut langsung oleh Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari  Agus Suraji, S.I.P., S.Sos, Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni S. Sos, Kapolres OKI AKBP Pol Alamsyiah, Wabup OKI M.Djafar Sodiq, Kasdim 0402/OKI Mayor Chk Ernanda Laksanawan SH.M.Hum, Pabung Mayor Inf. Heribertus Para Danramil dan para Perwira Staf Kodim 0402/OKI.
Kunjungan kerja Pangdam kali ini sekaligus meresmikan Aula *”Darmawangsa"* Kodim 0402/OKI yang sudah selesai di bangun. Peresmian Aula tersebut ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan  pengguntingan pita oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan.
Pada kesempatan kunker tersebut Pangdam juga memberikan Jam Komandan kepada Prajurit dan PNS Kodim 0402/OKI.

Pangdam ll/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum, dalam arahannya menyampaikan, agar seluruh personel Kodim 0402/OKI-OI harus selalu bersyukur atas apa yang dianugerahkan oleh yang Maha Kuasa. "Jalani hidup secara lurus hindari Narkoba dan perdagangan senjata, jika terlibat pelanggaran cepat atau lambat akan ketahuan", tegas Pangdam.
Pangdam juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 0402/OKI-OI yang telah membangun Aula Makodim, dengan harapan agar dengan dibangunnya Aula tersebut dapat memberikan tempat yang nyaman kepada seluruh anggota.

Terkait dengan Covid-19 yang masih melanda di Indonesia, terutama di wilayah Sumsel, Pangdam menekankan agar selalu menjaga kesehatan pada saat beraktifitas. Jangan anggap remeh tetap patuhi protokol kesehatan.

Kedepan, kata Pangdam,  ancaman Karhutla akan kita hadapi agar selalu diwaspadai di wilayahnya. Tingkatkan Pengamanan Personel terutama pada saat berkendaraan.

Diakhir arahannya, Pangdam menekankan kembali agar menggunakan media sosial dengan baik, benar dan bijaksana. Selain itu, jaga Netralitas TNI dalam Pilkada serentak serta waspadai terhadap penipuan mengatasnamakan Pimpinan/Atasan.

"Setiap beraktifitas di wilayah gunakan helm yang berlogo satuan. Tumbuh kembangkan keterbukaan, kepekaan dan kepedulian terhadap satuan", tutup Pangdam.

Usai melakukan kunker ke Markas Kodim 0402/OKI-OI, di hari yang sama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan dan rombongan kembali melanjutkan rangkaian kunkernya ke Markas Kodim 0427/Way Kanan Prov. Lampung.

Dalam kunjungan ke Kodim 0427/WK, Pangdam II/Swj dan rombongan disambut Dandim 0427/WK bersama Forkopimda Kab. Way Kanan Prov. Lampung.

Dalam kunjungan tersebut, seluruh yang hadir tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Dijadwalkan mulai hari ini, tanggal 23 s.d 25 Juni 2020, Pangdam II/Swj beserta rombongan juga akan melakukan kunjungan kerja ke satuan-satuan di jajaran Korem 043/Gatam di Prov. Lampung.Red

Dinsos Ogan Ilir Angkat Bicara Terkait Adanya Oknum Pemotongan Dana Bansos PKH

INDRALAYA.DS, -- Terkait tentang beredarnya vidio permasalahan bantuan sosial (bansos) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui pemerintah daerah, yang diduga dipotong oleh oknum pendamping di media sosial (medsos) dengan jumlah yang cukup fantastis senilai Rp 90 juta.

Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir bersama Koordinator Kabupaten (Korkab) Program Keluarga Harapan (PKH) angkat bicara.Melalui Korkab PKH OI, Wiwin Muhawarna, "Pihak Dinsos OI menjelaskan bahwa mereka akan melakukan pemanggilan terhadap seluruh pendamping PKH guna dimintai penjelasan tentang permasalahan tersebut".

Menurut Wiwin, informasi yang bersumber dari media sosial yang menyebutkan disetiap desa terkumpul Rp90 juta, yang diasumsikan 60 orang per desa oleh pendamping itu tidak benar dan tidak masuk akal.

Wiwin menjelaskan bahwa PKH disetiap Desa itu berbeda-beda, bahkan ada yang hanya berjumlah 5 keluarga penerima manfaat (KPM).

Kalau di medsos itu menyebutkan disetiap Desa itu diasumsikan 60 KPM, itu tidak masuk logika. Karena berdasarkan data kita ada Desa yang hanya 5 KPM,” jelas Wiwin saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020).

Kemudian, lanjut Wiwin, ada uang senilai Rp1,5 juta sementara komponen PKH yang paling kecil itu Rp900 ribu. Jadi menurut Wiwin hal itu sangat tidak masuk akal.

Selain itu, Wiwin juga menjelaskan bahwa buku tabungan untuk KPM itu dipegang oleh KPM itu sendiri dan bukan oleh pendamping. “Jadi yang berhak mengambil uang itu KPM itu sendiri, tidak boleh pendamping,” terangnya lagi.

Lebih jauh Wiwin menjelaskan bahwa sejak adanya pandemi virus Covid-19, ada kenaikan senilai 25 persen dari total sebelumnya yang diterima KPM. “Misalnya KPM semula menerima Rp2 juta untuk SMA, maka jadi Rp2,5 juta dan itu biasanya dibagikan bertahap. Namun saat ini berbeda, itu dibuat perbulan. Jadi kalau disebut tadi Rp1,5 juta per tiga bulan maka sebulan jadi 500 tetapi ada penambahan 25 persen,” bebernya.

Terkait penambahan 25 persen sudah ada surat edaran dari Kementerian Sosial dan hal tersebut disosialisasikan ke KPM melalui pertemuan-pertemuan bulan. “Kalau adanya isu pemotongan, itu masih kita selidiki. Kalau ada itu mungkin ulah oknum dan ada sanksi atas perbuatan tersebut,” jelasnya. Zen

Kabupaten OI Meraih WTP Yang Ke Tiga Kalinya Berkat Kepemimpinan Bupati IPA

INDRALAYA.DS, -- Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Bupati OI HM Ilyas Panji Alam SE,SH,MM bersama Ketua DPRD Kabupaten OI Suharto.HS, SH, Inspektur Daerah Kab. OI, dan Kepala Badan BPKAD Kab OI  menghadiri pemberian penghargaan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Keberhasilan Akuntabilitas Laporan Keuangan Pemkab.

Kabupaten OI Tahun Anggaran 2019 yang diberikan langsung oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera selatan.pada hari Senin (22/06/2020), bertempat di Kantor BPK Prov Sumsel Jl. Demang Lebar Daun No.2, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang.

WTP diberikan dengan kriteria : sistem pengendalian internal memadai dan tidak ada salah saji yang material atas pos-pos laporan keuangan. Secara keseluruhan laporan keuangan telah menyajikan secara wajar sesuai dengan SAP."Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir telah meraih WTP sebanyak 5 kali"

Capaian WTP yang kelima kali itu menunjukan  bahwa pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan Pemkab Ogan Ilir telah menerapkan SAP hampir di semua aspek.

“Alhamdulillah berkat prestasi tersebut, Pemkab. Ogan Ilir mendapatkan penghargaan tertinggi dalam hal pengelolaan Keuangan Daerah WTP dari BPK RI Perwakilan Sumsel,” ujar Bupati.(Zen)