NEWS

Slider

Camat Bayung Kencur Instruksikan Kepala Desa Segera Salurkan BLT DD Tahap III, Pemdes Telang bagikan kepada 153 KPM

MUBA,DS. - Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir, SSTP.,MM menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa dalam Kecamatan Bayung Lencir agar segera mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap III kepada warga yang terdampak berat perekonomiannya akibat Pandemi Covid 19, Sabtu (20-Juni-2020).

Ibir mengatakan bahwa BLT DD sudah harus di salurkan sesuai dengan tahapannya saat ini memasuki tahap ke-III, hal ini bertujuan untuk sesegera mungkin memulihkan perekonomian warga, sehingga dapat bangkit menatap kehidupan kedepan.

"Kami sudah sampaikan kepada Kepala Desa agar segera melaksanakannya, dan di Bayung Lencir sudah ada beberapa desa yang sudah membagikan BLT DD Tahap III diantaranya Desa Lubuk Harjo dan Desa Muara Bahar, sisanya akan segera menyusul, dan hari ini pembagian BLT DD tahap III dilangsungkan di Desa Wono Rejo dan Desa Telang". Ungkap nya.

Senada Kepala Desa Telang mengatakan pembagian BLT DD tahap III hari ini diharapkan dapat membantu warganya yang terdampak berat perekonomiannya oleh Pandemi Covid 19.

"Ini tahapan yang ke- 3 jadi masing-masing KPM sudah mendapatkan Rp. 600.000,- x 3 bulan total Rp. 1.800.000,-/KPM, harapan kami dapat membantu warga yang tengah kesusahan ditengah pandemi saat ini, dan segera bangkit untuk menjalani roda kehidupan" terangnya

Selain itu, Karnadi menjelaskan bahwa jumlah KPM yang menerima BLT DD di Desa Telang berjumlah 153 KPM, dan penetapan penerimanya telah dilakukan berdasarkan hasil musyawarah desa yang melibatkan seluruh Perangkat Desa dan BPD.

"Dalam penetapan warga penerima BLT DD kami selalu mengutamakan warga yang benar-benar berhak menerimanya, diurutkan sesuai dengan jumlah kuota BLT DD Desa Telang yaitu 153 KPM, dan semua unsur Pemerintah Desa serta BPD kami libatkan bermusyawarah dalam penetapan nama warga penerima BLT DD tersebut". Tutup nya.

Salah satu warga Desa Telang penerima BLT DD, Minah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah khususnya Pemdes Telang yang telah peduli dengan memberikan bantuan untuknya ditengah perekonomian yang semakin sulit karena Pandemi saat ini.

"Terima kasih kepada Pemerintah, pak Kades dan anggota, atas kepeduliannya terhadap kami telah memberikan bantuan ditengah kondisi semakin susah oleh Covid 19 sekarang ini". Ujarnya.

Selain pembagian BLT, nampak Pemdes Telang bersama relawan desa beberapa hari terakhir aktif melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah rumah warga dan fasilitas umum desa serta gencar mensosialisasi kepada warga terkait bahaya penyebaran Covid 19, dan menghimbau kepada warga untuk mentaati Protokes yang telah ditetapkan pemerintah.(hsm) 

TCM (Tes Cepat Molekuler) sangat efektif untuk memaksimalkan penanganan covid-19

RSUD Bayung Lencir Muba launching Fasilitas TCM (Tes Cepat Molekuler) 

MUBA,DS. - Satu Jam keluar hasil dan pengumuman hasil sesuai prosedur GugusTugas Nasional Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berupaya melakukan langkah penting memutus rantai penyebaran covid19. Baik bidang kesehatan, Jaring Pengaman Sosial dan pemulihan ekonomi pasca wabah.  Khusus soal time respons hasil tes swab yang menunggu  waktu sampai 14 hari saat ini. Musi Banyuasin kini mampu melakukannya sendiri. Rentang waktunya bisa dipangkas hingga maksimal 3 hari sampai 5 hari saja secara administrasi prosedur resmi tetapi hasilnya satu jam sudah dapat diketahui. 

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah menyebutkan  swab mandiri (mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19, hasil pemeriksaan swab) sudah bisa dilakukan di Muba yakni di RSUD Bayung Lencir dan RSUD Sekayu. Tujuan  pendirian swab di Muba ini demi percepatan deteksi covid-19.

Menurut Azmi, pihaknya sedang melatih 7 tenaga medis mengenai mekanisme PCR ( polymerase chain reaction). PCR  digunakan untuk mendiagnosis penyakit COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona. 

Swab dipusatkan di dua titik di Muba. Untuk lintas barat  berada  RSUD Sekayu. Sedangkan di wilayah lintas timur di RSUD Bayung Lencir. 
"Di RSUD Sekayu berupa PCR mandiri. Sumber dana yang dipergunakan dari  APBD atas  komitmen Bupati Muba DR Dodi Reza Alex.  Kalau di Bayung swab yang ada adalah jenis tes pemeriksaan virus corona COVID-19 dengan Tes Cepat Molekuler (TCM). Selama ini fungsi pemeriksaan TCM ini untuk pasien TB. Karena ini prinsipnya alih fungsi alat dan skill maka kita melatih tenaga khusus dengan instruktur dari Kemenkes," jelas Azmi.

Sebagai pendukung langkah ini, Dinkes Muba mendirikan laboratorium khusus untuk pemeriksaan rapid swab antigen yang sensitifitas dan speknya jauh lebih tinggi ketimbang rapid anti bodi. Labor ini berlokasi di Sekayu, tepatnya di sebelah Puskemas Balai Agung. 

"Saat ini 250 swab antigen sudah disebar di 3 rumah sakit. Yakni 100 di Sekayu, 100 di Bayung Lencir dan  50 di Sungai Lilin. Ini upaya tindak lanjut langkah Pemkab Muba untuk adaptasi new normal life atau kehidupan normal baru yang sesuai  6 indikator WHO."

Salah satu indikator WHO yakni presentase capaian pemeriksaan diagnostik Covid19. Lalu response time ( lama waktu menunggu hasil tes)  yang selama ini relatif lama karena harus mengirim sampel ke BBLK di Palembang. 

Meski Muba sudah mampu melakukan swab TCM secaro mandiri namun soal pengumuman hasil tes ke publik tetap sesuai prosedur Gugus Tugas Nasional. 
"Kami sudah mampu melakukan TCM di Muba. Dan khusus di RSUD Bayung Lencir kami bisa mengeluarkan hasil tes dalam waktu satu jam," beber Direktur RSUD Bayung Lencir, dr Diyanti Novitasari, MARS,  saat launcing program TCM di Bayung Lwncir, Jum'at (19/6/2020). 

Menurut Diyanti pihaknya sangat senang mampu berbuat yang terbaik buat pencegahan dan percepatan penanggulangan wabah Corona19. 

"Hanya saja bukan kami yang mengumumkan hasil test TCM. Berdasarkan Mekanisme Protokol kesehatan Setelah hasil kami dapat tetap dikirim ke Gugus Tugas di Jakarta. Lalu dari sana hasilnya  disampaikan kembali ke Provinsi lalu kembali disampaikan ke Muba secara berjenjang. Tetapi prinsipnya, langkah ini sangat efisien. Maksimal kami perkirakan butuh waktu 3 hari untuk dapat hasil sesuai prosedur. Jauh lebih cepat ketimbang yang selama ini kita alami yakni 12 hari paling cepat," beber dia. 

Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir SSTP menyambut gembira dan terima kasih mendalam kepada Bupati Muba DR H Dodi Reza Alex Noerdin. 

Bagi Ibir, sapaan akrab Camat Bayung Lencir ini, upaya dan penempatan peralatan TCM di RSUD Bayung Lencir, sebagai bukti cinta Dodi Reza kepada warganya. Maklum, jalur lintas timur yakni Sungai Lilin hingga Bayung Lencir yang berbatas dengan Jambi termasuk wilayah paling sibuk menangani pasien covid19. 

"Ini perhatian luar biasa. Tidak semua kabupaten atau kota di Sumsel bahkan nasional ada TCM. Suatu kebanggaan untuk  di Muba, RSUD Bayung dijadikan lokasi launching dan dipercaya melakukan TCM sendiri. 
TCM di Rsud Bayung Lencir mempercepat proses waktu mengetahui hasil sample swab test yg dilakukan salah satu alasan TCM ditempatkan di Bayung dikarenakan pintu masuk wilayah Muba dan jalur lintas sumatera yang padat  serta banyak perusaahan yang beroperasi  ."

Ibir bersyukur selama wabah Covid-19 semua elemen di wilayahnya kompak baik di Puskesmas, TNI/Polri, relawan rumah sehat, dan para pemudanya.  

"Gugus tugas Kecamatan Bayung Lencir baik Kapolsek, Danramil, Satpol PP,damkar dishub, termasuk jajaran RSUD tetap selalu sinergi dan semangat dalam melakukan upaya pencegahan serta penangulangan kasus COVID 19. Terima kasih atas keberanian RSUD Bayung Lencir dan puskes Bayung Lencir serta Puskes Sukajaya yang melakukan upaya preventif melakukan rapid test secara berkelanjutan kepada seluruh tenaga kesehatan. Tes ini memberikan  jaminan bahwa nakes yang ada di garda terdepan dalam pencegahan dan penangulangan kasus covid 19 selalu prima.  Rapid test juga dilanjutkan kepada seluruh jajaran gugus tugas yg berada di kecamatan termasuk seluruh staf kan,tor camat dan dilanjutkan kepada masyarakat di desa dan kelurahan yg dianggap terjadi kasus atau potensi terjadi kasus," tandas Ibir.(hsm) 

81 KK Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu Distribusikan BLT DD Tahun 2020

LAHAT.DS,--- Wabah Virus Corona yang terus melanda membuat segala aktifitas lumpuh, sehingga berdampak pada juga pada  perekonomian. Untuk itulah Presiden mengambil kebijakan membantu keuangan keluarga, melalui  bantuan Dana langsung  tunai  Dana Desa ( BLT DD) disetiap Desa.
Hari ini Sabtu 20 Juni 2020, Pemerintah Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu sebanyak 81 KK dari 170 KK Desa Pengentaan  yang mendapatkan BLT DD. Pendistribusian BLT DD tahap 1 bulan ke dua.
Dadi Aprizon Kades Pengentaan Desa Kecamatan Mulak Ulu " ucapan terima kasih kepada tim gugus Covid-19 yang telah bekerja sama melawan virus Corona, kita jangan sampai terlena, karena virus Corona ini  masih ada disekitar kita. Apalagi memasuki New Normal atau kehidupan baru,  hendaknya selalu menggunakan masker ketika hendak bepergian keluar rumah dan cuci tangan. Bila kita sesering mungkin cuci tangan hingga menjadikan tangan kita selalu bersih. Beliau menghimbau untuk mentaati protokol kesehatan.
Sementara itu  Elsye Hartuti S, STP. MM selaku  Camat Mulak Ulu  kepada Awak Media mengatakan "  Pada hari ini pendistribusian dana Desa  tahap pertama dibulan ke dua tahun 2020, telah dilaksanakan, Alhamdulilah kondusif dan tiada kendala." ujar Camat.

Beliau juga menghimbau untuk  tidak perlu panik  menghadapi Wabah Corona asal kita mematuhi anjuran Pemerintah yang terkait untuk memutus mata rantai, prilaku hidup bersih kita harus terapkan pada diri sendiri dan keluarga. Sampai belum adanya pembubaran Posko, hendaknya terus  diaktifkan  " demikian pesan Camat. (NID)

Dodi Reza Tanggung Biaya Operasi Bunga Hingga Kebutuhan Hidup Selama Pengobatanya

#RSUD Sekayu Tangani Operasi Bedah Otak Perdana RS Umum Daerah  Kabupaten /kota di Sumsel#

MUBA,DS. - Nasib malang dialami Bunga Az-Zahra, bayi berumur 58 hari yang merupakan buah hati pasangan Ilham dan Ernawati warga Balai Agung Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin ini mengidap Meningokel atau kelainan tabung saraf yang langka. 

Direncanakan, Sabtu (20/6/2020) nanti Tim Medis RSUD Sekayu dengan melibatkan beberapa Dokter spesialis dari Palembang akan melakukan operasi terhadap Bunga di RSUD Sekayu. 

Hal ini diketahui saat Tim Medis RSUD Sekayu yang dipimpin Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba MARS bersama  orangtua Bunga bertemu Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA, Jumat (19/6/2020). 

"Saya prihatin dengan kondisi Bunga, berdasarkan kajian medis tim RSUD Sekayu bahwa Bunga harus segera dioperasi karena kalau tidak dilakukan operasi akan infeksi dan mengancam jiwanya. Insya Allah saya sepenuhnya akan menanggung biaya operasi Bunga dan biaya hidup selama pengobatan," ujar Dodi Reza. 

Bupati Muba yang juga Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik memberikan bantuan khusus untuk  Ilham yang juga atlet panjat tebing Muba, sebagai bentuk perhatian kepada  atlet yang telah mengharumkan nama Muba, bahkan meskipun biaya operasi bedah saraf tidak tercover dalam BPJS, karena sifatnya mendesak dan harus segera ditindak lanjuti , tentu Bunga harus tetap difasilitasi. 

"Saya juga minta tim yang menangani Bunga nantinya benar-benar maksimal serta mengkaji dengan detail kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, tentu operasi ini sangat beresiko tinggi apalagi perdana di RSUD Sekayu sebagai rumah sakit umum daerah dan satu satunya RSUD kabupaten/kota di provinsi  Sumsel yang melakukan operasi ini.  ungkapnya. 

Dodi berharap, agar Bunga diberikan kesehatan seperti anak-anak lainnya seusia Bunga. "Mari kita doakan agar proses operasi nanti berjalan lancar dan Bunga tumbuh besar dengan sehat," ucapnya. 

Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS menyebutkan dalam pelaksanaan operasi nantinya akan melibatkan dokter bedah umum, dokter anestesi, dokter spesialis anak, dokter umum, serta tim perawatan rawat inap, kamar bedah serta NICU .

"Persiapan pra operasi saat ini sudah dilakukan oleh  perawat kamar operasi serta perawat NICU   dan sudah maksimal agat resiko pada saat operasi maupun post operasinya di minimalkan   dan berdasarkan kajian peluang untuk keberhasilan  operasinya cukup besar . Sedangkan 2 orang dokter spesialis bedah saraf yang didatangkan dari Palembang akan berkolaborasi dengan tim dokter RSUD Sekayu," bebernya.

Ia menjelaskan, Meningokel adalah menonjolnya selaput yang menutupi tulang belakang dan bagian saraf tulang belakang. Penyakit ini biasanya ditandai dengan adanya benjolan pada punggung bayi. 

"Meningokel disebabkan oleh kelainan pada pembentukan tulang belakang dan jaringan saraf janin di dalam kandungan pada saat kehamilan dan pada saat ini syaraf yang terkena adalah bagian otak atas terang Makson. 

Makson menambahkan, kalau di estimasikan biaya operasi tersebut memakan biaya lebih dari Rp100 juta. "Ini adalah milestone di RSUD Sekayu sebagai satu satunya RS Kabupaten/Kota pertama yang melakukan operasi bedah saraf di Provinsi Sumsel, resiko tentu ada, namun kita akan berjuang semaksimal mungkin untuk kesembuhan dan keberhasilan operasi Bunga," harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS menceritakan Ilham yang merupakan ayah dari Bunga adalah atlet berprestasi cabor panjat tebing asal Muba. 

"Sejak duduk dibangku kelas 5 SD Ilham sudah banyak memborong medali, terakhir pada 2019 lalu berhasil juara 2 di ajang Porwil," ungkap Azmi.

Namun sejak Juli 2019 Ilham menjadi tukang kenyot (jualan sayuran keliling dengan motor) untuk menambah penghasilan sehari-hari dan menghidupi keluarga. 

"Pasien punya BPJS tapi tidak di tanggung karena ini penyakit kongenital yang memang tidak termasuk manfaat jaminan yang di tanggung BPJS. Tapi melalui program pak Bupati Dodi Reza ada program dana penunjang bagi masyarakat Muba yang tidak mampu dan dijamin dana penunjang JKN di Dinkes Muba," ungkap Azmi. 

Ilham pada kesempatan bertemu Bupati Muba Dr Dodi Reza mengucapkan terima kasih karena sudah menanggung biaya operasi dan biaya hidup keluarga  selama masa pengobatan. 

"Alhamdulillah pak Bupati menanggung semua biaya operasi anak kami Bunga, dan memberikan bantuan biaya hidup selama keluarga mengurus pengobatan bunga . kami berharap anak kami Bunga diberikan kesehatan dan keselamatan," harapnya.

Dengan kondisi saat ini, lanjut Ilham tentu keluarganya tidak mampu menanggung biaya operasi Bunga. "Allah masih sayang dengan Bunga, melalui pak Bupati Dodi Reza Bunga bisa diberikan tindakan operasi dan saya beserta keluarga memohon doa kepada semua warga Muba khususnya agar operasi anak kami berjalan lancar," tandasnya.(hsril) 

Dihadiri Kadis PMD Muba dan Camat Lawang Wetan, Kades Talang Piase Validasi Data Penerima BLT DD

MUBA,DS. - Dihadiri oleh Kepala Dinas PMD H Richard Cahyadi AP MSi beserta staf dan Camat Lawang Wetan Tazarni Hatamin SSTP MSi. Kepala Desa Talang Piase Zul Azmi Validasi data Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Kehadiran Kepala Dinas PMD H Richard Cahyadi AP MSi ini bertujuan mengkroscek kebenaran data 144 KPM penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang dibagikan oleh Kepala Desa Talang Piase beserta Perangkat Desa.
Dalam kesempatan ini Kepala Desa Talang Piase Zul Azmi mengatakan, kehadiran Kepala Dinas PMD H Richard Cahyadi AP MSi bertujuan meluruskan serta mengkroscek data serta Validasi penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Bulan April dan Mei.

" Ya hari ini, semuanya kita luruskan permasalahan terkait penerima Bantuan Langsung Tunai dengan kehadiran Kepala Dinas PMD H Richard Cahyadi AP MSi serta ada juga Camat Lawang Wetan Tazarni Hatamin SSTP MSi untuk mencocokan data serta tidak boleh lagi penerima yang diwakili harus penerima dengan nama yang tertera," ujar Zul Azmi, Jumat (19/6/2020).

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas PMD H Richard Cahyadi AP MSi menjelaskan, untuk penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) desa Talang Piase sudah kami Kroscek data penerima dengan menggerakan tim dari PMD untuk dicocokan sesuai dengan yang sebenar-benarnya.

" Untuk tahap ke-3 akan dibagikan setelah data-data yang kami validasi ini cocok dan benar dengan penerima yang sebenarnya. Dengan demikian tahap selanjutnya tidak ada lagi permasalahan yang timbul di dalam pembagiannya," ungkap Richard.

Dilanjutkannya, Kita luruskan permasalahan di desa Talang Piase agar 144 KPM yang menerima bantuan dapat tepat sasaran sesuai dengan yanh semestinya, kami undang juga Camat Lawang Wetan agar sama-sama turun langsung kelapangan.

" Kepada penerima Bantuan Langsung Tunai kami himbau untuk benar-benar orang yang menerima, dengan memperhatikan nama yang sudah dicantumkan oleh pihak desa Talang Piase pada SK yang telah dibuat, sekali lagi Penerima harus sesuai dengan nama yang semestinya," himbaunya sembari bercengkrama dengan warga desa Talang Piase.(hs)

Patuhi Protokes Covid-19, SMAN 1 Sekayu Terima Berkas Daftar Ulang Siswa Baru

MUBA,DS. - Masih dalam masa Pandemi Virus Corona Diases 2019 (Covid-19), Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sekayu terima berkas daftar ulang Siswa Baru Tahun ajaran 2020-2021, Jumat (19/6/2020).

Ratusan Siswa Baru yang hadir ini nampak sangat mematuhi Protokol Kesehatan, mulai tempat cuci tangan, pemakaian Masker, Jaga Jarak antara Siswa dan Panitia penerimaan berkas.

Kepala SMAN 1 Sekayu kabupaten Musi Banyuasin Armansya SPd MM ketika dibincangi awak media diruangannya mengatakan, ya pertama kita arahkan mereka untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 dengan mencuci tangan, dan memakai masker.

" Untuk penerimaan Siswa baru memang kita sudah selenggarakan secara Online, nah ini sekarang sudah memasuki tahap verifikasi berkas dan tahap daftar ulang. Walaupun demikian, kita tetap arahkan untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19," ujar Armansya saat ditemui awak media.

Dilanjutkannya, baik siswa maupun wali murid yang hadir untuk mendampingi harus menggunakan Masker dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan oleh Panitia Penerimaan Berkas SMAN 1 Sekayu.

"Ya, Memakai Masker, mencuci tangan, kemudian kita atur jarak antar tempat duduk guna menghindari Penyebaran Covid-19, artinya kami sudah siap untuk mematuhi Prokol Kesehatan," jelasnya.(hsm) 

Jalin Erat Persaudaraan Dinas PMD Copy Morning Denan Awak Media

MUBA,DS. - untuk memperat tali silaturahmi sesama i san pers dan dinas PMD kabupaten Muba  Jumat, (19/6/20) dihalaman kantor dinas pemerintah desa PMD di kota Sekayu Musi Banyuasin Sumatra selatan. Dinas PMD bersama seluruh atap pegawainya  mengadakan copy morning.

Dinas PMD Bersama awak media yang bertugas di kabupaten Musi Banyuasin, Copy morning ini juga di ikuti oleh tim penggerak PKK kabupaten Muba yang juga ikut hadir , bahkan staf khusus bupati Alamsyah Spdi, MSi turut hadir.

Menurut kepala dinas PMD Richad Cahyadi AP MSI, Diadaknya copy morning ini adalah salah satu bentuk persaudaraan antar pegawai di dinas PMD, serta awak media, ini adalah bentuk bersaudara dan ikatan tali silaturahmi , pungkasnya.

Seluruh pegawai dinas PMD bersama para kuli tinta ini bersama sama sarapan pagi dengan rasa Persaudaraan.
salah satu wartawan mengaku dengan diadakannya  copy morning ini dirinya sangat bangga dan bersyukur sebab ini merupakan bentuk kecintaanya dengan pemerintah Musi Banyuasin yang selalu mendukung kinerja jurnalis.(hsril) 

PMI Muba Dapat Tambahan Relawan Dari KKN Mahasiswa UIN Angkatan Ke 73

MUBA,DS. - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendapat tambahan relawan yang berasal dari KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang angkatan ke-73.

Kedatangan relawan yang berjumlah 10 orang diterima langsung Ketua PMI Muba Beni Hernedi di Markas PMI Muba, Kamis (18/6/2020).

Dalam sambutannya Ketua PMI Muba Beni Hernedi didampingi sekretaris PMi Muba Syafarudin berharap dengan kedatangan bantuan personil relawan dapat membantu dalam menjalankan misi kemanusiaan yang dilakukan PMI Muba terutama di masa Pandemi Covid-19 ini.

"Saat ini, salah satu tugas relawan PMI dari KKN UIN Raden Fatah adalah mempromosikan pencegahan penyebaran covid-19 kepada masyarakat dengan kegiatan mensosialisasikan hidup sehat dan penerapan protokol kesehatan Covid-19" Ujar Beni Hernedi.

Di Posko PMI Muba, relawan PMI KKN UIN Raden Fatah dibekali dasar-dasar kepalangmerahan, tugas Palang Merah Indonesia dan penjelasan yang akan mereka kerjakan nantinya sebagai relawan PMI Muba.

Ketua Kelompok KKN UIN Raden Fatah yang menjadi Relawan PMI Muba Erik Wiranda mengucapkan rasa terima kasih kepada Ketua PMI dan jajaran pengurus karena telah diterima melakukan KKN menjadi relawan PMI Muba.  

"Menjadi relawan PMI akan menjadi kesan tersendiri bagi kami sebagai mahasiswa. Kami berharap kehadiran kami dapat meringanian tugas yang diemban PMI Muba" Ujarnya.(hsril) 

KPU Ogan Ilir Gelar Sosialisasi Peraturan KPU, PDI Perjuangan Meminta KPU Juga Mensosialisasikan Peraturan KPU No 01 Tahun 2020 Tentang Pencalonan

INDRALAYA,DS. - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ogan Ilir (OI) meminta pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OI mensosialisasikan PKPU Nomor 01 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017, tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan, atau Walikota dan Wakil Walikota.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Sekjen DPC PDIP Ogan Ilir, M Rizal dihadapan Komisioner KPU Ogan Ilir, Bawaslu, Pengurus Partai Politik dan undangan lainnya saat sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020 di Aula RM Sederhana Indralaya, Kamis (18/06/2020).

Menurut Rizal, seharusnya KPU Ogan Ilir juga mensosialisasikan PKPU No 1 tentang Pencalonan, bukan hanya PKPU Nomor 5 tentang Jadwal, Program dan Penyelenggaraan Pilkada. “Karena harusnya PKPU Nomor 1 sudah harus didiskusikan dan dipelajari oleh KPU, agar partai politik tidak terjebak dalam pengusungan calon,” Tegas Rizal.

Di dalam PKPU No. 1 tahun 2020, lanjut Rizal, ada syarat yang harus dipenuhi bagi pasangan calon yakni tidak pernah melakukan perbuatan tercela dalam huruf A, sebagaimana bunyinya dalam Pasal 4 ayat 2E, menyatakan bahwa syarat sebagai calon bupati adalah tidak pernah melakukan perbuatan tercela sebagai mana dalam ayat 1 huruf J dikecualikan bagi, A pemakai narkotika karena alasan kesehatan.

Lalu poin B, sambungnya, mantan pemakai narkotika yang karena kesadarannya sendiri melaporkan diri dan selesai menjalani proses rehabilitasi, C mantan pemakai narkotika yang terbukti sebagai korban yang berdasarkan penetapan/putusan pengadilan diperintahkan menjalani rehabilitasi dan dinyatakan sudah selesai rehabilitasi.

“Jadi menurut kami PKPU Nomor 1 tahun 2020 sangat penting, sehingga perlu disosialisasikan kepada partai politik agar mereka paham. Hal ini sangat perlu, agar parpol dan masyarakat tidak salah dalam mengusung dan memilih figur, karena pada Pilkada Ogan Ilir dikhawatirkan ada calon Bupati yang pernah tersandung kasus Narkoba bakal mencalonkan diri,” Tandasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Massuryati selaku Ketua KPU OI mengatakan, PKPU No 1 belum disosialisasikan dikarenakan masih menunggu apakan PKPU No 1 ini tidak ada perubahan baru. “Kita akan sosialisasikan juga PKPU Nomor 1 tersebut. Hanya saja kami masih menunggu apakah ada perubahan atau tidak dalam pasal per pasal dalam PKPU Nomor 1 tersebut,” Ujarnya. (Red)

Peduli Sesama, Kader PDI Perjuangan Muba Bagikan 1 Ton Beni Unggul Untuk Petani Terdampak Banjir

MUBA,DS. - Peduli sesama dalam jiwa kemanusiaan, Kader PDI Perjuangan kabupaten Musi Muhammad Yamin yang juga selaku ketua Fraksi PDI Perjuangan membagikan 1 Ton benih padi unggul kepada 3 desa di 2 kecamatan yaitu kecamatan Lawang Wetan desa Karang Waru, Karang Anyar dan kecamatan Sanga Desa yaitu desa Tanjung Raya, Kamis (18/6/2020).

Muhammad Yamin selaku kader PDI Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin dalam kesempatannya mengatakan, Hari ini kita membagikan 1 ton benih padi unggul untuk 3 desa didalam 2 kecamatan Lawang Wetan dan kecamatan Sanga Desa yaitu desa Karang Waru desa Karang Anyar, desa Tanjung Raya.

" Kita lakukan untuk membantu para petani yang kesulitan mendapatkan benih unggul,pasca bencana banjir yang melanda pada beberapa waktu lalu,sehingga bibit yang telah disemai para petani dimusim tersebut habis terbawa banjir, maka untuk melanjutkan kembali penyemaian di musim tanam ini kita berikan bantuan kepada sebagian petani kita," jelas Muhammad Yamin yang saat ini duduk sebagai Ketua Komisi II DPRD Musi Banyuasin.

Dalam Hal ini juga kita lakukan sebagai kader partai PDI Perjuangan dalam rangka mengisi kegiatan di "Bulan Bung Karno" kita bersama-sama semua anggota fraksi dan kader partai, bergotong royong melakukan kegiatan sosial ditengah masyarakat dengan berbagai macam kegiatan.

" Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat petani kita untuk melakukan penanaman kembali dimusim ini, dan nanti Inshallah akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan cita cita negara kita untuk berdaulat dibidang pangan akan terwujud dengan dimulai melakukan hal-hal kecil kepada petani kita, seperti yang kita lakukan pada hari ini," tandasnya.(hsm)